Ormas Islam Kerahkan Massa Bela Rohingya

NEWS

Jumat | 15 September 2017 | 18:33

Besok, Ormas Islam Kerahkan Massa Bela Rohingya

MEDIAKEPRI.CO.ID ,Jakarta – Berbagai organisasi masyarakat Islam siap mengerahkan massa dalam Aksi Bela Rohingya yang digelar Sabtu besok 16 september 2017 esok di Patung Kuda, Jakarta.

Aksi tersebut merupakan sinergisasi dukungan terhadap etnis muslim Rohingya yang melibatkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan beberapa ormas Islam.

Perwakilan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Suryana Padma menjelaskan, Aksi Bela Rohingya yang akan digelar merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia kepada sesama muslim. Dia berharap, aksi yang digelar juga akan mempererat hubungan antar sesama muslim di Indonesia.

“Mari kita tunjukkan pada dunia bahwa kita manusia yang memiliki kepedulian terhadap nasib saudara muslim di Rohingya. Aksi ini juga dapat menjadi momentum persatuan, perekat dan pengingat momen 212 kemarin. Karena dengan persatuan umat, pertolongan Allah akan turun,” terang Suryana dalam keterangannya, Jumat 15 September 2017

Dia juga berharap, aksi akan menjadi peringatan kepada pemerintah Myanmar bahwa masyarakat Indonesia secara serius menanggapi krisis kemanusiaan terhadap etnis Rohingya. Suryana meminta pemerintah semakin menekan otoritas Myanmar agar segera menghentikan kekerasan terhadap Rohingya.

Hal senada disampaikan Sri Vira Chandra dari Wanita Muslim Indonesia. Dia mengutuk keras kekerasan yang dilakukan militer Myanmar.

“Banyak korban anak dan perempuan pada kekerasan di Rohingya. Maka dari itu, saya mengimbau ormas muslimah untuk mengerahkan massa sebanyak-banyaknya pada aksi Sabtu nanti. Mari kita memberikan aksi yang nyata untuk membela kemanusiaan,” jelas Vira.

Selain PKS, ormas Islam yang turut berpartisipasi dalam Aksi Bela Rohingya antara lain Mathlaul Anwar, Ikadi, Cahaya Islam Mathlaul Anwar, AQL Peduli, Jamiat Kheir, Pemuda DDII, Al-Ittihadiyah, Pemuda PUI, Forsitma, Salimah, Wanita Islam, JPRMI, dan FPI. Aksi serupa juga telah digelar di berbagai daerah pekan lalu, seperti di Jawa Timur, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan NTB.

Sumber : Rmol.co