Masuk

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Menjelang hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah tahun 2019, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Karimun perketat pengawasan.

Mulai dari pengawasan pintu masuk di Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun, hingga patroli rutin yang dilakukan petugas di perairan Karimun untuk mencegah terjadinya aksi penyeludupan di laut.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan KPPBC Tanjung Balai Karimun, Martin Tryanto mengatakan untuk meningkatkan pengawasan pihaknya banyak petugas yang diperbantukan dari bagian staf.

“Untuk pengawasan seperti di pintu masuk pelabuhan dan patroli rutin terus kita lakukan. Dan kita banyak diperbantukan dari staf yang non muslim,” kata Martin belum lama ini saat ditemui di kantornya.

Diakui Martin, sejak dicabutnya fasilitas bebas cukai rokok dan minuman beralkohol untuk Batam, Bintan, dan Karimun pihaknya banyak melakukan penegahan rokok dan minuman.

“Sebulan terakhir ini kita banyak lakukan penegahan minuman dan rokok. Mungkin ini ada pengaruhnya karena fasilitas bebas cukai sudah dicabut,” kata Martin.

Dijelaskan Martin, untuk tegahan rokok dan minuman paling banyak berasal dari Batam, Pinang dengan tujuan ke Karimun.

“Baru-baru ini kita juga ada mengamankan 4 karton minuman dan rokok di pelabuhan Sri Tanjung Gelam (KPK),” ujar Martin.

Minuman dan rokok hasil tegahan KPPBC itu rencananya akan dimusnahkan usai libur lebaran nanti.(yan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Beberapa hari belakangan ini, nama Candra Ibrahim masuk dalam bursa bakal calon (Balon) kepala daerah di Kepri.

Munculnya nama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri mampu menjadi magnet. Tidak hanya di ruang nyata, di dunia maya, nama ini hangat dibicarakan.

Begitu tercerahkan publik kehadiran nama ini, menjadi sesuatu yang istimewa bagi orang nomor satu di Kepri. Nurdin Basirun pun, turut ikut memberikan tanggapan atas nama yang sudah melanglang buana di dunia kewartawanan.

Hal ini terucapkan oleh Gubernur Kepri ini usai melaksanakan Safari Ramadhan.

Dalam pertemuan yang rileks bersama sejumlah wartawan, gubernur menitip tiga pesan khusus untuk candra ibrahim.

Ketiga pesan khusus gubernur ini disampaikan ulang oleh Mantan Ketua PWI Kepri, Ramon Damora yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam pesan pertama, Nurdin menilai bahwa Candra Ibrahim merupakan tokoh muda di Kepri. Untuk itu, ia berharap, dapat manfaatkan usia muda untuk membangun negeri.

“Kepri butuh lebih banyak figur potensial seperti bung candra,” ujar Bang Din, sapaan akrab Nurdin Basirun tersebut.

Selanjutnya, dalam pesan keduanya, ia meminta Candra Ibrahim untuk memulai dari sekarang untuk merebut hati rakyat natuna. Banyak cara yang bisa dimainkan sesuai dengan profesionalitas yang berkiprahlah melalui bidang jurnalistik dan dunia tulis-menulis.

“Sampaikan melalui tulisan yang dimiliki sebagai bekal membangun peradaban,” kata mantan Bupati Karimun ini

Untuk yang terakhir, Nurdin Basirun menyampaikan pesan khusus yang lebih spesifik darinya sebagai Ketua Nasdem Kepri. Dimana, ia mengatakan Nasdem membuka diri kepada ‘bos candra’ untuk maju di bursa natuna melalui partai nasdem dengan satu syarat yakni bergabung ke Nasdem untuk sekaligus membesarkan partai ini. (rd/eddy)

investor batam

BATAM

Kamis | 09 Mei 2019 | 18:55

IBA Jembatani Investor Taiwan Masuk ke Batam

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Internasional Business Asociation (IBA) merupakan jembatan dan wadah bagi para pelaku usaha dan para investor, baik dari dalam negeri, maupun di luar negeri dari berbagai bidang usaha.

Kali ini, IBA mendatangkan tim medis dari Taiwan yaitu Healthy Asia. Kunjungan tim Healhty Asia melalui IBA ke Batam bertujuan untuk membantu perkembangan khususnya di bidang medis pada beberapa Rumah Sakit di Batam.

Ketua Dewan Pimpinan IBA Batam, Shan Shan mengatakan, IBA merupakan organisasi bisnis dalam skala internasional yang menjembatani investor dan pelaku usaha untuk dapat saling bertukar informasi dan koneksi agar kedepan perekonomian Indonesia khusus nya melalui kota Batam dapat lebih berkembang.

