Harus

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Sekitar 1.000 peserta dari petugas medis Puskesmas Kecamatan serta Kader Posyandu mengikuti puncak Jambore Kader Posyandu Bintan 2019 di Alun-alun Pantai Dugong, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Rabu, 27 Maret, siang.

Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos, Wakil Bupati Drs. H. Dalmasri Syam, MM, Ketua TP PKK Bintan Hj. Deby Maryanti, Ketua DWP Bintan Hj. Nong Adi Prihantara, FKPD Bintan dan jajaran Kepala OPD Bintan.

Bupati Bintan yang bertindak sebagai Pembina Upacara dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat para kader.

“Kami bangga melihat semangat dan antusias ibu-ibu semua. Tentu apresiasi setinggi-tingginya dari kami atas nama pemerintah daerah. Selanjutnya, ini menjadi moment untuk sepakat pada komitmen bersama, anak-anak Bintan harus sehat, ibu hamil harus cukup gizi dan lansia pun harus selalu dipantau kesehatannya di usia tuanya,” ujarnya.

Ketua TP PKK Bintan, Hj Deby Maryanti saat menyampaikan laporan juga sempat berpesan agar kader Posyandu yang ada bisa mempertahankan dan bahkan meningkatkan berbagai terobosan yang dilakukan.

“Saya bangga atas kreatifitas dan inovasi setiap Posyandu di Bintan. Banyak program menarik dan sesuai dengan kebutuhan kesehatan keluarga. Pada kesempatan ini juga saya mengucapkan terimakasih dan salam sehat untuk seluruh kader khususnya yang sudah bertahun-tahun berkiprah di Posyandu masing-masing,” terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan memberikan penghargaan kepada kader-kader Posyandu yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun. Penghargaan itu disejalankan dengan penyerahan secara simbolis insentif triwulan I bagi kader Posyandu. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menghimbau kepada seluruh jajaran OPD untuk terus meningkatkan kinerjanya. Bekerja cepat dan teliti harus terus beriringan sehingga dapat meminimalisir terjadinya kesalahan dikemudian hari.

“Kerja cepat itu baik tapi kita harus lebih teliti jangan sampai ada kesalahan yang menghambat percepatan pembangunan,” ujar Nurdin saat memimpin rapat rutin bersama Kepala OPD di Rupatama lt. 4 kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, 25 Mareti.

Dengan rapat rutin ini pun dikatakan Nurdin sebagai bentuk kebersamaan dan koordinasi dalam mengawal setiap langkah pekerjaan.“Tujuannya adalah kita saling mengingatkan, jika ada kendala dapat dicarikan solusi segera,” lanjut Nurdin.

Terkait sejumlah agenda besar yang akan digelar pada tahun 2020 mendatang, sebagai tuan rumah Nurdin mengatakan Pemprov Kepri harus betul-betul membuat perencanaan yang matang.

Sementara itu, Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah terus menghimbau kepada setiap OPD agar memperhatikan setiap rangkaian kegiatan yang telah berjalan dan akan dilaksanakan hingga akhir tahun 2019. “Agar setiap OPD dalam capaian kinerjanya dapat mulai menampakan hasil sehingga tidak terjadi keterlambatan diakhir tahun,” pesan Arif.

Pada tahun 2020 pun ditargetkan Arif, Provinsi Kepri akan mendapat tiga agenda besar antara lain tuan rumah Rakernas Forsedasi, ICMI serta MTQ VIII tingkat Provinsi Kepri.

“Ini yang harus menjadi perhatian kita agar dapat mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sehingga pelaksanaannya nanti dapat berjalan baik dan lancar,” lanjut Arif. Kemudian Kepala Barenlitbang Naharuddin mengatakan terkait LKPJ yang telah selesai dan disampaikan dengan pihak DPRD dan nanti baru akan dilakukan rapat paripurna. Nahar pun menjabarkan satu persatu secara ringkas terkaik laporan kegiatan dimasing-masing OPD sesuai hasil persentasi capaian di akhir tahun. (Ald)

Kemudian Kepala Barenlitbang Naharuddin mengatakan terkait LKPJ yang telah selesai dan disampaikan dengan pihak DPRD dan nanti baru akan dilakukan rapat paripurna. Nahar pun menjabarkan satu persatu secara ringkas terkaik laporan kegiatan dimasing-masing OPD sesuai hasil persentasi capaian di akhir tahun. (Ald)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Berkulit bersih, berpenampilan rapih, dengan pembawaan bersahaja penuh kharisma, sosok pria satu ini sudah tidak asing lagi, baik di kalangan masyarakat bawah, hingga pejabat tinggi di Kabupaten Natuna, yang berada di wilayah Provinsi Kepri.

Dialah Daeng Amhar, Wakil Ketua II DPRD Natuna. Tiga periode duduk di DPRD Natuna sejak tahun 2004 silam, menjadikan pria berkacamata ini dewasa, matang dan tenang dalam berpolitik.

Dibalik ketenangan dalam memimpin, membuat adik dari mantan Bupati Natuna Daeng Rusnadi ini disegani lawan politiknya.

Untuk lebih tahu tentang kisah dan pengalaman di DPRD dan di partainya, ikuti wawancara singkat perjalanan karir politik bapak satu anak ini yang mau “buka-bukaan” kepada Alfiana, wartawan mediakepri.co.id biro Natuna.

dewan natuna
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Natuna Daeng Amhar

Apa yang membuat anda tertarik terjun ke politik?

Melalui politik kita bisa bermanfaat dan brbuat untuk masyarakat banyak. Melalui jalur politik kita ikut terlibat dalam memajukan daerah ini .

