Emas

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Wakil Gubernur Kepri H Isdianto berharap pembelajaran dan pengenalan nilai-nilai Islam yang baik dan benar, diberikan secara tepat kepada anak-anak. Karena mereka kali pertama mendapatkan pembelajaran dilingkungan pendidikan formal.

”Berikanlah pembelajaran yang baik ke anak-anak kita, agar lahir generasi emas Islam,” kata H Isdianto saat menghadiri Kegiatan Musyawarah Nasional ke IV Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) di Hotel Golden View Bengkong Batam, Senin, 29 Oktober 2018

Memurut Isdianto, mengingat begitu pentingnya pembelajaran yang mereka terima, maka sudah seharusnya ada konsep yang baku dan terstandar tentang pembelajaran yang pas diberikan kepada anak-anak tersebut. Ditambah anak-anak ini tengah dalam masa-masa emas, untuk menerima segala sesuatunya.

H Isdianto juga berharap agar guru-guru yang tergabung dalam IGRA untuk senantiasa mengikuti perkembangan tekonologi. Tujuannya agar dalam memberikan pembelajaran memadukan perkembangan teknologi. Sehingga akan bisa terus diterima anak-anak, harapnya.

Menteri Agama RI Lukman Hakim Saefudin yang membuka secara langsung mengapresiasi keberadaan guru raudhatul athfal sebagai prosefesi sangat mulia. Karena guru-guru IGRA adalah guru yang pertama kali mengajarkan anak bangsa dengan penerapan aqidah Islam.

“Anak-anak kita pertama kali diperkenalkan pada pemahaman dasar tentang aqidah. Karenanya keberadaan guru – guru IGRA ini harus bisa mewarnai pemikiran anak anak tersebut dengan pendidikan yang tepat dan benar,” kata Lukman.

Bersyukur saat ini, DPR RI tengah merancang sebuah peraturan undang undang tentang pendidikan agama dan pesantren. Hal ini nanti juga bisa menjadi jawaban atas keinginan dari rekan rekan guru dalam wadah IGRA, yang menginginkan keberadaan mereka diakui bahkan bisa menjadi pegawai negeri.

Memang tidak pungkiri, sebagai lembaga pendidikan paling awal, perhatian yang diberikan belum maksimal. Karenanya pemerintah saat ini terus berupaya agar lembaga pendidikan ditingkat raudhatul athfal bisa semakin baik kedepannya.

Lukman Hakim juga mengakui, pendidikan berbasis Islam saat ini terus tumbuh dan berkembang di tanah air. Bahkan untuk perguruan tinggi negeri berbasis Islam, saat ini telah berdiri sekitar 58 pendidikan tinggi negeri di tanah air. Dari mulai sekolah tinggi, institut hingga universitas.

Diakhir sambutannya Lukman Hakim juga berharap dihasilkan rumusan pemikiran oleh teman teman guru yang tengah ber munas, agar bisa kita akomodir guna membuat wadah formal yang bisa mengakomodir keberadaan mereka makin lebih baik.

Sementara Ketua Panitia yang juga Ketua Pengurus Wilayah IGRA Kepri Rahayuliana menjelaskan, kalau munas sendiri adalah agenda 5 tahunan sekali, setelah sebelumnya acara dilaksanakan di Bali.

Acara diikuti seluruh provinsi se Indonesia, nantinya akan ada pembukaan seminar dan rapat pleno, jelas Rahayuliana seraya menambahkan kalau jumlah peserta yang hadir mencapai 838 peserta dari seluruh IGRA se Indonesia.

Diakhir sambutannya Rahayuliana juga berharap agar guru IGRA bisa dinaikan statusnya menjadi pegawai negeri, dan juga kedepan dalam musim haji, bisa dilibatkan menjadi petugas penyelenggaraan haji. (***)

sumber: humaskepri.id

LINGGA

Kamis | 06 September 2018 | 12:21

Amankan 10 Emas di Hari Pertama Kejurda Atletik

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Tim atletik Kabupaten Lingga mampu berbicara lebih diajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Kepri 2018. Dihari pertama, atlet Kabupaten Lingga berhasil mengamankan 10 medali emas beberapa nomor perlombaan, Kamis 05 September 2018

Pertandingan tadi dimulai sejak pagi hingga sore. Beberapa nomor telah usai dipertandingkan dari 26 nomor yang dilombakan di cabang olahraga atletik.

Kejurda Atletik, tahun ini hanyalah dihadiri 4 Kabupaten/Kota yakni Kota Batam, Kabupaten Lingga, Karimun dan Bintan. Sementara Kota Tanjungpinang mengabsen diri.

“Alhamdulillah, hingga sore ini kita mendapat 10 emas dan beberapa medali lain,” ucap Rustam, pelatih sekaligus Kasi Pemuda dan Olahraga Disparpora Lingga.

Ada beberapa nomor pertandingan yang mengalami penurunan, tetapi ada yang meningkat. Dengan 10 emas ini, Kabupaten Lingga memecahkan rekor emas Kejurda tahun lalu yang hanya finis di 9 Emas.

