Jam

KARIMUN

Minggu | 02 September 2018 | 8:00

Bupati Karimun Diperiksa 3 Jam di KPK, Jadi Saksi Kasus Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Kabar diperiksanya Bupati Karimun, Aunur Rafiq di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 27 Agustus 2018 dibenarkan oleh Bupati Karimun.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan pemeriksaan dirinya di KPK adalah sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi yang menjerat pejabat Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo, sebagai tersangka.

BACA: Bupati Aunur Rafiq Dikabarkan Diperiksa KPK, Ada Apa Ya?

“Dapat saya sampaikan, kemarin saya dipanggil untuk diminta keterangan sebagai saksi dalam kasus dana perimbangan,” ujar Rafiq, Kamis, 30 Agustus 2018 saat diwawancarai di Hotel Aston Karimun.

Aunur Rafiq menyebutkan, kedatangannyan ke KPK sebagai warga negara yang baik. Kemudian memberikan keterangan yang sebenarnya.

Dijelaskan Rafiq, Kabupaten Karimun tidak tersangkut dalam kasus tersebut. Untuk mendapat dana perimbangan, Karimun telah melalui prosedur dan melengkapi segala syarat.

“Kita telah mengikuti prosedur. Pemkab Karimun mendapat dana perimbangan telah mengikuti prosedur dan syarat-syarat,” ujar Rafiq.

Dalam pemeriksaan di kantor KPK itu, Rafiq menyebut dirinya diperiksa selama tiga jam. Selama itu pula Ia menjelaskan bagaimana Kabupaten Karimun dalam mendapatkan dana perimbangan.

“Selama diperiksa saya telah sampaikan semuanya. Tapi yang jelas, intinya saya diminta sebagai saksi,” kata Aunur Rafiq. kmg/Parulian Turnip)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun terus menindaklanjuti program-program strategis di Provinsi Kepri. Sejak direstui Presiden Joko Widodo akhir Februari lalu, beberapa program semakin terlihat perkembangannya.

Senin, 27 Agustus 2018 kemarin, Nurdin menemui Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basoeki Hadimulyono.

Nurdin bertolak ke Jakarta usai memimpin Apel Pagi di SMK Negeri 5 Batam dan Pemancangan Tiang Perdana Proyek Gurindam 12 di Tanjungpinang.

“Pertemuan itu dalam rangka tindak lanjut program-program strategis daerah,” kata Nurdin, usai bertemu Menteri PU, di Jakarta.

Di antara yang dibahas, kata Nurdin tentang perkembangan Jembatan Batam Bintan, Pelabuhan Tanjungsauh, Pulau Sembur dan beberapa pembangunan pasar di Kepri.

“Alhamdulillah semua Menteri mendukung penuh program-program tersebut. Semuanya untuk memajukan Provinsi Kepri dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Nurdin yang dalam kunjungan itu didampingi Kadisperindag Burhanuddin Boy.

Nurdin, dalam banyak kesempatan memang terus berkoordinasi dengan Jakarta dalam upaya mempercepat program strategis yang sudah dorestui Presiden Jokowi. Pada akhir April lalu, dalam pembahasan khusus di Istana Negara, Jokowi menegaskan dukungannya untuk proyek strategis yang diusulkan Pemprov Kepri.

Saat itu, rencana investasi yang disampaikan, semua disetujui Presiden. Para Menteri diminta mem-follow up ini semua dan mencari aturan supaya investasi yang masuk dipermudah.

Karena itu, dalam setiap kesempatan, Nurdin selalu menggesa percepatan itu dengan menemui sejumlah menteri terkait. Menurut Nurdin, semua itu dalam upaya meningkatkan aktivitas ekonomi, mobilitas orang, kendaraan, barang dan jasa idustri serta pasokan air bersih/gas dari Batam-Bintan. Melalui pembangunan ini juga membangun martabat bangsa.

Ada tujuh proyek strategis yang dibawa dalam pertemuan itu. Proyek-proyek itu adalah Pembangunan Jembatan Batam Bintan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh, KEK Galang Batang, KEK Pulau Asam, Pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, Pengembangan dan Modernisasi Bandara Hang Nadim dan Pembangunan Batam LRT (Light Rapit Transit).

