Masyarakat

korem 033/wp

TANJUNG PINANG

Sabtu | 10 November 2018 | 18:39

Hari Pahlawan, Korem 033/WP Ajak Masyarakat Introspeksi Diri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Korem 033/WP melaksanakan upacara bendera di lapangan Upacara Makorem 033/Wira Pratama dengan Inspektur Upacara (Irup) Kasrem 033/WP Kolonel Inf Jimmy Watuseke, Sabtu, 10 November 2018.

Dalam upacara yang di ikuti Para Kasi serta seluruh anggota Makorem, Kodim 0315/Bintan, KI E Yonif RK 136/TS serta PNS, Kasrem membacakan amanat menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita. Dimana ia mengajak untuk memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rakhmat dan karunia-Nya, bangsa Indonesia pada hari ini memperingati Hari Pahlawan Tahun 2018.

Setiap tahun pada tanggal 10 Nopember, bangsa lndonesia memperingati Hari Pahlawan untuk mengenang peristiwa pertempuran di surabaya pada 73 tahun silam yang merupakan perang fisik pertama setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaannya.

Di bulan Nopember ingatan kolektif bangsa akan tertuju pada keberanian, semangat pantang menyerah serta pengorbanan tanpa pamrih para pahlawan yang telah gugur mendahului kita. Para syuhada bangsa tersebut telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdiri kokoh sampai saat ini dan untuk selamanya.

Prosesi peringatan Hari Pahlawan khususnya Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih serta Mengheningkan Cipta Secara Serentak Selama 60 Detik seperti yang saat ini kita lakukan, juga dilaksanakan di seluruh pelosok tanah air, bahkan di Perwakilan Negara Republik Indonesia di luar negeri. Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Pahlawan tersebut bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta tanah air dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara di hati sanubari bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Pahlawan bukan semata sebuah acara namun harus sarat makna, bukan hanya sebagai prosesi namun subtansi setiap peringatan Hari Pahlawan harus dapat menggali dan memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini penting karena nilai
kepahlawanan bukan bersifat statis namun dinamis, bisa menguat bahkan dapat melemah. Untuk itu, kiranya seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari pahlawan harus menjadi energi dan semangat baru mewarisi nilai kejuangan dan patriotisme dalam membangun bangsa Indonesia.

Tema Hari Pahlawan Tahun 2018 adalah : ,’Semangat Pahlawan Di Dadaku” mengandung makna sesuai fitrahnya dalam diri setiap insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan, oleh karenanya siapapun dapat menjadi pahlawan, setiap warga negara lndonesia tanpa kecuali dapat berinisiatif mengabdikan hal yang bermanfaat untuk kemashlahatan diri, lingkungan sekitar, bagi bangsa dan negara.

Peringatan Hari Pahlawan, menjadi momentum bagi bangsa lndonesia untuk melakukan introspeksi diri. sampai seberapa jauh setiap komponen bangsa dapat mewarisi nilai-nirai kepahlawanan, melanjutkan perjuangan, mengisi kemerdekaan demi mencapai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur. Pada hakekatnya setiap perjuangan pasti ada hasilnya namun tidak ada kata akhir/berhenti untuk berjuang. Setiap etape perjuangan berlanjut pada etape perjuangan berikutnya sesuai tuntutan lingkungan strategis.

Oleh karenanya peringatan Hari Pahlawan harus melahirkan ide dan gagasan mentransformasikan semangat pahlawan menjadi keuletan dalam melaksanakan pembangunan. Mentransformasikan keberanian melawan penjajah menjadi inspirasi mengusir musuh bersama bangsa saat ini antara lain kemiskinan.

Selanjutnya transformasi kecerdikan para pahlawan dalam mengatur strategi, menjadikan inspirasi rakyat lndonesia untuk melakukan inovasi cerdas memperkuat daya saing bangsa dalam pergaulan dunia. Setiap zaman pasti ada pahlawannya dan setiap pahlawan pasti berkiprah di eranya. Terkait dengan hal tersebut, bangsa Indonesia memerlukan pahlawan baru.

Indonesia saat ini membutuhkan sosok yang berdedikasi dan berprestasi pada bidangnya untuk memajukan negeri ini. Terlebih lagi dibutuhkan sosok pemuda lndonesia sebagai generasi penerus yang mempunyai jiwa patriotisme, pantang menyerah, berdisiplin, berkarakter menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan di bidangnya, sadar bahwa negerinya memilki beragam agama, suku, adat istiadat namun mampu memanfaatkan keberagaman sebagai modal sosial di-pergunakan untuk keunggulan Indonesia dalam pergaulan dunia.

