Hadiri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun menekankan pentingnya pembangunan karakter pemuda. Terutama pemahaman tentang keagamaan yang jika sejak dini terus dipupuk dengan baik dan benar maka bekal untuk berjalan menghadapi tantangan masa depan akan terasa mudah.

“Indonesia akan tangguh jika para pemudanya memiliki dasar dan pondasi yang tangguh yakni dasar iman dan takwa,” kata Nurdin saat menghadiri penutupan kirab santri dan lomba keterampilan agama (Lokerta) dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional di Pesantren Baitul Mukhlasin Lingga dan MDA Al-Furqan, Desa Musai, Kabupaten Lingga, Ahad, 28 Oktober 2018 petang.

Nurdin menambahkan bahwa, bukan tidak mungkin untuk menjadikan Kepri sebagai peradaban islami dan qurani, apalagi menurutnya jika terus dibina dan dikembangkan terutama membimbing anak-anak di jalan keagamaan.

“Jadi kita orang bicara agama jawabannya Kepri, jika bicara Al-Quran jawabannya Kepri, kita ingin Kepri punya keberkahan yang membanggakan itu,” tambah Nurdin.

Dengan terus tumbuhnya santri-santri muda tersebut, menurut Nurdin akan menjadi bekal berharga bagi daerah, keberkahan tadi akan terus mengalir ibarat air.

“Jika bangsa itu beriman dan bertaqwa, insyaAllah ibarat perumpamaan “sagu bisa menjadi emas” maka Allah akan berikan keberkahan yang tak terhingga yang tak terduga,” lanjut Nurdin lagi.

Nurdin juga meminta kepada para orang tua untuk tidak ragu memasukan anak-anak mereka belajar ke pesantren. Karena hal ini senada dengan tema “satukan hati, satu gerakan membangun generasi yang qurani, tangguh dan mandiri.”

“Jangan sedih melihat anak-anak kita susah di awal, biarlah mereka dari sekarang berjuang karna dimasa depan akan terasa manfaatnya, lebih sedih lagi jika mereka tidak dididik sejak dini, malah kita yang susah jika harus melihat mereka dimasa depan menjadi generasi yang buruk,” ujar Nurdin.

Pada kesempatan tersebut juga Nurdin melakukan peninjauan terhadap pesantren. Bersama Kadis Pendidikan M Dali yang hadir Nurdin memerintahkan untuk dapat membantu pengadaan tambahan kelas/ruangan bagi kegiatan belajar dan mengajar para santri.

“Diusahakan tamabahan tiga lokal baru untuk menambah ruangan bagi para santi,” pesan Nurdin.

Sebelumnya, Nurdin terlebih dulu berkunjung ke Pulau Panuba, Lingga. Di sana Nurdin bersilaturahmi bersama masyarakat dan juga untuk ikut menghadiri acara nikah masal yang diselenggarakan. Terdapat 4 pasangan yang hari itu resmi dinikahkan dan menjadi raja sehari.

“Kedatangan kita tentu menjadikan ladang pahala yang mana ikut mendoakan saudara kita yang sedang berbahagia hari ini, doa inilah yang menjadikan kita erat dalam lingkup bersosialisasi,” kata Nurdin.

Secara khsusus, Nurdin mengajak semua masyarakat untuk senantiasa menjaga keberadaan alam di Kepri. Dengan ciri Kepulauan bukan hal yang baru bagi Kepri yang kaya akan kewisataan laut dan pantai yang harus terus dijaga serta dikembangkan.

“Buat mata masyarakat luar tertuju ke kita yang memiliki potensi melimpah dibidang kelautan, karna ini adalah sumber kehidupan,” pesan Nurdin.

Sumber kehidupan tersebut dilanjutkan Nurdin tidak hanya memanfaatkan hasil tangkap laut yang mana peran nelayan sangat besar dalam mencukupi kebutuhan pangan. Namun jika laut dikelola dengan baik dan bener tentu manfaat lain juga dapat dirasakan.

“Wisatawan semakin banyak, biota laut terjaga dan menjadi daya tarik, serta muncul ide-ide kreatif yang dapat meningkatan pendapatan daerah,” lanjut Nurdin.

Kemanan juga menjadi hal yang penting dilakukan, menurut Nurdin bahwa dengan aman dan nyamanya daerah tentu akan semakin menegaskan keunggulan daerah tersebut.

“Kita punya cap daerah maritim, di laut justru kita jaya dan didarat kita tetap kuat, mari bersama jaga keberkahan yang telah Allah berikan bagi kita untuk Kepri semakin maju,” tambah Nurdin lagi.

Apalagi saat itu bertepatan dengan peringatan hari sumpah pemuda ke-90, Nurdin mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama saling bahu membahu mewujudkan suksesnya pembangunan dengan semangat dan jiwa sumpah pemuda.

“Dengan semangat sumpah pemuda mari kita bersama-sama satukan hati dan tekad untuk menjaga aset bangsa kita ini,” tutup Nurdin.

Sebelum meninggalkan lokasi acara Gubernur ikut berbaur dengan masyarakat dan ikut berjoget Dangkonh, Nurdin juga menyumbangkan suaranya dengan menyanyikan tembang lagu P Ramle untuk para pengantin.

Dalam kunjungan Nurdin ke Lingga turut hadir Anggota DPRD Provinsi Kepri Syarifah Elvizana, Wakil Bupati Lingga M Nizar, Kepala Dinas Pendidikan M Dali dan Kepala Biro Humprohub Nilwan. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun yakin dengan kebersamaan yang terus terjalin diantara semua pihak terkait, dan saling bahu membahu maka pembangunan di Kepulauan Riau akan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Yang paling penting adalah berjalan sesuai koridor hukum dan aturan yang berlaku,” ujar Nurdin saat menghadiri acara bhakti sosial operasi katarak gratis dan peresmian lapangan tenis Adhyaksa Sakti dan Mess Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Kepri oleh Jaksa Agung RI di Kantor Kejati, Senggarang, Tanjungpinang, Sabtu, 22 September 2018.

Gubernur sendiri hadir bersama Wakil Gubernur H Isdianto, Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, Bupati Bintan Apri Sujadi, Bupati Karimun Aunur Rafiq, Bupati Anambas Abdul Harris, Bupati Natuna Hamid Rizal dan Wakil Bupati Lingga M Nizar.

Nurdin melanjutkan, kehadiran Kejaksaan dengan TP4D nya sangat tepat yang mana dalam pelaksanaan roda pemerintahan dan penyerapan anggaran dapat berjalan tertata dan lancar.

“Karna ada pengawasan hukum dengan kehadiran TP4D dari kejaksaan,” lanjut Nurdin.

