Lgbt

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Ali Rahman (34) dibunuh dengan keji oleh Petrus Paulus (21) di Gang Waru, Kramat Jati, Cawang, Jakarta Timur.

Kepada polisi, Petrus mengaku marah terhadap Ali yang memintanya mengirim foto berbau pornografi.

Ali ditemukan tewas bersimbah darah dengan sejumlah luka tusukan pada Senin, 16 April 2018 malam. Mayat Ali ditemukan oleh warga sekitar pukul 19.30 WIB. Warga pun langsung melaporkannya ke polisi.

Terdapat luka di pelipis Ali hingga mengeluarkan darah, kondisi luka juga ditemukan di bagian tangan dan kaki. Kapolsek Kramat Jati Kompol Nurdin mengatakan tangan Ali terluka diduga karena korban mencoba melakukan perlawanan.

“Ada luka di pelipis, tangan, dan kaki korban. Tangan luka mungkin korban melawan, dia (korban) bukan warga situ, mungkin lagi main ke rumah temannya,” ujar Nurdin saat dihubungi detikcom, Senin, 16 April 2018.

Setelah mengumpulkan sejumlah barang bukti, polisi kemudian memburu Paul, yang menjadi tersangka pembunuhan tersebut.

Petrus ditangkap di rumah kontrakan kakaknya di Jalan Raya Serang, Sukadami, Cikarang Selatan, pada Selasa, 17 April 2018 pukul 06.45 WIB.

Paul kemudian langsung dibawa ke Mapolres Jakarta Timur untuk menjalani pemeriksaan. Polisi mengatakan Paul tega menghabisi Ali dengan senjata tajam karena dendam.

“Pelaku melakukan pembunuhan diduga sakit hati dan dendam terhadap korban.

Pelaku juga kesal karena korban minta foto badan dan kemaluannya kepada tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana, Selasa, 17 April 2018.

Sapta menjelaskan korban meminta foto tersebut melalui aplikasi chatting WhatsApp. Sapta menambahkan, pelaku pun akhirnya bertemu dengan korban, kemudian melukainya hingga tewas.

“Pelaku dan korban ini bertemu dan di situlah pelaku menghabisi nyawa korban,” ungkap Sapta.

Belum diketahui apakah keduanya telah saling mengenal sebelumnya. Selain itu, Paul marah karena dimasukkan ke dalam grup WhatsApp LGBT.

“Anak itu dimasukkan ke grup WA yang LGBT itu, tapi dia bukan pelaku, maka dia marah kenapa dimasukin ke dalam grup itu.

Akhirnya di situ dia disuruh memotret barang yang tidak bisa ditampilkan.

Dia marah dan manggil dia,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa, 17 April 2018. (***)

sumber: detik.com

 

MEDIAKEPRI.CO.ID – CYNTHIA Nixon, aktris Amerika Serikat (AS) yang tenar lewat perannya sebagai pengacara kocak bernama Miranda di serial ‘Sex and the City’ memebuat gebrakan baru dalam kariernya. Nixon terjun ke dunia politik dan mencalonkan diri sebagai Gubernur New York.

Perempuan berusia 51 tahun itu mengumumkan pencalonannya melalui video kampanye berdurasi 2 menit yang diposting di akun Twitter-nya. Video itu menunjukkan keseharian Nixon di rumah bersama pasangan sesama jenis dan anak-anaknya.

Selain itu, tampak juga tayangan saat dia naik kereta bawah tanah untuk mengantar seorang anaknya ke sekolah serta video berisi percakapannya mengenai politik liberal.

Langkah ini membenarkan spekulasi yang beredar bahwa Nixon akan menantang gubernur petahana dari Partai Demokrat, Andrew Cuomo. Jika terpilih, Nixon, yang vokal menentang kebijakan Presiden Donald Trump, akan menjadi perempuan pertama yang menjabat Gubernur New York.

Dia juga akan menjadi gubernur LGBT pertama di AS.

Aktris dan aktivis liberal ini diketahui sering berkampanye mendukung pernikahan gay dan menyerukan soal akses terhadap perawatan kesehatan perempuan. Nixon juga pernah mengumumkan dirinya muak dengan politisi yang lebih memperhatikan kekuasaan daripada kepentingan warganya.

“Para pemimpin mengecewakan kita. Sekarang kita adalah negara paling tidak setara di seluruh negeri dengan kekayaan luar biasa dan kemiskinan ekstrem. Setengah anak di kota-kota bagian utara hidup di bawah garis kemiskinan. Bagaimana kita membiarkan ini terjadi?” kata Nixon, dalam video kampanyenya, seperti dilansir AFP, Selasa 20 Maret 2018.

“Sesuatu harus berubah. Kami ingin pemerintah bekerja lebih keras lagi, untuk perawatan kesehatan, mengakhiri penahanan massal, memperbaiki kereta bawah tanah yang rusak,” kata dia.

