Pemuda

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun menekankan pentingnya pembangunan karakter pemuda. Terutama pemahaman tentang keagamaan yang jika sejak dini terus dipupuk dengan baik dan benar maka bekal untuk berjalan menghadapi tantangan masa depan akan terasa mudah.

“Indonesia akan tangguh jika para pemudanya memiliki dasar dan pondasi yang tangguh yakni dasar iman dan takwa,” kata Nurdin saat menghadiri penutupan kirab santri dan lomba keterampilan agama (Lokerta) dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional di Pesantren Baitul Mukhlasin Lingga dan MDA Al-Furqan, Desa Musai, Kabupaten Lingga, Ahad, 28 Oktober 2018 petang.

Nurdin menambahkan bahwa, bukan tidak mungkin untuk menjadikan Kepri sebagai peradaban islami dan qurani, apalagi menurutnya jika terus dibina dan dikembangkan terutama membimbing anak-anak di jalan keagamaan.

“Jadi kita orang bicara agama jawabannya Kepri, jika bicara Al-Quran jawabannya Kepri, kita ingin Kepri punya keberkahan yang membanggakan itu,” tambah Nurdin.

Dengan terus tumbuhnya santri-santri muda tersebut, menurut Nurdin akan menjadi bekal berharga bagi daerah, keberkahan tadi akan terus mengalir ibarat air.

“Jika bangsa itu beriman dan bertaqwa, insyaAllah ibarat perumpamaan “sagu bisa menjadi emas” maka Allah akan berikan keberkahan yang tak terhingga yang tak terduga,” lanjut Nurdin lagi.

Nurdin juga meminta kepada para orang tua untuk tidak ragu memasukan anak-anak mereka belajar ke pesantren. Karena hal ini senada dengan tema “satukan hati, satu gerakan membangun generasi yang qurani, tangguh dan mandiri.”

“Jangan sedih melihat anak-anak kita susah di awal, biarlah mereka dari sekarang berjuang karna dimasa depan akan terasa manfaatnya, lebih sedih lagi jika mereka tidak dididik sejak dini, malah kita yang susah jika harus melihat mereka dimasa depan menjadi generasi yang buruk,” ujar Nurdin.

Pada kesempatan tersebut juga Nurdin melakukan peninjauan terhadap pesantren. Bersama Kadis Pendidikan M Dali yang hadir Nurdin memerintahkan untuk dapat membantu pengadaan tambahan kelas/ruangan bagi kegiatan belajar dan mengajar para santri.

“Diusahakan tamabahan tiga lokal baru untuk menambah ruangan bagi para santi,” pesan Nurdin.

Sebelumnya, Nurdin terlebih dulu berkunjung ke Pulau Panuba, Lingga. Di sana Nurdin bersilaturahmi bersama masyarakat dan juga untuk ikut menghadiri acara nikah masal yang diselenggarakan. Terdapat 4 pasangan yang hari itu resmi dinikahkan dan menjadi raja sehari.

“Kedatangan kita tentu menjadikan ladang pahala yang mana ikut mendoakan saudara kita yang sedang berbahagia hari ini, doa inilah yang menjadikan kita erat dalam lingkup bersosialisasi,” kata Nurdin.

Secara khsusus, Nurdin mengajak semua masyarakat untuk senantiasa menjaga keberadaan alam di Kepri. Dengan ciri Kepulauan bukan hal yang baru bagi Kepri yang kaya akan kewisataan laut dan pantai yang harus terus dijaga serta dikembangkan.

“Buat mata masyarakat luar tertuju ke kita yang memiliki potensi melimpah dibidang kelautan, karna ini adalah sumber kehidupan,” pesan Nurdin.

Sumber kehidupan tersebut dilanjutkan Nurdin tidak hanya memanfaatkan hasil tangkap laut yang mana peran nelayan sangat besar dalam mencukupi kebutuhan pangan. Namun jika laut dikelola dengan baik dan bener tentu manfaat lain juga dapat dirasakan.

“Wisatawan semakin banyak, biota laut terjaga dan menjadi daya tarik, serta muncul ide-ide kreatif yang dapat meningkatan pendapatan daerah,” lanjut Nurdin.

Kemanan juga menjadi hal yang penting dilakukan, menurut Nurdin bahwa dengan aman dan nyamanya daerah tentu akan semakin menegaskan keunggulan daerah tersebut.

“Kita punya cap daerah maritim, di laut justru kita jaya dan didarat kita tetap kuat, mari bersama jaga keberkahan yang telah Allah berikan bagi kita untuk Kepri semakin maju,” tambah Nurdin lagi.

Apalagi saat itu bertepatan dengan peringatan hari sumpah pemuda ke-90, Nurdin mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama saling bahu membahu mewujudkan suksesnya pembangunan dengan semangat dan jiwa sumpah pemuda.

“Dengan semangat sumpah pemuda mari kita bersama-sama satukan hati dan tekad untuk menjaga aset bangsa kita ini,” tutup Nurdin.

Sebelum meninggalkan lokasi acara Gubernur ikut berbaur dengan masyarakat dan ikut berjoget Dangkonh, Nurdin juga menyumbangkan suaranya dengan menyanyikan tembang lagu P Ramle untuk para pengantin.

