Harus

Gubernur Pimpin Rapat Peresmian Proyek Strategis

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan bahwa dalam peringatan hari jadi ke-16 Provinsi Kepri Tahun 2018 harus menampilkan rangkaian acara dengan maksimal, apalagi didalamnya terdapat peresmian sejumlah proyek.

“Tampilkan hasil pembangunan tersebut dengan maksimal dan terkonsep,” ujar Nurdin saat memimpin rapat persiapan peresmian proyek-proyek strategis dan agenda hari jadi Provinsi Kepri di Ruang Kerjanya, Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis, 13 September 2018.

Nurdin menyarankan agar dalam tampilan market pembangunan nantinya bukan hanya menampilakn keadaan saat ini. Namun, harus jabarkan pula perencanaan kedepan akan menjadi seperti apa hasilnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah menyarankan agar dalam menampilkan audio visual nantinya mencari angel yang tepat.

“Supaya terlihat dengan jelas kondisi yang telah dan akan dibangun,” ujar Arif.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Aries Fhariandi dalam paparannya mengatakan bahwa dalam peresmian proyek strategis tersebut akan di bagi dalam 3 rincian yakni: Groundbreaking, Peresmian/ Launching dan Ekspos Proyek yang sedang berjalan.

Grondbreaking yang akan diekspos adalah proyek Jalan Lingkar Gurindam 12 di Tanjungpinang.

Pertama kita tandai dengan pemencetan tombol di Gedung Daerah kemudian langsung meninjau lokasi dan ditandai dengan pengerukan pasir,” papar Aries.

Kemudian Aries melanjutkan dalam peresmian/launching ada 8 kegiatan yang telah selesai antara lain: Jalan Pusat Pemerintahan Provinsi di Pulau Dompak, Jalan Bukit Leman dan Trans Batubi di Natuna, Jalan Coastal Area Karimun, Peresmian Kantor KEK Galang Batang di Bintan, Pembangunan Gedung Rawat Inap Instalasi Jiwa Kelas III Di RSUD Provinsi Kepri di Bintan dan Pengadaan alat Cathlab Angiography di RSUD Provinsi Kepri di Tanjungpinang.

Peresmian sendiri ditandai dengan menampilkan market secara audio visual,” lanjut Aries.

Lalu pada proyek berjalan, dari data yang telah di rangkum ada sebanyak 23 paket proyek besar yang akan di tampilkan, antara lain seperti: Pembangunan USB SMAN 5 Karimun, USB SMAN 24 Batam, Lapangan Sepak Bola Terbuka di Dompak, Peningkatan Jalan Trans Batubi – Kelarik di Natuna, Pengembangan Masjid Baiturrahman Karimun, Peningkatan Jalan Lintas Barat Arah Uban, Peningkatan Jalan Temburun Pasir Peti di Anambas dan Pelabuhan Pelantar I dan II.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Perekonomian Syamsul Bahrum, Kadis Kelautan Eddy Sofyan, Kadis Kesehatan Tjetjep Yudiana, Kadis Perhubungan Jamhur Ismail, Kadis Energi dan SDM Amjon, Kadis Pertanian Ahmad Izhar, Kabiro Pemerintahan Haryono, Kabiro Hukum Heri Mokhrizal dan Kabiro Humprohub Nilwan. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto membuka Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) tingkat Provinsi Kepulauan Riau di hotel CK Tanjungpinang, Selasa, 28 Agustus 2018.

Rakorwaswa yang diikuti oleh para auditor Pemprov Kepri serta kabupaten/kota ini sendiri disejalankan dengan rapat koordinasi para auditor se Kepulauan Riau. Dengan tujuan untuk mengefektifkan serta meningkatkan koordinasi antar inspektorat di tingkat Provinsi Kepri dan kabupaten/kota.

Selain itu juga dalam rangka pembinaan para auditor agar bekerja lebih profesional, upaya menghindari overlaping hingga perumusan perencanaan program kerja kedepannya (2018-2021).

Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto dalam sambutannya berharap dari Rakorwasda ini akan menghasilkan auditor yang profesional, akuntabel dan mampu merumuskan program kerja yang positif.

“Dalam rangka menciptaan good goverment, maka semua kerja harus terukur, jelas dan bisa dievaluasi serta dipertanggungjawabkan. Terutama dalam bidang pengawasan.

Ini adalah motor penggerak tenciptanya tata pelayanan masyarakat yang baik,” kata Isdianto dalam sambutannya.

Dalam menjalankan tugasnya, para pengawas juga membutuhkan dukungan dari semua elemen pemerintahan. Adapun Rakorwasda ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengawasan di daerah.

“Intinya harus ada integritas dan keterpaduan dari seluruh sumber daya auditor yang ada. Dan saya katakan bahwa fungsi pengawasan ini setara dengan fungai perencanaan dan pelaksanaan pembangunan. Pengawasan ini bagian dari sistem pengendalian dan bukan pemeriksaan yang semata-mata mencari kesalahan,” ujar Isdianto lagi.

Melalui pengawasan yang terpadu dan ketat, kedepannya Isdianto berharap pelaksanaan pemerintahan di Pemerintah Provinsi Kepri bisa lebih beraih dan terbebas dari kolusi, korupsi dan nepotisme.

