Perampokan

MEDIAKEPRI.CO.ID – Masih jelas dalam ingatan bagaimana perampokan sadis rumah mewah kawasan Pulomas, Jakarta, yang terjadi pada Desember 2016 silam.

Bukan hanya perampokan, enam korban juga tewas dalam tragedi mengerikan ini.

Apalagi korban adalah keluarga karena berada pada satu rumah bersama.

Namun sayang sebuah program malah memanfaatkan kejadian ini sbeagai ajang uji nyali.

Acara yang dibawakan Barbie Kumala Sari ini menggunakan rumah perampokan di Pulomas.

Istimewa

Ia bahkan mengunggah fotonya ketika melakukan aksi ini, tiga hari yang lalu 16 maret 2018

Ia bahkan menuliskan caption jika memang akan melihat dan merasakan apa yang terjadi pada rumah yang menyebabkan satu keluarga meninggal.

“Tantangan di malam jumat @intensindigo buat melihat dan merasakan apa yg terjadi di rmh almarhum pak Dodi korban perampokan dan pembunuhan sadis yg mengakibatkan satu keluarga meninggal dunia #pembunuhan #perampokan #sadis #rcti”

Melihat postingan ini, Anette Kalila putri Dodi Triono yang selamat menuliskan perasaannya.

“Rumah ini bukan tempat yang menyeramkan seperti kalian saksikan dan bukan tempat “rekreasi” yang kalian bisa kunjungi setiap saat.

Tempat ini merupakan dimana saya mendapat rasa nyaman dan kehangatan yang tidak pernah ada habisanya.

Saya hanya ingin teman-teman tahu, bahwa keluarga saya berpulang ke pangkuan Allah dengan tenang.

Dan saya yakin, mereka tidak ingin menjadi kenangan yang menakutkan, melainkan kenangan indah yang didoakan.

Jadi, mohon sekiranya teman-teman untuk tidak berprasangka buruk terhadap rumah tersebut dan tidak mempercayai berita-berita hoax yang tersebar di internet untuk menghargai mendiang keluarga saya.

Terima kasih.

Salam, Anet dan keluarga.”

Ia mengunggah gambar dan caption yang ditulis oleh Barbie Kumala Sari. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Rosidi (40) penjual bakmi ditemukan tewas di kiosnya di Lubang Buaya, Cipayung. Rosidi tewas dengan kondisi leher nyaris putus dan sejumlah luka tusukan di perut .

“Leher korban nyaris putus, lalu ada luka tusukan di perut korban akibat senjata tajam,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Sapta Maulana dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu 25 Februari 2018

Selain penuh luka, Sapta mengatakan ketika ditemukan posisi korban sudah terlentang dan kepala tertutup kain dan kasur. Sapta menambahkan dari lokasi kejadian polisi menyita 2 bilang golok.

“Barang bukti dua bilang senjata tajam jenis golok,” kata dia.

Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan terkait peristiwa ini. Sementara pelaku masih diburu.

“Pelaku masih penyelidikan,” ujar Sapta.

Sebelumnya, Rosidi ditemukan tewas di dalam kiosnya Jl Albaidho RT 04/6 Lubang Buaya Cipayung Jakarta Timur, Sabtu 24 Februari 2018. Polisi menduga korban dibunuh setelah menjadi korban perampokan. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Bagi Anda yang sering bepergian atau pulang pada malam hari, ada baiknya berhati-hati memilih angkutan yang ditumpangi.

Seorang wanita baru saja mengalami hal mengerikan, dia menjadi korban perampokan sopir taksi online yang dipesannya, Rabu 17 Januari 2018 malam.

Wanita tersebut, Mega Annisa (27) seorang karyawati bank, dirampok sopir taksi online yang dipesannya saat berniat pulang dari kantornya.

Bukan hanya dirampok, sepanjang perjalanan, tangan korban pun diborgol agar tak bisa kabur, korban pun diacungi senjata tajam.

Hal itu terungkap setelah korban berhasil kabur dari kendaraan yang ditumpanginya di Gerbang Tol (GT) Cileunyi, Rabu 17 Januari 2018 pukul 19.24.

Lucky Ridwan (25), petugas gardu 13 GT Cileunyi yang menjadi saksi kejadian mengungkapkan korban berlari ke pinggir gerbang tol ketika mobil yang dikendarai korban dan pelaku sedang mengantre untuk membayar e-Tol.

“Mobil mereka kan antrean kedua, tiba-tiba ada perempuan lari,” ujar Lucky Ridwan.

Lucky pun mengejar wanita tersebut sementara si pelaku langsung tancap gas untuk kabur bahkan hingga menabrak portal GT Cileunyi.

“Saat saya lihat perempuan itu diborgol, terus gemetar,” ujar Lucky.

Lucky pun langsung mengantar korban ke kantor Polisi Jalan Raya (PJR) yang terletak di pinggir GT Cileunyi.

Kini, korban telah berada di Mapolsek Cileunyi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tabalong – OKNUM Polres Tabalong, Kalimantan Selatan, diduga telah melakukan perampokan kas Bank Mandiri sebanyak Rp 10 miliar dan 25 ribu dolar AS.

Perampokan itu justru terjadi saat oknum petugas tersebut melakukan pengawalan pengiriman uang kas dari Bank Mandiri Cabang Banjarmasin ke Cabang pada Kamis 4 Januari 2018.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Mohammad Iqbal sejauh ini telah membenarkan kejadian tersebut. Terduga oknum bernama Brigadir J berperan dalam perampokan tersebut.