Sudah 3 periode anda berkiprah di DPRD Natuna, dan menjabat sebagai wakil ketua DPRD, apa yang sudah anda perbuat?

Banyak produk bagus yang sudah kami buat, baik itu produk hukum dan realisasi aspirasi masyarakat, tapi untuk masalah penilaian kinerja, biarkan masyarakat yang menilai.

Bagaimana kinerja DPRD menurut anda?

Begini, kita bekerja di DPRD ini berdasarkan kolektif dan kolegial.
Artinya tidak bisa individu mengaku ini produk saya tapi ini produk bersama yang sudah disepakati dan diputuskan. Kita juga tidak bisa mengatakan ini tidak bagus dan ini bagus. Kita hanya bisa melihat dan menilai kinerjanya dari etika, tata moral, kuantitas kerja. Absensi kehadiran dan itu biarkan masyarakat yang menilai.

Pandangan anda apakah DPRD saat ini sudah solid?

Sangat solid, Kalau tidak solid, mungkin kita sudah bercerai berai.

Di kalangan politikus anda salah satu yang paling diperhitungkan lawan, bagaimana tanggapannya?

Penilaian orang kan sah-sah saja. Justru itu harus jadi motivasi kita untuk menambah semangat dalam bekerja.

Partai anda digadang-gadang akan menjadi ancaman bagi partai lain untuk menjadi pemenang dalam Pemilu 2019 . Menurut anda?

Semua partai dimata saya sama kuat. Justru yang saya khawatirkan saat ini kekuatan money politik yang kita takutkan. Partai kita bukan berbasis keuangan. Artinya ketika melawan kekuatan uang kita tidak bisa lawan .

Justru isu yang berhembus diluar, kekuatan Partai PAN karena sudah mapan dalam hal keuangan?

Secara perorangan mungkin saja, tapi kan partainya belum tentu.

Jadi bagaimana anda mensiasati adanya money politik?

Ya, kami terus gunakan sistem door to door. Kami jelaskan program kita kedepan jika kami terpilih. karena kami lebih yakin cara door to door dari rumah kerumah jauh lebih efektif .

Menurut anda, partai mana yang paling kuat?

Ya semua hampir rata. Golkar kuat, Demokrat juga. Sekarang ada partai baru Nasdem juga kuat.

Apakah anda optimis menatap pemilu legislatif tahun 2019?

Harus dong. Kita tidak boleh bilang lemah apalagi kalah. Dalam berpolitik kita harus bilang kuat dan menang. Karena itu akan mempengaruhi ke sikologis tim yang bekerja. Kita sebagai pimpinan tugasnya menyemangati apapun kondisinya.

Apa yang anda sudah persiapkan untuk pemilu?

Yang pasti saya sudah siap kalah dan siap menang.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal, membuka acara Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan Wilayah II, di gedung serba guna Desa Gunung Putri, Kecamatan Batubi, Senin 11 Februari 2019.

Musrenbang tingkat kecamatan ini sebagai lanjutan setelah melalui musrenbang di tingkat kelurahan dan desa. Masukan dari tingkat bawah inilah yang nantinya akan dipilah berdasarkan prioritas untuk kemudian diajukan kepada OPD berwenang.

Suasana Musrembang

Dalam sambutannya Bupati Natuna mengatakan, prioritas pembangunan harus ditentukan untuk mengakomodir berbagai kebutuhan yang mendesak, dan vital bagi masyarakat banyak.

“Semalam saya melihat langsung, pelabuhan setungkuk di Desa tanjung sebauk dan saya prihatin akan bangunan tersebut dan kalau saya menilai itu sangat perlu dibangun, sekarang kan itu jembatan kayu, kalau bisa langsung beton aja dibuat agar bisa tahan lama dan bermanfaat bagi kita semua, ” ujar Hamid Rizal.

Istimewa

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala BP3D Natuna, Mustafa Al Bakrie, menjelaskan penggolongan jenis pengajuan bantuan kepada pemerintah daerah.

Istimewa

Dicontohkannya adalah pengajuan bantuan untuk pembangunan rumah ibadah, menurut mustafa, pengajuan tersebut tergolong jenis hibah, sehingga pengurus masjid harus mengajukan proposal permohonan bantuan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Natuna, OPD, Pemerintah Kecamatan Wilayah II, serta Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun mengapresiasi upaya dan kegiatan masyarakat dalam menggerakkan perekonomian. OPD terkait diminta untuk melakukan pembinaan dan menumbuhkembangkan masyarakat dengan kegiatan perekonomian. OPD diminta terus melakukan harmonisasi dan sinergitas dalam mendisain ekonomi ke depan.

“Sekecil apapun usaha dan kegiatan perekonomian yang terpenting berjalan dan bermanfaat untuk keluarga da masyarakat sekitar. Kita pun harus mendukung dan mendorong pertumbuhan perekonomian kerakyatan,” kata Nurdin usai Safari Subuh di Masjid Al Quba Perumahan PJB 2, Sagulung, Batam, Jumat, 25 Januari 2019,

Nurdin menyebutkan dukungan itu diharapkan dijalankan dengan basis ekonomi lokal. Juga mengedepankan kearifan lokal tiap daerah.Nurdin mencontohkan aktivitas pembuatan batu bata Paguyuban Warga Demak di Kamlung Mangsang Sei Beduk Batam. Dia pernah meninjau aktivitas di pabrik pembuatan bata yang dilakukan masyarakat.