“Profesor Healthy Asia, Duujian Tsai telah mengunjungi RSBK dan RSBP pada hari ini dan akan memberikan kerja sama dalam bentuk pelatihan serta peningkatan kualitas untuk rumah sakit di Batam.” kata Shan Shan, kepada awak media, Rabu (8/5) di hotel Evitel, Seraya.

Sementara itu, Profesor Healthy Asia, Duujian Tsai berkunjung untuk berkolaborasi dan akan memberikan peluang pelatihan serta peningkatan kualitas untuk rumah sakit mitra lokal seperti yang telah dilakukan untuk Universitas Gadjah Mada dan Rumah Sakit Sarjito di Yogyakarta.

“Kami juga mengharapkan kolaborasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah atau organisasi swasta yang ada di Batam,” kata Duujian.

Tim ahli yang merupakan para professor dan ahli medis ini yang nantinya yang akan saling berbagi informasi dan keahlian baru yang mereka kuasai demi kemajuan RS mitra mereka kedepan nya.

“Kami dari IBA mengharapkan kedepannya akan banyak lagi Investor dan para pelaku usaha yang dapat bertemu melalu asosiasi ini untuk memajukan perekonomian Indonesia,” tutup Shan Shan. (sal)

TANJUNG PINANG

Senin | 25 Februari 2019 | 19:54

Anggota DPRD Kepri Baru Tempati Posisi Banmus dan Komisi IV

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Tiga anggota DPRD baru, hasil Pergantiaan Antar Waktu (PAW), telah ditetapkan dan dimasukkan sebagai anggota Badan Musyawarah (Banmus) dan anggota Komisi IV DPRD Kepri. Mereka, yakni Darmin, Burhanudin Nur dan H Saptono Mustakim.

Penetapan ke tiga anggota DPRD Kepri itu menjadi anggota Banmus dan Komisi IV DPRD Kepri, melalui Paripurna DPRD, tentang perobahan alat kelengkapan dewan yang dilaksanakan DPRD Kepri, Senin, 25 Februari 2019.

Sidang itu dipimpin langsung Ketua DPRD Jumaga Nadeak. Ia menyatakan, dengan adanya penetapan alat kelengkapan pada masing-masing anggota DPRD baru tersebut, diharapkan akan semakin memperkuat kinerja alat kelengkapan DPRD Kepri.

Minta Pemrov Kepri Perhatikan Layanan Kesehatan di RSUD Lingga

Sementara itu, salah satu anggota DPRD Kepri yang baru Saptono Mustakim mengatakan, ia akan mengemban amanah dan tugas yang diberikan. Apalagi, ia dimasukkan dalam alat kelengkapan Banmus dan Komisi IV.

“Untuk pertama ini, tentu kami secepatnya menyesuikan diri, dan mendalami tugas-tugas utama di bidang komisi IV dan Banmus,” ujarnya usai paripurna di DPRD Kepri.

Komisi IV yang membidangi masalah kesehatan, pendidikan, tenaga kerja dan kesejahteraan masyarakat, diharapkan akan dapat membawa aspirasi masyarakat dalam peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan di Kepri.

Mantan Wakil Bupati Lingga ini juga mengatakan, masalah kesehatan, pendidikan dan kesejaheraan di Kepri, hingga saat ini masih menjadi hal krusial yang dihadapai masyarakat, khususnya di daerah-daerah terpencil seperti di Kabupaten Lingga.

Masih minim dan terbatasnya layanan kesehatan di Rumah Sakit Lingga, menjadi tuntutan masyarakat, kepada pemerintah daerah guna dilakukan perbaikan.

“Coba kita bayangkan, sarana prasarana serta pelayanan di RSUD Dabok Singkep hanya tipe C, sangat menyulitkan masyarakat dalam berobat, dan terpaksa di rujuk ke sejumlah rumah sakit yang ada di Tanjungpinang dan Batam,” sebutnya.

Peningkatan fasilitas kesehatan ini tambah Saptono, diharapakan dapat menjadi perhatiaan pemerintah Provinsi Kepri ke depan, dengan menaikan status Rumah sakit Dabok Singkep ke Tipe B. Sehingga fasilitas dan SDM dokter bisa semakin lengkap.

“Melalui kooordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten dan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, kami berharap Rumah Sakit di Lingga dapat ditingkatakan statusnya, dengan fasilitas serta tenaga Dokter dan perawat yang memadai,” jelasnya.

