Gratis

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Untuk periode kedua kalinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menjalankan program seragam dan perlengkapan sekolah gratis. Program yang digagas Bupati Bintan, H Apri Sujadi, S.Sos terbukti mampu meringankan beban orangtua.

BACA: Bantuan Kapal dan Perlengkapan Nelayan Bertebaran di Bintan

“Saat ini, kita masih menjadi daerah pertama dan satu-satunya di Prov Kepri serta konsisten dalam membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi murid baru. Tahun 2017 sebanyak 6.650 siswa siswi yang menerima manfaat, dan untuk tahun 2018 ini bantuan yang diserahkan juga berkisar 6.479 anak. Tentunya kita sangat bersyukur, bahwa program yang digagas tersebut bermanfaat bagi masyarakat banyak,” katanya.

BACA: Usulan UMK Bintan Rp3,36 Juta, Langsung Diteruskan ke Pemprov

Bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi siswa SD/MI dan SMP/MTs se Kabupaten Bintan mulai didistribusikan, terhitung, Jumat, 16 November 2018. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, M.Pd, M.Si disela-sela pembagian Bantuan Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis di SD Negeri 006 Sungai Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Jumat, 16 November 2018.

BACA: Hasil CPNS Bintan, 1.940 Daftar, 61 Lulus, Kebutuhan 250 Pegawai

“Kita mulai start membagikan seragam dan perlengkapan sekolah gratis bagi murid baru se Kabupaten Bintan,” ujarnya

Dikatakannya, bantuan perlengkapan sekolah gratis yang dibagikan sama seperti tahun lalu. Pemerintah akan menyerahkan lima jenis baju yang diterima murid, plus sepatu, kaos kaki, topi, dasi , tas dan buku tulis.

BACA: Jalan yang Dibangun Satgas TMMD ke 103 Kodim 0315/Bintan Mulai Finishing

Untuk bantuan perlengkapan seragam sekolah gratis murid baru tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan sudah menganggarkan sekitar 5 Milyar Rupiah dari APBD Pemkab Bintan Tahun 2018 diantaranya 2,7 Milyar Rupiah untuk murid baru jenjang SD/MI dan 2,3 Milyar Rupiah untuk murid baru jenjang SMP/MTs. (humasbintan)

BACA: Ribuan CPNS Bintan Ikuti Tes, Bupati: Jangan Lupa Sarapan Sebelum Ujian

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman- Dandim 0732/Sleman Letkol Inf Diantoro,S.IP menghimbau agar Tim Satgas yang berjumlah 100 Orang sabar dan ikhlas dalam melaksanakan tugas, Kamis, 18 Oktober 2018.

Letkol Inf Diantoro,S.IP mengatakan, salah satu wujud kebanggan bagi kita Prajurit yaitu dapat melaksanakan Perintah dengan baik, sabar dalam menjalankan tugas serta Ikhlas dalam pengabdian, karena apa yang kita lakukan saat ini suatu bentuk pengabdian kita kepada Masyarakat, ujarnya dilokasi TMMD.

Seperti diketahui bersama bahwa, kegiatan TMMD ini merupakan permintaan Masyarakat yang dikelola oleh Kodim 0732/Sleman dalam bentuk anggaran APBD dengan kegiatan Fisik, anggaran tersebut digunakan untuk pembuatan Talud sepanjang 1000 meter.

Selain itu, TMMD juga membuat kegiatan Non Fisik yaitu, Pengobatan gratis, Sosialisasi KB, Penyuluhan Hukum dan Bahaya Narkoba, Penyuluhan Kehutanan dan Perkebunan, pertanian, Wawasan kebangsaan dan Bela Negara, semua kegiatan tersebut merupakan rangkaian dalam kegiatan TMMD Reguler Ke 103 Kodim 0732/Sleman. (Zhoel)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun yakin dengan kebersamaan yang terus terjalin diantara semua pihak terkait, dan saling bahu membahu maka pembangunan di Kepulauan Riau akan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Yang paling penting adalah berjalan sesuai koridor hukum dan aturan yang berlaku,” ujar Nurdin saat menghadiri acara bhakti sosial operasi katarak gratis dan peresmian lapangan tenis Adhyaksa Sakti dan Mess Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Kepri oleh Jaksa Agung RI di Kantor Kejati, Senggarang, Tanjungpinang, Sabtu, 22 September 2018.

Gubernur sendiri hadir bersama Wakil Gubernur H Isdianto, Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, Bupati Bintan Apri Sujadi, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Bupati Anambas Abdul Harris, Bupati Natuna Hamid Rizal dan Wakil Bupati Lingga M Nizar.

Nurdin melanjutkan, kehadiran Kejaksaan dengan TP4D nya sangat tepat yang mana dalam pelaksanaan roda pemerintahan dan penyerapan anggaran dapat berjalan tertata dan lancar.

“Karna ada pengawasan hukum dengan kehadiran TP4D dari kejaksaan,” lanjut Nurdin.