Dr. Elfin Elyas, M.Si pejabat inspektor wilayah III Dirjen Kemendagri RI yang hadir dan sekaligus menjadi salah satu narasumber dalam Rakorwasda ini menngingatkan agar para pengawas daerah tetap objektif dan menjaga independensinya. Disamping itu juga perlu selalu berkoordinasi agar tidak selalu merasa benar sendiri.

Tampak hadir juga kepala pada kesempatan ini inspektorat Kepri Mirza serta narasumber lainnya dari BPKP Kepri.(***)

sumber: humaskepri.id

KARIMUN

Jumat | 24 Agustus 2018 | 8:33

Gubernur: Semua Jenis Pelabuhan Harus Dibenahi

Gubernur Bahas Pengembangan Pelabuhan Barang Bersama Apindo Kundur

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun menegaskan bahwa keberadaan pelabuhan sangat vital bagi kelancaran proses pembangunan didaerah.

Semua jenis pelabuhan harus dibenahi. Bukan hanya pelabuhan untuk penumpang yang harus memadai, pelabuhan bongkar muat barang juga harus diperhatikan.

“Karena jantung dari daerah Kepulauan itu harus memiliki pelabuhan yang memadai,” ujar Nurdin saat kunjungan kerja ke Tanjung Batu, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun akhir pekan lalu.

Menurut Nurdin, masyarakat harus merasakan langsung kalau mereka ingin pelabuhan yang mereka lalui harus baik. Kalau untuk barang tentu para pengguna jasa bongkar muat yang ingin pelabuhannya memadai.

Tersedianya dermaga kapal yang luas, dengan kedalaman air laut ketika surut yang sesuai dengan kebutuhan kapal-kapal angkut barang yang besar, menurut Nurdin pengembangan pelabuhan bongkar muat barang harus segera direalisasikan.

“Arus barang tentu menjadi cepat, lalu lintas kapal dan barang berjalan lancar serta cost menjadi rendah. kita harus memastikan bahwa kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan efisien,” tambah Nurdin lagi.

Untuk itu, Nurdin akan segera berkoordinasi dengan OPD juga Instansi terkait lainnya untuk membahas pengembangan pelabuhan bongkar muat barang agar dapat segera terealisasikan.

“Kita akan segera membahas dengan OPD terkait pengembangan pelabuhan di Kepri khususnya di Kundur ini,” tutup Nurdin.

Adapun saat Nurdin menggelar rumah terbuka (open house) sempena Idul Adha 10 Dzulhijah 1439 H yang dipusatkan di Gedung Pemuda Tanjung Batu, Kundur.

Nurdin menjamu kedatangan Ketua APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Kundur berserta sejumlah jajarannya, mereka duduk bersama membahas tentang pengembangan pelabuhan bongkar muat barang di Kundur.

“Kami berupaya meminta kepada Gubernur agar pelabuhan di Kundur dapat ditingkatkan,” ujar Ketua APINDO Kundur Khengky.

Permintaan itu dirasa Khengky harus segera direalisasikan karna kondisi pelabuhan kundur sendiri masih perlu peningkatan disemua segi baik di pelabuhan penumpang dan khsusnya barang.

“Agar arus barang terutama kebutuhan pokok masyarakat setempat dapat tersalurkan dengan cepat,” lanjut Khengky. (***)

sumber: humaskepri.id

* Gubernur Pimpin Rapat OPD

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun meminta kepada seluruh OPD untuk tetap fokus dalam menjalankan setiap kegiatan dalam pagu anggaran yang telah ditentukan. Apalagi mengingat waktu sudah memasuki pertengahan tahun untuk itu perlu memperhatikan hal-hal sekecil apapun yang mempengaruhi proses kegiatan.

“Hal kecil pun harus diperhatikan jangan sampai menghambat pekerjaan, harus teliti,” ujar Nurdin saat memimpin rapat rutin OPD di Rupatama Kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, 9 Juli 2018.

Nurdin menambahkan juga bahwa ketelitian itu bermuara pada skala priortas dan penyerapan anggaran. Jangan sampai ada anggaran yang terbuang juga jangan sampai terjadi defisit.

“Skala prioritas tentu untuk kesejahteraan masyarakat, pembangunan jangan sampai melenceng dari skala itu,” lanjut Nurdin.

Pertumbuhan Ekonomi Kepri juga menjadi perhatian Nurdin pada rapat kali ini, dengan terus menaik nya persenan tersebut sekitar 4,7%. Menurut Nurdin, masih ada waktu untuk terus meningkatkan itu.

Berbagai sektor juga dikatakan Nurdin berperan penting untuk meningkatkan perekonomian Kepri. Salah satunya sektor pariwisata yang menjadi primadona bagi daerah kepulauan. Peran pelaku usaha juga menjadi apresiasi Nurdin karena ikut membantu meningkatkan dan menjual sektor ini.

Sektor bagi hasil labuh kapal juga menjadi perhatian Nurdin. Dirinya meminta kepada OPD terkait untuk terus memantau hal itu karna juga berkaitan dengan pendapatan daerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah menghimbau kepada seluruh OPD untuk terus memantau pekerjaannya.

“Terus kita maping karna untuk persiapan tahun 2019 untuk efisiensi waktu,” ujar Arif.

Kabiro Pembangunan Aries Fhariandi pada rapat tersebut melaporkan progres penyerapan anggaran dan fisik pengerjaan selama semester pertama.