Dari peningkatan status dan fasilitas RSUD Dabok Singkep di Lingga itu, tentunya akan dapat melayani kebutuhan kesehatan masyarakat serta tidak lagi harus di rujuk ke RSUD di Tanjungpinang dan Batam, yang rentang kendalinya sangat jauh, dan penuh dengan resiko gelombang laut. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Ombak “maut” di pantai Teluk Selahang, Natuna, Kepulauan Riau, menelan korban jiwa. Musibah ini terjadi Kamis, 10 Januari 2019 sekitar pukul 17.00 WIB.

Informasi dihimpun, tiga orang remaja tersebut yakni 1 orang laki-laki bernama Alex (18) dan 2 orang remaja perempuan bernama Widia (18) dan weni (18).

BERITA TERKAIT

Lagi Asik Berenang Remaja Digulung Ombak, 1 Tewas

Berkat pertolongan warga sekitar, Basarnas dan Personel Polres Natuna, dua remaja perempuan berhasil selamat, nahas nyawa Alex tidak bisa diselamatkan.

Korban pun langsung dibawa ke RSUD Natuna. isak tangis keluarga pun pecah melihat keadaan para korban.

Berdasarkan cerita dari Farizah, nenek Korban tewas. Alex baru saja mengikuti tes masuk kepolisian. Namun, belum beruntung karena tingginya tak memenuhi standar.

BACA JUGA

LDK, Bentuk Mahasiswa TBI STAI-MU Jadi Pemimpin

bright PLN: Tak Ada Transaksi Diluar Kantor

“Dia baru lulus sekolah , terus ikut tes calon polisi, tapi karena tingginya kurang, jadi gak lulus,” terang Farizah sambil terisak mengenang cucunya di RSUD Natuna masih ramai oleh keluarga korban.

Saat berita ini dirilis, jenazah sudah dibawa ke rumah duka, di Desa Tanjung. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Target pendapatan pajak Kecamatan Lingga Timur Kabupaten Lingga sudah terialisasi, bahkan melebihi dari 200 persen untuk tahun 2018.

Hanya saja, mereka belum beruntung untuk masuk nominasi di Gebyar Pajak Bapenda Kabupaten Lingga beberapa waktu lalu. Target awal Kecamatan Lingga Timur untuk tahun 2018 sebesar Rp8.000.000, terialisasi Rp.18.700.000.

Said Hendri, Sekcam Lingga Timur mengatakan, pemerintah kecamatan sudah berupaya semaksimal mungkin. Saat ini, katanya, kinerja jajarannya sudah memuaskan dengan kemampuan unutk mencapai target, bahkan melebihi.

Lebih jauh, katanya, ditahun 2019 mendatang Pemerintah Kecamatan Lingga Timur akan menargetkan pendapatan pajak reklame/iklan diangka Rp. 25.000.000 dalam setahun. Untuk mencapai target ini, sebutkanya, dibuktikan dengan kerja keras.

“Pajak ini merupakan salah satu pelimpahan tugas kewenangan Bupati kepada Camat, melalui surat kepala badan, yakni sebagai koordinator pajak,” kata Said kepada mediakepri.co.id, Senin, 24 Desember 2018.

Dikatakannya, kecamatan akan melakukan berinovasi untuk lebih mengoptimalkan pajak Bumi Bangunan Pedasaan dan Perkotaan (PBB-P2). Kedepan, katanya, kita tidak akan sibuk lagi mendata masyarakat yang belum membayar pajak yang baru.

Untuk tahun 2019 mendatang, tambahnya, setiap masyarakat yang mengurus registrasi kepemilikan lahan (SKT/Sporadik) di Kantor Camat wajib melengkapi permohonan pembayaran PBB diantaranya wajib mengisi formulir SPOP (surat pendaftaran objek pajak) dan LSPOP yang berada di kecamatan.

Bukan hanya pajak, katanya lebih jauh, retribusi akan menjadi perhatian pada tahun 2018 pembelakuan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) agar bangunan yang dibangun ke depan mengacu pada Perda Bangunan Gedung.

Untuk meningkatkan kinerja pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah telah di canangkan Pembentukan Tim Koordinator Pelayanan Pajak dan Retribusi di Kecamatan Lingga Timur pada tahun 2019 akan datang. (bran)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Hari ini, Senin, 15 Oktober 2018 merupakan batas akhir pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Batam, M Syahir mengatakan hingga Jumat, 12 Oktober 2018 sore, jumlah pelamar CPNS untuk Pemerintah Kota Batam sudah mencapai 5.098 orang.

“Sampai semalam sudah 5.098. Terdiri dari pelamar tenaga pendidikan 2.961 orang, tenaga kesehatan 1.488 orang, dan tenaga teknis 649 orang,” kata Syahir di Batam Centre, Sabtu, 13 Oktober 2018.