“Setelah semua proyek disetujui, akan meningkatkan ekonomi Kepri dan nasional,” kata Nurdin.(***)

sumber: humaskepri.id

UMUM

Senin | 14 Mei 2018 | 11:30

Bulan Puasa, Pemerintah Kurangi Jam Kerja PNS

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Memasuki bulan Ramadan, pemerintah melakukan penyesuaian jam kerja bagi pegawai negeri sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada bulan puasa nanti PNS bisa pulang lebih cepat dari hari biasa.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) nomor 336 tahun 2018 tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI pada Bulan Ramadhan, jam kerja dikurangi satu jam dari biasanya.

“Jumlah jam kerja bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima hari atau enam hari kerja menjadi 32,5 jam per minggu,” bunyi surat edaran tersebut seperti dikutip detikFinance, Jakarta, Senin, 14 mei 2018.

Dengan demikian, maka instansi pemerintahan yang melakukan 5 hari kerja, pada hari Senin hingga Kamis Pukul 08.00 – 15.00 WIB. Kemudian pada hari Jumat, PNS kerja pukul 08.00 WIB hingga 15.30 WIB.

Sementara bagi instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja, maka pegawai bekerja di hari Senin hingga Kamis, dan Sabtu mulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB. Sementara untuk hari Jumat pukul 08.00 – 14.30 WIB.

Pengurangan jam kerja ini diberikan agar PNS atau ASN yang melaksanakan puasa dapat meningkatkan ibadahnya. Walaupun demikian, Menteri PANRB Asman Abnur mengimbau agar pelayanan publik tetap berjalan dan ASN tidak mengabaikan tugasnya sebagai pelayan masyarakat.

Penyesuaian jam kerja ini tidak hanya berlaku bagi PNS, namun juga berlaku untuk TNI dan Polri. Penyesuaian jam kerja ini juga hanya berlaku selama bulan Ramadan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sudah 27 jam rutan Mako Brimob di Kelapa Dua, Depok, dikuasai napi teroris. Kapan polisi mengambil langkah penyelesaian?

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menuturkan polisi sulit mendekat ke rutan Mako Brimob. “Polisi tidak bisa mendekat, Rutan dikuasai oleh mereka,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto kepada detikcom, Rabu, 9 Mei 2018.

BACA: Kericuhan Terjadi di Rutan Mako Brimob, Ada Apa Ya?

Sampai pukul 22.00 WIB juga belum ada kondisi terakhir soal Bripka Irwan Sarjana yang disandera teroris. Sebelumnya anggota Densus 88 Antiteror tersebut dinyatakan dalam kondisi baik, sampai saat ini polisi masih terus bernegosiasi dengan napi teroris.

“(Kondisi yang disandera) masih dalam pengawasan kita,” imbuhnya.

Napi teroris di rutan Mako Brimob sudah rusuh sejak Selasa, 8 Mei 2018 sekitar pukul 19.30 WIB. Napi teroris yang melakukan penyanderaan menuntut sejumlah hal, salah satunya bertemu terdakwa teroris bom Thamrin, Aman Abdurrahman. Apa alasannya?

“Ya biasa, itu kan sebagai pimpinannya,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Rabu, 9 mei 2018.

Rusuh di rutan Mako Brimob ini sudah memakan korban. 5 orang anggota polisi gugur dalam tugas dan seorang teroris tewas karena melawan polisi.

“Yang jelas, dari 5 rekan-rekan yang gugur, mayoritas luka akibat senjata tajam di leher. Saya ulangi, akibat senjata tajam di leher. Luka itu sangat dalam,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen M Iqbal.

Iqbal menyebut mayoritas korban mengalami luka akibat senjata tajam di leher bagian belakang. “Seperti luka dibacok,” katanya.

Selain itu, polisi yang gugur rata-rata mengalami luka di sekujur tubuh. Ada juga yang mengalami tembakan di kepala. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Setelah melakukan hubungan suami istri dengan Np, wanita idamannya, Hasnan (57) warga negara Malaysia tewas di kamar Hotel Balai View, Senin, 23 April 2018 sekitar pukul 15.15 WIB.