Kedatangan Jaksa Agung RI sendiri menurut Nurdin, disambut suka cita karna bertepatan pula dengan perayaan hari jadi Kepri ke-16. Nurdin berharap kedatangan Jaksa Agung membawa keberkahan bagi masyarakat di Kepri.

“Bantu kami, tuntun kami sehingga langkah ini benar dan tepat sesuai kaidah aturan hukum untuk membangun kesejahteraan masyarakat,” tutup Nurdin.

Sementara itu, Jaksa Agung RI HM Prasetyo dalam sambutannya mengajak semua pihak baik stakeholder didaerah, semua elemen masyarakat juga para pengusaha untuk bersatu ditengah keberagaman. Keberagaman tersebut harus dikemas dengan baik yang nanti bersama-sama membangun bangsa dan negara menuju kejayaan untuk kesejahteraan.

“Apalagi Kepri memiliki potensi besar yang harus terus dikembangkan dengan tujuan satu yakni kesejahteraan masyarakat,” ujar Prasetyo.

Terkait dengan TP4D, kata Prasetyo secara langsung sangat berkontribusi positif untuk keberhasilan pembangunan di daerah.

Kemudian terkait penyelenggaraan bhakti sosial sendiri menurut Prasetyo sangat baik untuk digelar. Karena semua pihak harus ikut andil dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan terbebas dari penyakit.

“Karna kesehatan merupakan insturmen penting dalam kehidupan,” lanjut Prasetyo.

Kemudian, Kajati Kepri Asri Agung Putra dalam laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan bhakti sosial merupakan momen yang membanggakan karna bertepatan dengan perayaan hari jadi Provinsi Kepri ke-16.

“Kegiatan ini merupakan upaya mewujudkan masyarakat Kepri yang sehat sejahtera serta maju sejajar dengan Provinsi lainnya di Indonesia,” ujar Asri.

Adapun dari data yang disampaikan Asri, hingga hari ini telah terdaftar jumlah pasien yang mengikuti operasi gratis ini adalah sebanyak 220 orang. Dengan rincian Tanjungpinang sebanyak 65 orang, Batam sebanyak 32 orang, Bintan sebanyak 56 orang, Karimun sebanyak 14 orang, Lingga sebanyak 13 orang, Anamabas sebanyak 13 orang dan Natuna sebanyak 3 orang.

Kemudian terkait peresmian lapangan tenis dan mess, Asri mengatakan bahwa keduanya merupakan hibah dari Pemerintah Provinsi Kepri yang mana bertujuan untuk meningkatkan kesehatan maupun prestasi dibidang olah raga, untuk itu Asri meminta kesediaan

“Juga yang terpenting adalah untuk menjalin silaturahmi diantara kita,” lanjut Asri.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian lapangan tenis dan mess Adhyaksa yang ditandai dengan penandatanganan prasati secara simbolis oleh Jaksa Agung RI HM Prasetyo.

Sebelumnya, Gubernur bersama Wakil Gubernur dan Sekda beserta Istri menjemput langsung kedatangan Jaksa Agung RI HM Prasetyo di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Tanjungpinang yang datang dengan menggunakan pesawat Garuda pada pukul 12.30 wib.

Disana Jaksa Agung disambut secara adat melayu dengan tepuk tepung tawar yang dipimpin oleh Ketua LAM Kepri Abdul Razak beserta jajaran. Tampak pula hadir pada penyambutan tersebut Kajati Kepri Asri Agung Putra, Danrem 033/WP Brigjen TNi Gabriel Lema, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama R Eko Suyatno dan Danlanud RHF Kolonel Pnb. M Dadan Gunawan beserta tamu undangan lainnya.

Tinjau Operasi Katarak

Gubernur Nurdin mendampingi Jaksa Agung RI HM Prasetyo beserta rombongan lainnya melanjutkan kunjungan ke RSUD Provinsi Raja Ahmad Thabib, Tanjungpinang untuk meninjau pelaksanaan operasi katarak.

Menurut Nurdin pelaksanaan bhakti sosial ini sangat baik dalam membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Terutama bagi masyarakat untuk kesembuhan penyakitnya,” ujar Nurdin.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah yang lebih dulu mengunjungi RSUD Raja Ahmad Thabib pun

menyambut baik setiap program-program bhakti sosial yang dilaksanakan.

“Semua tujuannya kembali untuk kebaikan masyarakat,” ujar Arif.

Dalam kunjungannya ke RSUD, Nurdin langsung ikut masuk keruang operasi dan melihat proses operasi secara langsung, disana salah satu pasien yang telah dibius hingga dua kali, namun keadaan matanya masih aktif berkedip, hingga Nurdin ikut memegang pasien dan membacakan sedikit doa barulah di bius yang ketiga kalinya lalu mata pasien tersebut sudah terkontrol dan bisa untuk melanjutkan operasi. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan menargetkan setidaknya akhir Oktober 2018 ini, seragam sekolah gratis untuk siswa SD/MI dan SMP/MTs se-Bintan bisa didistribjusikan.

