Gotong

MEDIAKEPRI.CO.ID, Betun – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengajak seluruh masyarakat Malaka untuk semakin meningkatkan semangat gotong royong yang sudah diletakkan Bapak Bangsa Indonesia.

Semangat itulah yang mesti dibawa dalam kehidupan dan rutinitas, baik sebagai anggota keluarga maupun sebagai anggota lingkungan dan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Malaka saat kegiatan Puncak Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-15, yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke- 46, Hari Keluarga Nasional ke-25 tingkat Kabupaten Malaka dan Gelar Tekhnologi Tepat Guna ke-4 yang dilaksanakan di Desa Raiulun, Kecamatan Malaka Timur, Jumat, 10 Agustus 2018.

Bupati Stef mengatakan, gotong royong harus dijadikan kata kunci dalam rangka mensukseskan program-program pembangunan. Tanpa semangat gotong royong maka program pembangunan tidak berjalan efektif dan efisien.

“Betapapun besarnya anggaran yang disediakan bila tanpa didukung semangat kebersamaan yang disebut gotong royong dalam membangun dan memelihara hasil pembangunan, semua program itu tidak berjalan efektif dan efesien,” katanya.

Bupati Stef melanjutkan, BBGRM yang dilaksanakan selama 11 bulan yang kegiatannya dimulai saat pencanangan ini merupakan akumulasi kegiatan gotong royong dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan lembaga kemasyarakatan seperti Tim Penggerak PKK, Karang Taruna dan lembaga pemberdayaan masyarakat lainnya.

Sementara terkait Hari Kesatuan Gerak PKK, mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT ini menegaskan, tujuannya adalah untuk mengingatkan kita semua mengenai peran keluarga terlebih peran para ibu dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera, membangun masyarakat dan bangsa yang maju dan kokoh.

“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa atas capaiannya selama ini. Saya ingin lagi melihat gerakan PKK lebih berperan dan menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan program pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan dan program kesejahteraan rakyat lain di tingkat masyarakat,” katanya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan rupanya berencana melakukan pelebaran sungai.

Hal itu, ia katakan saat meninjau tanggul jebol di sungai kawasan RT 14/RW 6 Kelurahan Jatipadang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu 20 Desember 2017 malam.

“Tidak ada pilihan lain selain melakukan pelebaran sungai di kawasan ini. Kalau Anda lihat 50 meter di belakang Anda, sungainya menghilang karena ditutupi bangunan warga,” ucapnya.

Bangunan warga, menurut dia, benar-benar mengurangi lebar sungai hingga menjadi 2 meter.

“Warga juga mengatakan banjir selalu terjadi tiap tahun. Saya ingin kejadian banjir kali ini adalah yang terakhir kalinya,” lanjut Anies.

Jika melakukan pelebaran sungai, mau tidak mau rumah warga yang hanya berjarak dua meter dari bibir sungai harus dipindahkan.

Untuk itu, ia akan mengajak warga yang terkena dampak langsung pelebaran sungai, untuk diskusi sebelum eksekusi.

“Nanti akan kita panggil, ajak bicara, dan tunjukkan bahwa ini bukan hanya soal peraturan, tetapi masalah penderitaan. Kita ajak warga sekitar untuk mencari solusi, karena ini lingkungan bersama bukan masalah orang per orang,” terangnya.

Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi gerak cepat warga saat banjir terjadi. Misalnya, warga yang rumahnya tergenang langsung mengungsi ke rumah kerabat. Ada pula yang bangun dapur umum.

“Semangat gotong royong ini yang perlu diapresiasi,” tegasnya.

Tanggul jebol yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu mengakibatkan sekitar empat rumah digenangi air.

Sejumlah warga dan puluhan pasukan orange dan pasukan biru bahu membahu membangun tanggul darurat.(***)

sumber: tribunnews.com

BINTAN

Minggu | 08 Oktober 2017 | 13:05

Pemuda Kabupaten Bintan Gelar Gotong Royong

Sempena Bulan Bhakti Karang Taruna Ke-57

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos yang diwakili Plt Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara MM secara resmi membuka Kegiatan Puncak Bulan Bhakti Karang Taruna TK Kabupaten Bintan Tahun 2017 di Kawasan Hulu Riau, Kp. Mentigi, Kel. Tg. Uban Kota, Kec. Bintan Utara, Sabtu pagi (7/10).