Dalam kunjungan Nurdin ke Lingga turut hadir Anggota DPRD Provinsi Kepri Syarifah Elvizana, Wakil Bupati Lingga M Nizar, Kepala Dinas Pendidikan M Dali dan Kepala Biro Humprohub Nilwan. (***)

sumber: humaskepri.id

TANJUNG PINANG

Senin | 29 Oktober 2018 | 14:33

Korem 033/WP Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Korem 033/WP, Senin,29 Oktober 2018 Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, S. Sos memimpin pelaksanaan upacara peringati Hari Sumpah Pemuda ke-90 tahun 2018 dengan Tema, “Bangun Pemuda, Satukan Indonesia”.

Bertempat di lapangan upacara Makorem 033/WP. Upacara yang di ikuti Kasrem 033/WP Para Kasi, Kabalakrem, anggota Makorem, Kodim 0315/Bintan, KI A Yonif RK 136/TS serta PNS tersebut Danrem membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Bapak Imam Nahrawi yang dalam amantnya menyampaikan hari sumpah pemuda ke-90 tahun 2018 kali ini mengambil tema “Bangun Pemuda, Satukan Indonesia”.

Istimewa

Tema ini diambil atas dasar pentingnya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, kewirausahaan, kepeloporan dan kebangsaan berdasarkan pancasila dan undang-undang dasar negara Republik Indonesia tahun 1945 dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia.

Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari hoax, hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara.

Revolusi mental yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Ir. Joko widodo amatlah relevan dalam mewujudkan pemuda yang maju.

Ciri pemuda yang maju adalah pemuda berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing. Oleh karena itu revolusi mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju. Dengan mewujudkan pemuda yang maju berarti kita dapat menghasilkan bangsa yang hebat.

Pemuda-pemuda hebat Indonesia telah lahir dan mampu bekompetisi di kancah asia. Perhelatan asian games 2018, atlet-atlet muda indonesia berhasil bersaing dengan bangsa-bangsa asia, dan berhasil menduduki peringkat ke 4, serta di ajang asia para games 2018 para atlet kita berhasil menduduki peringkat ke 5.

Ini adalah sejarah baru kebangkitan olahraga Indonesia, serta harus dijadikan momentum untuk terus membangun optimisme pemuda indonesia dengan bekerja keras mewujudkan prestasi diberbagai bidangnya.

Tahun 2019 Bangsa Indonesia akan mengelar hajat besar pesta demokrasi untuk memilih dan menentukan pimpinan nasional dan daerah yaitu pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota legislatif baik DPR RI, DPD RI, DPRD TK. I DAN DPRD TK. II. untuk itu peran dan tanggung jawab pemuda dalam menyukseskan proses pemilihan umum nanti, amat sangat dibutuhkan. partisipasi aktif pemuda dalam pemilu 2019 perlu ditingkatkan untuk mewujudkan pemilu yang damai, kredibel dan berkualitas.

kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap Primordial Suku, Agama, Ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian Dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik. Wahai pemuda indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkan-lah ide-ide, tekad dan cita-cita, pengorbananmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia”.

Usai upacara Danrem juga memberikan jam pimpinan yang menekankan kepada seluruh anggota Korem agar tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan dalam mempertahankan NKRI, tetap jaga kebersamaan terus berdoa disaat menjalankan ibadah untuk ke amanan Bangsa. (Penrem033/WP).

LINGGA

Kamis | 25 Oktober 2018 | 11:30

Kiprah Pemuda Senayang yang Terjun ke Dunia Politik

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Masalah organisasi sudah tidak diragukan. Karena ia memiliki segudang pengalaman dibidang organisasi. Tercatat mulai aktif di organisasi  KNPI Lingga PK Kecamatan Senayang,  dilanjutkan menjadi pengurus DPD KNPI Lingga periode lalu. Dengan sepak terjangnya ini, pantas pemuda ini disematkan tokoh yang bermentalkan  leadership.

Dia adalah Agusriawan. Putra terbaik kelahiran Kecamatan Senayang, 2 Agustus 1972 lalu ini mengawali jejak  karir sebagai panitia pemilu Kecamatan (PPK) tahun 2004. Hingga menjadi ketua Komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten  Lingga  di tahun 2005. Selama jadi penyelenggara pemilihan umum, ia mengantarkan  pesta demokrasi pemilahan perdana presiden, yang saat itu  secara langsung dipilih oleh rakyat, dan pimpinan kepala Daerah perdana yakni H.Daria.

 Iwan sapaan akrab pemuda, pria yang dianugrahi dua buah hati ini, terus  eksis melanjutkan estafet kepemimpinan sebagai penyelenggara pemilihan hingga tahun 2018. dan  mengantarkan Bupati Lingga  H.Alias Wello sekarang.

Selama menjalankan tiga periode menjabat Ketua KPU Lingga, banyak sumbangan pemikiran yang diberikan beliau  terhadap Kabupaten Lingga dan memiliki segudang prestasi diantaranya, mendapatkan penghargaan terbaik dari  Komisi Informasi Publik ( KIP) dalam keterbukaan informasi publik se Kepulauan Riau (Kepri),  pengolahan data pemilih untuk pemilu  terbaik  se Provinsi Kepri.