Namun atlet-atlet Lingga harus mampu berjuang keras untuk bisa memecahkan capaian 15 emas pada POPDA VII Kepri lalu, di sisa-sisa nomor perlombaan, besok.

“Insyaallah ! Mudah-mudahan dapat. Tapi kita sudah juara umum. Kita tidak bisa memaksa stamina daripada atlet,” papar dia.

Kabupaten Lingga saat ini telah membuka diri menjadi juara umum pada Kejurda Atletik tahun ini.

Sementara Ketua Pengprov Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Asmin Patros kejurda ini sebagai agenda tetap tahunan, sebagai ajang mengasah minat dan bakat, dan sebagai ajang uji coba serta sebagai ajang penyeleksian bibit atletik yang kelak akan dibina untuk membela daerah.

Dia juga mengapresiasi kesiapan Kabupaten Lingga dalam pembinaan atlet. Terlebih saat mengikuti kejurda tahun ini.

“Kabupaten Lingga bergerak sangat cepat. Dari Kejurda tahun lalu, Lingga memastikan menjadi juara umum pada POPDA lalu. Dan memang disini sedikit merosot. Tapi kita apresiasi kesiapan ini,” ucap dia menyampaikan sambutannya pembukay Kejurda.

Untuk itu, harapannya kedepannya pembinaan atlet terus ditingkatkan. Jadikan semangat Energi of Asia itu ada di Kepri, melalui atlet-atlet kabupaten yanh berpotensi.

Adapun 10 emas yang diraih atlet Lingga yakni dinomor lempar lembing putra, lari 800 putra dan putri, lompat jauh putri, lempar cakram putri, 4 x 100 putra, lari 1500 meter putra dan putri, serta lomoay tinggi putra dan putri .rilis

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sebanyak 40 medali emas diperebutkan pada pertandingan hari ke-14, Sabtu, 1 September 2018, atau sehari menjelang penutupan pesta olahraga Asian Games 2018 Jakarta dan Palembang.

Sebanyak 19 cabang olahraga tersisa menggelar pertandingan terakhir, di mana tinju yang paling banyak menyediakan medali emas, yakni 10 keping, disusul kano/kayak sprint (6), bridge (3), soft tenis, sambo, rugby 7, bola voli, loncat indah, dan sepak takraw masing-masing dua emas.

Berikut cabang olahraga yang mempertandingkan nomor-nomor final.

1. Bola basket 2 emas – Final putri (Korea Bersama vs China) – Final putra (Iran vs China)

2. Bisbol 1 emas – Final putra (Korea Selatan vs Jepang)

3. Bola voli 2 emas – Final putri (Thailand vs China) – Final putra (Iran vs Korea Selatan)

4. Bridge 3 emas – Pasangan putra – Pasangan putri – Pasangan campuran

5. Hoki 1 emas – Final putra (Malaysia vs Jepang)

6. Judo 1 emas – Final beregu campuran

7. Kano/kayak sprint 6 emas – Kayak tunggal (K1) 200 meter putri – Kano tunggal (C1) 200 meter putri – Kayak tunggal (K1) 200 meter putra – Kano ganda (C2) 200 meter putra – Kayak ganda (K2) 500 meter putri – Kayak empat orang (K4) 500 meter putri

8. Loncat indah 2 emas – Final springboard 3 meter putri – Final platform 10 meter putra

9. Modern pentathlon 1 emas – Tunggal putra laser run

10. Polo air 1 emas – Final putra (Kazakhstan vs Jepang)

11. Rugby 2 emas – Final putri – Final putra

12. Sambo 2 emas – Final kelas -68 kg putri – Final kelas -90 kg putra

13. Sepak bola 1 emas – Final putra (Korea Selatan vs Jepang)

14. Sepak takraw 2 emas – Final nomor quadran putri (Vietnam vs Thailand) – Final nomor quadran putra (Indonesia vs Jepang)

15. Soft tenis 2 emas – Final beregu putra – Final beregu putri

16. Squash 2 emas – Final beregu putri – Final beregu putra

17. Tenis meja 2 emas – Final tunggal putri – Final tunggal putra

18. Tinju 10 emas – Final kelas terbang ringan 49 kg putra – Final kelas terbang 52 kg putra – Final kelas bantam 56 kg putra – Final kelas ringan 60 kg putra – Final kelas welter ringan 64 kg putra – Final kelas welter 69 kg putra – Final kelas menengah 75 kg putra – Final kelas terbang 51 kg putri – Final kelas bulu 57 kg putri – Final kelas ringan 60 kg putri

19. Triathlon 1 emas – Final putra. (***)

sumber: wartaekonomi.co.id

SERBA SERBI

Senin | 27 Agustus 2018 | 19:13

MANTAP!! Indonesia Sabet 8 Emas dari Olahraga Pencak Silat

MEDIAKEPRI.CO.ID – Indonesia mencapai prestasi tertinggi di bidang olahraga Pencak Silat dengan menyabet delapan medali emas dalam Asian Games 2018. Abdul Malik yang menggenapi kegemilangan Indonesia dengan menyabet emas dari kelas B atau 50-55 kg putra usai mengalahkan pesilat Malaysia, Muhammaf Faizul M. Nasir. Abdul menang dengan skor telak 5-0.

