Kerja

BAKTI TNI

Jumat | 19 Oktober 2018 | 10:00

Satgas Lakukan Pembagian Tugas Kerja Bersama Warga.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Komunikasi adalah sistem aliran berita yang menghubungkan kinerja antar bagian dalam organisasi sehingga menghasilkan suatu sinergi. Dalam melaksanakan proses pekerjaan yang menyangkut orang banyak diperlukan komunikasi aktif sehingga terjadi keselarasan dan keterpaduan dalam pekerjaan.

Pagi ini Satgas (Satuan Tugas) TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang bersama warga yang membantu pekerjaan, memulai pekerjaannya diawali dengan rembugan untuk berkoordinasi agar pekerjaannya dapat tepat sesuai sasaran. Rabu, 17 Oktober 2018.

Mereka berkumpul terlebih dahulu, yang dipimpin oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pasedan Kecamatan Bulu (Serda Umar Said) menyampaikan beberapa poin yang berhubungan dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan dihari ini.

“Kami kumpulkan semua yang bekerja dipagi ini, dengan tujuan untuk membagikan informasi mengenai apa-apa yang harus kami kerjakan dan sasaran yang sudah diplot menjadi tujuan dalam mengutamakan pekerjaan”. Tutur Umar Said.(0720)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Ini yang dilakukan oleh Pasilog TMMD Reguler Ke-103 Kodim 0732/Sleman, Kapten Inf Widada hari Keempat pelaksanaan TMMD Reguler ke 103 Kodim Sleman di Dusun Temuwuh Kidul, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping. gerak cepat, mengingat sasaran fisik yang harus diselesaikan cukup banyak. Kamis, 18 Oktober 2018.

Setelah pelaksanaan apel pagi, Kapten Inf Widada langsung melakukan pengecekan personil Satgas TMMD, untuk selanjutnya pembagian tugas di sejumlah sasaran fisik yang telah ditentukan. Cukup beralasan dengan apa yang dlakukan itu,mengingat waktu TMMD hanya 30 hari, sementara target fisiknya cukup banyak.

”Kami tidak mau buang-bung waktu, sehabis apel pagi, langsung saya lakukan pengecekan personil dan setelah itu ploting tugas di masing-masing sasaran fisik. Dengan waktu 30 hari kerja, semua sasaran fisik yang sudah ditentukan di TMMD Reguler Kodim Sleman harus selesai,” ungkap Widada. (Zhoel)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pati – Bupati Pati H. Hariyanto, SH MM. Msi. di halaman Parkir Pasar Puri Baru Pati pimpin langsung apel besar dalam rangka World Cleanup Day 2018. (Gerakan Pungut sampah sedunia) dg tema “Guyub Rukun Saiyeg Saeko Proyo Mujudake”. (Pati Bebas Sampah). Sabtu, 15 September 2018.

Kegiatan tersebut, juga melibatkan tim dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan anggota Kodim 0718/Pati, anggota Polres Pati serta dibantu oleh unsur relawan se-Kabupaten Pati, siswa-siswi SMP/SMA dan masyarakat setempat.

Istimewa

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pati Haryanto mengungkapkan bahwa pasar tradisional Puri merupakan tolok ukur kebersihan Kota Pati. Karena letak pasar Puri berada dilingkungan perkotaan. Juga salah satu faktor penting untuk menunjukkan bahwa kota Pati mendukung tahun 2020 akan bebas dari sampah.

Bupati menyampaikan jika kondisi lingkungan pasar cukup memprihatinkan dengan adanya tumpukan sampah yang ada di sepanjang lorong-lorong penjual di luar maupun di dalam pasar dan untuk semua instansi se Kab Pati, sekolah2 dan masy gerakkan kepedulian sampah, mari bersama-sama menggerakkan giat ini, semoga menjadi contoh baik, minta tolong DPU Pati utk selalu gerakkan kepedulian sampah.

Istimewa

Oleh karena itu, Bupati akan melakukan beberapa langkah penanganan yakni dengan mensosialisasikan kembali Perda Kabupaten Pati tentang sampah, “Dengan membuat Perbup tentang sampah sebagai tindak lanjut Perda tentang sampah dan memberikan tanda atau tulisan di beberapa titik terkait larangan pembuangan sampah sembarangan, serta memperketat pengawasan dlingkungan pasar,” pungkasnya.

Sementara itu Kasdim Pati Mayor Inf Much solihin Sag Msi di temui di lokasi mengatakan, dalam hal ini Kodim Pati selalu mendukung program pemerintah daerah, kegiatan semacan ini baik dan memberikan contoh kepada masyarakat dan pedagang supaya jangan membuang sampah sembarangan, kerja bhakti ini di fokuskan di pasar karena pasar suapaya bersih dan jauh dari penyakit, pasar merupakan tempat masyarakat mencari rejeki,”jelas Kasdim.(narto pendim pati)

MEDIAKEPRI.CO.ID, BATAM – Walikota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menerima kunjungan kerja, Mr Chee Hong Tat, Senior Minister of State Ministry of Trade and Industry Singapura, Rabu, 29 Agustus 2018.

