minuman

TIPS SEHAT

Rabu | 25 Juli 2018 | 14:10

Hindari Minuman Ini Jika Ingin Program Diet Anda Lancar

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Memiliki tubuh langsing merupakan impian bagi sebagian besar orang di dunia, khususnya wanita. Akan tetapi, seringkali tanpa disadari, mereka justru melakukan berbagai hal yang bisa memicu terjadinya penambahan berat badan.

Ya, pola makan dan kebiasaan makan seseorang sangat mempengaruhi bagaimana bentuk tubuh dan berat badannya. Maka itu, dibutuhkan perjuangan besar dalam menurunkan berat badan, salah satunya dengan menghindari minuman bersoda.

Benar, minuman bersoda yang rasanya begitu menyegarkan, apalagi sambil makan junkfood atau marathon menonton serial favorit, patut dihindari. Sebab, mengonsumsi minuman ini, niscaya Anda akan menelan banyak kalori disertai timbunan gula yang tinggi.

Jadi ingat-ingat, ketika Anda pergi menonton film, dan tidak bisa menahan diri untuk membeli popcorn dan minuman bersoda tersebut, itu merupakan satu-satunya hal terburuk yang Anda peroleh untuk diri Anda sendiri.

Seperti dikutip dari Times of India, menurut data, sekaleng soda biasanya mengandung 200 kalori hingga 400 kalori. Tidak hanya itu, Anda juga akan mengumpulkan puluhan gula yang hampir setara dengan 10 sendok gula di dalam tubuh Anda. Pasalnya, menurut pedoman diet, asupan gula dikategorikan normal jika tidak lebih dari 6 sendok teh per hari.

Buruknya lagi, soda membuat perut merasa cepat lapar, sehingga mau tak mau menggandakan asupan kalori lagi, alias mengunyah makanan lagi. Selain itu, minuman manis semacam ini juga terkait dengan risiko diabetes, obesitas, serta penyakit jantung. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Tiga anggota Yonif 753 yang bertugas di Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Kamis, 19 Juli 2018, meninggal usai mengonsumsi minuman keras oplosan yakni mencampurkannya dengan alkohol 70 persen.

Selain menyebabkan tiga orang tewas, tercatat dua anggota TNI lainnya dievakuasi ke RS Marthen Indey Jayapura.

Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Infanteri Muhamad Aidi membenarkan insiden yang menewaskan tiga anggota Yonif 753 di Mulia.

Berdasarkan laporan yang diterima, lima anggota Yonif 753 masing-masing Praka FLR, Pratu GWN, Pratu AHW, Pratu LSS, dan Pratu LSS. Ketiganya tewas usai meminum-minuman kaleng merek Ena’O yang dicampur dengan alkohol 70 persen yang biasa digunakan untuk membersihkan luka.

“Kelima anggota itu meminumnya di belakang pos,” kata Aidi, di Jayapura, Jumat, 20 Juli 2018.

Dia menambahkan, sekitar pukul 12.30 WIT mereka dibangunkan rekan-rekannya untuk makan siang. Namun saat bangun mereka mengeluh pusing dan mual serta mengalami kesakitan.

Rekan-rekannya kemudian melaporkannya ke komandan kompi yang kemudian membawa mereka ke RSUD Mulia. Namun tiga orang di antaranya yakni Praka FLR, Pratu GWN, dan Pratu AHW tidak dapat ditolong dan dinyatakan meninggal dunia.

“Sedangkan kedua rekannya kondisinya masih kritis dan kini ditangani tim dokter di RST Marthen Indey, Jayapura,” kata Aidi. (***)

sumber: merdeka.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Apa yang Anda makan dan minum serta gaya hidup yang Anda memiliki dampak langsung pada kesehatan ginjal Anda.

Menurut National Institutes of Health ginjal termasuk organ vital dalam tubuhh, ginjal menyaring lebih dari 200 liter darah per hari, menyaring sekitar 2 liter sampah.

Ginjal membantu mempertahankan nutrisi yang dibutuhkan dalam darah, jadi tugas Anda adalah menjaga kesehatan ginjal agar berfungsi dengan baik.

