Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Tak hanya berkonsentrasi pada pembangunan fisik saja, di tengah kesibukan mempersiapkan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103, sejumlah satgas menyempatkan untuk menyambangi SD 01 Pasedan Para anggota Satgas TMMD menjalin keakraban dengan anak-anak sekolah dasar.

Anak-anak diajari Peraturan Baris Berbaris (PBB).

Ada sejumlah 25 anak yang mengikuti latihan berbaris yang dipimpin prajurit TNI tersebut. Nampak wajah anak-anak ceria dan bersemangat saat Serda Wiji Sutrisno memulai latihan.
Bahkan, di sela-sela berlatih baris berbaris tersebut, sejumlah anak mengutarakan niat dan minatnya untuk menjadi TNI.

”Kalau sudah besar saya ingin menjadi tentara. Supaya dapat berjuang untuk bangsa dan negara,” kata seorang anak SD setempat polos. Mereka terinspirasi dari peran TNI.

Utamanya dalam melawan penjajah serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Kepala SD 01 Pasedan Jamari Spd menyambut baik kehadiran Satgas TMMD di sekolahnya dan menyampaikan terimakasih sudah dikunjungi. Terlebih telah memberi motivasi para siswa .

Ini akan memberi pengaruh baik untuk pengalaman anak-anak tersebut. Selain itu, dengan berlatih baris berbaris bersama prajurit TNI, nasionalisme anak-anak terbentuk.

”Bekal positif dari Bapak TNI ini sangat berharga, terlebih tadi juga telah memberi latihan PBB juga. Di dalam PBB kental dengan nuansa jiwa kedisiplinan. Diharapkan kedisiplinan mereka makin terasah. Ini turut membentuk karakter positif anak sejak dini,” katanya.(0720). (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, bersama Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal serta unsur FKPD Kabupaten Natuna menyambut kedatangan KAL 28 yakni Kal Pulau Bungaran II-4-23 di dermaga Posal Penagi Ranai, Rabu, 15 Agustus 2018.

Kedatangan kapal Kal Pulau Bungaran II-4-23 dikomandani oleh Kapten Laut (P) Muhammad Yusuf NRP 18416/P

Riwayat singkat Kal Bungaran, Kal P. Bungaran dibangun berdasarkan kontrak antara PT. Infinity Global Mandiri dengan Kabaranahan Kemhan nomor kontrak : Trak/1407/XI/2016/APBN-P tanggal 08 November 2016. Kapal tersebut memiliki data teknis : Panjang : 28,34 M, Lebar : 5,85 M, Tinggi : 3,20 M, Sarat Air : 1,25, Dispacement : 70 Ton Kec, Ekonomi : 18 Knot Kec, Max : 28 Knot, Endurance : 3 – 4 Hari Peesonel : 15 orang

Berdasarkan keputusan Kepala Staf Angkatan Laut nomor Kep/1141/VI/2017, Kal 28 M hasil pengadaan Kementrian Pertahanan TA 2016 ini resmi diberi nama Kal P. Bungaran serta ditetapkan sebagai Kapal Angkatan Laut.

Pemberian nama Kal 28 M tersebut terinspirasi dari Pulau wilayah operasi dan Pangkalan Kapal tersebut. Kal Pulau Bungaran berpangkalan di Ranai.

Pulau Bungaran merupakan Pulau besar diantara pulau-pulau kecil yang ada dikawasan Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau dan di Pulau tersebut terdapat Ibukota Kabupaten Natuna.

Pulau Bungaran memiliki obyek wisata alam yang sangat menarik, sedangkan di Perairan Bungaran terdapat spesies ikan langka yaitu ikan Ketipas (Napoleon Cheilinus Undulatus) yang merupakan slah satu komoditi ekspor andalan Kabupaten Natuna.

Sebelumnya pada tanggal 27 Juli 2018 di Batam telah dilaksanakan acara penyerahan materiel kontrak berupa dua unit KAL 28 M secara berjenjang dari PT. Invinity Global Mandiri kepada Kementerian Pertahanan dan diteruskan kepada TNI Angkatan Laut dalam hal ini diterima oleh Aslog Kasal, dari Aslog Kasal diserahterimakan kepada Aslog Panglima Armada I, dan dari Aslog Panglima I kemudian diserahkan kepada Komandan Lantamal IV.

