Mobil

brimob

HARI INI SEJARAH

Rabu | 14 November 2018 | 1:37

PM Sutan Sjahrir Bentuk Brigade Mobil

MEDIAKEPRI.CO.ID – Brimob pertama-tama terbentuk dengan nama Tokubetsu Keisatsutai atau Pasukan Polisi Istimewa. Kesatuan ini pada mulanya diberikan tugas untuk melucuti senjata tentara Jepang, melindungi kepala negara, dan mempertahankan ibukota.

Brimob awalnya turut berjuang dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Pada 14 November 1946, Perdana Menteri Sutan Sjahrir membentuk Mobile Brigade (Mobrig) atau Brigade Mobil (Brimob) sebagai ganti Pasukan Polisi Istimewa.

Hari Diabetes Internasional

Hari Diabetes Sedunia adalah sebuah kampanye kesadaran diabetes terbesar di dunia yang menjangkau khalayak global ;ebih dari 1 miliar orang di lebih dari 160 negara. Pada tahun 1991, IDF dan Organisasi Kesehatan Dunia menciptakan hari diabetes sedunia sebagai tanggapan atas meningkatnya kekhawatiran tentang meningkatnya ancaman kesehatan yang ditimbulkan oleh diabetes.

Hari diabetes sedunia menjadi hari Perserikatan Bangsa-Bangsa yang diresmikan di tahun 2006 dengan berlakunya United Nation Resolution 61/225.

Lahirnya Pemimpin Besar India

129 tahun yang lalu, Jawaharlal Nehru, salah satu pemimpin besar perjuangan rakyat India dalam melawan penjajahan Inggris, terlahir ke dunia di kota Allahabad, India utara.

Nehru adalah lulusan pendidikan tinggi di bidang hukum dan dengan menjadi anggota gerakan Kebangitan Nasional India, dia memulai perjuangannya melawan penjajahan Inggris. Akibat aktivitasnya itu, Nehru berkali-kali dipenjarakan. Selama di penjara, Nehru melahirkan karya berjudul “Hidupku”, “Meninjau Sejarah Dunia”, dan “Penemuan India”.

Setelah bergabungnya Mahatma Gandhi dalam Kebangitan Nasional India, gerakan perjuangan rakyat India semakin kuat dengan dipimpin oleh kedua pemimpin besar itu. Akhirnya, pada bulan Agustus 1947, India meraih kemerdekaannya. Setelah India merdeka, selama 16 tahun Nehru menjabat sebagai Perdana Menteri India. Nehru meninggal pada tahun 1960. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Dalam waktu dekat, calon mobil nasional Esemka bakalan meramaikan pasar otomotif di Indonesia. Namun hingga saat ini belum terlihat wujud Esemka asli yang bakal mengaspal.

Hanya saja Staf Khusus Presiden Joko Widodo Hendropriyono menyebut mobil pertama Esemka bakal berbentuk SUV.

Soal harga, Diaz berharap mobil ini bisa dijual dengan kisaran harga Rp 200-300 juta agar bisa bersaing dengan merek-merek lain di Indonesia.

“Harusnya lebih murah saya rasa sekitaran Rp 200 jutaan mungkin, tapi kemungkinan. Saya kan bukan penjualannya tapi seharusnya pasarannya memang segitu, jangan mahal-mahal lah,” tutur Diaz akhir pekan lalu.

Diaz pun masih enggan menanggapi soal calon-calon pesaing Esemka di Indonesia. Seperti diketahui ada delapan mobil Esemka yang siap masuk jalur produksi. Di antara delapan mobil tersebut dua diantaranya adalah mobil penumpang. Mobil penumpangnya masing-masing berkapasitas 2.000cc dan 1.000cc. Dibandingkan kompetitornya, Esemka memang memiliki kapasitas mesin di bawah rivalnya.

Mobil itu dibekali penggerak 4×4 sama seperti Pajero dan Fortuner. Sementara versi 1.000cc diprediksi bakal menyaingi mobbil LCGC dengan kapasitas sama.

“Saya belum tahu di kelas mana, tapi pasarnya Rp 200-300 juta, bisa lebih murah. Kita kan juga melihat nanti harga produksinya berapa, ntar saya juga bicara dengan tim Esemka. Harga belum tahu lah, nanti,” tutup Diaz.