Hal tersebut dikatakan Kadisdik Kabupaten Bintan, Tamsir MPd MSi di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Jum’at, 17 Agustus 2018.

“Kami menginginkan agar program ini dapat terus berlangsung untuk meringankan beban masyarakat terhadap kebutuhan anak sekolah,” kata Tamsir.

Ditambahkan dia, bantuan perlengkapan sekolah gratis yang dibagikan sama seperti tahun lalu. Yaitu berupa lima jenis baju, ditambah sepatu, kaus kaki, topi, dasi, tas dan buku tulis.

Guna mengedakan bantuan sekolah ini Pemkab Bintan menganggarkan sedikitnya Rp5 miliar dari APBD Pemkab Bintan Tahun 2018. Rinciannya Rp2,7 miliar untuk murid baru jenjang SD/MI dan sisanya untuk SMP/MTs. (***)

sumber: suarasiber.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Malang – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) mengajukan usulan kepada pemerintah untuk pembayaran iuran pekerja rentan atau tidak mampu (miskin) dengan mekanisme penerima bantuan iuran (PBI).

Mekanisme PBI BPJS TK dijalankan sebagaimana mekanisme PBI yang sudah dilaksanakan BPJS Kesehatan.

Deputi Direktur Bidang Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga BPJS TK Irvansyah Utoh Banja mengatakan, BPJS TK sudah melakukan pembahasan dengan instansi terkait yang berwenang dalam hal pengajuan anggaran APBN 2019. Pembahasan mengarah pada terlaksananya pembayaran iuran bagi para pekerja miskin tersebut.

“Nantinya, pemerintah akan membayarkan Rp 16.800 per bulan untuk masing-masing pekerja PBI untuk dua jenis perlindungan dasar, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” kata Irvansyah Kamis, 19 Juli 2018.

Menurut Irvansyah, total anggaran yang diusulkan untuk pekerja rentan PBI mencapai Rp 5,6 triliun. Menilik basis data terpadu Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan/TNP2K 2017, pekerja dengan status kesejahteraan 40 persen terendah di Indonesia dengan rentang usia 15 sampai 59 tahun berjumlah 28 juta orang.

Mereka bekerja di lapangan pekerjaan yang beragam dengan komposisi terbesar di sektor pertanian , yakni sebanyak 31 persen. Para pekerja tersebut pada umumnya dapat dikategorikan sebagai pekerja rentan yang apabila muncul risiko dapat berdampak pada kemiskinan dan terhambatnya keberlangsungan hidup bagi keluarganya.

Irvansyah menerangkan, saat ini jumlah seluruh pekerja di Indonesia mencapai 128 juta orang. Dari jumlah itu, sebanyak 86 juta pekerja dinilai sebagai pekerja yang layak atau mampu membayar iuran (eligible). Termasuk ke dalam pekerja layak/mampu bayar ini adalah anggota TNI, Polri, dan aparatur sipil negara (ASN).

Selain 86 juta pekerja yang mampu membayar iuran, ada sejumlah 28 juta pekerja yang dianggap rentan atau tidak mampu membayar iuran kepesertaan BPJS TK (non-eligible).

“Kecil kemungkinan mereka ini bisa membayar iuran karena untuk hidup saja susah,” kata Irvansyah.

Mengenai basis data pekerja rentan, dia melanjutkan, data yang akan digunakan mengacu pada penerima PBI BPJS Kesehatan. Hanya saja, nantinya akan ada perbedaan jumlah PBI BPJS Kesehatan dengan jumlah PBI BPJS TK.

“Kalau PBI BPJS Kesehatan kan termasuk anggota keluarganya, sedangkan PBI BPJS TK nantinya hanya menghitung kepala keluarga atau anggota keluarga yang bekerja saja. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bintan tercatat hingga Juli 2018. Untuk persentase penerbitan akta kelahiran anak usia 0 hingga 18 tahun sudah mencapai 85%.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa akta kelahiran anak merupakan kewajiban dalam rangka pemenuhan kebutuhan administrasi anak sehingga dapat memperoleh pelayanan dari pemerintah.

” Pelayanan akta kelahiran anak, terus kita lakukan pembenahan. Setidaknya akhir tahun ini, kita targetkan bisa capai 100 persen,” ujarnya, Senin, 9 Juli 2018 pagi.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bintan Irianto mengatakan bahwa kepemilikan akta lahir anak memang terus mengalami kenaikan persentase. Dari 57.113 anak usia 0 – 18 , 85 % anak sudah memiliki Akta Kelahiran.

Ditanya perihal progress program akta lahir cepat , dirinya mengatakan bahwa hingga saat ini program tersebut masih terus berjalan. Bahkan program tersebut diakuinya mampu mempercepat pencapaian angka persentase akta lahir tersebut.

