Pemandangan Kantor Kosong di Disparpora Hal Biasa

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Lingga sepi pegawai pada jam kerja. Pasalnya, kepala dinas berikan kebijakan kepada pegawai untuk memberi izin yang tidak masuk dengan alasan tugas kerja selama dua hari.

Kekosongan ini akibat dari izin dari Kadis Parpora, Idrus ini dibenarkan oleh Sekretaris Disparpora, Muhammad Bajari. Diakuinya, selaku sekretaris, hal seperti ini sangat membuat dirinya kecewa. Soalnya, untuk perizinan tersebut seharusnya melalui dirinya terlebih dulu.

“Secara prosedural memang melewati saya, tetapi yang ini meloncat saja. Setidaknya, sebagai sekretaris, saya bisa berikan masukan, apakah yang dilakukan tidak bertentangan dengan aturan,” tegasnya kepada sejumlah wartawan, yang dilangsir di marwahkepri.com, Senin, 11 September 2017.

Dijelaskkannya,bukti dari laporan hasil absensi, dimana hampir seluruh pegawai, bahkan Tenaga Harian Lepas (THL) melakukan dinas kerja. Ironisnya, dinas kerja dalam daerah (DD) tersebut hanya menghadiri undangan pernikahan salah satu staff Disparpora di Dabosingkep.

“Itu jelas secara aturan lebih dari 50 persen pegawai tidak dibenarkan meninggalkan kantor pada jam kerja, baik berkeperluan dinas atau izin cuti. Namun yang terjadi kali ini, Disparpora Lingga minim pelayanan. Karena justru sepinya kantor dari pegawai menghambat pelayan ke masyarakat yang berkeperluan,” ujarnya.

Pantauan lapangan, kondisi kantor Disparpora Lingga sepi pegawai. Beberapa bidang, pintunya rapi terkunci. Diketahui ada 12 orang pegawai dan PTT serta semua THL yang pergi undangan pernikahan.

Sementara yang benar-benar berkeperluan tugas dinas dan izin yakni Kadis yang dijadwalkan rapat di Dabosingkep. Kabid Pora berurusan Dinas Luar (DL), Kabid Promosi dengan urusan DL, Kabid Destinasi Cuti, Kasi Promosi Cuti dan staff yang menikah cuti selama 5 hari. Selain itu yang ada hadir berkerja di kantor saat itu yakni Kasi Pemuda dan Kasi Olahraga dan hanya beberapa yang lainnya.(ika)