MAIN

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghabiskan waktu akhir pekan bersama Jan Ethes d Istana Bogor, Jawa Barat, Ahad 8 Juli 2018.

Hal ini diketahui dari unggahan vlog pribadi Jokowi. Dalam @JKWVLOG, Jokowi membuka tayangannya dengan menyampaikan bahwa dirinya berolahraga bersama putra Gibran Rakabuming Raka itu.

“Akhir pekan ini saya berolahraga biasanya dtemani oleh Paspampres, ajudan tetapi akhir pekan ini olahraga saya ditemani orang spesial. Namanya Jan Ethes, ini. Saya akan main tinju,” ujar Jokowi yang mengenakan kaos bola timnas Indonesia berwarna merah.

Dalam tayangan itu, terlihat Jokowi mengajak Jan Ethes berlatih tinju. Kepala Negara terlihat mengenakan sarung tinju merah sedangkan cucunya bersarung tinju hitam.

Setelah itu, ia mengajak Jan Ethes bermain bola. Bahkan cucunya itu terlihat sampai jatuh untuk mengejar bola lalu dibantu Jokowi untuk bangkit.

“Sekitar satu jam saya bermain olahraga dengan Jan Ethes. Saya sudah capek, tapi ini (Jan Ethes) belum. Belum capek?” ucapnya sambil tertawa.

Pada kesempatan ini, Jokowi pun menyelipkan pesan agar semua pihak mendukung kesuksesannya perhelatan pesta olahraga terbesar se-Asia yang berlangsung di Jakarta dan Palembang tahun ini.

“Sebentar lagi kita akan menghadapi event besar Asian Games 2018. Dan kita ingin event ini sukses. Sukses persiapannya, sukses penyelenggaraannya dan sukses prestasinya,” tandasnya. (***)

sumber: inilah.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Banyak orang yang tak bisa lepas dengan ponselnya.

Bahkan, ada beberapa orang yang suka main ponsel saat berada di toilet.

Jika kamu termasuk orang yang suka main ponsel saat di toilet, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut sekarang juga.

Di kedua tangan kita ada sekitar lima ribu bakteri, kuman, dan virus.

Makhluk kecil yang ada di tangan kita itu bisa berpindah dengan mudah ke benda yang kita sentuh, salah satunya adalah ponsel.

Kamar mandi merupakan salah satu sarang bakteri.

Gagang pintu, keran air, toilet, dan tuas pembilas (flush) ditempeli oleh bakteri, kuman, dan virus.

Saat kita masuk ke kamar mandi, kita pasti memegang benda-benda di atas.

Saat itulah, bakteri, kuman, dan virus di benda itu akan berpindah ke tangan kita.

Memainkan ponsel di toilet akan membuat bakteri, kuman, dan virus yang ada di toilet menempel ke ponsel kita. Ponsel pun jadi semakin kotor.

Cipratan Air dan Uap

Saat kita menyiram urin dan feses, air yang digunakan bisa terciprat dan mengenai ponsel kita.

Padahal, air yang sudah tercampur urin dan feses mengandung banyak sekali bakteri.

O iya, saat kita mem-flush urin dan feses di toilet, akan ada uap berisi bakteri, kuman, dan virus yang beterbangan.

Uap itu bisa mengenai ponsel kita dan membuatnya semakin kotor.

Karena alasan di atas, kita sebaiknya menghentikan kebiasaan membawa ponsel ke toilet.

Lagi pula, toilet bukan tempat yang nyaman untuk memainkan ponsel.

Jika teman-teman pernah membawa ponsel ke toilet, coba bersihkan ponselmu dengan alkohol.

Namun, jangan lupa untuk mematikan ponsel sebelum dibersihkan. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Video dua bidan yang bermain aplikasi Tik Tok sambil menggendong bayi viral di media sosial. Banyak yang mengecam aksi yang dilakukan dua bidan perempuan tersebut.

Video Tik Tok itu dibagikan oleh ibu dari bayi yang digendong dua bidan tersebut. Lewat akun Facebook Bakoel Mpo Keceh, ibu tersebut geram melihat kelakuan dua bidan.

Dia juga meminta agar Dinas Kesehatan dapat menindak tegas dua bidan yang diketahui bekerja di salah satu rumah sakit di Bekasi.

“Dear Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tolong ditindak lanjuti oknum bidan yg diluar batas ini dengan menggunakan bayi pasien sbagai alat kesenangan dengan menggunakan aplikasi tiktok. Saya sbagai ibu DRI 2 orang anak melihat perilaku bidan ini sangat tidak bermoral
Susah payah dengan taruhan nyawa bayi ini dilahirkan ibunya dengan mudah oknum bidan INI uwek uwek wajah bayi INI demi kesenangan Dan folower untuk tenar!! Tolong ditindak lanjuti secepat nya agar tidak ada Lagi kejadian macam INI,” tulis postingan Bakoel Mpo Keceh, dilihat detikcom pada Rabu, 27 Juni 2018.