Bukan justru untuk memanfaatkan perbedaan demi kepentingan pribadi maupun golongan yang menjadi penghambat bagi kemajuan bangsa. Negeri ini membutuhkan pemuda yang kokoh dengan jati dirinya, mempunyai karater lokal yang luhur, percaya diri dan peka terhadap permasalahan sosial sehingga mampu terlibat dalam usaha-usaha kesejahteraan sosial, memberikan pelayanan sosial bagi mereka yang membutuhkan pertolongan sosial.
Negeri ini juga membutuhkan pemuda yang mempunyai pandangan global, mampu ber-kolaborasi untuk kemajuan bangsa dan mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk menjadikan Indonesia diperhitungkan dalam bersaing dan bersanding dengan negara lain khususnya ketika negeri ini memasuki era revolusi industry 4.0.

Pada akhirnya melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan, saya mengajak marilah kita berbuat yang terbaik bagi bangsa ini. Mari berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Mulai dari yang dapat kita lakukan, mulai dari lingkungan terdekat yang pada akhirnya memberikan kekuatan dan ketahanan bagi bangsa dan negara.

Selamat Hari Pahlawan Tahun 2018, kobarkan terus semangat pahlawan di dada, torehkan prestasi yang membawa harum nama bangsa dan negara. Jaga selalu persatuan dan kesatuan dalam jalinan toleransi dan kesetiakawanan sosial. Semoga semangat pahlawan senantiasa mewarnai setiap langkah kita. (Penrem033/WP)

– Jumat Keliling dan Silaturahmi Kamtibmas Kapolda Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Program Jumat Keliling dan Silaturahmi Kamtibmas Kapolda Kepri berlangsung di Masjid At Taubah, Kecamatan Batuaji, Kota Batam berjalan dengan lancar dan tertib, Jumat, 9 November 2018.

Kegiatan dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Andap Budhi Revianto, S.I.K, Irwasda Polda Kepri
, Pejabat Utama Polda Kepri
, Personel Polda Kepri
dan
Jamaah shalat Jumat di Masjid At Taubah

Setelah melaksanakan Shalat Jumat, Andap Budhi Revianto bersilaturahmi bersama Jamaah Masjid At Taubah. Dan pada kesempatan itu, ia menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas sebagai berikut:
1. Mengajak masyarakat bersama Polri menjaga dan meningkatkan kamtibmas di Kota Batam.
2. Menjelang pemilu 2019 agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dan di adu domba oleh berita Hoax dan utk saling mengingatkan dlm kebaikan agar terciptanya Pemilu aman, damai dan kondusif

3. Sebagai umat yg beragama Polri dan ulama wajib hukumnya bersama2 mengajak masyarakat utk melakukan kebaikan dan mencegah hal2 yg buruk bagi masyarakat “amar ma’ruf nahi mungkar”

4. Agar tercapainya segala sesuatu hal dalam melakukan kebajikan maka kita bersama2 berniat demi terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat Kepri umumnya dan Kota Batam khususnya “innamal a’malu binniyat semoga Allah SWT senantiasa mencuruhkan rahmatNya kepada kita semua Aamiin;

5. Tegur dan berikan masukan kepada kami (Polri) apabila melakukan kesalahan dan kami (Polri) siap menjaga dan melayani masyarakat Kepri khususnya masyarakat kota Batam.

(***)

sumber: WA Kabid Humas Polda Kepri

angkutan alternatif

BATAM

Kamis | 08 November 2018 | 18:30

Roro Angkutan Alternatif yang Diminati Masyarakat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Keberadaan angkutan perhubungan Roll and Roll (roro) antar pulau menjadi sarana transportasi alternatif. Dengan tarif yang terjangkau, untuk kondisi ekonomi yang lesu, transportasi ini semakin diminati, begitu juga dengan roro Punggur-Jagoh.

Selain alternatif angkutan laut, sarana ini untuk angkutan kendaraan roda dua maupun roda empat. Harga angkutan ini justru terjangkau dengan harga murah. “Membantu sekali. Harga tiket terjangkau, ekonomis untuk dompet,” ujar Ribah, salah satu penumpang Kamis, 8 November 2018.

Dikatakan, selain dapat mengangkut penumpang, roro cukup membantu untuk membawa kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat. Maupun sejumlah barang-barang muatan.

Petugas ticket angkutan Roro Nugrah, mengatakan jumlah penumpang angkutan ini cukup ramai. “Ini aja penumpang 103. Roda dua sepuluh, roda lat empat unit,”ujarnya.

Menurut Nugrah, angkutan Roro ini diminati penumpang karena alternatif penyebrangan. Baik untuk kendaraan roda dua, roda empat atau roda enam.

Dikatakan, harga tiket tidak terlalu mahal. Untuk penumpang tujuan Punggur Jagoh, cukup merogoh kocek Rp 70 ribu. Sedangkan untuk kendaraan roda dua, cukup merogoh kocek Rp 143 ribu. “Sedangkan untuk truk sekitar Rp 1 sat juta lima puluh,”ujarnya.