Untuk memiliki ginjal yang sehat dan berfungsi dengan baik, Anda disarankan untuk membatasi makanan berikut ini karena berpotensi merusak ginjal. Apa saja makanannya? simak dibawah ini:

1. Makan Daging Merah

Menurut sebuah studi tentang hubungan antara diet protein dan fungsi ginjal, sebuah tim di Singapura melihat data medis dari 64.257 orang dewasa Cina.

Orang-orang ini memakan hingga 97% protein dari babi dan sisanya berasal dari ayam, ikan, kerang, telur, produk susu, kedelai, kacang-kacangan.

Data ini diteliti selama 15 tahun dan menemukan korelasi kuat antara makan daging merah dan risiko penyakit ginjal stadium akhir. Mereka juga menemukan bahwa orang yang makan daging paling merah meningkatkan risiko penyakit ginjal sebanyak 45% dibandingkan dengan orang yang makan paling sedikit.

2. Konsumsi Garam Berlebihan

Garam memiliki kemampuan menahan air, sehingga dapat memperlemah pembuluh darah di ginjal. Padahal, asupan garam berlebihan bisa menyebabkan gagal ginjal.

Menurut sebuah penelitian menemukan bahwa orang dengan penyakit ginjal kronis dapat memperbaiki fungsi ginjal dengan mengurangi konsumsi garam.

3. Minum Air Soda

Ginjal adalah organ yang paling penting, air adalah nutrisi penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit, metabolisme, dan aktivitas fisiologis yang dihasilkan oleh limbah di dalam urin.

Untuk memastikan fungsi ini, Anda membutuhkan cukup air untuk membuat ginjal tetap sehat. Nah ketika anda memilih air soda ketimbang air putih maka ginjal anda akan terancam karena kekurangan cairan.

4. Jangan Makan Buah Kaya Kalium

Bagi kebanyakan orang, konsumsi buah dan sayuran adalah hal sehat. Namun, bagi orang-orang dengan disfungsi ginjal kronis, buah-buahan dan sayuran (terutama makanan yang kaya kalium) dianggap sebagai pemicu kerusakan ginjal. Nah untuk itu anda disarankan untuk membatasi makan buah yang kaya kalium. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Ketika berpuasa tubuh lebih gampang haus dibandingkan lapar. Rasa haus bisa timbul dari jenis minuman yang kita minum ketika sahur.

Tubuh manusia terdiri dari 60-70% kandungan air, sehingga ketika berpuasa tubuh akan kekurangan pasokan cairan. Karene itu perlu lebih cermat memilih minuman ketika sahur.

Agar tak gampang haus, sebaiknya hindari minuman-minuman di bawah ini.

1. Kopi

Bagi penggemar kopi, mungkin banyak yang menikmati kopinya ketika sahur. Padahal kopi justru membuat Anda merasa lebih cepat haus. Ini karena kandungan kafein menyebabkan hilangnya cairan air, sehingga meningkatkan rasa haus di tenggorokan. Selain itu kopi juga membuat Anda lebih sering buang air kecil.

2. Teh

Teh manis hangat memang jadi minuman yang selalu ada ketika sahur maupun berbuka puasa. Padahal teh juga mengandung kafein, apalagi ditambah dengan kandungan gula yang turut menyerap pasokan air dalam tubuh dan membuat Anda merasa lebih haus dan lapar ketika berpuasa.

3. Minuman bersoda

Ketika sahur selalu hindari minuman bersoda. Karena mengonsumsi minuman bersoda terlalu sering dapat menyebabkan masalah pencernaan, serta menimbulkan rasa kenyang yang tidak enak. Tentunya hal ini membuat perut Anda kembung, dan menurunnya kesehatan sistem pencernaan.

4. Jangan terlalu banyak minum

Meski mengonsumsi banyak air putih sangat dianjurkan ketika berpuasa, untuk menghindari tubuh dari dehidrasi. Namun, mengonsumsi terlalu banyak air putih ketika sahur juga tidak baik. Hal ini justru memicu asam lambung, menyebabkan kembung, hingga gangguan pencernaan.

5. Jus buah

Jus buah memang menyehatkan juga menyegarkan. Namun mengonsumsi jus buah ketika sahur, akan memancing rasa haus lebih hebat. Ini karena kebanyakan jus buah dibuat dengan tambahan gula serta susu kental manis. Terutama jus buah kemasan yang memiliki kadar gula tinggi. Lebih baik menyantap buah dalam bentuk utuh, seperti pisang, strawberry, atau kurma yang dapat memberi merasa kenyang lebih lama. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Puluhan ribu botol minuman beralkohol yang merupakan hasil tangkapan karena tidak mengantongi izin dimusnahkan di Lapangan Haji Toyib, Tanjungsengkuang, Batam, Selasa, 15 Mei 2018.