Sementara formasi yang tersedia untuk Pemko Batam yakni 363 orang. Dengan rincian tujuh formasi khusus guru tenaga honor K-2, 17 formasi untuk lulusan cumlaude dari universitas dan jurusan terakreditasi A, dua formasi bagi penyandang disabilitas, 190 formasi guru umum, 120 tenaga kesehatan umum, dan 27 tenaga teknis formasi umum.

Menurut Sahir, setiap hari tim verifikasi berkas melakukan pengecekan lamaran yang masuk. Tim berjumlah 15 orang, terdiri dari pegawai BKPSDM, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan.

Jumlah pelamar yang tidak memenuhi syarat administrasi belum dapat diumumkan. Namun menurutnya ada tiga kesalahan besar yang banyak muncul pada pendaftaran CPNS kali ini.

“Paling banyak itu kelalaian saat membuat permohonan. Misal, mestinya ditujukan ke Walikota, ini ditujukan ke Kepala BKD, Menpan, Kepala BKN, dan ada yang tak dibuat sama sekali. Mungkin terlalu semangat karena sudah lama tidak ada penerimaan CPNS, jadi tidak teliti,” paparnya.

Selain kelalaian pembuatan surat lamaran, masalah lain yang menjadikan pelamar tak memenuhi syarat yaitu Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah batas minimum. Adapun IPK minimal untuk pelamar dari luar daerah yaitu 3.00, dan warga tempatan atau putra daerah 2.50.

“Kesalahan terbesar lagi itu akreditasi kampus dan prodi (program studi). Aturannya minimal B. Prodi akreditasi C tidak bisa,” ujarnya.

Setelah verifikasi administrasi, tahapan selanjutnya adalah pengumuman lolos seleksi. Lalu persiapan pelaksanaan tes Computer Assisted Test (CAT).

Lokasi ujian rencananya dilaksanakan di Kantor BKN Regional XII UPT Batam yang berlokasi di Gedung Bersama Pemko Batam. Dan lokasi kedua yaitu Gedung LAM lantai III, Batam Centre.

“Semua disiapkan Kantor BKN Regional XII Pekanbaru. Sebenarnya ada rencana perubahan dari CAT ke sistem UNBK. Tapi UNBK ini kita belum familiar. Jadi kami tawar, kembali ke CAT saja dulu,” sebutnya. (***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

Tekankan Pentingnya Prioritas Kebutuhan Masyarakat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan pentingnya ketersediaan fasilitas umum dalam kehidupan. Apalagi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Pulau-Pulau.

“Seperti tersedianya kelistrikan dan sarana transportasi di pulau,” ujar Nurdin saat silaturahmi bersama masyarakat di Masjid Al Mukminin ke Pulau Kepala Jeri, Kelurahan Kasu, Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, akhir pekan lalu.

Terkait kelistrikan, Nurdin berujar bahwa itu merupakan kebutuhan yang penting guna menerangi kehidupan dan menjalankan aktifitas sehari-hari terutama di waktu malam. Untuk itu, Gubernur meminta kepada Kadis ESDM Amjon yang ikut hadir untuk mengakomodir kelengkapan kelistrikan baik PLN maupun mesin genset.

“Tolong pak Amjon dikondisikan, kalau bisa bantu genset dulu, kita prioritaskan,” lanjut Nurdin.

Terkait sarana transportasi, karena masih sedikitnya perahu yang tersedia terutama bagi anak-anak untuk pergi ke sekolah, Nurdin menegaskan akan segera menindaklanjuti. Apalagi salah satu masyarakat mengeluhkan susahnya anak-anak Pulau di kawasan tersebut untuk bersekolah karena terkendala biaya.

“Jangan sampai transportasi menjadi terputus, saya minta nanti data anak-anak yang membutuhkan beasiswa, nanti kita rundingkan,” tambah Nurdin lagi.

Terakhir, Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf atas penundaan kunjungannya ke Pulau Kepala Jeri dikarnakan kesibukan beberapa hari ini.

“Alhamdulillah akhirnya hari ini Allah mempertemukan kita, semoga membawa berkah untuk kita semua,” tutup Nurdin.

Untuk mencapai masuk ke dalam Pulau sendiri bukan perkara yang mudah. Nurdin beserta rombongan datang ketika air mulai surut dan kapal tidak bisa masuk. Alhasil masyarakat yang telah menunggu, menyiapkan perahu yang kemudian dikendarai sendiri oleh Nurdin menuju Pulau dengan menelurusi hutan bakau sejauh 1 Km.

Sementara itu, Tokoh masyarakat setempat Sahaq menyampaikan rasa bahagianya atas kunjungan Gubernur ke Pulau Kepala Jeri hari ini, meskipun sederhana dirinya beserta sejumlah masyarakat telah menyiapkan kedatangan Gubernur.