“Penyerapan anggaran secara signifikan terus terjadi dan secara komulatif terus beranjak naik dan kegiatan fisik pun mulai menampakan hasil,” ujar Aries.

Hadir pada kesempatan tersebut Asisten I dan II Raja Ariza dan Syamsul Bahrum beserta sejumlah Kepala OPD dilingkungan Provinsi Kepulauan Riau. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebagai kota yang pernah memiliki sejarah buruk dengan terorisme, warga Batam patut waspada terhadap serangan-serangan bom bunuh diri yang dilakukan oleh teroris berkedok jihad, agama dan sebagainya.

Jika kita menyegarkan kembali ingatan kita, Batam merupakan salah satu kota sasaran utama para teroris. Ini dibuktikan dengan Batam sebagai salah satu kota yang menjadi sasaran pertama kali gerakan teroris di Indonesia, 24 Desember 2000 malam, bertepatan dengan malam natal, selain Medan, Pematang Siantar, Pekanbaru, Jakarta, Bekasi, Sukabumi, Bandung, Pangandaran, Kudus, Mojokerto, dan Mataram.

Pada saat itu, ada 4 bom meledak di waktu yang hampir bersamaan kala itu. Bom-bom tersebut diledakkan di gereja-gereja, diantaranya Gereja Protestan Simalungun, Sungaipanas, Gereja Katolik Beato Damai, Bengkong, Gereja Bethay lantai 2 My Mart, Batamcentre (sekarang sudah tidak ada lagi) dan Gereja Patekosta, Pelita.

Aksi pengeboman ini pun langsung dilakukan oleh gembong nomor satu teroris, dr. Azhari yang ditembak mati di Batu Malang, Jawatimur, Imam Samudra dan Amrozi yang kini sudah dieksekusi mati, lantas adalagi beberapa pelaku kunci seperti Maslamet, Hambali, Tarmizi, Abdul Zabir, Syahid Jabir dan masih banyak lagi.

Batam juga kerap dijadikan tempat merencanakan pengeboman ke sejumlah tempat bahkan negara tetangga. Kita pasti belum lupa dengan nama Gigih Rahmat dan Bahrum Naim, dua teroris yang ditangkap polisi di Batam karena ingin meluncurkan roket bom ke Marina, Singapura, Agustus 2016 silam.

Ya, sebagai warga Batam kita patut tingkatkan kewaspadaan, bukan hanya kewaspadaan dimana kita berada dan takut akan terkena bom, tapi juga kewaspadaan terhadap orang-orang di sekitar kita, orang-orang yang tidak dikenal yang mungkin tinggal bertetangga dengan kita.

Kapolresta Barelang, Kombespol Hengki Senin, 14 Mei 2018 telah meningkatkan pengamanan di Batam, dimulai dari Mapolresta Barelang, terkait serangan di Mapolrestabes Surabaya.

Semua gerbang di markas polisi itu ditutup pintu besi. Setiap orang yang mau masuk pun digeledah dan wajib menunjukkan kartu identitas, tak peduli ia menggunakan mobil, motor maupun berjalan kaki.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus mengimbau kepada seluruh masyarakat Batam Kota terlebih para Ketua RT dan RW serta tokoh masyarakat dan tokoh agama, untuk memberikan pemahaman-pemahaman positif bagi warganya, agar tidak mudah terpropokasi dengan isu-isu SARA yang mungkin sedang banyak dihembuskan melalui media sosial dan lain sebagainya.

Firdaus juga meminta agar perangkat RT RW kembali melakukan pemantauan terhadap warganya, terlebih anak-anak kos yang mungkin belum melapor, atau bahkan menimbulkan gerak-gerik yang mencurigakan.

“Kami mohon bantuan kepada RT, RW, dan tokoh masyarakat, agar ikut bersama-sama memrangi radikalisme dan terorisme ini. Bantu kami dengan memantau gerak-gerik warga yang baru, anak-anak kos yang kurang beradabtasi dan bergaul dengan warga, dan segera laporkan ke kami jika mencurigai, melihat hal-hal yang di luar batas-batas kewajaran,” harap perwira melati satu ini.(bosanto)

sumber: batampro.id

MEDIAKEPRI.CO.ID – Banyak orang yang memelihara hewan di rumahnya.
Sebut saja hewan peliharaan itu ada Kucing, Anjing, Burung, ikan dan lain sebagainya.

Namun diantara hewan peliharaan itu yang paling agresif adalah anjing.

Karena bukan tidak mungkin anjing tersebut akan mengejar dan menyerang orang yang dianggap mengancamnya.

Pasti setiap orang di dunia ini pernah yang namanya dikejar anjing bukan?

Moga-moga tidak sampai diserang hewan bergigi tajam itu.

Melansir Lifehacker.com dan Busines Insider, Grid.ID memaparkan apa yang harus dilakukan jika kalian dikejar maupun diserang anjing.

Seorang mantan pasukah khusus US Navy Seal, Clint Emerson menjelaskan bagaimana caranya saat kita diserang anjing.

Pertama, gunakan benda lain untuk mengalihkan perhatian anjing.

Jika ada seekor anjing yang anda yakini hendak menyerang anda maka carilah sesuatu macam patahan ranting pohon.

Insting alamiah anjing yang selalu suka bermain akan teralihkan perhatiannya pada ranting tersebut.