Turut mendampingi , Chee Hong Tat, Konsulat Jenderal Singapura, Mark Low. Sebelum bertemu dengan Rudi, Chee Hong Tat berkesempatan berkunjung ke Kawasan Industri Batamindo dan Nongsa Digital Park (NDP).

Dalam kunjungannya, Chee Hong Tat mengatakan bahwa kerjasama antara Pemerintah Singapura dengan Batam cukup baik selama ini. Investor Singapura pun cukup banyak yang menanamkan investasinya di Kota Batam, Salah satu investasi terbesarnya adalah kerjasama NDP. Kerjasama NDP ini menciptakan lapangan kerja baru bagi tenaga kerja Indonesia, terutama dibidang digital.

Rudi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Chee Hong Tat. Rudi juga berharap agar hubungan baik antara Batam dengan Singapura tetap terjaga dengan baik, termasuk investasi Singapura yang ada di Batam. Pemko Batam akan menjaga hubungan kerjasama terus berjalan dengan baik.

“Ibarat sebuah lingkaran, Batam itu berada di lingkaran utama yang terletak di Singapura. Air yang penuh tuangnya kemana, tentulah ke Kota Batam. Atas nama Pemko Batam dan atas kerjasama selama ini, saya rasa cukup baik dan kami sangat menjaga itu. Kami paham investasi terbesar di Batam ini adalah Singapura,” kata Rudi.

Terkait belum selesainya regulasi antara Free Trade Zone (FTZ) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam, Rudi mengatakan itu tidak menjadi penghalang karena kerjasama kita tetap terus berjalan.

“Singapura melihat NDP salah satu sentral investasi dan kita Pemko tidak hanya mempersiapkan peluang investasi di NDP tapi juga sektor lain, salah satunya sektor pariwisata,” papar Rudi, menambahkan.

Terkait regulasi, Rudi mengatakan bahwa Pemko Batam kini tengah melakukan pembenahan sehingga orang tertarik untuk berinvestasi di Batam. Memberi kepastian hukum dalam pengurusan perizinan kepada investor, Pemko Batam memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) dan sudah menerapkan sistem Online Single Submission (OSS).

Ia mengatakan, pemerintah Singapura tidak perlu khawatir terkait regulasi, karena selaku kepala daerah ia akan menegakkan aturan dan Pemko Batam menjamin untuk melindungi investor.

“Terima kasih karena sudah mempercayakan Batam sebagai tujuan investasi. Kami sudah membuka ruang untuk kerjasama dan kami akan menjaga ruang itu. Artinya jika dari investor Singapura ada masalah bisa langsung ke kami, saya atau Pak Wakil. Itu jaminan kami kepada investor Singapura,” sebut Wako.

Rudi mengatakan terjalin baiknya hubungan kerjasama antara Kota Batam dan Singapura tidak hanya di bidang industri melainkan pendidikan, kesehatan dan pariwisata. Di bidang pariwisata, Pemko Batam saat ini melakukan penataan untuk kenyamanan turis yang berkunjung ke Batam. Pemko Batam menurutnya juga telah memberikan izin kepada pegusaha untuk mengelola beberapa pulau dan akan dibangun resort.

“Ke depan turis transit di Singapura dan berkunjung ke Batam. Batam butuh kunjungan turis karena ini akan menghidupkan semua sektor, termasuk membuka peluang tenaga kerja lokal. Saya jamin bahwa regulasi akan betul-betul ditegakkan,” tegasnya.

Amsakar yang mendampingi Rudi menambahkan, cukup banyak peluang kerjasama yang bisa dilakukan antara Singapura dengan Kota Batam. “Salah satu kerjasama yang menjadi andalan kita adalah NDP. Karena akan ada banyak tenaga kerja Indonesia yang akan diserap di sana. Itu salah satu peluang untuk sama-sama kita tarik manfaatnya,” tutur Amsakar. (hpb)

MEDIAKEPRI.CO.ID, BATAM – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menerima kunjungan rombongan calon investor Perusahaan pertambangan yang telah beroperasi lama di Kupang, Senin, 27 Agustus 2018 di ruang kerjanya.

Mereka akan berinvestasi di Kota Batam, Perusahaan ini akan membawa bahan mentah dari Kupang untuk diproduksi di Batam. Hasil produksi selanjutnya akan diekspor ke dua Negara, India dan Australia. Lokasi perusahaan akan dibangun di Dapur 12, Tanjung Uncang. Total nilai usaha yang akan diinvestasikan senilai US$ 30 juta.