“Tumpeng tradisi disini sebagai bagian dari sambutan syukur atas kedatangan Bapak Gubernur,” ujar Sahaq

Setelah sambutan, Gubernur memotong Nasi Tumpeng yang disediakan, kemudian sebagai tanda tradisi masyarakat, Tokoh masyarakat Sahaq memberikan satu sendok suapan kepada Gubernur.

Tak lupa dalam kesempatan tersebut Nurdin memberikan sejumlah kuis kepada anak-anak yang hadir juga diberikan bantuan satu unit mesin solar lighting system untuk masjid.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas ESDM Amjon, Kabiro Humprohub Nilwan, Dirut Quran Center Mahadi, Lurah Kasu Abdul hanafi beserta Ketua RT dan RW beserta segenap masyarakat Pulau Kepala Jeri. (***)

sumber:humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur Kepulauan Riau H.Nurdin Basirun ingin semua pulau yang ada di Kepulauan Riau, terutama yang sudah berpenghuni dapat merasakan penerangan listrik. Salah satu kebutuhan dasar masyarakat tersebut, menurut Nurdin harus terus dan cepat di gesa.

“Kita datang untuk mengawal realisasi kelistrikan dapat tercapai 100 persen di Kepri,” ujar Nurdin saat berkunjung ke Pulau Jaloh dan Pulau Cengkuy, Batam, Selasa, 4 September 2018.

Apalagi, lanjut Nurdin kebutuhan kelistrikan tersebut sejalan dengan program Nasional, yakni ‘Listrik Masuk Desa’ yang ditargetkan pada 2019 semua desa yang ada di Kepri mendapatkan penerangan listrik.

Dari Road Map Kelistrikan di Batam sendiri yang memiliki 12 Kecamatan, masih ada 9 Desa yang belum mendapatkan aliran listrik dari PLN. Saat ini pulau-pulau tersebut baru menggunakan bantuan mesin genset dari hasil swadaya masyarakat.

Rasio yang didapat dari Data Dinas Energi dan SDM Provinsi Kepri, untuk desa berlistrik sendiri di Kota Batam saat ini sudah mencapai 93.75 persen.

Untuk itu, Nurdin menghimbau kepada semua masyarakat untuk tetap bersabar karna saat ini Pemerintah sedang terus mendata dan mengusahakan perealisasian kelistrikan di Kepri.

“Saya hanya meminta agar masyarakat semua jagalah kekompakan. Kita semua walau hidup antar pulau namun tetap bersaudara. Jangan ada konflik yang diluapkan, semua kita akan cari jalan keluar,” ajak Nurdin.

Dalam kunjungannya ke Pulau Jaloh, Nurdin memberikan sejumlah bantuan seperti untuk majelis taklim akan di beri bantuan kompang sebanyak 40 buah. Baju kader posyandu setempat juga diberikan Nurdin sebanyak 9 Stel. Bantuan Bola kaki sebanyak 3 buah, 2 set baju sepak Bola serta Bola Voli sebanyak 3 buah.

Pada kesempatan ini, Nurdin juga meninjau lapangan sepak bola, dari penuturan masyarakat setempat batu miring ditepi lapangan sudah mengalami kerusakan, masyarakat meminta bantuan pembangunan batu miring penahan gelombang tersebut sepanjang 300 Meter dan 40 Meter ke bibir pantai di perbaiki untuk dijadikan kawasan olah raga.

“Kita akan kerahkan Dinas PU untuk mengatur perbaikan ini segera,” ucap Nurdin.

Kemudian Nurdin melanjutkan kunjungan ke Pulau Cengkuy, disana selain meninjau porgres keberadaan listrik Nurdin juga menyerap aspirasi masyarakat setempat.

Nurdin juga memberikan sejumlah bantuan seperti Kompang sebanyak 20 buah, speaker portabel sebanyak 1 unit dan speaker masjid sebanyak 1 set serta 3 set baju untuk sepak bola.

Diketahui kedua pulau ini, Jaloh dan Cengkuy terdapat kesenjangan, yang mana Cengkuy sebagai Ibu Kota Kelurahan namun dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) hanya 70 dibanding Jaloh dengan jumlah Kepala Keluarga (KK) 226 mendapat prioritas listrik lebih dulu sebanyak 100 KVA, itu yang membuat masyarakat Jaloh merasa komplain karna jumlah penduduk mereka lebih besar dan dirasa lebih membutuhkan keberadaan listrik secara penuh.

Mendengar kondisi tersebut, Nurdin memberi jalan tengah yang mana kedua Pulau tersebut mendapat prioritas yang sama namun secara bertahap.