Dari video Tik Tok terlihat dua bidan itu menggendong bayi sambil berjoget. Salah satu bidan tampak mencubit pipi bayi yang kelihatan seperti baru saja lahir.

Hingga Rabu, 27 Juni 2018 pukul 15.00 WIB, postingan tersebut telah mendapat 4,5 ribu tanggapan dan 16.612 kali dibagikan.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto menyayangkan adanya perilaku tak pantas yang dilakukan bidan tersebut. Dia meminta agar masyarakat tidak membuat hal yang dapat berdampak negatif.

“Jika benar ini dilakukan oleh tenaga kesehatan tentu tidak pas. Kami menyayangkan. Kepada semua pihak baik ortu, tenaga kesehatan, guru, masyarakat agar tak membuat lucu-lucuan yang berdampak negatif bagi bayi atau anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka,” kata Susanto kepada detikcom. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Perosotan merupakan wahana permainan yang sering ada di taman bermain, hampir semua anak menyukai permainan ini.

Meadow terpaksa menggunakan gips untuk memulihkan kakinya yang patah. (Istimewa)

Mirisnya, tak hanya anak-anak yang suka berseluncur di wahana ini, tapi banyak juga orang dewasa.

Dengan alasan keamanan, kerap terlihat orang tua memangku anaknya untuk berseluncur di perosotan.

Tapi, tindakan itu ternyata sangat berbahaya, loh.

Hal ini diungkapkan oleh seorang ibu bernama Heather Clare asal New York.

Heather Clare mengunggah kisahnya lewat Facebook.

Dalam unggahan tersebut, Clare memberikan peringatan keras pada para orang tua agar tidak memangku anaknya saat bermain perosotan.

Bahkan Clare mengaku menyesali perbuatannya yang ceroboh itu.

“Jangan pernah memangku anakmu saat berseluncur di perosotan.

“Hal ini bukannya membuat anakmu aman, tapi justru menimbulkan risiko yang bahaya,” ujarnya.

Kejadian miris itu bermula ketika Clare mengajak putrinya yang berusia 12 bulan pergi ke taman bermain di dekat rumah.

Seperti yang biasa ia lakukan, Clare mengajak sang buah hati berseluncur di perosotan.

Saat meluncur itulah peristiwa mengerikan terjadi.

Kaki putrinya terjepit di antara papan seluncuran dan paha Clare.

Kebetulan kejadian yang membuat ngilu tersebut tertangkap kamera dan diunggah oleh Clare sebagai peringatan untuk netizen.

Kaki putri kecilnya terlihat patah.

“Gambar ini menunjukkan momen ketika kaki Meadow patah.”

“Dia masih tersenyum karena kejadian tersebut terjadi dengan sangat cepat,” kata Clare.

Rupanya tindakan Clare ini sudah sering ia lakukan pada anak sulungnya saat masih kecil.

Tentu saja Clare panik saat anaknya tiba-tiba menangis kencang.

Meadow segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Dokter mengatakan patah tulang kakinya cukup parah.

Clare mengaku dokter yang merawat putrinya itu langsung menceramahinya.

Sang dokter mengatakan kejadian seperti ini sudah sering terjadi, tetapi masih banyak orang tua yang belum sadar.

“Aku memang sering melihat orang tua meluncur di perosotan bersama anaknya.”

“Jadi kuharap pemerintah bisa memberikan tanda waspada di dekat area perosotan agar kejadian ini tak terulang kembali,” ungkap Clare.

Akibat insiden ini putri Clare harus mendapatkan perawatan intensif.

Kaki kanannya yang patah harus dipasang gips selama beberapa bulan.

Meadow terpaksa menggunakan gips untuk memulihkan kakinya yang patah
Semoga kejadian ini bisa jadi pelajaran ya untuk semua orang tua yang sayang pada anak-anaknya. (***)

sumber: grid.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Presiden Joko Widodo dan PM India Shri Narendra Modi menerbangkan layang-layang di Monas. Inilah tanda dibukanya Pameran Layang-layang Indonesia dan India.

Penerbangan layang-layang dilakukan di lapangan basket Monas, Rabu, 30 Mei 2018. Hadir pula dalam acaa ini Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Dubes India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pameran Layang-layang Indonesia dan India memiliki tema Ramayana. Jokowi dan PM Modi melihat-lihat layang-layang yang ada di dalam stan yang berasal dari India dan Indonesia.