” Berbekal dari pengalaman organisasi yang dimiliki, ingin berbuat lebih banyak memberikan kontribusi untuk daerah terkhusus Kecamatan Senayang, ” ujarnya kepada mediakepri.co.id, Selasa 9 Oktober 2018.

Lebih jauh katanya, saat ini banyak yang belum bisa dirasakan masyarakat Senayang, terutama dalam perspektif pembangunan.

Diketahui, Iwan akan mencalonkan menjadi anggota DPRD DAPIL 2 Kecamatan Senayang pada tahun 2019 mendatang

Selain itu, sebagai putra berdarah Melayu, kontribusi di bidang budaya telah ditunjukkannya, saat ini dirinya menjadi pengurus di Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Lingga bidang organisasi. (bran)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pati – Kasdim Pati lepas Lomba Gerak Jalan Santai 28 K Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 daalam rangka Sumpah Pemuda di Stadion Joyo Kusumo Pati Kamis, 4 Oktober 2018.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu melahirkan pemuda pemudi hebat yang cinta akan negerinya.

Istimewa

Di temui tim pendim dilokasi Kasdim Pati Mayor. Inf. Much. Solikin. S.Ag mengatakan semoga kegiatan gerak jalan yang dilaksanakan pagi ini dapat menjadi simbol semangat kebersamaan dalam meneruskan perjuangan bangsa. “Melalui lomba ini diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat kebersamaan dan persatuan, menjaga kerukunan dan kekompakkan serta dapat berpikir secara positif dalam menghadapi berbagai permasalahan yang ada sehingga terciptanya kedamaian,” ujarnya.

Istimewa

Lebih lanjut menegaskan “Kita semua masih harus terus berjuang, namun bukan lagi mengangkat senjata tetapi berjuang membangun jiwa bangsa, membangun jiwa yang merdeka melalui perubahan cara pandang, pikiran, sikap dan prilaku agar berorientasi pada kemajuan dan kesejahteraan yang berkeadilan sehingga kita menjadi bangsa yang besar mampu berkompetensi dengan bangsa-bangsa lain di dunia,”tegasnya. (narto pendim Pati)

BATAM

Jumat | 28 September 2018 | 21:12

Soerya Tokoh Inspirator Pemuda Nasional 2018

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kiprah dan perjuangan Tokoh Senteral Masyarakat Kepri, DR Soerya Respationo SH MH dalam membangun partisipasi pemuda di Kepri mencuri perhatian DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Mantan aktifis mahasiswa Universitas Gajah Mada ini pun dianugerahi sebagai Tokoh Inspirator Pemuda Indonesia dalam KNPI Awards 2018, Jumat, 28 September 2018.

Ketua DPD PDIP Kepri ini sejajar dengan Gubernur Papua, Lukas Enembe, Gubernur Kalimantan Selatan Isran Noor dalam penganugerahan tersebut.

‌Ketua Penyeleksi KNPI AWARDS, Natalis Situmorang menyatakan pemilihan tokoh ini atas dasar aspirasi DPD KNPI di berbagai daerah.

Tokoh yang memilki reputasi dan perhatian terhadap pemuda dijaring. Selanjutnya tim mengevaluasi kiprah dan kelayakannya untuk diberi anugerah, ‌Jadi proses KNPI AWARDS ini ada beberapa tahap.

Pertama 20 Agustus-20 September sebagai tahap menjaring aspirasi, Kemudian tanggal 20-23 September nama-nama itu disosialisasikan ke pengurus DPP dan Tim KNPI AWARD, Selanjutnya 24 September 2018 diputuskan. Maka pada hari ini diumumkan,” ujarnya.

Natalis menegaskan, terpilihnya Soerya karena dianggap sebagai tokoh yang dari mahasiswa sudah menjadi aktifis GMNI. Selanjutnya pemuda dan pergerakan selalu hadir dalam denyut nadinya (Soerya) sampai sekarang.

Perjalanan ini tentu jadi inspirasi kami KNPI. Soerya tidak pernah lepas dalam kegiatan organisasi baik nasional maupun internasional. Satu hal yang menjadi catatan penting beliau senantiasa selalu mencurahkan perhatian dan menyisihkan waktunya untuk pemuda dan KNPI, ” katanya.

Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Rifai Darus menyampaikan selamat kepada Soerya. Dia berharap Soerya bisa menginspirasi pemuda Kepri. Selanjutnya lahir tokoh tokoh pemuda sekaliber beliau.

Ketua DPD KNPI KEPRI, Banjar Ahmad terharu dan bangga atas anugerah yang diberikan kepada Soerya. Katanya, pemuda Kepri patut meneladani kiprahnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pemuda Batam FC kembali membuka peluang untuk menembus Liga Profesional Futsal 2019, setelah memastikan diri mewakili Provinsi Kepulauan Riau di babak regional 34 besar nasional.

Di pertandingan final, Pemuda Batam FC sukses menaklukkan Club Futsal terbaik Kepri dengan hasil pertandingan tak pernah kalah di setiap pertandingan nya.