Di wilayah itu ada tiga titik usaha batu bata dan masih milik perorangan. Usaha tersebut memperkerjakan warga yang tinggal di kawasan Kampung Mangsang yang dihuni sekitar 30 KK.Saat itu, Nurdin berbincang dengan mendengar aspirasi warga Batam asal Demak. Secara produksi, bata di kawasan ini tidak ada masalah. Pemasaran yang masih menjadi kendala. Walaupun harganya sangat murah.

Tentang sinergi lintas OPD ini dibenarkan oleh Kadis Perindag Burhanuddin. Gubernur juga, kata Burhanuddin untuk menumbuhkembankan industri kecil menengah yang memanfaatkan bahan baku lokal.Di Disperindag, ada sekitar 2.400 usaha kecil seluruh Kepri yang menjadi perhatian mereka. Usaha-usaha itu dikelompokkan sehingga semakin terarah.

“Yang produktif terus kita tingkatkan. Pembinaan, bantuan peralatan kita beri secata bertahap dan berkelompok. Yang memanfaatkan bahan baku lokal, kita galakkan,” kata Boy, sapaan akrab Burhanuddin.

Menurut Boy, hal ini dilakukam bukan hanya pertumbuhan ekonomi, tapi peluang kerja semakin ada. Nilai tambah hasil pengolahan terus dikuatkan ke depan.“Sinergi dan integrasi yang diperintahkan Pak Gubernur akan memperkuat tumbuh ekonomi masyarakat,” kata Boy. (humas)

Gubernur Pimpin Rapat Peresmian Proyek Strategis

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan bahwa dalam peringatan hari jadi ke-16 Provinsi Kepri Tahun 2018 harus menampilkan rangkaian acara dengan maksimal, apalagi didalamnya terdapat peresmian sejumlah proyek.

“Tampilkan hasil pembangunan tersebut dengan maksimal dan terkonsep,” ujar Nurdin saat memimpin rapat persiapan peresmian proyek-proyek strategis dan agenda hari jadi Provinsi Kepri di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis, 13 September 2018.

Nurdin menyarankan agar dalam tampilan market pembangunan nantinya bukan hanya menampilakn keadaan saat ini. Namun, harus jabarkan pula perencanaan kedepan akan menjadi seperti apa hasilnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah menyarankan agar dalam menampilkan audio visual nantinya mencari angel yang tepat.

“Supaya terlihat dengan jelas kondisi yang telah dan akan dibangun,” ujar Arif.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Aries Fhariandi dalam paparannya mengatakan bahwa dalam peresmian proyek strategis tersebut akan di bagi dalam 3 rincian yakni: Groundbreaking, Peresmian/ Launching dan Ekspos Proyek yang sedang berjalan.

Grondbreaking yang akan diekspos adalah proyek Jalan Lingkar Gurindam 12 di Tanjungpinang.

Pertama kita tandai dengan pemencetan tombol di Gedung Daerah kemudian langsung meninjau lokasi dan ditandai dengan pengerukan pasir,” papar Aries.

Kemudian Aries melanjutkan dalam peresmian/launching ada 8 kegiatan yang telah selesai antara lain: Jalan Pusat Pemerintahan Provinsi di Pulau Dompak, Jalan Bukit Leman dan Trans Batubi di Natuna, Jalan Coastal Area Karimun, Peresmian Kantor KEK Galang Batang di Bintan, Pembangunan Gedung Rawat Inap Instalasi Jiwa Kelas III Di RSUD Provinsi Kepri di Bintan dan Pengadaan alat Cathlab Angiography di RSUD Provinsi Kepri di Tanjungpinang.

Peresmian sendiri ditandai dengan menampilkan market secara audio visual,” lanjut Aries.

Lalu pada proyek berjalan, dari data yang telah di rangkum ada sebanyak 23 paket proyek besar yang akan di tampilkan, antara lain seperti: Pembangunan USB SMAN 5 Karimun, USB SMAN 24 Batam, Lapangan Sepak Bola Terbuka di Dompak, Peningkatan Jalan Trans Batubi – Kelarik di Natuna, Pengembangan Masjid Baiturrahman Karimun, Peningkatan Jalan Lintas Barat Arah Uban, Peningkatan Jalan Temburun Pasir Peti di Anambas dan Pelabuhan Pelantar I dan II.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perekonomian Syamsul Bahrum, Kadis Kelautan Eddy Sofyan, Kadis Kesehatan Tjetjep Yudiana, Kadis Perhubungan Jamhur Ismail, Kadis Energi dan SDM Amjon, Kadis Pertanian Ahmad Izhar, Kabiro Pemerintahan Haryono, Kabiro Hukum Heri Mokhrizal dan Kabiro Humprohub Nilwan. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) tingkat Provinsi Kepulauan Riau di hotel CK Tanjungpinang, Selasa, 28 Agustus 2018.

Rakorwaswa yang diikuti oleh para auditor Pemprov Kepri serta kabupaten/kota ini sendiri disejalankan dengan rapat koordinasi para auditor se Kepulauan Riau. Dengan tujuan untuk mengefektifkan serta meningkatkan koordinasi antar inspektorat di tingkat Provinsi Kepri dan kabupaten/kota.

Selain itu juga dalam rangka pembinaan para auditor agar bekerja lebih profesional, upaya menghindari overlaping hingga perumusan perencanaan program kerja kedepannya (2018-2021).

Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto dalam sambutannya berharap dari Rakorwasda ini akan menghasilkan auditor yang profesional, akuntabel dan mampu merumuskan program kerja yang positif.

“Dalam rangka menciptaan good goverment, maka semua kerja harus terukur, jelas dan bisa dievaluasi serta dipertanggungjawabkan. Terutama dalam bidang pengawasan.