Istimewa

Lalu, Jokowi memberi 3 boneka ikon Asian Games 2018 kepada PM Modi. Setelah itu, Jokowi juga mengajak PM Modi untuk menerbangkan layang-layang berbentuk bendera India.

Pembukaan Pameran Layang-layang oleh Jokowi dan PM Modi diakhiri dengan melihat-lihat senjata buatan Pindad. Sebelum menuju agenda selanjutnya, Jokowi dan rombongan sempat berfoto di Patung Kuda Arjuna Wiwaha. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Presenter Robby Purba rupanya pernah mengalami kejadian tak menyenangkan. Saat bermain jailangkung, ia pun tidak bisa tidur nyenyak selama dua hari.

Kejadian itu terjadi saat dirinya hendak membawakan salah satu acara di televisi. Kala itu, Robby sempat bermain jailangkung di atas panggung.

“Dan ada satu waktu kita main jailangkung. Ya memang nggak ditanyain, karena saya rasa sudah pertimbangan dari kami dan tim ya, takutnya mengajarkan,” tuturnya saat ditemui di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis 22 maret 2018 malam.

“Dan setelah main, dua hari nggak bisa tidur aku, kayak ada yang lewat, zrut zrut zrut gitu,” lanjutnya.

Rupanya bukan kali itu saja Robby Purba mengalami kejadian mistis. Beberapa kali sebelumnya, pria 31 tahun itu juga pernah mengalami kejadian aneh.

“Banyak sih pengalaman horor, tiba-tiba ada kelelawar gedelah masuk. Banyak sih banyak,” pungkasnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Raja Dangdut Rhoma Irama menilai Khofifah Indar Parawansa merupakan sosok yang tepat meneruskan tongkat estafet kepimpinan di Jawa Timur.

Menurutnya, sudah saatnya Jawa Timur dipimpin mantan Menteri Sosial tersebut. Hal tersebut ditegaskan Rhoma Irama bersama FORSA (Fans Of Rhoma and Soneta) saat mengdeklarasikan dukungan kepada pasangan calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa-Emil di Hotel Novotel, Surabaya, Senin 12 maret 2018.

Deklarasi tersebut juga dihadiri Ketua DPW Forsa, Yusuf Maulana. “Saya dan bu Khofifah ini sudah ce-es sejak lama. Khofifah, Wis Wayahe. Pokoknya Khofifah menang, Khofifah wis wayahe,” kata Rhoma.

Rhoma mengatakan dukungan kepada Khofifah-Emil diberikan bukan tanpa pertimbangan matang.

Menurutnya, Khofifah memiliki pengalaman yang matang serta rekam jejak yang tidak hanya jelas berskala nasional tapi juga baik di mata publik.

Pengalaman dan kiprahnya sebagai anggota legislatif dan juga menteri di era presiden berbeda diyakini menjadi bekal cukup untuk memimpin Jawa Timur. Belum lagi, kata Rhoma, kepiawaian Khofifah dalam memimpin organisasi perempuan terbesar Muslimat Nahdlatul Ulama.

Selain itu, lanjut dia, visi misi yang dibawa oleh Khofifah-Emil lewat Nawa Bhakti Satya dianggap betul-betul menyentuh kebutuhan masyarakat Jawa Timur.

“Beliau adalah sosok yang profesional dalam bekerja. Saya yakin Ibu Khofifah mampu memimpin Jawa Timur dengan Sidiq, tabligh, amanah, dan fathonah,” tuturnya.

Oleh karena itu, Ia dan Forsa bertekad untuk berperan aktif memenangkan Khofifah dalam pertarungan Pilgub Jatim yang digelar 27 Juni mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Rhoma Irama juga berpesan agar Forsa berkampanye dengan cara-cara yang santun. Raja Dangdut itu meminta agar Forsa menyebarkan program dan menolak politik uang.

“Jangan main money politic. Arrosy walmurtasy kilahuma finnaar (penyogok dan yang disogok, keduanya di neraka). Makanya harus perjuangkan kemenangan yang bermartabat dan berakhlak,” imbuhnya.

Sementara itu, Khofifah mengucapkan rasa terima kasihnya atas dukungan Rhoma Irama bersama Forsa di Pilgub 2018 ini.

“Kepada Rhoma Irama, saya dan mas Emil ucapkan terima kasih. Semoga ikhtiar seiring dengan seluruh Forsa di Jawa Timur di kabupaten bahkan di desa-desa. Semoga ini seiring kepedulian kita membangun dan menyejahterkan masyarakat Jawa Timur. Kami ingin menjadi bagian yang berproses itu. Dengan segala kehormatan yang kami terima dengan kehadiran Bang Haji Rhoma Irama,” tutup Khofifah dalam sambutannya.