Menghadapi tim debutan, Pemuda Batam FC yang berstatus baru di LFN Regional Kepri dengan peringkat ke tiga tahun 2017 dan sebagai juara LFK Batam tahun 2017 mampu naik peringkat sehingga tampil dominan dan terus menekan pertahanan club-club futsal di Kepri.

Bahkan tim asuhan Coach Muhammad Dudi Sudiadi atau yang akrab di sapa MDS itu sudah mampu unggul melalui kapten tim Samsul Alam bersama sahabatnya didalam lapangan.

Selalu tak terkalahkan di setiap pertandingan dengan perolehan poin tertinggi tidak membuat Pemuda Batam FC sombong dan akan selalu rendah hati dan kosinsisten untuk tetap berjuang mencapai tujuan yaitu tiket ke Liga Futsal Nusantara Regional Kepri itu.

Memasuki pertandingan terkahir tadi malam, Pemuda Batam FC yang juga Juara 1 Liga Futsal Kota Batam tahun 2017 itu bahkan mampu memberikan hasil yang memuaskan dengan perolehan poin tertinggi di Liga Futsal Nusantara Regional Kepri malam tadi.

Hasil tersebut memastikan langkah Pemuda Batam FC untuk kembali mengharumkan nama Kota Batam dan mewakili Provinsi Kepulauan Riau ke babak regional 34 besar nasional yang akan dilaksanakan di Kota Lampung, di bulan November 2018 mendatang.

Keluar sebagai Juara 1 di LFN Regional Kepri adalah pencapaian yang cukup spesial karena ini adalah kali pertama perwakilan Kota Batam itu tampil di LFN Regional Kepri tahun ini.

Menanggapi keberhasilan tim Pemuda Batam FC yang sangat memuaskan sekaligus meningkatknya gelar juara yang mana di LFN Kota Batam tahun 2017 meraih gelar juara 1 lalu dan sekarang menjadi juara lagi di LFN Regional Kepri tahun 2018 ini, Pelatih Pemuda Batam FC, Coach Dudi, salah satu nama panggilannya, mengaku bangga atas perjuangan para pemainnya.

Namun demikian, ia mengingatkan perjuangan belum berakhir, masih ada babak regional 34 besar nasional. Dan untuk bisa mencapai target lolos ke Liga Profesional Futsal Indonesia 2018, mereka harus benar-benar maksimal di babak 34 nanti.

“Kami akan terus memaksimal persiapan jelang berlaga di Kota Lampung babak regional 34 besar nasional, dimana kami ditunjuk sebagai perwakilan Provinsi Kepulauan Riau kata Coach MDS. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Tim Pemuda Batam Fc Putra sukses menjadi pemimpin grup setelah menaklukkan Black Eagle Fc 7-3 dan PLN Fc 4-2 pada Liga Futsal Nusantara 2018. Pertandingan tersebut berlangsung di lapangan Citra Mas Sport Hill, Kabil, Sabtu, 1 September 2018 malam waktu setempat.

Kabar membanggakan ini datang dari dunia futsal Batam. Salah satu klub futsal di Batam, Pemuda Batam Fc berhasil mengharumkan nama Batam dengan menembus poin tertinggi di klasemen dan menjadikan Pemuda Batam Futsal Klub ini terbaik di Kepulauan Riau tahun ini.

Berdasarkan hasil rilis terbaru dari Asosiasi Futsal Provinsi AFP, Pemuda Batam Fc berhasil menduduki peringkat teratas di klasemen futsal di Kepulauan Riau.

Hasil ini tentunya sangat membanggakan bagi publik pecinta Futsal di kota Batam. Sebab, tim futsal Pemuda Batam ini akan semakin diperhitungkan oleh Kota-kota lain karena memiliki kualitas yang terus meningkat.

Diperingkat saat ini, Pemuda Batam Fc berhasil mengalahkan beberapa tim kuat di Kepri. Salah satunya adalah tim futsal kuat PLN Fc, PBFC.B. Selain itu, tim asuhan Muhamad Dudi Sudiadi tersebut berhasil mengalahkan tim Asuhan Hany Candra, BLACK EAGLE FC dengan Skor 7-3.

Hasil pertandingan:

– 30 Agustus : PEMUDA BATAM FC vs PLN FC 4-2
– 30 Agustus : PEMUDA BATAM FC vs BLACK EAGLE FC 7-3

Jadwal pertandingan berikutnya :

– 3 September : PEMUDA BATAM FC vs ANUGERAH FC
– 4 September : PEMUDA BATAM FC vs CITRA MAS SPORT FC
(ant/lul)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan, dengan hidup sehat dan jauh dari narkoba para generasi muda dapat menghasilkan prestasi yang gemilang saat ini dan di masa depan.

Kemajuan daerah akan meningkat jika semua elemen bersama-sama ikut andil dalam pembangunan terutama para generasi muda.

“Dalam tubuh yang sehat terdapat otak yang sempurna yang dapat digunakan untuk memajukan daerah,” ujar Nurdin saat acara Deklarasi Pelajar dan Pemuda Hidup Sehat Tanpa Narkoba pada Car Free Day dan Senam Sehat di Dataran Engku Putri, Batam, Ahad, 26 Agustus 2018 pagi.

