Masih

Rapat Paripurna Istimewa Peringatan Hari Jadi Kepri ke-16

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, reflkesi dari peringatan hari jadi Kepulauan Riau ke-16 tahun ini adalah momen untuk terus bekerja keras. Juga terus menjalin komunikasi dan koordinasi untuk mengokohkan Kepri sebagai daerah maritim yang mampu mendongkrak potensi demi meningkatkan kesejahteraan.

“Dukung kami, doakan kami, ayo bersama kita bangun Kepulauan Riau ini agar jaya dan sejahtera,” ujar Nurdin saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Provinsi Kepri dalam rangka peringatan Hari Jadi Provinsi Kepulauan Riau ke-16 di ruang sidang utama kantor DPRD, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, 24 September 2018.

Di usia ke-16 ini, menurut Nurdin masih sedikit pemberian dan kerja keras yang diberikan jajaran Pemerintah. Namun Nurdin mengajak semua pihak untuk terus bersyukur karna Allah akan terus memberikan nikmat yang besar bagi umatnya yang senantiasa bersyukur.

Kemudian, luasnya wilayah dan banyaknya potensi yang dimiliki Kepulauan Riau, ditambahkan Nurdin merupakan tantangan kedepan yang tidak mudah.

“Kalau kita kelola dengan baik tentu akan menjadi peluang yang besar,” lanjut Nurdin.

Terkait penghargaan WTP yang didapat Provinsi Kepri dikatakan Nurdin, bukan dijadikan bahan untuk berbangga diri atas capaian keberhasilan itu atau sebagai tujuan akhir, namun dijadikan acuan untuk memulai dan meningkatkan kembali kemampuan menjalankan roda pembangunan.

“Karena perjalanan masih panjang, berikan hasil yang terbaik yang dapat dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat,” tambah Nurdin lagi.

Terakhir, Nurdin menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh jajaran DPRD yang mana selama ini telah bekerja keras bersama-sama Pemerintah dalam membangun Kepri.

“Kebersamaan dan koordinasi setiap masukan dan saran dari pihak dewan merupakan bekal berharga bagi kita untuk menjalankan roda pemerintahan dengan baik dan lancar,” tutup Nurdin.

Sementara itu, Pimpinan sidang Ketua DPRD Jumaga Nadeak mengatakan bahwa tanpa terasa sudah 16 tahun yang lalu Kepulauan Riau mampu berdiri sendiri menjalankan roda pemerintahan setelah disahlan nya UU Nomor 25 Tahun 2002 tentang pembentukan Provinsi Kepri oleh DPR RI, serta landasan hukum kuat lainnya yakni Perda Nomor 4 Tahun 2005 yang telah diperbaharui dengna Perda Nomor 2 Tahun 2011 tentang Hari Jadi Kepri.

Banyak yang dilakukan bersama antara Pemerintah Daerah bersama DPRD Provinsi Kepri dalam perbaikan dan penyempurnaan aspek dalam segala sektor pembangunan, yang kata Jumaga merupakan cerminan jati diri anak negeri membawa daerahnya untuk maju menggapai cita-cita penerus negeri.

“Setinggi apapun gelombang yang dihadapi, kita yakin dan mampu melewatinya dan mewujudkan masyarakat Kepri yang sejahtera,” ujar Jumaga.

Jumaga melanjutkan bahwa diusia yang semakin beranjak dewasa, Kepri mampu menunjukan eksistensi diri dengan potensi wawasan industri serta berbagai penghargaan dari pusat, merupakan bentuk keseriusan daerah menjalankan amanah dari pemerintah pusat juga undang-undang.

“Saya yakin Negeri Melayu ini akan mampu menjadi lokomotif pembangunan dibagian barat Indonesia,” lanjut Jumaga.

Jumaga menambahkan dari usia nya yang semakin matang, ibarat manusia yang semakin tumbuh dan menarik, maka Kepri diharapkan dapat semakin dewasa dan dapat menarik.