Sebelumnya, Rhoma menyatakan dukungan secara personal di Jalan Pondok Jaya VI, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa 20 Februari 2018 malam. Rhoma menegaskan siap menjadi juru kampanye pasangan Khofifah-Emil. (***)

sumber: inilah.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Teka-teki mengenai masa depan Egy Maulana Vikri akhirnya terjawab. Wonderkid Indonesia itu dipastikan akan berlabuh ke Polandia untuk memperkuat Lechia Gdansk.

Semenjak akhir tahun lalu memang ada banyak rumor mengenai masa depan Egy. Pemain yang bersinar di Timnas Indonesia U-19 ini kabarnya menjalani trial di beberapa klub di Eropa.

Egy sendiri sempat dikabarkan akan berlabuh di Prancis untuk bergabung dengan Saint Etienne. Akan tetapi ada beberapa kabar yang menyebutkan ia akan bergabung dengan tim kasta atas Polandia, Legia Warsaw.

Namun spekulasi mengenai masa depan Egy terjawab melalui unggahan Menpora, Imam Nahrawi baru-baru ini.

Dalam unggahan itu Imam Nahrawi memastikan bahwa Egy memang akan pergi ke Polandia. Akan tetapi dia tidak akan membela Legia Warsawa, namun membela Lechia Gdansk.

Lechia sendiri merupakan tim kasta pertama Polandia saat ini. Berbeda dengan Legia Warsawa yang menempati posisi runner up, Lechia saat ini berstatus sebagai tim papan tengah Ekstreaklasa Polandia, di mana mereka saat ini menempati peringkat ke 12.

Dalam keterangan sang agen beberapa waktu yang lalu, Egy akan langsung diikutsertakan di tim utama Lechia. Ia tidak akan dimainkan di Tim Junior, di mana ia harus berjuang untuk memperebutkan posisi starter di sana. (***)

sumber: bola.net

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Jimmy Suroso (57) warga Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur ditemukan tewas di pinggir pelintasan kereta api. Jimmy tewas terserempet kereta di perlintasan kereta api di Jalan Kayu Manis Barat, Matraman, Jakarta Timur.

Kanit Reskrim Polsek Matraman AKP Toto mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 1 Februari 2018 sekitar pukul 22.00 WIB. Jimmy tersemperet kereta karena menelepon sambil berjalan di pinggir rel.

“Kata warga yang lihat dia lagi duduk, terus terima telepon dan jalan itu ke pinggir rel,” kata AKP Toto saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat 2 Februari 2018.

Toto menambahkan awalnya Jimmy berbincang dengan beberapa warga sekitar di lokasi tersebut. Namun ketika menerima telepon, Jimmy malah berjalan ke arah rel kereta api.

Setelah berjalan beberapa meter, ada Kereta Api Bogowonto yang melintas dari Stasiun Pasar Senen mengarah Stasiun Jatinegera. Namun ketika kereta berada di dekatnya, korban tak mendengar hingga akhirnya terserempet

“Korban langsung meninggal dunia di tempat. Korban mengalami luka parah pada bagian kepala, terus tangan dan kakinya patah,” jelas Toto.

Toto mengatakan jenazah Jimmy langsung dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Polisi juga langsung menghubungi keluarga korban. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Erom Febri Subiyanto (21), pelaku penggelapan dan pembobolan brangkas uang senilai Rp 221,2 juta milik Toko Misino Tunjungan Plasa (TP) Surabaya ini hidup seperti seorang raja.

Pasca aksi jahatnya menggondol uang Rp 221,2 juta pada 5 dan 31 Desember 2017, pemuda asal Jl Kupang Panjaan VII Surabaya ini hidup foya-foya di kos harian dan hotel di Kota Pahlawan bersama perempuan.

Febri mengakui terus terang melakukan kejahatan dua kali di Toko Misino. Uang hasil kejahatan Rp 221,2 juta itu ludes demi menyalurkan nafsu seks dan hidup foya-foya selama sebulan. Sebelum akhirnya ditangkap saat keluar di salah satu hotel di Jl Kedungsari Surabaya, Selasa, 30 Januari 2018 pagi.

Saat ditangkap, Febri hanya memeiliki uang Rp 300 ribu dari sisa hasil curian yang dilakukannya.

“Pertama saya tak setorkan uang toko sebesar Rp 150 juta, kemudian kedua saya curi brangkas isi uang Rp 71,2 juta. Saya tahu tempat uangnya, jadi mudah saja,” aku Febri di Mapolsek Tegalsari Surabaya, Selasa, 30 Januari 2018.

Dia yang pernah bekerja di Toko Misino selama 6 bulan bercerita, perputaran uang di toko tempat kerjanya sangat besar.