Sebagaimana jadwal Roro Punggur Bagam-Jagoh Dabo, dalam tiap minggunya dua kali. Yakni hari Senin dan hari Kamis. Jadwal keberangkatan pukul 17.00 WIB. Selain memudahkan, maupun alternatif bagi penumpang, angkutan Roro juga memudahkan akses arus barang dan jasa Batam-Dabo. (adinarof)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Kabupaten Karimun kembali meraih juara tingkat nasional Kampung Toga. Kali ini Kampung Toga Asuhan Mandiri (Asman) juara satu tingkat nasional.

Pencapaian ini meningkat jika dibandingkan tahun 2017 Desa Selat Mendaun, Kecamatan Karimun meraih yang meraih juara tiga.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq mengatakan keunggulan dari Kampung Toga Asman Kunyit Asam diantaranya adalah karena hasil tanamannya dapat dikonsumsi masyarakat.

Selain dapat diproduksi produk-produk tersebut juga dapat diolah serta dijual melalui rumah kreatif dan secara online.

“Keunggulannya karena kebersamaan pemerintah dengan masyarakat. Produk-produknya juga dikonsumsi oleh masyarakat. Hasilnya juga dipasarkan di rumah kreatif. Itu nilai tambah kita,” kata Rafiq.

Rafiq berharap agar Kecamatan-kecamatan lain juga lebih bersemangat setelah dua tahun Karimun berhasil menjadi juara tingkat nasional.

“Saya menitipkan kepada Dinas Kesehatan agar kampung toga semain banyak dan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat melalui program ini,” tambah Rafiq. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Isu pembakaran bendera Tauhid mengundang reaksi keras dari sejumlah kalangan umat Islam di Indonesia. Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos sendiri mengharapkan agar masyarakat Kabupaten Bintan tidak mudah terprovokasi.

Hal tersebut, dikatakan orang nomor satu di Bintan tersebut, Jumat, 26 Oktober 2018 sore.

” Kita sangat prihatin dengan peristiwa yang terjadi, kita sudah bertemu dengan sejumlah tokoh agama dan lintas sektor terkait dan menggunakan agar masyarakat Bintan jangan terpancing dengan situasi ini dan bersama-sama dapat menjaga Kab Bintan tetap dalam situasi kondusif dan nyaman ” ujarnya

Dikatakannya juga bahwa menjelang pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan tetap menjaga kondusivitas keamanan dengan antisipasi dini atas setiap isu yang beredar.

” antisipasi terhadap setiap isu tentunya menjadi perhatian kita, yang kita inginkan agar kita tetap selalu menjaga kebersamaan dan menciptakan situasi yang aman, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi dapat berjalan dengan nyaman tanpa harus adanya perpecahan diantara kita ” tutupnya.

BATAM

Minggu | 28 Oktober 2018 | 17:58

Jadilah Kader KOHATI Siap Bersaing di Masyarakat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam –  Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kian canggih, tentunya menuntut setiap orang, terkhusus Korps HMI Wati (KOHATI) untuk mampu bersaing di tengah- tengah masyarakat, sekaligus menjawab tantangan  global.

Ketua Umum KOHATI Batam periode 2017-2018, Nurdiana, S.Kom berharap, ke depan kader KOHATI Cabang Batam mampu bersaing dan berperan aktif di tengah-tengah kehidupan untuk masyarakat banyak. Dengan begitu, kata Nurdiana, tujuan HMI akan tercapai.

Ketua KOHATI Cabang Batam Periode 2017-2018, Nurdiana,S. Kom

“Saya berharap Musyawarah KOHATI Cabang Batam Ke VIII ini dapat melahirkan pemimpin baru yang lebih baik dari saya, dengan harapan mampu membawa pengaruh besar di tengah-tengah masyarakat. Tentunya kader KOHATI Cabang Batam tidak lagi berbicara soal internal organisasi, namun lebih luas lagi tentunya,” ungkap Nurdiana pada pelaksanaan
Diskusi dan Musyawarah Kohati Cabang Batam Ke Vlll, di Hotel Nagoya Plaza, Minggu, 28 Oktober 2018 pagi.

Kegiatan tersebut dengan tema Rekonstruksi Peran dan Fungsi KOHATI sebagai Pencetak Muslimah Berkualitas Insan Cita ini dihadiri Ketua Presidium Kahmi Kota Batam, Akhirman, Ketua FORHATI Wilayah Kepri, Riama Manurung, SH.MH, perwakilan dari PB KOHATI.

Akhirman mengatakan, tema pada musyawarah tersebut tentu menjadi perhatian serius terutama dari PB KOHATI untuk meningkatkan kader KOHATI di Cabang terutama di Cabang Batam.

“Rekonstruksi berarti ada sesuatu di tubuh KOHATI Cabang Batam yang membutuhkan perhatian secara serius. Dengan harapan, yang kurang lurus saya harapkan PB KOHATI dapat mampu menegakkan segera,” ungkap Akhirman.