” Program akta lahir cepat mulai dari bayi usia 0 – 60 hari, kita terima data dari pihak kecamatan dan langsung kita proses, bahkan saat ini kita sudah meletakkan operator yang bekerja dengan rumah sakit RSUD Kabupaten Bintan guna proses setiap akta lahir untuk bayi yang lahir disana,” ujarnya.

Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bintan bahwa cakupan kepemilikan Akta Kelahiran Anak di Kabupaten Bintan Usia 0 sd 18 tahun mencapai angka 91%, jauh berhasil dari yang di targetkan Pemerintah Pusat sebesar 85%. Dari 57.113 anak usia 0 – 18 tahun, 85 % anak diantaranya sudah memiliki Akta Kelahiran.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Untuk mempercepat proses sertifikasi tanah secara nasional, pemerintah punya program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atau yang sering dikenal dengan istilah presiden bagi-bagi sertifikat tanah gratis. Begini cerita di balik sertifikat tanah gratis?

Kepala Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Timur M Unu Ibnudin menjelaskan, istilah bagi-bagi sertifikat tanah yang dimaksud yaitu pemerintah membiayai seluruh proses sertifikasi tanah masyarakat yang masuk dalam program PTSL. Sehingga tak ada biaya yang ditanggung masyarakat.

“Untuk yang PTSL ini seluruh masyarakat dilayani, mau mampu mau tidak mampu semua dilayani, karena tadi itu lengkap, kan tidak semua wilayah tidak mampu ada juga yang mampu. Melalui program ini semuanya disertifikatkan. Didata oleh kelurahan dan disertifikatkan,” jelas dia kepada detikFinance, Kamis 22 Maret 2018.

Segala pembiayaan administrasi di kantor badan pertanahan nasional (BPN) di seluruh cabang di Indonesia biayanya dibayarkan dari APBN.

Sistemnya, untuk wilayah yang dipilih sebagai kawasan yang akan disisir untuk disertifikasi kata Unu. Lokasinya pun tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Di dalam satu waktu dan satu wilayah semua masyarakat yang mampu dan tidak mampu akan dihitung luasannya dan disertifikatkan.

Langkah ini dikatakan efektif untuk mengejar target 126 juta bidang tanah di tahun 2024 sudah bersertifikat.

“Kecenderungan orang mampu itu, sebenarnya dia punya kemampuan lepas dia mau atau nggak. Sementara yang tidak mampu ini dengan program ini dengan menyisir seluruh wilayah ini pasti tersentuh. Dan dia (masyarakat tidak mampu) Pasti lebih semangat mumpung ada program, saya nggak punya uang saya sertifikatkan segera. Nah yang punya uang itu nggak usah mengeluarkan uang, kalau mau mensertifikatkan tanahnya seluas apapun nggak apa-apa. Kecuali badan hukum PT, pemilik tanah luas itu nggak boleh,” jelas dia

Dirinya menjelaskan, arti dari bahasa Presiden membagi-bagikan sertifikat tanah sebenarnya Presiden datang ke satu wilayah yang sudah disisir program PTSL. Kemudian presiden yang membagikan langsung setelah sertifikat sudah melalui berbagai tahapan seperti pengumpulan data, verifikasi, penghitungan tanah dan surat-surat yang sudah terselesaikan tersebut oleh pihak BPN.

Unu mengaku sistem ini lebih cepat dibandingkan cara pendaftaran sertifikasi tanah yang dilakukan individu.

Pasalnya pelayanan sertifikat tanah ini dibuat seperti jemput bola dengan pusat pengelolaan dan sistem di setiap kantor kelurahan di setiap daerah hal ini dilakukan untuk mengelola dan mengurus kepentingan sertifikat di dalam satu lingkungan secara menyeluruh secara bertahap.

“Jadi kan kata bagi-bagi sertifikat itu maksudnya bukan bagi-bagi tapi menyerahkan sertifikat tanah kepada pemiliknya yang sudah mengikuti melalui program PTSL, hal ini dilakukan untuk mendaftar supaya tanah di Indonesia terdaftar seluruhnya,” kata dia. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengajak masyarakat Karimun khususnya kepada keluarga yang tidak mampu untuk aktif memeriksa kesehatan.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pengobatan gratis yang digelar oleh DPD HIMNI Kepri di kampung Pelipit, Sabtu 3 Maret 2018 lalu.

“Apabila ada keluarga yang tidak mampu silahkan datang, kita ada program BPJS dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM) yang siap untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat kita,” kata Aunur Rafiq.

Aunur Rafiq juga berharap, masyarakat memiliki kesadaran untuk mengurus BPJS secara mandiri maupun transformasi dari JPKM kepada BPJS karena anggarannya sudah disediakan oleh pemerintah.

“Apalagi kalau mereka sudah punya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan JPKM. Karena memang aggarannya sudah kita siapkan,” ucap Rafiq. (kmg/ian)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun Aunur Rafiq membuka secara resmi bakti sosial penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh DPD Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) Provinsi Kepri di Kampung Pelipit RT 003 RW 004 Kelurahan Sungai Lakam Timur, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Sabtu, 3 Maret 2018.