“Sekira pukul 11.30 WIB, saksi masuk ke kamar 318 untuk menemui korban. Kemudian korban langsung mengajak saksi untuk melakukan hubungan intim. Kurang lebih selama 1 jam korban katanya sempat kelelahan dan berhenti,” kata Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara, Selasa, 24 April 2018 sore.

Setelah melakukan hubungan tersebut, saksi pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Kemudian, saksi ke luar dari kamar mandi dan melihat korban masih dalam posisi tidur terlentang.

“Awalnya dia (saksi) sempat membangunkan korban, namun saat dibangunkan masih terdengar suara mengorok dari mulut korban. Merasa curiga, selang waktu 30 menit saksi kembali membangunkan korban dan korban tidak juga bangun. Saksi langsung menuju lobby hotel untuk melaporkan kondisi korban ke resepsionis,” jelas Lulik.

Setelah mendapat informasi tersebut, tim unit inafis Polres Karimun langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Sekira pukul 16.00 WIB jenazah korban dibawa ke RSUD Karimun. (kmg/riandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Setelah sembilan jam menjalani pemeriksaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan untuk menahan Gubernur Jambi, Senin, 9 April 2018 sekitar pukul 18.30 WIB. Sebelumnya, Zumi Zola mendatangi Gedung anti rasuah tersebut sekitar pukul 09.30 WIB.

“Ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta kepada wartawan yang menunggu di Gedung KPK, Senin, 9 April 2018

Informasi di lapangan, pemeriksaan terhadap orang nomor satu di Jambi ini diduga menggunakan kekuasaannya untuk meloloskan sejumlah proyek di Jambi. Atas jasa tersebut, Zumi menerima imbalan yang nilainya fantastik yakni kurang lebih Rp1 miliar.

Zumi sebelumnya juga diduga turut terlibat dalam kasus dugaan suap pengesahan Rancangan APBD Jambi 2018 yang dibongkar KPK lewat operasi tangkap tangan (OTT). Ada empat orang yang sudah ditetapkan tersangka dalam kasus ‘uang ketuk’ RAPBD tersebut, tiga di antaranya anak buah Zumi di Pemprov Jambi.

Keempat tersangka itu, yakni Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Erwan Malik; Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Jambi, Arfan; Asisten Daerah Bidang III Jambi Saipudin; dan Anggota DPRD Jambi dari Fraksi PAN, Supriyono.

Dari OTT, KPK mengamankan uang sebesar Rp4,7 miliar dari total Rp6 miliar yang diduga telah disiapkan pihak Pemprov Jambi untuk anggota DPRD Jambi.

Atas perbuatannya Zumi dijerat dengan Pasal 12B Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Pantauan di lapangan, terlihat Zumi Zola murung ketika petugas menggiringnya menuju kendaraan untuk membawanya ke ruang tahanan. Dengan menggunakan baju rompi tahanan KPK, Zumi terlihat lesu dan lemas. (int)

MEDIAKEPRI.CO.ID, California – Biasanya olahraga dan diet ketat dilakukan untuk mendapatkan tubuh langsing. Tapi, seorang wanita asal California memilih memakai korset sepanjang hari demi memiliki pinggang kecil.

Diana Ringo mengungkapkan bagaimana ia memakai korset 23 jam sehari untuk mempertahankan pinggangnya yang kecil 18 inci. Ia pun hanya melepas korsetnya saat mandi.

Wanita berusia 39 tahun ini mulai mengenakan korset hampir tiga tahun yang lalu. Diana mengatakan bahwa ia kehilangan lekuk tubuhnya yang alami setelah melahirkan dua anak, dan sangat ingin melakukan sesuatu mengenai hal itu.

Alih-alih melakukan diet dan olahraga, Diana memutuskan untuk memakai korset pinggang. “Ketika saya memakai korset saya, itu membuat saya merasa sangat seksi,” tutur Diana seperti dilansir dari The Sun.

“Saya tidak senang dengan tubuh saya sebelumnya karena gemuk. Tidak ada yang salah dengan menjadi gemuk tapi lemak saya tidak menyebar dengan cara feminin. Ini menyebar seolah-olah saya memiliki tipe tubuh laki-laki dan saya tidak menyukai bentuk itu,” tambahnya.