Kal Pulau Bungaran 28/II-4-23 yang telah resmi menjadi Kapal Patroli jajaran Lanal Ranai yang akan bergabung bersama kal Panda dan Kal Sengiap yang terlebih dahulu menjadi kapal Patroli Lanal Ranai, sehingga saat ini Lanal Ranai yang berada di kabupaten Natuna memiliki 3 buah kapal Patroli guna membantu mengamankan perairan Natuna”Ujar Komandan Lanal Ranai Kolonel Laut (P) Harry Setyawan, Ranai, Rabu, 15 Agustus 2018.

Lanjut Danlanal,Kal 28 tersebut terinfirasi dari nama Pulau pangkalan kapal tersebut . Kal Pulau Bungaran memiliki kecepan Jelajah 21 Kenot, dan untuk kecepatan penuh hingga mencapai 28 Knot, untuk mesin pendorong Kal Pulau Bungaran 28 di dukung oleh mesin jenis Caterpilar C32 Acert 1800 HP Rating E 2300 RPM.

“Selamat datang dan selamat bergabung di Laut Sakti rantau Bertuah,”sebut Danlanal.

Kal Pulau Bungaran di awaki oleh 3 Orang Perwira dan 12 orang Anggota, dengan Komandan dijabat oleh Kapten Laut (P) M. Yusuf, Palaksa Lettu Laut (P)Sony Arfianto serta KKM Letda Laut (T) Didik Eko Widodo setelah berlayar dari Batam yang menempuh jarak T 355 NM selama 27 Jam dan akhirnya Kal Pulau Bungaran tiba di Kab. Natuna dengan selamat.

“Diharapkan Kal Pulau Bungaran II-4-23 ini dapat mendukung pelaksanaan tugas2 keamanan laut di jajaran Lanal Ranai dalam melaksanakan patroli di wilayah kerja”.tutup Danlanal.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Bocah perempuan berinisial A viral di media sosial kondisinya memprihatinkan lantarak tak diberi makan oleh ayah tirinya, tubuhnya kurus kering. Foto bocah tersebut viral di media sosial.

foto A telah membuat masyarakat, khususnya warga Cianjur prihatin.

Apalagi sebuah keterangan di media sosial menyebutkan, bocah tersebut telah disiksa oleh ayah tirinya dan tak diberi makan. A selama ini tinggal bersama ayah tirinya, sementara ibu kandungnya sudah 3 bulan jadi TKI ke luar negeri.

Ayah tiri A pun kini telah diperiksa oleh Polsek Agrabinta Cianjur. Sementara A telah mendapatkan perawatan di RSUD Sayang Cianjur.

“Kondisi A memang sangat memprihatinkan bahkan tadi saat dijenguk tidak bisa berbicara,” kata Kapolres Cianjur AKBP Soliyah usai menjenguk A di RSUD Sayang Cianjur, Jumat, 27 Juli 2018.

Selain itu, dari hasil kunjungan, Soliyah mendapat keterangan, nenek dan paman A tak boleh menjenguk A.

Saat ditanyakan apakah benar, A mengalami kekerasan dari ayah tirinya, Soliyah belum bisa menyimpulkan.

Sebab, kasus ini masih diselidiki.

Pihak keluarga juga sempat menolak bertemu dengan siapan termasuk jajaran Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) dan awak media.

Menurut Ketua Bidang Advokasi P2TP2A Cianjur Lidya Indayani Umar, penolakan itu baru pertama kalinya dialami oleh P2TP2A.

Dia pun akan berkoordinasi dengan Unit PPA Polres Cianjur untuk mencari tahu penyebabnya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Bunda Paud Bintan Ibu Hj Deby Maryanti mengatakan bahwa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam mewujudkan generasi emas Kabupaten Bintan kedepan.

Untuk mewujudkan itu, maka sangat diperlukan perluasan akses dan mutu layanan sebagai bagian dari strategi dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan anak usia dini.

Untuk itulah dirinya berkeinginan untuk mengembangkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif di Kabupaten Bintan.

Menurutnya , Paud Holistik Integratif merupakan pendidikan anak usia dini yang akan mengintegrasikan segala aspek dan nilai-nilai dalam pendidikan seperti nilai moral, etis, religius, psikologis, filosofis, dan sosial dalam kesatuan yang dilakukan secara menyeluruh antara jiwa dan badan serta aspek material dan aspek spiritual untuk memenuhi kebutuhan esensial anak.

” Konsep yang dikembangkan sangat bagus , nantinya PAUD Holistik bertugas tidak hanya memberikan pembelajaran dan pendidikan saja namun mereka diajarkan cara pola pengasuhan anak yang benar, cara peningkatan pengembangan gizi balita hingga peningkatan kualitas pendidikan orang tua (Smart Parenting) ” ujarnya saat mengunjungi Paud Holistik Integratif Bunda Ganesa di Kota Bandung, Selasa, 17 Juli 2018 lalu.