Dalam video itu Nixon juga meyakinkan pendukungnya bahwa dia bisa diandalkan membawa perubahan jika terpilih.

“Bersama-sama kita bisa memenangkan pertarungan ini,” ujarnya.

Nixon lahir di New York dan dibesarkan oleh ibunya dalam kondisi sederhana.

Pada 2004, Nixon menerima penghargaan tertinggi insan pertelevisian AS, Emmy Award. Penghargaan itu didapat atas perannya sebagai Miranda Hobbes di ‘Sex and the City’.

sumber: galamedianews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifili Hasan disebut-sebut akan dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Karena ada beberapa pihak yang mengatakan akan melaporkan nama Ketua MPR tersebut ke MKD.

“Saya pikir seluruh fraksi juga telah menyampaikan hal yang sama (menolak LGBT). Tapi ada pribadi-pribadi yang geregetan dan marah dan itu yang ingin membawa ke MKD,” ungkap Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Dasopang, Selasa, 23 Januari 2018.

Marwan pun menyayangkan pernyataan Zulkifli tersebut yang memunculkan polemik di fraksi-fraksi di DPR. Apalagi, menurutnya, saat ini beredar meme yang menjelaskan fraksi mana saja yang mendukung LGBT dan fraksi mana saja yang menolak LGBT.

Maka itu, Marwan menganggap sebuah kelayakan jika ada fraksi yang marah atas ucapannya tersebut. “Kalau ada pernyataan teman-teman yang ingin bawa ini ke MKD saya pikir pantas saja,” ujar Marwan.

Menurut Marwan, PKB sendiri belum menentukan sikap apakah akan melaporkan Zulkifli ke MKD atau tidak. Sebab sejauh ini protes baru disampaikan perseorangan. Namun, ia menganggap sesuatu wajar jika ada masyarakat atau simpatisan partai yang melaporkan pernyataan Zul tersebut.

“Kita tidak tahu (teledor atau disengaja), teman-teman ingin bawa ini ke MKD. Kalau teledor boleh minta maaf, tapi kalau didesain memojokkan pihak lain boleh dituntut, kira-kira begitu,” katanya.

 sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Setelah melakukan survei selama dua tahun, jumlah Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender (LGBT) di Pulau Bintan menembus angka 1.000 orang.

“Data kita ambil dari tahun 2015 hingga 2017 ini,” ujar Ketua Dewan Dakwah Kota Tanjungpinang, Dedi Sanjaya yang dilangsir dari media online harian kepri, Senin, 14 November 2017.

Berkembangnya LGBT ini, katanya, karena setelah masuk ke komunitas ini, maka akan sulit untuk keluar. Soalnya, ditambahkannya, bagi anggota yang akan keluar mendapatkan tekanan dan ancaman dari sesama mereka.

Dikatakannya, mengingat tingginya pertumbuhan dan perkembangan dari komunitas yang miskin ahklak dan agama ini, harus segera diantisipasi. Untuk itu, katanya, butuh campur tangan dan perhatian pemerintah. Karena, pendidikan karakter dan agama yang mampu meredam berkembangnya komunitas ini. (boby)

KRIMINALITAS

Selasa | 05 September 2017 | 22:56

Sesama Wanita Menikah di Purworejo

MEDIAKEPRI.CO.ID, Purworejo – Pernikahan antara sesama jenis antara Wilis Setyowati (27) warga Desa Sidoleren, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo dengan Pratama atau Nova Aprida Ariani (26) warga Desa Binong, Kecamatan Curug, Kota Tangerang, Banten gagal dilaksanakan.

Calon mempelai pria yang ternyata seorang perempuan itu telah menyiapkan mahar atau mas kawin untuk mempelai wanita.

Seperti yang dilansir oleh detiknews, Pratama yang bernama asli Nova Aprida Ariani (26) telah menyiapkan mahar atau mas kawin saat ijab kabul yang akan digelar hari ini, Selasa (5/9/2017). Mahar tersebut yang disimpan di rumah Wilis di Desa Sidoleren, Gebang.

Mahar berupa seperangkat pakaian lengkap dan kosmetik atau alat kecantikan. Namun sebelum menikah, saat petugas KUA curiga dan kemudian diperiksa oleh tim dokter Puskesmas Gebang, dia berjenis kelamin perempuan sehingga tidak bisa dinikahkan.

Meski demikian acara pesta tetap digelar hari ini. Orangtua Wilis, Ny Markamah bersama anggota keluarga lainnya tetap menyambut tamu yang datang ke rumahnya. Sebab undangan beredar beberapa hari sebelumnya.

Namun para tamu hanya datang dan bersalaman saja. Mereka juga sudah tahu peristiwa yang terjadi. Hanya salaman dan ucapan terima kasih. Mereka tetap datang untuk menghormati undangan tuan rumah. (***)