Nurdin menekankan agar deklarasi ini jangan hanya ucapan namun harus terus diimplementasikam dalam kehidupan.

Pada kesempatan tersebut, Nurdin juga meminta seluruh masyarakat Kepri untuk bersama-sama mendoakan saudara setanah yang tertimpa musibah bencana alam gempa bumi di Lombok.

“Luka mereka luka kita juga, semoga saudara-saudara kita disana di beri kekuatan untuk bangkit dan ketabahan oleh Allah SWT,” ucap Nurdin.

Terakhir, Nurdin mengajak para pemuda dan pelajar yang hadir untuk ikut menyerukan semangat anti narkoba. Hal ini agar menjadi lecutan diri untuk menjauhi benda haram tersebut.

“Narkoba No, Prestasi Yes, Kepri Jaya,” teriak Nurdin diikuti oleh para pemuda dan pelajar.

Pembacaan naskah deklarasi sendiri dipimpin langsung oleh Kaesang Pangarep yang merupakan pengusaha muda sekaligus putra bungsu Presiden RI Joko Widodo yang hadir dalam acara itu.

Pembacaan deklarasi sendiri didampingi oleh Gubernur Nurdin Basirun, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Kepala BNN Kepri Brigjen Pol Richard Nainggolan, Wali Kota Batam Muhammad Rudi juga Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto lalu diikuti oleh para pemuda dan pelajar serta tamu undangan lainnya.

Adapun lima butir isi naskah deklarasi yang dibacakan antara lain: 1. Kami menolak secara tegas penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Kepri; 2. Kami bertekad untuk turut mendukung program pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kepri; 3. Kami mendukung dan mendorong lembaga atau instansi penegak hukum terkait guna menindak dan memberantas seluruh peredaran gelap narkoba di Kepri; 4. Kami siap menjadi relawan anti narkoba bagi sekolah, keluarga dan masyarakat demi terwujudnya lingkungan yang bebas dari narkoba; 5. Kami pelajar, pemuda dan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau akan meraih masa depan gemilang tanpa narkoba.(***)

sumber: humaskepri.id

BATAM

Minggu | 26 Agustus 2018 | 20:30

Ini Target DMS Sebagai Pelatih Pemuda Batam FC

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam –  Ketua Umum Pemuda Batam, Indra akan mengontrak Dudi Muhamad Sudiadi (DMS) sebagai pelatih Tim Pemuda Batam Futsal Club.

Dikontraknya DMS yang berlisensi AFC dari Malaysia ini, dalam rangka persiapan Tournament liga futsal tingkat Kota Batam tahun ini. DMS nantinya akan menjadi Kepala Pelatih untuk tim pemuda Batam Futsal Club putra dan putri.

” Nanti difokuskan untuk persiapan Liga Futsal Kota Batam Putra dan Putri, yang akan menjalani kejuaraan Liga Futsal Putra dan Putri AFD Batam 2018 yang digelar di Lapangan Sport Hill Taras Mall, Batam, pada 28 Agustus 2018,”jelas Indra, Minggu, 26 Agustus 2018.

Coach DMS rencananya akan bergerak ke semua Kecamatan untuk memimpin seleksi pemain seluruh Pemuda Batam yang memiliki Potensi di bidang futsal sekaligus pemusatan latihan Tim inti  Pemuda Batam FC Putri.

Kejuaraan Liga Futsal Kota Batam Putra dan Putri ini AFD 2018 akan menjadi turnamen Kedua yang diikuti Tim PBFC ini di bawah asuhan pelatih asal Jawa Barat itu.

Kejuaraan tersebut akan diikuti 2 tim Putra dan 1 Putri, Tim Pemuda Batam Fc Futsal Putra dan putri akan menjalani debut dalam turnamen Liga Futsal Kota Batam yang kedua kalinya digelar pada 2017 itu.

“Khusus untuk turnamen Agustus ini, waktu sudah mepet. Jadi saya akan prioritaskan pemain berpengalaman dulu. Namun, saat pemusatan latihan, saya akan melihat semua pemain di semua Kecamatan yang ada di kota Batam, mana yang bisa menyerap apa yang saya instruksikan,” ujar Coach DMS.

Setelah membimbing Tim Pemuda Batam Futsal Club putri di kejuaraan tersebut, Coach DMS akan mempersiapkan juga Tim Pemuda Batam Fc putra untuk berlaga di Kejuaraan Futsal Nusantara 2018 ini.

Tim Pemuda Batam Futsal Club ini optimis menang di Liga Kota Tahun ini, target realistis yang disiapkan Coach DMS untuk Liga itu adalah menembus Juara bertahan.

Selain turnamen Liga Futsal Kota Batam tersebut, Coach DMS juga masih harus mempersiapkan Tim PBFC Putra dan Putri untuk mengikuti Kualifikasi Kejuaraan Futsal Nusantara dan Turnamen besar tahun ini yang digulirkan 2019 mendatang. Namun, untuk pelaksanaan turnamen Liga Nusantara 2018 tersebut hingga saat ini masih belum bisa dikonfirmasi kapan di gelar.