Cengkuy yang lebih dulu mendapat tambahan Daya Listrik akan di bagi menjadi kapasitasnya di 60 KVA di awal Tahun 2019 dan Jaloh mendapat 100 KVA di pertengahan atau akhir Tahun 2019, di awal tahun Jaloh akan mendapat bantuan mesin genset listrik swadaya masyarakat sebanyak 2 buah untuk menggantikan mesin sebelumnya yang sudah rusak.

“Intinya, insya Allah 2019 nanti semua pulau-pulau di Kepri mendapatkan kebutuhan nya akan kelistrikan ini,” tutup Nurdin.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur H Nurdin Basirun berpesan kepada semua orang tua, guru dan para ustaz di Desa Tanjung Pelanduk agar sejak dini terus mendidik anak-anak dengan ilmu-ilmu agama.

Selain menjadikan anak-anak cerdas dan pintar, mereka juga harus menjadi bijak dan baik.

“Terutama belajar agama, ramaikan TPQ-TPQ yang ada, berkahi bangsa ini dengan generasi muda yang kokoh agamanya,” ujar Nurdin usai menjadi khatib shalat Junat di Masjid Ainul Yaqin, Desa Tanjung Pelanduk, Kecamatan Moro, Kabupaten Karimun, Jumat, 30 Agustus 2018.

Selain itu, Nurdin juga mengajak jamaah untuk terus meramaikan masjid. Karena dengan berjamaahlah lipatan pahala yang besar akan didapat. Selain itu keeratan silaturahmi sesama wargapun dapat terus meningkat dan terjaga.

Nurdin bersyukur masjid-masjid di Kepri semuanya baik dan bagus secara fisik luarnya. Untuk itu sudah menjadi kewajiban bagi umat untuk memperindah fisik dalamnya.

“Selagi ada kesehatan, selagi sangat dekat dengan rumah, ramaikanlah masjid kita ini,” ajak Nurdin.

Ini adalah kunjungan kali kedua Nurdin di Tanjung Pelanduk dalam pekan ini. Rabu, 29 Agustus 2018 malam lalu, Nurdin juga melangsungkan majelis Maghrib dan Isya di Masjid Ainul Yaqin ini.

Nurdin mengaku kunjungannya malam itu merupakan ketidaksengajaan. Ketika menuju ke Tanjung Balai pagi harinya, dia melihat Desa Tanjung Pelanduk lalu berniat sebelum kembali ke Tanjungpinang akan singgah untuk bersilaturahmi dengan masyarakat.

“Jangan heran la, budak Pulau Moro balek kampung ni ha,” canda Nurdin kepada jamaah.

Setibanya di dermaga pulau menjelang petang, Nurdin sudah ditunggu-tunggu masyarakat setempat. Sejumlah ibu, bapak dan anak-anak sudah menanti kedatangan orang nomor satu di Kepri tersebut.

“Ayo anak-anak sini ngumpul semua, kita bagi-bagi kuis yee,” ajak Nurdin.

Satu persatu kumpulan anak-anak yang mengerumuni Nurdin bergantian menjawab dengan lantang dan benar ditiap pertanyaan sembari berebut mengangkat jari ingin mendapat kesempatan menjawab.

“Jangan berebut ye, nanti jatuh ke laut pulak,” seru Nurdin.

Sebelum memasuki waktu sholat, Nurdin berjalan masuk ke desa lalu bersalaman dengan masyarakat yang dilewatinya dan melihat sekelompok pemuda sedang bermain bola voli. Spontan Nurdin melepas jam tangan dan kaca matanya lalu masuk ke lapangan untuk ikut bermain.

“Keluarkan keringat lah sedikit biar sehat,” kata Nurdin.

Setelah bermain bola voli, Nurdin menunju ke lapak jualan masyarakat setempat. Di sana dirinya membeli sejumlah buku yasin dan aksesoris lainnya untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat terutama untuk anak-anak.

Jumat ini pun, usai shalat, Nurdin juga berkunjung ke tempat-tempat masyarakat berjualan. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Sidak digelar Kemenkum HAM di Lapas Sukamiskin, Ahad, 22 Juli 2018 malam. Bebersih sel penjara tua di Kota Bandung ini buntut penangkapan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen oleh KPK.

Aparat gabungan menemukan aneka barang berharga yang ‘haram’ masuk kamar narapidana.

Usai razia, petugas memamerkan barang bukti hasil geledah dari kamar penghuni sel. Terbukti ada barang-barang yang dibiarkan menyelinap ke kamar warga binaan.