Hadir pada acara tersebut sejumlah Kepala OPD Kabupaten Bintan, Jajaran Karang Taruna Kabupaten Bintan, Karang Taruna Kecamatan, Petugas Tagana Kabupaten Bintan, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bintan, Unsur TNI, Camat, Lurah, RT/RW dan Tokoh Masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bintan Arief Sumarsono mengatakan bahwa Peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna yang ke 57 TK Kabupaten Bintan ini diselenggarakan dengan berbagai aktivitas kegiatan sosial dan juga kreativitas pemuda sebagai bukti pengabdian yang tulus terhadap masyarakat sekaligus membantu mensukseskan program Pemerintah Daerah. Adapun beberapa kegiatan tersebut meliputi, bakti sosial gotong royong, penyerahan bantuan sembako dan juga memberikan bantuan mesin jahit serta peralatan bengkel ban motor yang diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat.

” Sempena Bulan Bhakti Karang Taruna ke 57, kita mengadakan gotong royong dan kegiatan lainnya bersama Satpol PP Kabupaten Bintan, Tagana dan masyarakat sekitar. Tujuan kegiatan ini, juga sekaligus mensosialisasikan peran dan fungsi Karang Taruna di masyarakat serta ikut serta dalam membantu kesuksesan program Pemerintah Daerah ” ujarnya.

Selain itu, Plt Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara MM yang membacakan sambutan Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan selalu mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh pemuda. Serta mengucapkan Selamat Hari Jadi Karang Taruna yang ke-57 dengan harapan Karang Taruna dapat meningkatkan lagi fungsi organisasinya serta selalu bermanfaat bagi para pemuda khususnya masyarakat Kabupaten Bintan pada umumnya.

” Visi misi Bupati Bintan H Apri Sujadi S.Sos adalah mengikutsertakan peranan pemuda dalam pembangunan, dan Karang Taruna adalah salah satu wadah bagi pemuda-pemudi Kabupaten Bintan dalam pengembangan diri, guna membangun daerah yang Madani dan gemilang ” ujarnya.

Diketahui dalam kegiatan tersebut selain menggelar Gotong royong, juga diadakan kegiatan Pembagian 100 Paket sembako kepada masyarakat, Penyerahan 6 Unit Bantuan Usaha Ekonomi Produktif yaitu Mesin Jahit dan Peralatan Bengkel , Penyerahan Bantuan Permodalan 25 Kube dengan total bantuan mencapai 500 juta rupiah, serta penyerahan peralatan gorong-gorong kepada RT/RW setempat. (bobi/humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga -Puluhan ibu di Desa Keton, Kecamatan Lingga Timur antusias mengikuti kegiatan gotong royong (goro), Minggu, 17 September 2017. Kegiatan ini dilaksanakan agar pembangunan di desa cepat tercapai. Semangat kebersamaan yang masih melekat di desa ini, membuat kepala desa merasa bangga dengan masyarakat yang dipimpinnya.

M Rais, Kepala Desa Keton mengatakan, ibu ini turun goro, salah satu bentuk semangat solidaritas agar pembangunan di desa cepat terialisasi. Karena, katanya, tahun ini Keton mendapat program dari pemerintah pusat maupun daerah untuk air bersih, yakni program pamsimas.

Dijelaskannya, program pamsimas dari Kementrian PU yang menggunakan dana APBN juga dari dana desa. Proses pengerjaan pembangunannya, harus menggunakan jasa swadaya masyarakat. untuk itu, tambahnya, mereka yang turun ini satu diantrannya membantu mengumpul batu-batu buat bahan pengecoran bak air bersih nanti.

Sementara itu, katanya lebih jauh, bapaknya menggali parit, memasang pipa. Oleh karna itu, sebutnya, program yang melibatkan masyarakat ini, selaku kades menyampaikan kepada warga, agar pembangunan di desa cepat terselesaikan.

“Kita masyarakat harus bahu membahu,” katanya kepada mediakepri.co.id, Minggu 17 September 2017 via telepon seluler.

Mudah-mudah, katanya, kedepan semangat kebersaman masyarakat akan selalu tertanam di Desa Keton ini .

“Agar lebih mudah lagi untuk berbuat memajukan desa, Kalau tidak kita masyarakat, siapa lagi?,” katanya mengakhiri. (bran)