Kedatangan Jaksa Agung RI sendiri menurut Nurdin, disambut suka cita karna bertepatan pula dengan perayaan hari jadi Kepri ke-16. Nurdin berharap kedatangan Jaksa Agung membawa keberkahan bagi masyarakat di Kepri.

“Bantu kami, tuntun kami sehingga langkah ini benar dan tepat sesuai kaidah aturan hukum untuk membangun kesejahteraan masyarakat,” tutup Nurdin.

Sementara itu, Jaksa Agung RI HM Prasetyo dalam sambutannya mengajak semua pihak baik stakeholder didaerah, semua elemen masyarakat juga para pengusaha untuk bersatu ditengah keberagaman. Keberagaman tersebut harus dikemas dengan baik yang nanti bersama-sama membangun bangsa dan negara menuju kejayaan untuk kesejahteraan.

“Apalagi Kepri memiliki potensi besar yang harus terus dikembangkan dengan tujuan satu yakni kesejahteraan masyarakat,” ujar Prasetyo.

Terkait dengan TP4D, kata Prasetyo secara langsung sangat berkontribusi positif untuk keberhasilan pembangunan di daerah.

Kemudian terkait penyelenggaraan bhakti sosial sendiri menurut Prasetyo sangat baik untuk digelar. Karena semua pihak harus ikut andil dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan terbebas dari penyakit.

“Karna kesehatan merupakan insturmen penting dalam kehidupan,” lanjut Prasetyo.

Kemudian, Kajati Kepri Asri Agung Putra dalam laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan bhakti sosial merupakan momen yang membanggakan karna bertepatan dengan perayaan hari jadi Provinsi Kepri ke-16.

“Kegiatan ini merupakan upaya mewujudkan masyarakat Kepri yang sehat sejahtera serta maju sejajar dengan Provinsi lainnya di Indonesia,” ujar Asri.

Adapun dari data yang disampaikan Asri, hingga hari ini telah terdaftar jumlah pasien yang mengikuti operasi gratis ini adalah sebanyak 220 orang. Dengan rincian Tanjungpinang sebanyak 65 orang, Batam sebanyak 32 orang, Bintan sebanyak 56 orang, Karimun sebanyak 14 orang, Lingga sebanyak 13 orang, Anamabas sebanyak 13 orang dan Natuna sebanyak 3 orang.

Kemudian terkait peresmian lapangan tenis dan mess, Asri mengatakan bahwa keduanya merupakan hibah dari Pemerintah Provinsi Kepri yang mana bertujuan untuk meningkatkan kesehatan maupun prestasi dibidang olah raga, untuk itu Asri meminta kesediaan

“Juga yang terpenting adalah untuk menjalin silaturahmi diantara kita,” lanjut Asri.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian lapangan tenis dan mess Adhyaksa yang ditandai dengan penandatanganan prasati secara simbolis oleh Jaksa Agung RI HM Prasetyo.

Sebelumnya, Gubernur bersama Wakil Gubernur dan Sekda beserta Istri menjemput langsung kedatangan Jaksa Agung RI HM Prasetyo di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Tanjungpinang yang datang dengan menggunakan pesawat Garuda pada pukul 12.30 wib.

Disana Jaksa Agung disambut secara adat melayu dengan tepuk tepung tawar yang dipimpin oleh Ketua LAM Kepri Abdul Razak beserta jajaran. Tampak pula hadir pada penyambutan tersebut Kajati Kepri Asri Agung Putra, Danrem 033/WP Brigjen TNi Gabriel Lema, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama R Eko Suyatno dan Danlanud RHF Kolonel Pnb. M Dadan Gunawan beserta tamu undangan lainnya.

Tinjau Operasi Katarak

Gubernur Nurdin mendampingi Jaksa Agung RI HM Prasetyo beserta rombongan lainnya melanjutkan kunjungan ke RSUD Provinsi Raja Ahmad Thabib, Tanjungpinang untuk meninjau pelaksanaan operasi katarak.

Menurut Nurdin pelaksanaan bhakti sosial ini sangat baik dalam membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Terutama bagi masyarakat untuk kesembuhan penyakitnya,” ujar Nurdin.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah yang lebih dulu mengunjungi RSUD Raja Ahmad Thabib pun

menyambut baik setiap program-program bhakti sosial yang dilaksanakan.

“Semua tujuannya kembali untuk kebaikan masyarakat,” ujar Arif.

Dalam kunjungannya ke RSUD, Nurdin langsung ikut masuk keruang operasi dan melihat proses operasi secara langsung, disana salah satu pasien yang telah dibius hingga dua kali, namun keadaan matanya masih aktif berkedip, hingga Nurdin ikut memegang pasien dan membacakan sedikit doa barulah di bius yang ketiga kalinya lalu mata pasien tersebut sudah terkontrol dan bisa untuk melanjutkan operasi. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pati – Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos turut sukseskan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Candi Tahun 2018 Dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2019 dengan mengusung tema “Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Intansi Terkait Dalam Rangka Mewujudkan Kamdari Yang Kondusif Di Wilayah Kabupaten Pati” guna mensukseskan pelaksanaan pemilu 2019 di wilayah hukum Polres Pati,berlangsung di Alun alun Simpang Lima Pati pada hari Rabu, 19 September 2018  yang di mulai pukul 07.30 hingga selesai .

Istimewa

Apel tersebut dipimpin oleh Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, SIK. MSi sekaligus bertindak sebagai Inspektur Apel dengan dibantu oleh AKP Sugino SH Kasat Sabhara Polres Pati yang di tunjuk sebagai Komandan Apel yang di dampingi Kompol Supriyanto, SH, MH Kabag Ops Polres Pati Yang bertindak sebagai Perwira Apel.

Dalam kegiatan apel tersebut dihadiri oleh ,Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, SIK. MSi, Dandim 0718/Pati, Bupati Pati H.HaryantoSH,MM,MSi , Wakil Bupati Pati H. Saiful Arifin , Jajaran OPD Kabupaten Pati, Dansub Brimob Polres Pati, Dansub Denpom Pati, Kepala Satpol PP Pati, Muspika Se Kabupaten Pati, Pimpinan Parpol Se-kabupaten Pati, Pasukan upacara dari Koramil, Bahbinakmtibmas Polsek, Sub Denpom Pati, Sat Brimob Polres Pati, Dalmas Sabara Polres Pati, Satlantas Polres Pati, Staf Polres Pati, Gabungan Sabara Polsek, Bhabin Polsek dan Provos Polres Pati, Reskrim dan Narkoba Polres Pati, IPP dan Reskrim Polsek, Satpol PP, Limas Pati .

