Handphone

MEDIAKEPRI.CO.ID, Ponorogo – Kebakaran hebat menimpa rumah milik Gumbrek (50) warga Dukuh Krajan RT 04, RW 01, Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Jatim pada Jumat, 18 Mei 2018.

Berdasarkan keterangan Kasubag Humas Polres Ponorogo Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sudarmanto, kejadian kebakaran di wilayah Kecamatan Jambon dilaporkan oleh Polsek Jambon ke Polres Ponorogo. “Setelah kami cek ternyata benar lalu kami menghubungi pemadam kebakaran Pemkab Ponorogo,” ujar AKP Sudarmanto.

Pihaknya mendapatkan keterangan dari korban bahwa anak korban bernama Agung marah-marah kepada Gumbrek karena minta dibelikan handphone dan sekitar pukul 14. 00 WIB Agung marah dan keluar rumah dengan membakar kayu di halaman.

“Kemudian api di dalam rumah sudah menyala selanjutnya Agung jalan entah ke mana,” tambahnya.

Sedangkan korban bekerja, dan api melahap rumah korban hingga habis.

“Sekira pukul 13.10 WIB mobil pemadam kebakaran juga datang namun api sudah bisa dipadamkan,” bebernya.

Menurutnya, selain rumah terbakar korban juga menderita kerugian berupa perabot rumah tangga dan uang tunai jutaan rupiah. “Korban mengalami kerugian sekitar tujuh puluh lima juta rupiah,” paparnya.

Pihaknya juga langsung mengamankan Agung yang diduga sebagai pelaku pembakaran di Mapolsek Jambon. (***)

sumber: nusantaranews.co

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai DJBC Khusus Kepri dilaporkan kembali menangkap sekitar 30-an ribu unit handphone.

Penangkapan dilakukan di sekitar perairan Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Rabu (30/8/2017) malam. Handphone dengan pelbagai merek tersebut diduga milik pengusaha Batam, AH.

Belum ada tanggapan resmi dari Kanwil Khusus DJBC Kepri perihal tangkapan tersebut. Saat Tribun Batam mendatangi Kanwil Khusus DJBC Kepri di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Rabu siang, tidak ada satu pejabat pun yang bersedia memberikan klarifikasi.

“Pak Kabid (Fuad Fauzi, Kabid Penindakan dan Sarana Operasi DJBC Kepri, red) lagi tidak bisa diganggu,” ujar Kasi Penindakan I, Hendri Levi Sunarta, Rabu (30/7/2017).

Saat disinggung perihal informasi tangkapan ribuan handphone tersebut, Levi tidak membantah dan tidak membenarkan. Ia hanya mengatakan ekspos kasus akan digelar pada 7 September mendatang yang akan dihadiri Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati.

“Saya tidak tahu, yang jelas instruksi dari pimpinan kami akan gelar ekspos kasus yang ada pada 7 September mendatang sama Bu Menteri,” kata Levi.

Saat disinggung kasus apa saja yang akan diekspos pada 7 September tersebut, Levi kembali tidak bersedia membeberkannya. Begitu juga saat wartawan ingin bertemu Kabid atau Kakanwil, Levi kembali menegaskan tidak bisa dikarenakan ada acara internal.

“Harap kawan-kawan media bersabar. Nanti saya sampaikan keluhan kawan-kawan kepada pimpinan tapi kalau sekarang mau ketemu, tidak bisa karna kami fokus ke acara internal dulu,” elaknya.

Tidak hanya handphone, DJBC Kepri juga dikabarkan menangkap dua kontainer minuman beralkohol di Tanjungpinang, namun lagi-lagi DJBC Kepri masih tertutup perihal informasi tersebut.

Sementara itu, atas penangkapan ini, menjadi ramai pembicaraan dikalangan group WA, dan bertanya tanya apakah benar ada penangkapan tersebut. Dan, melalui sejumlah group WA, beredar foto foto penangkapan tersebut.(***)