Menurut mereka, dipilihnya Batam sebagai tempat berinvestasi karena Batam sebagai kawasan bebas pajak. Selain itu tarif listrik di Batam murah dibandingkan daerah lain di Indonesia, mengingat 60 persen operasional nantinya menggunakan listrik. Sebagai tahap awal memulai investasi, investor terlebih dahulu harus menyelesaikan Amdal Tambang.

“Usaha kami ini belum jalan, transaksi pun belum ada. Kami bertemu dengan Pak Wali untuk menyampaikan proses yang akan dilakukan salah satunya AMDAL. Ini salah satu yang krusial dan harus segera. Jika tidak bisa diselesaikan, bisa dibatalkan,” ungkap Martin perwakilan investor.

Jika perusahaan ini sudah aktif diakuinya akan banyak membutuhkan tenaga kerja. Untuk rekrutmen tenaga kerja, pihaknya akan mengambil tenaga kerja dari Batam terutama masyarakat sekitar. Untuk tenaga ahli Martin mengatakan pihaknya akan merekrut tenaga ahli dari Cina.

Rudi menyambut baik dan mendukung rencana investasi tersebut. Ia mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan membantu proses perizinan yang diperlukan. Untuk persoalan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) menurutnya akan dikaji oleh konsultan.

“Saya akan bantu sepenuhnya dan saya wajib mendukung investor. Apapun permasalahannya akan kita bantulah,” katanya.
Harapannya, jika perusahaan sudah aktif agar dapat merekrut tenaga kerja lokal terutama masyarakat tempatan. Rudi meminta komitmen dari pengusaha agar tidak menggunakan buruh dari luar negeri, kecuali untuk tenaga teknis.

“Banyak orang tempatan yang bisa dipekerjakan sebagai tenaga kerja, mohon difungsikan sesuai skill. Saya tidak mau nanti ada tenaga buruh yang dipekerjakan dari luar. Jika itu kedapatan maka perusahaan akan saya tutup,” tegasnya.

Menanggapi permintaan Walikota terkait Tenaga Kerja Lokal, Martin menyatakan komitmennya. “Batam sebagai daerah industri, tentunya masyarakat lokal memiliki pengalaman dan bisa dimanfaatkan nantinya. Kami akan mengambil tenaga ahli dari luar tapi jumlahnya tidak banyak, akan direkrut dari Cina, dan selebihnya buruh dari lokal,” kata Martin meyakinkan.

Turut mendampingi Walikota, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Yusfa Hendri, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Herman Rozie dan Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Suhar. (hpb)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Pengembangan desa wisata berbasis masyarakat mulai digalakkan di Anambas. Geliat awal ialah pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang akan mengelola Desa Wisata Belibak.

Pokdarwis Desa Wisata Belibak dikukuhkan oleh Bupati Anambas, Abdul haris, 15 Agustus 2018 lalu. Belibak diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan potensi pariwisata di Anambas.

“Pada ujungnya dapat membuka lapangan pekerjaan dan menghasilkan pendapatan bagi warga setempat dan sekitar Desa Wisata Belibak,” harapan Bupati.

Desa Wisata Belibak dikembangkan oleh Medco E&P Natuna Ltd bekerja sama dengan Yayasan Umar Kayam. Para enggota Pokdarwis pun mendapatkan pelatihan dan pendampingan secara rutin untuk pengelolaan homestay, manajemen desa wisata dan usaha pengelolaannya, serta pelatihan tour guide untuk wisata bahari dan budaya.

Guna menunjang promosi Belibak, saat ini sudah ada empat unit homestay. Satu unit diantaranya telah direnovasi secara khusus untuk menjadi percontohan. Selain homestay, Belibak juga dilengkapi kelompok seni pertunjukan yang akan mempertontonkan kompang, Tari Sekapursirih dan Tari Gasing.

Untuk mememperluas gaung Belibak, Medco E&P Natuna Ltd, Yayasan Umar Kayam dan Pokdarwis menjalin kemitraan dengan perusahaan jasa perjalanan di Jakarta. Selama ini, telah berhasil menggaet puluhan wisatawan domsestik dan empat wiatawan mancanegara.

“Kami berharap ada kemasan yang menarik, infrastruktur dan atraksi wisata yang dikemas apik sehingga menjadi kekuatan Desa Belibak. Pokdarwis mampu mengelolanya, sehingga Desa Wisata Belibak akan sukses mengundang turis,” kata Senior Manager Relations & Security Medco E&P Natuna Ltd, Drajat Panjawi. (***)

sumber: suarasiber.com

Masyarakat Antusias Saksikan Peringatan Detik-Detik Proklamasi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun berharap peringatan kemerdekaan dapat terus memacu untuk bekerja secara aktif dan penuh daya saing. Hal ini pun sesuai tema peringatan HUT RI ke-73 Kemerdekaan RI Tahun 2018 ini, yakni ‘Kerja Kita Prestasi Bangsa’.