Sementara tugas terakhir pada tahun ini yang harus dijalani coach adalah mempersiapkan Tim inti Pemuda Batam Fc putra U-23 yang akan menjalani Kualifikasi Kejuaraan Liga Futsal Nusantara tahun 2018 ini. Sama seperti kualifikasi kejuaraan futsal putri, turnamen kualifikasi ini juga masih belum dikonfirmasi lokasi lapangan untuk pelaksanaannya.(eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan Gerakan Pramuka harus tetap konsisten dan fokus mendidik karakter muda bersatu menjaga persatuan bangsa dan keutuhan NKRI.

Gerakan ini terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas manusia dengan membekali pendidikan karakter dan komptensi iptek berbasis kecakapan yang kelak menjadi skil kaum muda.

“Pembangunan karakter bangsa menjadi fokus kita bersama. Berkepribadian luhur, berwatak, handal dalam berfikir dan bertindak, memiliki jiwa bela negara dan terampil dalam berbagai kecakapan sebagai bekal hidup kelak,” ujar Nurdin dalam amanatnya saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Pramuka ke-57 Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa, 14 Agustus 2018.

Nurdin melanjutkan bahwa Indonesia nanti di Tahun 2030 akan mendapatkan bonus demografi. Saat itu jumlah penduduk produktif akan besar ini menjadikan kekuatan berdaya saing.

“Maka harus kita persiapkan sejak dini para generasi penerus dan melalui Pramuka inilah kita bentuk mereka,” lanjut Nurdin yang juga merupakan Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Kepri tersebut.

Nurdin menambahkan bahwa pendidikan kepramukaan yang mendasarkan pada satya dan darma pramuka harus benar-benar tertanam dalam hati tiap insan pramuka sebagai pedoman bersikap dan berperilaku.

“Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan karakter kaum muda dan calon pemimpin masa depan bangsa harus lebih berperan dalam mendidik generasi milineal dewasa ini,” tambah Nurdin lagi.

Eksistensi pramuka yang sudah lama ada harus dipahami filosofi dan nilai kepramukaan yang didapat dari kebudayaan Indonesia itu sendiri
Berfungsi untuk membina dan memantapkan karakter kaum muda. Pramuka yang telah memberikan kontribusi nyata, mencetak calon pemimpin bangsa, hingga kini semangat itu tidak pernah dan tidak boleh pudar.

Untuk itu kepada orang tua Nurdin juga berpesan untuk tidak ragu memberikan kesempatan kepada putra-putri untuk ikut kegiatan kepramukaan.

“Pembangunan SDM harus sejalan dengan, pembangunan fisik karna kunci keberhasilan pembangunan terletak dari SDM yang berkualitas,” kata Nurdin.
Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada sebanyak 81 orang yang menerima lencana, antara lain Lencana Melati, Lencana Dharma Bhakti, Lencana Karya Bhakti, Lencana Pancawarsa, Lencana Garuda Penegak dan Lencana Garuda Penggalang serta Lencana Garuda Siaga.

Kepada para penerima penghargaan Nurdin mengucapkan selamat atas apa yang telah diraih saat ini dan jadikan hal tersebut motivasi kedepan dalam memberikan kontribusi yang lebih maksimal untuk pramuka.

“Terus berikan sumbangsih yang membanggakan bagi gerakan pramuka,” tutup Nurdin.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur H Isdianto, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kepri Husnizar Hood, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, Pj. Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Ahmad, Penasehat TP-PKK Provinsi Kepri Hj Noor Lizah Nurdin Basirun, Ketua BKOW Provinsi Kepri Hj Rosemary Isdianto, Ketua DWP Provinsi Kepri Hj Rismarini Arif Fadillah, Mantan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, Perwakilan FKPD, Kepala OPD, tamu undangan beserta barisan pramuka dari perwakilan Sekolah se-Kepri. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Ketua Umum Pemuda Batam Indra mengatakan bahwa seluruh Pemuda Batam mendukung ketua umumnya untuk terjun ke dunia politik. Meski demikian, sahabatnya di pemuda Batam sempat menitipkan sebuah pesan kepada Indra.

“Mereka cuma titipkan pesan yaitu gayanya tetap anak muda ya dan selalu blusukan untuk mebantu rakyat,” kata Imron Iskandar Sekjend Pemuda Batam di Kantor DPC Partai Hanura Rakyat (HANURA), Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Kamis, 12 Juli 2018.

Memegang pesan dari para sahabatnya itu, Indra akhirnya memilih Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) sebagai kendaraan Politiknya di 2019 ini.

“Makanya sampai hari ini saya selalu turun kemasyarakat khususnya anak muda dan selalu mengadakan program-program yang bermanfaat untuk mereka. Tetap yang saya bawa (kesan) anak muda dengan gaya apapun yang mau menyuarakan dan mencoba melakukan sebuah hal agar Indonesia khususnya Kota Batam lebih baik lagi,” kata dia.

Sebelum benar-benar terjun menjadi caleg, Indra yang juga akrab disapa Daeng Indra meminta doa serta dukungan terlebih dahulu dari seluruh keluarganya dan seluruh Pemuda Batam. (bayu)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Danrem 033/WP Brigadir Jenderal TNI Gabriel Lema, S. Sos. memberikan pembekalan tentang wawasan kebangsaan kepada segenap siswa-siswi se-Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan bertempat di Gua Maria Telok Dalam Trikora, Minggu, 8 Juli 2018.