Kemenangan Abdul Malik memastikan Indonesia menyapu bersih medali emas dari pencak silat sepanjang Senin, 27 Agustus 2018.

Cabang pencak silat sudah menyumbang lima medali emas Asian Games 2018, sampai sore ini. Bahkan, Indonesia masih punya kesempatan menambah beberapa medali emas lagi pada Rabu, 29 Agustus 2018.

Emas juga datang dari pesilat Adi Putra Komang Harik, membuat pencak silat mencatat rekor yang sudah bertahan sejak 56 tahun silam.

Adi Putra Komang Harik mendapat medali emas seusai menang atas pesilat Malaysia, Mohd Al Jufferi Jamari, di kelas 65-70 kg, di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Meski diwarnai walk-out, raihan Komang Harik sangat istimewa.

Hasil tersebut membuat pencak silat menuai lima medali emas secara beruntun. Menurut catatan situs resmi Asian Games 2018, kontingan pencak silat Indonesia mengulangi pencapaian cabang bulutangkis pada Asian Games 1962 Jakarta.

Perolehan tersebut terjadi khusus untuk cabang spesifik. Tak heran jika kontingen pencak silat Indonesia menjadi bintang tersendiri pada hari ke-9 perhelatan Asian Games 2018.

Tak hanya Komang Harik yang membuat pencak silat mengulangi rekor 56 tahun lalu, sosok Mohd Al Jufferi Jamari juga memberi catatan istimewa bagi Malaysia. Raihan medali perak menjadi hasil terbaik dari Negeri Jiran tersebut di ajang pencak silat Asian Games 2018. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Indonesia masih konsisten menambah medali emas setiap harinya di ajang Asian Games 2018 ini, setidaknya satu medali emas per hari.

Seperti pada Sabtu, 25 Agustus 2018 Indonesia kembali menambah pundi-pundi emasnya, selain perak dan perunggu tentunya.

Kali ini emas kesepuluh untuk Indonesia itu didapatkan melalui cabang olahraga tenis pada nomor ganda campuran.

Atlet tenis ganda campuran Indonesia, pasangan Christopher Benjamin Rungkat/Aldila Sutjiadi berhasil mengalahkan pasangan Thailand, Sonchat Ratiwatana/Luksika Kumkhum pada laga yang berlangsung di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu, 25 Agustus 2018

Selain satu emas, hingga Sabtu pukul 19.00 WIB, Indonesia meraih tambahan tiga perak dan dua perunggu.

Hal itu membuat perolehan medali Indonesia menjadi total 38 medali dengan rincian 10 emas, 12 perak, dan 16 perunggu.

Namun, tambahan 1 emas, 3 perak, dan 2 perunggu tersebut belum mampu mengubah posisi Indonesia ke posisi yang lebih baik di klasemen sementara Asian Games 2018.

Indonesia yang berada di posisi kelima masih terpaut empat emas dengan Iran yang berada tepat satu strip di atasnya, di urutan keempat.

Sebaliknya, posisi Indonesia justru terancam digeser Korea Utara yang kini juga mengoleksi 10 emas.

Korea Utara hanya kalah dari Indonesia pada perolehan medali perak dan perunggu.

Berikut 10 besar klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2018 hingga Sabtu, 25 Agustus 2018 pukul 19.00 WIB:

Negara                    Emas     Perak     Perunggu     Total

1. China                      71           49                29              149

2. Jepang                    34           31                43              108

3. Korea Selatan       24            26                33               83

4. Iran                         14            11                  9               34

5. Indonesia               10            12               16                38

6. Korea Utara           10              5                  6               21

7. Thailand                  8              8                 24               40

8. Taiwan                     6             11               12                29

9. India                         6              5                17                28

10. Uzbekistan            5            10                  7                22

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Defia Rosmaniar berhasil meraih medali emas pertama untuk Indoensia di Asian Games 2018. Defia menjadi yang terbaik di taekwondo poomsae putri.

Tampil ditonton langsung oleh Presiden Joko Widodo, di Plenary Hall, JCC, Ahad, 19 Agustus 2018, Defia menjadi juara usai mengalahkan Marjan Salahshouri dari Iran.

Defia menang dengan poin 8.690. Wakil Iran Marjan meraih medali perak dengan skor 8.470.

Sementara, medali perunggu diraih oleh Yap Khim Wen dari Malaysia dan wakil Korea Yun Jihye.

Dengan meraih medali emas, Defia, yang juara Asia 2018 itu, diganjar bonus senilai Rp 1,5 miliar. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh atlet muda Indonesia, Lalu Muhammad Zohri. Dia merebut medali emas di nomor bergengsi, lari 100 meter putra di Kejuaraan Dunia Atletik U-20.