Ini adalah motor penggerak tenciptanya tata pelayanan masyarakat yang baik,” kata Isdianto dalam sambutannya.

Dalam menjalankan tugasnya, para pengawas juga membutuhkan dukungan dari semua elemen pemerintahan. Adapun Rakorwasda ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengawasan di daerah.

“Intinya harus ada integritas dan keterpaduan dari seluruh sumber daya auditor yang ada. Dan saya katakan bahwa fungsi pengawasan ini setara dengan fungai perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Pengawasan ini bagian dari sistem pengendalian dan bukan pemeriksaan yang semata-mata mencari kesalahan,” ujar Isdianto lagi.

Melalui pengawasan yang terpadu dan ketat, kedepannya Isdianto berharap pelaksanaan pemerintahan di Pemerintah Provinsi Kepri bisa lebih beraih dan terbebas dari kolusi, korupsi dan nepotisme.

Dr. Elfin Elyas, M.Si pejabat inspektor wilayah III Dirjen Kemendagri RI yang hadir dan sekaligus menjadi salah satu narasumber dalam Rakorwasda ini menngingatkan agar para pengawas daerah tetap objektif dan menjaga independensinya. Disamping itu juga perlu selalu berkoordinasi agar tidak selalu merasa benar sendiri.

Tampak hadir juga kepala pada kesempatan ini inspektorat Kepri Mirza serta narasumber lainnya dari BPKP Kepri.(***)

sumber: humaskepri.id

KARIMUN

Jumat | 24 Agustus 2018 | 8:33

Gubernur: Semua Jenis Pelabuhan Harus Dibenahi

Gubernur Bahas Pengembangan Pelabuhan Barang Bersama Apindo Kundur

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun menegaskan bahwa keberadaan pelabuhan sangat vital bagi kelancaran proses pembangunan didaerah.

Semua jenis pelabuhan harus dibenahi. Bukan hanya pelabuhan untuk penumpang yang harus memadai, pelabuhan bongkar muat barang juga harus diperhatikan.

“Karena jantung dari daerah Kepulauan itu harus memiliki pelabuhan yang memadai,” ujar Nurdin saat kunjungan kerja ke Tanjung Batu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun akhir pekan lalu.

Menurut Nurdin, masyarakat harus merasakan langsung kalau mereka ingin pelabuhan yang mereka lalui harus baik. Kalau untuk barang tentu para pengguna jasa bongkar muat yang ingin pelabuhannya memadai.

Tersedianya dermaga kapal yang luas, dengan kedalaman air laut ketika surut yang sesuai dengan kebutuhan kapal-kapal angkut barang yang besar, menurut Nurdin pengembangan pelabuhan bongkar muat barang harus segera direalisasikan.

“Arus barang tentu menjadi cepat, lalu lintas kapal dan barang berjalan lancar serta cost menjadi rendah. kita harus memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan efisien,” tambah Nurdin lagi.

Untuk itu, Nurdin akan segera berkoordinasi dengan OPD juga Instansi terkait lainnya untuk membahas pengembangan pelabuhan bongkar muat barang agar dapat segera terealisasikan.

“Kita akan segera membahas dengan OPD terkait pengembangan pelabuhan di Kepri khususnya di Kundur ini,” tutup Nurdin.

Adapun saat Nurdin menggelar rumah terbuka (open house) sempena Idul Adha 10 Dzulhijah 1439 H yang dipusatkan di Gedung Pemuda Tanjung Batu, Kundur.

Nurdin menjamu kedatangan Ketua APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Kundur berserta sejumlah jajarannya, mereka duduk bersama membahas tentang pengembangan pelabuhan bongkar muat barang di Kundur.

“Kami berupaya meminta kepada Gubernur agar pelabuhan di Kundur dapat ditingkatkan,” ujar Ketua APINDO Kundur Khengky.

Permintaan itu dirasa Khengky harus segera direalisasikan karna kondisi pelabuhan kundur sendiri masih perlu peningkatan disemua segi baik di pelabuhan penumpang dan khsusnya barang.

“Agar arus barang terutama kebutuhan pokok masyarakat setempat dapat tersalurkan dengan cepat,” lanjut Khengky. (***)

sumber: humaskepri.id

* Gubernur Pimpin Rapat OPD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun meminta kepada seluruh OPD untuk tetap fokus dalam menjalankan setiap kegiatan dalam pagu anggaran yang telah ditentukan. Apalagi mengingat waktu sudah memasuki pertengahan tahun untuk itu perlu memperhatikan hal-hal sekecil apapun yang mempengaruhi proses kegiatan.

“Hal kecil pun harus diperhatikan jangan sampai menghambat pekerjaan, harus teliti,” ujar Nurdin saat memimpin rapat rutin OPD di Rupatama Kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, 9 Juli 2018.

Nurdin menambahkan juga bahwa ketelitian itu bermuara pada skala priortas dan penyerapan anggaran. Jangan sampai ada anggaran yang terbuang juga jangan sampai terjadi defisit.

“Skala prioritas tentu untuk kesejahteraan masyarakat, pembangunan jangan sampai melenceng dari skala itu,” lanjut Nurdin.

Pertumbuhan Ekonomi Kepri juga menjadi perhatian Nurdin pada rapat kali ini, dengan terus menaik nya persenan tersebut sekitar 4,7%. Menurut Nurdin, masih ada waktu untuk terus meningkatkan itu.

Berbagai sektor juga dikatakan Nurdin berperan penting untuk meningkatkan perekonomian Kepri. Salah satunya sektor pariwisata yang menjadi primadona bagi daerah kepulauan. Peran pelaku usaha juga menjadi apresiasi Nurdin karena ikut membantu meningkatkan dan menjual sektor ini.

