Jokowi

BATAM

Minggu | 07 April 2019 | 10:07

Jumaga: Ex-Officio Belum Diputuskan di Dewan Kawasan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Kepri optimis bahwa Capres Joko Widodo (Jokowi) akan memberikan perhatian lebih kepada Batam, termasuk program-program pembangunannya ke depan.

Hal tersebut disampaikan Bendahara TKD Provinsi Kepri Jumaga Nadeak, usai menghadiri kampanye terbuka Capres Jokowi di lapangan Temenggung Abdul Jamal, Mukakuning, Batam, Sabtu, 6 April 2019. 

“Akan kita lihat nanti. Kalau Bapak Jokowi terpilih lagi menjadi Presiden, pasti akan memajukan Batam lebih bagus lagi, termasuk untuk BP Batam dan program-program pembangunannya,” kata Jumaga.

Jumaga mengatakan, Capres Jokowi ingin Batam semakin maju dan berkembang. Program-program pembangunan dan investasi terus ditingkatkan untuk meningkatkan daya saing Batam.

“Ada beberapa pembangunan infrastruktur yang dibangun di Batam, seperti Waduk Seigong, jalan layang (flyover), ke depan pelabuhan Batuampar, dan program tol laut,” ujarnya.

Terkait dengan kebijakan pemerintah yang akan mengangkat Walikota Batam sebagai ex-officio Kepala BP Batam, menurut Jumaga, belum diputuskan dalam rapat Dewan Kawasan Batam.

“Sebagai anggota Tim Dewan Kawasan Batam, terakhir kami rapat saat pengangkatan Pak Edy Putra Irawady selaku Kepala BP Batam. Setelah itu, tak pernah ada rapat lagi,” ungkap Jumaga. 

Ia mengatakan, masa jabatan Edy Putra Irawady sebagai Kepala BP Batam akan berakhir pada 31 April 2019. Setelah Pilpres 2019 nanti, kata Jumaga, akan ada rapat lagi untuk membahas hal tersebut di Dewan Kawasan Batam. 

“Setelah Pilpres atau Pemilu 2019 akan membahas kelanjutannya lagi seperti apa Batam ke depan. Jadi belum diputuskan tentang ex-officio karena akan dibahas lebih lanjut lagi di Dewan Kawasan Batam,” ujarnya. 

Sekadar diketahui, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perekonomian dan Dewan Kawasan akan mengangkat Wali Kota Batam sebagai ex-officio Kepala BP Batam. 

Dalam kunjungan kerja Wapres Jusuf Kalla ke Batam belum lama ini menyatakan, Wali Kota Batam akan rangkap jabatan sebagai Kepala BP Batam. Pelantikan dan penangkatan HM Rudi sebagai Kepala BP Batam dilakukan setelah Pemilu 2019. (rilis)

kampanye jokowi

HEADLINE

Sabtu | 06 April 2019 | 23:35

‘Angin’ Segar Jokowi untuk Warga Kampung Tua Batam

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Calon Presiden (Capres) Joko Widodo menjanjikan angin segar kepada masyarakat Batam, khususnya yang berdomisili di Kampung Tua.

Dalam kampanye akbarnya di hadapan puluhan ribu warga Kepri, khususnya Batam, Jokowi akan wujudkan jika terpilih sebagai Presiden 2019, yakni pemberian sertifikat tanah bagi seluruh masyarakat Batam yang bermukim di kampung tua.

“Akan kita lakukan segera. Kita sertifikatkan. Maksimal tiga bulan kita selesaikan,” ujarnya, Sabtu, 6 April 2019 di lapangan Temenggung Abdul Jamal, Batam.

Selain itu, Jokowi juga menjanjikan akan menyelesaikan pembangunan Jembatan Batam-Bintan. Jembatan ini menghubungkan dua pulau, yakni Pulau Batam dan Pulau Bintan.

“Minggu depan saya kirim tim untuk segera mengecek ke Batam. Agar dibuatkan Detail Engenering Desain (DED)nya. Akan kita bangun untuk meningkatkan perekonomian di Kepri,” ujarnya.

Kehadiran Jokowi ini disambut sangat antusias massa yang berkumpul. Mereka meneriakkan dan memanggil nama Jokowi kala Capres nomor urut 01 tersebut tiba di lokasi sekitar pukul 15.45 WIB. Setibanya di panggung, Jokowi langsung menyapa puluhan ribu pendukungnya.

“Antusias masyarakat Batam dan Kepri luar biasa. Saya dan Pak JK pernah (berkampanye) di sini, dan kami memperoleh 59 persen suara. Nah, kalau melihat antusias warga yang datang kali ini, kami optimis capaian suara pasangan Jokowi-Maruf bisa lebih dari itu,” ujar Jokowi. (sal)

program jokowi

BATAM

Jumat | 05 April 2019 | 11:33

Jokowi akan Tambah Kawasan Ekonomi Khusus Batam

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN), Erick Thohir mengungkapkan, bahwa pasangan calon presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf akan mengambil kebijakan untuk menambah fasilitas bisnis di Batam.

“Fasilitas untuk Batam akan ditambah dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” ujarnya, hari ini, Jumat, 5 April 2019 melalui rilisnya.

Lanjut Erick, Jokowi juga akan mempermudah perizinan di Batam, serta pemberian insentif fiskal untuk mendorong pertumbuhan Batam. “Pemerintahan Jokowi-Maruf akan urus Batam dan selesaikan semua persoalan, untuk menarik investasi dan mendorong pelayanan yang lebih baik,” ucapnya.