Wanita yang tinggal di San Diego ini memiliki lebih dari 45 korset di lemari pakaiannya yang ditaksir senilai £ 1.400 atau setara dengan Rp 26 juta. Meskipun awalnya suami Diana, Brett Ringo sangat prihatin atas latihan korset ketat yang dilakukan istrinya, ia akhirnya menyesuaikan diri dengan cara hidup Diana.

Terlepas dari potensi kerusakan yang ditimbulkan oleh korset, Diana belum memiliki masalah kesehatan dan menyukai korset yang membalut tubuhnya. Ia juga tetap makan seperti orang pada umumnya.

“Saya percaya korset, jika dibuat dan digunakan dengan benar membuat pinggang saya lebih kecil. Ini penting bagiku karena itu membuatku merasa baik, itu membuatku merasa seksi dan aku bahagia,” ujarnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kahar (42), warga Tanjung Uma, Batuampar diduga tertimpa alat berat saat bekerja di Pelabuhan Batuampar, Kamis, 22 Februari 2018 sore sekitar pukul 15.15 WIB.

Dua jam setelah buruh bongkar muat ini tercebur ke laut, petugas KPLP Batuampar yang mencari korban demenukan dalam kondisi meninggal dunia.

Informasi di lapangan, korban bekerja tanpa menggunakan perlengkapan untuk keamanan dan keselamatan bekerja ini, tertimpa saat melakukan pemasangan tali crene, yang akhirnya menimpa dirinya.

Begitu kejadian, rekan pekerja korban melaporkan kejadian ini kepada KPLP. Saat menerima laporan, petugas langsung bergerak. Setelah jasad korban ditemukan, langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Kepri, Batubesar, Nongsa.

“Korban saat ini di RS Bhayangkara Polda Kepri. Petugas laut yang membawanya setelah ditemukan,” ujar Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga kepada wartawan. (bayu wasono)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Dyanti Dyah Ayu Chayani Putri (24) alias Putri, korban longsoran beton underpass parimeter Bandara Soekarno-Hatta, akhirnya meninggal duni di rumah sakit RS Mayapada hari ini Selasa 6 Februari 2018.

Saat kejadian Senin Petang 5 Februari 2018, korban tengah mengendarai mobil Honda Brio ketika tertimpa longsoran beton saaat melintas di underpass jalan paramiter selatan Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 17:45 WIB.

Putri waktu itu satu mobil bersama rekannya Mukhmainah. Keduanya berhasil diselamatkan dan dikeluarkan dari dalam mobil.

Usai berhasil di evakuasi oleh petugas, Putri kemudian dibawa ke RSUD Tangerang untuk mendapatkan perawatan.

Selanjutnya, tadi pagi korban dibawa ke RS Mayapada untuk mendapatkan tindakan lebih lanjut. Namun sekitar pukul 06.45 WIB hari ini, korban diketahui meninggal dunia.

VP Corporate Secretary PT GMF AeroAsia, M. Arif Faisal membenarkan hal itu jika dua karyawannya menjadi korban longsor di perimeter selatan, Senin 5 Februari 2018.

“Korban kondisinya melemah setelah 10 jam tertimbun longsor, Jenazah akan disemayamkan di rumah duka di Serang Banten,” ujarnya hari ini Selasa 6 Februari 2018 seperti dikutip Antara.

Senin kemarin 5 Februari 2018 telah terjadi longsor di Perimeter Selatan Bandara Soekarno – Hatta Tangerang Banten pukul 17.45 WIB.

Petugas gabungan dari AVSEC, PKPPK dan Kepolisian kemudian mendatangi kejadian. Diketahui, ada satu unit mobil yang tertimpa dalam longsor tersebut.

Proses penyelamatan sendiri dipimpin langsung oleh Ketua Basarnas Muhammadm Syaugi. Untuk melakukan penyelamatan, Basarnas banyak menggunakan alat berat meski pada praktiknya banyak menggunakan keahlian personelnya. Hal tersebut terjadi karena longsoran cukup riskan jika penyelamatan menggunakan alat berat.

Selama proses penyelamatan, komunikasi antara korban dan petugas terus berjalan. Hingga akhirnya kedua korban berhasil dievakuasi setelah proses penyelamatan hampir 10 jam lebih. (***)

Sumber : kabar24.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Setya Novanto mengakui dirinya suka mengoleksi jam tangan mewah. Namun, saat ini ia tak memakai jam mewah itu karena merasa sebagai rakyat paling bawah.