Dirjen Pemasyarakatan (PAS) Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami geleng-geleng kepala melihat langsung barang-barang yang menghiasi sel tahanan. Sri memimpin langsung operasi tersebut.

“Harusnya enggak boleh masuk ke dalam. Makanya sekarang kami lakukan pembenahan. Kalau berpedoman pada SOP, enggak bisa masuk (barang yang ditemukan di sel),” kata Sri di Lapas Sukamiskin usai sidak.

Kita akan melakukan pembenahan (penjara di Indonesia), sesuai instruksi Menteri Hukum dan HAM (Yasonna Laoly). Kita akan kembalikan sesuai standar,” ujarnya menambahkan.

Razia melibatkan petugas dari berbagai lapas di Jabar ini berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga 22.55 WIB. Mereka menyisir seluruh blok Lapas Sukamiskin, termasuk kamar napi kasus korupsi.

Barang disita petugas dari sel warga binaan di antaranya kulkas, televisi, speaker, kompor gas, tabung gas, microwave, dispenser, dan alat-alat masak. Petugas turut menyita duit sebanyak Rp 102 juta.

Uang tersebut, ditemukan di dalam kamar para tahanan. Namun Sri tidak merinci uang tersebut didapat dari kamar tahanan korupsi atau tahanan lainnya.

“Tidak boleh ada peredaran uang. Nanti (uang ini) diregister, terus kalau ada keluarganya (narapidana) datang bisa dikembalikan,” ucap Sri.

Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen seolah menyingkap dugaan praktik culas di dalam lapas. OTT yang digelar KPK pada Jumat, 20 Juli 2018 itu bahkan menemukan sel kosong, yakni sel yang seharusnya dihuni Fuad Amin dan Tubagus Chaeri Wardana. Belakangan dinyatakan pihak Dirjen Lembaga Pemasyarakatan, keduanya sedang berobat.

Dari OTT itu, KPK mengamankan barang bukti suap fasilitas sel mewah dan izin napi di Lapas Sukamiskin yakni uang total RP 279.920.000 dan USD 1.410. Selain itu, ada du mobil Wahid Husen yang diamankan KPK karena diduga terkait suap, yakni Mitsubishi Triton Exceed dan Pajero Sport Dakkar.

Selain Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, ada 3 orang yang ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus suap fasilitas napi korupsi di Lapas Sukamiskin, yakni staf Wahid Husen, Hendry Saputra.

Sedangkan tersangka pemberi suap adalah suami Inneke, Fahmi Darmawansyah, napi korupsi, dan Andi Rahmat, narapidana kasus pidana umum/tahanan pendamping Fahmi. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Ulaaaaaaar! Suara teriakan warga komplek Perumahan Buana Regency RT02 Kelurahan Belian, Batam Kota dengan kehadiran seekor ular piton kurang lebih panjang 6 meter di dalam komplek perumahan tersebut pada Rabu, 11 Juli 2018 tengah malam.

Suara teriakan Darus (34) mengundang warga lainnya untuk bergegas datang ke lokasi. Hanya hitungan detik, warga sudah memadati halaman rumahnya dan berusaha menangkap ular piton tersebut.

Pak Ce, warga yang tinggal di pemukiman depan komplek Perumahan Buana Regency bersama rekan-rekannya dengan sigap membengkakkan gerak sang Piton yang berusaha kabur dari pemukiman padat penduduk.

“Sepertinya ular itu baru keluar dari hutan. Dia berusaha mencari mangsanya, lantaran sedang lapar. Beruntung, lampu di depan rumah terang sehingga saat dia bergerak, saya melihatnya,” ungkap Darus malam itu.

Sang ular piton akhirnya diamankan oleh Pak Ce ke rumahnya yang tak jauh dari lokasi penangkapan. (bayu)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Banjarmasin – Uang Rupiah merupakan satu diantara lambang negara Republik Indonesia, karena itu merusak atau mengubah uang Rupiah bisa dikenakan sanksi pidana.

Termasuk pula melebur uang Rupiah koin untuk dijadikan bentuk lain seperti cincin atau benda lainnya.

Dijelaskan Manajer Humas Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (KPw BI Provinsi Kalsel), Abdul Haris, aturan ini tertuang dalam Undang-Undang (UU) Mata Uang.

Dalam Pasal 35 UU Mata Uang, disebutkan pihak yang sengaja merusak, memotong, menghancurkan dan atau mengubah Rupiah dengan maksud merendahkan Rupiah bisa dipidana penjara maksimal lima tahun atau denda maksimal Rp 1 miliar.

Tak hanya yang merusak atau mengubah Rupiah, namun pihak yang memperjualbelikan uang Rupiah yang telah dirusak atau diubah bentuknya juga bisa dijerat dengan tuntutan yang sama.