Menurut Erick, Jokowi memahami bagaimana pentingnya posisi Batam, yang setidaknya ada 60 ribu kapal (vessel) per tahun melintasi selat Philips yang berada di antara Pulau Batam dan Pulau Singapura. Volume trafik tersebut dua kali volume trafik Terusan Suez, bahkan tiga kali lipat dari Terusan Panama.

Dari sekitar 200 Vessel dan 150 tanker per hari yang lalu lalang, ada sekitar 72 persen kapal tanker melalui jalur Selat Philips dan sisanya 28 persen via Selat Makasar dan Selat Lombok. Perputaran uang di Selat Malaka dan Selat Philips berkisar antara US$84 miliar sampai US$250 miliar dolar Amerika Serikat per tahun.

Jokowi pun menyadari bahwa Batam merupakan wilayah terdepan perbatasan negara, sehingga strategis baik secara militer, ekonomi dan politik. Dengan demikian, Batam dan sekitarnya menjadi wilayah penyangga Indonesia.

Ditambahkan oleh Fiki Satari, Direktur Konten TKN Jokowi-Ma’ruf bahwa apa yang dilakukan oleh Capres 01 sebagai upaya menjadikan Batam yang maju, modern dan berdaya saing, sesuai dengan konsep awal pembangunan Batam untuk menyaingi Singapura.

“Batam letaknya strategis dan potensinya besar sekali, karena itu Pak Jokowi sempat gregetan dengan lambannya pengembangan Batam,” tutur Fiki Satari.

Fiki menyebut bahwa Jokowi pun menyadari bahwa Batam merupakan wilayah terdepan perbatasan negara, sehingga strategis baik secara militer, ekonomi dan politik. Dengan demikian, Batam dan sekitarnya menjadi wilayah penyangga Indonesia.

Bagi Jokowi, kata Fiki, Batam terasa dekat. Pasalnya, Ibu dan saudara-saudara Jokowi pernah datang ke Batam pada akhir tahun lalu. “Gibran dan Kaesang, dua anak Pak Jokowi juga telah membuka gerai usahanya di Batam,” tutur Fiki.

Fiki pun menyampaikan capaian pemerintah di bawah kepemimpinan di bawah Jokowi. “Hampir tiga tahun ini, Batam tak lagi kena kabut asap, karena keberhasilan penanggulangan asap oleh pemerintah, sehingga aktivitas warga Batam menjadi lancar, tidak terganggu,” tuturnya. Menurut dia, penanggulangan kebakaran hutan dan kabut asap menjadi salah satu program utama pemerintahan Jokowi.

Untuk Batam, pemerintahan Jokowi telah membangun fly over di Simpang Jam, dan akan membangun fly over Simpang Kabil, jalan tol dari Bandara ke Mukakuning dan ke Batuampar; serta pembangunan terminal II Bandara Hang Nadim.

“Kami melihat infrastruktur Batam kian keren,” tuturnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Keinginan Gubernur H Nurdin Basirun agar daerah kepulauan mendapat pembagian alokasi yang optimal mendapat sambutan positif Presiden Joko Widodo. Jokowi memberi respon positif dan mengagendakan pertemuan dengan para gubernur yang tergabung dalam Badan Kerja Sama (BKS) Provinsi Kepulauan.

“Alhamdulillah, tadi langsung diberi nomor koordinasi untuk pertemuan itu. Terima kasih doa dan dukungan masyarakat Kepri,” kata Nurdin usai Penyerahan Dokumen Aksi Pencegahan Korupsi dalam laporan Pelaksanaan Strategi Nasional Pencegahan Korupasi KPK RI di Istana Negara Jakarta, Rabu, 13 Maret.

Sebelum ke Jakarta, Nurdin terlebih dahulu menjelajah berbagai wilayah di Kepri untuk menghadiri sejumlah acara olahraga. Nurdin ke Pulau Tekoli, Lingga dan ke Uban Bintan. Usai dari Istana, Nurdin kembali ke Batam untuk menghadiri acara si Kampus Ibnu Sina. Kamis ini Nurdin ke Anambas untuk membuka MTQ Kabupaten.

Di sela-sela pertemuan itu, Nurdin memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan “keluhan” daerah kepulauan. Terutama selama ini pembagian dana alokasi untuk daerah berdasarkan hitungan luas daratan dan jumlah penduduk.

Nurdin berharap agar pembagian keuangan untuk daerah perlakuan khusus. Tidak dihitung berdasarkan kontinental saja, tetapi juga dihitung berdasarkan lautan.

Kepri sendiri, kata Nurdin, yang juga Ketua BKS Provinsi Kepulauan ini, punya laut yang sangat luas. Daratannya hanya empat persen, sementara lautan mencapai 96 persen.

“Kalau luas laut dihitung, upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat makin optimal,” kata Nurdin.

Karena itu, Nurdin dan daerah kepulauan lainnya terus menggesa agar RUU Kepulauan segera disahkan menjadi UU. RUU Daerah Kepulauan yang merupakan inisiasi DPD RI sudah mendapat dukungan penuh DPR RI. Pansus yang sudah terbentuk juga terus menggesa agar RUU ini segera disahkan.

“Karena itu kami mohon dukungan Bapak Presiden. Juga kesempatan untuk berdialog. Alhamdulillah, respon Pak Presiden sangat positif,” kata Nurdin.

Dukungan pengesahan RUU ini memang terus mengalir. Wakil Presiden HM Jusuf Kalla di Padang Sumatera Barat, Februari lalu mengatakan Pemerintah Pusat akan mengubah formula untuk daerah kepulauan. Formula yang berubah ini akan membuat hitungan pembagian keuangan untuk daerah kepulauan menjadi lebih baik.

Sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum di Ruang Rapat Pansus B Lantai 3 Gedung Nusantara II, DPR RI Jakarta, Bulan lalu, Nurdin berharap Pemerintah Pusat segera mengedahkan RUU Daerah Kepulauan menjadi UU. Dengan adanya regulasi tersebut, menjadikan Daerah Kepulauan dapat tumbuh berkembang sama seperti daerah lainnya.

“Dengan disahnya RUU Daerah Kepulauan, maka pembangunan semakin cepat dan merata dengan seiringnya perubahan zaman, tidak ada lagi daerah tertinggal pada kemajuan zaman yang sudah berkembang ini,” ujar Nurdin.

Saat itu, Ketua Pansus Edison Betaubun menegaskan mereka akan mendorong dan mengharapkan pemerintah cepat menyetujui untuk disyahkan UU ini.

“Kita ingin semangat juang bertambah, dan ketika RUU disahkan UU tidak ada lagi revisi-revisi. Agar kedepan cepat dan tepat dalam berjalan, dan bupati dan walikota tau penting nya UU Daerah Kepulauan,” kata Edison. (humaskepri)

presiden

LINGGA

Rabu | 14 November 2018 | 20:08

Pekan Depan, Presiden Jokowi Berkunjung ke Lingga

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Dijadualkan Presiden RI, Joko Widodo hadir ke Kabupaten Lingga, Kepri, 21 November 2018 melalui Bandara Dabo Singkep pukul 09.00 WIB mendatang.

Kunjungan ini disampaikan melalui rilis Humas Pemkab Lingga Rabu, 14 November 2018. Selanjutnya Jokowi akan menuju Gedung Daerah diteruskan ke Balai Joeang Boeng Hatta 1950 di Implacement Timah Dabo Singkep.

BACA: Derita Anak Nelayan di Karimun Itu Jadi Perhatian Wakapolda Kepri

BACA: PM Sutan Sjahrir Bentuk Brigade Mobil

BACA: KPU Karimun Tetapkan 168.790 Pemilih Tetap

Presiden Jokowi menerima penghargaan gelar kebangsawanan adat Melayu Sri Utama Mahkota Negara dari tokoh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri. Presiden juga diminta untuk peletakan batu pertama dan penandatanganan prasasti dimulainya pembangunan Museum Timah dan Singkep Business Centre (SBC).

Kegiatan Presiden Jokowi akan dilanjutkan dengan membuka Festival Kelapa Indonesia ke-2 di Lapangan Merdeka. Untuk masyarakat Lingga, Presiden akan menyerahkan 1.300 sertifikat tanah Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL).

BACA JUGA: Staf Khusus Presiden Jokowi Bocorkan Harga Mobil Nasional Esemka, Segini Loh Kisaran Harganya

BACA JUGA: “Elektrifikasi” Ini Gagasan Jokowi agar Bisa Dirasakan Oleh Seluruh Rakyat Indonesia

BACA JUGA: Tidak Ada Pelecehan dan Penghinaan, Sikap Hormat Jokowi saat Lagu Indonesia Raya Disorot, Ini Aturannya

BACA JUGA: Walikota Teruskan Surat Penolakan dari DMI ke Jokowi, Ini Isinya

BACA JUGA: Selain Membuka Konfrensi Tingkat Tinggi, Presiden Jokowi Bangun Museum Timah di Lingga

Setelah membuka Rakernas dan pengarahan kepada 248 Bupati anggota Kopek, Presiden menuju Batu Berdaun untuk meninjau tambak garam percontohan nasional dan penanaman bibit kepala di kebun PKK Lingga.

Presiden Jokowi dijadwalkan kembali ke Jakarta pukul 14.00 WIB. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Dalam waktu dekat, calon mobil nasional Esemka bakalan meramaikan pasar otomotif di Indonesia. Namun hingga saat ini belum terlihat wujud Esemka asli yang bakal mengaspal.

Hanya saja Staf Khusus Presiden Joko Widodo Hendropriyono menyebut mobil pertama Esemka bakal berbentuk SUV.

Soal harga, Diaz berharap mobil ini bisa dijual dengan kisaran harga Rp 200-300 juta agar bisa bersaing dengan merek-merek lain di Indonesia.

“Harusnya lebih murah saya rasa sekitaran Rp 200 jutaan mungkin, tapi kemungkinan. Saya kan bukan penjualannya tapi seharusnya pasarannya memang segitu, jangan mahal-mahal lah,” tutur Diaz akhir pekan lalu.

Diaz pun masih enggan menanggapi soal calon-calon pesaing Esemka di Indonesia. Seperti diketahui ada delapan mobil Esemka yang siap masuk jalur produksi. Di antara delapan mobil tersebut dua diantaranya adalah mobil penumpang. Mobil penumpangnya masing-masing berkapasitas 2.000cc dan 1.000cc. Dibandingkan kompetitornya, Esemka memang memiliki kapasitas mesin di bawah rivalnya.

Mobil itu dibekali penggerak 4×4 sama seperti Pajero dan Fortuner. Sementara versi 1.000cc diprediksi bakal menyaingi mobbil LCGC dengan kapasitas sama.

“Saya belum tahu di kelas mana, tapi pasarnya Rp 200-300 juta, bisa lebih murah. Kita kan juga melihat nanti harga produksinya berapa, ntar saya juga bicara dengan tim Esemka. Harga belum tahu lah, nanti,” tutup Diaz.

Otolovers yang penasaran harap bersabar sedikit ya. Mobil ini memang tengah digodok oleh beberapa pihak termasuk mereka yang terlibat dalam pembuatan Esemka sejak dulu. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mengharap agar terangnya listrik di Sijantung bukan hanya menerangi lampu, dan menghidupkan peralatan listrik, tetapi dapat menerangi hati masyarakat.

Dengan terang lampu, dapat menambah khusuk dalam beribadah dan membaca Alquran di malam hari.