“Ya benar (suka koleksi jam mewah). Sekarang ini kan sudah rakyat biasa. Sudah rakyat yang paling di bawah. Jadi sudah nggak ada, sederhana saja,” kata Novanto sebelum sidang lanjutan kasus e-KTP di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar, Jakarta Pusat, Senin 5 Februari 2018.

Terkait jam Richard Mille 011 yang disebut jaksa KPK diberikan oleh Andi Narogong, Novanto membantahnya. Menurutnya, seluruh jam tangan Richard Mille miliknya dibeli sendiri.

“(Soal jam yang disebut diberi Andi) nanti saya sampaikan dalam kronologi saya. Kan itu dari dulu waktu pengusaha, ngumpul-ngumpulin. Iya lah (beli sendiri) masa terima hadiah. Beli saja bisa,” ujarnya.

Sebelumnya, pada sidang Kamis 1 Februari 2018 lalu jaksa pada KPK menunjukkan bukti chat antara Vidi Gunawan dan Marieta soal jam Richard Mille yang dijual. Dalam chat itu terlihat jam berwarna hitam.

Vidi merupakan adik dari Andi Agustinus alias Andi Narogong, terdakwa kasus korupsi e-KTP. Sedangkan Marieta merupakan pemilik toko Inter Watch di Blok M Plaza yang membeli jam Richard Mille itu dari Vidi.

Jaksa kemudian menunjukkan foto Novanto yang menggunakan jam tangan. Dalam foto itu, jam yang digunakan Novanto memiliki kesamaan warna dengan jam yang di dalam chat antara Vidi dan Marieta.

Dalam surat dakwaan, Novanto disebut menerima pemberian barang jam tangan Richard Mille seri RM 011 seharga USD 135 ribu yang dibeli oleh Andi Agustinus alias Andi Narogong bersama dengan Johannes Marliem sebagai bagian dari kompensasi karena Novanto telah membantu memperlancar proses penganggaran. Namun Novanto pernah membantahnya dalam persidangan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Fenomena gerhana bulan total bisa kita lihat pada 31 januari 2018 mendatang.

Momen langka ini juga bisa dilihat dari seluruh wilayah di Indonesia.

Peneliti Pusat Sains Antariksa LAPAN, Drs. Gunawan Admiranto mengatakan masyarakat di Indonesia dapat menyaksikan momen gerhana bulan total pada tanggal 31 Januari 2018.

“Jadi gerhana bulan total bisa disaksikan 31 Januari nanti. Dimulai sekitar pukul 18.48 WIB bisa melihat gerhana parsial, dan sekitar pukul 19.51 WIB hingga 21.07 WIB itu adalah puncaknya (gerhana bulan total),” ujar Gunawan Selasa 23 januari 2018.

Ia menjelaskan, gerhana bulan total tersebut terjadi saat bumi berada anatara bulan dan matahari.

Ketika itu permukaan bulan disinari oleh cahaya matahari dan semua orang pun dapat mengamati seluruh permukaan bulan yang menghadap ke bumi.

Gunawan juga mengatakan terkadang bumi itu menutupi bulan, sehingga cahaya matahari tidak bisa ke bulan.

Oleh karena itu, terjadilah gerhana.

“Nantinya akan terlihat cahaya bulan yang semakin merah karena adanya pembauran atmosfer bumi,” kata dia.

Adapun durasi total untuk bisa melihat gerhana bulan total di akhir Januari 2018 selama kurang lebih 1 jam 16 menit.

Secara detil waktunya, pada pukul 18.48 WIB Anda bisa melihat proses gerhana bulan sebagian.

Sekitar pukul 19.51 WIB mulai gerhana bulan total dan berakhir sekitar pukul 21.07 WIB.

Kemudian, pada pukul 22.11 WIB Anda bisa menyaksikan akhir gerhana bulan sebagian.

Anda bisa bersiap-siap untuk melihat proses gerhana bulan total sebelum terjadinya proses gerhana bulan sebagian yakni sekitar pukul 18.30 WIB.

Perlu diketahui, menurut Gunawan, proses gerhana bulan total kali ini sangat istimewa.