Ketua Dewan Perwakikan Daerah (DPD) Provinsi Kepulauhan Riau (Kepri) Elimanyah Hai mengatakan, penyuluhan dan pengobatan gratis ini bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu untuk mendapat pengobatan secara gratis maupun hanya untuk sekedar memeriksa kesehatan.

“Kegiatan ini bersifat manusiawi, tidak melainkan suku dan ras atau budaya namun mencakup semua golongan masyarakat di wilayah Karimun khususnya warga yang berada di sekitar lingkungan ini,” kata Elimansyah Hai.

Elimansyah menyebut bahwa pengobatan gratis ini pihaknya mendatangkan tim medis perawat dan dokter sebanyak 24 orang, 6 orang diantaranya berasal dari Karimun. Pengobatan gratis ini hanya melayani penyakit ringan seperti, cek gula darah dan tensi dengan target sekitar 350 orang dapat dilayani untuk berobat gratis. Namun apabila jumlah tersebut melebihi dari yang ditargetkan, Ia menyampaikan orang yang datang tetap akan dilayani.

“Target kita sekitar 350 orang dapat kita berikan pengobatan secara gratis, tapi kalau pun melebihi dari target orang yang datang untuk berobat tetap kita layani,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Karimun, Aunur Rafiq dalam sambutanya mengatakan, dirinya sangat menyambut baik dengan adanya kegiatan bakti sosial seperti ini. Menurutnya kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat khususnya warga yang tinggal di sekitaran kampung Pelipit.

“Tidak ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak berobat sebab kesehatan itu penting,” ucap Rafiq. (kmg/viar)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Yanto, Staf Ahli Pembangunan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri melakukan peletakan batu pertama gedung Sekolah Dasar (SD) Juara Batam binaan Rumah Zakat di Kavling Garudayaksa RT 02, RW 09, Kampung Tua Bagan, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Batam, Kepri, Kamis, 1 Maret 2018.

Pembangunan gedung di lahan seluas 3.500 meter persegi ini merupakan bagian partisipasi Rumah Zakat untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan gratis bagi masyarakat yang kurang mampu.

Pemotongan pita tanda dimulainya pembangunan SD Juara Batam binaan Rumah Zakat. (shofar)

Pemotongan pita tanda dimulainya pembangunan SD Juara Batam dengan dilakukan pengecoran tapak tiang sekolah secara simbolis ini dihadiri Gintoyono Batong, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Batam, Murni Alit Baginda, Direktur Program Rumah Zakat Pusat, Ricky Indrakari, Komisi IV DPRD Kota Batam, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau Gusti Reizal Ekaputra, Science Taufik Riyadi Camat Sungai Beduk, Syamsul Arifin Lurah Tanjung Piayu, AKP Sutrisno Saragih, Kapolsek Sungai Beduk, Adam Alhats, Pengawas Sekolah Dasar Rayon Sungai Beduk, Kepala Sekolah se-Kecamatan Sungai Beduk.

Untuk diketahui, SD Juara Batam berdiri sejak 2016, telah memiliki sebanyak 50 siswa Yatim Dhuafa. Sekolah yang merupakan binaan dari Rumah Zakat ini, terus berupaya mengikuti standar mutu pendidikan nasional, salah satunya dengan mewujudkan sarana prasaraana proses pendidikan berupa gedung Sekolah yang akan dibangun 6 bulan kedepan.

Aksi siswa SD Juara Batam binaan Rumah Zakat. (shofar)

Diharapkan kedepannya, SD Juara Batam yang baru berdiri dua tahun ini menjadi sekolah roll model dan percontohan pengelolahan sekolah gratis yang terus meningkatkan mutu dan berkualitasnya. Yanto menyambut positif program yang dijalankan Rumah Zakat di Kepulauan Riau, yang sejalan dengan program Gubernur yang terus memberikan porsi anggaran yang besar di bidang pendidikan.

“Sekolah Juara adalah salah satu program Rumah Zakat yang terus diminati oleh mitra donatur. Sehingga terus tumbuh diberbagai daerah, dan hingga kini ada 1 PAUD, 15 SD Juara, 2 SMP Juara dan 1 SMK Juara dan SD Juara juga hadir di Kota Batam ini. Tentunya sinergi dan kerjasama hadirkan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak kurang mampu sangat dibutuhkan, sehingga anak bangsa ini dapat merasakan pendidikan yang layak dan bermutu,” papar Murni Alit Baginda.

Aksi siswa SD Juara Batam binaan Rumah Zakat. (shofar)

Gintoyono Batong, yang mewakili Walikota Batam, Rudi mengapresiasi program Rumah Zakat yang menghadirkan sekolah gratis dengan nol pungutan alias tanpa biaya. Dikatakannya, Pemerintah Kota (Pemko) Batam wajib mendukung program sekolah gratis ini, dengan membantu mewujudkan pembangunan Sekolah Dasar Juara ini, sehingga dapat menampung peserta didik lebih banyak lagi.