Dalam pembekalan tersebut, Danrem 033/Wira Pratama menyampaikan tentang sikap dan peran pemuda katolik, sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki semangat kebangsaan, jiwa nasionalisme yang baik serta memiliki karakter pancasila pada dirinya masing-masing siswa, sekolah yang rajin, belajar dengan giat. Dengan demikian dapat mencapai cita-cita yang diinginkan dan menjadi pemimpin dimasa depan.

Disamping itu, Danrem 033/Wira Pratama juga menyampaikan kepada seluruh pemuda Katolik jangan menjadi komoditi atau penonton.

Dalam acara tersebut juga di hadiri Kasiter Korem 033/Wira Pratama serta guru-guru para siswa Se-Kota Tanjungpinang dan Bintan. (penrem 033/WP)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Seorang anak yang masih di bawah umur mengalami pelecehan seksual dari sepupunya sendiri.

Korban, BG, yang masih berusia 15 tahun, melaporkan tindakan sepupunya, ML (25), ke Polresta Palembang bersama orangtuanya.

Keduanya merupakan warga Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan.

ML mengaku perbuatannya itu telah ia lakukan beruang kali.

Pelaku bahkan mengaku hanya bercanda melakukan hal tersebut.

“Cuma bercanda, memang sering saya begitu. Tapi dia tidak pernah marah, saya sudah minta maaf,” kata ML.

Tak tahan lagi dengan perlakuan ML, akhirnya korban menceritakan perbuatan sepupunya tersebut kepada orangtuanya.

“Dia tinggal di rumah kami, sudah dianggap seperti kakak saya sendiri. Tapi tingkah lakunya seperti itu. Sudah sering dia melecehkan saya, tapi tidak saya ceritakan karena takut, malu. Tapi kali ini saya sudah tidak tahan lagi,” kata korban saat di Polresta Palembang, Kamis, 5 Juli 2018.

Kasubag Humas Polresta Palembang AKP Andi Haryadi mengatakan jika pelaku saat ini telah diamankan untuk diproses hukum.

“Sekarang pelaku masih diperiksa, jika terbukti bisa dikenakan UU Perlindungan Anak karena korban masih di bawah umur,” ujar Andi. (***)

sumber: kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Riau – M Jahris (44) tewas di tangan temannya gara-gara persoalan jemuran.

Pelaku, PR (23), merasa sakit hati dengan korban karena memindahkan jemurannya.

Insiden ini terjadi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Lintas Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau pada Sabtu, 30 Juni 2018.

Meski sempat kabur, pelaku ditangkap satu jam setelah kejadian.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Sunarto mengatakan, peristiwa ini berawal saat korban baru saja mencuci pakaian.

Ketika hendak menjemur pakaian, korban melihat di jemuran ada pakaian lain.

Korban lalu menanyakan hal itu pada pelaku.

Karena pelaku tak menjawab, korban lalu menggeser pakaian di jemuran dan menjemur pakaiannya.

Setelah menjemur pakaian, korban mengambil air minum lalu melihat pelaku marah-marah.

ES, seorang saksi yang ada di dalam rumah, melihat kejadian itu.

ES berusaha melerai keduanya, tetapi pelaku tiba-tiba mengambil pisau dan menusuk korban.

Pelaku kemudian melarikan diri, sementara korban meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas kepolisian mengejar pelaku yang hendak berangkat ke Palembang. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.COID, Lamongan – Pengadilan Negeri (PN) lamongan memvonis Trisna Handyarto (19), warga Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Lamongan pembobol Website Bareskrim Polri, 1,4 tahun penjara.

Pemuda lulusan SD itu tak hanya divonis penjara, tapi juga didenda Rp 100 juta, subsider hukuman satu bulan penjara.

Vonis yang dijatuhkan Hakim Ketua Nova Flory Bunda ini lebih ringan 8 bulan dari tuntutan JPU Yuistiono selama 2 tahun penjara.

Trisna Handyarto terbukti bersalah berhasil menjebol sistem pengamanan atau sistem elektronik domain Bareskrim Polri.

“Kami tengah berunding dan memastikan tidak mengajukan banding atas vonis pada klien kami,” kata Atip dan Aris Arianto, penasihat terpidana dari LABH Al Banna pada Posbakum Senin, 2 Juli 2018.

Itu berarti terdakwa akan menjalani hukuman penjara sesuai dengan vonis yang dijatuhkan PN.

Tim penasehat tidak bisa lagi melakukan upaya banding karena dengan segala pertimbangannya terdakwa menerima putusan itu. Dan proses hukum telah dilalui.

Dalam proses persidangan seperti terungkap dalam tuntutan JPU, pada kurun Desember 2017, terdakwa dengan sengaja atau melawan hak telah mengakses komputer, sistem elektronik milik pemerintah, yang digunakan layanan publik dengan cara menerobos atau menjebol sistem pengamanan milik Bareskrim.

Kemampuan Trisna ini bermula dari perkenalannya dengan seorang berinisial H yang mengaku berjualan beberapa akses backdoor website melalui Facebook.