“Menarik bagi investor dan lainnya dalam hal pengembangan pembangunan didaerah,” tutup Jumaga.

Paripurna sendiri berlangsung tertib, di awali dengan pembacaan ayat suci al-quran. Kemudian dilanjutkaj dengan paduan suara dari Gema Mustika dari Dinas Kebudahaan yang membawakan dua buah lagu yakni Segantang Lada dan Negeri Bahari.

Gubernur Hadir berserta Istri Hj Noor Lizah Nurdin Basirun, Wakil Gubernur H Isdianto beserta Istri Hj Rosmery Isdianto, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah beserta Istri Hj Rismarini Arif Fadillah. Hadir pula Wakil Ketua I II dan III DPRD Riski Faisal, Husnizar Hood dan Amir Hakim beserta anggota DPRD lainnya, perwakilan FKPD juga Kepala OPD, Ketua BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Ketua LAM Kepri Abdul Razak, Tokoh masyarakat Kepri H Ismeth Abdullah beserta Istri Hj Aida Ismeth juga Hj Aisyah Sani, beserta tamu undangan lainnya. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Anggota DPRD yang sudah mundur karena pindah ke partai lain untuk maju ke Pemilu legislatif 2019, diminta mengembalikan semua fasilitas yang diterima sebagai anggota dewan.

Termasuk berbagai tunjangan yang diterima. Meski, secara aturan hukum bisa saja sah diterima. Karena SK Pemberhentian yang lambat turunnya.

“Tapi secara moral dan kepatutan, sudah tidak patut. Di samping bisa dipertanyakan juga dari sisi hukumnya tentang keterlambatan administrasi pemberhentian,” kata Dr Edy Rustandi, praktisi hukum dan akademisi di UMRAH Tanjungpinang menjawab suarasiber.com, Ahad, 11 Agustus 2018.

Lambatnya SK pemberhentian itu, ujar Edy, berdampak pada penerimaan fasilitas dan tunjangan, yang bukan lagi menjadi haknya. Dan, jika keterlambatan itu disengaja berpotensi mengakibatkan pelanggaran hukum.

“Jika saja masih juga menerima fasilitas dan tunjangan meski sudah mundur. Maka, kredibilitas dan integritasnya patut dipertanyakan. Silahkan masyarakat menilainya sendiri,” tukas Edy.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, sejumlah anggota DPRD di wilayah Provinsi Kepri akan maju lagi sebagai caleg dari partai politik yang berbeda. Konsekuensinya, mereka yang sudah pindah partai ini harus mundur dari keanggotaan di dewan. (***)

sumber: suarasiber.com

KURS

Selasa | 07 Agustus 2018 | 13:05

Dolar AS Masih Mondar-mandir di Rp 14.480-an

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini berada di angka Rp 14.485. Angka tersebut naik tipis dari posisi hari kemarin yang berada di Rp 14.480.

Demikian dikutip detikFinance dari data perdagangan Reuters, Selasa, 7 Agustus 2018.

Adapun nilai tukar mata uang Paman Sam cenderung menunjukkan pelemahan sejak pekan kemarin, setelah sempat berada di level Rp 14.505. Bank Sentral AS The Federal Reserve pekan kemarin menahan bunga acuannya dan kemungkinan baru mengalami kenaikan pada September mendatang.

Sebelumnya Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan meskipun ada ekspektasi kenaikan bunga the Fed, kepercayaan pasar terhadap Indonesia terus menguat. Hal ini tercermin dari sejumlah indikator seperti aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan di Indonesia melalui surat berharga negara (SBN) terus naik.

Perry bilang ada aliran modal asing yang masuk pada 30-31 Juli lalu, dan BI menghitung ada sekitar Rp 3,9 triliun yang masuk ke Indonesia. Menurutnya jumlah tersebut tak bisa dibilang kecil. (***)

sumber: detik.com

ANAMBAS

Jumat | 03 Agustus 2018 | 16:58

Jadwal Penerimaan CPNS Masih Menunggu Keputusan KemenpanRB

MEDIAKEPRI.CO.ID,Tarempa – Mengenai kapan jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai di buka, sampai saat ini Kabupaten Kepulauan Anambas masih menunggu keputusan dari pihak Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) Republik Indonesia (RI).