Ketua FORHATI Wilayah Kepri, Riama Manurung berharap, agar para kader KOHATI Cabang Batam lebih meningkatkan silaturahmi bersama para alumni, sehingga nantinya dapat terbangun komunikasi yang baik serta saling mengenal.

Riama mengatakan, KOHATI Cabang Batam periode 2017-2018 dibawah kepemimpinan Nurdiana, sejumlah terobosan-terobosan yang telah dilakukan untuk kepentingan masyarakat banyak. Salah satunya yakni menjadi pengurus organisasi wanita (GOW) Kota Batam.

“Tentu itu menjadi perhatian serius bagi para kader tentang pentingnya membangun silaturahmi dengan para alumni,”.(*)

BATAM

Jumat | 26 Oktober 2018 | 8:24

Penuhi Kebutuhan Masyarakat dan Harus Bergerak Cepat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Wakil Gubernur H Isdianto meminta jajarannya untuk cepat bergerak membantu memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat. Apalagi kebutuhan dasar seperti kelancaran pasokkan air.

“Jika ada kebutuhan masyarakat yang tersendat, segera lakukan koordinasi dan komunikasi. Sehingga kita cepat mendapat solusi. Kerja bersama dan saling mendukung sangat penting untuk kepentingan rakyat,” kata Isdianto, dalam perbincangan di Ruang Kerjanya di Gedung Graha Kepri, Lantai 6, Batam, Kamis, 25 Oktober 2018.

Pernyataan itu dikemukakan Isdianto setelah melakukan kunjungan ke Belakangpadang, Rabu lalu. Dalam kunjungan itu, Isdianto meninjau tempat pengelolaan air asin ke air tawar. Saat peninjauan itu, kondisi peralatan sedang tidak berfungsi. Sedang ada permasalahan di-spare part peralatan yang dikelola PT Rapi Tirta Treatmindo selaku UPT Pengelolaan Air Bersih itu.

Isdianto berharap UPT ini kembali lancar dan segera mendistribusikan kembali air kepada masyarakat. Walaupun tidak di bawah unit kerja Pemprov Kepri, Isdianto mengatakan jika ada kendala terkait koordinasi dengan Jakarta, pihaknya siap membantu.

Memang untuk perbaikan tersebut, saat ini pengelola menunggu teknisi dari Jerman.

Isdianto kemudian melihat pelayanan di UPT Puskesmas Belakangpadang. Di sana Wagub berdialog dengan pasien dan petugas medis. Isdianto mendengar pemasukan dan permintaan yang disampaikan pasien.

“Pelayanan kesehatan di Kepri harus prima. Masyarakat harus mendapat layanan kesehatan yang baik,” kata Isdianto.

Isdianto kemudian bertemu dengan sejumlah masyarakat di lawasan Rawasari. Dalam dialog itu, Isdianto mengatakan, dia akan meneruskan apa yang dicita-citakan dan diimpikan almarhum H Muhammad Sani, Gubernur Kepri sebelumnya.

“Kami turun ke lapangan, memang ingin melihat langsung apa yang dialami masyarakat. Menjemput aspirasi mereka,” kata Isdianto.

Isdianto juga menyampaikan permohonan doa restu dan dukungan masyarakat terhadap kepemimpinan dirinya dan Gubernur H Nurdin Basirun. Agar bisa memberikan hasil kerja yang maksimal, sehingga bisa mensejahterakan masyarakat. (***)

sumber: humaskepri.id

KEPRI

Senin | 22 Oktober 2018 | 19:12

Sejahterakan Masyarakat dengan Melanjutkan Pembangunan

Silaturahmi Subuh Gubernur Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun berpesan agar dalam setiap perencanaan pembangunan, semua sisi harus diperhatikan. Di antaranya adalah kebutuhan masyarakat terpenuhi, potensi daerah terangkat.

“Kita berusaha membangun dengan skala prioritas. Pembangunan harus meningkatkan perekonomian dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” kata Nurdin saat duduk bersama masyarakat Teluk Keriting, Tanjungpinang, Kamis, 18 Oktober 2018 pagi.

Nurdin bersilaturahmi dengan masyarakat Teluk Keriting setelah melaksanakan Safari Subuh di Masjid Zul Firdaus. Nurdin yang didampingi Asisten Pemerintahan Raja Ariza dan Kadis PU Abu Bakar, juga meninjau jalan lingkar Kampung Bugis.

Di Kampung Bugis, saat ini sedang jalan lingkar sepanjang 700 meter dengan lebar 3 meter. Pembangunan jalan ini dijadikan penunjang bagi potensi wisata baru di Kampung Bugis.

Salam  bincang-bincang usai Safari Subuh tersebut, Nurdin juga membahas pembangunan bandara di Bintan. Menurut Nurdin, dia akan membantu agar pembangunan bandara segera terealisasi.