Disamping mikol, Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam juga memusnahkan barang lainnya yang merupakan hasil tangkapan. Pemusnahan dipimpin langsung Kajari Batam Roch Adi Wibowo, dan dihadiri Danlanal Batam, Kapolsek Batuampar dan sejumlah pejabat dari instansi terkait.

Roch Adi Wibowo menyatakan, barang yang dimusnahkan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) pengusaha pemiliki barang bukti yang dimusnahkan tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Tersangka Budy Hartono alias kwantek Total 18.602 pcs minuman beralkohol, Suminah 3.575 kaleng Bir, Suyadi Yeo Sihau 15.193 pcs cokelat, Herman 1.721 karung pakaian bekas dan 1.123 pcs barang rumah tangga,” ujar Adi.

Ribuan barang yang tidak mempunyai Ijin edar serta dokumen lengkap itu merupakan penindakan Polda Kepri, BPOM Batam dan Bea Cukai Batam dari berbagai kasus kepemilikan secara ilegal yang berhasil di sita sejak tahun 2017 sedangkan ribuan minuman beralkohol sitaan beberapa bulan lalu. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.,ID, Jakarta – Ternyata bukan hanya kopi, ada beberapa minuman yang bisa merusak gigi. Menurut dokter gigi minuman ini bisa bikin gigi rusak.

Ada minuman yang baik untuk kesehatan gigi namun ada juga yang mengundang masalah pada gigi. Dr. Brian Kantor, seorang dokter gigi di Lowenberg, Lituchy New York membeberkan 5 minuman terburuk untuk kesehatan gigi.

1. Minuman Soda

Minuman soda adalah minuman yang paling buruk untuk gigi. Selain kandungan gula yang sangat tinggi, soda juga mengandung pewarna makanan yang bisa merubah warna putih alami pada gigi.

Jadi, ada baiknya kurangi konsumsi minuman bersoda dari sekarang. Atau setelah minum soda, pastikan membilasnya dengan minum air putih.

2. Kopi dan teh hitam

Semakin gelap warna minuman maka semakin berpotensi merubah warna gigi. Jika Anda penggemar kopi atau teh hitam, usahakan minum menggunakan sedotan. Juga pilih jenis teh lain yang warnanya lebih terang seperti teh hijau atau teh herbal.

3. Wine

Wine memiliki kandungan asam yang sangat tinggi. Asam ini yang bisa merusak lapisan enamel gigi hingga membuat gigi pebih rapuh. Solusinya, cobalah meneguk air putih setelah minum wine. Ini berlaku untuk jenis red maupun white wine.

4. Jus jeruk

Jus jeruk terutama jeruk nipis memiliki rasa yang sangat asam. Rasa ini secara perlahan bisa merusak lapisan luar enamel gigi. Sama seperti wine, jika diminum terus menerus maka gigi akan cepat rusak karena rapuh.

5. Air mineral kemasan

Air mineral yang dijual dalam kemasan botol kebanyakan diolah dengan tambahan bahan kimia saat proses pemurnian. Bahan inilah yang mengganggu kesehatan gigi. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Agar lebih efektif menyembuhkan penyakit, sebagian besar obat dianjurkan diminum dengan air putih.
Tapi, tak jarang banyak orang yang minum obat dengan minuman lain, misalnya teh.

Padahal, hal itu dapat mengurangi penyerapan dan khasiat obat karena kandungan dalam minuman tersebut dapat mengubah sifat dan kerja obat di pencernaan.

Seperti yang dilansir oleh Foodsafetynews, pada dasarnya memang terdapat interaksi antara beberapa jenis antibiotika dan obat sejenis obat maag (antasida) dengan sejumlah minuman.
Bisa saja, obat-obatan tersebut membentuk gumpalan yang akan menganggu penyerapan obat yang akan menjadikan kadar obat dalam tubuh menurun.

Untuk itulah, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi obat bersama 4 jenis minuman berikut:

1.Susu

Dapat menghambat penyerapan di dalam usus maupun lambung jika diminum bersama obat antibiotik berikut: Tetrasiklin, Siprofloksasin, Ofloksasin.