Berkat prestasinya itu pun Zohri bakal dapat rumah.

“Iya, tadi pagi saya telepon Ketum REI (Real Estate Indonesia) dan kita menyepakati memberi hadiah rumah tinggal bagi Lalu Muhammad Zohri Si Juara Dunia,” ungkap Ketua Kehormatan REI MS Hidayat Kamis, 12 Juli 2018.

Zohri merupakan pemuda asal Nusa Tenggara Barat (NTB). Rumah untuk hadiahnya itu pun nantinya disiapkan di NTB.

“Mungkin juga (dekat rumahnya sekarang). Teman-teman REI sedang urus itu,” imbuh Hidayat.

Menurut politikus senior Golkar itu, REI kerap memberikan hadiah kepada atlet berprestasi sejak saat dirinya menjabat Ketum REI dahulu. Hidayat pun mengucapkan selamat kepada Zohri.

“Di tengah gegap gempita World Cup, sepak bola di Rusia, mendapat sepang anak muda Indonesia usia 20 tahun dari NTB menjuarai lomba lari kejuaraan dunia di Finlandia kemarin.

Kita harus beri pujian ke Pak Bob Hasan, Ketua Umum PASI yang kerja keras diam-diam mengurusi atlet-atlet nasional,” tutur Hidayat yang juga mantan Menteri Perindustrian. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Keinginan pengusaha muda Sam Aliano yang juga bakal calon presiden 2019, untuk mencari sosok pendamping semakin kuat setelah mendapatkan tanggapan dari adik dan pengacara Ahok, Fifi Letty Indra.

Fifi saat dihubungi Warta Kota Kamis, 5 Juli 2018 pagi justru tertawa mendengar kabar ketertarikan Sam Aliano kepada mantan istri Ahok, Veronica Tan.

Ia mengakui bahwa Sam Aliano merupakan sosok yang terkenal. Namun menurutnya, pengusaha muda itu tidak henti-hentinya mencari sensasi agar semakin terkenal.

“Ha ha ha siapa ya Enggak pernah dengar namanya. Cari sensasi amat mau numpang terkenal ya? Dari enggak ada yang kenal namanya soalnya hahahaha,” ujar Fifi melalui pesan WhatsApp.

Rupanya bagi Sam Aliano, tanggapan Fifi diartikan sebagai pertanda terbukanya kesempatan untuk meminang Veronica Tan.

“Jika mbak Fifi ketawa itu artinya positif dan harapan baik kepada mantan istri Ahok mendapatkan jodoh baru. Untungnya Fifi tidak marah, seandainya marah itu artinya tidak ikhlas,” ujar Sam kepada awak media hari Kamis, 5 Juli 2018.

Ia yakin Fifi merasa senang karena Sam Aliano memuji sosok mantan kakak iparnya, Veronica Tan.

“Itu sebenarnya bukan dari saya tapi wartawan yang tanya. Veronica itu sosok perempuan cerdas, dewasa dan keibuan. Mungkin Fifi senang saya memuji Veronica makanya dia tertawa,” katanya.

Sebelumnya, saat jumpa pers pada Selasa, 3 Juli 2018, Sam Aliano menggelar sayembara mencari pendamping hidup untuk kelak dijadikan ibu negara.

Ia mengatakan sayembara ini adalah suatu bentuk keseriusannya maju sebagai bakal calon presiden 2019.

Sosok perempuan yang diidamkan Sam Aliano ada dalam diri Veronica Tan, mantan istri Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Tidak tanggung-tanggung Sam Aliano telah menyiapkan mahar berupa berlian dan emas seberat satu kilogram untuk ibu negara yang akan mendampinginya kelak. (***)

sumber: tribunnews.com

Minat gadai emas dinilai masih tinggi.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menargetkan portofolio Gadai Emas mencapai Rp 3 triliun sampai akhir 2018. Bisnis gadai dan pembiayaan emas dinilai masih memiliki prospek bagus.

Group Head Pawning Mandiri Syariah, Mahendra Nusanto, mengatakan, per 30 April 2018 portofolio Gadai Mandiri Syariah mencapai Rp 2,5 triliun. “Adapun untuk target sampai dengan Desember 2018 sebesar Rp 3 triliun,” kata Mahendra saat dihubungi Republika.co.id, Ahad, 20 Mei 2018.

Mahendra menyatakan, sampai saat ini, minat masyarakat untuk gadai emas masih tinggi. Hal itu tercermin dari omzet gadai yang terus meningkat di setiap bulannya. “Omzet bulan April 2018 sekitar Rp 2,6 triliun,” ungkapnya.

Dia menambahkan, produk Gadai Mandiri Syariah dapat diakses di hampir seluruh outlet Mandiri Syariah di Indonesia. Produk tersebut dapat menjadi solusi penyediaan uang tunai secara aman, mudah dan murah.

Sekretaris Perusahaan PT Bank BRIsyariah Tbk, Indriati Tri Handayani, mengatakan, produk terkait emas bukan merupakan core bisnis BRIsyariah. Saat ini, BRIsyariah memiliki dua produk terkait emas yakni Produk gadai emas (Qard Beragun Emas/QBE) dan produk pembiayaan Kepemilikan Emas (PKE).