Sektor bagi hasil labuh kapal juga menjadi perhatian Nurdin. Dirinya meminta kepada OPD terkait untuk terus memantau hal itu karna juga berkaitan dengan pendapatan daerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah menghimbau kepada seluruh OPD untuk terus memantau pekerjaannya.

“Terus kita maping karna untuk persiapan tahun 2019 untuk efisiensi waktu,” ujar Arif.

Kabiro Pembangunan Aries Fhariandi pada rapat tersebut melaporkan progres penyerapan anggaran dan fisik pengerjaan selama semester pertama.

“Penyerapan anggaran secara signifikan terus terjadi dan secara komulatif terus beranjak naik dan kegiatan fisik pun mulai menampakan hasil,” ujar Aries.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten I dan II Raja Ariza dan Syamsul Bahrum beserta sejumlah Kepala OPD dilingkungan Provinsi Kepulauan Riau. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebagai kota yang pernah memiliki sejarah buruk dengan terorisme, warga Batam patut waspada terhadap serangan-serangan bom bunuh diri yang dilakukan oleh teroris berkedok jihad, agama dan sebagainya.

Jika kita menyegarkan kembali ingatan kita, Batam merupakan salah satu kota sasaran utama para teroris. Ini dibuktikan dengan Batam sebagai salah satu kota yang menjadi sasaran pertama kali gerakan teroris di Indonesia, 24 Desember 2000 malam, bertepatan dengan malam natal, selain Medan, Pematang Siantar, Pekanbaru, Jakarta, Bekasi, Sukabumi, Bandung, Pangandaran, Kudus, Mojokerto, dan Mataram.

Pada saat itu, ada 4 bom meledak di waktu yang hampir bersamaan kala itu. Bom-bom tersebut diledakkan di gereja-gereja, diantaranya Gereja Protestan Simalungun, Sungaipanas, Gereja Katolik Beato Damai, Bengkong, Gereja Bethay lantai 2 My Mart, Batamcentre (sekarang sudah tidak ada lagi) dan Gereja Patekosta, Pelita.

Aksi pengeboman ini pun langsung dilakukan oleh gembong nomor satu teroris, dr. Azhari yang ditembak mati di Batu Malang, Jawatimur, Imam Samudra dan Amrozi yang kini sudah dieksekusi mati, lantas adalagi beberapa pelaku kunci seperti Maslamet, Hambali, Tarmizi, Abdul Zabir, Syahid Jabir dan masih banyak lagi.

Batam juga kerap dijadikan tempat merencanakan pengeboman ke sejumlah tempat bahkan negara tetangga. Kita pasti belum lupa dengan nama Gigih Rahmat dan Bahrum Naim, dua teroris yang ditangkap polisi di Batam karena ingin meluncurkan roket bom ke Marina, Singapura, Agustus 2016 silam.

Ya, sebagai warga Batam kita patut tingkatkan kewaspadaan, bukan hanya kewaspadaan dimana kita berada dan takut akan terkena bom, tapi juga kewaspadaan terhadap orang-orang di sekitar kita, orang-orang yang tidak dikenal yang mungkin tinggal bertetangga dengan kita.

Kapolresta Barelang, Kombespol Hengki Senin, 14 Mei 2018 telah meningkatkan pengamanan di Batam, dimulai dari Mapolresta Barelang, terkait serangan di Mapolrestabes Surabaya.

Semua gerbang di markas polisi itu ditutup pintu besi. Setiap orang yang mau masuk pun digeledah dan wajib menunjukkan kartu identitas, tak peduli ia menggunakan mobil, motor maupun berjalan kaki.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus mengimbau kepada seluruh masyarakat Batam Kota terlebih para Ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat dan tokoh agama, untuk memberikan pemahaman-pemahaman positif bagi warganya, agar tidak mudah terpropokasi dengan isu-isu SARA yang mungkin sedang banyak dihembuskan melalui media sosial dan lain sebagainya.

Firdaus juga meminta agar perangkat RT RW kembali melakukan pemantauan terhadap warganya, terlebih anak-anak kos yang mungkin belum melapor, atau bahkan menimbulkan gerak-gerik yang mencurigakan.

“Kami mohon bantuan kepada RT, RW, dan tokoh masyarakat, agar ikut bersama-sama memrangi radikalisme dan terorisme ini. Bantu kami dengan memantau gerak-gerik warga yang baru, anak-anak kos yang kurang beradabtasi dan bergaul dengan warga, dan segera laporkan ke kami jika mencurigai, melihat hal-hal yang di luar batas-batas kewajaran,” harap perwira melati satu ini.(bosanto)

sumber: batampro.id

MEDIAKEPRI.CO.ID – Banyak orang yang memelihara hewan di rumahnya.
Sebut saja hewan peliharaan itu ada Kucing, Anjing, Burung, ikan dan lain sebagainya.

Namun diantara hewan peliharaan itu yang paling agresif adalah anjing.

Karena bukan tidak mungkin anjing tersebut akan mengejar dan menyerang orang yang dianggap mengancamnya.

Pasti setiap orang di dunia ini pernah yang namanya dikejar anjing bukan?

Moga-moga tidak sampai diserang hewan bergigi tajam itu.

Melansir Lifehacker.com dan Busines Insider, Grid.ID memaparkan apa yang harus dilakukan jika kalian dikejar maupun diserang anjing.

Seorang mantan pasukah khusus US Navy Seal, Clint Emerson menjelaskan bagaimana caranya saat kita diserang anjing.