“Anak-anak dapat belajar mengaji dan belajar pelajaran sekolah dengan tenang dan nyaman,“ kata Nurdin saat Peresmian Percepatan Desa Berlistrik Menuju Rasio Elektrifikasi 100 Persen dan Peningkatan Konsumsi Listrik Perkapita di Kelurahan Sijantung Kecamatan Galang Kota Batam, Jumat, 28 September 2018.

Nurdin mengajak masyarakat bersyukur karena sudah diberikan aliran listrik 24 jam. Elektrifikasi ini merupakan salah satu program Nawacita yang digagaskan oleh Presiden Jokowi agar bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

“Pemerintah bersama Bright PLN Batam berkomitmen akan mewujudkan listrik bisa dirasakan 24 jam di pulau-pulau dan masyarakat hinterland,” kata Nurdin.

Dengan aliran listrik 24 jam ini, Nurdin berharap generasi penerus akan menambah pengetahuan dan wawasan sehingga meningkatnya Sumber Daya Manusia. Masuknya listrik juga meningkatkan aktivitas pemanfaatkan teknologi informasi. Karena itu Nurdin berpesan masyarakat untuk bersama-sama mengantisipasi pengaruh-pengaruh negatif yang akan mudah sekali masuk di masyarakat hinterland.

“Kita bentengi generasi penerus dengan empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Selalu jalin kebersamaan dan kekompakkan sehingga bangsa kita tidak mudah dipecah belah dengan isu,” kata Nurdin.

Dirut Bright PLN Batam Dadan Kurniadipura mengatakan, saat ini elektrifikasi di Batam kurang lebih telah mencapai 98,4 persen. Termasuk sambungan listrik ke hinterland dan merupakan tertinggi di wilayah Kepri.

Pada tahun 2018, kata Dadan, Bright PLN Batam fokus terhadap pengembangan jaringan di Rempang-Galang. Total 4 kelurahan yaitu sembulang, sijantung, rempang cate, setokok telah tersambung listrik Bright PLN Batam dengan panjang jaringan SUTM 33 Kms, SKTM 9 Kms, SUTR 2 Kms, dengan total pelanggan tersambung 569.

Pada tahun 2019, kata Dadan, Bright PLN Batam berencana akan membangun jaringan kelistrikan di 8 tempat yaitu Air Naga, Kampung Kelingking, Kampung Kalat, Kampung Monggak, Kampung Pasir Panjang, Kampung Baru, Kampung Tanjung Cakang dengan total SUTM 17 Kms dan SKTM 22 Kms.

“Bright PLN Batam akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta keandalan pasokan listrik dengan beberapa program yang memudahkan masyarakat dalam menikmati lisrtik salah satunya program sambungan baru dan naik daya gratis,” kata Dadan.

Selain dihadiri masyarakat, peresmian ini juga dihadiri Kadis ESDM Kepri Amjon, Kapolsek Galang AKP Heri Sujati dan Lurah Sijantung Danang Prilasandi.

Sekcam Galang Ute Rambe mengatakan banyak pulau-pulau di Kecamatan Galang yang belum merasakan dampak dari listrik. Karena itu dia berharap ini bisa segera direalisaikan sehingga bisa memberi peningkatan SDM bagi generasi muda. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – PDIP membela Capres Jokowi soal sikap hormat saat lagu ‘Indonesia Raya’ berkumandang di pengundian nomor urut yang jadi sorotan. PDIP menegaskan tidak ada penghinaan yang dilakukan Jokowi.

Ya menurut ku itu kan Pak Jokowi menunjukkan kesungguhannya.

Karena gini loh, waktu upacara 17 Agustus di Istana aku ini bingung dan aku ikut-ikutan ngangkat tangan gini walaupun aku pakai jarit pakai gelung. Karena ku lihat semuanya juga pakai gitu,” kata Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDIP Eva Kusuma Sundari saat dihubungi, Sabtu, 22 Septeember 2018.

Namun begitu, kritikan itu akan menjadi masukan buat Jokowi. “Jadi aku melihatnya ini masalah kebiasaan dan mungkin menjadi masukan juga buat Pak Jokowi untuk hormatnya pakai gitu,” ujarnya.

Menurut Eva kesalahan itu hanya kesalahan minor. Tidak seorang Jokowi saja yang melakukan hormat angkat tangan saat lagu ‘Indonesia Raya’ dikumandangkan.

“Nah waktu di Istana itu dia (Jokowi) pakai kopiah ya kemarin dia hormatnya pakai angkat tangan hormatnya, aku ikut-ikut karena semua yang ada di sebelah kanan kiriku yang di VVIP itu angkat tangan semua. Jadi bukan hanya Pak Jokowi yang menganggap bahwa penghormatan pada lagu pada saat itu seperti itu. Jadi ini menurutku kesalahan minor sih. Iya wong banyak orang yang seperti itu kok.

Eva tak ambil pusing jika soal sikap hormat diseret-seret ke isu politik. Dia menegaskan, tidak ada pelecehan dan penghinaan yang dilakukan Jokowi.

“Semua hal kan lagi digoreng, tapi menurutku isu ini tidak menghilangkan maksud bahwa kita harus menghormati, cuma menghormatinya tidak sesuai dengan tata cara. Tapi tak ada pelecehan, tidak ada hal yang sebaliknya ya, penghinaan dan seterusnya,” tuturnya.

Aturan terkait sikap ketika lagu kebangsaan berkumandang ada dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Lambang Negara, dan Lagu Kebangsaan.

Pada Pasal 62 dijelaskan, saat lagu ‘Indonesia Raya’ berkumandang, setiap orang wajib berdiri tegak dan bersikap hormat. Berikut isi pasal itu.