Ditambahkannya juga bahwa mengembangkan pendidikan PAUD yang holistik dan integratif, akan meliputi aspek pendidikan, kesehatan gizi, dan perlindungan kesejahteraan.

Selain itu, menurutnya ada 5 kebutuhan yang menjadi hak anak yaitu ;

1. Hak anak untuk terjaga dan terhindar dari penyakit
2. Hak mendapatkan kecukupan gizi sebagai sarana untuk memaksimalkan kemampuan otaknya dan bereksplorasi
3. Hak mendapatkan stimulasi yang baik
4. Hak mendapatkan pola pengasuhan yang baik.
5. Hak perlindungan dari kekerasan fisik dan kekerasan psikologis.

” Kita harus terus bergerak selangkah lebih kedepan. Inovasi-inovasi pola asuh harus disesuaikan dengan pola perkembangan zaman. Jadi mindset pola pengasuhan terhadap anak harus terus berkembang, kedepannya fungsi Paud bukan hanya untuk sekedar taman bermain anak tapi lebih daripada itu ” tutupnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Setelah tren makanan hitam, kini hadir tren makanan biru yang tak kalah cantik dan menarik. Bukan hanya teh saja tetapi juga saus salad biru.

Semakin cerah dan cantiknya warna dari makanan, maka semakin banyak orang yang mengunggah ke media sosial. Semenjak hadirnya media sosial seperti Instagram, tren makanan unik dan cantik terus hadir.

Hal inilah yang mendorong perusahaan makanan Kenko di Jepang, untuk menciptakan produk makanan terbaru mereka yang berwarna biru.

Dilansir SoraNews24 Selasa, 17 Juli 2018, produk ‘Ocean Blue’ merupakan salad dressing atau saud salad, berwarna biru cerah sehingga restoran bisa menciptakan salad yang cantik, menarik, dan penuh warna sekaligus Instagrammable untuk pelanggan.

Meski berwarna biru cerah, Kenko memastikan bahwa bahan yang mereka gunakan semuanya aman untuk kesehatan. Untuk warna biru, dressing salad ini menggunakan Spirulina, tanaman ganggang yang dikemas dengan protein, antikoksidan, dan vitamin.

Selain itu salad dressing ini mengandung kolagen, yang membantu menjaga kesehatan kulit, persendian, dan mengurangi kadar minyak dari kulit serta rendah lemak.

Menurut perusahaan Kenko, salad dressing ini termasuk makanan sehat karena bisa digunakan dalam beberapa makanan. Seperti salad, mie, saus, hingga untuk pelengkap di hidangan manis. Rasanya diambil dari buah anggur, yang memberikan rasa segar di setiap makanan.

Sayangnya produk Ocean Blue tidak dijual secara bebas di toko atau supermarket. Kenko hanya menyediakan produk ini untuk restoran dan kafe saja. Kisaran harga perbotolnya dimulai dari 502 Yen (Rp. 65.300,-).

Ini bukan pertama kalinya Jepang mengeluarkan makanan biru. Sebelumnya sebuah restoran di Kyoto, memeriahkan perayaan piala dunia dengan menghadirkan daging yakiniku berwarna biru lengkap dengan minumannya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM membuka Festival Tari 2018 Tingkat Kabupaten Bintan di Relief Antam Kijang, Selasa, 3 Juli 2018 malam.

Pemenang Lomba Festival akan mewakili Kabupaten Bintan ke Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018.

Festival Tari yang diselenggarakan sekaligus memperkenalkan bahwa tarian Melayu merupakan suatu budaya yang penuh dengan kreativitas.

” Hari semarak tarian rentak Melayu , dengan berbagai kreasi dan kreativitas tentunya menjadi daya tarik dan budaya yang yang dilestarikan oleh daerah ” ujarnya.

Ajang Festival Tari 2018 Tingkat Kabupaten Bintan menghasilkan Juara 1 Sanggar Seni Tuah Pusaka ( Kec Bintan Timur) , Juara 2 Sanggar Guntur Sakti ( Kec Mantang), Juara 3 Sanggar Sang Nila Utama ( Kec Bintan Utara), Juara Harapan 1 Sanggar YKPP ( Kec Teluk Sebong).(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Xiaomi Mi7 yang tak lain adalah smartphone flagship yang tak lama lagi dirilis dipastikan mengusung poni atau notch pada sisi atas layarnya.

