Masukan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam meminta tanggapan masyarakat terhadap 692 nama bakal calon legislatif (bacaleg) yang lolos verifikasi administrasi.

Komisioner KPU Batam, Zaki Setiawan mengatakan pihaknya sudah mengumumkan nama-nama tersebut di media massa sesuai jadwal, Ahad, 12 Agustus lalu.

“Ke partai politik juga sudah disampaikan untuk disetujui atau disepakati, untuk selanjutnya diumumkan ke masyarakat luas,” kata Zaki, Senin, 13 Agustus 2018.

Melalui pengumuman di media massa, KPU meminta tanggapan dan masukan dari masyarakat terkait bacaleg DPRD Kota Batam tersebut. Tanggapannya mungkin sudah meninggal dunia, pernah dipidana, atau terkait moral, dan sebagainya.

“Tanggapan dari masyarakat ini lalu kita klarifikasi kepada calon melalui partai politik (parpol),” tuturnya.

Berdasarkan jadwal, KPU menerima masukan dan tanggapan dari masyarakat hingga 21 Agustus mendatang. Selanjutnya pada 22-28 Agustus merupakan jadwal klarifikasi kepada parpol atas masukan dan tanggapan masyarakat terhadap Daftar Calin Sementara (DCS) tersebut.

Klarifikasi parpol disampaikan pada 29-31 Agustus. Dan pada 1-3 September, jadwal pemberitahuan pengganti DCS. Berikutnya pengajuan penggantian bakal calon pada 4-10 September, dilanjutkan verifikasi pengganti DCS 11-13 September.

“Setelah itu baru penyusunan dan penetapan daftar calon tetap (DCT), 14-20 September. Dan pengumuman DCT pada 21-23 September,” kata dia.

Zaki mengatakan pada awal pendaftaran terdapat 720 nama yang diajukan 16 parpol peserta Pemilu 2019. Namun setelah melalui verifikasi berkas kelengkapan bacaleg, ada 28 nama yang tidak memenuhi syarat. Sehingga tersisa 692 orang yang memasuki tahapan berikutnya untuk memperebutkan 50 kursi DPRD Kota Batam.

Adapun 28 nama yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) di verifikasi berkas ini berasal dari Partai Berkarya, Hanura, dan Perindo masing-masing satu orang. Kemudian PSI dua orang, PBB delapan orang, dan PKPI 15 orang. Mereka tersebar di daerah pemilihan (dapil) 1 satu orang, dapil 3 sebanyak 12 orang, dapil 4 dua orang, dapil 5 satu orang, serta dapil 6 berjumlah 12 orang.

“TMS-nya karena ada yang ijazahnya masih kurang, tidak melampirkan surat tidak pernah dipidana, atau tidak melampirkan surat kesehatan jasmani rohani dan bebas narkoba. Ada juga yang tidak ada berkas sama sekali, sekitar 20 orang. Jadi hanya daftar nama saja,” papar pria yang sebelumnya berprofesi sebagai jurnalis ini. (***)

sumber: mediacentrebatam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basiru mengatakan bahwa silaturahmi merupakan salah satu bentuk kebersamaan yang bertujuan untuk menjaring dan menjemput aspirasi. Hasilnya kemudian dijadikan masukan dalam proses pembangunan di daerah.

“Kebersamaan menjadi kekuatan yang besar dalam proses pembangunan,” kata Nurdin saat silaturahmi bersama tokoh masyarakat Kepri yang berdomisili di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Pekanbaru dan lainnya di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis, 29 Maret 2018 pagi.

Saat silaturahmi sambil sarapan pagi itu, Nurdin didampingi Wakil Gubernur H. Isdianto dan Sekretaris Daerah H. TS. Arif Fadillah. Sejumlah kepala OPD, juga ikut mendampingi pertemuan yang penuh keakraban itu.

Terkait Musrembang Provinsi Kepri Tahun 2018, Nurdin mengatakan salah satunya berfokus kepada pengembangan sumber daya manusia. Hal itu bertujuan agar dapat mengelola dan mampu menggali potensi yang ada di serata Kepri.

“Karena Anak Kepri pasti bisa dan mampu menunjukan potensinya,” lanjut Nurdin.