Apalagi jika kelengkapannya tersebut dimiliki, dirinya yakin Kepri dapat mencontoh sekolah

penerbangan yang ada di Jakarta.

“Seperti jika ada pesawat rusak, bongkar dan dirakit kembali oleh siswa penerbangan itu, Kepri bisa melakukannya juga,” tambah Nurdin lagi.

Nurdin memang pernah berkunjung ke GMF, Bandara Soekarno Hatta Jakarta tempat sejumlah anak Kepri sedang “magang” di sana. Rata-rata mereka mendapat peran dalam pengerjaan perbaikan dan servis pesawat baik jenis boeing maupun airbus.

Nurdin langsung berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan Kepri untuk membuatkan program bagi anak-anak kurang mampu akan mendapat bantuan biaya sekolah. Karena menurutnya Pendidikan merupakan hal yang paling penting bagi kelangsungan generasi penerus terutama anak-anak daerah yang memiliki potensi yang harus terus dikembangkan dan tingkatkan.

“Kita fokuskan ke sekolah pariwisata di Bintan jadi bisa di berdayakan dan ditujukan ke resort-resort, karna prioritas kita adalah anak daerah,” tutup Nurdin.

Perwakilan Forum masyarakat Teluk Keriting (Formatur) Irwan Lapi menyambut baik kedatangan Gubernur pagi ini yang mana dalam perbincangannya Gubernur mensupport penuh agar kawasan Telui Keriting menjadi Wajah baru Ibu Kota Kepri.

“Alhamdulillah Pak Gubernur mendukung dan ini juga menjadi cita-cita beliau menjadikan Teluk Keriting Wajah Baru yang nantinya menjadi semangat baru bagi semarak pembangunan di Ibu Kota,” kata Irwan. (***)

sumber: humaskepri.id

Nurdin Resmikan Kantor KPJ Cabang Batam

MEDIAKEPRI.COID, Batam – Gubernur Kepri Nurdin Basirun meresmikan kantor cabang Rumah Sakit KPJ Malaysia di Batam yang diharapkan menjadi tempat konsultasi awal sebelum calon pasien dirawat di Malaysia sebagai rumah sakit pusat KPJ.

Nurdin menyambut baik kehadiran kantor cabang KPJ tersebut karena bisa menjadi alternatif bagi masyarakat. Dia menegaskan agar pelayanan yang diberikan tidak dibeda-bedakan antara yang kaya yang tidak. Yang pejabat atau rakyat biasa.

“Saya sangat menyambut baik dibukanya kantor cabang Rumah Sakit KPJ Malaysia di Batam. Semoga kehadiran KPJ bisa menjadi alternatif bagi masyarakat Kepri dalam pengobatan penyakit-penyakit tertentu,” ujar Nurdin saat memberikan arahan dalam peresmian Kantor Cabang KPJ di Ruko Anggrek Sari, Batam Center, Batam, Kamis, 18 Oktober 2018.

Rumah Sakit di Kepri selama ini memiliki pelayanan yang cukup bagus. Tetapi masih ada di antara beberapa penyakit tertentu yang penanganannya belum sempurna.

Selain itu, Nurdin juga meminta pada pihak rumah sakit agar dalam pelayanan tetap memperhatikan etika berkomunikasi. Yakni komunikasi yang santun sebagaimana komunikasinya orang Melayu.

Dengan penuh semangan dan canda, Nurdin juga memperkenalkan berbagai keunggulan Kepri. Baik di wisata alamnya maupun wisata kulinernya. Nurdin bahkan menantang para tamu-tamu yang hadir untuk membandingkan kuliner seafood yang ada di Batam dengan yang ada di Malaysia.

Sementara itu Direktur Eksekutif KPJ Aminuddin Dawan mengatakan kehadiran kantor cabang KPJ di Batam bertujuan untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat Kepri yang ingin berobat ke KPJ. Agar hemat, sebelum datang ke KPJ Malaysia sebagi rumah sakit pusat, calon pasien diberikan layanan konsultasi gratis terlebih dulu. Mulai dari indikasi penyakit, bentuk penanganan, sampai pada penentuan dokter.

“Tujuan utama kami tentu untuk makin mempererat silahturrahmi. Kemudian baru memberikan layanan hemat bagi masyarakat Kepri. Jadi, untuk konsultasi ngga perlu lagi ke KPJ Malaysia. Cukup ke kantor cabang KPJ Batam ini saja,” jelasnya.

Aminudin mengatakan saat ini kunjungan warga Indonesia untuk berobat ke KPJ mencapai 46 ribu tiap tahunnya. Sedangkan khusus untuk warga Kepri mencapai 19 ribu orang pertahunnya.
Rumah Sakit KPJ sudah memiliki sertifikasi internasional dan tiap cabang mempunyai spesialisasi masing-masing dengan tenaga dokter teruji secara internasional.