Pertama, gunakan benda lain untuk mengalihkan perhatian anjing.

Jika ada seekor anjing yang anda yakini hendak menyerang anda maka carilah sesuatu macam patahan ranting pohon.

Insting alamiah anjing yang selalu suka bermain akan teralihkan perhatiannya pada ranting tersebut.

Setelahnya tinggal lempar ranting itu menjauh dari anda agar anjing mengejarnya dan anda bisa segera kabur dari situ.

Kedua, gunakan jaket, kemeja atau tas untuk melindungi sekujur tangan.

Jika anjing sudah keburu menerkam maka kita akan reflek menangkisnya dengan tangan kosong.

Tapi Clint Emerson tidak menyarankan menangkis serangan anjing dengan tangan kosong.

Gunakan jaket, kemeja, atau tas untuk ‘membungkus’ tangan anda.

Hal ini supaya anjing menyerang dan mengigit pembungkus tangan anda tersebut dan tidak sempat melukai pergelangan tangan yang ada saluran arterinya.

Ketiga, jika terpaksa pukulah anjing di bagian hidung.

Jika sudah terlanjur berjibaku dengan anjing maka hal yang anda pikirkan adalah memukul dengan keras tepat di bagian hidung anjing.

Kenapa? hal ini lantaran saat berjibaku tersebut kepala bagian depan anjing yang bisa diserang.

Terlebih bagian hidung anjing merupakan bagian sensitif sehingga ia akan kesakitan jika dipukul pada area itu.

Atau jika memungkinkan hantam bagian tulang rusuk anjing karena jika memukul tepat pada daerah itu maka bisa dipastikan nyawa anjing bisa melayang atau setidaknya sekarat.

Tapi diantara ketiga cara itu tentu cara paling baik adalah menjauh terlebih dahulu jika bertemu seekor anjing yang tidak anda kenal untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (***)

sumber: grid.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Seringkali jika kita memarkir mobil di bawah pepohonan kotoran burung atau getah pohon menempel pada kaca mobil. Tak jarang pemilik kendaraan cuek tidak langsung membersihkannya.

Ternyata kotoran tersebut memberikan efek yang cukup buruk untuk kaca mobil kita karena memiliki derajat keasaman (pH) yang tinggi.

“Kalau kena kotoran burung atau getah pohon jangan lama-lama dibiarkan, kalau dia cuma debu itu nggak apa tapi kalau kena kotoran burung atau getah pohon kalau kita parkir di bawah pohon tuh kan ada kejatuhan bunga-bunganya. Nah bunga-bunga itu ada getahnya itu kalau bisa segera langsung cuci karena itu pH-nya tinggi,” ungkap Technical Service Executive Coordinator ADM, Anjar Rosjadi di Technical Training Centre PT Astra Daihatsu Motor, Sunter, Jakarta.

Tingkat asam atau pH yang tinggi tersebut menyebabkan kaca mobil terkikis bahkan jika terkena bodi mobil bisa membuat bodi terkelupas.

Pada kaca dapat menghalangi penglihatan terutama malam hari karena cahaya akan membias dan berwarna seperti pelangi.

“Itu jahat tuh nggak cuma ke kaca ke bodi atau painting kalau sampe nyerap bisa ngelupas membekas dan susah dihilangin,” kata Andjar.

Ia menambahkan perawatan khusus untuk kaca sebenarnya tidak ada, jika kotoran di kaca hanya sebatas debu sebaiknya setiap satu minggu sekali dibersihkan. Jika malas membersihkan dan pergi ke salon mobil, pastikan cairan yang digunakan salon mobil tersebut tidak mengandung asam yang tinggi.

“Kalau kaca sebenarnya nggak ada perawatan khusus cuma kalau salon kaca itu mending dipastiin aja yang dipakai itu asamnya kuat karena gampang sekali sapu bersih emang pH-nya tinggi gampang emang bersihinnya, tapi efek pH tinggi itu bisa ngikis permukaan kaca bisa bikin pelangi atau bias,” jelasnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Nikita Mirzani bicara soal uang bulanannya dari Dipo Latief. Entah keceplosan atau hanya bercanda, perempuan 32 tahun itu menyebut mendapat Rp 400 juta dari pasangannya.

Pernyataan tersebut mencuat saat ibu dua anak itu menanggapi kabar Hilda Vitria matre lantaran pernah meminta uang Rp 20 juta kepada Kriss Hatta.

“Cewek harus matre. Kalau nggak matre bego. Hilda cuma minta Rp 20 juta sebulan, gue Rp 400 juta. Gue serius loh,” ujar Nikita Mirzani saat ditemui di kawasan Kapten P. Tendean, Jakarta Selatan, Selasa 24 April 2018

Memang seperti diketahui, pria itu sendiri dikenal sebagai seorang pengusaha sukses. Ia disebut sebagai pemilik pusat perbelanjaan Blok M Square.

Jika tak ada aral-melintang, rencananya pemain film ‘Comic 8’ itu akan menggelar resepsi bersama Dipo Latief di luar negeri. (***)

sumber: detik.com

SEPAK BOLA

Sabtu | 31 Maret 2018 | 13:07

Untuk Bekuk Juventus, Milan Harus Tampil Sempurna

MEDIAKEPRI.CO.ID, Milan – Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso mengatakan, anak asuhnya harus tampil sempurna jika ingin meraih kemenangan dari Juventus. Apalagi Juventus sangat tangguh saat main di kandang sendiri.

Milan akan menantang Juventus di Allianz Stadium, Minggu, 1 April 2018 dini hari WIB. Saat ini Juventus duduk di puncak klasemen dengan keunggulan dua poin dari Napoli.