Tentang pertumbuhan ekonomi juga menjadi pembahasan Nurdin yang mengatakan pemerintah akan terus bekerja keras. Karena pemerintah sangat fokus dalam menumbukan perekonomian, serta meningkat geliat investasi.

“Jika kita terus bekerja keras, saya yakin pertumbuhan ekonomi Kepri akan meningkat,” lanjut Nurdin.

Sementara itu, Wakil Gubernur Isdianto dalam sambutannya menyampaikan permohonan doa kepada para tamu undangan yang hadir agar ia dapat menjalankan amanah dengan baik tanpa ada gesekan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kepri.

“Agar saya dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan benar serta membantu Bapak Gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan,” kata Isdianto.

Sebanyak lebih kurang 30 orang tokoh masyarakat dari daerah yang disebutkan tadi diterima Gubernur Nurdin dengan sarapan bersama.

Lantunan musik dan nyanyian lagu ikut mengiringi agenda sarapan pagi ini, sejumlah Kepala OPD seperti Kepala Barenlitbang Naharuddin, Kadis Kesehatan Tjetjep Yudiana juga Asisten I Raja Ariza ikut menyumbangkan suaranya.

Tidak hanya itu, suasana hangat terasa di kala Gubernur Nurdin bersama Wakil Gubernur Isdianto berduet untuk menyumbangkan 1 tembang lagu “jangan sampai tiga kali”.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Asisten III Muhammad Hasbi, Kadis Perdagangan Burhanuddin, Karo Perekonomian Heri Andrianto dan Karo Humprohub Nilwan beserta tokoh masyarakat lainnya. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Ketua DPRD Batam, Nuryanto mengajak semua pihak, para stakeholder di Batam termasuk para pengusaha dan asosiasi untuk aktif dalam memikirkan persoalan daerah.

Termasuk juga untuk aktif dalam tiap permasalahan birokrasi, misalnya sudi hadir saat diundang untuk memberikan masukkan ketika dewan akan menyusun Perda.

“Kebiasaan mengutus karyawan itu sebaiknya dikurangi, sehingga kita bisa mendapat masukan yang baik yang benar-benar dinginkan bersama,” ujar Nuryanto yang biasa disapa Cak Nur ketika menanggapi kekecewaan para pengusaha hiburan mengenai pemberlakuan kenaikan pajak hingga 35 persen.

Penaikan pajak tersebut bukanlah niat dari DPRD, melainkan melalui proses panjang di Panitia Khusus (Pansus) Perda yang tentu saja banyak pertimbangan.

“Khususnya Perda pajak ini proses sebenarnya panjang, bahkan sempat distop dulu pada 2016. Hingga pada akhirnya dibahas lagi,” katanya.

Lebih lanjut Nuryanto menjelaskan, keberadaan Perda tentu untuk kepentingan masyarakat. Tidak mungkin Perda dibuat sebaliknya, untuk membuat susah masyarakat. Karena itu, dalam tiap pembahasan, sesuai dengan mekanismenya, Pansus selalu memperhatikan masukan-masukan dari masyarakat.

“Termasuk Perda nomor 7 tahun 2017 ini, kami libatkan juga perwakilan dari masyarakat dan pengusaha, hanya saja, telah menjadi kebiasaan para pengusaha ketika diundang kerap tidak hadir, atau malah mengutus karyawan, sehingga Pansus tidak mendapat masukan sebagaimana yang diinginkan. Begitu terjadi persoalan, jadi seperti ini,” jelasnya.

Meski demikian, pada prinsipnya, DPRD tidak pernah menaikan besaran pajak tersebut. Angka-angka yang muncul itu dari Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

“Sepanjang kepemimpinan kami, tidak pernah ada kami menaikan pajak, yang ada justru kami menurunkan dari usulan yang disodorkan pemerintah. Kami mengurangi apa yang meraka ajukan, tentu dengan banyak pertimbangan, terkait keberlansungan dunia usaha di kota ini,” ujarnya. (bayu wasono/kmg)

sumber: utusankepri.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Sempena dua tahun kepemimpinan Awenizar di Kabupaten Lingga yang di peringatan, Minggu, 18 Februari 2018, mahasiswa dan generasi muda Lingga tidak mau ketinggalan memberikan masukan dan juga kontribusi untuk daerah.