Otolovers yang penasaran harap bersabar sedikit ya. Mobil ini memang tengah digodok oleh beberapa pihak termasuk mereka yang terlibat dalam pembuatan Esemka sejak dulu. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam — Satu orang tewas dalam kecelakan lalu lintas (Laka Lantas) yang terjadi di jalan trans Barelang, Minggu, 2 September 2018, sekitar pukul 05.30 WIB. Kecelakaan bermula saat mobil Toyota Corona berwarna silver dengan nopol BP 1262 XN yang dikemudikan Biman, berpenumpang 5 orang datang dari arah simpang Tembesi menuju ke jembatan 1 Barelang.

Mobil ini kemudian menyalip sepeda motor Honda Verza dengan nompol BP 2062 JR yang ada di depannya. Motor tersebut dikendarai Andra dengan satu penumpang. Tanpa disadari dari arah berlawanan datang Mobil Nissan Cefrio warna silver BP 1105 ZG yang dikemudikan Jusa.

Salahsatu mobil korban (Foto: Istimewa)

“Kecelakaan pun tidak terelakan, kedua mobil tersebut saling adu kambing dan sepeda motor terperosok ke bawah samping kanan mobil. Kedua mobil itu pun rusak parah,” kata AKP Kartijo, Wakasat Lantas Polresta Barelang, Minggu, 2 September 2018.

Saat tabrakan terjadi, kata Kartijo, kedua mobil sempat berputar searah jarum jam. Saat itu Mobil Toyota Corona menabrak sepeda motor Honda Verza BP 2062 JR yang dikendarai Andra.

Atas Insiden tersebut pengemudi Toyota Corona meninggal dunia akibat luka berat benturan di dada. Pengendara motor dan penumpang mobil mengalami luka berat.

“Seluruh korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat, dibantu warga yang melintas. Kendaraan yang terlibat laka lantas sudah kita amankan,” katanya. (**)

Sumber

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Hanya dua hari setelah kejadian laka maut yang menyebabkan dua orang meninggal dunia, Senin, 20 Agustus 2018, Jalan Lintas Barat kembali “memakan” mobil lainnya. Kali ini mobil Toyota Avanza BP 1912 BY, Rabu, 22 Agustus 2018 sekitar pukul 09.00.

Menurut Kasatlantas Polres Bintan AKP Cut Amelia kepada wartawan, Kamis, 23 Agustus 2018, mobil Avanza berwarna hitam ini sedang dalam perjalanan dari Tanjunguban ke Tanjungpinang.

Mobil dikemudikan Ridwan (39) dan membawa 4 orang penumpang. Keempatnya, adalah Joko (33), Jagur (42), Dedi (39) dan Afrizaldi (22).

Laka terjadi, ujar Cut Amelia, ketika mobil sampai di sekitar Ceruk Ijuk Batu 23 ban mobil sebelah kanan belakang tiba-tiba pecah. Saat itu kecepatan mobil sekitar 80 kilometer per jam.

Akibat pecah ban belakang itu, mobil tak terkendali dan menabrak pembatas jalan. Bahkan, bodi mobil ikut naik di atas pembatas jalan tersebut.

Cut, menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Tapi pengemudi dan penumpang mengalami cidera ringan. Sedangkan mobil dalam kondisi rusak berat. Laka lantas tunggal ini kini dalam penanganan Satlantas Polres Bintan. (***)

sumber: suarasiber.com

BATAM

Jumat | 10 Agustus 2018 | 23:42

Parkir Sembarangan, Mobil Diderek!

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Dinas Perhubungan Kota Batam akan melakukan derek, apabila kendaraan roda empat parkir di sembarang tempat. Kebijakan ini akan dijalankan, apabila Peraturan Daerah (Perda) parkir dan kawasan tertib lalu lintas sudah disahkan dewan. Termasuk Perwakonya.

Kabid Lalin Fishub Kota Batam Edward Purba mengatakan hal tersebut menyusul apabila di disahkannya Perda parkir dan kawasan tertib lalu lintas oleh dewan.

“Setelah perda disahkan dewan, termasuk perwako terkait dendanya, maka  Dishub Kota Batam akan melakukan sosialisasi lebih kurang tiga bulan kepada masyarakat,” jelas Edwar Purba, Kabid Lalin Dishub Kota Batam, belum lama ini.