2.Kopi

Kafein pada kopi dapat meningkatkan efek samping obat seperti rasa gugup, gangguan tidur, dan peningkatan denyut jantung. Jenis obat apa yang sebaiknya tidak diminum bersama kopi? Obat anti asma yaitu Albuterol dan Teofilin juga obat-obat yang merangsang susunan saraf pusat seperti Klozapin.

3.Teh

Mengandung senyawa tanin yang dapat mengikat zat besi dan kandungan beberapa obat seperti Efedrin dan Kolsikin. Akibatnya dapat mengurangi atau menghambat penyerapan obat dalam tubuh. Selain itu, teh juga mengandung kafein.

4.Alkohol

Jangan sekali-kali minum alkohol pada saat menggunakan obat. Oleh karena itu, sampaikan kepada dokter atau apoteker jika sebelumnya Anda mengonsumsi alkohol. (***)

sumber: grid.id

Bentuk Tim Terpadu Pegawasan Mikol

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) meminta pedagang yang akan memperjual beli minuman beralkohol (mikol) harus mengantongi izin terlebih dahulu.

Jika tidak mengikuti aturan main, pedagang yang memperjualbelikan mikol tanpa melengkapi izin terlebih dahulu, makan akan diambil tindakan tegas.

Demikian hasil kesepakatan unsur Muspida Kabupaten Anambas dalam rapat membahas program kerja Tim Terpadu Pengawasan Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol 2018 di Aula Bupati, Rabu, 28 Maret 2018 pagi.

Tim dibentuk selain pengawasan peredaran mikol di Pulau Bawah Anambas, tapi juga mendata dan memantau peredaran Mikol di kios dan toko toko.

Asmarullah, Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan selaku pimpinan rapat menyampaikan persoalan awal yang perlu diketahui bersama bahwa untuk penjualan minuman beralkohol di wilayah Anambas hanya di Pulau Bawah yang memilki izin penjualan dan peredaran minuman beralkohol.

”Untuk kios atau toko yang ada di Anambas belum ada yang mendapatkan izin penjualan serta peredaran minuman beralkohol sehingga perlu untuk diberikan pemahaman serta peringatan terkait perizinannya,” jelas Asmarullah.

Ketika pendataan dan pengawasan telah dilaksanakan maka Tim akan memberikan peringatan. Adapun peringatan tersebut terkait pendistribusian, penjualan, pengedaran dan perijinannya sehingga kios / toko yang sdh melakukan penjualan minuman beralkohol tidak mengalami kerugian akibat melanggar peraturan yang telah ada terkait perijinan penjualan minuman beralkohol.

Apabila pada batas waktu peringatan yang telah diberikan tdk dilaksanakan oleh para pelaku usaha penjualan minuman beralkohol, maka dgn berkoordinasi dgn pihak TNI dan Polri serta Satpol PP akan dilakukan tindakan perampasan dan eksekusi barang bukti berupa minuman beralkohol.

Adapun pelaksanaan perampasan dan penyitaan minuman alkohol tersebut, Tim terpadu tetap berpegang pada SOP yang berlaku sehingga kedepan pengusaha / palaku usaha segera menyelesaikan perijinan usaha penjualan minuman beralkohol.

Mayor Kav Harioko, Pabung Kodim 0318/Natuna, peredaran munuman alkohol yang melebihi kadar yang telah ditentukan oleh pemerintah serta penjualan yang pada bukan tempatnya sangat berdampak pada kehidupan sosial di masyarakat.

Sehingga perlu mendapat perhatian dan penertiban sebagai langkah konkrit dalam menjaga ketertiban perdagan di pasar serta menghindari keresehan masyarakat akibat persediaan serta penjualan minuman alkohol sembarangan.

TNI akan mendukung upaya pemerintah dalam menegakkan peraturan daerah di pengawasan terhadap peredaran dab perdagangan minuman beralkohol.

Iptu Feri, Polres KKA dalam pemaparannya, berdasarkan pengalaman yang sudah dilakukan oleh pihak kepolisian terkait penanganan permasalahan minuman alkohol, operasi pasar yg dilakukan oleh pihak kepolisian terhadap peredaran minuman alkohol dilakukan dgn berkoordinasi dgn pihak dinas terkait di suatu wilayah seperti dunas perdaganan dan BPOM.