Hal ini terlihat dalam dialog akbar refleksi dua tahun kepemimpinan Awenizar bersama mahasiswa dan generasi muda yang berlangsung di Tanjungpinang , Jumat, 23 Februari 2018.

Dalam dialog kali ini berbagai hal di sampaikan, baik dari Bupati Lingga  dan jajarannya maupun mahasiswa. Salah satu hal yang di bahas mengenai asrama mahasiswa Lingga  yang langsung mendapat respon dari orang  nomor satu di Kabupaten  Lingga ini.

Bupati Lingga, Alias Wello

” Untuk asrama mahasiswa itu sudah kita pikirkan, Insya Allah akan terealisasi nanti. kita sama-sama akan mencari lahan untuk pembangunanya. Kalau seandainya APBD kita cukup akan terealisasi di bangun dalam bentuk permanen,” katanya Alias Wello di hadapan pemuda Lingga yang sebagain besar berasal dari kalangan Mahasiswa yang sedang menuntut ilmu di Kepri.

Selain masalah tadi, banyak juga  dari kalangan mahasiswa ini yang mempertanyakan isu pengunduran diri bupati Lingga yang menjadi isu hangat akhir-akhir ini setelah mencuat di media masa.

Awe sapaan akrab Bupati Lingga pada forum ini sedikit bercerita, curhat tentang membangun Lingga yang memang di rasanya sangat luar Biase, butuh komitmen yang tinggi serta tidak semudah membalik telapak tangan.

” Kita bangun Lingga ini bukan dari nol, tapi dari mines anggaran. Karna pada tahun pertama pemerintahan kita mengalami depisit yang cukup banyak seratus lebih milyar. Tapi Alhamdullilah pelan-pelan bisa kita selesaikan ,” ceritanya, sekaligus mengajak generasi muda dan rekan-rekan mahasiswa untuk memberikan kontribusi kepada daerah.

Wakil Bupati Lingga, Nizar

Pada akhir pertemuan dialog Akbar bersama mahasiswa yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Lingga M Nizar, Plt Sekda Lingga Junaidi Adjam,Hanafi ekra anggota DPRD dari Dapil Lingga Bintan, wakil rektor satu universitas maritim raja Ali haji Agus Sutikno, ketua KNPI Lingga Safaruddin ,Awenizar dan segenap jajarannya sekali lagi mengulangi peryatanya saat malam peringatan dua tahun pemerintahan beberapa waktu lalu di Daik, bahwa pemerintahanya bukanlah anti keritik.

”  Tolong di keritik, tolong beri masukan, kami tidak anti keritik” ungkapnya lagi mengulangi. (***)

INTERNASIONAL

Kamis | 01 Februari 2018 | 0:36

Inggris Bakal Masuk ke Dalam Daftar Negara Musuh Amerika Serikat

MEDIAKEPRI.CO.ID – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, tampaknya akan memasukkan Inggris dan lebih dari 100 negara sebagai “musuh Amerika” dalam pidato kenegaraannya di hadapan Kongres AS. Hal itu dipicu serentetan keputusannya untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Dengan menegaskan “hak kedaulatan” AS untuk mengambil keputusan itu, Trump menyesalkan bahwa miliaran dolar bantuan asing telah sampai ke beberapa dari 128 negara yang mendukung sebuah resolusi PBB yang mengecamnya pada bulan Desember.

“Uang itu seharusnya hanya pergi ke teman-teman Amerika, bukan musuh Amerika”, kata Trump dalam pidatonya ke Kongres pada Selasa malam seperti disitir dari Independent, Rabu, 31 Januari 2018.

Dia mengatakan, “Bulan lalu, saya juga mengambil sebuah tindakan yang didukung dengan suara bulat oleh Senat beberapa bulan sebelumnya – saya mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.”

“Tak lama kemudian, puluhan negara memberikan suara di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa melawan hak kedaulatan Amerika untuk membuat keputusan ini,” sambungnya.

“Pada tahun 2016, pembayar pajak Amerika dengan murah hati mengirim negara-negara yang sama lebih dari USD20 milyar untuk bantuan setiap tahun,” tuturnya.