Edward mengatakan, disebut parkir liar yakni parkir liar di badan jalan yang sudah diterapkan rambu. Serta di badan trotoar.

“Maka kalau perda disahkan, maka kita membutuhkan mobil derek satu lagi. Saat ini Dishub kota Batam hanya memiliki satu unit mobil derek,”ujarnya.

Menurut Edward, perda tersebut apabila disahkan, maka selaku menegakkan perda, tentu akan memberikan efek jera terhadap kendaraan yang melakukan parkir liar.

Dengan begitu, kata Edward, masyarakat tidak lagi mengulangi parkir liar dan memberikan keindahan untuk trotoar bagi pedestrian atau pejalan kaki.

“Bukan langsung penindakan. Termasuk dengan biaya-biaya itu. Penerapannya memang dari Kemenhub kerjasama dengan teman-teman Lantas,”terangnya.(bayu)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Seorang balita terjebak di dalam mobil di Liuyang, Hunan, China, ia terkunci sendirian di dalam mobil pada Sabtu, 4 Agustus 2018.

Orangtuanya coba mengajari anaknya untuk keluar dari mobil selama satu perempat jam namun tak berhasil.

Seorang pemilik toko menyarankan untuk memecahkan kaca mobil untuk selamatkan bayi tersebut.

Lantaran suhu di sana mencapai 34 celsius sehingga membahayakan bagi balita.

Namun orangtua balita tersebut menolak.

Lalu, memilih untuk ambil kunci cadangan di rumah.

Akhirnya, pemilik toko tersebut minta tolong ke pejalan kaki semprotkan air ke mobil.

20 menit kemudian, orangtua balita datang dan balita tersebut dapat dikeluarkan dari mobil dengan selamat. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Mobil Low Cost Green Car (LCGC) sudah tidak murah lagi. Kalau dulu varian LCGC dengan harga di bawah Rp 100 juta masih ada beberapa pilihan, sekarang hanya tersisa Daihatsu Ayla tipe terendah saja yang dijual Rp 94,05 juta.

Sisanya berada di kisaran Rp 130 jutaan bahkan untuk varian tertinggi sekalipun ada yang mencapai Rp 150 juta lebih. Padahal saat pertama kali dibuat mobil ditujukan untuk masyarakat kalangan tertentu yang sebelumnya tidak sanggup membeli mobil.

Dalam Permenperin No. 33/M-IND/PER/7/2013 tentang Pengembangan Produksi Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Energi dan Harga Terjangkau mengatur, harga LGCC sebelum pajak daerah, bea balik nama (BBN) dan pajak kendaraan bermotor (PKB) setinggi-tingginya Rp 95 juta.

Namun tertulis bahwa produsen LCGC dibolehkan menaikkan harga jual setiap tahun. Ada beberapa acuan dalam menyesuaikan harga LCGC yaitu indikator ekonomi yang dicerminkan dengan besaran inflasi, nilai tukar rupiah dan/atau harga bahan baku.

Sekalipun harganya mahal, mobil dalam kategori LCGC tidak sepi peminat. Varian tertinggi mobil LCGC dengan harga lebih dari Rp 150 juta pun bisa terjual sebanyak dua puluhan ribu sepanjang tahun 2018.

Daihatsu Sigra 1.2 R AT misalnya dijual dengan harga Rp 150,65 juta, ada juga Toyota Agya 1.2 A/T TRD yang menyentuh Rp 153,95 juta. Selain itu ada Toyota Calya 1.2 G A/T dengan harga Rp 153,1 juta dan terakhir Honda Brio Satya E CVT Rp 152,5 juta.

Kalau ditotal secara keseluruhan 23.281 unit mobil LCGC dengan harga di atas Rp 150 juta laris selama semester satu tahun 2018. Jumlahnya pun mengalahkan mobil MPV varian terendah yang hanya terjual 13.821 unit. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Terjadi kebakaran di sebuah lapak barang bekas di wilayah Cakung Jakarta Timur. 21 unit mobil pemadam kebakaran pun dikerahkan dalam peristiwa tersebut.