Dalam sambutannya inspektur apel bacakan Amanat Kapolri (Kepala Kepolisian Republik Indonesia) dalam apel gelar pasukan Oprasi Mantap Brata 2018 dalam rangka pengamanan Pemilu 2019 .

Istimewa

“Marilah kita mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita dapat hadir dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata 2018 dalam rangka pengamanan Pemilu tahun 2019 ,Apel Gelar Pasukan ini diselenggarakan di seluruh jajaran dengan tujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan.

“Dengan demikian Pemilu tahun 2019 akan dapat terselenggara dengan aman, lancar, dan damai,Para peserta Apel Gelar Pasukan yang saya hormati, Pemolisian di era demokrasi bertumpu pada upaya untuk
meraih kepercayaan publik selaku pemegang kekuasaan
tertinggi negara.

Hal tersebut diwujudkan antara lain dengan penegakan supremasi hukum, penghormatan terhadap nilai-nilai HAM, dan peningkatan kualitas pelayanan publik,Selain itu, pemolisian di era demokrasi juga diwujudkan dengan adanya jaminan keamanan dalam penyelenggaraan berbagai agenda demokrasi, seperti penyampaian pendapat di muka umum, kernerdekaan berserikat dan berkumpul, serta jaminan keamanan dalam penyelenggaraan pemilihan langsung oleh publik guna memilih Kepala Daerah, Anggota Legislatif serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Rl.

Pemilihan Umum dapat dikatakan sebagai penanda utama demokrasi (the hallmark of democracy), karena masyarakat diajak untuk ikut serta menentukan pemimpinnya pada periode mendatang,Dalam kaitan tersebut, bangsa Indonesia akan kembali menyelenggarakan pesta demokrasi Pemilu tahun 2019 yang tahapannya tengah berlangsung saat ini Pemilu tahun 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas, karena untuk pertama kalinya Pileg dan Pilpres akan dilaksanakan secara serentak dengan ambang batas parlemen/parliamentary threshold sebesar 4%.

Kondisi ini akan menuntut pada adanya upaya maksimal dari masing – masing partai politik dalam berkompetisi secara ketat untuk meraih suara sebanyak – banyaknya, Tidak hanya untuk memenangkan Pileg dan Pilpres, namun juga agar bisa tetap bertahan/survivee
Dalam kacanata karmtibmas, peningkatan intensitas kegiatan politik ini tentunya dapat memunculkan potensi kerawanan di bidang keamanan, di antaranya yang cukup menjadi perhatian bagi Polri adalah pemanfaatan politik identitas, penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa, serta penyebaran hoax dan hate speech, yang berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah -tengah kehidupan bermasyarakat.

Untuk itu Polri dibantu dengan unsur TNI dan stakeholders terkait lainnya akan menggelar operasi kepolisian terpusat
dengan sandi Mantap Brata 2018, yang dilaksanakan selama 397 hari, terhitung mulai tanggal 20 September 2018 sampai
dengan 21 Oktober 2019, di seluruh wilayah Indonesia dengan melibatkan 272.886 personel Polri.

Operasi ini diselenggarakan dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, yang didukung kegiatan intelijen, penegakan hukum, kuratif, dan rehabilitasi melalui penggelaran fungsi-fungsi kepolisian dalam bentuk Satuan Tugas Tingkat Pusat, Tingkat Daerah, dan Tingkat Polres, Dalam kesempatan ini, selaku Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, kembali saya tekankan bahwa Polri berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menjamin penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 agar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan damai.

Berbagai potensi kerawanan telah dipetakan untuk dilakukan upaya penanganan secara profesional dan
berkelanjutan, Selain itu, keberhasilan Polri, TNI, dan seluruh elemen dalam pengamanan Pemilu tahun 2014, serta Pilkada Serentak tahun 2015, 2017, dan 2018, menjadi salah satu referensi penting dalam pengamanan Pemilu tahun 2019.

Saya akan menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan Perkuat soliditas dan sinergisitas TNI dan Polri guna mewujudkan Pemilu yang aman, lancar, dan damai, Jaga netralitas Polri dan TNI, serta hindari tindakan yang dapat mencederai netralitas TNI dan Polri dalam penyelenggaraan setiap tahapan Pemilu, Kedepankan langkah proaktif dengan mengoptimalkan deteksi dini guna mengetahui dinamika yang berkembang
untuk selanjutnya dilaksanakan upaya pencegahan dan penanganan secara dini.

Dorong seluruh elemen KPU, Bawaslu, Caleg, Parpol dan masa pendukungnya, Pemda, media, tokoh masyarakat, serta pengawas Pemilu independen untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diemban sesuai dengan
peraturan yang berlaku ,Gelorakan deklarasi Pemilu damai di masing-masing wilayah dengan mengikutsertakan elemen-elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu .

Susun rencana pengamanan secara detail dan laksanakan latihan pada setiap tahapan pengamanan, termasuk dalam
menghadapi situasi kontinjensi ,Lakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional, baik terhadap dugaan tindak pidana Pemilu yang diselenggarakan melalui Sentra Gakkumdu, maupun
potensi pelanggaran hukum lainnya, guna menjamin stabilitas kamtibmas yang kondusif,”tegasnya.(narto pendim Pati)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Dalam rangka memeriahkan pergantian Tahun Baru Islam 1440 H / 2018 M, Santriwan dan Santriwati Taman Pendidikan Al-qur’an (TPQ) di Kabupaten Natuna, menghadiri acara Tabliq Akbar yang diselenggarakan di Masjid Al-Jamik Kelurahan Ranai Kota, Ahad, 16 September 2018.

Menurut Ketua BMG-TPQ Kabupaten Natuna Dedi Maryanto sekaligus sebagai Ketua Panitia acara Tabliq Akbar menyampaikan, Tabliq Akbar tersebut, pertama kali diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Guru (BMG-TPQ) Kabupaten Natuna.

Acara ini bertujuan agar anak -anak lebih mengenal apa itu tahun Islam. Sebab kata Dedi, tidak sedikit orang islam sendiri yang tidak tau kapan itu datangnya tahun baru islam. Inilah pentingnya kita selalu memperingati sejarah tahun baru islam, papar Dedi.

Sambung dedi, bahwa makmur suatu negeri sebab banyaknya masyarakatnya yang bersyukur, Menegakkan Sholat dan Membaca Al-quran.

“Jadi dua miliar, atau dua triliun pun uang yang digelontorkan oleh pemerintah untuk hal-hal yang bersifat duniawi, belum tentu dapat merubah nasib bangsa ini. Namun, kalau doa- doa anak-anak Sholeh dan Sholeha Insya’Allah akan dapat menembus langit dan bumi ini. Oleh sebab itu marilah kita semua menjaga anak-anak, antarkalah mereka dalam menuntut ilmu seperti menulis dan membaca Al-quran di TPQ terdekat di sekitar kita,”pesan Dedi.