Namun, berbagai informasi terus beredar di media massa dan media sosial terkait spekulasi waktu pendaftaran CPNS itu akan segera dibuka.

“Sampai saat ini belum ada kepastian kapan waktu dibukanya. KIta Masih menunggu keputusan dari MenpanRB RI,” kata Sekretrais Daerah (Sekda) Kepulauan Anambas, Sahtiar, SH,MM menjawab ANAMBASPOS.com, saat ditemui di Ruang Kerjanya, Kantor Bupati Kepulauan Anambas, Kamis, 2 Agustus 2018.

Menurut Sahtiar, ketika sudah keluar keputusan dari Kemenpan RB RI nantinya, pihaknya kemudian baru akan mengumumkan kepada publik di Kepulauan Anambas. “Kalau sudah ada keputusan Kemenpan RB, baru kita sampaikan ke masyarakat Anambas,” terangnya.

Hal serupa juga disamapaikan oleh Kepala Badan Kepegawaiaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kepualaun Anambas, Dra. Linda Maryati. “Belum keluar, kita masih menunggu, ini masih kita kordinasikan terkait progressnya,” ujar Linda sesaat hendak bertemu Sekda ketika itu di Kantor Bupati Kepulauan Anambas.

Seperti diketahui sebelumnya, bahwa Pemkab Kepulauan Anambas telah mengusulkan sebanyak 572 kuota penerimaan CPNS Kepulauan Anambas. “Kita mengusulkan 572, mudah-mudahan tidak dikurangi,” pinta Linda.

Terpisah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Anambas, Muhammad Da’i, mengaku optimis bahwa penerimaan CPNS Kepulauan Anambas tersebut akan dibuka pada Bulan September 2018 mendatang.

“Saya optimis September ini dibuka. Mumpung masih ada waktu sebaiknya bagi yang berminat mempersiapkan segala sesuatunya, kelengkapan persyaratan administrasi seperti membuat kartu kuning dan SKCK,” ungkap Da’i. (***)

sumber: anambaskab.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID – Seekor buaya sepanjang empat meter berhasil ditangkap oleh pawang buaya beserta warga di Bangka.

Penangkapan buaya tersebut terjadi di Sungai Kayubesi, Kecamatan Pudingbesar, Kabupaten Bangka, Kamis, 19 Juli 2018.

Video penangkapan buaya itu pun banyak tersebar di media sosial.

Buaya berukuran besar tersebut ditangkap usai menerkam seorang warga setempat bernama Masud alias Bujang Et, beberapa pekan lalu.

Akibat kejadian itu, warga Desa Kayubesi berupaya menangkap buaya tersebut dengan bantuan dua orang pawang buaya.

Seorang pawang buaya bernama Mang Syarif asal Desa Bukit Layang Kabupaten Bangka pun didatangkan untuk menangkap buaya tersebut.

Selain Mang Syarif, warga juga meminta bantuan pawang buaya dari Desa Kayubesi bernama Ademi.

“Kami memang minta tolong pawang untuk mancing buaya itu, ada dua buayanya,” kata Rasyidi, Kepala Desa Kayubesi.

Mang Syarif dan Ademi pun berhasil menangkap buaya tersebut dengan bantuan polisi dan warga setempat.

Buaya berhasil ditangkap dengan umpan yang dimiliki oleh sang pawang buaya.

Tidak dijelaskan umpan apa yang digunakan hingga berhasil membuat buaya tersebut ditangkap.

Usai ditangkap buaya tersebut tampak tak bergerak lagi, hingga warga mengira sudah mati.

Namun ternyata buaya tersebut belum mati, melainkan sengaja dibuat tak sadar atau pingsan.

“Buaya ini sengaja dibekep (dibuat pingsan) oleh pawang atau dukun supaya buaya tidak berontak,” imbuh Rasyidi.