Setiap hari pemasukan uang ke toko sebesar Rp 40 juta lebih, terutama saat akhir pekan. Dirinya sudah merencanakan pencurian uang secara matang.

Begitu bergelimang uang, Febri pun menghabiskan uang curian tersebut selama satu bulan terakhir ini.

Dia hidup dari kos harian dan hotel yang berada di Surabaya secara berpindah-pindah.

Selama hidup di kos dan hotel, Febri mengaku ditemani wanita panggilan atau penghibur.

“Uang saya pakai foya-foya, main cewek yang saya pesan. Saya selalu berpindah-pindah ke beberapa hotel di Surabaya dan tidur bersama cewek,” ucap Febri blak-blakan.

Febri menuturkan, sekali memanggil perempuan harus mengeluarkan uang Rp 2 juta hingga Rp 3 juta .

Perempuan panggilan itu menemani hanya semalam saja, karena hari berikutnya sudah berganti memanggil wanita lain.

Kecuali main perempuan, Febri juga membelanjakan uang curian guna beli hanphone (HP) Iphone X sehaerga Rp 19 juta.

Tapi, HP tersebut hanya dipegang sehari dan dijual kembali lewat online lantaran tak bisa mengoprasikan.

Febri mengaku tidak takut melakukan aksi jahatnya yang berujung sel tahanan di Mapolsek Tegalsari ini.

“Saya tak takut. Sudah berbuat dosa, ngapain takut karena sudah terjadi. Menyesal sih, tapi sudah terjadi,” tutur Feebri.

Dari penangkapan Febri ini, polisi menyita sepasang sepatu, satu jaket warna hitam, uang Rp 300 ribu sisa pencurian, dan rekamanan CCTV.

Sedangkan brankas yang dicuri pelaku, kini masih dicari oleh tim penyidik Unit reskrim Polsek Tegalsari Surabaya. (***)

sumber: tribunnew.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kediri – Bocah kelas 5 SD berinisial T (12) mengalami penganiayaan yang dilakukan teman-temannya satu kelasnya di SDN Pakunden 1, Kota Kediri, Jawa Timur.

Ia dipukuli dan kelaminnya ditendang oleh teman-temannya karena mencetak gol bunuh diri saat mereka bermain bola.

Peristiwa terjadi pada Kamis 18 Januari 2018 saat jam istirahat sekolah.

T tak langsung dibawa ke rumah sakit. Ia baru mengeluh sakit beberapa hari setelah kejadian pada Selasa 23 Januari 2018.

Nahas, T mengalami gangguan syaraf usai ditendangi bagian alat vitalnya.

Dikutip Tribun-Video.com dari Surya, T dirawat intensif di ruang ICU RS Bhayangkara karena kondisinya pada Jumat 26 Januari 2018 semakin parah.

T juga mengalami lumpuh dan sulit berbicara normal diduga karena trauma. Polresta Kediri telah memeriksa 5 siswa yang ikut bermain bola sebagai saksi. (***)

sumber: tribunnews.com

NEWS

Sabtu | 30 Desember 2017 | 9:41

Bocah Tiga Tahun Main Api, 12 Nyawa Melayang

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Seorang bocah laki-laki berusia tiga tahun yang bermain-main dengan kompor di dapur menjadi penyebab kebakaran di sebuah apartemen di Kota New York yang menewaskan 12 orang, menurut beberapa pejabat pemerintah kota.

Ibu sang bocah mengungkapkan kepada para petugas penyelidik bahwa anaknya itu di masa lalu juga pernah bermain-main dengan kompor di apartemen mereka, yang terletak di lantai satu gedung.

Sesaat menjelang pukul 19.00 pada Kamis malam waktu setempat, bocah itu sedang berada sendirian di dapur. Ia mulai berteriak ketika dapur dipenuhi asap dan api, kata Daniel Nigro, komisioner departemen kebakaran kota kepada para wartawan.

Sang ibu menarik bocah itu dan adiknya lari ke luar untuk menyelamatkan diri dan membiarkan pintu apartemen terbuka.

“Tangga apartemen mulai berubah menjadi seperti cerobong asap,” kata,” kata Nigro dalam jumpa pers pada Jumat.

Api lalu berkobar ke luar dari pintu apartemen dan menjalar ke lantai-lantai lebih tinggi di gedung bertingkat lima itu, tertiup udara segar yang masuk melalui jendela-jendela yang dibuka oleh para penghuni apartemen yang panik.

“Orang-orang hanya mempunyai sedikit waktu untuk bereaksi,” katanya. “Mereka tidak bisa turun melalui tangga. Beberapa penghuni yang mencoba menuruni tangga lenyap.” Anak-anak berusia satu, dua dan tujuh tahun meninggal dunia, demikian pula seorang anak laki-laki yang usianya tidak diketahui.