“Setiap orang yang hadir pada saat Lagu Kebangsaan diperdengarkan dan/atau dinyanyikan, wajib berdiri tegak dengan sikap hormat.”

Arti dari ‘berdiri tegak dengan sikap hormat’ yang dimaksud pada Pasal 62 juga dijelaskan dengan rinci. Berikut penjelasannya.

“Yang dimaksud dengan “berdiri tegak dengan sikap hormat” pada waktu lagu kebangsaan diperdengarkan/dinyanyikan adalah berdiri tegak di tempat masing-masing dengan sikap sempurna, meluruskan lengan ke bawah, mengepalkan telapak tangan, dan ibu jari menghadap ke depan merapat pada paha disertai pandangan lurus ke depan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pemerintah Kota Batam akan mengirimkan surat ke Presiden RI yang berisi penolakan terhadap aturan penggunaan pengeras suara di masjid.

Penolakan atas Surat Edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama RI tersebut disampaikan pengurus masjid di Bengkong, Kamis, 13 September 2018.

“Di Batam ada 1.217 masjid dan mushola. Dan pengurus masjid tidak setuju pengeras suara diatur-atur. Kami mohon Pemerintah Kota Batam mengabaikan edaran tersebut,” kata Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Batam, Sudirman Dianto.

Suara senada juga disampaikan pengurus DMI beberapa kecamatan perwakilan. Mereka semua menyatakan hal yang sama, yakni menolak pengaturan dalam penggunaan pengeras suara tersebut.

Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan apabila seluruh pengurus masjid memang sepakat, maka perlu dibuat secara tertulis. Ia minta DMI mengumpulkan tandatangan seluruh pengurus masjid yang berisi pernyataan terkait penolakan ini.

Rudi minta kepada DMI Kota Batam agar surat tersebut bisa diselesaikan dalam waktu sepekan. Supaya dapat segera ia teruskan ke Presiden Joko Widodo.

“Produk hukum harus diselesaikan dengan produk hukum. Tak bisa hanya diabaikan. Tadi semua sepakat SE Dirjen Bimas diabaikan, tapi itu tidak cukup. SE itu harus dicabut supaya selesai. Ini tugas kita semua. DMI kota, kecamatan ayo kita nyatakan sama-sama,” tuturnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam, Erizal Abdullah mengatakan hingga kini pihaknya belum menindaklanjuti SE Dirjen Bimas tersebut. Artinya SE ini belum diedarkan secara resmi ke masjid-masjid dan mushola di Batam.

“Saya mengamati langsung di masyarakat, di Batam tidak ada permasalahan terkait mic dan pengeras suara ini. Biasanya kalau ada masalah, bisa diselesaikan dengan cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya. Dan semoga ke depannya Batam tetap kompak,” kata dia. (***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Selain membuka Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelapa ke-2, awal Oktober 2018 mendatang, kehadiran Presiden RI, Joko Widodo ke Kabupaten Lingga juga dijadwalkan untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan Museum Timah di kompleks Eks perkantoran PT Timah (Implasemen) Dabo Singkep.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-PKP) Lingga, Said Nursyahdu, Senin, 11 September 2018.

” Saat ini DPUPR Lingga sedang melakukan pembongkaran bangunan di implasemen. Rencananya dilokasi ini nantinya akan dibangun Museum Timah yang peletakan batu pertamanya dijadwalkan dilakukan Presiden RI, sempena kunjungan kerja meresmikan KTT Kelapa,” kata Said Nursyahdu.

Dikatakan, selain museum, dilokasi yang sama juga dibangun tugu timah. Pembangunan museum dan tugu ditimah ini nantinya sejalan dengan rencana Pemkab Lingga menjadikan kawasan implasemen sebagai Kawasan Singkep Bisnis Centre (SBC).

” Untuk pembangunan museum ini akan dibiayai oleh PT. Timah Tbk. Sedangkan tugu timah menggunakan dana APBD Lingga tahun 2019,” terang pria yang akrab disapa Jon ini.

Dia menuturkan, Pemkab Lingga awalnya merencanakan pembangunan SBC dikawasan impalasemen. SBC ini dilengkapi dengan taman dan berbagi fasilitas umum lainnya. Seiring dalam perjalananannya diusulkan untuk dibangun Museum Timah, dengan tugu sebagai lambang kejayaan masa pertambangan timah di Pulau Singkep.

” Pembangunan dimulai dengan pembangunan jalan lingkar di kawasan ini. Jalan dibangun dengan dua ruas. Seiring kedagangan presiden dan rencana pembangunan museum pekerjaan pembongkatan gedung lama sebagi lokasi museum kami gesa. Saat ini telah 80 persen bangunan dibongkar,” terangnya.

Ada 10 bangunan bekas kantor PT Timah saat beraktivitas di Singkep. Lokasi ini telah menjadi aset Pemkab Lingga sejak dihibahkan PT Timah karena tidak lagi beraktivitas.

” Kawasan ini nantinya menjadi kawasan terpadu, pasar modern, kantor, taman bermain dengan berbagai fasilitas umum yang disiapkan,” imbuhnya.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Mataram – Presiden Joko Widodo ( Jokowi) bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat ( NTB) Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (TGB) nonton bareng (nobar) siaran langsung penutupan Asian Games 2018 (closing ceremony Asian Games 2018) bersama para pengungsi di lapangan sepak bola, Desa Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Ahad, 2 September 2018 malam.

Mengenakan jaket berwarna merah, Jokowi tampak haru dan bangga bisa menyaksikan kemeriahan penutupan Asian Games 2018 bersama para pengungsi korban gempa Lombok.

Tiga layar berukuran besar disediakan untuk menayangkan siaran langsung penutupan Asian Games 2018 tersebut.