Tidak hanya gerhana tetapi juga Anda bisa menyaksikan fullmoon dan supermoon.

“Gerhana bulan ini sangat istimewa, karena fullmoon, supermoon, dan eclips terjadi secara bersama-sama. Memang jarang sekali terjadi, terakhir 152 tahun yang lalu,” kata Gunawan.

Dengan demikian, pada tanggal 31 Januari 2018 Anda dapat melihat bulan yang nampak lebih terang juga lebih besar daripada biasanya. (***)

sumber: kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Blitar – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Blitar Mokhamad Sidik mendukung penuh razia penertiban Satpol PP ke pelajar. Dia mengatakan razia ini justru sebagai bentuk kepedulian masyarakat pada pendidikan generasi muda di Kota Blitar.

“Saya pikir itu malah bagus ya. Kita ini mengelola pendidikan harus dikeroyok bareng-bareng. Jadi UPTD lain juga ikut berpartisipasi. Dengan adanya razia pelajar, itu justru menguntungkan kami, karena ada pihak lain yang peduli dengan adik-adik kami,” kata Sidik dihubungi, Jumat 19 Januari 2018.

Menurut Sidik, pendidikan itu tidak hanya tugas satuan pendidikan. Melainkan juga tugas masyarakat, orang tua dan lingkungannya.

“Jadi ketika media mengekspos itu malah sip. Supaya anak-anak kita menjadi jera, sehingga kualitasnya lebih baik. Dengan begitu pendidikan juga semakin digarap banyak pihak,” paparnya.

Pelajar bolos, lanjut dia, sebenarnya memiliki masalah kompleks. Bisa jadi mereka memang tidak pernah pergi ke sekolah, bisa jadi tidak punya orang tua yang mengayomi di rumah dan lain sebagainya.

“Maraknya razia ini membuat orang tua juga lebih perhatian ke anak-anaknya. Masyarakat sendiri, kalau mengetahui pelajar bolos, ya boleh kan melaporkan ke Satpol PP,” tutur Sidik.

Yang jelas, pihaknya menyatakan siap dengan permintaan dewan untuk membuat peraturan kepala dinas pendidikan untuk meningkatkan kedisiplinan pelajar. Meski sekarang, sebetulnya sudah diterapkan tata tertib di setiap sekolah.

“Harus dipahami, anak-anak yang bolos itu bukan yang terjelek. Penanganannya harus arif dan bijaksana. Karena kalau salah bimbingan, mereka justru akan lari dan kita makin kesulitan ketika seorang anak lepas dari pengawasan,” pungkasnya.

Sidik berharap, peran serta semua elemen masyarakat, untuk membimbing mereka. Karena diusia pelajar, merupakan usia rawan masa pertumbuhan yang akan menentukan masa depan sebuah bangsa. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Akibat dipaksa menikahi istri mendiang kakaknya, remaja laki-laki berusia 15 tahun nekat gantung diri.

Mahadev Das yang masih duduk di bangku SMA itu gantung diri beberapa jam setelah menikah dengan Ruby Devi (25).

Tragedi ini terjadi di kota Gaya, negara bagian Bihar, India.

Meski berulang kali menolak, akhirnya Mahadev tak bisa menolak paksaan keluarganya untuk menikahi Devi setelah kakak laki-lakinya meninggal dunia pada 2013.

Kepada harian The Hindustan Times, sang ayah, Chandreshwar Das (80) mengatakan, Mahadev tak mau menikahi perempuan yang merawat dia seperti anak sendiri itu.

Chandreshwar menambahkan, dia sudah menerima uang duka saat kakak Mahadev meninggal dunia pada 2013.

Namun, karena Devi menjanda, keluarga perempuan itu meminta Chandreshwar mengembalikan mahar yang sudah dibayarkan.

“Mereka (keluarga Devi) terus menekan saya untuk mengembalikan mahar atau menikahkan putra saya yang lain dengan Devi,” ujar pria tua itu.

Kepolisian setempat kini menyelidiki kasus tersebut dan keluarga Chandreshwar terancam dijerat dakwaan terkait pernikahananak-anak.

Meski secara hukum pernikahan anak-anak ilegal di India, tetapi praktik itu masih terjadi dan sebagian besar melibatkan remaja perempuan.