“Kebakaran cukup besar, saat ini kondisi masih dalam proses pemadaman. 21 unit pemadaman kita turunkan. Yang terbakar itu informasi terakhir yang kita dapat lapak-lapak Madura tempat barang bekas,” kata Petugas Command Center Damkar, Tri Kamis, 26 Juli 2018.

Tri menuturkan, hingga saat ini masih belum dapat diketahui penyebab dari kebakaran yang cukup besar tersebut. Juga belum dapat dipastikan adanya korban dari peristiwa tersebut.

“Korban masih 0-0 (belum ada). Penyebabnya juga belum ketahuan. Api sekarang masih nyala dan sedang dalam proses pemadaman,” ujarnya.

Pada informasi yang dilihat detikcom, lokasi kebakaran dekat dengan Pintu Tol Cakung Timur. Namun, Tri meluruskan, lokasi cukup jauh dan Tol Cakung Timur terpantau aman dari api.

“(Nggak dekat Tol Cakung Timur), jauh. Underpass lewat sedikit,” tutupnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq meresmikan mobil penguji kendaraan bermotor milik Dinas Perhubungan Kabupaten Karimun, Rabu, 25 Juli 2018.

Peresmian disejalankan dengan pemilihan Awak Kendaraan Umum Teladan (AKUT) Kabupaten Karimun tahun 2018, guna memberikan motivasi kepada para supir angkutan umum agar lebih tertib dalam menggunakan kendaraan.

“Mobil ini akan digunakan khusus untuk menguji kelayakan angkutan umum dengan menggunakan dua alat yang bisa di mobilisasikan hingga ke Kecamatan,” kata Rafiq dalam sambutannya.

Menurut Rafiq peluncuran mobil ini merupakan yang pertama di Kepri khususnya di Kabupaten Karimun. Untuk itu Ia berharap mobil penguji kendaraan ini dapat merubah dan memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Semoga ke depannya pelayanan angkutan di Karimun akan semakin baik,” ucap Rafiq.

Sementara kepada supir teladan, dapat memotivasi para supir yang lain agar menjadi orang-orang yang dapat mengangkut penumpang dengan baik, sehingga dapat berlalu lintas dengan baik.

“Apabila mobil-mobil angkutan dapat bekerja sama dengan baik dengan para pengguna jasa, ini akan semakin tertip dan menjadi angkutan teladan di Karimun,” jelas Rafiq

Sementara itu Kadis Perhubungan Kabupaten Karimun Fajar Horison menyebut, hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas supir angkutan umum di Karimun.

“Sebab kita ketahui selama ini para supir ini selalu bersikap sesuka mereka tanpa adanya pembinaan. Oleh karena itu kedepan akan kita laksanakan pelatihan bagi supir angkutan umum agar para supir di Karimun lebih tertib lagi dalam berkendara,” kata Fajar. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Medan – Yos Agus Lumbanbatu nekat membakar Kantor Mandiri Tunas Finance di Jalan Ringroad Pasar II Medan, Sumatera Utara pada Jumat, 20 Juli 2018.

Kapolsek Sunggal Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, pelaku telah menyiapkan tiga botol air mineral besar yang berisi minyak untuk melancarkan niatnya.

“Jadi dia meletakkan minyak di dadanya. Dia bawa tiga botor aqua besar berisi BBM. Satu dipegang di tangan dan dua berada di tas jinjing yang dipakai sandang di depan,” kata Yasir seperti dikutip dari TribunMedan.com.

Atas kejadian itu, korban juga menderita luka bakar 60 persen disebabkan oleh dua botol minyak yang berada di tas sandang yang dikenakannya di depan.

Pelaku dilaporkan nekat membakar kantor Mandiri Tunas Finance karena kecewa.

Mobil Daihatsu Grandmax milik pelaku yang kredit di leasing itu ditarik karena tidak membayar angsuran.

Apalagi angsuran tersebut hanya tinggal 5 bulan lagi akan lunas.

Pelaku telah ditangkap saat melarikan diri dengan cara menumpang mobil milik warga yang melintas.