“Semangat kemerdekaan harus mampu membangun optimisme untuk menghadapi berbagai situasi yang berkembang saat ini, baik global maupun domestik,” kata Gubernur usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 di Halaman Gedung Daerah Tanjungpinang, Jumat, 17 Agustus 2018.

Tampak hadir pada kesempatan itu Wakil Gubernur H Isdianto, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Sekdprov Kepri H TS Arif Fadillah, Kajati Kepri Dr Asri Agung Putra, Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI R. Eko Suyatno, Kabinda Kepri Brigjen Pol. Suharyono, Kepala Kantor Pertahanan Kepri Brigjen TNI A. Pong Bija, Danlanud RHF Kol. Pnb Dadan Gunawan.

Nurdin mengatakan, stabilitas dan keamanan Kepulauan Riau terus terjaga dari berbagai sisi baik ekonomi, sosial, politik dan kemananan. Dengan amannya kondisi di daerah tentu pembangunan dapat berjalan lancar.

Pada peringatan kemerdekaan ini Nurdin mengajak semua pihak untuk memantapkan tekad, bersama-sama membangun bangsa dan negara ini dengan semangat “Kerja Kita Prestasi Bangsa”. Kepulauan Riau juga bertekad untuk “Kerja Berprestasi Membangun Negeri”.

Menurut Nurdin kerja dan energi adalah suatu kesatuan yang saling melengkapi. Disimbolkan oleh bentuk garis dinamis yang memiliki arti suatu kemajuan dalam bekerja, sekaligus melambangkan semangat, optimisme untuk menjadi tuan rumah yang baik bagi dunia.

Hal ini selaras dengan ajang ASIAN GAMES XVIII di Jakarta dan Palembang dimana Indonesia kembali dipercaya menjadi tuan rumah ASIAN GAMES setelah 56 tahun. Tema ‘energi’ juga diambil dari identitas ASIAN GAMES XVIII, yakni ‘The Energy of Asia’. Sementara kata ‘kerja’ terinspirasi dari pemerintahan Presiden Joko Widodo selama 4 (empat) tahun terakhir.

“Tahun 2018 adalah tahun yang penuh agenda strategis seperti Asian Games, Pilkada serentak yang dilaksanakan di 171 daerah serta tahapan awal pemilu 2019. Diminta kepada kita semua untuk tetap fokus bekerja dan terus meningkatkan koordinasi di seluruh jajaran agar sasaran kinerja dan pembangunan dapat tercapai,” kata Nurdin. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Pemerintah Kabupaten Karimun, Batam dan Kabupaten Siak melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang kepariwisataan, Senin, 30 Juli 2018 pagi.

Penandatanganan kerjasama ketiga daerah tersebut dilaksanakan di Kantor Walikota Batam. Dengan penandatanganan MoU tersebut, nantinya kegiatan- kegiatan kepariwisataan di Karimun dan Batam akan disinergikan bersama- sama.

“Penandatanagan ini dilakukan di Kantor Walikota Batam dikarenakan MoU kerja sama ini tidak hanya Kabupaten Siak – Kabupaten Karimun tetapi Kabupaten Siak – Kota Batam,” ujar Bupati Karimun, Aunur Rafiq dalam rilis humas Pemkab Karimun, Senin, 30 Juli 2018 pagi.

Untuk kegiatan-kegiatan nantinya akan dilakukan rapat teknis antara ketiga daerah demi kesinergian di dalam pelaksanaan kegiatan kepariwisataan masing- masing daerah.

“Kita akan bahas nantinya mengenai teknis, agar ada sinergitas dalam kegiatan- kegiatan nanti,” katanya.

Rafiq mengatakan, nantinya Pemerintah Kabupaten Karimun akan mengundang Kota Batam dan Kabupaten Siak untuk membantu mempromosikan kepariwisataan di Kabupaten Karimun.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Siak Syamsuar berharap di dalam Kerja sama ini semoga dapat mempererat tali silahturahmi dan juga dapat meningkatkan Keparawisataan di Kabupaten Kota.

“Semoga tali silahturahmi kita semakin erat kedepannya dengan adanya kerjasama ini,” ucapnya.

Kerjasama seperti ini juga nantinya akan dilakukan kepada beberapa daerah lainnya di Kepulauan Riau yakni Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. (kmg/Parulian Turnip)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan saat ini ideologi kebangsaan mulai tergerus. Pemahaman tentang nilai kebangsaan perlu untuk terus ditanamkan dalam membangun generasi muda berkualitas dan berjiwa semangat juang 45.