Selain itu, empat pria dan empat perempuan kehilangan nyawa dalam musibah tersebut, menurut Departemen Kepolisian New York.

“Anak-anak yang menjadi penyebab kebakaran bukan merupakan kasus langka,” kata Nigro.

Ia menegaskan agar anak-anak jangan dibiarkan sendirian dan mereka yang keluar gedung apartemen karena kebakaran harus selalu menutup pintu apartemen mereka setelah orang terakhir di dalamnya keluar.

Pihak berwenang mengatakan para petugas pemadam kebakaran menyelamatkan 12 orang dari gedung itu dan empat orang dirawat di rumah sakit dalam keadaan kritis.

Petugas pemadam kebakaran yang menangani insiden itu berjumlah 160 orang. Kelompok pertama dari mereka tiba sekitar tiga menit setelah panggilan darurat diterima.

Pada hari-hari ini, Kota New York sedang dilanda musim dingin yang menusuk, dengan suhu udara mencapai minus belasan derajat Celcius.

Menurut catatan pemerintah kota, gedung nahas yang berisi 26 apartemen itu melakukan setidaknya enam pelanggaran aturan keselamatan gedung. Salah satu di antaranya adalah rusaknya detektor asap di sebuah apartemen lantai satu, menurut laporan bulan Agustus.

Gedung yang terbakar pada Kamis malam berlokasi di daerah Belmont di Bronx. Daerah perumahan, yang warganya bertetangga erat, itu dikenal sebagai “Little Italy” kawasan Bronx, yang terletak di dekat Fordham University dan Kebun Binatang Bronx.

Kebakaran di gedung apartemen itu merupakan yang paling maut yang pernah terjadi di Kota New York sejak 1990. (***)

sumber: suara.com

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Seorang pria berinisial AS diamankan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bang Japar dan Front Pembela Islam (FPI).
Dia diduga menghina pimpinan FPI, Rizieq Shihab melalui akun media sosial, Facebook.

Pengamat hukum, C Suhadi menyesalkan tindakan itu. Dia menilai upaya yang dilakukan LBH Bang Japar dan FPI merupakan perbuatan main hakim sendiri.

Menurut dia, penangkapan oleh pihak tidak berwenang serta merampas hak seseorang dapat dikategorikan perbuatan melanggar hukum.

“Saya mengecam langkah-langkah main hakim sendiri, karena itu melanggar hukum dan hak-hak asasi seseorang yang dilindungi hak-haknya oleh negara sebelum dibuktikan kesalahannya,” tutur Suhadi, Selasa 5 desember 2017.

Dia menjelaskan, kasus penghinaan merupakan delik aduan, perkara bisa diproses petugas setelah ada laporan.

Lalu,aparat kepolisian akan menindaklanjuti setelah menilai apakah kasus memenuhi unsur pidana.

Apabila perbuatan memenuhi syarat, maka status tersangka dapat disematkan.

Untuk menangkap dan menahan ada tahapan-tahapan dilalui. Upaya itu hanya boleh dilakukan polisi atau petugas pemerintah yang berwenang.

“Orang yang merasa kepentingan terganggu, bukan langsung menangkap pelaku, tetapi harus membuat laporan polisi. Polisi dan petugas terkait boleh menangkap, di luar itu tidak boleh,” tambah Ketua New Ninja itu.

Sebelumnya, Direktur LBH Bang Japar, Juju Purwantoro, mengklaim sudah menangkap seorang pria yang diduga penghina pimpinan FPI, Rizieq Shihab.

Penangkapan itu dilakukan oleh anggota Bang Japar Jakarta Pusat, Edin dan anggota FPI di Kemayoran, pada Minggu 3 desember 2017 malam.

Pelaku berinisial AS di akun Facebook pelaku menggunakan nama Ukky Thiam. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Menjaga bayi bisa menjadi pengalaman yang sulit bagi orang tua pertama.
Oleh karena itu, penting untuk memberi perhatian penuh saat menangani bayi agar kejadian memilukan seperti ini tak terjadi.

Seorang ayah di Singapura baru-baru ini dijatuhi hukuman enam bulan penjara setelah secara tidak sengaja menyebabkan kematian pada anaknya sendiri.

Peristiwa tragis ini berlangsung pada Kamis 12 oktober 2017 silam.

Menurut NST dan Oriental Daily seperti dilansir dari World of Buzz, Kamis 30 november 2017, Nurraishah Mahzan mempercayakan bayi mungilnya pada suaminya, Mohamed Shiddiq Sazali untuk menyusui bayinya.

Kala itu, ia harus menjalani tes pengawasan narkoba.