Sementara itu, performa Milan tak kalah bagus. Rossoneri mencatatkan lima kemenangan beruntun. Hanya saja, Juventus punya rekor kandang bagus di Seri A. Terakhir kali Bianconeri kalah di kandang sendiri terjadi di 2015.

“Juventus tim hebat, tak terkalahkan dalam enam tahun terakhir (selalu meraih Scudetto). Saya yakin kami akan menjalani laga bagus dan Juventus akan kesulitan melawan kami,” ujar Gattuso, dikutip dari Soccerway.

“Kami harus rendah hati dan menghormati lawan yang lebih kuat dari kami. Kami harus main sebagai tim. Ada banyak yang dipertaruhkan dan kami tak boleh salah langkah. Kami harus tampil sempurna,” tambahnya.

“Jika kami mampu tampil bagus dalam menyerang dan bertahan, kami pasti bisa meraih hasil bagus lawan Juventus. Jika kami hanya mencoba bertahan, maka itu akan sulit buat kami,” katanya. (***)

sumber: inilah.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menegaskan kepada seluruh OPD untuk dapat menyesuaikan hasil pekerjaan dengan kebutuhan masyarakat dan peraturan serta mekanisme yang ada. Di negara demokrasi, aspirasi dari masyarakat adalah mutlak harus ada. Sebagai bahan penilai kinerja juga bahan koreksi jika hasil yang dirasa belum maksimal.

“Untuk menjawab semua aspirasi tersebut harus kita tunjukan dengan kinerja yang maksimal,” tegas Nurdin saat memimpin rapat OPD di ruang kerja kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, 19 Maret 2018 petang.

Gubernur kembali memimpin rapat dengan OPD setelah menerima kelompok masyarakat menyampaikan aspirasi mereka di Aula Wan Sri Beni, Dompak, Senin siang. Padahal sebelumnya Nurdin pada Senin pagi sudah memimpin rapat yang dihadiri seluruh Kepala OPD.

Nurdin juga menegaskan meskipun banyak kabar dari luar yang beredar, ia tidak dengan mudah begitu saja menelan kabar tersebut. Namun ada baiknya dapat dijadikan masukan dan pelajaran dalam menjalankan roda pemerintahan dengan baik.

“Aspirasi yang datang, tanggapi dengan kepala dingin dan segera cari solusinya, Apa yang di katakan benar kita diperbaiki, apa yang dikatakan salah maka kita buktikan yang benar,” tambah Nurdin.

Rapat sendiri berisikan saran dan tanggapan dari beberapa OPD terkait dokumen butir-butir aspirasi yang disampaikan oleh kelompok masyarakat pada pertemuan sebelumnya, hadir pada rapat tersebut Seluruh Asisten dan Kepala OPD di Lingkungan Provinsi kepri.

Gubernur menambahkan sebanyak 36 butir aspirasi yang disampaikan pewakilan masyarakat pada pertemuan di Aula siang tadi merupakan tugas yang harus diselesaikan.

Sala satunya masalah tenaga kerja lokal, Nurdin ingin menjadi itu prioritas, apalagi nanti 7 proyek strategis nasional di Kepri berjalan, Gubernur menghimbau kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja Tagor Napitupulu untuk menindaklanjuti nya segera.

“Segera temukan kendalanya dan kita cari solusi,” kata Nurdin.

Kemudian terkait permasalahan banjir di beberapa titik di Tanjungpinang salah satunya di Teluk Keriting. Bahwa masalah banjir tersebut sudah terselesaikan dengan adanya proyek gurindam 12 yang akan segera dibangun dan salah satunya manfaatnya nya adalah menghindari masalah banjir yang kerap terjadi.

Sementara itu, Sekdaprov Kepri TS. Arif Fadillah mengatakan bahwa aspirasi yang didapat merupakan bentuk dorongan dari masyarakat untuk ikut serta dalam pembangunan untuk itu harus segera ditindaklanjuti.

“Aspirasi tersebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat kepada kita,” kata Arif.

Saat menerima aspirasi masyarakat di Aula Wan Sri Beni, Gubernur Nurdin mengajak kepada seluruh masyarakat Kepri untuk bersama-sama membangun daerah dengan hati. Harmonisasi diperlukan dalam merangkum segala aspirasi masyarakat yang kemudian menjadi tugas pemerintah dalam menyelesaikan.

“Jangan menjadikan konflik sebagai pemicu perpecahan, mari bangun komunikasi yang baik,” ujar Nurdin

Menurut Nurdin, aspirasi adalah hak masyarakat dan itu penting dalam mengawal kinerja pemerintah. Terkait beberapa tanggapan negatif dari beberapa pihak dilanjutkan Nurdin sebagai bentuk koreksi untuk menginkatkan kinerja lebih baik ke depan.

“Bukan dibalas dengan kata-kata tapi dengan tunjukan bekerja yang optimal,” tambah Nurdin lagi.

Sebelumnya, saat rapat evaluasi rutin mingguan itu Nurdin kembali menegaskan agar OPD bekerja semakin fokus dan dengan displin tinggi terutama dengan batas waktu pekerjaan.
Meski awal tahun, tapi bukan dijadikan alasan untuk bersantai mengingat keinginan dan harapan masyarakat terus meningkat untuk itu perlu bekerja cepat namun tetap berfokus pada tujuan akhir.

“Tunjukan hasil kerja yang optimal untuk menepis isu-isu negatif di luar,” kata Nurdin.