Acara tersebut juga disisi oleh Ustad H. Tirta Yasa, S. Ag. Turut hadir Kepala Kemenag Kabupaten Natuna Drs. Ahmad Husaen, Ketua DPRD Natuna Yusri Pandi, Ketua BMG-TPQ Kabupaten Natuna Dedi Maryanto, S. Pd.I, Wakil Ketua H. Sholat, S. Ag, Ketua BMG Kecamatan Bunguran Selatan, Agustri, Kepala serta Ustad dan Ustadzah TPQ Se- Natuna dan Ribuan Santri TPQ.

Pantauan media ini dilapangan lokasi acara berlangsung di Masjid Al-jami’ Ranai, sangat disayangkan sebab dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna ataupun perwakilan tidak nampak hadir pada acara tersebut, meskipun pihak panitia dari BMG menyebut sudah mengundang.

Sementara itu, Kepala Kemenag Ahmad Husaen, dalam sambutanya mengatakan, pihak Kemenag sangat memberikan apresiasi atas acara yang dimotori oleh BMG-TPQ Kabupaten Natuna.

Anak- anak santri TPQ ini, kata Ahmad Husen, adalah aset kita, aset orang tua yang harus kita jaga dan pelihara bersama.

“Inilah generasi penerus kita kedepan, yang akan meneruskan menjadi imam, yang akan jadi pengurus islam kedepan, bahkan yang menggantikan para pejabat yang ada saat ini,”ujar Ahmad Husaen.

Ustad H. Tirta Yasa, pada ceramahnya juga menyampaikan, untuk orang tua Santri yang hadir, akan ditanya dikubur apabila anak Adam sudah meninggal, tidak Malaikat menanyakan Eselon berapa? Apa jabatan, berapa Mobil dan berapa banyak hartamu, itu tidak ditanya sedikitpun oleh malaikat, selain amal ibadah yang engkau kerjakan di dunia. “terang Tirta.

Oleh sebab itu, marilah kita upaya kan anak – anak kita untuk menjadi anak-anak yang Sholeh dan solehah. Rajin sholat, pandai baca Al-Qur’an.

Kepada ibu dan bapak orang tua santri jangan sampai kita kalau untuk les bahasan Inggris, Komputer dan lainya kita berani bayar iuran Rp. 100 ribu. Terapi giliran bayar iyuran Mengaji di TPQ Rp. 20 Ribu, Bapak dan Ibu berat.

Bahkan nunggu 5 bulan, lansung suruh anak kita berhenti dari TPQ. Ilmu yang dipelajari anak di TPQ inilah nantinya yang akan membantu anak anak kita serta tuanya kelak dari ancaman api neraka.

Sebab selain amal ibadah kita, do’a anak Sholeh dan Sholehahlah yang diharapkan orang tua kalau sudah meninggal dunia aku,”terang ustad Titayasa. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, keberagaman jangan sampai menjadi penghalang bagi Kepulauan Riau untuk maju. Keberagaman harus dijadikan kekuatan dalam membangun daerah dan bangsa.

“Dengan keberagaman yang ada di Kepri, kita jadikan modal untuk membuat negeri ini semakin maju,” kata Nurdin saat menghadiri Silaturahmi Akbar Paguyuban Warga Pacitan di Lapangan PT Jeni Putra Mangsang Sei Beduk Batam, Sabtu, 15 September 2018 malam.

Tampak hadir pada silaturahmi itu anggota DPR RI H Nyat Kadir, Bupati Pacitan Indartato dan istrinya Luki Tri Baskorowati, Wakil Bupati Pacitan Yudi Sumbogo dan istrinya Ny Nonok Sumbogo, Ketua DPRD Batam Nuryanto, Ketua Paguyuban Warga Pacitan Alib Munirman dan masyarakat Batam asal Pacitan.

Nurdin berterima kasih dengan kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Pacitan di Batam. Kata Nurdin, Bupati jangan khawatir, semua warga Batam dan Kepri dalam keadaan baik, guyub dan kondusif.

“InsyaAllah kami akan selalu menjaga itu. Suatu kehormatan bagi saya dapat mengayomi warga Batam asal Pacitan,” kata Nurdin.

Nurdin mengajak awal tahun baru Islam ini, agar masyarakat menjadikannya sebagai landasan dalam memacu semuanya untuk berubah ke arah yang lebih baik lagi. Kebersamaan harus dipererat, meskipun berbeda beda suku dan agama.

Bupati Pacitan, Indartato mengatakan dia bangga dan terimakasih pada Gubernur Nurdin Basirun yang mengayomi dan sudi hadir di acara warga Batam asal Pacitan. Dia tak menyangka kalau perhatian dari Gubernur begitu besar pada warga asal Pacitan.

“Meskipun Kabupaten Pacitan tidak memberikan bantuan dan sumbangan dalam acara ini, kami bahagia tetap diundang dan dihargai. Terimakasih Pak Nurdin,” kata Bupati.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun dan Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budho Revianto mengajak masyarakat menyambut tahun baru Islam dengan terus memperbaiki diri menjadi semakin baik. Bersama-sama mewujudkan prestasi untuk kebanggaan negeri. Juga membuat negeri ini semakin nyaman dan damai.

“Perbaikan dalam diri tersebut dituangkan dalam torehan prestasi apapun peran yang kita dapatkan,” ujar Nurdin dalam acara Tabligh Akbar Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H di halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin, 10 September 2018 malam.

Tabligh Akbar dengan penceramah Syeikh Al Jaber dipadati masyarakat Kepri.

Selain Gubernur dan Kapolda, hadir juga Kajati Kepri Asri Agung Putra, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama R Eko Suyatno, Wakil Gubernur H Isdianto, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Wakil Ketua DPRD Kepri Husnizar Hood, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Penasihat TP PKK Kepri Hj Noor Lizah Nurdin, Danlanud RHF Kolonel Pnb M Dadan Gunawan, Ketua BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Wali Kota Tanjungpinang Terpilih H Syahrul beserta tamu undangan lainnya.

Nurdin menyebutkan, bahwa semua elemen memiliki peran dalam pembangunan. Untuk itu, selain meningkatkan prestasi di bidangnya masing-masing, menjaga persatuan juga wajib bagi seluruh masyarakat dalam lingkup NKRI.

“TNI-Polri bersama masyarakat kuat dan tak terkalahkan, ini harus terus kita pertahankan,” kata Nurdin.