Pada tayangan penutupan kegiatan itu, Presiden ditemani Gubernur NTB Tuan Guru Bajang Zainul Majdi (TGB) menyampaikan pesan, langsung dari lokasi pengungsian di Lombok.

Presiden menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas penyelenggaraan kegiatan tersebut termasuk prestasi yang membanggakan bagi Indonesia, yaitu meraih 31 emas dan berada di urutan keempat Asia.

“Ini merupakan prestasi tertinggi Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia di ajang Asian Games,” kata Jokowi.

Dalam tayangan itu pula, dilantunkan doa untuk masyarakat NTB yang terkena dampak gempa.

“Semoga bisa cepat pulih dan kembali bangkit menatap masa depan yang lebih baik,” lanjut Jokowi.

Aksi goyang dayung

Meski berada di lokasi pengungsian di Lombok, tidak mengurangi kemeriahan penutupan Asian Games 2018.

Masyarakat yang ikut menonton di lokasi pengungisn bahkan disuguhkan aksi goyang dayung oleh Presiden Jokowi.

Aksi tersebut tentu saja menarik perhatian masyarakat yang hadir.

Aksi goyang dayung Presiden Jokowi membuat masyarakat sejenak melupakan kesedihan akibat gempa yang terus menerus terjadi.

Sebelumnya saat upacara pembukaan Asian Games 2018, Presiden Jokowi juga tertangkap kamera sedang melakukan goyang dayung saat penyanyi Via Vallen melantunkan lagu berjudul “Meraih Bintang”. Aksi ini juga mencuri perhatian publik.

Setelah nobar penutupan Asian Games 2018, Presiden akan menginap di tenda pengungsian di Lombok bersama para menteri, Kepala BNPB, Panglima TNI, Kapolri dan pejabat terkait lainnya. (***)

sumber: kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pembangunan Jembatan Batam Bintan diyakini semakin meningkatkan investor yang masuk di Kepulauan Riau. Terlebih untuk investasi industri digital dan yang bersentuhan dengan teknologi informasi. Karena itu Singapura mendukung terealisasinya Jembatan Babin.

Kepri sendiri sudah mendapat dukungan penuh dari Jakarta untuk segera merealisasikannya.

Demikian sebagian hasil perbincangan antara Gubernur H Nurdin Basirun dan Menteri Perdagangan dan Industri serta Menteri Pendidikan Singapura Chee Hong Tat. Courtesy Call itu berlangsung di Ruang Kerja Gubernur, Graha Kepri Batam, Kamis, 30 Agustus 2018.

Menteri Chee menegaskan, industri seperti manufacturing dan elektronik di Batam saat ini masih banyak. Tapi, Kepri, khususnya Batam harus bersiap untuk industri yang kini sedang berkembang pesat, yaitu di sektor IT dan digital.

“Kita harus bersiap untuk sektor baru ini yang sedang berkembang,” kata Chee Hong Tat.

Menurut Chee, perusahaan-perusahaan baru kemungkinan tidak akan sama lagi dengan yang sudah ada. Perusahaan baru akan lebih banyak mengerjakan di bidang IT, digital dan internet.

Chee tahu bahwa Presiden Joko Widodo ingin menjadikan Batam sebagai jembatan dunia digital Indonesia dan Singapura. Nongsa Digital Park merupakan kaloborasi kedua negara. Di sini, Chee mengatakan, nantinya tak hanya di bidang IT yang berkembang, tapi juga ke animasi, gaming.

Chee menambahkan, pekerja-pekerja muda akan banyak dibutuhkan untuk sektor ini. Kepri harus mempersiapkannya. Demikian juga dengan daerah-daerah lain di Indonesia.

“Ini adalah mesin penggerak baru bagi Batam dan Kepulauan Riau,” Chee meyakinkan.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi Singapura ini tahu tentang akan dibangunnya Jembatan Batam-Bintan. Pada kesempatan itu Chee menayakan kapan jembatan itu terealisasi. Karena menurut Chee, kehadiran jembatan itu akan sangat membantu menarik investor.

“Jika kita bisa menyambungkan Batam dan Bintan akan banyak keuntungan bagi kedua daerah dan akan semakin banyak investor yang datang,” Chee menyampaikan optimismenya.

Soal Jembatan Batam-Bintan, Nurdin mempertegas bahwa Presiden Jokowi sangat mendukungnya. Kini, tim sedang mematangkan data teknis lanjutan pembangunan jembatan tersebut. Rencananya di 2019 akan dimulai.

Dalam banyak kesempatan, Nurdin sudah menemui menteri terkait tentang pembangunan jembatan itu. Pekan ini, Nurdin bertemu Menteri PUPR Basuki Hadimulyono dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya sebagai persiapan pembangunan Jembatan Batam-Bintan.

Pada kesempatan yang sama, Nurdin menyampaikan harapannya agar kerja sama Singapura dan Indonesia, khususnya Kepulauan Riau semakin banyak dan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Karena hubungan keduanya sudah berlangsung sejak lama.

“Dengan kepemipinan dan dukungan Pak Gubernur, pasti bisa,” kata Chee langsung menimpali harapan itu.

Menurut Nurdin, kini yang terpenting adalah kerja sama itu semakin menciptakan kehidupan yang terbaik untuk kedua negara. Termasuk memperbesar lapangan pekerjaan yang lebih baik melalui pembangunan ekonomi keduanya.

“Kita bisa lakukan itu bersama sama, makanya setiap partemuan kepala negara, kerjasama antara Singapura dan Kepri menjadi focus penting kedua kepala negara,” kata Nurdin.