Sang ayah pun memberi susu pada bayi yang bernama Reyhana itu menggunakan sebotol susu dengan satu tangannya, sementara tangannya yang lain digunakan untuk bermain ponsel.

Awalnya, Reyhana menolak untuk minum susu.

Bayi tersebut terus menangis dan mendorong botol susu tersebut menggunakan lidahnya.

Setelah sekitar dua menit menangis, bayi tersebut tiba-tiba terdiam dan tak memberikan respon.

Menyadari hal itu, Shiddiq baru mengeluarkan botol itu dari mulut bayinya.

Khawatir akan disalahkan atas perbuatannya itu, ia diam-diam memasukkan bayi itu ke tempat tidurnya dan menepuk punggungnya.

Tak lama kemudian, kakek Reyhana pulang dari pasar dan medapati bayi tersebut dalam keadaan basah dan tak bernapas.

Denyut nadinya melemah disertai wajah yang memucat.

Sang ibu bergegas pulang setelah menerima kabar dari suaminya.

Sambil menunggu kedatangan polisi dan paramedis, resusitasi kardiopulmoner (CPR) dilakukan pada Reyhana.

Sayang, nyawa bayi tersebut tak tertolong setibanya di rumah sakit.
Ia dinyatakan meninggal dunia di hari itu juga.

“Meskipun penyebab kematian tidak dapat dipastikan karena tersumbat atau mati lemas, namun tersedak susu juga dapat menjadi kemungkinan,” ujar penyidik polisi, Tony Won.

Sebelum peristiwa tersebut, tepatnya lima minggu sebelumnya, Shiddiq dilaporkan telah menjatuhkan Reyhana secara tidak sengaja ke lantai hingga membuat tengkorak bayi itu retak.

Saat itu, ia mencoba meraih dot Reyhana yang jatuh ke lantai sembari bermain dengan ponselnya.
Bayi itu pun turut terjatuh dan mengalami benturan di kepalanya.

Peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran bagi para orang tua untuk memberikan perhatian penuh dan tidak membawa serta ponsel ketika bersama buah hati. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Denpasar – Beberapa pemain Bali United geram dengan keputusan Komdis PSSI yang dinilai terlambat menjatuhkan sanksi untuk Mitra Kukar.

Mitra Kukar disanksi komdis PSSI karena memainkan pemain mereka yang terkena akumulasi kartu merah, Mohamed Sissoko pada laga melawan Bhayangkara FC, Jumat 3 november 2017 lalu.

Berdasarkan surat PSSI no 112/L1/SK/KD-PSSI/X/2017 tanggal 5 November 2017, komdis PSSI memutuskan pertandingan ini berakhir untuk kemenangan Bhayangkara FC dengan skor 3-0 atas Mitra Kukar.

Surat yang ditanda-tangani Ketua Komdis PSSI, Asep Edwi Firdaus ini juga memutuskan Mitra Kukar dikenakan sanksi denda sebesar 100 juta Rupiah karena melanggar Pasal 55 Kode Disiplin PSSI.

Tim pelatih Bali United menganggap ada konspirasi yang dilakukan PSSI untuk memberatkan Bali United meraih gelar Juara Liga 1.

“Apa ada konspirasi dibalik itu?,” tanya Eko Purdjianto, asisten pelatih Bali United.

Sementara itu, pelatih Bali United hanya pasrah dan fokus menyelesaikan Liga 1 bersama Bali United.

“Ya sudah kita fokus saja dilaga terakhir. Kalau sudah seperti ini, ya sudah kita serahkan saja ke Tuhan,” ucap Widodo.

Dari pemain Bali United, bek kelahiran Makasar, Abdulrahman juga merasa kecewa.

Bahkan dia juga mempertanyakan, mengapa disaat peluang Bali United untuk merengkuh juara pertama kalinya seperti ini kok malah mendapatkan cobaan berat sekali.

“Tidak ada gunanya sama sekali kami pemain berjuang mati-matian tapi tiba-tiba ada keputusan seperti ini. Ini tidak adil.” ucap Abdurahman.

Pemain Timnas senior Indonesia dengan tegas akan menolak panggilan PSSI jika keputusan tetap seperti ini.

“Saya tidak mau main untuk PSSI kalau keputusan mereka seperti ini,” ancam Irfan Bachdim dihadapan pelatih kepala Widodo C Putro. (***)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Apakah anda hobi nonton film sebelum tidur?
Atau ada masanya ketika kantuk belum datang, anda asyik mengutak atik smartphone sebelum tidur?

Hal ini memberikan dampak yang kurang baik bagi tubuh kita.