Hal ini sejalan dengan tema yang diambil yakni “Hijrah sebagai momentum prestasi, persatuan dan persaudaraan dalam mewujudkan Indonesia damai”. Nurdin yakin kebersamaan yang terus dipupuk saat ini menjadi kunci suksesnya bangsa, menjaga dan mengharumkan namanya.

Kepada Seluruh masyarakat yang hadir Nurdin menghimbau untuk dapat menyerap dengan sungguh-sungguh ceramah yang disampaikan.

“Semoga dari ceramah yang didapat menjadikan tambahan bekal untuk menjalankan kehidupan kita ke depan lebih baik lagi,” tutup Nurdin.

Sementara Itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto mengatakan bahwa perayaan tahun baru Islam ini layaknya dijadikan patokan untuk berkomitmen dalam memperbaiki diri. Apalagi di tengah dinamika lingkungan persatuan harus terus dijaga dengan baik demi persatuan NKRI.

“Mari kita bersama mewujudkan Indonesia yang damai,” kata Andap.

Dalam kesempatan ini Irjen Andap juga mengenalkan dirinya secara pribadi yang mana sejak satu bulan yang lalu dirinya diberi amanah untuk menjabat sebagai Kapolda Kepri yang baru.

“Saya mohon dukungan dan kerjasama semua pihak dalam menjalankan tugas di Kepri,” kata Andap.

Dalam ceramahnya, Syeikh Ali membahas tentang kedamaian NKRI. Hal tersebut merupakan nikmat aman yang diberikan Allah SWT. Nikmat aman tersebut harus terus dijaga dan dipertahankan agar Allah senantiasa meridhoi.

“Peringatan tahun baru Islam diharapkan menjadikan refleksi bagi kita untuk dapat menjadi lebih baik lagi, Terutama dalam menjaga kedamaian dan keutuhan NKRI, itu merupakan tugas bersama seluruh masyarakat, ayo kita jaga nikmat yang Allah berikan itu,” kata Syeikh Ali.

Begitupun dengan kehidupan sehari-hari, Syeik Ali mengajak seluruh masyarakat yang hadir untuk terus memperbaiki diri terutama hal-hal yang kecil.

“Dimulai dari hal yang kecil terlebih dahulu, perlahan kita perbaiki agar kedepan semakin baik,” lanjut Syeikh Ali. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pati – Bertempat di Muria Ballroom ( Lantai 10 ) The Safin Hotel Jl. Diponegoro No. 229 Dandim Pati menghadiri pelaksanakan ” FOCUS GRUP ” Dengan tema : TNI/POLRI, KPU, BAWASLU, bersama para pimpinan Parpol, tokoh agama dan masyarakat untuk menyongsong pemilu 2019.

Selain itu, mempererat kerukunan umat beragama demi kokohnya NKRI. Acara tersebut dihadiri kurang lebih 250 orang.

Kapolres Pati, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati S.Ik. M.Si mengajak semua pihak untuk bersyukur kehadirat Alloh SWT.

“Mudah-mudahan niat baik kita dijadikan amal sholeh,” ungkap Uri Hartanto, Kamis, 29 Agustus 2018.

Ia berharap, dalam diskusi kali ini agar dalam pelaksanaan pemilu 2019 bisa berjalan lancar, sukses, aman dan damai. Perbedaan Agama, Ras, Suku dan golongan bukan sebagai  penghalang untuk bersatu menentukan nasib bangsa dan negara, melalui pemilu di Tahun 2019.

“Negara yang kita bangun tidak serta merta, ada air mata dan darah para pendiri Negara yang di korbankan secara ikhlas tanpa mengharapkan imbalan apapun,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, sebagai penerus perjuangan para pendahulu negeri ini, bersepakat mendirikan Negara yang berdasarkan Pancasila adalah kesepakatan dari perbedaan untuk menuju persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Bahwa, Rumah yang bernama Indonesia adalah satu kesatuan dari keaneka ragaman Agama, Budaya, dan keyakinan yang wajib dikelola dengan baik, sehingga perbedaan itu tidak menimbulkan Konflik.

“Kami TNI/Polri tidak akan membiarkan hal itu terjadi,” tandasnya.

Di tahun 2019 rakyat Indonesia terutama rakyat Kabupaten Pati akan menghadapi pesta demokrasi tentunya akan terjadi dinamika politik yang meningkat tetapi tidak perlu dicederai dengan cara-cara yang tidak beradab.

“Mari kita jaga wilayah Kabupaten  Pati tetap aman dan kondusif,” ajak Kapolres.

Sambutan Bupati Pati yang diwakili oleh Asisten I Setda Pati Bapak  Aji Sudarmaji  mengatakan Pesta demokrasi yang akan diselenggarakan pada 2019, merupakan proses demokrasi tertinggi di Negara ini.(narto)

Sumber:  Pendim 0718/Pati)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pengukuhan pengurus paguyuban warga Pekalongan Batam (PWPB) Periode 2018-2022 bertempat di Ballroom Golden Prawn Bengkong Batam Ahad, 12 Agustus 2018.

Hadir Pada kesempatan itu, Ki Lurah Punggowo, DR HM Soerya Respationo, SH, Ki Carik Punggowo Ir Sulistyana MT, Ketua DPRD Batam Nuryanto, Anggota DPRD Batam, Budi Mardianto, Ketua PWPB, Agus Supriadi dan undangan lainnya.

Agus supriadi selaku Ketua paguyuban PWPB Batam Mengatakan Bahwa pengukuhan kali ini, sekaligus kita laksanakan halal bi halal warga Pekalongan yang ada di Batam. Jadi tidak hanya pengukuhan saja tetapi kita gelar halal bi halal dan silaturahmi,”kata Agus Ahad, 12 Agustus 2018 di Golden Prawn.

Agus menyebut, dimana sebagai pengurus yang baru dilantik ini, akan terus melakukan kegiatan yang positif ke masyarakat salah satunya program sosial Masyarakat itu sangat penting. Sebab warga pekalongan ini jumlahnya cukup banyak di Batam.

” Selain itu, dukungan bentuk support kita ke pemerintah akan selalu ada demi terjalin hubungan yang baik dengan pemerintah, kita akan dukung program pemerintah. Kehadiran kami sebagai pengurus baru, iya pastinya mendukunglah apa saja program Pemerintah kota Batam,”sebutnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Wahudi,S.Pd menambahkan, saya selaku Panitia berterima kasih kepada semua warga Pekalongan yang ada di Batam telah hadir di acara pengukuhan.