“Dengan Musda inilah diharapkan lahir program kerja yang berfokus pada penamanan jiwa kebangsaan bagi para generasi muda,” ujar Nurdin saat membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) II Legiun Veteran RI Provinsi Kepri di Gedung Veteran, Jl. Basuki Rahmat, Tanjungpinang, Kamis, 19 Juli 2018.

Nurdin melanjutkan bahwa pewarisan nilai-nilai perjuangan diharapkan dapat terus tersalurkan turun temurun dalam benak para generasi muda. Apalagi tantangan menghadapi dunia kedepan semakin berat.

“Perlu penanaman nilai kebangsaan yang kuat,” lanjut Nurdin.

Selain itu dengan Musda ini Nurdin berharap dapat terus memunculkan pemahaman-pemahaman dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.

“Agar terpeliharanya kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat ditengah keberagaman di Kepri ini,” tambah Nurdin lagi.

Menutup sambutannya, Nurdin menegaskan bahwa keutuhan NKRI harus terus dijaga, segala upaya harus dilakukan, jangan terus bersantai diri. Mari buktikan dan wujudkan diri sebagai bangsa pemenang di semua sektor.

“Karna mempertahankan kemerdekaan lebih berat dari pada merebutnya, terus lah berjuang dan bekerja keras,” tutup Nurdin.

Sementara itu Ketua Panitia Musda Tri Sitorus menyampaikan rasa terimakasih atas kedatangan Gubernur beserta tamu undangan lainnya untuk ikut dalam Musda II Legiun Veteran Kepri.

“Musda sendiri merupakan bentuk keikutsertaan para pejuang untuk tetap berpegang teguh terhadap kesetiaan pada NKRI dan jiwa pejuang dalam ikut memberikan sumbangsih dalam pembangunan,” kata Solitorus.

Kemudian Plt. Ketua Legiun Veteran RI Kepri Edi Tapilaya mengatakan bahwa Musda merupakan forum tertinggi dalam organisasi sebagai pedoman untuk mendapatkan kebulatan suara

“Guna untuk terus memberikan semangat baru dalam menjaga keutuhan NKRI,” kata Edi.

Kedatangan Gubernur juga diapresiasi oleh Tapilaya yang mengatakan momen ini dapat dijadikan kekuatan moral dalam berperan aktif dalam pembangunan Kepri.

Kepala Departemen Legiun Veteran RI Brigjen TNI (Purn) Dahlan Idrus mengatakan forum ini akan membahas hal penting dan strategis seperti laporan kepemimpinan, penyusunan program kerja 5 tahun kedepan serta memilih ketua baru untuk periode berikut nya.

“Saya harap Musda berjalan dengan demokratis dan kepemimpinan baru nantinya diharapkan dapat membuat legiun semakin solid dalam membangun nilai juang semangat 45,” kata Dahlan. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Para pegawai baik ASN maupun tenaga honor dan kontrak di lingkungan Pemkab Karimun yang tak masuk di hari pertama kerja pasca libur lebaran terancam dikenakan sanksi sedang.

Sanksi sedang tersebut diantaranya, penundaan kenaikan pangkat, penurunan pangkat, dan penundaan gaji.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat memimpin apel pagi di halaman kantor Bupati, Kamis, 21 Juni 2018.

“Sesuai intruksi MenPAN RB bagi yang tidak masuk kerja di hari pertama pasca libur lebaran akan diberikan sanksi sedang. Jadi bukan sanksi ringan, sanksinya bisa penurunan jabatan dan penundaan pangkat,” kata Rafiq.

Dari data sementara yang dihimpun Lendoot.com, pegawai yang masuk di hari pertama kerja terdiri dari eselon II dan III. Seperti dari Dinas Kesehatan 17 orang, dinas PUPR 19 orang, dinas Lingkungan hidup 3 orang dan dinas sosial 5 orang.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada pegawai yang telah masuk kerja sesuai jadwal.

“Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh pegawai yang sudah dapat melaksanakan aktifitasnya sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Semoga ke depannya akan semakin baik,” ucap Rafiq. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Setelah libur lebaran yang cukup panjang, sepertinya belum cukup untuk sebagian pegawai di lingkungan Pemkab Karimun.

Pasalnya di hari pertama masuk kerja, masih terdapat puluhan pegawai yang tak masuk kerja pada Kamis 21 Juni 2018 pagi ini.

Dari pantauan Lendoot.com apel pertama setelah cuti bersama lebaran dalam rangka hari raya Idul Fitri 2018, terdapat sedikitnya 50 lebih pegawai Pemkab Karimun yang tak masuk tanpa keterangan.

“Total dari seluruh pegawai yang ada 50 orang yang tidak masuk tanpa keterangan,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancarai usai apel.