“Kasus pidana kewenangan ada di Kepolisian, tapi jika mendapati hal seperti ini bisa juga melaporkan melalui Bank Indonesia dan akan kami koordinasikan dengan Kepolisian,” kata Haris. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Cilacap – Woro alias KW (29), warga Desa Bonjati, Cilacap Selatan, Jawa Tengah, ditangkap setelah menganiaya Kusen alias Husen, terdakwa kasus pembunuhan kakak dari Woro, saat sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Cilacap, Jawa Tengah, Senin, 2 Juli 2018.

Woro yang sehari-hari bekerja sebagai buruh ini diduga emosi dan dendam karena Kusen telah membunuh kakak kandungnya beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polres Kebumen AKP Onkoseno mengatakan, saat kejadian, Woro datang memenuhi panggilan majelis hakim untuk berbicara sebagai saksi atas kasus pembunuhan kakaknya oleh terdakwa.

“Saat terdakwa dimintai keterangan oleh majelis hakim, Woro mendekati terdakwa dan mencolek bahunya. Setelah korban menengok ke belakang, Woro langsung memukul hidung korban hingga tersungkur,” ujarnya, Rabu, 4 Juli 2018.

Anggota Reskrim yang saat itu melakukan pengamanan di ruang sidang langsung membekuk Woro dan membawanya ke Polsek Cilacap Selatan.

Pelaku dijerat dengan pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

“Woro diduga emosi saat terdakwa memberikan keterangan kepada majelis hakim,” ucap Onkoseno. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kemenangan dramatis tim Jerman saat mengalahkan Swedia 2-1 di laga kedua Grup F Piala Dunia 2018 ikut membuat media sosial seperti Twitter ramai bergemuruh.

Sejak dini hari hingga pagi ini, Minggu, 24 Juni 2018, keyword seperti Jerman, Swedia, Kroos, dan hashtag #GERSWE, masih merajai trending topic Twitter di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Toni Kroos menjadi sosok yang paling banyak dibicarakan dengan 573 ribu tweet karena gol spektakulernya di masa injury time.

Tak hanya memastikan kemenangan Tim Panser, namun gol itu sekaligus menyelamatkan nasib negaranya di ajang penyisihan ini. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Para pegawai baik ASN maupun tenaga honor dan kontrak di lingkungan Pemkab Karimun yang tak masuk di hari pertama kerja pasca libur lebaran terancam dikenakan sanksi sedang.

Sanksi sedang tersebut diantaranya, penundaan kenaikan pangkat, penurunan pangkat, dan penundaan gaji.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat memimpin apel pagi di halaman kantor Bupati, Kamis, 21 Juni 2018.

“Sesuai intruksi MenPAN RB bagi yang tidak masuk kerja di hari pertama pasca libur lebaran akan diberikan sanksi sedang. Jadi bukan sanksi ringan, sanksinya bisa penurunan jabatan dan penundaan pangkat,” kata Rafiq.

Dari data sementara yang dihimpun Lendoot.com, pegawai yang masuk di hari pertama kerja terdiri dari eselon II dan III. Seperti dari Dinas Kesehatan 17 orang, dinas PUPR 19 orang, dinas Lingkungan hidup 3 orang dan dinas sosial 5 orang.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq pada kesempatan ini menyampaikan terima kasih kepada pegawai yang telah masuk kerja sesuai jadwal.

“Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh pegawai yang sudah dapat melaksanakan aktifitasnya sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan. Semoga ke depannya akan semakin baik,” ucap Rafiq. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Setelah libur lebaran yang cukup panjang, sepertinya belum cukup untuk sebagian pegawai di lingkungan Pemkab Karimun.

Pasalnya di hari pertama masuk kerja, masih terdapat puluhan pegawai yang tak masuk kerja pada Kamis 21 Juni 2018 pagi ini.

Dari pantauan Lendoot.com apel pertama setelah cuti bersama lebaran dalam rangka hari raya Idul Fitri 2018, terdapat sedikitnya 50 lebih pegawai Pemkab Karimun yang tak masuk tanpa keterangan.

“Total dari seluruh pegawai yang ada 50 orang yang tidak masuk tanpa keterangan,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancarai usai apel.

Namun dari daftar absensi pegawai, terdapat 109 orang pegawai yang tidak masuk kerja. Jumlah ini kata Rafiq belum valid, untuk itu ia meminta kepada BKD agar memberikan laporan secara lengkap hingga siang ini.

“Di daftar ada 109 pegawai, tapi jumlah ini belum valid, tapi diperkirakan sekitar 50 lebih orang yang tak masuk tanpa keteranga,” ucapnya. (kmg/ian)