Informasi ini diperkuat dengan beredarnya foto live yang menampilkan wujud smartphone yang diduga kuat adalah Xiaomi Mi7. Desain ponsel tersebut tampak mirip dengan bocoran desain Mi MIX 2S beberapa waktu lalu.

Xiaomi Mi7 mengusung layar sentuh berukuran 5,65 inci dengan resolusi full HD+ 2160 x 1080 piksel yang menggunakan teknologi panel AMOLED (Active Matrix Organic Light Emiting Diode) dengan kerapatan mencapai 401 piksel per inci. Tak disebutkan adanya lapisan antigores seperti Gorilla Glass pada ponsel ini. Mi7 menggunakan sistem operasi Android 8.0 Oreo dengan balutan antarmuka MIUI 9.

Smartphone ini mendukung konektivitas sensor sidik jari, 4G LTE, USB Type-C, Bluetooth, 3G HSPA, WiFi, GPS, dan NFC (Near Field Communications). Smartphone ini juga didukung sensor sidik jari pada sisi depan ponsel yang menyatu dengan tombol Home.

Ponsel canggih Xiaomi Mi7 ini dibekali dengan memori internal berkapasitas 64GB atau 128GB, tanpa kehadiran slot microSD untuk ekspansi memori eksternal.

Performa Xiaomi Mi7 ini cukuo menarik dengan ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 845 generasi terbaru yang mengusung octa-core Kryo 385 64-bit yang terdiri dari quad-core 2,8GHz dan quad-core berkecepatan 1,8GHz dan diperkuat dengan memori RAM 6GB atau 8GB, serta diperkuat grafis dari Adreno 630. Ponsel ini dilengkapi sensor sidik jari pada sisi belakang.

Sisi kamera, Xiaomi membekali ponsel flagship Mi7 ini dengan dua buah kamera belakang berkekuatan 12 megapiksel + 12 megapiksel dengan sensor Sony IMX363 yang didukung oleh enam elemen lensa dengan aperture f/1.7, 4-axis OIS, phase-detection autofokus, dan diperkuat oleh fitur dual-tone LED flash. Dual kamera pada Mi7 ini dapat digunakan untuk optical zoom dan portrait mode.

Kamera depan Xiaomi Mi7 ini juga cukup mumpuni dengan berkekuatan 8 megapiksel yang didukung kemampuan autofokus untuk mengakomodasi foto selfie dan video call. Smartphone ini didukung baterai berkapasitas 3350mAh yang didukung fast charging untuk mencukupi kebutuhan dayanya. (***)

sumber: sidomi.com

MEDIAKEPRI.CO.,ID, Jakarta – Ternyata bukan hanya kopi, ada beberapa minuman yang bisa merusak gigi. Menurut dokter gigi minuman ini bisa bikin gigi rusak.

Ada minuman yang baik untuk kesehatan gigi namun ada juga yang mengundang masalah pada gigi. Dr. Brian Kantor, seorang dokter gigi di Lowenberg, Lituchy New York membeberkan 5 minuman terburuk untuk kesehatan gigi.

1. Minuman Soda

Minuman soda adalah minuman yang paling buruk untuk gigi. Selain kandungan gula yang sangat tinggi, soda juga mengandung pewarna makanan yang bisa merubah warna putih alami pada gigi.

Jadi, ada baiknya kurangi konsumsi minuman bersoda dari sekarang. Atau setelah minum soda, pastikan membilasnya dengan minum air putih.

2. Kopi dan teh hitam

Semakin gelap warna minuman maka semakin berpotensi merubah warna gigi. Jika Anda penggemar kopi atau teh hitam, usahakan minum menggunakan sedotan. Juga pilih jenis teh lain yang warnanya lebih terang seperti teh hijau atau teh herbal.

3. Wine

Wine memiliki kandungan asam yang sangat tinggi. Asam ini yang bisa merusak lapisan enamel gigi hingga membuat gigi pebih rapuh. Solusinya, cobalah meneguk air putih setelah minum wine. Ini berlaku untuk jenis red maupun white wine.

4. Jus jeruk

Jus jeruk terutama jeruk nipis memiliki rasa yang sangat asam. Rasa ini secara perlahan bisa merusak lapisan luar enamel gigi. Sama seperti wine, jika diminum terus menerus maka gigi akan cepat rusak karena rapuh.

5. Air mineral kemasan

Air mineral yang dijual dalam kemasan botol kebanyakan diolah dengan tambahan bahan kimia saat proses pemurnian. Bahan inilah yang mengganggu kesehatan gigi. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Apakah sering mengalami bau mulut ketika sedang berpuasa?
Tentunya hal itu sangat mengganggu beberapa aktivitas khususnya saat harus berbincang dengan orang lain.