“Saya sangat optimis Sekolah Juara yang dibangun oleh Rumah Zakat, akan melahirkan anak-anak yang juara, sesuai dengan namanya SD Juara. Terlihat dari prestasi dan potensinya. Mentalitasnya telah terbentuk, sehingga saya yakin lulusan SD Juara Batam akan memiliki daya saing dengan negeri tetangga,” ujar Gusti Reizal Ekaputra.

Sejumlah pejabat dan tamu undangan pada peresmian pembangunan SD Juara Batam binaan Rumah Zakat. (shofar)

Harapan besar dan cita-cita yang tinggi, semoga ditempat ini lahirkan generasi-generasi unggul dan berkarakter Juara, yang dapat mengoptimalkan seluruh potensinya dan menemukan kunci rumah kesuksesannya. (shofar/rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq membuka secara resmi Bakti Sosial berupa pengobatan gratis DPC Patron Kabupaten Karimun di Teluk Setimbul Kecamatan Meral Barat, Jumat, 23 Februari 2018.

Bakti sosial ini bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karimun, Polres Karimun, Kodim 031 Karimun dan Lanal Karimun.

Aunur Rafiq berharap melalui bakti sosial ini warga Teluk Setimbul dapat merasakan pengobatan gratis.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan bakti sosial seperti ini dapat membantu warga di sini untuk mendapat pengobatan gratis,” kata Aunur Rafiq.

Sementara tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesehatan bagi warga Teluk Setimbul yang daerahnya jarang terpantau. (kmg/viar)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Lingga berikan pelayanan penerbitan sertifikat tanah secara gratis kepada masyarakat. Proses percepatan penerbitan sertifikat terus digesa diawal tahun agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum atas hak kepemilikian tanah secara sah dan diakui Negara.

Kasubsi Penetapan hak dan pemberdayaan tanah masyarakat, Surya Wahyu Wardhani mengatakan program pelayanan sertifikat secara gratis tahun ini dinamakan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL).

“Target 4400 itu sebelumnya dengan usulan KANTAH lingga melalui proses perifikasi dan di tetapkan dari Kantor Wilayah (KANWIL), ” kata Surya kepada mediakepri.co.id di ruang kerjanya, Senin, 22 Januari 2018.

Dijelaskannya, program pelayanan pemberian secara gratis ini dari dahulu sudah ada, yang dinamakan PERONA ini cuma dirubah sedikit nama saja. Untuk tahap pertama ini, proses dilakukan dengan memulai dari pengukuran hingga penerbitan di Kelurahan Dabo dulu Kecamatan Singkep. Sesuai dengan target, itu ada 1000 bidang.

” Keseluruhan Itu ada empat Kecamatan yang ditargetkan harus rampung ditahun 2018 ini. Diantaranya, Kecamatan Singkep, Singkep Barat, Singkep Pesisir dan Kecamatan Senayang, “tuturnya.

Lebih lanjut diakui Surya, selama proses pengukuran ini belum ada kendala yang begitu menyulitkan hanya saja dengan SDM pegawai Kantah lingga yang terbatas. Juga faktor cuaca yang tidak menentu.tetapi kami petugas optimis ini akan selesai sesuai dengan waktu yang tetapkan.

“Untuk masyarakat Kelurahan Dabo Kedamatan Singkep Kantah Lingga sangat mengapresiasi sekali, karna benar benar aktif dalam memudahkan proses pengukuran dan menyiapkan dukumen yang dibutuhkan, ” terangnya.

Dirinya berharap kepada masyarakat untuk berpartisipasi mendaftarkan bidang tanah kepada program ( PTSL) di Kantor Kelurahan Desa setempat. Agar proses untuk mendapatkan kapastian hukum terhadap tanah yang dimiliki.(bran)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Sebanyak 256 sertifikat bidang tanah gratis dibagikan kepada warga Karimun dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karimun. Ratusan sertifikat tanah itu diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kepri, Nurdin Basirun di kantor BPN, Kamis 18 Januari 2018.

Kepala BPN Karimun, Susilawati mengatakan penyerahan sertifikat ini merupakan bagian dari program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan barang milik negara yaitu kepolisian, angkatan laut dan kementrian agama.

“Dari 8.111 yang diselesaikan, hari ini ada 256 sertifikat yang diserahkan kepada warga di tahun 2017, untuk sisanya rencananya akan diserahkan bapak Joko Widodo pada Februari atau Maret,” kata Susilawati kepada wartawan.

Susilawati mengatakan, program ini nantinya akan dilakukan hingga tahun 2025 sesuai dengan target pemerintah pusat yang menginginkan di tahun 2023 yakni, seluruh wilayah daerah Indonesia masalah tanah ini dapat diselesaikan.