Adapun kegiatan perampasan dan penyitaan barang bukti dapat saja dilakukan selama melanggar ketentuan hukum yg berlaku.

Hadir dalam rapat ini, Asmarullah, Staf ahli bid. Ekonomi dan pembangunan selaku pimpinan rapat, Mayor Kav Harioko, Pabung Kodim 0318/Natuna, Joehanes, Kabid Perindustrian, Iptu Feri, Polres KKA, Letda Laut (PM) Agus Waluyo, mewakili Lanal Tarempa, Suhaemi, Kasi Penegak Perda Satpol PP, Maman Faruk, Kasi Hukum Satpol PP, Serda Brandes, Koramil 02 Tarempa, Yoel Wijaya, Disparbud, Samad, Dinas Kesehatan, Nexen Saputra, Disperindagkop Mayus Parma, Bagian Umum.

sumber: wartakepri.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bekasi – Polrestro Bekasi Kota, Jawa Barat mengungkap kasus pembunuhan remaja perempuan di Perumahan Alinda Kencana, Bekasi Utara, Sabtu 9 Desember 2017 yang dipicu oleh pengaruh minuman keras.

“Tersangka berinisial AS (17) kita tangkap sekitar pukul 05.00 WIB hari ini di rumahnya Bulak Perwira RT05 RW 017 Bekasi Utara, Kota Bekasi,” kata Kapolrestro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto di Bekasi, Senin 11 Desember 2017.

Menurut dia, kasus pembunuhan Mashita Oktavian (18) berawal saat tersangka memburu musuhnya berinisial R setelah keduanya mengalami keributan beberapa hari sebelum kejadian pembunuhan.

“Saat itu AS tengah mencari musuhnya ingin membalas dendam dengan membawa sebilah celurit. Namun sekitar pukul 02.00 WIB tersangka bertemu dengan korban yang saat itu sedang mengalami kerusakan motor akibat as kendaraanya patah,” katanya.

Menurut keterangan saksi, tersangka saat itu dipengaruhi minuman keras jenis ginseng yang dia minum beberapa saat sebelum memburu R.

Perburuan R oleh tersangka ditemani oleh seorang rekannya bernama Topik mengendarai sebuah sepeda motor.

“Dalam perjalanannya, tersangka bertemu dengan korban yang saat itu sedang menanti dijemput oleh kakeknya,” katanya.

Pertemuan tersangka dengan korban yang tidak dikenal itu sempat didahului dengan obrolan.

“Obrolan antara tersangka dengan korban tidak ada yang tahu. Bahkan saksi pun tidak tahu apa yang mereka obrolkan. Saat tersangka diinterogasi petugas pun, dia tidak ingat apa yang dibicarakan karena masih terpengaruh minuman keras,” katanya.

Usai keduanya berdialog selama beberapa menit, tersangka langsung naik pitam dan menarik tubuh korban hingga peristiwa pembunuhan terjadi.

“Korban mengalami luka sabetan celurit di bagian leher dan pinggul,” katanya.

Pascakejadian, tersangka berjalan ke arah warnet di sekitar TKP untuk menaruh celuritnya dan pada siang harinya, pelaku pulang ke rumah.

Atas kejadian itu, petugas kepolisian langsung menelusuri kasusnya dengan memeriksa rekaman gambar CCTV di sekitar TKP dan mendapati fakta tersangka tengah membawa celurit.

“Dari keterangan petugas di lapangan, Polrestro Bekasi Kota memperoleh kabar bahwa tersangka sudah sampai di rumah dan langsung dilakukan penangkapan tanpa perlawanan,” katanya.

Dari lokasi penangkapan dan TKP, polisi menyita barang bukti kejahatan berupa sebilah celurit, sebuah sweater dengan noda darah, celana jeans, serta pakaian dalam korban. (***)

 

sumber: harianterbit.com

NEWS

Sabtu | 07 Oktober 2017 | 16:18

Nanas Juga Enak Diolah Jadi Minuman Beralkohol

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Sebuah merek minuman beralkohol meluncurkan produk unik. Minuman kabarnya dibuat dari nanas segar.

Rum merupakan minuman beralkohol hasil fermentasi dan distilasi dari tebu. Kini ada The Stiggins Fancy rum dari merek Plantation yang memakai nanas.