“Dua produk ini tersedia lebih merupakan produk pelengkap untuk memenuhi kebutuhan nasabah,” kata Indri saat dihubungi Republika.co.id, Senin, 21 Mei 2018.

Selama bulan Ramadhan dan lebaran ini BRIsyariah telah menyiapkan program khusus untuk produk QBE dan PKE. Program khusus bulan Ramadhan tersebut berupa biaya sewa spesial atau penurunan biaya margin gadai emas.

“Biaya sewa kami turunkan 1 persen selama jangka waktu untuk pencairan bulan Ramadhan,” jelas Indri.

Indri menyebutkan, hingga April 2018 outstanding pembiayaan gadai (Qard Beragun Emas) dan pembiayaan kepemilikan emas mencapai Rp 157 miliar. Dia menargetkan outstanding sampai akhir tahun sebesar Rp 172 miliar.

Menurutnya, strategi penjualan produk gadai saat ini lebih pada memelihara nasabah eksisting. Beberapa kantor cabang yang memiliki protofolio gadai yang besar di antaranya Palembang, Surabaya, dan Malam. Wilayah pemasaran Surabaya mencakup juga Madura yang dikenal memiliki potensi gadai tinggi. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Syukirman, pemilik Toko Emas Cantik Jewerly kaget saat buka warung, Senin, 7 Mei 2018 pagi. Bayangkan, dagangan yang dipajak dalam etalse yang ada di warung yang terletak di Jalan Pemuda RT 003 RW 005, Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur sudah ludes.

Kapolsek Kundur, Kompol Wisnu Edi Sadono menjelaskan, tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) tersebut diketahui oleh pemiliknya bernama Syukirman sekira pukul 08.45 WIB saat hendak membuka toko Emas tersebut.

“Jadi pada saat pemiliknya ingin membuka toko, dirinya terkejut melihat barang-barang di dalam kedai tersebut dalam keadaan berserakan dan melihat asbes plafon telah jatuh di lantai,” ujarnya.

Wisnu mengatakan, melihat kejadian tersebut korban langsung mengecek barang jualannya berupa perhiasan perak ternyata telah raib dan berhasil digasak maling.

“Setelah itu, korban langsung melihat perhiasan berupa perak seharga Rp. 8.000.000 telah hilang. Tidak hanya itu, uang yang berada di dalam dua buah kotak amal sekitar Rp. 1.500.000 juga diambil oleh pelaku,” katanya.

Berdasarksn hasil olah TKP, Polsek Kundur akan meningkatkan intensitas Patroli dan melakukan lidik serta meminta dukungan warga masyarakat dalam mengungkap pelaku.

“Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama akan kita temukan tersangkanya, insya’allah. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp. 9.500.000,” tutupnya. (kmg/riandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Pemerintah menjanjikan peraih emas di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, lebih banyak dari Asian Games 2014 Incheon.

Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi menjelaskan, bonus tersebut juga ditambah pengangkatan para peraih medali sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan ada bonus juga dari Menteri Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono berupa rumah.

Imam Nahrawi menegaskan, penambahan bonus hanya berlaku bagi peraih medali emas, untuk peraih medali selain emas, bonus disamakan dengan Asian Games 2014 Incheon. Hal tersebut dilakukan pemerintah, agar semua atlet Asian Games 2018 fokus untuk meraih emas.

“Kira-kira kenaikan presentase itu dua ratus lima puluh persen. Dari Asian Games Incheon itu kita empat ratus juta (rupiah), satu emas. Tapi yang naik hanya emas, perak-perunggu tetap. Karena saya ingin semua atlet itu ngejar yang namanya emas,” kata Imam Nahrawi berkunjung ke kantor redaksi Tribunnews di Jalan Palmerah Selatan, No. 3, Jakarta Barat, Senin, 26 Maret 2018.

Sebagaimana diketahui, Asian Games 2018 Jakarta-Palembang akan digelar tak lama lagi, yaitu pada 18 Agustus 2018. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Probolinggo – Berbagai macam latar belakang orang melakukan tindak kejahatan. Salah satu yang menjadi niat adalah faktor ekonomi.

Begitulah juga yang dialami komplotan bajing loncat perampok truk di jalur Pantura daerah Paiton Kabupaten Probolinggo. Mereka akhirnya harus mendekam di kamar tahanan Polres Probolinggo mempertanggungjawabkan perbuatan jahatnya.

Dari keterangan pelaku, aksi perampokan dengan kekerasan yang dilakukan lima orang: Yudho Poerboyo alias Jomo (40); Nihap alias Heri (73); Edi (38); Saiful Rizal (23) dan Baidowi yang masih buron ini didasari oleh alasan ekonomi.

“Saya nekat melakukan hal ini karena saya ingin membelikan emas istri saya untuk digunakan saat lebaran nanti,” kata Yudho Poerboyo alias Jomo (40) warga Desa Kedungdalem Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo kepada sejumlah wartawan saat berada di Mapolres Probolinggo.