Dia berharap, agar kedepan tetap saling kompak dan bersatu untuk memajukan paguyuban yang sudah dibentuk, Tanpa dukungan semua maka paguyuban tidak akan berjalan dengan baik, tutupnya.(kmg)

Gubernur Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2018

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan peringatan Harganas merupakan perwujudan kepedulian dan perhatian Pemerintah serta semua pihak untuk membangun karakter, mewujudkan kesejahteraan dan pembangunan Negeri.

Keluarga merupakan yang paling utama dalam nilai luhur dan pengembangan SDM berkualitas.

“Dalam kekeluargaan kita harus bisa berintraktif yang positif, di dalam rumah mau pun di luar rumah.

Keluarga akan terbentuk menjadi bahagia dan sejahtera serta menjadi tangguh dan mandiri,” ujar Nurdin saat menghadiri acara peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2018, Hari Keluarga Nasional XXV serta Bhakti Sosial TNI KBKES Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018 di Antam Relief Kijang, Kabupaten Bintan, Senin, 16 Juli 2018.

Gubernur yang hadir bersama Istri Hj Noorlizah Nurdin Basirun, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah beserta Istri Hj Rismarini Arif Fadillah, Bupati Bintan Apri Sujadi beserta Istri Debby Apri Sujadi, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI R Eko Suyatno, Pj. Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Kepala OPD Provinsi dan Kabupaten/Kota beserta tamu undangan lainnya.

Menurut Nurdin untuk menjadi keluarga yang mandiri dan tangguh bisa melalui Keluarga berkumpul, Keluarga berinteraksi, Keluarga berdaya, Keluarga Peduli sesama dan keluarga peduli lingkungan.

Selain itu, Nurdin juga mengatakan peringatan acara tersebut yang mengusus Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional dan juga KBKES merupakan upaya mengakhiri Kekerasan pada anak, untuk mewujudkan generasi dan Keluarga Sejahtera di Kepri.

“Kegiatan ini tidak hanya sebatas rutinitas dan seremonial semata namun menjadi titik tolak untuk mencapai daerah layak anak sebagai mana yang telah dicanangkan pemerintah daerah”, lanjut Nurdin.

Nurdin mengatakan, sebagai orang tua, sudah sewajarnya untuk memperhatikan apakah sudah benar-benar menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak.

“Kita tidak bisa menuntut anak kita menjadi terbaik, jika kita sendiri belum menjadi orang tua yang baik”, tutup Nurdin.

Sementara itu Sekda Arif dalam laporannya mengatakan bahwa anak merupakan generasi penerus masa depan, tunas harapan yang akan melanjutkan estafetnya pembangunan dan budi pekerti.

“Peringatan ini untuk terus berupaya meningkatkan sekaligus mengajak seluruh elemen, baik orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha dan pemerintah untuk melaksanakan kewajiban serta tanggung jawabnya”, ujar Arif.

Arif mengajak seluruh elemen baik pemerintah dan instansi terkait, maayarakat juga orang tua untuk dapat menjaga dan meningkatkan potensi yang dimiliki oleh anak-anak.

“Pemerintah juga terus berupaya untuk membangun karakter anak yang baik serta penanaman nilai-nilai kebangsaan,” lanjut Arif.

Arif juga melaporkan sejumlah rangkaian kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan sempena peringatan hari anak seperti pelaksanaan seminar tentang pencegahan pernikahan dini yang digelar pada 11 Juli lalu yang diikuti sebanyak 10p orang peserta di Bintan. Kemudian seminar tentang kesehatan reproduksi anak yang akan digelar hari ini, puncak acara serta sejumlah pemeriksaan gratis berupa cek kesehatan dan pelayanan KB gratis.

Kemudian Bupati Bintan Apri Sujadi dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih atas kepercayaan Pemprov menjadikan Bintan sebagai tuan rumah pelaksanaan agenda hari ini.

Apri menambahkan bahwa perayaan Hari Anak merupakan momentum bersama untuk mempertegas program-program untuk meningkatkan kualitas generasi muda di Kepri.

“Kelak mereka lah generasi yang membanggakan dan dapat meraih prestasi yang cemerlang untuk Kepri,” ujar Apri.

Deputi Bidang KSPK BKKBN RI Dr. M Yani mengatakan guna melahirkan generasi muda yang berkualitas baiknya dimulsi dengan perencanaan yang baik. Hidup perlu direncanakan dengan baik untuk mendapat hasil yang maksimal.

Yani melanjutkan peringatan hari anak dan hari keluarga ini diharapkan partisipasi yang aktif dari semua pihak untuk mewujudkan keluarga yang sejahtera serta lahirnya para generasi muda yang berkualitas demi masa depan bangsa yang lebih baik lagi.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan Penandatangan MoU antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten dan Kota tentang progam kegiatan perwujudan kesetaraan gender, peningkatan kualitas hidup perempuan dan perlindungan perempuan serta anak.

Juga penandatangan peresmian rumah dataku dan sekolah siaga kependudukan (ssk) dan pojok kependudukan. Penyerahan mobil perlindungan dari Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak RI kepada Kabupaten Bintan.

Sejumlah penghargaan juga diberikan, sebelum menutup acara, Gubernur seperti biasa menggelar sejumlah kuis berupa pertanyaan-pertanyaan yang berhadiah sepeda serta hadiah lainnya yang ditujukan kepada anak-anak sekolah yang hadir pada kesempatan tersebut. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Gunardi (34), sahabat Warsilah (36), yang juga tetangganya menceritakan Warsilah setiap hari selalu membeli sesuatu di warungnya.

Saat itu pula Gunardi beserta istrinya, Ade Irmawati (36) sering meledek Warsilah yang tak kunjung menikah meski umurnya sudah menduduki kepala tiga.

“Saya, istri saya dan almarhumah memang sahabat. Dari kecil kami main, beliau memang orang sini. Jadi kami tahu betul bagaimana almarhumah. Saya sering ledekin setiap hari kalau beli ke warung, ‘kapan nikah nih?’ Enggak percaya saya beliau sudah enggak ada,” kata Gunardi di Jalan Kebon Nanas Utara, Jakarta Timur, Senin, 2 Juli 2018.

Saat itu, Warsilah hanya tersipu malu. Hingga kemudian ia memutuskan untuk menikah dengan seorang pria pada 16 Agustus 2018.

“Pacaran baru sebentar, paling tiga bulan. Terus langsung mau nikah Agustus nanti,” katanya.

Segala keperluan terkait kelengkapan dokumen sedang diurus oleh keluarga Wasilah.

Ia berencana untuk menikah di kampung halamannnya di Semarang.

“Sudah diurus semua, tinggal surat pengantar RT dan RW di sini saja yang belum. Karena dia mau menikah di kampung,” kata Ade.