Dalam kondisi tak sadarkan diri, buaya tersebut menjadi tontonan warga setempat. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Minum kopi sudah menjadi kebiasaan banyak orang ketika butuh asupan energi. Buat beberapa orang, kopi dinilai ampuh mengusir kantuk dan meningkatkan energi supaya lebih fokus saat beraktivitas.

Namun, tahukah Anda ternyata minum kopi juga dapat membuat makin lemas dan mengantuk?

Kopi yang kita minum pada pagi hari dapat memberikan energi berupa rangsangan terhadap kortisol dan adrenalin. Hal itulah yang kemudian membuat kita lebih bertenaga dalam menjalani aktivitas.

Jika mengonsumsi kopi secara terus-menerus sepanjang hari, kita justru akan merasa makin lemas dan tidak focus, sehingga rasa kantuk pun tak dapat dihindari. Minum kopi terus-menerus akan meningkatkan kerja hormon. Saat hormon terkuras sepanjang hari, ketika itulah tubuh akan merasa lelah.

Selain itu, gen menjadi salah satu alasan beberapa orang tetap mengantuk meski telah meminum kopi. Hal itu diungkapkan di sebuah penelitian dari Universitas Edinburgh di Skotlandia.

Menurut peneliti, berapa banyak kopi yang diminum seseorang ternyata dipengaruhi variasi gen masing-masing.

Ada orang-orang yang bisa terjaga lebih lama meskipun tidak banyak minum kopi. Begitu pula sebaliknya, ada juga orang yang tetap tidak bisa mengusir kantuk walaupun sudah minum cukup banyak kopi. (***)

sumber: bisnis.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sidoarjo – Bendera merah putih yang kodisinya sudah usang, masih saja dibiarkan berkibar di bekas markas Kodim Jalan Ahmad Yani, Sidoarjo.

Warga pun menyayangkan bendera pusaka tersebut tak ada yang mengganti dengan yang baru.

Kondisi bagian dari warna bendera merah dan putih tersebut sudah pudar. Selain itu, kondisi bendera merah putih juga robek.

Bangunan tempat berkibarnya bendera tersebut memang tak lagi ditempati sebagai markas TNI AD. Bangunan tersebut kini digunakan sebagai area parkir bank swasta dan warung kopi.

“Kami prihatin melihat bendera merah putih dalam kondisi seperti itu masih berkibar, selain warnanya sudah pudar, juga kondisinya sudah robek,” kata Agus (38), seorang warga Sidoarjo yang setiap harinya melewati Jalan A Yani, Selasa, 3 Juli 2018.

Agus berharap bendera merah putih yang sudah usang segera diganti. Setidaknya untuk menghormati jasa para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dari penjajah.

“Generasi sekarang wajib menghormati jasa para pahlawan, salah satunya juga harus menghormati bendera merah putih, karena itu lambang negara kita,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Yudi (26), warga Sidokare, Sidoarjo. Melihat kondisi bendera yang sudah usang, dia meminta cepat diganti. Lebih baik tidak memesan bendera dari pada bendera rusak masih berkibar.

“Kondisi seperti itu sudah tidak layak, seharusnya diganti yang baru, apalagi sebentar lagi memperingati Hari Kemerdekaan RI. Kami yakin pihak pengelola tidak mengetahui kalau bendera yang terpasang sudah rusak,” tandasnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO,ID, Jakarta – Mobil dengan harga terjangkau masih menjadi incaran masyarakat Indonesia. Rata-rata mereka mengincar mobil dengan harga Rp 200 jutaan sesuai dengan daya belinya.

“Daya beli masyarakat Indonesia sekarang di kendaraan bermotor dengan harga 200 juta ke bawah,” ungkap Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), Jongkie Sugiharto.

Di Indonesia sendiri, mobil dengan harga di bawah Rp 200 juta bisa ditemukan pada model Low Cost Green Car atau biasa kita sebut LCGC bukan mobil MPV. Mengambil contoh Toyota Calya yang dibanderol mulai Rp 135 juta, Daihatsu Sigra Rp 108,9 juta sementara Agya dijual Rp 133,4 juta dan masih banyak model lainnya dengan banderol harga di bawah Rp 200 jutaan.