Jomo menambahkan, awalnya ia diajak pelaku atas nama Edi (38) dan Baidowi yang masih buron.

“Jadi bersama Nihap alias Heri diajak melakukan perampokan sebuah truk bermuatan bawang putih di Paiton,” ungkapnya.

Hasilnya kemudian dibagi berlima dan Jomo mendapatkan bagian sebesar Rp 7.500.000.

“Istri tidak mengetahui kalau saya bekerja seperti ini. Tahunya istri saya bekerja sebagai seorang sopir,” ujarnya.

Namun diakui Jomo, pembagian hasil perampokan itu tidak sama besar sebab bergantung dari peran yang dilakukan. “Nihap mendapatkan yang sekitar Rp 10 jutaan,” imbuhnya.

Siapa sangka niatan untuk pehiasan emas istrinya pun pupus karena para pelaku harus berurusan dengan Polres Probolinggo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Pelaku sudah kami tahan dan diperiksa untuk dimintai keterangan penyidikan terkait kasus ini,” kata Kapolres Probolinggo AKBP Fadly Samad, Jumat, 23 Maret 2018.

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Yakutsk – Kehebohan terjadi saat batangan emas jatuh dari langit di Rusia. Tak tanggung-tanggung, totalnya ada 3 ton emas yang jatuh.

‘Hujan’ emas itu terjadi di kota Yakutsk, Rusia. Seperti dilansir ABC News, Jumat 16 Maret 2018, emas batangan itu berasal dari sebuah pesawat.

Peristiwa ini berawal dari sebuah pesawat kargo yang lepas landas dari bandara di Yakutsk pada Kamis. Pesawat itu membawa muatan berupa emas dan perak senilai USD 368 juta atau Rp 5,06 triliun.

Ada bagian dari pesawat yang sobek saat lepas landas dan sebagian muatannya tumpah ke daratan. Sebanyak 3 ton muatannya jatuh dan berserakan ke landasan bandara serta pertokoan di sekitar bandara.

Kepala bandara, Nikolai Mesnikov mengatakan muatan di pesawat kargo itu adalah batangan dore, yang merupakan perpaduan emas dan perak. Tiap batang seberat 44 pound.

Pesawat itu akhirnya mendarat lagi di bandara terdekat. Tidak ada korban akibat kejadian ini.

Foto-foto memperlihatkan batangan emas yang bertebaran di landasan pacu bandara. Media lokal melaporkan penduduk di sekitar bandara lalu menjelajahi daerah itu untuk mengumpulkan emas.

Pihak bandara menyatakan bahwa aparat sudah mengumpulkan 172 batang emas yang berserakan. Sementara itu, penyebab rusaknya pesawat masih diselidiki.

The Siberian Times menyebut pesawat kargo itu berasal dari tambang yang dikelola perusahaan asal Kanada, Kinross Gold. Tetapi, Kinross Gold tidak merespons saat diminta tanggapan oleh ABC News. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID -Belasan preman, gelandangan dan pengemis serta orang yang menderita penyakit jiwa digiring Tim Gabungan Satuan Sabhara Polres Tasikmalaya Kota dan Satpol PP Kota Tasikmalaya, Kamis 22 Februari 2018.

Razia tersebut digelar karena warga sudah diresahkan dengan banyaknya isu beredar mengenai teror terhadap ulama dan ustad yang akan melakukan tindak penganiayaan.

Menurut Kasat Sabhara Polres Tasikmalaya Kota AKP Yudiono, razia yang mulai pukul 11.00 WIB ini, sebagai kegiatan KKYD dengan Sasaran premanisme, gepeng, dan orang gila.

Razia di beberapa titik yang biasa dipakai mangkal para gepeng dan preman sepanjang Jalan Jati, Perempatan Mitra Batik, Jalan Dr Soekardjo, Taman Kota dan seputrana Masjid Agung, Jalan Otto Iskandardinata, perempatan Sutisna Senjaya dan kawasan Pasar Pancasila.

Dari operasi tersebut, kata Yudiono, petugas mengamankan 18 orang, di antaranya 13 orang preman, 3 orang gelandangan dan pengemis dan 2 orang penderita penyakit gangguan jiwa. Dalam operasi tersebut, ada ibu-ibu yang biasa mengemis di seputaran Kota Tasikmalaya membawa uang sebanyak 43 juta dan emas 35 gram. Uang dan emas tersebut sengaja dibawanya dalam kanting plastik dengan dibalut samping batik miliknya saat dirinya terjaring tengah mengemis.

Selain itu, seorang ibu juga tega mempekerjakan anaknya yang masih di bawah umur untuk mengemis bersama dengan dirinya. Selanjutnya ke 18 orang tersebut dibawa ke Dinas Sosial Kota Tasikmalaya untuk pembinaan lebih lanjut. (***)

sumber: galamedianews.com

PARIWISATA

Rabu | 14 Februari 2018 | 17:07

Rasakan Sensasi Makan Sayap Ayam Bertabur Emas di Restoran Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID – Makanan dengan emas biasanya hanya bisa dinikmati kalangan elit karena harganya mahal. Tapi restoran ini menyajikan sayap ayam dengan ’emas’ dan harganya murah.