Saat ini Rumah Sakit KPJ sudah mempunyai 24 Rumah Sakit yang tersebar di Malaysia dan 4 diantaranya di Johor. (***)

sumber: humaskepri.id

BAKTI TNI

Jumat | 19 Oktober 2018 | 10:50

Kekompakan Satgas TMMD Jadi Contoh Masyarakat Desa Balecatur

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Para prajurit muda dari Yonif 403/WP, tampak begitu semangat membangun talud pada hari Keempat TMMD Reguler Ke-103 di Desa Balecatur, Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman. Kamis, 18 Oktober 2018.

Dibawah komando Pasilog TMMD Kapten Inf Widada prajurit TNI bahu-membahu bersama warga membangun talud atau penahan jalan sepanjang 1.000 meter. Ada yang mencangkul, memecah dan mengangkat batu, mengoperasikan mesin molen serta mengangkat ember berisi adukan semen. “Walau cuaca panas tidak menjadi kendala anggota saya untuk tetap bekerja dalam program TMMD Reguler Ke-103, bersama rakyat mereka tambah bersemangat” ucap Kapten Widada.

Bapak Purwanto (53), salah satu warga Dusun Temuwuh Kidul yang ikut bekerja mengungkapkan rasa kagumnya atas semangat prajurit TNI dari Batalyon 403/WP. Diharapkan dengan pembuatan talud ini akan mencegah terjadinya longsor sehingga kualitas Jalan akan semakin baik dan tahan lama.

“Saya merasa kagum dengan semangat gotong-royong mereka dalam bekerja dan bisa menjadi contoh bagi saya dan warga, saya yakin TMMD akan selesai tepat waktu” kata Purwanto. (Zhoel)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – TNI yang ditugaskan dalam program TNI Manunggal Memabangun Desa (TMMD) ke-103 di Kecamatan Gamping, Sleman diwajibkan untuk menginap di rumah warga.

Dengan menginap di rumah warga tersebut, saat sore tiba akan terlihat sejumlah anggota TNI yang akrab bersama warga. Mereka terlihat berkumpul di depan rumah sambil menyantap makanan dan ngopi.

“Prajurit TNI harus lebih membaur dan menyatu dengan warga. Jadi sembari memberi penyuluhan, saat malam prajurit harus menginap di rumah masyarakat,” kata Dandim 0732 Sleman Letkol Inf Diantoro,S.I.P. melalui Pasi Ter Kapten Inf Nugroho, Kamis, 18 Oktober 2018.

Sejauh ini Satgas TMMD sebanyak 100 Prajurit di lapangan mendukung instruksi Komandan Satgas TMMD untuk menginap di rumah warga, sehingga membuat mereka lebih dekat dengan masyarakat. (Her)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-103 yang difokuskan di Desa Balecatur,kec.Gamping,Kab.Sleman tidak hanya mempunyai misi untuk merekatkan hubungan antara TNI dengan rakyat, namun juga untuk menumbuhkan semangat gotong-royong yang memiliki keuntungan dari segi biaya, yakni lebih ekonomis bagi masyarakat setempat.

“Hal itu karena proyek pembangunan yang digelar dalam program itu atas bantuan pemerintah, masyarakat bersama TNI. Selain itu, masyarakat juga ikut merasa memiliki terhadap pembangunan yang dibangun sendiri oleh mereka itu,” kata Pasiter Kodim 0732/Sleman Kapten inf Nugraha Agung T. Rabu,17 Oktober 2018 di sela-sela kegiatan.

Pada pelaksanaan TMMD di Desa Balecatur masyarakat memang terlihat menonjol, terutama dalam hal pembangunan fisik.Dari proyek yang dikerjakan dalam program TMMD ini, menjadi perhatian masyarakat. Keberadaan TNI di Desa Balecatur ini, memang nampak mengesankan suasana berbeda bagi masyarakat di desa itu. Keakraban antara TNI dengan masyarakat, baik anak-anak, remaja dan para tokoh sangat terasa.

Tidak ada lagi sekat sosial diantara mereka. Usai bekerja, para prajurit ini berbaur dengan masyarakat berdiskusi tentang berbagai persoalan, termasuk berbagi cerita tentang pengalaman mereka masing-masing.

Sementara itu, sejumlah warga mengaku, keberadaan TMMD 103 bukan hanya membuat masyarakat senang. Tapi bangga, karena desa mereka menjadi sasaran program TMMD 103 dan rumah-rumah masyarakat banyak yang menjadi tempat menginap TNI.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di Desa Balecatur dibuka, Rabu, 17 Oktober 2018. Program ini merupakan pembangunan berlandaskan semangat kegotongroyongan membangun desa.

Pembukaan TMMD Reguler ke 103 Kodim 0732/Sleman di buka oleh KGPA Pakualam X di lapangan desa Balecatur.