Sayangnya, bukan resepsi pernikahan yang dihadiri oleh keluarganya di Semarang, melainkan pemakaman wanita yang bekerja sebagai penjaga toko mainan tersebut.

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Suyatno membenarkan adanya korban jambret yang meninggal akibat terjatuh di jalan layang saat tarik-menarik di jalan layang Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

“Ya benar. Korban tewas setelah terjatuh dari flyover (jalan layang) karena tarik-tarikan ponsel dengan pelaku.

Kemudian, korban bernama Warsilah (36) mengalami luka di bagian kepala.

Ia sempat dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM). Namun saat diperjalanan, nyawanya tak tertolong. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menghadiri rapat paripurna dengan agenda pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Ranperda tentang laporan pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Tahun 2017 di ruang rapat kantor DPRD, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis 28 Juni 2018.

Nurdin mengatakan bahwa ranperda sendiri merupakan refleksi dari hasil pelaksanaan tugas dan tanggungjawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Tujuannya adalah agar dapat mengelola sumber daya didaerah lebih efisien dan efektif,” ujar Nurdin.

Nurdin juga berterimakasih kepada pihak dewan yang mana telah menyampaikan pemandangan dari masing-masing fraksi. Itu merupakan hubungan timbal balik antara Pemerintah dan Dewan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya.

“Pandangan berupa saran dan masukan tersebut dapat kami jadikan acuan untuk perbaikan ranperda tersebut,” lanjut Nurdin.

Ketua DPRD Jumaga Nadeak mengatakan bahwa pemandangan fraksi ini merupakan rangkaian yang harus dilalui untuk menyelesaikan Ranperda.

“Berbagai rangkaian harus kita lalui agar Ranperda dapat di sahkan kedepan,” kata Jumaga.

Sementara itu masing-masing fraksi menyampaikan pandangannya secara umum, dibuka oleh Fraksi PDIP Ery Suandi yang mengatakan bahwa pihaknya berfokus pada kesejahteraan masyarakat.

“Harus senantiasa mengedepankan prisnip persamaan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Ery.

Kemudian Fraksi Golkar Dewi Kumalasari dalam penyampaiannya mengatakan bahwa hasil kinerja keuangan daerah yang telah disampaikan sebelumnya dengan predikat WTP tersebut perlu peningkatan lebih lagi apalagi yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi.

“Harus lebih berdampak signifikan terhadap pertumbuhan perekonomian didaerah,” ujar Dewi.

Lalu Fraksi Demokrat Plus Norman Edi dalam pandangan nya mengatakan bahwa penyampaian LPP Pemerintah sendiri telah memenuhi kaidah dalam standar akuntansi pemerintahan.

“Beberapa upaya perlu dioptimalkan untuk meningkatkan potensi pendapatan,” kata Edi.

Selanjutnya Fraksi Hanura Sukri Fahrial langsung menyerahkan berkas pemandangan fraksinya kepada pimpinan DPRD. Kemudian dari Fraksi PKS PPP Sarafuddin Aluan membacakan pemandangan fraksinya bahwa laporan pertanggungjawaban yang diterima sebelumnya telah dibahas dan diberikan masukan serta saran.

“Akuntabilitas keuangan menjadi perhatian utama demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Sarafuddin.

Untuk secara khusus sendiri pemandangan tersebut tertuang dalam bentuk dokumen dari masing-masing fraksi untuk kemudian diserahkan ke Pemerintah Daerah untuk ditindaklanjuti. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq menghadiri Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ke-46 tingkat Kabupaten Karimun tahun 2018 yang digelar di Gedung Nasional, Sabtu, 12 Mei 2018.

Dikesempatan ini, Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan, sesuai dengan tema yaitu integrasi pelaksanaan program PKK dalam mendukung kebutuhan dan kerukunan keluarga di Kabupaten Karimun, PKK harus mampu menjalankan kegiatan 10 program pokok.

“Sesuai dengan tema yaitu bagaimana mengintegrasikan didalam kegiatan 10 program pokok PKK dapat meningkatkan, persatuan, kerukunan, keutuhan bagi keluarga maupun masyarakat kabupaten Karimun,” katanya.

Rafiq juga berharap, kedepan aktivitas Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) ini dengan semakin baik ditingkat Kabupaten maupun di tingkat Kecamatan.

“Saya harap kedepan aktivitas PKK ini semakin baik di tingkat Kabupaten maupun ditingkat Kecamatan dengan 10 program yang ada. Karena apabila semua itu bisa di aplikasikan insyaallah tingkat kesejahteraan masyarakat akan semakin membaik dan meningkat,” ujarnya. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Wakil Gubernur Kepri H Isdianto bangga melihat hasil keterampilan dan kreativitas warga binaan Lapas Kelas II Batam.

Walau harus terkurung di bui, para Napi tak patah semangat untuk menghasilkan karya yang nantinya menjadi modal usaha saat kembali ke tengah masyarakat.

Isdianto hadir membuka Bazar dan Pameran Hasil Produksi Pertanian Lapas Kelas II A dan Kelompok Tani Se-Kota Batam Bersamaan Dengan Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54 di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Batam, Selasa, 24 April 2018.

Tema yang diangkat “Dengan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54 Kita Tingkatkan Daya Guna & Produktifitas Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas II Batam Menuju Lapas Produksi”.

Bazar tersebut menampilkan hasil pertanian dan perkebunan dari kreativitas Napi binaan.

“Saya tentu sangat bangga dengan pembinaan keterampilan dan pelatihan yang telah dilakukan Lapas Kelas II A Batam selama ini kepada warga binaan. Karena ini akan sangat berguna saat mereka nantinya kembali ke tengah-tengah masyarakat.Mereka bisa memperoleh penghasilan dari keterampilan itu nantinya,” ungkap Isdianto.

Isdianto juga berharap agar kedepan warga binaan bisa menjalani kehidupan dengan baik layaknya masyarakat lainnya. “Lupakan dan tinggalkan masa kelam, jangan ulangi lagi kesalahan. Jadilah orang baik yang bisa berguna bagi diri dan keluarga, ” pesan Isdianto.

Pada kesempatan tersebut, Isdianto menyempatkan meninjau sejumlah stand pameran hasil pertanian. Stand pertanian tersebut merupakan hasil karya warga binaan dan sejumlah petani se-Kota Batam. Tak lupa saat melakukan peninjauan, Isdianto membeli sejumlah hasil pertanian seperti sayur mayur, pepaya nangka terong hingga pisang.

Sementara itu, Walikota Batam Muhammad Rudi sangat mengapresiasi seluruh hasil kreativitas warga binaan Lapas Kelas II A Batam. Rudi juga berjanji untuk terus memberikan bantuan apa saja sepanjang itu dibolehkan oleh aturan.