Dilansir dari Food Beast Kamis 9 februari 2018, restoran cepat saji Buffalo Wild Wings menawarkan menu baru yang disajikan dengan taburan emas. Kabar baiknya, makanan ini dibanderol dengan harga terjangkau.

Jaringan restoran Buffalo Wild Wings memiliki banyak cabang di beberapa negara seperti Amerika, Kanada, Meksiko, Filipina, Arab Saudi dan lain sebagainya. Menu andalannya adalah chicken wings atau sayap ayam berbumbu

Dalam promo bulan ini, produk ayamnya bisa disajikan dengan taburan ’emas’ yang pastinya bisa membuat tampilan ayam makin berkelas. Tawaran ini berlaku mulai 9 Februari dan para pelanggan bisa meminta taburan emas ini pada pramusaji.

Tidak ada biaya tambahan untuk sprinkle ‘blink’ ini dan bisa ditambahkan pada semua pilihan menu yang dipesan di restoran.

Taburan ’emas’ ini sebenarnya hambar dan tidak memiliki rasa khusus.Springkle ’emas’ ini dimaksudkan hanya untuk sensasi tampilan semata. Tapi ini ide yang bagus untuk mendapatkan foto makanan dengan emas yang bisa diunggah ke instagram.

Promo ini jadi penawaran pertama setelah restoran ini bergabung dengan perusahaan Arby’s yang bergerak sebagai perusahaan kuliner raksasa. Meski hanya sebagai sensasi, tapi makan sayap ayam bertabur emas bisa jadi pengalaman yang menarik.

Sementara di akun instagram resmi @bwwings juga ikut diunggah video yang memperlihatkan buffalo chicken wings dengan taburan emas. Meski baru diunggah beberapa jam lalu, sudah lebih dari 1000 orang melihat videonya.

Pengunjung bisa meminta taburan springkle ini sepanjang bulan Februari. (***)

sumber: hariansib.co

MEDIAKEPRI.CO.ID – SEORANG wanita asal Banyuwangi ditangkap polisi. Ia mengaku sebagai dukun yang mampu menarik uang dan batangan emas dari alam gaib.

Waginah alias Bu Retno (46), warga Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, diamankan saat beraksi di sebuah hotel, lengkap dengan sesaji dan barang bukti berupa batangan besi atau emas palsu.

“Kita amankan di Hotel Pancoran Rogojampi. Pada saat itu pelaku beraksi akan mengambil uang dan barang gaib berupa batang emas,” ujar AKP Sodik Efendi, Kasatreskrim Polres Banyuwangi, kepada detikcom, Rabu 31 Januari 2018.

Menurut Sodik, terungkapnya kasus penipuan ini, setelah ada laporan dari korban, Wiyono (23), warga Desa Bareng, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Korban ini terperdaya pada saat pertemuan pertama dengan pelaku.

Saat itu, pelaku mempraktekkan cara mengambil batangan emas yang katanya dari alam gaib. Dari situlah korban percaya dan menyerahkan uang sebanyak Rp 8,5 juta untuk digandakan dan menarik emas batangan yang didapat dari alam gaib.

“Kemudian pelaku melakukan ritual di hotel tersebut. Dengan tipu dayanya, pelaku bisa mewujudkan semua keinginan korban. Pelaku juga berjanji setelah mendapatkan barang yang diinginkan langsung ada pembelinya. Katanya ada orang yang akan membeli Rp 2,7 miliar,” tambahnya.

Namun karena sampai malam tak kunjung datang pembeli batangan emas itu, korban akhirnya melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

“Korban melapor dan langsung kita ringkus di TKP beserta barang bukti sesajen bunga, 21 lempengan berwarna emas dan uang Rp 8,5 juta,” tambahnya.

Atas perbuatan pelaku, polisi menjerat pelaku dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan. “Kita sudah amankan di Polres Banyuwangi,” pungkasnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cikarang – Tidak banyak perguruan tinggi di Tanah Air yang memberikan kesempatan kepada mahasiswanya untuk menimba ilmu dan pengalaman di luar negeri. Namun tidak demikian dengan President University yang selalu mendorong mahasiswa bisa belajar dan bekerja di perusahaan internasional melalui program magang.

Kesempatan emas itu berhasil diambil oleh Adinda Katrina Sudrajat dan Riska Angeline. Dua mahasiswi jurusan Business Administration angkatan 2015 ini berkesempatan magang selama 1 tahun di PepsiCo, Belanda.

Pada 25 Januari 2018 Dinda dan Riska berangkat ke negeri yang terkenal dengan sebutan Kincir Angin itu. Keduanya akan mengikuti program magang yang dimulai dari 1 Februari 2018 hingga 31 Januari 2019. Program magang yang dijalankan pada semester 8 ini merupakan program dari Han University yang berlokasi di kota Arnhem.