Menurut undang-undang India untuk menikah seorang pria minimal berusia 21 tahun dan perempuan 18 tahun.

Pada 2005, sebuah laporan PBB menyebut 30 persen anak perempuan berusia 15-19 tahun di India sudah menikah.

Sementara hanya empat persen anak laki-laki di usia yang sama sudah membina rumah tangga. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Ditinggal suami kerja, perempuan asal Surabaya ini nekat sembunyi-sembunyi layani threesome (aktivitas seks yang melibatkan 3 orang dalam waktu bersamaan-red).

Saat rilis kasus di halaman gedung Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Kamis, 2 November 2017 perut FDS, perempuan yang tinggal di sebuah kos Jalan Wonorejo, Surabaya ini membuncit.

Menggunakan baju tahanan warna biru dan topeng berwarna putih, FDS mengaku hamil tujuh bulan.

“Ada suami, ini hamil tujuh bulan,” ujar FDS dilangsir di tribunjatim.

Perempuan ini mengaku ia telah melayani threesome bersama rekannya berinisial DPD (27)

“Saya sembunyi-sembunyi dari suami. Suami saya kerja pagi pulang malam. Saat itu saya sama temen main,” ujarnya.

DS mengaku sebelum dirinya hamil telah menjadi pekerja seks komersial, sempat berhenti ia kemudian melakukannya lagi saat rekannya meminta bantuan untuk bekerja.

“Dulu saya begituan, kemarin Senin juga sebelum ketahuan. Itu kan saya bantu teman, teman saya minta job trus saya upload di Facebook. Main threesome,” ujarnya.

Ia menjual rekannya kepada pria hidung belang melalui akun Facebook bernama akun Zee Dewi Iba II, akun tersebut menawarkan threesome seharga Rp 700 ribu.

“Edisi bantu teman open area Surabaya exclude dari jam 7 malam sampai jam 10 malam. Cuma hari ini aja, ayo isi slotnya 081236818242,” tulis akun tersebut sembari menampakan foto korban, Minggu, 29 Oktober 2017.

Seharga Rp 700.000 sekali kencan. “Dengan pembagian Rp 400 ribu untuk korbannya dan Rp 300 ribu untuk komisi tersangka,” ujar Kasub Bag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lily Djafar, Kamis, 2 November 2017.

Saat berkencan, FDS membatasi waktunya selama tiga jam, yaitu pukul jam 19.00 WIB hingga jam 22.00 WIB.

Kepada polisi tersangka FDS mengaku telah menjajahkan DPD dua kali selama dua hari.

“Pertama tanggal 29 kemarin, kedua ketangkap,” ujar tambah Lily.

Alhasil saat penggrebekan di Hotel Pop Jalan Diponegoro, FDS harus digiring ke Polrestabes Surabaya atas kasus tindak pidana perdagangan orang. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Sebuah rumah bordil di Jerman ini lain dari yang lain karena tak mempekerjakan PSK untuk melayani tamunya.

Alih-alih mempekerjakan manusia, Bordoll, nama rumah bordil itu, memiliki 11 boneka seks yang terbuat dari silikon .

Boneka-boneka yang memiliki nama masing-masing itu disewakan dengan tarif yang tak bisa dikatakan murah yaitu sekitar Rp 1,2 juta per satu jam.

Evelyn Schwarz (29), pengelola Bordoll, mengatakan, ke-11 boneka itu dia datangkan dari Asia dengan harga hampir Rp 32 juta untuk satu boneka.

Semua boneka itu tak sama sebab mereka memiliki tinggi badan, warna rambut, dan ukuran payudara yang berbeda.

Salah satu boneka itu bahkan dibuat sangat mirip dengan salah satu karakter animasi Jepang.

Evelyn mengatakan, sejak tempat itu dibuka pelanggan dari berbagai usia dan dari seluruh penjuru Jerman berdatangan.

“Dari semua tamu itu, sebanyak 70 persennya kembali lagi. Bagi sebagian orang ini bukan sebuah fantasi, mereka sekadar memenuhi rasa ingin tahu,” tambah Evelyn.

Ide mendirikan rumah bordil boneka ini muncul ketika Evelyn bekerja untuk sebuah proyek yang terkait adegan-adegan S&M

“Sebenarnya saya mencari kolega yang amat mengetahui Jerman dan S&M, tetapi saya tak menemukan kolega yang tepat,” kata Evelyn.