Dengan hanya membayar Rp 30 ribu kepada H, Trisna mulai menjajal “kemampuannya” setelah mendapat domain Polri.

Ternyata ia menyalahgunakannya, dan saat memasukkan script di database otomatis menjadi hacker website Bareskrim Polri.

Akibatnya, saat personil bareskrim hendak mengakses website itu menemui kesulitan dan begitu tampilan pertama, selalu muncul gambar yang sudah diedit terdakwa.

Ujungnya pada 4 Januari 2018, ketika salah satu anggota bareskrim hendak mengisikan data-data personil bareskrim, ternyata website tidak dapat diakses dan muncul tampilan HACKED BY MR.B14CKR053.

Kelakuan terdakwa menghambat pekerjaan Polri dan dapat terjadi pencurian data personil yang nantinya disalahgunakan.

Terdakwa dijerat pasal 48 ayat (1) jo pasal 32 ayat (1) jo pasal 52 ayat (2) UU RI nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Terdakwa juga dijerat pasal berlapis, termasuk pasal 50 jo pasal 22 UU RI nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi.

Kini Trisna harus menanggung akibatnya dan menjalani hari-harinya di balik jeruji besi Lapas Kelas II B Lamongan. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bojonegoro – Seorang gadis menjadi korban kebejatan temannya sendiri. Korban yang masih berusia 18 tahun diperkosa Gilang (23), warga Kecamatan Bojonegoro Kota.

Saat itu korban, pelaku dan satu temannya nongkrong bertiga di salah satu warung kopi Jalan Veteran Bojonegoro. Korban sudah berkali-kali meminta pulang, namun pelaku menolak dengan beribu alasan.

Pelaku pun akhirnya menyerah dan mengantar korban pulang. Namun, korban hanya diajak putar-putar Kota Bojonegoro. Dan saat menemukan tempat sepi, korban diperkosa di semak-semak tepi Sungai Bengawan Solo Kelurahan Banjarejo.

Korban diancam dibunuh jika menolak ajakan pelaku dan tidak akan melaporkan kejadian ini kepada siapapun. Namun korban yang merasa kesakitan melaporkan kondisinya ke orangtuanya. Karena tidak terima, bapak korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Bojonegoro Kota.

Petugas akhirnya berhasil menangkap pelaku dan melakukan penyidikan.

“Jadi korban ini sebelum diantar pulang, diajak naik motor muter kota, baru dipaksa dan diancam. TKP-nya di semak-semak di tepi Sungai Bengawan Solo Kelurahan Banjarejo,” KATA Kapolres Bojonegoro, AKBP Ary Fadli, Selasa, 5 Juni 2018.

Di hadapan penyidik, pelaku membenarkan memperkosa korban yang tak lain temannya sendiri.

“Saat itu korban bersikeras minta diantar pulang, namun pelaku GL selalu alasan tidak jelas,” tambah kapolres.

Atas perbuatannya, pelaku melanggar pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan. Barangsiapa dengan kekerasan atau dengan ancaman kekerasan memaksa seorang wanita yang bukan istrinya bersetubuh dengan dia, diancam karena melakukan perkosaan dengan pidana penjara paling lama 12 tahun. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Martapura – Seorang pemuda membunuh ayah kandungnya dan aniaya kakeknya dengan sebilah pahat pada Kamis, 31 Mei 2018 sore.

M Rifa’i (23) warga Desa Melayu Tengah, Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar lakukan aksi keji tersebut lantaran ingin meminjam motor sang kakek namun tak diijinkan.

Ayah pelaku Hamdani (40) tewas alami luka tusuk di dada sebelah kanan, sedangkan kakeknya Zaki (65) menderita luka tusukan di bagian dada sebelah kanan namun selamat.

Tindakan keji pelaku bermula ketika pelaku marah tak dipinjami sepeda motor oleh kakeknya.

Terjadi perkelahian antara pelaku dengan sang kakek, saling rebut kunci motor.

Kemudian pelaku mengambil pahat di dapur, sang ayah datang memukul tangan pelaku dengan kayu bermaksud agar pahatnya terlepas.

Nahas, pelaku malah mengarahkan pahat ke ayahnya dan tertusuk di dada kanan, ayahnya terkapar bersimbah darah.

Tak hanya itu, pelaku juga menusukkan alat pahat tersebut ke dada kanan kakeknya.

Hamdani (40) dan Zaki (65) kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Ratu Zalecha Martapura, namun malang nyawa ayahnya tak dapat tertolong.

Kapolsek Martapura Timur IPDA Suradi membenarkan kejadian tersebut.

Pihaknya telah menahan satu pelaku penusukan dan saat ini tengah dilakukan penyelidikan.

Namun pihak Polsek sempat kesulitan meminta keterangan pada pelaku karena menunjukkan tanda-tanda gangguan jiwa.

Kepolisian akan membawa pelaku ke RS Sambung Lihum untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku.

“Perilaku pelaku ini seperti mengalami gangguan jiwa, selanjutnya kita akan bawa ke RS Sambung Lihum untuk memastikan kondisi kejiwaan pelaku,” ujarnya. (***)

sumber: tribunnews.com