Saat ini, Yasir mengungkapkan, pelaku sedang menjalani perawatan intensif di RS Adam Malik karena luka bakar yang dideritanya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Walaupun menjadi mobil terlaris se-Indonesia selama bertahun-tahun tak berarti Toyota Avanza terhindar dari komentar miring. Avanza disebut-sebut minim fitur tapi dibanderol dengan harga mahal. Ada juga yang menyebut Avanza tidak nyaman untuk ditumpangi.

Seperti yang baru-baru ini disampaikan Andika Maesa atau Andika ‘Kangen Band’. Ia mengaku kurang nyaman saat harus naik Avanza. Andika bahkan lebih memilih untuk naik sedan buruk sekalipun daripada naik mobil sejuta umat itu.

“Soalnya Avanza bantingannya ya, cepet muntah karena kan gue perjalanan kalau satu jam ke lokasi gue akan ikut tapi kalau lebih satu jam itu gue nggak akan kuat naik Avanza. Mendingan gue dikasih mobil buruk tapi sedan. Enak,” sambung Andika.

Menanggapi hal itu, Toyota pun tidak banyak bereaksi dan menganggap hal itu menjadi masukan dari konsumen.

“Setiap komentar itu berharga buat kami sebagai masukan dalam pengembangan produk-produk kami ke depannya dan terima kasih untuk pelanggan kami yang sudah memberikan masukan-masukan itu,” tutur Executive General Manager PT Toyota Astra Motor Fransiscus Soerjopranoto saat dihubungi detikOto, Selasa, 17 Juli 2018.

Banyaknya komentar miring soal Avanza tidak mempengaruhi penjualan mobil itu. Avanza bahkan pada bulan Juni berhasil menggeser posisi Xpander yang empat bulan sebelumnya menjadi mobil terlaris se-Indonesia.

Nah kalau Otolovers sendiri, setujukah dengan pernyataan Andika ‘Kangen Band’ soal Avanza? (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Solikhin (46) ditemukan meninggal di dalam mobil di parkiran Sekolah Islam At-Taqwa, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur. Diduga Solikhin meninggal akibat serangan jantung.

“Diduga mengalami serangan jantung,” kata Kapolsek Pulogadung Kompol Sukadi saat dimintai konfirmasi, Senin, 16 Juli 2018.

Sukadi mengatakan Solikhin bekerja sebagai sopir salah satu murid di sekolah tersebut. Jenazah Solikhin ditemukan sore tadi sekitar pukul 16.00 WIB oleh majikannya, Apriliani.

Sukadi menjelaskan awalnya Apriliani mengira Solikhin hanya tertidur di mobil. Namun, ketika hendak dibangunkan, Solikhin tidak kunjung bangun.

“Apriliani selanjutnya meminta tolong ke satpam sekolah untuk mengecek kondisi korban dan diketahui denyut nadinya sudah tidak ada atau meninggal dunia,” jelas Sukadi.

Polisi pun langsung membawa jenazah ke Rumah Sakit Persahabatan. Sukadi menambahkan, berdasarkan keterangan keluarga dan majikannya, Solikhin memang mempunyai riwayat penyakit jantung.

“Memang ada riwayat sakit jantung (berdasarkan) informasi dari keluarga. Dia itu sopir, setiap hari nganter anak majikannya ke sekolah itu,” imbuhnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kuala Lumpur -Seorang bayi yang baru lahir ditinggal di dalam kantong kertas yang tergantung di kaca spion mobil di Malaysia. Bayi itu ditemukan masih hidup, namun dalam kondisi kedinginan dan kelaparan.

Seperti dilansir kantor berita Bernama dan The Star, Kamis, 5 Juli 2018, tidak diketahui pasti siapa yang tega meninggalkan bayi itu.

Kantong kertas berisi bayi itu ditemukan tergantung di spion mobil yang diparkir di dekat apartemen di Ipoh, Malaysia.

Seorang pemuda berusia 20 tahun yang tinggal di apartemen itu, merupakan orang pertama yang menemukannya. Dia mengaku mendengar suara tangisan bayi pada Rabu, 4 Juli 2018 dini hari, sekitar pukul 12.30 waktu setempat.

Pemuda itu berusaha melacak asal suara tangisan itu dan mendapati sesosok bayi di dalam kantong kertas. Saat ditemukan, bayi berjenis kelamin perempuan itu masih memiliki tali pusar yang menempel. Bayi itu masih hidup tapi kelaparan dan kedinginan.