Setelahnya tinggal lempar ranting itu menjauh dari anda agar anjing mengejarnya dan anda bisa segera kabur dari situ.

Kedua, gunakan jaket, kemeja atau tas untuk melindungi sekujur tangan.

Jika anjing sudah keburu menerkam maka kita akan reflek menangkisnya dengan tangan kosong.

Tapi Clint Emerson tidak menyarankan menangkis serangan anjing dengan tangan kosong.

Gunakan jaket, kemeja, atau tas untuk ‘membungkus’ tangan anda.

Hal ini supaya anjing menyerang dan mengigit pembungkus tangan anda tersebut dan tidak sempat melukai pergelangan tangan yang ada saluran arterinya.

Ketiga, jika terpaksa pukulah anjing di bagian hidung.

Jika sudah terlanjur berjibaku dengan anjing maka hal yang anda pikirkan adalah memukul dengan keras tepat di bagian hidung anjing.

Kenapa? hal ini lantaran saat berjibaku tersebut kepala bagian depan anjing yang bisa diserang.

Terlebih bagian hidung anjing merupakan bagian sensitif sehingga ia akan kesakitan jika dipukul pada area itu.

Atau jika memungkinkan hantam bagian tulang rusuk anjing karena jika memukul tepat pada daerah itu maka bisa dipastikan nyawa anjing bisa melayang atau setidaknya sekarat.

Tapi diantara ketiga cara itu tentu cara paling baik adalah menjauh terlebih dahulu jika bertemu seekor anjing yang tidak anda kenal untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (***)

sumber: grid.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Seringkali jika kita memarkir mobil di bawah pepohonan kotoran burung atau getah pohon menempel pada kaca mobil. Tak jarang pemilik kendaraan cuek tidak langsung membersihkannya.

Ternyata kotoran tersebut memberikan efek yang cukup buruk untuk kaca mobil kita karena memiliki derajat keasaman (pH) yang tinggi.

“Kalau kena kotoran burung atau getah pohon jangan lama-lama dibiarkan, kalau dia cuma debu itu nggak apa tapi kalau kena kotoran burung atau getah pohon kalau kita parkir di bawah pohon tuh kan ada kejatuhan bunga-bunganya. Nah bunga-bunga itu ada getahnya itu kalau bisa segera langsung cuci karena itu pH-nya tinggi,” ungkap Technical Service Executive Coordinator ADM, Anjar Rosjadi di Technical Training Centre PT Astra Daihatsu Motor, Sunter, Jakarta.

Tingkat asam atau pH yang tinggi tersebut menyebabkan kaca mobil terkikis bahkan jika terkena bodi mobil bisa membuat bodi terkelupas.

Pada kaca dapat menghalangi penglihatan terutama malam hari karena cahaya akan membias dan berwarna seperti pelangi.

“Itu jahat tuh nggak cuma ke kaca ke bodi atau painting kalau sampe nyerap bisa ngelupas membekas dan susah dihilangin,” kata Andjar.

Ia menambahkan perawatan khusus untuk kaca sebenarnya tidak ada, jika kotoran di kaca hanya sebatas debu sebaiknya setiap satu minggu sekali dibersihkan. Jika malas membersihkan dan pergi ke salon mobil, pastikan cairan yang digunakan salon mobil tersebut tidak mengandung asam yang tinggi.

“Kalau kaca sebenarnya nggak ada perawatan khusus cuma kalau salon kaca itu mending dipastiin aja yang dipakai itu asamnya kuat karena gampang sekali sapu bersih emang pH-nya tinggi gampang emang bersihinnya, tapi efek pH tinggi itu bisa ngikis permukaan kaca bisa bikin pelangi atau bias,” jelasnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Nikita Mirzani bicara soal uang bulanannya dari Dipo Latief. Entah keceplosan atau hanya bercanda, perempuan 32 tahun itu menyebut mendapat Rp 400 juta dari pasangannya.

Pernyataan tersebut mencuat saat ibu dua anak itu menanggapi kabar Hilda Vitria matre lantaran pernah meminta uang Rp 20 juta kepada Kriss Hatta.

“Cewek harus matre. Kalau nggak matre bego. Hilda cuma minta Rp 20 juta sebulan, gue Rp 400 juta. Gue serius loh,” ujar Nikita Mirzani saat ditemui di kawasan Kapten P. Tendean, Jakarta Selatan, Selasa 24 April 2018

Memang seperti diketahui, pria itu sendiri dikenal sebagai seorang pengusaha sukses. Ia disebut sebagai pemilik pusat perbelanjaan Blok M Square.

Jika tak ada aral-melintang, rencananya pemain film ‘Comic 8’ itu akan menggelar resepsi bersama Dipo Latief di luar negeri. (***)

sumber: detik.com

SEPAK BOLA

Sabtu | 31 Maret 2018 | 13:07

Untuk Bekuk Juventus, Milan Harus Tampil Sempurna

MEDIAKEPRI.CO.ID, Milan – Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso mengatakan, anak asuhnya harus tampil sempurna jika ingin meraih kemenangan dari Juventus. Apalagi Juventus sangat tangguh saat main di kandang sendiri.

Milan akan menantang Juventus di Allianz Stadium, Minggu, 1 April 2018 dini hari WIB. Saat ini Juventus duduk di puncak klasemen dengan keunggulan dua poin dari Napoli.