Namun dari daftar absensi pegawai, terdapat 109 orang pegawai yang tidak masuk kerja. Jumlah ini kata Rafiq belum valid, untuk itu ia meminta kepada BKD agar memberikan laporan secara lengkap hingga siang ini.

“Di daftar ada 109 pegawai, tapi jumlah ini belum valid, tapi diperkirakan sekitar 50 lebih orang yang tak masuk tanpa keteranga,” ucapnya. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Cuti bersama untuk libur panjang Idul Fitri 1439 H bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah usai. Seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di berbagai kementerian dan lembaga (K/L) sudah harus kembali bertugas pada Kamis, 21 Juni 2018 ini.

Untuk memastikan kehadiran para abdi negara, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur melakukan sidak secara online. Sidak itu dilakukan di Command Center Kementerian PANRB, Jakarta.

“Saya punya alat kontrol baru. Saya bisa lihat secara online kehadiran pegawai ASN dari kementerian, lembaga, dan Pemda. Saya tidak perlu lagi sidak ke lapangan,” kata Asman dalam keterangan resminya, Kamis, 21 Juni 2018.

Sistem ini, kata Asman, akan memudahkan pemerintah pusat melakukan pengawasan. Dengan adanya sistem e-Government yang sudah ditetapkan ini, tidak diawasi pun para ASN akan merasa rugi bila membolos kerja. Sebab, penilaian yang dilakukan pemerintah berdasarkan kinerja masing-masing individu.

“Mereka akan merasa rugi jika berleha-leha,” katanya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Command Center, sebanyak 87% ASN kementerian, lembaga dan pemda di seluruh Indonesia sudah hadir. Namun karena data ini terus bergerak, persentase kehadiran akan terus berubah.

“Ada juga ASN yang saat cuti bersama kemarin tugas, dan diganti setelah Lebaran,” kata Asman.

Sementara untuk di Kementerian PAN-RB sendiri, hanya ada 3 ASN yang izin, 7 ASN dinas, 1 ASN sakit dan 4 ASN sedang tugas belajar. Tidak ada pegawai Kementerian PANRB yang tak hadir tanpa keterangan. Asman berharap agar semua lapisan pemerintah juga sudah menerapkan layanan e-Government dan e-Office ini.

“Kita berharap Pemda dan K/L yang menerapkan e-Office multi fungsi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Asman menegaskan, para Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) memiliki hak diskresi untuk memberi sanksi bagi para pegawainya. Ada sanksi ringan, sedang, hingga berat.

“Pemberian sanksi sanksi diatur dalam PP 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS sesuai dengan klasifikasinya,” tuturnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Gubernur H Nurdin Basirun ingin memastikan program strategis yang mendapat restu Presiden Joko Widodo berjalan sesuai rencana. Salah satunya adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang.

“Kita datang untuk menepis anggapan bahwa pelaksanaan KEK di sini belum berjalan ternyata tidak benar. Semua sudah berjalan sesuai tahapannya,” ujar Nurdin saat berkunjung ke kawasan PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI), Kijang, Kabupaten Bintan, Senin, 28 Mei 2018 petang.

Nurdin berharap dukungan berbagai pihak untuk membuat perekonomian Kepri semakin meningkat. Keberadaan KEK Galang Batam ini diharapkan investasi yang masuk semakin gencar.

Sampai saat ini, sudah ada tiga investor Yang memastikan masuk ke kawasan ini untuk membangun berbagai fasilitas. Kepastian tiga investor itu disampaikan Direktur PT. BAI, Santoni.

Salah satunya, kata Santoni adalah pembangunan smelter yang mana komponen-komponennya sudah masuk ke lokasi. Beberapa pabrik sedang dibangun dan dalam proses pengerjaan.

Pengerjaan tersebut langsung mulai berjalan kata Santoni karena sudah terbitnya PP tentang Kawasan Ekonomi Khusus ini.

“Untuk itu kita sudah bisa bergerak, semua komponen sendiri kita langsung impor dari luar negeri,” lanjut Santoni. Komponen yang diimport memang yang tidak ada d negeri ini.

Nurdin pun menyaksikan langsung proses bongkar beberapa bahan yang mulai masuk ke kawasan ini.

Menurut Nurdin, pihaknya terus mencari terobosan untuk memperbanyak masuknya investasi di Kepri. KEK salah satunya. Investasi ini yang nantinya akan memacu dan memicu pertumbuhan ekonomi Kepri.

Nurdin menambahkan, terwujudnya KEK diyakini semakin menarik minat investor untuk berinvestasi di Kepri. Dengan demikian, lapangan kerja semakin terbuka bagi masyarakat Kepri.

Nurdin berpesan, agar pengelola kawasan lebih mengutamakan anak-anak daerah dalam mengisi peluang yang ada. Karena Nurdin ingin putra-putri Kepri ikut berpartipiasi dalam menumbuhkembangkan ekonomi daerah ini.