Bicara soal jenis mobil, selera masyarakat Indonesia pun belum bergeser yakni berkapasitas 7 penumpang agar bisa memuat lebih banyak orang.

Namun kata Jongkie, MPV tak sepenuhnya lagi diminati karena mulai tergantikan oleh LCGC. Seperti diketahui, mobil LCGC juga ada yang berkapasitas 7 penumpang.

“Saya rasa (tren mobil 7 penumpang) masih berlanjut, namun mungkin ada pergeseran sedikit ke LCGC/ KBH2, walaupun 5 penumpang,” tutur Jongkie.

Untuk model mobil LCGC 7 penumpang yang ditawarkan di Indonesia sendiri ada dua yakni Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Keduanya pun cukup diminati. Misalnya saja Calya yang satu bulan setelah diluncurkan pada Agustus 2016 menggeser posisi sang kakak Toyota Avanza.

Selain murah, keunggulan lain untuk mobil segmen ini yaitu hemat bahan bakar dan sangat ramah lingkungan. Oleh karena itu, kendaraan ini juga dapat mengurangi polusi udara dari asap knalpot kendaraan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Dilempar dari lantai 3, bayi laki-Laki yang telanjang ini tetap hidup dan utuh, bagaimana bisa?

Peristiwa mengerikan ini terjadi di Negeri Jiran, Malaysia.

Tepatnya Ahad, 24 Juni 2018 warga Malaysia dikejutkan dengan sebuah peristiwa dibuangnya seorang bayi laki-laki.

Mengerikannya, bayi malang tersebut dibuang dari lantai 3 sebuah bangunan.

Dugaan sementara, peristiwa tersebut dilakukan oleh orang tuanya sendiri.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum diketahui motif yang mendasari pelaku pelemparan melakukan hal keji tersebut.

Saat ditemukan, terlihat bayi laki-laki itu tergeletak di tanah dan dalam keadaan telanjang.

Sepertinya, Tuhan ingin menunjukkan kuasa-Nya melalui bayi malang ini.

Tuhan masih menyayangi bayi tersebut.

Tuhan menyelamatkan dan masih mengizinkan bayi tersebut untuk bisa tetap hidup.

Ya, bayi tersebut masih hidup meskipun telah dilemparkan dari lantai 3 sebuah bangunan.

Sayang sekali, belum ada informasi lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut.

Mengetahui hal ini, banyak netizen yang merasa takjub atas kuasa Tuhan.

Semoga peristiwa ini tak terulang kembali ya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Lisa (40), wanita yang bekerja sebagai pemijat tradisional ditemukan tewas pada Ahad, 10 Juni 2018.

Dia ditemukan tewas di panti Pijat Kusuk Ibu Tiara Jalan Amir Hamzah, Medan Barat, Sumatera Utara.

Lisa merupakan warga Jalan Eka Rasmi, Medan Johor.

Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan mengatakan, jasad korban ditemukan oleh tetangganya sekitar pukul 07.30 WIB,

“Tetangga tersebut curiga melihat lampu kios masih hidup. Ketika dicek, ternyata korban sudah meninggal dengan kondisi tidak wajar,” katanya dikutip dari Serambinews.

Mayat korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.

Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini dan meminta keterangan 3 saksi.

Motif pembunuhan tersebut belum diketahui secara pasti, tetapi warga menduga pelaku adalah pelanggan korban.

Jasad korban kini sudah dibawa ke RS Bhayangkara Medan.

Mayat wanita itu awalnya ditemukan dalam kondisi telungkup.

Baju mayat perempuan itu tersingkap sehingga hanya bagian atas dari bahu yang tertutup.

Selain itu, ada bantal di atas kepala korban. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Presenter Liza Elly saat ini sedang mengurus perceraiannya dengan sang suami, Nicky Tirta. Ditanya apakah perceraian ini dikarenakan Liza sudah tidak sayang lagi pada Nicky, Liza membantahnya.