Pad pertemuan itu Menteri Chee didampingi Mark Low, Konjen Singapura untuk Kepri. Sementara Gubernur Nurdin didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Burhanuddin, Kadis Pendidikan Muhammad Dali dan Karo Humas Protokol dan Penghubung Nilwan.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Hanifan Yudani Kusumah berhasil meraih medali emas usai mengalahkan pesilat asal Vietnam Thau Linh Nguyen, Rabu, 29 Agustus 2018.

Hanifan berhasil membekuk lawan mainnya dengan perolehan angka 3-2 di Padepokan Pencak silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur.

Usai pertandingan, Hanifan diberi bendera Indonesia, kemudian dirinya langsung berlari menuju tribun VVIP dan menghampiri Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto untuk diberikan ucapan selamat.

Setelah itu, momen langka dan tak terduga terjadi.

Hanif memeluk Jokowi dan Prabowo secara bersamaan dalam balutan bendera Indonesia.

Sontak seluruh penonton yang berada di area pertandingan yang menyaksikan kejadian itu langsung berteriak histeris.

Mereka memberikan tepuk tangan meriah serta suitan.

Sementara Jokowi dan Prabowo hanya tertawa dan memukul-mukul pundak Hanifan.

Usai Hanifan melepaskan pelukannya, ia kemudian menyalami Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden Republik Indonesia ke 5 Megawati Soekarnoputri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi Indonesia Komjen Pol Syafruddin dan dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Hanifan menjadi atlet yang menyumbang medali emas ke 29 untuk Indonesia pada cabang olahraga pencak silat.

Hanifan bertanding di kategori tarung kelas C: 55kg-60kg.

Dilansir dari Bolasport, pesilat andalan Indonesia ini mendapat perlawanan sengit dari Thai sepanjang pertandingan berlangsung.

Sejak awal Hanifan sedikit kesulitan, tetapi akhirnya mampu memberikan perlawanan untuk Thai Lin.

Sejauh ini tim pencak silat Indonesia telah meraih 13 medali emas. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, BatamKedatangan dua putra Jokowi, Kaesang dan Gibran ke Batam menyita perhatian masyarakat. Dua putra Presiden Jokowi tersebut diketahui sedang giat dengan bisnis usahanya di bidang kuliner.

Usaha kuliner Kaesang dengan “Sang Pisang” dan Gibran dengan “Markobar” alias martabak kota barat, mendapatkan pujian dari Wali Kota Batam, Sabtu, 25 Agustus 2018.

Usai menghadiri acara di Hotel Aston bersama putera Jokowi Kaesang, Wali Kota Batam Rudi mengatakan, kuliner pisang goreng maupun martabak tersebut punya cita rasa tersendiri.

“Tadi sudah saya nikmati rasa kue pisang maupun martabaknya rasanya lezat dan nikmat. Kalau dikasih gratis setiap hari maulah,” ujar Rudi.

Rudi menyambut baik kehadiran produk kuliner milik putera Jokowi tersebut. “Semoga dengan adanya dua usaha bisnis milik Kaesang maupun Gibran, bisa jadi pilihan wisatawan lokal maupun asing untuk bisa berbelanja kuliner di Batam,” harapnya. (**)

SUMBER : klik !

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Putra bungsu Presiden RI, Joko Widodo, Kaesang Pangarep beserta rombongan dijadwalkan akan mengunjungi sejumlah tempat di Kota Batam.

Berdasarkan jadwal, Kaesang berada di Batam selama dua hari dalam serangkaian acara. Mulai Sabtu, 25 Agustus 2018 dan Minggu, 26 Agustus 2018. Ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Batam untuk dapat bertemu secara langsung dengan putra mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Rencananya, pada malam harinya, Kaesang akan memberikan motivasi kepada pelajar, mahasiswa dan pemuda bagaimana menjadi entrepreneurship yang handal.

“Mas Kaesang akan memberikan kiat bagaimana berwirausaha yang baik, yang dirangkai dengan dinner bersama segenap FKPD dan berbagai elemen masyarakat Batam,” ungkap Ketua Pelaksana, Andi Mukhtar ke awak media, Jumat, 24 Agustus 2018.

Masih di acara malam, kata Ketua Lingkar Madani Batam ini, dari bilangan Seraya, Kaesang kemudian bergerak ke Bundaran BP Batam untuk mengikuti car free night sekaligus meninjau langsung kegiatan pameran UKM, sekaligus ikut berpromosi produk Sang Pisang di salah satu stand.

Selanjutnya, pada Minggu, 26 Agustus 2018 sekira pukul 06.00 WIB, Kaesang akan hadir di bundaran BP Batam dalam acara car free day, kemudian dilanjutkan dengan senam sehat di alun-alun Engku Putri, Batam Center.

Tak sampai disitu, menutup rangkaian acara Minggu pagi di Batam Center, Kaesang bersama-sama dengan pelajar, mahasiswa, tokoh muda dan tokoh masyarakat akan melakukan Deklarasi Hidup Sehat Tanpa Narkoba.

“Deklarasi ini dalam rangka mengajak seluruh elemen masyarakat menerapkan hidup sehat jauh dari narkoba. Mengajak masyarakat lebih produktif tanpa narkoba,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Sekretaris Panitia, Hengki Irawan, setelah selesai kegiatan Minggu pagi di Engku Putri, kemudian Kaesang kembali ke hotel di bilangan Seraya.

Masih kata Hengki yang juga Sekretaris KNPI Kota Batam, setelah istirahat siang Putra orang nomor satu di Indonesia ini, kemudian akan melakukan launching konter Sang Pisang di Hotel Allium, Nagoya, pukul 15.00 WIB.

“Sang Pisang menjadi brand Mas Kaesang di dunia UKM Indonesia,” terang Hengki.