Kita pasti akan mengalami penurunan tingkat kepercayaan diri saat merasa bau mulut.

Namun, tenang saja karena bau mulut ini pasti dialami oleh sebagian besar orang-orang yang berpuasa.

Menurut seorang ahli gizi yaitu dr. Jovita Amelia, bau mulut pada orang berpuasa disebabkan dari asam lambung yang naik.

Selain itu, bisa juga karena kurangnya konsumsi cairan dalam tubuh.

Dengan demikian, Jovita menyarankan saat sahur tidak mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan asam lambung menjadi naik seperti makanan yang mengandung gas, salah satunya adalah sayuran kol atau kubis.

“Kol itu makanan bergas yang dapat meningkatkan asam lambung, maka harus dihindari untuk mencegah bau mulut yang menyengat,” kata Jovita.

Kol mengandung zat riffinose yang tinggi yang merupakan sejenis gula dengan kandungan karbohidrat kompleks.

Zat tersebut akan sulit dicerna oleh lambung, sehingga akan menghasilkan asam di lambung dan menimbulkan gas yang dikeluarkan melalui mulut.

“Hindari juga gorengan dan makanan bergas lainnya seperti ubi dan sawi agar asam lambung tidak meningkat,” ujar Jovita saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat, 4 Mei 2018.

Serta yang paling penting adalah tetap konsumsi air putih minimal delapan gelas perhari. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Mantan suami Ayu Ting Ting lagi-lagi bermasalah dengan seorang perempuan. Kali ini, dia disomasi oleh perempuan yang meminta perjanggungjawaban untuk bayi yang di kandungnya.

Surat somasi tersebut diposting oleh akun gosip Lambe Turah. Dalam surat tersebut dilihat detikHOT, Rabu, 28 Maret 2018 tertulis jelas nama Henry Baskoro Hendarso.

“Bahwa tujuan dari Surat Undangan Klarifikasi No: 120/M&P/Klarifikasi/30.11.2017 tersebut adalah untuk meminta klarifikasi dari Bapak bahwa apakah benar anak yang dikandung oleh klien …. adalah anak biologis dari bapak?” begitu kutipan poin satu dalam surat somasi tersebut.

Nama perempuan itu sengaja disensor. Di situ juga dituliskan kalau perempuan tersebut ingin menyelesaikan masalahnya dengan cara baik-baik.

Di situ juga dijelaskan perempuan tersebut tidak melakukan hubungan intim dengan pria lain selain Enji. Kemudian perempuan tersebut juga bersedia melakukan tes DNA dan jika hasilnya menyatakan benar anak yang di kandungnya adalah anak Enji, dia ingin meminta pertanggungjawaban.

Pada poin keenam dituliskan perempuan tersebut tidak memaksakan kehendaknya pada Enji untuk dinikahkan. Akan tetapi, dia hanya meminta Enji untuk menanggung biaya semasa kehamilan hingga melahirkan dan membesarkan anak yang di kandungnya sampai selesai pendidikan perguruan tinggi jika benar anak tersebut adalah anak Enji.

Ada sekitar 8 poin yang dituliskan dalam somasi tersebut. pada poin ketujuh, dinyatakan bahwa usia kehamilan perempuan tersebut sudah mendekati masa melahirkan.

“Berdasarkan hal-hal di atas, kami sangat berharap apabila Bapak Henry Baskoro Hendarso dapat menanggapi sebagaimana seharusnya guna dapat menyelesaikan permasalahan ini,” tulis kata-kata dalam surat tersebut.

“Untuk itu kami memberikan PERINGATAN KERAS kepada Bapak Henry Baskoro Hendarso agar menujukan itikad baik. Kami memberikan waktu selama 7 (tujuh) hari untuk menanggapi SOMASI…,” lanjutnya.

Enji sudah dua kali bercerai. Petualangan cinta Enji memang jadi sorotan. Mulai dari menjalin hubungan dengan Ayu Ting Ting dan menikah diam-diam sampai bercerai, Enji juga sempat dikabarkan dekat dengan Anggita Sari, dan menikah dengan Rosmanizar kini pernikahan keduanya itu berakhir di meja perceraian Pengadilan Agama Jakarta Timur. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Belum lama ini, penyanyi Mytha Lestari dituding oleh netizen hamil di luar nikah. Ia pun sempat geram akan komentar tersebut.