Dituturkan pejabat Kepolisian Ipoh, Mohd Ali Tamby, pemuda yang menemukan bayi itu sebenarnya sudah melihat keberadaan kantong kertas yang menggantung di kaca spion mobil sejak Selasa, 3 Juli 2018 malam sekitar pukul 20.30 waktu setempat. Namun dia tidak mencurigai apapun saat itu.

“Bayi perempuan itu dibawa ke Rumah Sakit Raja Permaisuri Bainun untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Mohd Ali dalam pernyataannya. “Bayi itu ditempatkan di Unit Perawatan Intensif Neonatal di rumah sakit tersebut dan kini dalam kondisi stabil,” imbuhnya. (***)

sumber: hariansib.co

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Sebuah mobil Honda Jazz warna silver nopol AB 1979 U diberondong tembakan oleh polisi di Sleman. Belum ada keterangan resmi dari polisi terkait peristiwa ini.

“Mobil Jazz dikejar oleh polisi dari depan Polda DIY sampai sini (Jalan Kebon Agung, Kasuran, Margomulyo, Seyegan, Sleman),” kata Wintolo Irianto (36), pengendara ojek online yang ikut dalam pengejaran, Selasa, 3 Juli 2018.

Wintolo mengaku sekitar pukul 12.30 WIB, dia dari mengantar konsumen akan pulang ke base camp di wilayah Babarsari, Depok, Sleman. Dia melintas dari barat ke arah timur melewati depan Mapolda DIY, Jalan Padjajaran Ringroad Utara, Sleman.

“Sampai depan Polda, saya dicegat seorang polisi dari Polda, dia bonceng dan bilang kejar mobil Jazz itu, ke arah timur,” jelasnya.

Sesampai di depan kampus UPN Veteran, mobil itu putar balik ke arah barat. Sesampai di simpang empat Condongcatur, roda belakang kiri mobil Jazz itu ditembak. Sejumlah polisi dan kendaraan polisi mencoba mencegatnya namun mobil Jazz itu tetap melaju.

“Sempat menabrak mobil dan motor di jalan, di tiap lampu merah coba dihentikan polisi dan tembakan peringatan tetap tidak berhenti,” terangnya.

Mobil Jazz itu akhirnya bisa dihentikan di depan SMP N 1 Seyegan, Jalan Kebon Agung Km 9.

“Dihentikan dicegat truk dan belakangannya mobil polisi. Ban belakang kiri juga lepas tinggal peleknya karena bannya ditembaki dari tadi.

Sampai lokasi ini polisi sempat negosiasi, pengemudi tidak mau turun. Tadi juga masih ditembaki arah bodi mobil, bukan arah pengemudinya. Tadi distreilkan lokasi, warga diminta menjauh, jadi saya tidak melihat persis kondisi sopirnya,” imbuhnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO,ID, Jakarta – Mobil dengan harga terjangkau masih menjadi incaran masyarakat Indonesia. Rata-rata mereka mengincar mobil dengan harga Rp 200 jutaan sesuai dengan daya belinya.

“Daya beli masyarakat Indonesia sekarang di kendaraan bermotor dengan harga 200 juta ke bawah,” ungkap Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo), Jongkie Sugiharto.

Di Indonesia sendiri, mobil dengan harga di bawah Rp 200 juta bisa ditemukan pada model Low Cost Green Car atau biasa kita sebut LCGC bukan mobil MPV. Mengambil contoh Toyota Calya yang dibanderol mulai Rp 135 juta, Daihatsu Sigra Rp 108,9 juta sementara Agya dijual Rp 133,4 juta dan masih banyak model lainnya dengan banderol harga di bawah Rp 200 jutaan.

Bicara soal jenis mobil, selera masyarakat Indonesia pun belum bergeser yakni berkapasitas 7 penumpang agar bisa memuat lebih banyak orang.

Namun kata Jongkie, MPV tak sepenuhnya lagi diminati karena mulai tergantikan oleh LCGC. Seperti diketahui, mobil LCGC juga ada yang berkapasitas 7 penumpang.

“Saya rasa (tren mobil 7 penumpang) masih berlanjut, namun mungkin ada pergeseran sedikit ke LCGC/ KBH2, walaupun 5 penumpang,” tutur Jongkie.