“Kami mendapat dukungan dari international office salah satu departemen di President University yang memberikan informasi mengenai program magang tersebut. Juga dari Kaprodi Business Administration yang memang menginginkan anak didiknya bisa magang di luar negeri. Dari VR III Pak Agus Canny juga akan memberikan bantuan selama kami di Belanda,” ungkap Dinda dalam keterangan tertulis dari President University, Selasa 23 Januari 2018.

Lebih lanjut lulusan SMA Negeri 5 Bandung ini menyebutkan, PepsiCo merupakan perusahaan internasional yang bergerak di bidang produksi dan distribusi makanan dan minuman yang terkemuka di dunia dengan merek-merek terkenal seperti Pepsi-Cola, Lay’s, Quaker Oats, Tropicana, Gatorade dan beberapa merek terkenal lainnya. PepsiCo awalnya memproduksi minuman Pepsi Cola dan Diet Pepsi, kemudian merambah ke produk makanan seperti keripik jagung Fritos, keripik kentang Lay’s, snack Cheetos dan keripik kentang Ruffles.

Dengan hadirnya produk-produk ini membuat perusahaan ini menjadi salah satu produsen makanan dan minuman berkualitas terkemuka secara global. Di PepsiCo, Dinda akan ditempatkan di bagian marketing dan komunikasi.

Meski untuk percakapan menggunakan bahasa Inggris, namun Dinda tetap belajar bahasa dan budaya negeri Belanda, apalagi baru pertama kali ke Belanda. Dalam adaptasi lingkungan tergantung toleransi diri, pasti akan mengalami cultur shock, karena kebudayaan

Indonesia dengan Belanda pasti berbeda.

Yang perlu disiapkan adalah mental, karena orang di Belanda dari segi pekerjaan tidak sesantai orang Indonesia. Juga toleransinya kecil terhadap kesalahan di pekerjaan, dan orang-orangnya pun lebih detil,” ujar gadis yang hobi traveling ini.

Keputusan magang di luar negeri sangat didukung oleh orang tuanya, karena memang menyarankan Dinda ke sana. Dengan magang di luar tentu akan mendapat nilai plus dari segi pengalaman, dan itu sangat berguna saat kembali ke Tanah Air untuk melamar pekerjaan.

“Saat diskusi dengan Kaprodi disarankan sekalian magang juga mengerjakan tesis. Harapan saya bisa mendapatkan data-data dari tempat magang, karena akan lebih mudah untuk observasi,” ujar Dinda.

Dinda mengungkapkan, alasan ketertarikannya kuliah di President University, ketika browsing di internet melihat program-programnya bagus, seperti program beasiswa, program wajib magang, dan juga full Bahasa Inggris.

“Itu yang membuat saya tertarik dan mengambil jurusan business administration konsentrasi ritel bisnis. Karena kakak saya punya bisnis clothing dan kalau lulus ingin bisnis bareng,” ujar mahasiswi yang aktif sebagai Ambassador President University dari awal kuliah hingga sekarang. Juga aktif di kegiatan kampus seperti event Dies Natalis, Mr and Miss President University dan Student Orientation.

Dalam kesempatan yang sama Riska yang mengambil konsentrasi di Hospitality and Tourism Business tidak bisa menutupi kegembiraannya. Impiannya untuk menimba ilmu dan pengalaman di Belanda bisa terlaksana meski hanya 1 tahun. Di tempat magang ini posisinya di business administration secara umum dan juga di event management.

Setelah lulus SMA Budi Murni 1 Medan Riska ingin melanjutkan kuliah di negeri Belanda, tetapi karena waktunya mepet sehingga tidak sempat mengurus dokumennya. Sebagai gantinya dia ingin kuliah di Indonesia tetapi di universitas internasional.

“Kemudian ada yang merekomendasikan bahwa President University bagus karena full bahasa Inggris dan suasananya internasional. Jadi ini sebagai persiapan diri saya untuk mematangkan kemampuan bahasa Inggris,” ujar Riska yang merupakan anak tunggal ini.

Selain aktif sebagai Ambassador President University, Riska juga ikut paduan suara. Bahkan saat SMA pernah ikut Bali Choir Compitition dan juara I. Cita-citanya ingin membangun sebuah cottage yang berlokasi di pantai, dan juga ingin memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia luar, karena orang asing lebih banyak mengenal Bali dari Indonesia.

Sejalan dengan itu maka setelah menyandang gelar sarjana, targetnya Riska akan mengambil S2 di Belanda, karena saat S1 tidak tercapai.

“Sambil mencari beasiswa S2 di Belanda, saya akan coba gabung di program Au Pair, sebuah program belajar budaya asing dan pendekatan kemampuan bahasa secara intensif di mana seseorang tinggal di sebuah keluarga asuh,” ujar gadis yang punya motto hidup ‘Ikuti saja alur hidup kita, jika ada risiko jangan pernah takut menghadapinya’. (***)

sumber: detik.com