Memang, bukan kali ini saja pelantun ‘Aku Cuma Punya Hati’ itu disebut demikian. Sebelumnya saat pertama kali ia menikah dengan Barry Maheswara Siddique, Mytha Lestari juga sudah dituding hamil di luar nikah.

“Kalau soal itu gue udah nerima banyak banget. Pertama kali gue nikah gue pakai kebaya, kain bebet gue. Tahu kan kain bebet itu pakenya dibebet bukan disleting, itu kain panjangnya 3 meter, terus harus di bebet di badan gue, badan gue kecil banget ya gimana dia nggak ngerumpul depan sini (menunjuk bagian perutnya), kebaya gue aja hampir nggak cukup karena bebetannya itu,” ucapnya dengan nada kesal usai mengisi acara ‘Brownis’ Trans TV, Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Senin 19 maret 2018
Tudingan itu terjadi lagi saat Mytha Lestari mengumumkan kehamilannya yang tengah memasuki usia empat bulan, di Instagram. Ia juga sempat membalas komentar tersebut dan menjelaskannya.

“Terus udah gitu yang paling kesel ketika gue hamil nih mungkin insting keibuan gue kali ya. Pas lagi hamil di kehamilan pertama gue sengaja nggak mau kasih tahu pas udah masuk 6 minggu karena buat gue kalau belum sampe 12 minggu masih rawan karena sepupu-sepupu gue banyak banget yang miscarriages di umur (kandungan) segitu jadi gue banyak belajar juga tidak mengulangi kesalahan yang sama kan udah akhirnya gue memutuskan untuk kasih tahu tanggal 14 Februari kemarin, dan itu saat umur kehamilan gue sudah 14 minggu,” imbuh pelantun ‘Denganmu Cinta’ itu.

“Nah terus udah gitu udah 14 minggu semua orang ‘wah hamil duluan nih kayaknya nih’ , ‘kok udah gede aja baru nikah’ udah diem, diem, diem tiba-tiba kayak kemaren lagi foto pake hashtag #17weeks ada yang ngomong lagi ‘wah udah gede aja baru nikah, udah 17 weeks hamil duluan yah’ wah ini waktunya gue menjelaskan akhirnya gue ngejelasin dan ternyata tanpa janjian suami gue pun panas kayak gue nulis suami gue juga nulis padahal kita sama sekali nggak janjian karena gue lagi dimana dia lagi dimana,” sambungnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Makassar – Seorang mahasiswa Herlangga (21), ditangkap aparat kepolisian lantaran melakukan aksi pencurian sepeda motor (curammor). Pelaku diketahui, ia telah belasan kali beraksi.

Tim Resmob Polda Sulsel, meringkus pelaku di Jalan Gunung Lompobattang Makassar, beserta barang bukti sepeda motor yang disembunyikannya, di sebuah rumah kosong di Jalan Nuri, pada Jumat 16 Maret 2018 dini hari.

Menurut Kanit Resmob Polda Sulsel, AKP Edy Sabhara mengatakan, polisi terpaksa melumpuhkan kaki pelaku dengan timah panas, lantaran saat hendak dibawa ke tempatnya melakukan pencurian sepeda motor, Herlangga berusaha kabur.

“Pelaku berusaha melarikan diri. Meski diberi tembakan peringatan ke udara tetap tidak dihiraukan, hingga terpaksa dilumpuhkan di kedua kakinya,” ungkap AKP Edy Sabhara, pada hari Jumat 16 Maret 2018 sore.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan Tim Resmob Polda Sulsel, Herlangga diketahui melakukan aksinya di dua wilayah di Sulawesi Selatan.

“Sudah 11 kali beraksi, antaranya di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa,” Kata AKP Edy.

Edy menambahkan, dari aksinya tersebut, pelaku kerap melalukan pencurian sepeda motor di kawasan keramaian pantai losari, Kota Makassar.

“Pengakuannya itu tujuh kali melakukan curanmor di wilayah hukum Polsek Ujung Pandang, diantaranya seperti di Anjungan Pantai Loasari,” lanjutnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku beserta barang bukti sepeda motor curianya langsung dibawa ke Mapolsek Ujung Pandang, untuk diproses hukum. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Secara sederhana, tabrak lari berarti peristiwa tabrakan, yang menabrak pergi meninggalkan korbannya. Alasan penabrak meninggalkan korbannya bisa bermacam-macam, tetapi yang paling sering adalah karena takut.

Takut untuk bertanggung jawab, takut karena merasa bersalah dan yang akhir-akhir ini terjadi, si penabrak takut dikeroyok,
baik oleh korban atau oleh orang-orang lain yang bersimpati kepada korban.