Dilansir dari Metro.uk 5 oktober, awalnya minuman ini dibuat tidak untuk dijual. Melainkan untuk dihidangkan dalam festival koktail tahunan pada tahun 2014.

Namun, tingginya antusias masyarakat terhadap minuman ini akhirnya mendorong perusahaan untuk meluncurkan minuman dengan sentuhan nanas. Minuman sejenis ini juga sempat terkenal sebelumnya.

The Stiggins Fancy Rum dibuat dengan resep tahun 1824. Adapun Pineapple rum ini diciptakan oleh Alexandre Gabriel, kepala Maison Ferrand cognac house. Ia terinspirasi David Wondrich, penulis buku Imbibe, yang menantang Gabriel untuk menghidupkan kembali minuman era Victoria.

Awalnya ia sempat ragu dalam melakukan kombinasi. Tapi pendekatannya memakai sumber buah terbaik dan melalui metode traditional pot distillation membuahkan hasil yang luar biasa.

Setelah banyak bereksperimen, akhirnya Gabriel menemukan nanas terbaik. Jenisnya Queen Victoria, nanas dengan kulit aromatik, minyak esensial kuat dan daging yang manis.

Nanas dikupas dengan tangan dan kulitnya diinfusi dalam Plantation 3 Stars rum selama seminggu sebelum disuling. Kemudian Plantation Original Dark dimasukkan buah nanas selama tiga bulan. Lalu, keduanya dicampur bersama dan didiamkan dalam tong selama tiga bulan lebih.(***)

 

NEWS

Selasa | 19 September 2017 | 12:41

Meneguk legit bisnis minuman coklat ala Muezoo

MEDIAKEPRI.CO.ID Jakarta – Bisnis minuman cukup menyegarkan. Peluangnya cukup besar di negeri ini karena Indonesia punya musim kemarau. Apalagi, perubahan iklim menyebakan musim kemarau panjang. Alhasil, bisnis minuman kian menyegarkan.

Nah, sebagai salah satu negara penghasil coklat, tak ada salahnya jika kita memanfaatkan komodistas ini untuk menciptakan bisnis. Seperti yang dilakoni oleh Rahmad Ardiansyah. Ia membuka gerai minuman coklat Muezzo dengan mengolah coklat langsung dari perkebunan coklat di Tegal.

Alhasil, produk yang dijualnya punya keunikan tersendiri. “Kami menggunakan coklat asli dari perkebunan di Tegal, sudah pasti akan lebih berasa coklatnya,” terang Ardiansyah.

Mendirikan gerai sejak 2016 lalu, Ardiansyah pun langsung menawarkan kemitraan. Kini, sudah ada 15 mitra yang tersebar di sejumlah kota besar. Hingga akhir tahun ini, dia memasang target jumlah gerai mitra mencapai 50 gerai.

Ia mengemas paket kemitraan Muezzo senilai Rp 5 juta. Dalam paket itu, mitra sudah mendapat fasilitas antara lain booth portable, blender, stoples, teko, bahan baku coklat 3 pack dan bahan baku coffee 3 kg, banner, daftar menu dan panduannya.

Booth portable ini bisa dibawa ke mana saja dan cocok untuk berbagai event. Sehingga mitra bisa berjualan di berbagai kesempatan.

Tak ada kutipan biaya royalti bagi gerai mitra. Namun, mereka wajib membeli bahan baku dari pusat.

Muezzo menawarkan minuman coklat dan kopi yang dijual dengan rentang harga Rp 6.000-Rp 10.000 per gelas. Konsumen pun bisa memilih untuk meneguk Muezzo yang disajikan hangat atau dingin yang terasa segar.

Ada 15 varian rasa yang disediakan dengan racikan coklat asli. Antara lain, Chocolate, Royale Chocolate,Vanila, Caramel, Moccacino, Cappuccino. Masing-masing sajian juga masih bisa ditambah taburan beraneka topping.

Untuk kemitraannya, Ardiansyah memprediksi mitra bisa balik modal dalam satu hingga dua bulan saja. Balik modal cukup cepat lantaran untung yang bisa dikantongi mitra lumayan. dan tambahan topping. Namun, syaratnya mitra bisa menjual sebanyak 70 gelas dalam sehari atau mendulang omzet hingga Rp 14 juta per bulan.

Sumber : Kontan