Liza mengaku masih menyimpan sayang pada lelaki yang telah memberinya satu anak itu.

Rasa sayang yang dirasakan Liza Elly pada Nicky Tirta lebih pada Nicky adalah ayah dari putrinya, Naara Ellyna Tirta. Meski menggugat cerai, Liza tetap melihat sosok Nicky sebagai seorang lelaki baik hati yang ia kagumi.

“Kan sudah bilang sayangnya sudah berbeda sama Nicky. Tetap sayang, tetap mengagumi, dia orang yang baik, kita sama-sama mendoakan satu sama lain.

Kita sudah sepakat untuk sendiri-sendiri dan sayangnya juga sudah berbeda, by the time sih, jadi berjalannya waktu,” ungkap Liza Elly.

Jika memang tidak ada yang berubah dalam diri Nicky, lantas apa yang membuat Liza ingin berpisah? Apa karena Nicky posesif?

“Kalau nggak ngekang berarti nggak sayang dong, nggak kok, nggak, bukan itu. (posesif) nggak atuh. Orang ketiga maksudnya Ellyna. Maksudnya orang keempat nggak ada. Kita nggak ada hubungannya sama orang keempat lah, kelima lah, nggak ada. Masalah keuangan juga nggak ada,” kilahnya, Jadi apa? (***)

sumber: sidomi.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Samsul Bahri (35) sudah membayangkan uang Rp8 juta yang akan menjadi miliknya. Namun impiannya itu kandas ketika narkoba jenis sabu yang dibawanya ketangkap oleh petugas Bea dan Cukai di Bandara Hang Nadim Batam, Sabtu, 5 Mei 2018 sekitar pukul 12.15 WIB.

“Hasil pemeriksaan petugas kita di Hanggar Bea dan Cukai Batam, mendapatkan empat (4) bungkus plastik bening yang berisi kristal putih diduga Methaphetamine atau sabu seberat bruto 1018 gram,” kata Kepala Bidang BKLI Bea dan Cukai type B Batam, Raden Evy Suhartantyo, Senin, 7 Mei 2018.

Dijelaskannya, pengungkapan berawal dari kecurigaan petugas yang berjaga dalam mengawasi barang-barang penumpang yang masuk melewati mesin X-Ray. Karena mencurigai, barang beserta pemiliknya dilakukan pemeriksaan ditempat terpisah.

Barang haram yang dibawa tersangka ditemui dalam bungkusan kotak kue. Rencananya barang haram ini sedianya akan dibawa dengan rute penerbangan tujuan Lombok menggunakan penerbangan Lion Air JT 950, BTH-BDO-LOP.

Lanjut, Raden Evy Suhartantyo mengatakan, pelaku merupakan pendatang yang baru menetap sebulan, dan mendapatkan barang haram tersebut di Batam, yang mana akan dibawa ke Lombok menggunakan jalur udara.

Selanjutnya untuk pengembangan lebih lanjut, tegahan ke 31 selama tahun 2018, pelaku berikut barang bukti dari Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe B Batam, diserahkan terimakan ke Polresta Barelang Batam. (andi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kompol Mustakim, Kanit Reskrim Polsek Penjaringan, mengatakan, pihaknya masih terus berupaya mencari tahu identitas sesosok wanita berusia sekitar 72 tahun, yang diduga nekat bunuh diri.

Wanita tua itu melompat dari lantai 27, di Apartemen Laguna, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu, 15 April 2018.

“Masih dicari tahu. Belum dapat identitasnya. Apakah warga di sana atau bukan (Apartemen Laguna), masih kami cari tahu juga,” kata Mustakim seperti yang dilangsir dari Warta Kota.

Mustakim menerangkan, pihaknya pun sudah meminta keterangan penghuni setempat, soal kenal atau tidaknya penghuni terhadap wanita beruban tersebut.