“Itulah sebabnya, malam ini, saya meminta Kongres untuk mengeluarkan undang-undang untuk membantu memastikan dolar bantuan luar negeri Amerika selalu melayani kepentingan Amerika, dan hanya pergi ke teman Amerika, bukan musuh Amerika,” tegasnya.

Namun, dalam pernyataan berikutnya, dia mengatakan AS terus memperkuat persahabatan di seluruh dunia.

Keputusan Trump untuk secara resmi mengakui Yerusalem dan mengumumkan niatnya untuk memindahkan kedutaan AS di sana dari Tel Aviv menyebabkan aksi demonstrasi oleh para aktivis Palestina, yang mengakibatkan sejumlah kematian.

Menjelang pemilihan suara PBB duta besar AS untuk badan internasional tersebut, Nikki Haley, memperingatkan bahwa ia “mencatat nama” negara-negara yang memilih untuk mengutuk pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

“Saya ingin Anda tahu Presiden dan AS menyikapi pengambilan suara ini secara pribadi. Presiden akan mengawasi pemungutan suara ini secara hati-hati dan meminta saya melaporkan kembali kepadanya mereka yang telah memilih untuk melawan kami”, katanya kala itu.

Ini bukan pertama kalinya Trump terlibat bentrok dengan Inggris. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Romsari Sitanggang meninggal dunia usai diperkosa oleh sesama tenaga kerja Indonesia di Malaysia.
Almarhumah tewas pada 13 Oktober 2017, namun baru dapat dipulangkan ke Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Rabu 6 Desember 2017.

Proses pemulangan jenazah terkendala oleh biaya.

Moren Tino Harianja yang membawa jenazah Romsari pulang ke Indonesia, menceritakan koronologis pembunuhan Romsari ke keluarga almarhumah di Dairi.

Ia menyebut, awalnya Romsari mengundurkan diri dari pekerjaan lama lantaran tak menerima gaji dan fasilitas sesuai dengan kontrak kerja.

Romsari pun bertemu dengan seorang pria yang juga orang Indonesia di Malaysia.

Almarhumah lantas dijanjikan sebuah perkerjaan di sebuah kafe, namun kafe tersebut sudah ditutup Polisi Malaysia dikarenakan lokasi perjudian.

Kafe tak kunjung buka membuat Romsari mulai curiga, ia pun memutuskan untuk pulang agar dapat merayakan Natal dan Tahun Baru di kampung halaman.

Namun tak disangka, almarhumah malah diperkosa oleh teman prianya tersebut.

Agar tak melawan, leher Romsari diikat menggunakan kabel yang berujung kematian Romsari.

Jenazah Romsari pun dimasukkan ke dalam koper.

Aksi sadis ini terekam oleh kamera CCTV dan ponsel milik pria tersebut.
Saat ini pria tersebut sudah ditangkap oleh Polisi Malaysia.

Sekadar informasi, Romsari Sitanggang (22), tenaga kerja wanita (TKW) asal Sidikalang, Sumatera Utara di mata para tetangga terkenal sebagai ‘bunga desa’.
Seorang ibu, boru Nababan mengatakan Rosmaria memiliki paras yang cantik, berkulit putih, dan karakter yang lembut.

Ibu yang mengenakan sarung ini mengatakan kalau Rosmaria berbicara sopan dan lembut. Cukup banyak laki-laki muda yang melirik.

“Kalau adek ini terkenal memang cantik di kampung ini. Lembut orangnya,”katanya seraya membantu menyiapkan peralatan untuk menyambut kedatangan jasad Rosmaria di rumah duka, di Desa Silumboya, Kecamatan Siempatnempu Hulu, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Abang Rosmaria, Harjono Sitanggang mengatakan Rosmaria tinggal bersama kakaknya, Dewi Puspa Sitanggang setelah ayahnya meninggal saat Rosmaria kelas dua SMA.

Sebelumnya, ibunya meninggal saat Rosmaria masih kecil.

“Rumah ini sudah tidak ditempati lagi semenjak meninggal ayah. Terkahir memang Rosmaria tinggal dirumah ini. Kami kakak dan abangnya cuma dua di Dairi, selainnya di luar kota,”kata Harjono.

Rosmaria berangkat ke Malaysia tahun 2015 lewat jalur ilegal. Ia pergi bersama temannya, Santi Sihombing. (***)

sumber: tribunnews.com