Launching Sang Pisang menjadi kegiatan pemungkas Kaesang selama dua hari Batam, sebelum akhirnya menuju Bandara Hang Nadim Batam untuk kembali ke Jakarta. (rls)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam  – Kabar gembira bagi masyarakat Batam dan Kepri umumnya,  putera bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep akan hadir di Batam.
Kedatangan anak orang nomor satu di Indonesia ini dalam rangka Deklarasi Hidup Sehat Tanpa Narkoba bersama pelajar, mahasiswa, tokoh muda dan tokoh masyarakat di alun-alun Engku Putri, Batam Center.  Minggu, 26 Agustus 2018  sekitar pukul 06.00 WIB mendatang.
Dalam rangkaian Deklarasi Hidup Sehat, juga akan digelar car free day, dan senam sehat bersama ribuan masyarakat Batam. Sebagaimana disampaikan Ketua Lingkar Madani Batam, Andi Mukhtar selaku panitia bahwa tujuan deklarasi mengajak masyarakat bersama-sama melakukan pola  hidup sehat tanpa narkoba.
“Mas Kaesang hadir untuk mengajak kita melakukan pola hidup sehat, jauh dari narkoba. Agar hidup lebih produktif,” ujar,  Andi Mukhtar disela-sela rapat persiapan, di restoran Lamongan, Batam Center, Minggu, 19 Agustus 2018
Secara rinci dijelaskan oleh Sekretaris Panitia, Hengky Irawan ada sejumlah tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan tersebut, diantaranya ajang silaturahmi antar sesama dan mengingatkan bahwa olaraga adalah aktivitas yang penting dan baik dalam gaya hidup sehat.
Tujuan yang tak kala penting, ujar tokoh muda Batam ini, yakni menggerakkan semangat kebangsaan cinta Indonesia dengan hidup sehat tanpa narkoba dan mengajak suluruh masyarakat untuk peduli dan aktif melapor adanya penyalagunaan yang terjadi di sekeliling.
“Silaturahmi, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif melawan narkoba,” terangnya didampingi sejumlah panitia, diantara Evadius Halim, Syaifullah Yusuf, Syaiful Badri, Erlan, Rizki Firmanda dan Hubertus LD.
Mengawali kunjungannya di Batam, Sabtu (25/8), kata Emanuel Ingland, Kaesang akan memberikan dorongan dan motivasi kepada pelajar, mahasiswa dan pemuda untuk berfikir kreatif dan inovatif dalam berwirausaha.
“Beliau (Mas Kaesang, red)) akan menyemangati anak muda untuk berwirausaha, bukan semata-mata mengharapkan menjadi pekerja formal,” ungkapnya.
Ingland juga menjelaskan,sebagai anak presiden, Kaesang masih memikirkan usaha yang berbasis sumber daya lokal. Seharusnya sebagai generasi muda, harus lebih kreatif dalam memanfaaatkan potensi sumber daay alam bangsa dalam menjalankan usaha atau  bisnis.
“Nilai-nilai jiwa pengusaha muda seperti ini, yang harus ditumbuhkembangkan kepada generasi penerus. Makanya, Lingkar Madani Batam, sengaja menghadirkan Mas Keasang di Batam ini,” ujar Ingland.
Ditambahkan oleh panitia lainnya, Hubertus LD, bahwa Kaesang tidak sekedar memotivasi tetapi telah memberi bukti bahwa hidup sukses harus bekerja cerdas dan inovatif, salah satu inovatif memanfaatkan peluang dengan berwirausaha.
“Mas Kaesang memberi contoh bahwa hidup harus kerja cerdas, harus punya meandset harus bisa menciptakan peluang kerja bukan malah memburu pekerjaan,” ungkap Hubertus.
Karena banyaknya manfaat yang bisa didapat dari acara ini, Andi Mukhtar mengajak masyarakat Batam khususnya kaum muda untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Karena tidak hanya rombongan Kaesang dari Jakarta, tetapi akan hadir juga sejumlah anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kepri dan Batam.
“Mari luangkan waktu untuk bersama-sama memulai pola hidup sehat, sembari mendapatkan motivasi berwirausaha dari ahlinya,” pungkas Andi. (***)

RAGAM

Jumat | 10 Agustus 2018 | 14:10

Jokowi Vs Prabowo, Ini Pesan Aa Gym

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Akhirnya pasangan capres-cawapres Pilpres 2019 jelas. Mereka yaitu pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ustad Abdullah Gymnastiar menitipkan pesan penting untuk para kandidat itu.

“Alhamdulillah satu tahapan lagi untuk kemajuan negeri kita sudah dimulai,” kata Aa Gym kepada detikcom,Jumat, 9 Agustus 2018.

Ditekankan Aa, yang terpenting dalam Pilpres adalah demokrasi berjalan dengan sehat, bertanggung jawab dan mendidik masyarakat.

Pemimpin Pesantren Daaurat Tauhid itu berpesan agar pasangan capres dan cawapres menjaga pesta Pemilu Presiden dalam suasana fastabiqul khoirot atau berlomba-lomba dalam kebaikan.

“Berlomba melakukan yang terbaik, niat terbaik, ide dan gagasan terbaik, karya nyata yang terbaik dan keteladanan terbaik,” katanya.

“Bukan dengan semangat bertanding atau bertarung, yang ingin saling melemahkan, menjatuhkan, dan mengalahkan,” sambung Aa Gym.

Aa mengimbau walaupun bertanding dalam Pilpres, ikatan persaudaraan sebagai bangsa harus tetap dijaga. “Kita ini bersaudara, bukan dengan musuh yang harus dihancurkan dan kelak pun tak mungkin membangun negeri ini sendirian, harus dengan sinergi,” ucapnya. (***)

sumber: detik.com