Untuk model mobil LCGC 7 penumpang yang ditawarkan di Indonesia sendiri ada dua yakni Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Keduanya pun cukup diminati. Misalnya saja Calya yang satu bulan setelah diluncurkan pada Agustus 2016 menggeser posisi sang kakak Toyota Avanza.

Selain murah, keunggulan lain untuk mobil segmen ini yaitu hemat bahan bakar dan sangat ramah lingkungan. Oleh karena itu, kendaraan ini juga dapat mengurangi polusi udara dari asap knalpot kendaraan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Mudik dengan mobil pribadi lewat jalur darat menjadi pilihan? Jangan lupa cuci muka ya jika selama perjalanan menyalakan AC.

Dr dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK, dari D&I Skin Centre Denpasar, mengatakan paparan AC selama berjam-jam saat perjalanan mudik tentunya akan memengaruhi.

Terpapar AC terlalu lama bisa menyebabkan kulit kering.

“Mau macet atau jalan, asalkan mobilnya tertutup lalu menyalakan AC berjam-jam, tentu bisa bikin kulit kering, apalagi bagi pemilik kulit sensitif,” ujar dr Darma saat dihubungi detikHealth.

AC dikatakan dr Darma mempercepat proses penguapan cairan yang ada di kulit. Itu sebabnya meski dingin menyejukkan, paparan AC bisa membuat kelembapan kulit berkurang dengan cepat.

Untuk itu, ia menyarankan agar jangan lupa cuci muka setelah berjam-jam terpapar AC. Rest stop atau tempat peristirahatan bisa dijadikan pilihan tempat untuk mencuci dan membasuh muka.

“Jadi setiap berhenti, jangan lupa cuci muka pakai air. Setelah itu wajib gunakan pelembap. Jadi cuci muka air masuk ke kulit, pelembap mencegahnya nggak mudah menguap ketika terpapar AC,” tuturnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Peti mati, adalah peti jenazah yang terpendam di dalam tanah, umumnya berbentuk persegi panjang.

Penggunaan peti mati untuk menguburkan jenazah biasanya digunakan sejumlah masyarakat dengan latar belakang budaya.

Namun sebuah penggunaan peti mati yang tak biasa terjadi di Tiongkok.

Pasalnya, alih-alih menggunakan sebuah peti pati yang terbuat dari kayu, seorang pria meminta menggunakan mobil.

Pria tersebut menggunakan mobil sebagai pengganti peti mati untuk menguburkan dirinya.

Dikutip Grid.ID dari South China Morning Post, seorang warga desa di Tiongkok Utara, dimakamkan di dalam mobilnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin, 28 Mei 2018.

Pemakaman tak biasa itu rupanya sesuai seperti yang diminta oleh pria tersebut dalam surat wasiatnya.

Pria bermagra Qi itu, rupanya sangat mencintai mobilnya.

Qi berasal dari kota Baoding di provinsi Hebei, Tiongkok.

Qi meminta untuk dikuburkan di dalam mobil Hyundai Sonata warna seilver miliknya ketika dia meninggal.

Dalam video yang diposting di Weibo media sosial serupa Twitter di Tiongkok), terlihat mobil itu tergantung dengan tali.

Mobil tersebut ditarik dengan excavator secara perlahan-lahan dan diturunkan ke dalam liang kuburan berukuran besar.

Penduduk desa menonton dengan penasaran.

Beberapa orang terlihat membantu untuk menstabilkan mobil saat ditempatkan ke dalam kuburan.

“Hal itu ada dalam surat wasiatnya, yang mengatakan bahwa mayat Qi tidak membutuhkan peti mati tetapi menggunakan mobilnya untuk menguburnya,” kata seorang warga desa.

“Dia menyukai mobil sejak dia muda,” ujar warga desa itu.

Sejumlah komentar netizenpun bermunculan terkait pemakaman tak biasa itu.

“Untungnya almarhum hanya mencintai mobil,” tulis salah seorang netizen.

“Saya suka pesawat, apa yang harus saya lakukan?” Kata netizen lain.

Adapula netizen yang bercanda, “Minta pemilik makam untuk membawa SIM, polisi banyak melakukan penertiban akhir-akhir ini”.(***)

sumber: grid.id