Sementara itu, performa Milan tak kalah bagus. Rossoneri mencatatkan lima kemenangan beruntun. Hanya saja, Juventus punya rekor kandang bagus di Seri A. Terakhir kali Bianconeri kalah di kandang sendiri terjadi di 2015.

“Juventus tim hebat, tak terkalahkan dalam enam tahun terakhir (selalu meraih Scudetto). Saya yakin kami akan menjalani laga bagus dan Juventus akan kesulitan melawan kami,” ujar Gattuso, dikutip dari Soccerway.

“Kami harus rendah hati dan menghormati lawan yang lebih kuat dari kami. Kami harus main sebagai tim. Ada banyak yang dipertaruhkan dan kami tak boleh salah langkah. Kami harus tampil sempurna,” tambahnya.

“Jika kami mampu tampil bagus dalam menyerang dan bertahan, kami pasti bisa meraih hasil bagus lawan Juventus. Jika kami hanya mencoba bertahan, maka itu akan sulit buat kami,” katanya. (***)

sumber: inilah.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menegaskan kepada seluruh OPD untuk dapat menyesuaikan hasil pekerjaan dengan kebutuhan masyarakat dan peraturan serta mekanisme yang ada. Di negara demokrasi, aspirasi dari masyarakat adalah mutlak harus ada. Sebagai bahan penilai kinerja juga bahan koreksi jika hasil yang dirasa belum maksimal.

“Untuk menjawab semua aspirasi tersebut harus kita tunjukan dengan kinerja yang maksimal,” tegas Nurdin saat memimpin rapat OPD di ruang kerja kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, 19 Maret 2018 petang.

Gubernur kembali memimpin rapat dengan OPD setelah menerima kelompok masyarakat menyampaikan aspirasi mereka di Aula Wan Sri Beni, Dompak, Senin siang. Padahal sebelumnya Nurdin pada Senin pagi sudah memimpin rapat yang dihadiri seluruh Kepala OPD.

Nurdin juga menegaskan meskipun banyak kabar dari luar yang beredar, ia tidak dengan mudah begitu saja menelan kabar tersebut. Namun ada baiknya dapat dijadikan masukan dan pelajaran dalam menjalankan roda pemerintahan dengan baik.

“Aspirasi yang datang, tanggapi dengan kepala dingin dan segera cari solusinya, Apa yang di katakan benar kita diperbaiki, apa yang dikatakan salah maka kita buktikan yang benar,” tambah Nurdin.

Rapat sendiri berisikan saran dan tanggapan dari beberapa OPD terkait dokumen butir-butir aspirasi yang disampaikan oleh kelompok masyarakat pada pertemuan sebelumnya, hadir pada rapat tersebut Seluruh Asisten dan Kepala OPD di Lingkungan Provinsi kepri.

Gubernur menambahkan sebanyak 36 butir aspirasi yang disampaikan pewakilan masyarakat pada pertemuan di Aula siang tadi merupakan tugas yang harus diselesaikan.

Sala satunya masalah tenaga kerja lokal, Nurdin ingin menjadi itu prioritas, apalagi nanti 7 proyek strategis nasional di Kepri berjalan, Gubernur menghimbau kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja Tagor Napitupulu untuk menindaklanjuti nya segera.

“Segera temukan kendalanya dan kita cari solusi,” kata Nurdin.

Kemudian terkait permasalahan banjir di beberapa titik di Tanjungpinang salah satunya di Teluk Keriting. Bahwa masalah banjir tersebut sudah terselesaikan dengan adanya proyek gurindam 12 yang akan segera dibangun dan salah satunya manfaatnya nya adalah menghindari masalah banjir yang kerap terjadi.

Sementara itu, Sekdaprov Kepri TS. Arif Fadillah mengatakan bahwa aspirasi yang didapat merupakan bentuk dorongan dari masyarakat untuk ikut serta dalam pembangunan untuk itu harus segera ditindaklanjuti.

“Aspirasi tersebut sebagai bentuk kepedulian masyarakat kepada kita,” kata Arif.

Saat menerima aspirasi masyarakat di Aula Wan Sri Beni, Gubernur Nurdin mengajak kepada seluruh masyarakat Kepri untuk bersama-sama membangun daerah dengan hati. Harmonisasi diperlukan dalam merangkum segala aspirasi masyarakat yang kemudian menjadi tugas pemerintah dalam menyelesaikan.

“Jangan menjadikan konflik sebagai pemicu perpecahan, mari bangun komunikasi yang baik,” ujar Nurdin

Menurut Nurdin, aspirasi adalah hak masyarakat dan itu penting dalam mengawal kinerja pemerintah. Terkait beberapa tanggapan negatif dari beberapa pihak dilanjutkan Nurdin sebagai bentuk koreksi untuk menginkatkan kinerja lebih baik ke depan.

“Bukan dibalas dengan kata-kata tapi dengan tunjukan bekerja yang optimal,” tambah Nurdin lagi.

Sebelumnya, saat rapat evaluasi rutin mingguan itu Nurdin kembali menegaskan agar OPD bekerja semakin fokus dan dengan displin tinggi terutama dengan batas waktu pekerjaan.
Meski awal tahun, tapi bukan dijadikan alasan untuk bersantai mengingat keinginan dan harapan masyarakat terus meningkat untuk itu perlu bekerja cepat namun tetap berfokus pada tujuan akhir.