“Manfaatkan peluang yang ada. Persiapkan diri dengan kemampuan mumpuni,” kata Nurdin.

Santoni memastikan pihaknya akan memprioritaskan tenaga kerja asli daerah. Apalagi pengerjaan proyek ini akan menyerap ribuan tenaga kerja hingga selesai.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur kita juga akan memprioritaskan tenaga kerja asli daerah,” kata Santoni. (humas)

UMUM

Senin | 14 Mei 2018 | 11:30

Bulan Puasa, Pemerintah Kurangi Jam Kerja PNS

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Memasuki bulan Ramadan, pemerintah melakukan penyesuaian jam kerja bagi pegawai negeri sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Pada bulan puasa nanti PNS bisa pulang lebih cepat dari hari biasa.

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) nomor 336 tahun 2018 tentang Penetapan Jam Kerja ASN, TNI, dan POLRI pada Bulan Ramadhan, jam kerja dikurangi satu jam dari biasanya.

“Jumlah jam kerja bagi instansi pemerintah pusat dan daerah yang melaksanakan lima hari atau enam hari kerja menjadi 32,5 jam per minggu,” bunyi surat edaran tersebut seperti dikutip detikFinance, Jakarta, Senin, 14 mei 2018.

Dengan demikian, maka instansi pemerintahan yang melakukan 5 hari kerja, pada hari Senin hingga Kamis Pukul 08.00 – 15.00 WIB. Kemudian pada hari Jumat, PNS kerja pukul 08.00 WIB hingga 15.30 WIB.

Sementara bagi instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja, maka pegawai bekerja di hari Senin hingga Kamis, dan Sabtu mulai pukul 08.00 WIB hingga 14.00 WIB. Sementara untuk hari Jumat pukul 08.00 – 14.30 WIB.

Pengurangan jam kerja ini diberikan agar PNS atau ASN yang melaksanakan puasa dapat meningkatkan ibadahnya. Walaupun demikian, Menteri PANRB Asman Abnur mengimbau agar pelayanan publik tetap berjalan dan ASN tidak mengabaikan tugasnya sebagai pelayan masyarakat.

Penyesuaian jam kerja ini tidak hanya berlaku bagi PNS, namun juga berlaku untuk TNI dan Polri. Penyesuaian jam kerja ini juga hanya berlaku selama bulan Ramadan. (***)

sumber: detik.com

RAGAM

Selasa | 01 Mei 2018 | 7:04

Tak Percaya Diri saat Melamar Kerja? Ini Tipsnya

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Untuk Anda yang baru akan bekerja atau fresh graduate di perusahaan yang diinginkan, pasti harus melalui proses recruitment terlebih dulu, di mana pada proses ini kemampuan akan diuji, apakah layak menjadi karyawan mereka atau tidak.

Untuk Anda yang sedang bersiap menghadapi proses recruitment, ini adalah tips yang tepat dan meyakinkan perusahaan agar diterima untuk bekerja;

“Pertama, ini yang paling dasar, jangan telat, alasan macet dan segala macam kan biasanya orang Indonesia suka lakukan ya, kesan pertama sangat penting, terus cara kamu berpakaian usahakan sesuai dengan perusahaannya, misalnya kalau interview untuk [perusahaan] start up tidak perlu pakai jas, mungkin pakai jeans, tapi tetap rapi, kalau misalnya interview di bank yang lebih rapi,” ungkap Imeiniar Chandra, Manager Digital & Technologi Michael Page Indonesia kepada Bisnis, di Kantor Michael Page Indonesia, SCBD Sudirman, Jakarta, Jumat, 27 April 2018.

Lakukan riset. Jangan sampai Anda tidak tahu sama sekali tentang profil perusahaan yang Anda lamar.

“Kan suka ditanya, ‘tahu apa tentang perusahaan?’ dan semisal tidak tahu apa-apa, berarti kan tidak persiapan [asal melamar saja], dan kalau menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh recruiter biasanya menjawab dengan jelas dan terstruktur,” tambahnya.

Imeiniar juga menegaskan pentingnya curriculum vitae (CV) yang jujur. Jangan sampai Anda justru tidak tahu apa yang Anda tulis di dalam CV Anda.

“Penting kejujuran dalam CV itu karena itu menunjukkan kejujuran Anda, contohnya Anda fresh graduate, terus dalam CV ditulis kemampuan bahasa A,B,C namun kenyataan pas kerja kemampuan bahasa tidak sesuai, ketahuan kan bohongnya, terus misalnya pernah kerja setahun, tetapi tidak anda cantumkan ke dalam CV, sebaiknya dicantumkan, karena apabila suatu saat Recruiter tahu dari orang lain justru akan menimbulkan prasangka yang tidak baik nantinya dan sebagainya,” kata Imei.