Faktanya, ketika kita terlalu sering menggunakan gawai, kita akan terpapar cahaya yang dihasilkan gawai tersebut.
Sinar ultraviolet atau UV bisa berbahaya bagi mata, dan menyebabkan degenerasi makula.

Jangan sampai mengalami hal seperti wanita ini, yang harus kehilangan pengelihatannya akibat terlalu lama bermain gawai.

Seorang wanita berusia 21 tahun ini harus menderita hanya karena bermain smartphone.

Melansir viral4real, Xiao Wu, nama wanita tersebut, menghabiskan waktunya di rumah saat liburan China’s Golden Week.

Wanita yang tinggal di Dongguan, China, ini memilih untuk bermain King of Glory tanpa berhenti pada masa liburannya.

Pada 1 Oktober, Wu menyadari bahwa pengelihatan mata kanannya berkurang.
Ia menganggap matanya hanya lelah, kemudian mengistirahatkannya dengan tidur.
Namun, ia merasa curiga karena keesokan harinya kondisi mata kanan tersebut tak juga membaik.
Orang tua Wu pun kemudian membawanya ke Rumah Sakit Mata Donggiang Huaxia untuk ditangani.

Rupanya, penyebab mata kanan Wu terganggu fungsinya adalah penyumbatan arteri pada retina.

Masalah ini biasanya terajdi pada orang yang berusia lanjut,
namun dalam kasus Wu, matanya mengalami kelelahan yang sangat akibat terlalu lama menatap layar smartphone yang kecil.

Berdasarkan laporan buzzflare, Wu biasanya bermain HP selama 7 hingga 8 jam tanpa henti.

Selain itu, ia juga bekerja di sebuah perusahaan finance yang juga memberi tekanan bagi matanya.

Ketika libur, bukannya beristirahat ia malah bangun pada pukul 6 pagi dan mulai bermain setelah sarapan hingga bukul 4 sore.

Dikabarkan ia masih berada di rumah sakit, para dokter berusaha untuk mengembalikan pengelihatannya walaupun progressnya kecil.(***)

KESEHATAN

Selasa | 03 Oktober 2017 | 9:39

Begini Dampaknya Jika Anak Terbiasa Makan Sambil Main Gadget

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Anak susah banget makannya. Duh, itu bisa jadi PR tersendiri buat kita sebagai orang tua ya, Bun. Kadang, supaya anak gampang makan, ada bunda atau ayah yang menyogok si kecil dengan membolehkan main gadget, asal mau makan. Ketika ini dilakukan, secara nggak disadari ada efeknya buat si kecil lho.

Psikolog anak dari Tiga Generasi, Anastasia Satriyo atau akrab disapa Anas bilang sebisa mungkin kita nggak memberi anak gadget pas makan, Bun. Tujuannya, supaya anak lebih menikmati proses makan.

Nah, ketika kita membiasakan anak makan sambil main gadget, salah satu efeknya yang bisa terlihat adalah anak bisa nggak mau makan kalau nggak ada gadget. Padahal, saat nanti si kecil sekolah, nggak mungkin dong, Bun, kita bawain gadget untuk si kecil demi dia mau makan saat di sekolah.

“Terbiasa makan sambil main gadget juga bikin anak nggak fokus pas makan. Anak juga nggak belajar sensor kapan lapar dan kenyang. Sama aja kayak kita orang dewasa kalau makan sambil nonton film, kan makanan main masuk aja ya. Kita jadi nggak aware sama kapan kita lapar dan kenyang,” kata Anas di sela-sela 18th Kidz Station Anniversary Celebration di Gandaria City, Jakarta, baru-baru ini.

Kalau biasa makan ditemani gadget, anak juga jadi nggak punya family time, Bun. Anas menekankan, ketika orang tua juga pakai gadget padahal lagi makan bersama di meja makan, family time pun hilang begitu saja. Idealnya, saat makan semua anggota keluarga nggak pegang gadget saat makan supaya bisa share experience.

“Sehingga makan bersama bisa jadi pengalaman penuh cinta. Kita bisa saling cerita, nanya ke anak gimana aktivitasnya hari ini. Jadi kitanya nggak sibuk sama gadget masing-masing,” tambah Anas.

Ketika anak sudah kecanduan gadget saat makan, Anas menyarankan kurangi durasi pemakaian gadget saat makan pelan-pelan. Misalnya anak terbiasa pakai gadget 15 menit, kurangi jadi 10 menit. Nah, 5 menit waktu main gadget yang dikurangi diganti dengan aktivitas lain, Bun.

Misalnya mewarnai, main slime, atau main busy book. Lakukan pengurangan durasi selama 2 minggu sampai nanti anak bisa benar-benar lepas gadget saat makan. Selamat mencoba dan tetap semangat ya, Bun!(***)