“Tunjukan hasil kerja yang optimal untuk menepis isu-isu negatif di luar,” kata Nurdin.

Gubernur menambahkan bahwa dari rapat OPD inilah dapat saling mengetahui bagaimana hasil pekerjaan yang telah dilakukan serta apa kendala yang terjadi jika pekerjaan tersebut terhambat.

“Bukan saling menyalahkan tapi untuk mencari solusi penyelesaian,” lanjut Nurdin.(humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Secara sederhana, tabrak lari berarti peristiwa tabrakan, yang menabrak pergi meninggalkan korbannya. Alasan penabrak meninggalkan korbannya bisa bermacam-macam, tetapi yang paling sering adalah karena takut.

Takut untuk bertanggung jawab, takut karena merasa bersalah dan yang akhir-akhir ini terjadi, si penabrak takut dikeroyok,
baik oleh korban atau oleh orang-orang lain yang bersimpati kepada korban.

Menurut Rifat Sungkar, pemerhati otomotif Indonesia, dalam membahas kasus tabrak lari kita harus melihat dulu peraturan yang mengaturnya.

Di dalam UU No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, pada Pasal 312, disebutkan

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang terlibat Kecelakaan Lalu Lintas dan dengan sengaja tidak menghentikan kendaraannya, tidak memberikan pertolongan, atau tidak melaporkan Kecelakaan Lalu Lintas kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia terdekat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 231 ayat (1) huruf a, huruf b, dan huruf c tanpa alasan yang patut dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp75.000.000,00 (tujuh puluh lima juta rupiah).”

Jadi menurut Rifat, secara hukum sudah jelas tabrak lari adalah suatu tindakan yang salah dan bisa dikenakan hukuman penjara maupun denda.

“Dalam suatu kasus tabrak lari, sebenarnya ada dua pihak yang terlibat, penabrak dan yang ditabrak atau korban. Artinya kesalahan bisa terjadi pada kedua belah pihak, oleh karena itu, seperti selalu saya ingatkan, saat kita berkendara kita selalu harus berhati-hati dan bertanggung jawab supaya insiden kecelakaan yang menyebabkan tabrak lari tidak perlu terjadi,” ujarnya.

Rifat juga menambahkan bahwa dalam berkendara kita juga harus menghormati pengendara-pengendara lain, karena pada dasarnya semua pihak mempunyai hak dan kewajiban yang sama.

Fenomena yang akhir-akhir ini terjadi adalah terjadinya tabrak lari karena penabrak takut harus berhadapan pihak ketiga yang bersimpati kepada korban tetapi dengan melakukan perusakan dan pengeroyokan.

“Saat kita berada di jalan dan melihat ada kecelakaan, hal terpenting yang harus dilakukan adalah menolong korban. Bukan lalu menjadi emosi dan melakukan hal-hal yang tidak perlu terhadap penabrak. Kalau si penabrak lari, yang kita harus lakukan adalah mencatat nomor polisi kendaraan yang menabrak beserta ciri-cirinya. Setelah itu bisa kita laporkan ke polisi,” ujarnya.

Satu hal yang perlu kita hindari saat terjadinya tabrak lari adalah secara emosional turut serta beramai-ramai mengejar si penabrak, karena bisa menimbulkan korban-korban lain yang tidak perlu.

“Kan bisa saja si penabrak karena takut dan panik lalu menabrak orang dan kendaraan lain, demikian juga kita yang solider mengejar, malah juga bisa menambah korban,” tutupnya. (***)

sumber: detik.com

Kenyamanan pasar tradisional harus diutamakan untuk meningkatkan minat pembeli.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui PD Pasar Bermartabat merevitalisasi empat pasar tradisional pada 2018 ini. Revitalisasi ini dilakukan untuk mendorong kenyamanan berbelanja di pasar tradisional.

Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Bandung Muhamad Solihin mengatakan kebersihan dan kenyamanan pasar tradisional harus diutamakan untuk meningkatkan minat pembeli. Sebab saat ini pasar tradisional bersaing dengan pasar modern atau supermarket yang jauh lebih tertata. Meskipun dari sisi harga, pasar tradisional lebih murah.

“Bagaimana kita bisa bersaing dengan supermarket. Ya, pasarnya harus bersih harus nyaman harus aman,” kata Solihin usai meninjau Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis 1 Maret 2018.

Menurut Solihin, empat pasar tradisional tersebut mendesak direvitalisasi karena kondisinya yang sudah kurang nyaman. Baik dari sisi kebersihan dan kerapihannya.

“(Pasar) Kiaracondong, Astananyar Cihaurgeulis, Sederhana, ini kan pasar yang punten ya, di pinggir jalan besar, terus juga pembeli banyak, dan tingkat kebersihannya agak kotor. Nah, PD pasar sudah punya rencana tahun ini semoga bisa berjalan,” ujarnya.

Solihin menyebutkan revitalisasi pasar tidak harus merombak ulang semua bangunannya. Tapi lebih pada penataan infrastruktur dan terutama kebersihan yang menjadi faktor utama membuat nyaman pasar tradisional.