Hal yang mengejutkan, kata Evelyn, banyak pelanggan Bordoll yang datang diantar istri mereka yang kemudian menunggu di dalam mobil.

Evelyn mengatakan, para istri itu tak keberatan karena menganggap suami mereka datang ke Bordoll hanya untuk melihat boneka.

Meski demikin, bukan berarti tak ada insiden di tempat itu.

Salah satunya adalah saat seorang pelanggan merusak Anna, boneka seks yang paling populer.

“Ya, kami harus memesan boneka baru,” ujar Evelyn.

Berdasarkan laporan sejumlah media, para pakar menyebut kelompok pria yang memiliki fantasi dengan boneka seks jumlahnya terus meningkat.

Awal tahun ini, sebuah boneka seks yang diberi nama Fanny menjadi amat populer di rumah bordil Kontakthof di Austria.

Bahkan, Fanny jauh lebih populer dibandingkan pada PSK sungguhan.

Pakar psikologi asal Austria Gerti Senger menjelaskan alasan mengapa sebagian pria lebih tertarik tidur dengan boneka seks ketimbang perempuan sesungguhnya.

“Hal yang utama adalah mereka bisa berbuat apapun terhadap boneka itu,” ujar Senger.

Namun, Senger yang juga memimpin Austrian Society for Sexual Research (OeGS) mengatakan, dia amat terkejut dengan fakta beberapa boneka bahkan lebih populer dari PSK sungguhan. (***)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pengusaha games online yang berkedok warung internet tidak mentaati peraturan walikota tentang jam tutup buka. Ini diketahui saat Polsek mengamankan belasan anak dibawah umur yang asik bermain di sejumlah warnet di Batam Kota, Sabtu dan Minggu, 21-22 Oktober 2017.

Belasan anak yang diamankan dari games online ini digiring ke Polsek Batam Kota. Lalu, orang tua anak dibawah umir ini dipanggil dan diberikan wejangan oleh pihak kepolisian.

“Kita panggil orang tuanya. Jadi mereka dijemput orang tuanya,” ujar Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus.

Razia yang disebar ke tiga lokasi, Botania, Mega Legenda dan Sei Panas itu juga mengamankan empat unit sepeda motor yang pengendaranya tidak bisa menunjukkan STNKnya.

“Kita amankan, dan setelah pemiliknya datang bawa STNK, sepeda motor itu dilepas,” katanya.

Untuk warnet-warnet yang bandel, Kapolsek mengatakan, pihaknya memberikan teguran berat dan menutup paksa warnet tersebut.

“Kita akan berkoordinasi dengan pihak Pemko Batam, agar menindaklanjuti izin warnet tersebut. (bayu wasono)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Kehilangan orang yang sangat dicintai menjadi hal terberat dalam hidup. Begitu pula yang dirasakan oleh seorang pria di La Paz, Bolivia.

Dikutip dari Tribun Manado yang melansir Mirror, ia tengah dirundung duka akibat kepergian istrinya yang baru berusia 28 tahun.

Namun, belum lama meninggal, pria ini mendapati tubuh istrinya tengah disetubuhi oleh seorang perawat sesaat setelah dipindahkan ke kamar mayat.

“Insiden itu terjadi sekitar satu jam setelah perempuan itu dinyatakan meninggal dunia di Hospital de Clinicas,” terang Kepala Kepolisian La Paz, Douglas Uzquinano.

Ia mengisahkan jika kerabat si wanita pergi ke rumah sakit untuk menyelesaikan perkara hutang piutang guna melunasi biaya rumah sakit.

Suami wanita tersebut pun ikut untuk melihat jenazah istrinya kali terakhir. Tapi, ia justru menjumpai hal yang membuatnya naik pitam.

Seorang perawat bernama Grover Macuchapi tertangkap basah memperkosa mayat istrinya.

“Saya melihat apa yang dilakukannya pada tubuh istri saya dan langsung memukulnya. Ia mencoba kabur tapi kesulitan karena celananya yang melorot,” ungkap sang suami.

Pria yang enggan disebutkan namanya itu pun langsung melaporkan pria itu ke kepolisian setempat.