TMMD banyak memberikan sumbangsih, andil yang luar biasa dan sangat berharga serta hasilnya sungguh dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk di Sleman. Kegiatan-kegiatan yang berbasis kegotongroyongan untuk kesejahteraan masyarakat seperti TMMD ini, sangat membantu terutama bagi masyarakat yang terisolir.

Dengan semangat kegotongroyongan membantu bangsa mulai dari pinggiran, bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide dan gagasan, sumbangan tenaga, ketrampilan, sumbangan materi dan kebendaan lainnya.” ujar Pasilog TMMD Kapten Inf Widada.

Kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat menjadi lebih layak dan sehat. Belum lagi upaya upaya dan pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan ini luar biasa ditengah upaya mengatasi persoalan kemiskinan di Kabupaten Sleman.

Tidak ketinggalan ancaman terorisme dan radikalisme serta bahaya Narkoba.

Ini sangat penting dan strategis di tengah berbagai persoalan kebangsaan kita dewasa ini. Menurutnya TMMD bukan semata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa,tapi membangunkan semangat dan rasa percaya diri agar mampu mengelola potensi yang dimiliki yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi.

”Kita bersama menginginkan rakyat yang sejahtera dan mandiri, memiliki daya tangkal dan daya cegah terhadap berbagai hal yang menjadi anacaman terhadap keutuhan Bangsa. Begitu pula masyarakat juga ingin memberikan kontribusinya bagi negeri ini.” tegasnya. (Her)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan kelanjutan dari Program ABRI Masuk Desa (AMD) sejak tahun 1990-an dan telah memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat dan pemerintah, khususnya dalam percepatan pembangunan. Pelaksanaan TMMD

TMMD Reguler ke-103 tahun 2018 di Kabupaten Sleman melibatkan prajurit TNI, Polri, Pemda serta komponen masyarakat, berlangsung selama sebulan penuh.

Tema yang diusung pada TMMD ke-103 ini adalah “TNI MANUNGGAL RAKYAT DALAM MEWUJUDKAN DESA YANG MAJU, SEJAHTERA DAN DEMOKRATIS”, Dengan semangat kemanunggan ini, TNI ingin mewujudkan pembangunan secara bergotong-royong dan bersama-sama dengan masyarakat.

Adapun lokasi kegiatan TMMD ke-103 di Kabupaten Sleman diantaranya Dusun temuwuh Kidul, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping. Sasaran fisik yang dikerjakan meliputi pembangunan talud, rehab masjid, rehab TPA, pembangunan Poskamling.

Pada kegiatan TMMD ke-103 ini juga dilaksanakan bedah rumah 7 unit, melibatkan personel Kodim 0732/Sleman, Polri, TNI AL, TNI AU, Pemda dan masyarakat. Sedangkan sasaran non fisik yang dilaksanakan berupa penyuluhan kesehatan, Bahaya narkoba, pertanian, Kerukunan kehidupan beragama, serta wawasan kebangsaan bagi generasi muda dan pelajar. (Her)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Keberadaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) yang dilaksanakan didesa Balecatur Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman, mulai terlihat hasilnya. Meski baru tiga hari, pencapaian pelaksanaan TMMD di Desa Balecatur Kecamatan Gamping cukup menggembirakan. Dandim 0732/Sleman, Letkol Inf Diantoro,SIP mengatakan, pihaknya mengapresiasi kerja keras prajurit dalam pelaksanaan TMMD ke 103 di Kecamatan Gamping.

Namun, yang terpenting saat ini keberadaan tentara berbaur dengan masyarakat harus menjadi wahana untuk menciptakan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.”Itulah yang akan kita ciptakan selama kegiatan TMMD. TNI akan tinggal dirumah-rumah masyarakat, menyatu dengan masyarakat,” katanya. Rabu, 17 Oktober 2018.

Sehingga akan ada komunikasi yang baik dengan masyarakat, itu yang diharapkan. Sedangkan fokus kegiatan TMMD ke 103 di Desa Balecatur adalah pembangunan dibidang infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Fokus kegiatan membangun infrastruktur seperti pembuatan Talud. rehap masjid dan musala, jambanisasi, pembuatan pos kamling, dan rehab rumah tidak layak huni

Sedangkan untuk pemberdayaan masyarakat, ada penyuluhan wasbang, pembuatan home industry, sosialisasi perundang undangan, sosialisasi peran pemerintah desa, penyuluhan kanker, dan penyuluhan kesehatan. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) beserta para jajaran mengikuti kegiatan Semarak Funbike 2018 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 TNI tahun 2018. Kegiatan yang diselenggarakan, Ahad,14 Oktober 2018 tersebut berlangsung aman, lancar, dan tertib.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga mengatakan, kegiatan tersebut diadakan di Kota Tanjungpinang. “Semarak Funbike dalam rangka HUT Ke-73 TNI ini mengambil start di Lanud Raja Haji Fisabilillah dan finish di gedung Gonggong Tanjungpinang, Kepulauan Riau,” ujar Erlangga.