Bukan hanya mengandalkan revitalisasi, ia mengimbau masyarakat dan pedagang berperan aktif dalam menjaga kondisi pasar tradisional. Sehingga pasar tradisional bisa terus terjaga kenyamanannya seperti supermarket.

“Jadi saya ingin mengimbau pengeloa pasar PD Pasar dengan seluruh masyarakat dan pedagang disini mari kita jaga pasar ini supaya nyaman bersih supaya aman, supaya pengunjung tambah banyak. Kalau pengunjung tambah banyak kan berarti transaski tambah besar. Insyaallah, kalau tambah besar berarti penghasilan para pedagang tambah besar,” tuturnya. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sindikat narkoba internasional semakin gencar memasok barang terlarang ke wilayah Indonesia. Selama Januari-Pebruari 2018 ini saja, sudah hampir 3 ton narkoba jenis sabu-sabu yang berhasil ditangkap oleh aparat keamanan. Ketua Forum koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Kepri Reni Yusneli mengapresisi kinerja aparat keamanan, baik BNN, TNI AL, Polri, maupun pihak Bea Cukai yang sudah berhasil mengamankan sekitar 2,9 ton narkoba oleh pihak BNN, Polri, Bea Cukai dan TNI AL selama dua bulan terakhir.

“Penyebaran narkoba sudah sangat mengkhawatirkan. Ini bagian dari teror yang juga harus diberantas,” kata Reni yang didampingi lima Kabid dan tiga Satgas FKPT Kepri yang baru dilantik Komjen Pol Suhardi Alius selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Meski barang bukti narkoba dan puluhan pelaku pembawanya ditangkap, Reni berharap, para gembong pemilik usaha narkoba akan menyusul ikut tertangkap. Dalam dua bulan terakhir, ada dua penangkapan yang jumlahnya sudah diluar dugaan. Masing-masing penangkapan sabu-sabu oleh pihak TNI AL yang mencapai 1 ton pada 1 Pebruari 2018 dari kapal MV Sunrise Glory dan 1,6 ton lagi dari kapal  Taiwan berbendera Singapura KM 61870 Penuin Union pada Sabtu, 22 Pebruari lalu.

Ketika disinggung, pihak Kanwil Bea Cukai Karimun baru menangkap 3 ton narkoba di Pulau Nipah pada Jumat, 23 Februari 2018, Reni mengaku mendengar kabar itu. Hanya saja, sambungnya, pihak Bea dan Cukai belum bisa memastikan apakah yang ditangkap itu narkoba atau bukan.

Pihak Bea Cukai an kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan belum dipastikan itu narkoba atau bukan.
Menurutnya, Reni yang juga kepala Dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang ini, upaya kapal-kapal yang membawa barang terlarang dan berbahaya seperti narkoba, itu termasuk teror terhadap masyarakat, khususnya generasi muda Kepri.

“Kita akan segera melakukan upaya penangkalan dini tentang bahaya teror kepada generasi muda agar tidak mudah terjerumus dan menjadi pecandu narkoba,” sebutnya.

Kedepannya, sambung Reni, FKPT akan bergandengan tangan dengan pihak-pihak terkait agar kegiatan FKPT tepat sasaran.

Kata Reni, dalam Rakernas FKPT yang diikuti 32 Provinsi selama tiga hari di Ancol beberapa waktu lalu, Deputi Pencegahan dan Radikalisasi BNPT Mayjen TNI Abdul Kadir menyebutkan, ada beberapa daerah yang dianggap rawan teror, di antaranya provinsi yang daerahnya berbatasan dengan negara asing serta wilayahnya terdiri dari banyak pulau di antaranya di Kepri.

“Ini menjadi tanggungjawab bersama untuk menciptakan rasa nyaman dan menjaga keamanan bagi warga Indonesia dan turis,” tambahnya.

Reni juga membeberkan beberapa program kerja FKPT Kepri dalam tahun ini di antaranya akan menggelar pelatihan menulis dan bekerjasama dengan media dalam penanggulangan dini teror pada April 2018 mendatang, lalu dilanjut pelatihan penanggulangan teror untuk remaja, pemuda dan wanita pada Juni 2018, disusul kegiatan sosial dan kebudayaan pada Juli serta, pada Agustus ada penelitian tentang peluang-peluang teror. “Selain itu kita juga melakukan pendekatan pendekatan serta kerjasama dengan tokoh-tokoh agama. Ada juga lomba karya tulis untuk umum dan wartawan tentang penanggulangan teror yang akan digelar mulai April hingga November 2018. Total hadiahnya sekitar Rp60 juta,” kata Reni. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Sekertaris Daerah Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah mengatakan bahwa peningkatan sektor wisata bukan sebatas dari objeknya saja. Hal-hal pendukung lainnya juga sangat penting untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam sektor wisata ini.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah saat menerima kunjungan rombongan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai di rumah dinas Bupati Karimun beberapa hari yang lalu.

Firmansyah menyampaikan untuk peningkatan PAD dari sektor pariwisata juga harus memperhatikan efek lain yang berkesinambungan. Seperti banyaknya kunjungan wisata maka hotel dan restoran juga akan mendapatkan efeknya.

“PAD kita di sektor wisata sekitar 9 sampai 10 Miliar rupiah. Itu dari perhotelan, restoran dan yang lainnya,” kata Firmansyah.