Menurut Rifat Sungkar, pemerhati otomotif Indonesia, dalam membahas kasus tabrak lari kita harus melihat dulu peraturan yang mengaturnya.

Di dalam UU No.22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, pada Pasal 312, disebutkan

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang terlibat Kecelakaan Lalu Lintas dan dengan sengaja tidak menghentikan kendaraannya, tidak memberikan pertolongan, atau tidak melaporkan Kecelakaan Lalu Lintas kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia terdekat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 231 ayat (1) huruf a, huruf b, dan huruf c tanpa alasan yang patut dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp75.000.000,00 (tujuh puluh lima juta rupiah).”

Jadi menurut Rifat, secara hukum sudah jelas tabrak lari adalah suatu tindakan yang salah dan bisa dikenakan hukuman penjara maupun denda.

“Dalam suatu kasus tabrak lari, sebenarnya ada dua pihak yang terlibat, penabrak dan yang ditabrak atau korban. Artinya kesalahan bisa terjadi pada kedua belah pihak, oleh karena itu, seperti selalu saya ingatkan, saat kita berkendara kita selalu harus berhati-hati dan bertanggung jawab supaya insiden kecelakaan yang menyebabkan tabrak lari tidak perlu terjadi,” ujarnya.

Rifat juga menambahkan bahwa dalam berkendara kita juga harus menghormati pengendara-pengendara lain, karena pada dasarnya semua pihak mempunyai hak dan kewajiban yang sama.

Fenomena yang akhir-akhir ini terjadi adalah terjadinya tabrak lari karena penabrak takut harus berhadapan pihak ketiga yang bersimpati kepada korban tetapi dengan melakukan perusakan dan pengeroyokan.

“Saat kita berada di jalan dan melihat ada kecelakaan, hal terpenting yang harus dilakukan adalah menolong korban. Bukan lalu menjadi emosi dan melakukan hal-hal yang tidak perlu terhadap penabrak. Kalau si penabrak lari, yang kita harus lakukan adalah mencatat nomor polisi kendaraan yang menabrak beserta ciri-cirinya. Setelah itu bisa kita laporkan ke polisi,” ujarnya.

Satu hal yang perlu kita hindari saat terjadinya tabrak lari adalah secara emosional turut serta beramai-ramai mengejar si penabrak, karena bisa menimbulkan korban-korban lain yang tidak perlu.

“Kan bisa saja si penabrak karena takut dan panik lalu menabrak orang dan kendaraan lain, demikian juga kita yang solider mengejar, malah juga bisa menambah korban,” tutupnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Sebuah rekaman video mengenai aksi heroik ojek online atau ojol yang meringkus jambret viral di media sosial.

Kejadian itu diketahui terjadi di Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 10 Mret 2018 sore.

Menurut warga setempat, terjadi aksi kejahatan ketika seorang pria berkaus hitam menjambret wanita di Jalan Sipodang.

Beberapa ojek online yang sedang mangkal menunggu pesanan menyaksikan penjambretan itu.

“Beberapa mas ojeknya langsung ngejar jambret itu. Ada mas ojek yang jatuh juga saat mengejar sampai dibawa ke rumah sakit,” ujar Rahman, warga Tembalang.

Upaya ojek online ini sukses, seorang di antaranya berhasil meringkus jambret tersebut.

Warga yang menyaksikan aksi kejar-kejaran ini segera mengabadikan momen ojol pahlawan tersebut.

Videonya pun tersebar melalui aplikasi perpesanan dan media sosial lain.

Kemudian warga setempat bersama para ojol langsung mengamankan si jambret sambil menunggu petugas Polsek Tembalang datang.

“Kasus tersebut sudah dalam proses pengembangan kami,” ujar Kapolsek Tembalang Kompol Budi Rahmadi kepada Tribunjateng.com.

Dalam video, emosi warga masyarakat yang berada di lokasi kejadian tampak tersulut mendengar jawaban si bandit.

Beberapa warga pun melontarkan kalimat kasar. Simak video di atas! (***)

sumber: tribunnews.com

 

 

MEDIAKEPRI.CO.ID – Anang (67), petani Kampung Citeureup, Desa Neglasari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, tewas dibacok benda tajam di kepala dan tubuhnya. Insiden tersebut terjadi di Kampung Pasir Pogor, Desa Neglasari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Minggu sekitar pukul 10.18 WIB.

Ia diduga dibacok petani berinisial M (39) yang kini telah diamankan petugas kepolisian.

Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Banjaran, Susianti Rachmi menjelaskan, saat kejadian, saksi Suherman ada di sekitar kebun. Suherman mengaku melihat korban berjalan ke arah kebun M. Tak lama kemudian, terdengar suara gaduh di lokasi yang didatangi korban.

Saksi yang penasaran kemudian mengecek suara ribut itu. “Saat di lokasi, saksi melihat korban sudah berlumuran darah. saksi juga melihat M berdiri di saung atau rumahnya,” jelas Susianti melalui pesan singkat, Minggu 25 Februari 2018 .

Warga di sekitar kebun langsung membawa korban yang berlumuran darah ke klinik Raga Sehat Kampung Gardu Desa Jagabaya Kecamatan Cimaung. Namun dalam perjalanan, Korban mengembuskan napas terakhir dan meninggal dunia “Korban sudah berlumuran darah mengalami luka di bagian mulut, leher belakang, kepala, pipi sebelah kanan, bahu kanan, sikut kanan, akibat senjata tajam atau golok yang dibacokan ke korban,” jelasnya.

Berdasarkan hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua buah golok dan satu buah sarung golok, peci warna putih ada darahnya. Tak hanya itu, polisi juga mengamankan terduga pelaku berinisial M “Kami amankan yang diduga pelaku, dan mengamankan keluarga korban dan mengimbau masyarakat supaya tidak main hakim sendiri,” jelasnya.

Adapun motif keributan itu dikarenakan sumber air. “Motifnya berebut sumber air untuk mengairi sawah,” jelasnya.

sumber: kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kelakuan pasangan suami-istri di Desa Tlomar, Bangkalan, M (36) dan U (18) tak pantas ditiru. Keduanya dengan sengaja memberikan buah hati mereka yang berusia 9 bulan rokok. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berang!

Ketua KPAI Susanto sangat menyesalkan tindakan keji pasangan tersebut. Untuk diketahui, keduanya mengaku iseng memberikan rokok ke anaknya.

“Kami mengecam keras atas tindakan tersebut. Ini tak dibenarkan!” ujar Susanto saat dimintai tanggapan, Jumat 23 Februari 2018.

Menurut Susanto, mengasuh anak tak boleh serampangan. Dia lalu memberi pesan kepada pasangan asal Desa Tlomar itu tentang cara mendidik anak yang benar.

“Mendidik anak itu perlu pembiasaan baik. Dari hal-hal sederhana sekalipun (harus diajarkan) sejak usia dini,” tutur Susanto.

“Ini harus menjadi pelajaran kita semua, tak boleh main-main dalam mengasuh anak,” pesan dia.

Aksi memberi rokok pada bayi dilakukan pada Sabtu 17 februari 2018 malam. Kemudian diambil fotonya dan diunggah ke facebook. Netizen mengecam. Tindakan itu dinilai tak pantas dilakukan.

Pasangan itu sempat diamankan polisi sebelum diberi peringatan keras dan diminta tak mengulangi perbuatan itu.

“Yang bersangkutan mengaku iseng,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera.
(***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banjarbaru – Aksi bejat dilakukan seorang oknum PNS Guru salahsatu madrasah di Desa Rumpiang, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar.

Siswa yang masih umur 14 tahun disetubuhi sebanyak 20 kali. Parahnya lagi, aksi tak terpuji itu bahkan dilakukan di sekolah.

“Kalau menurut pengakuan pelaku karena dia sayang sama korban,” ucap Kapolsek Beruntung Baru Iptu Khamdari, Jumat 23 Februari 2018 kepada BPost Online.

Masih menurut Iptu Khamdari, pelaku sudah punya anak dan istri.

Oknum guru madrasah

Oknum PNS guru bernama Turidi, warga Gambut. Lelaki paruh baya umur 41 tahun ini ternyata memiliki wajah lumayan ganteng. Bahkan untuk ukuran seorang guru Madrasah, Turidi memiliki penampilan yang lumayan oke juga

Namun, sayangnya sejak 2017 pria ini sudah berbuat tak senonoh dengan menyetubuhi murid sendiri yang masih belia berinisial RD itu sebanyak 20 kali.

Ya jelas, orangtua RD tak terima, lalu melapor guru cabul ini ke polisi. Tercatat laporan polisi kasus ini 21 Februari 2018.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasubbag Humas Polres Banjarbaru AKP Siti R membenarkan terkait kasus itu.

“Iya benar pelaku merupakan oknum guru. Dan korban ini adalah muridnya,” ucap Siti. (***)

sumber: tribunnews.com