Kegiatan Semarak Funbike dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto dan Forkopimda Tingkat I Prov Kepri, yakni; Gubernur Kepri, Danrem 033 WP, Danlantamal IV dan/atau yang mewakili serta Danlanud RHF.

Selain dihadiri pejabat utama TNI – Polri serta anggota TNI Polri se- Provinsi Kepri, kegiatan ini juga diikuti masyarakat Kota Tanjungpinang, dan komunitas sepeda Kota Tanjungpinang.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto memberikan ucapan selamat serta menyampaikan himbauan Kamtibmas dan memimpin yel-yel penyemangat diikuti seluruh peserta funbike.

Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai acara seperti; joget Maumere bersama – sama serta pembagian doorprize.

Kapolda mengatakan, semoga ke depannya TNI – Polri dan masyarakat semakin sinergi dan solid dalam mewujudkan kondisi Kamtibmas Kepulauan Riau yang aman, damai, dan kondusif. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kepri dan Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) menggelar rapat internal untuk memonitor peran masyarakat dalam pencegahan terorisme.

Rapat yang digelar di Swissbell Hotel, Harbour Bay, Batam pada Jumat, 28 September 2018 tersebut selain dihadiri seluruh pengurus FKPT Kepri juga diikuti sejumlah pejabat BNPT.

Istimewa

Menurut Ketua FKPT Kepri Reni Yusneli, rapat monitoring itu digelar untuk mempresentasikan capaian program serta mengevaluasi kendala-kendala yang muncul.

Acaranya berupa diskusi dengan BNPT dan silaturahmi,” sebut Reni yang didampingi sejumlah pengurus FKPT Kepri, kemarin.

Menurut Reni, di acara itu, FKPT Kepri melalui masing-masing kepala bidang dan sekretaris serta satgas FKPT mempresentasikan kondisi wilayah Kepri dan menyampaikan program-program yang sudah berjalan.

FKPT Kepri sudah menggelar banyak kegiatan seperti literasi media yang pesertanya dari utusan perusahaan dan pekerja pers serta mahasiswa dan masyarakat pada Mei lalu.

Ada juga penyuluhan yang melibatkan para tokoh agama di Karimun, serta membuat acara yang melibatkan LSM ormas an pelajar di Asrama Haji Batamcenter.

Yang terbaru, kita menggelar sosialisasi dan penandatanganan MoU di Kabupaten Lingga,” jelas Reni yang juga menjabat sebagai Kadispenda Provinsi Kepri ini.

Sementara itu, Sekretaris FKPT Kepri Indra, menyebutkan, meski kondisi Kepri hanya berupa 4 persen daratan hingga itu menjadi tantangan tersendiri dalam mengakses daerah-daerah, namun FKPT Kepri terus membuat program-program di daerah-daerah untuk mengajak masyarakat memerangi radikalisme.

Tidak hanya upaya memberikan pelatihan agar menjauhi radikalisme fisik, kita juga menyosialisasikan agar bersama-sama memerangi hoaks untuk kenyamanan bersama,” sebutnya.

Diakui Indra, geografis Kepri yang umumnya berupa daerah perairan disebut sebagai daerah yang rawan terjadi kemungkinan masuknya faham radikalisme. “Tapi, dengan menanamkan pengetahuan yang bermanfaat dan selalu mengingatkan untuk bersama-sama menjaga kestabilan, alhamdulillah semua menyadari akan pentingnya hidup nyaman,” sebutnya.

Ketika ditanya tentang banyaknya pelabuhan tikus di Kepri yang berpotensi menjadi kerawanan, Indra mengaku, FKPT akan selalu berkoordinasi dengan setiap lembaga negara dan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan akan potensi-potensi terjadinya hal-hal yang mrugikan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Andi Intang Dulung mengapresiasi upaya yang sudah dilakukan FKPT selaku perpanjangan tangan BNPT di daerah.

“Apapun juga kondisinya, kita tetap berkewajiban menjaga dan mengupayakan wilayah kita selalu aman dari upaya yang bersifat radikalisme.

Selama ini pelabuhan tikus merupakan strategi teroris mengembangkan ajarannya. Dengan terbitnya UU No.5 Tahun 2018, kita meski ikut menyosialisasikan. Sanksi hukum terlibat dalam aksi radikalisme dan teroris itu sangat berat dan tidak ada untungnya bagi pelakunya. Tapi, alhamdulillah dengan semakin membaiknya kinerja FKPT dan BNPT kita bisa memberikan pemahaman positif ke masyarakat. Bahkan, untuk urusan adminsitrasi saja, sudah 5 tahun berturut-turut BNPT RI mendapatkan predikat WTP dari BPK RI. (***)