Dijelaskannya, untuk di Karimun, pengelolaan wisata dilakukan oleh swasta, masyarakat dan pemerintah. Bagi yang dikelola oleh swasta maka investor tersebut mengelola secara penuh. Sementara pemerintah menerima pemasukan dari pajak.

“Kalau yang dikelola oleh masyarakat maka pemerintah yang menyediakan infrastruktur, seperti Pantai Pelawan dan Pantai Pongkar. Sedangkan yang dikelola Pemda kita belum menentukan distribusinya karena sedang membangun untuk daya tariknya seperti air panas di Tanjung Hutan,” jelasnya.

Sementara saat ditanya terkait tujuan dari kunjungan rombongan anggota legislatif dari Kabupaten Kepulauan Mentawait itu adalah untuk melihat bagaimana sistem pengelolaan pariwisata di Karimun. Dalam kegiatan tersebut Firman dan para Kepala OPD terkait memaparkan bagaimana sistem pengelolaan pariwisata di Karimun. Diantaranya bagaiman masing-masing peran pemerintah, masyarakat dan pihak swasta dalam.

“Ini kunjungan silaturahmi saja. Mereka memiliki potensi wisata yang sangat bagus. Hanya saja mereka dalam sistem pengelolaan mereka masih kurang. Jadi bisa menjadi perbandingan bagi mereka untuk peningkatan PADnya,” ujar Firmansyah. (kmg/viar)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cirebon – Sampai pagi tadi, Jumat 2 Februari 2018, sudah ada 181 juta yang berhasil melakukan registrasi kartu.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, saat ditemui seusai mengisi kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Cirebon.

Mengenai resgistrasi kartu tersebut, Rudiantara tidak menyangkal jika ada beberapa orang yang mengalami kegagalan dalam registrasi.

Kegagalan tersebut karena jumlah digit resgistrasi yang berjumlah 16.

“Boleh dikatakan orang sangat sulit menghapal 16 digit ditambah 16 digit,” kata Rudiantara.

Kedepannya, resgistrasi kartu ini diharapkan ada pemisah di setiap empat digitnya untuk memudahkan masyarakat yang melakukan registrasi.

Adanya registrasi kartu ini untuk menghindari pesan-pesan singkat dari orang yang tidak di kenal, di antaranya pesan yang suka meminta transfer uang dan meminta pulsa.

“Jika sudah melakukan resgistrasi, nantinya kan ketahuan siapa yang mengirim pesan tersebut,” kata Rudiantara sambil tersenyum.(***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Kasus penganiayaan murid terhadap guru yang berujung kematian di Sampang, Madura, menarik perhatian Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. Orang nomor dua di Pemprov Jatim itu meminta Dinas Pendidikan Jatim harus melakukan evaluasi.

“Untuk kasus hukumnya, biar kepolisian yang bertindak,” kata Gus Ipul di Surabaya, Jatim, Jumat 2 Februari 2018.

Menurut Gus Ipul, sekolah merupakan tempat menuntut ilmu dan akhlak. Sehingga Disdik Jatim perlu memperbaiki dan membuat aturan agar kejadian serupa tak terulang.

Sementara itu Polres Sampang menyelidiki kejadian tersebut. Polres menangkap HI, siswa SMAN 1 Torjun yang memukul guru di dalam kelas.

Guru bernama Budi Cahyono tengah mengajar kesenian di Kelas XII SMAN 1 Torjun, Kamis 1 Februari 2018. Budi mendekati HI yang sedang tidur dan mencoretkan tinta di wajah murid tersebut.

HI tak terima. HI melayangkan pukulan ke Budi. Pukulan mengenai pelipis guru tak tetap tersebut.

Sepulang ke rumah, Budi tak sadarkan diri. Keluarga lalu membawa Budi ke RSUD Dr Soetomo.

“Korban diduga mengalami mati batang otak dan meninggal dunia,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera. (***)

sumber: metrotvnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Agar tetap eksis dan memperoleh suara signifikan dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2019 mendatang, Hanura harus kembali ke jati dirinya sebagai partai yang bersih, transpara dan kekeluargaan.

“Partai Hanura perlu kembali ke khitah,” ujar Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN) Umar S Bakry kepada wartawan, Selasa, 16 Januari 2018.

Sebagai partai yang diperhitungkan eksistensinya dalam percaturan politik nasional, kata Umar, jika tidak bisa mengelola masalah internal partai secara kekeluargaan maka akan terpuruk dalam kontestasi Pemilu 2019 nanti.

“Saya tidak ada urusan dengan siapa yang salah dan siapa yang benar dalam kemelut yang terjadi di Hanura akhir-akhir ini,” kata Umar.

Menjelang Pemilu 2014, kata Umar, Partai Hanura dipersepsikan publik sebagai partai paling bersih. Ini merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk pengembangan Partai Hanura di masa depan. Partai Hanura harus mengejar ketertinggalannya dan memperkuat seluruh pengurus partai untuk bersatu.

“Benar kata Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto, bahwa kemelut yang terjadi di Hanura harus diselesaikan dengan mengacu pada AD/ART partai yang telah disepakati. Namun setiap upaya penyelesaian krisis partai yang terjadi saat ini akan lebih elok dan produktif apabila berorientasi pada khitah Partai Hanura sebagai partai bersih, transparan, dan kekeluargaan,” demikian Umar. (***)

sumber: rmol.co