Gubernur menambahkan bahwa dari rapat OPD inilah dapat saling mengetahui bagaimana hasil pekerjaan yang telah dilakukan serta apa kendala yang terjadi jika pekerjaan tersebut terhambat.

“Bukan saling menyalahkan tapi untuk mencari solusi penyelesaian,” lanjut Nurdin.(humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Secara sederhana, tabrak lari berarti peristiwa tabrakan, yang menabrak pergi meninggalkan korbannya. Alasan penabrak meninggalkan korbannya bisa bermacam-macam, tetapi yang paling sering adalah karena takut.

Takut untuk bertanggung jawab, takut karena merasa bersalah dan yang akhir-akhir ini terjadi, si penabrak takut dikeroyok,
baik oleh korban atau oleh orang-orang lain yang bersimpati kepada korban.

Menurut Rifat Sungkar, pemerhati otomotif Indonesia, dalam membahas kasus tabrak lari kita harus melihat dulu peraturan yang mengaturnya.

Di dalam UU No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, pada Pasal 312, disebutkan

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang terlibat Kecelakaan Lalu Lintas dan dengan sengaja tidak menghentikan kendaraannya, tidak memberikan pertolongan, atau tidak melaporkan Kecelakaan Lalu Lintas kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia terdekat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 231 ayat (1) huruf a, huruf b, dan huruf c tanpa alasan yang patut dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp75.000.000,00 (tujuh puluh lima juta rupiah).”

Jadi menurut Rifat, secara hukum sudah jelas tabrak lari adalah suatu tindakan yang salah dan bisa dikenakan hukuman penjara maupun denda.

“Dalam suatu kasus tabrak lari, sebenarnya ada dua pihak yang terlibat, penabrak dan yang ditabrak atau korban. Artinya kesalahan bisa terjadi pada kedua belah pihak, oleh karena itu, seperti selalu saya ingatkan, saat kita berkendara kita selalu harus berhati-hati dan bertanggung jawab supaya insiden kecelakaan yang menyebabkan tabrak lari tidak perlu terjadi,” ujarnya.

Rifat juga menambahkan bahwa dalam berkendara kita juga harus menghormati pengendara-pengendara lain, karena pada dasarnya semua pihak mempunyai hak dan kewajiban yang sama.

Fenomena yang akhir-akhir ini terjadi adalah terjadinya tabrak lari karena penabrak takut harus berhadapan pihak ketiga yang bersimpati kepada korban tetapi dengan melakukan perusakan dan pengeroyokan.

“Saat kita berada di jalan dan melihat ada kecelakaan, hal terpenting yang harus dilakukan adalah menolong korban. Bukan lalu menjadi emosi dan melakukan hal-hal yang tidak perlu terhadap penabrak. Kalau si penabrak lari, yang kita harus lakukan adalah mencatat nomor polisi kendaraan yang menabrak beserta ciri-cirinya. Setelah itu bisa kita laporkan ke polisi,” ujarnya.

Satu hal yang perlu kita hindari saat terjadinya tabrak lari adalah secara emosional turut serta beramai-ramai mengejar si penabrak, karena bisa menimbulkan korban-korban lain yang tidak perlu.

“Kan bisa saja si penabrak karena takut dan panik lalu menabrak orang dan kendaraan lain, demikian juga kita yang solider mengejar, malah juga bisa menambah korban,” tutupnya. (***)

sumber: detik.com

Kenyamanan pasar tradisional harus diutamakan untuk meningkatkan minat pembeli.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui PD Pasar Bermartabat merevitalisasi empat pasar tradisional pada 2018 ini. Revitalisasi ini dilakukan untuk mendorong kenyamanan berbelanja di pasar tradisional.

Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Bandung Muhamad Solihin mengatakan kebersihan dan kenyamanan pasar tradisional harus diutamakan untuk meningkatkan minat pembeli. Sebab saat ini pasar tradisional bersaing dengan pasar modern atau supermarket yang jauh lebih tertata. Meskipun dari sisi harga, pasar tradisional lebih murah.

“Bagaimana kita bisa bersaing dengan supermarket. Ya, pasarnya harus bersih harus nyaman harus aman,” kata Solihin usai meninjau Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis 1 Maret 2018.

Menurut Solihin, empat pasar tradisional tersebut mendesak direvitalisasi karena kondisinya yang sudah kurang nyaman. Baik dari sisi kebersihan dan kerapihannya.

“(Pasar) Kiaracondong, Astananyar Cihaurgeulis, Sederhana, ini kan pasar yang punten ya, di pinggir jalan besar, terus juga pembeli banyak, dan tingkat kebersihannya agak kotor. Nah, PD pasar sudah punya rencana tahun ini semoga bisa berjalan,” ujarnya.

Solihin menyebutkan revitalisasi pasar tidak harus merombak ulang semua bangunannya. Tapi lebih pada penataan infrastruktur dan terutama kebersihan yang menjadi faktor utama membuat nyaman pasar tradisional.

Bukan hanya mengandalkan revitalisasi, ia mengimbau masyarakat dan pedagang berperan aktif dalam menjaga kondisi pasar tradisional. Sehingga pasar tradisional bisa terus terjaga kenyamanannya seperti supermarket.

“Jadi saya ingin mengimbau pengeloa pasar PD Pasar dengan seluruh masyarakat dan pedagang disini mari kita jaga pasar ini supaya nyaman bersih supaya aman, supaya pengunjung tambah banyak. Kalau pengunjung tambah banyak kan berarti transaski tambah besar. Insyaallah, kalau tambah besar berarti penghasilan para pedagang tambah besar,” tuturnya. (***)

sumber: republika.co.id