Menurutnya, kendala yang sering ditemukan di lapangan yaitu saat ini di adalah tidak adanya patok pemilik tanah. ” Kita sudah siapkan tenaga pengukur, yang menjadi masalah biasanya masyarakat tidak memasang patokkan tanah dan tentu itu menimbulkan masalah, sebab kita tidak mungkin memasang patok tanpa adanya petunjuk batas yang jelas,” ucap Susilawati.

Sementara itu, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menyampaikan program penyerahan sertifikat tanah ini merupakan bukti bahwa pemerintah itu hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu warga.

“Ini merupakan salah satu program nawa cita yang sangat menyentuh kebutuhan masyarakat secara nasional, untuk kerja besar ini membutuhkan kerja keras dan jangka waktu yang sangat panjang,” ucap Nurdin Basirun. (kmg/viar)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam akan memperlihatkan berbagai produk dan program teranyar pada pameran kelistrikan (PLN Fair) yang digelar selama lima hari di Kepri Mall, Senin hingga Jumat (23-27/10) mendatang.

Selama pameran, bright PLN Batam juga memberikan promosi (gratis) naik daya listrik golongan rumah tangga 2.200 VA hingga 6.600 VA .

“Serta potongan biaya jaminan (UJL) bagi 250 pelanggan rumah tangga yang mengajukan pasang baru atau sambung kembali dengan daya 2200 VA hingga 6600 VA namun program ini tidak berlaku bagi pelanggan kolektif atau developer”, jelas Manajer Public Relations bright PLN Batam, Bukti Panggabean, Jumat, 20 Oktober 2017.

Bukti kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) bright PLN Batam yang ke-17 serta Hari Listrik Nasional (HLN) yang ke 72. Berbeda dengan acara sebelumnya, kali ini bright PLN Batam akan memperlihatkan cara kerja Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang sudah diterapkan beberapa kota besar di Indonesia.

Pihaknya memperkenalkan SPLU yang sebenarnya cara kerjanya sama dengan SPBU BBM, karena keberadaannya belum diketahui secara umum oleh masyarakat Kota Batam. Padahal teknologi yang telah diterapkan negara-negara maju ini ramah lingkungan dan sangat murah jika dibandingkan dengan bahan bakar minyak (BBM).

“Perbedaannya sangat jauh. Kendaraan yang menggunakan listrik, hanya mengeluarkan Rp 27 per kilometernya, sedangkan BBM mencapai Rp 131 per kilometernya,” ungkap Bukti.

Karena banyak manfaatnya, teknologi kendaraan masa depan akan beralih ke mesin listrik. “Bila dibutuhkan, masyarakat banyak yang sudah menggunakan kendaraan listrik, bright PLN Batam bisa kapan saja mewujudkan SPLU di Kota Batam,” kata Bukti.

Selain SPLU, dalam pameran itu, bright PLN Batam juga akan menyampaikan manfaat menggunakan kompor listrik induksi. “Kompor ini sangat hemat bila dibandingkan dengan kompor gas,” ungkapnya.

Bagi yang ingin pasang listrik gratis dan informasi lebih jauh tentang SPLU dan kompor listrik induksi, masyarakat bisa datang langsung ke Pameran kelistrikan (PLN Fair) bright PLN Batam. bright PLN Batam juga akan memberikan apresiasi kepada pelanggan yang membayar listrik tepat waktu dibawah tanggal 5 tiap bulannya pada acara tersebut.

Selain memperkenalkan program dan produk terbaru bright PLN Batam,pengunjung juga bisa melihat berbagai karya foto kelistrikan dari bright PLN Batam dan para pewarta foto. “Tak sekedar melihat, pengunjung juga bisa mengikuti lomba foto on the spot dan mengikuti kuis berhadiah menarik dari PLN Batam,” tutupnya. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Sebanyak 33.250 seragam sekolah gratis siap dibagikan kepada siswa SD dan SMP se-Kabupaten Bintan. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa pembagian seragam secara cuma-cuma tersebut memang telah direncanakan jauh sebelum dirinya diamanahkan oleh masyarakat Kabupaten Bintan sebagai Bupati Bintan. Program ini dimaksudkan selain untuk meringankan beban orangtua dan wali murid, juga dimaksudkan untuk memberi motivasi bagi siswa-siswi sekolah tingkat SD dan SMP agar terus bersemangat dalam memasuki sekolah di tingkat yang baru.

” Pembiayaan seragam ini murni berasal dari APBD Kabupaten Bintan Tahun 2017 berkisar 5 Miliar Rupiah. Semoga Program ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan bisa dijadikan motivasi untuk terus berprestasi ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir yang ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Bandar Seri Bentan, Jumat, 20 Oktober 2017 pagi mengatakan bahwa total seragam gratis berkisar 33.250 seragam sekolah yang dibagikan secara cuma-cuma untuk dibagikan seluruhnya kepada 6.650 siswa SD dan SMP se Kabupaten Bintan, yang meliputi Baju Batik, Baju Pramuka, Baju Olahraga, Baju Kurung, Baju OSIS , Topi, Dasi, Tas Sekolah , dan juga Sepatu lengkap dengan kaos kakinya.