“Wanita itu jatuh di balkon lantai 3, yang di unit apartemen milik Pak Puji. Sampai saat ini juga kami terus minta keterangan penghuni sekitar terkait apakah wanita itu penghuni apartemen atau bukan. Kebanyakan warga tak mengenali wanita tua itu. Maka itu, kami cari tahu dulu ya soal identitasnya,” jelas Mustakim. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun hingga saat ini terus melakukan pemantauan terhadap harga sembako di lima pasar tradisional.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun, Muhammad Yosli mengatakan, pantauan dilakukan untuk melihat ketersediaan kebutuhan sembako di beberapa lokasi.

Kelima pasar tradisional tersebut, diantaranya di pasar Puan Maimun, pasar Baru Meral, pasar Teluk Uma, pasar Kundur dan pasar Moro.

”Hingga saat ini stok sembako masih mencukupi. Inilah, manfaatnya kita melakukan pemantauan setiap pekan,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan ESDM Karimun M Yosli M Yosli, Senin, 9 April 2018.

Dari 19 komoditi sembako yang rata-rata dikonsumsi masyarakat setiap harinya, harga satuan atau per kilogramnya tidak jauh berbeda dengan harga di pasar lainnya. Artinya, harga komodisi tersebut masih terjangkau oleh masyarakat walaupun ada beberapa jenis komoditi yang naik.

”Kalau dilihat sih, pasar Moro harganya ada selisih sekitar Rp 2 ribu hingga Rp 4 ribu di beberapa komoditi sembako,” ujarnya.

Rata-rata jenis komoditi yang di beli oleh masyarakat yaitu beras, telor ayam ras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe rawit. Sedangkan, untuk daging segar hingga saat ini masih tetap harganya Rp 150 per kilogram, sementara daging beku hanya Rp 80 ribu per kilogram. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Trenggalek – Rekonstruksi kasus meninggalnya Tukinem warga Desa Surenlor, Kecamatan Bendungan, akibat digelonggong air oleh anak dan kerabatnya memunculkan sejumlah fakta baru.

Salah satu fakta baru yang muncul adalah kekompakan para tersangka untuk menyebut nama seseorang pada saat melakukan proses penggelonggongan terhadap korban. Penyebutkan nama tersebut tidak hanya dilakukan sekali, namun berulangkali dan bersamaan.

BACA: Kronologi Ritual Sembelih Ayam yang Menewaskan Tukinem

“Kun ikilo barangmu kun Mikun (Kun ini barangmu Kun),” kata tersangka Jemitun saat menindih korban sambil menghentak bagian dada, Rabu, 28 Januari 2018.

Menurut Jemitun penyebutan nama tersebut dilakukan dengan suara lantang yang diikuti oleh seluruh tersangka maupun saksi yang ada di lokasi kejadian. Ia mengaku tidak memerintahkan untuk melakukan penyebutan, namun seluruhnya kompak melontarkan kata itu.

Kejadian kedua terjadi pada saat Rini dan para tersangka lain melakukan aksi penggelonggongan. Sambil menancapkan selang air ke dalam mulut korban Tukinem, Rini dengan keras kembali menyebut nama yang sama. “Ikilo barangmu Kun,” kata Rini diikuti tersangka lain.

Melihat fakta itu, Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana awalnya tidak menyangka jika penyebutan nama dilakukan secara bersama-sama, ia pun sempat meminta tersangka untuk mengulangi adegan saat mnyebut nama Mikun.

“Jadi bareng-bareng ya, terus siapa Mikun itu,” tanya Andana.

Sementara Rini menjawab, Mikun adalah orang lain yang diduga menjadi selingkuhan ibunya Tukinem.

Terkait dengan munculnya fakta baru tersebut, Kasatreskrim mengaku akan melakukan proses pendalam lebih lanjut dengan memeriksaan saksi lain yang dibutuhkan.

Latar belakang asmara sempat disebut oleh Kasatreskrim saat melakukan konferensi pers saat penetapan tersangka terakhir. Namun pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci dugaan modus perselingkugan tersebut. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pekanbaru – Dinding penjara tidak membuat jera RWF (29). Meski baru divonis 10 tahun, pria ini memesan ganja 800 gram yang diselundupkan dalam box speaker dari balik bui.