Terakhir, untuk persoalan Gaji, jangan sampai menanyakan besar gaji yang akan diberikan kepada, biarlah pihak perusahaan yang terlebih dulu menawarkan dan menanyakan masalah gaji. (***)

sumber: bisnis.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Semarang – Petugas Direktorat Reserse Kriminal Khusus (DItreskrimsus) Polda Jateng menangkap lelaki berinisial MIA (32) karena menyebarkan foto mantan kekasihnya saat mengenakan bikini.

Ia ditangkap setelah mantan kekasihnya yang berinisial N (28) melaporkan tindakan MIA mantan kekasihnya tersebut pada tanggal 9 April 2018 lalu.

Setelah melakukan pendalaman akhirnya tersangka ditangkap di Gresik, awal pekan ini.

Direktur Reserse Kriminal Khusus, Kombes Pol Lukas Akbar Abriari memaparkan, N tercatat sebagai warga Pekanbaru yang menetap dan bekerja di Semarang.

“Kronologisnya saat Februari, keduanya sudah tidak lagi menjalani hubungan kekasih, MIA, yang lelaki mengancam akan menyebarkan foto-foto syur N,” beber Lukas ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis, 26 April 2018.

Kala itu N tidak menanggapi ancaman mantan kekasihnya. Namun ia terkejut saat pada bulan Maret ia mendapat laporan dari rekannya bahwa MIA telah mengirimkan foto-foto N yang sedang berbikini kepada beberapa relasi N.

Bahkan bukan hanya foto berbikini, namun foto saat MIA dan N sedang melakukan hubungan suami istri. Merasa tidak terima, N kemudian melaporkan tindakan sang mantan ke SPKT Polda Jateng.

“Setelah terbit Laporan Polisi (LP) dilakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap MIA di wilayah hukum Polres Gresik Polda Jatim.”

“Selanjutnya pelaku kami bawa ke Ditreskrimsus Polda Jateng guna penyidikan lebih lanjut. Dari hasil penyidikan dan adanya alat bukti kuat, MIA ditetapkan sebagai tersangka,” beber Lukas.

Sebagai barang bukti, Ditreskrimsus menyita sejumlah barang bukri mulai tiga buah handphone, satu bendel printout screen capture percakapan antara pelapor dengan terlapor melalui whatsapp dan email, dan satu bendel printout screen capture percakapan antara terlapor dengan saksi melalui whatsapp.

Saat ini, tersangka MIA masih ditahan. Dari pendalaman yang dilakukan terungkap bahwa keduanya sebenarnya akan menikah.

“Tapi dari keterangan korban, pelaku sendiri yang membatalkan dan malah mengunggah foto porno korban untuk memeras korban,” ungkapnya. (*)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Danrem 033/WP, Brigjen TNI Gabriel Lema, S.Sos memimpin entry breifing Pengawasan dan Pemeriksaan Inspektorat Jendral TNI bertempat di Makorem 033/WP Tanjungpinang. Selain Tim Itjen TNI, entry briefing tersebut juga dihadiri oleh para Kasi Korem 033/WP, Dansat jajaran, para Kabalakrem serta para perwira Korem.

Kegiatan Wasrik ini merupakan kegiatan rutin dilaksanakan oleh Itjen TNI ataupun pengawasan fungsional lain dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana masing-masing satuan kerja (Satker) telah bekerja melaksanakan program yang dirancang dengan mengedepankan efisiensi dan efektivitas waktu dan sumber daya yang tersedia guna mencapai tujuan dan sasaran yang ditetapkan.

“Dengan kedatangan Tim ini, saya berharap terutama kepada para perwira Korem untuk memanfaatkan dan adakan interaksi dua arah yang baik dilandasi kejujuran dan keterbukaan sehingga pelaksanaan program kerja pada masa akan datang menjadi lebih baik dan lebih mantap,” kata Danrem 033/WP dalam sambutannya.

Ketua Tim Wasrik Itjen TNI, Kolonel Inf Sumardi, S.Sos, M.M mengatakan bahwa kegiatan Wasrik ini bukanlah kegiatan untuk mencari-cari kesalahan satuan yang didatangi tetapi untuk melihat secara langsung kinerja satuan secara langsung sehingga program kerja yang dilaksanakan sesuai dengan tujuan yang diinginkan.

“Sehingga kedatangan Tim Itjen TNI semoga dapat memberikan kontribusi positif bagi satuan Korem 033/WP,” ucap Kolonel Inf Sumardi.

Tim wasrik Itjen TNI yang beranggotakan 7 orang ini direncanakan melaksanakan Wasrik di Korem 033/WP selama dua hari.(rilis)