“Saya sangat mengapresiasi seluruh usaha pembinaan dan hasil keterampilan yang dibuat warga binaan. Saya berjanji akan memberikan bantuan apa saja asal tidak melanggar aturan. Bantuan yang sudah kami lakukan selama ini seperti layanan Kesehatan misalnya,” ungkap Rudi.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkuham Kepri Dedi Handoko menjelaskan pelaksanaan bazar dan pameran bersempana dengan Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-54 tersebut juga bertujuan untuk mempromosikan produksi hasil pertanian berbasis kreatif yang selama ini dibina oleh Lapas Kelas II Batam.

Dedi berharap, melalui bazar dan pameran bisa terjalin kerjasama yang lebih erat antara Lapas dengan instansi terkait termasuk kelompok tani se- Kota Batam.

“Tujuan kami, Bazar dan Pameran ini sebagai sarana untuk mempromosikan dan pengenalan warga binaan Lapas Kelas II A Batam . Dari hasil pertanian ini warga binaan bisa menghasilkan uang nantinya, dan tentu saja punya keterampilan saat kembali ke masyarakat nanti,” tutupnya. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengajak masyarakat Karimun khususnya kepada keluarga yang tidak mampu untuk aktif memeriksa kesehatan.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri pengobatan gratis yang digelar oleh DPD HIMNI Kepri di kampung Pelipit, Sabtu 3 Maret 2018 lalu.

“Apabila ada keluarga yang tidak mampu silahkan datang, kita ada program BPJS dan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM) yang siap untuk memberikan pelayanan kesehatan pada masyarakat kita,” kata Aunur Rafiq.

Aunur Rafiq juga berharap, masyarakat memiliki kesadaran untuk mengurus BPJS secara mandiri maupun transformasi dari JPKM kepada BPJS karena anggarannya sudah disediakan oleh pemerintah.

“Apalagi kalau mereka sudah punya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dan JPKM. Karena memang aggarannya sudah kita siapkan,” ucap Rafiq. (kmg/ian)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq meresmikan gedung asrama putra Ma’had Tahfizul Qur’an Atthohiriyah Moro.

Peresmian gedung tersebut dilakukan Bupati saat menghadiri wisuda santri dan santriwati hafidz Qur’an 30 Juz pada Ma’had Tahfizul Qur’an Atthohiriyah Moro beberapa waktu lalu.

Gedung asrama berlantai dua tersebut dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Karimun. Pembagunan gedung ini merupakan bukti dukungan Pemkab terhadap dunia pendidikan khususnya di bidang agama.

Saat ini diketahui Kabupaten Karimun memiliki delapan rumah tahfidz, 16 Pondok Pesantren dan 159 ustadz/ustadzah yang mengajar. Selain itu juga ada 332 TPQ, 125 DTA dengan jumlah guru sebanyak 2.015 orang dan 21.000 lebih santri.

“Ustad dan ustadzah pada rumah tahfidz dan pondok pesantren tersebut diberikan insentif oleh Pemerintah Kabupaten Karimun,” ucap Rafiq. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Bupati Lingga, Alias Wello menghadiri panen perdana padi Gogo hasil karya ratusan mahasiswa kuliah perdana Diploma 1 (D1) IPB Bogor di lahan praktikum lapangan di Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulaun Riau, Jumat, 26 Januari 2018.

Selain bupati, kegiatan panen karya 105 mahasiswa tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Lingga, Ketua DPRD Kabupaten Lingga beserta jajarannya, Tim Penggerak PKK Kabupaten Lingga beserta jajarannya, FKPD, Direktur Program Desa IPB Bogor, STTP Malang dan STTP Medan. Tampak juga kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat, Lurah, Kepala Desa dan Kepala OPD Kabupaten Lingga.

Panen perdana ini mendapat pujian dari Alias Wello. Dimana bupati menilai mahasiswa D1 IPB Bogor ini yang akan menjadi pelopor dan invator di lingkungan masyarakat di Kabupaten Lingga dalam sektor pertanian dan peternakan nantinya.

“Ini luar biasa sekali. Kita sudah bergerak sedikit maju, dan anak anak kita sudah melaksanakan program pendidikannya. Kita harap akan menjadi pelopor dan invator di lingkunga masyarakat sekitarnya,” ungkap Bupati Lingga, Alias Wello.

Kabupaten Lingga yang saat ini sudah menjadi sorotan oleh kementrian Pertanian untuk dijadikan sumber kekuatan pangan didaerah perbatasan.

Pada 12 fabruari 2018 STTP Malang, Bogor dan Medan akan datang beserta dosen pembimbing ke Kabupaten Lingga. Diperkirakan sebanyak kurang lebih 400 orang untuk menggarap lahan pertanian dan mengadakan observasi lahan pertanian di Kabupaten Lingga. Kemuadian pada tanggal 15 februari 2018, akan dilaksanakan penanaman padi serentak sebanyak 1800 Hektar. (meteo)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Padang – Presiden Jokowi insya Allah akan berada di Padang untuk acara puncak Hari Pers Nasional (HPN) 8 dan 9 Februari 2018.

Istimewa

“Ya jadwalnya seperti itu, ” kata panitia HPN dari PWI pusat, Mhd Ihsan, di Jakarta, Selasa 16 Januari 2018.

Pada Selasa pagi Gubernur Irwan Prayitno dan sejumlah staf serta Ketua PWI pusat Margiono dan panitia HPN pusat diterima Mensesneg Pratikno.

Acaranya, mematangkan kunjungan kepala negara ke Padang.

Dalam pertemuan itu Mensesneg menyebut Presiden Joko Widodo ke Padang 8 dan 9 Februari.

Di Padang selain menghadiri acara para wartawan itu, presiden akan meninjau dan meresmikan beberapa proyek.

Menurut Ihsan, kehadiran presiden di acara HPN harus dimanfaatkan oleh daerah setempat untuk pembangunan.

Pratikno berpesan agar gubernur dan PWI menyiapkan acara sebaik-baiknya sehingga kehadiran kepala negara membawa manfaat bagi rakyat.

Jokowi sudah beberapa kali ke Sumatera Barat dalam sejumlah rangkaian acara.

Pada setiap HPN sejak dulu presiden selalu datang, kecuali HPN di Batam.

Yang hadir Wapres Jusuf Kalla. Ketua PWI Sumbar Heranof dan Humas Pemprov Jasman menyebut persiapan di Padang sudah hampir rampung.

“Kita mulai hitung mundur,” kata Jasman yang hadir dalam pertemuan dengan Mensesneg. (***)

 

sumber: smsi