” Terhitung hari ini sudah mulai kita bagikan secara bertahap, dan insyaallah rencananya hari Senin, 23 Oktober 2017, Bupati Bintan berencana akan mengunjungi siswa/i sekolah yang sekaligus menyerahkan/membagikannya secara langsung” tutupnya. (bobi/humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan memastikan bahwa sekitar 6.650 Siswa/i Tahun Ajaran Baru 2017/2018 akan segera menerima Seragam Sekolah secara Gratis.

Hal tersebut dikatakan Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos di Ruang Kerja Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Jum’at pagi (6/10).

Menurutnya, Program Masuk Sekolah Gratis ini merupakan Program yang sudah lama dipikirkannya dalam usaha meringankan beban masyarakat. Dirinya juga berharap agar bantuan Seragam Sekolah Gratis ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, ada 2 sektor penting yang menjadi fokus dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan saat ini, dalam usaha membantu dan meringankan beban masyarakat sekaligus memajukan daerah. 2 sektor tersebut adalah sektor pendidikan dan sektor kesehatan.

” kita telah fikirkan bahwa syarat mutlak dan kunci bagi kemajuan bangsa dan daerah adalah Sektor Pendidikan dan Kesehatan. Maka tidak ada cara lain, kita fokus untuk membuat program Pendidikan dan Kesehatan yang tentunya akan meringankan beban masyarakat sekaligus memajukan daerah ” ujarnya.

Ditambahkannya juga, bahwa Program Masuk Sekolah Gratis merupakan salah satu Program terobosan yang dipikirkannya guna meringankan beban masyarakat sejak mula dirinya dilantik. Hal ini dikarenakan, dirinya melihat fenomena ketika masyarakat akan memasukkan anak ke bangku sekolah namun harus menemui kendala dengan besarnya biaya seragam dan peralatan sekolah lainnya.

” Kita membayangkan ketika anak akan masuk sekolah, besarnya biaya seragam Baju Sekolah, Peralatan Sekolah seperti Sepatu, Tas Sekolah, dan lain sebagainya. Dengan Program ini mudah-mudahan bisa meringankan beban orang tua murid. Kedepannya kita juga sedang memikirkan beberapa rancangan program pendidikan lagi guna membantu masyarakat ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, M.Pd mengatakan bahwa sebanyak 6.650 siswa-siswi tersebut rencananya pekan depan minggu ke tiga bulan Oktober, sekitar tanggal 20-an, akan kita bagikan seragam Sekolah berupa Baju Batik, Baju Pramuka, Baju Olahraga, Baju Kurung, Topi, Dasi, Tas Sekolah dan juga Sepatu lengkap dengan kaos kakinya. Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan akan membagikan perlengkapan tersebut kepada 6.650 siswa-siswi yang berasal dari murid Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kabupaten Bintan. Sedangkan untuk siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) merupakan wewenang Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

” Guna kesuksesan Program Masuk Sekolah Gratis ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan telah mengeluarkan anggaran berkisar 5 Miliar Rupiah dari APBD 2017 ” tutupnya. (bobi/humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID,  Jakarta – PT PLN (Persero) akan memberikan pulsa listrik gratis untuk masyarakat‎ yang mengunduh aplikasi resmi PLN pada telepon pintar (smartphone). Program ini dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional.

Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka mengungkapkan, pembagian pulsa listrik merupakan bentuk nilai tambah PLN bagi pelanggan. “Kami buat promo khusus di Hari Pelanggan, Kami adakan kegiatan bagi pulsa,” jelas dia saat berbincang dengan Liputan6.com, di Jakarta, Selasa (5/9/2017).

Image result for Ingin Pulsa Listrik Gratis, Ini Caranya

Menurut Made, pembagian pulsa listrik gratis dilakukan dalam acara hari bebas kendaraan atau car free day di Jakarta, pada Minggu 10 September nanti. Pulsa listrik dibagikan kepada masyarakat yang memasang aplikasi PLN mobile pada smartphone.‎

Namun ketika ditanya mekanisme pembagian pulsa dan besaran pulsa y‎ang akan diberikan ke masyarakat, Made belum bisa menyebutkan. “Belum ditetapkan, itu dibagikan khusus di acara car free day,” terang Made.

Untuk diketahui, PLN memiliki aplikasi berbasis Android, yakni PLN Mobile, yang dapat digunakan pelanggan PLN untuk melakukan transaksi, seperti cek tagihan dan riwayat token, permohonan pasang baru, perubahan daya, penyambungan sementara, cek status pengaduan dan permohonan dan informasi tarif listrik terkini.

Selain itu, dalam PLN Mobile juga terdapat berita terkini mengenai PLN, info pemeliharaan listrik, dan telepon Contact Center PLN 123 gratis dengan Voice over Internet Protocol (VoIP). (***)