Penyelundupan ganja ini dibongkar oleh Polres Indragiri Hilir (Inhil) Riau. Kapolres Inhil, AKBP Christian Rony mengungkapkan RWF tercatat sebagai penghuni Lembaga Pemasyarakatan (LP) Klas II A Tembilahan Ibukota Inhil.

“Napi ini baru divonis pengadilan hukuman 10 tahun penjara dalam kasus narkoba. Dari dalam penjara, dia masih bisa pesan ganja,” kata Rony, Sabtu 24 Maret 2018.

Rony menjelaskan, kasus pengiriman paket ganja dari Pekanbaru tujuan penghuni LP ini diungkap pada Jumat 23 Maret 2018.

Melalui Kasatres Narkoba, AKP Bachtiar, mendapatkan informasi akan ada pengiriman ganja lewat jasa pengiriman paket. Dari informasi tersebut, tim melakukan penyelidikan di lapangan. Seseorang inisial Ah, (31) datang ke tempat loket ekspedisi untuk mengambil paket tersebut.

“Ketika Ah diamankan dengan barang bukti satu paket dalam bentuk box, langsung dilakukan pemeriksaan. Setelah paket dibuka, ternyata kotak speaker itu di dalamnya ada dua paket ganja seberat 800 gram,” kata Rony.

Saat dilakukan pemeriksaan, kata Rony, Ah mengaku hanya diperintahkan untuk mengambil paket tersebut. Ah menyebut dia diminta mengambilkan paket tersebut untuk diberikan RFW yang ada di LP.

“Ah mengaku dia tak tahu apa isi paket tersebut. Menurut yang menyuruhnya bahwa paket dari Pekanbaru itu hanya berisikan pakaian,” kata Rony.

Dari keterangan Ah yang hanya diperintahkan, kata Rony, akhirnya tim mendatangi LP. Setelah berkoordinasi pihak LP, akhirnya dilakukan penggeledahan di sel RWF. Satu unit HP disita dari RWF.

“Padahal sepekan yang lalu saat RWF sidang kasus narkoba, dia juga kedapatan membawa sabu. Kepemilikan sabu masih diproses, sekarang terlibat lagi dalam kepemilikan ganja,” kata Rony.

“Kini RFW dan Ah, masih kita amankan di Mapolres untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut,” tutup Rony. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Sebuah rekaman video mengenai aksi heroik ojek online atau ojol yang meringkus jambret viral di media sosial.

Kejadian itu diketahui terjadi di Tembalang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu 10 Mret 2018 sore.

Menurut warga setempat, terjadi aksi kejahatan ketika seorang pria berkaus hitam menjambret wanita di Jalan Sipodang.

Beberapa ojek online yang sedang mangkal menunggu pesanan menyaksikan penjambretan itu.

“Beberapa mas ojeknya langsung ngejar jambret itu. Ada mas ojek yang jatuh juga saat mengejar sampai dibawa ke rumah sakit,” ujar Rahman, warga Tembalang.

Upaya ojek online ini sukses, seorang di antaranya berhasil meringkus jambret tersebut.

Warga yang menyaksikan aksi kejar-kejaran ini segera mengabadikan momen ojol pahlawan tersebut.

Videonya pun tersebar melalui aplikasi perpesanan dan media sosial lain.

Kemudian warga setempat bersama para ojol langsung mengamankan si jambret sambil menunggu petugas Polsek Tembalang datang.

“Kasus tersebut sudah dalam proses pengembangan kami,” ujar Kapolsek Tembalang Kompol Budi Rahmadi kepada Tribunjateng.com.

Dalam video, emosi warga masyarakat yang berada di lokasi kejadian tampak tersulut mendengar jawaban si bandit.

Beberapa warga pun melontarkan kalimat kasar. Simak video di atas! (***)

sumber: tribunnews.com