“Iya benar. Saat ini kita kejar pelakunya, kita kumpulkan alat-alat bukti dan Polda Kalimantan Selatan yang sekarang nanganin,” kata Iqbal saat dikonfirmasi, Jumat 5 Januari 2018 pagi.

Iqbal memastikan, jika oknum polisi tersebut terbukti melakukan perampokan, maka nantinya akan dilakukan proses hukum. Oknum polisi tersebut pun terancam dipecat sebagai anggota kepolisian.

“Pemecatan mekanismenya sudah ada, nanti kita lihat dulu. Kalau dia terbukti melakukan pidana, ya sampai kepemecatan gitu kan. Sanksinya itu sampai kepemecatan, lewatin dulu mekanismenya,” kata Iqbal menegaskan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bermula pada saat Brigadir J melakukan perampokan bersama seorang pelaku yang identitasnya belum diketahui. Rekan J berpura-pura menumpang di mobil yang ditumpangi teller bank berinisial A, dan sopir bank berinisial G.

Pada saat dalam perjalanan menuju Bank Mandiri cabang Tabalong, tiba-tiba saja pelaku meminta mampir terlebih dahulu di Polsek Martapura. Namun A dan G justru dirampok. (***)

sumber: galamedianews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Beredar sebuah video yang menggegerkan warganet.

Dalam video tersebut terlihat sebuah aksi baku tembak terjadi antara petugas polisi dengan pengguna mobil.

Kejadian tersebut terjadi di depan Rown Division Manahan Solo, Jawa Tengah pada Senin 18 Desember 2017 malam.

Dilansir akun Instagram @infocegatansolo, baku tembak tersebut terjadi antara intel polisi vs mobil Oddyseey berwarna hitam pelat B.

Peristiwa tersebut diduga terkait perampokan.

“Lur barusan terjadi tembak2an di depan rown divison manahan antara intel polisi vs mobil oddyseey baru warna hitam plat B.. di duga perampokan lur.. baru saja terjadi.. sementara masih berlanjut pengejaran nya…
yang tau kronologi lengkap ny monggo di coret di komentar,” tulis @infocegatansolo.

Dari video yang beredar, tampak kaca belakang mobil tersebut berlubang akibat tembakan.

Hingga berita ini dibuat belum diketahui kronologis kejadian tersebut. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Masih teringat dalam benak dan ingatan akan kejadian perampokan sadis yang terjadi di Pulomas, Jakarta Timur.

Perampokan sadis tersebut terjadi pada bulan Desember tahun 2016 silam.

Kejadian perampokan sadis tersebut menimpa keluarga pengusaha kaya, Dodi Triono.

Banyak nyawa yang harus melayang akibat insiden tersebut.

Salah satunya adalah Dodi Triono sendiri.

Tak hanya Dodi saja, kedua anak serta beberapa asisten rumah tangganya pun juga menjadi korban kebiadaban para perampok.

Ramlan Butarbutar bersama rekan-rekannya dengan sadis menyekap beberapa anggota keluarga disebuah kamar mandi kecil berukuran 2 x 1 meter persegi.

Korban disekap selama kurang lebih 18 jam dengan total orang sebanyak 10 orang berdesak-desakan didalam kamar mandi tanpa sirkulasi udara.

Pelaku perampokan telah divonis hukuman mati oleh jaksa penuntut umum.

Kini sudah hampir satu tahun sejak kejadian tersebut berlalu.

Dodi Triono meninggalkan satu orang istri yang saat itu tengah hamil besar.

Beberapa bulan setelah kejadian perampokan sadis yang menewasakan sang suami, Elsya Agnesya Kalangi kemudian melahirkan.

Elsya merupakan istri ketiga Dodi dan baru berusia 19 tahun saat itu.

Kini Elsya tengah berbahagia melanjutkan hidup dengan anak semata wayangnya dari pernikahan dengan Dodi.

Anak semata wayangnya tersebut berjenis kelamin perempuan.

Tak berbeda dengan kakak-kakaknya, Elsya memberi nama putrinya tersebut Dianesyaa.

Disalin TribunStyle.com dari akun Instagram fanbase Zanette, Senin 11 Desember 2017.

Dianesya lahir pada bulan Maret 2017 lalu.

Kini Dianesya telah berusia sembilan bulan.

Namun sayang baik akun istri Dodi dan Dianesya kini dikunci oleh Elsya.

Meski di privat, dalam foto profilnya, Dianesya terlihat begitu menggemaskan.

Pipinya yang chubby terlihat jika ia begitu mendapat kasih sayang dan dirawat dengan baik oleh sang mama.

Wajahnya pun terlihat mirip seperti sang ayah, Dodi Triono.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Semarang – Satuan Reskrim Polres Boyolali mengungkap pelaku pembunuhan Siti Munawarotun alias Mumun (17) di Warung Makan Dapoer Kalimi, Jalan Pandanaran 252, Boyolali.

Pelaku bernama Novan Setya Pradana (24) warga Dukuh Sragen RT 17 RW 6, Desa Sragen Wetan, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen.

Polisi menangkap Novan empat hari setelah kejadian.

“Lebih lengkapnya, menunggu rilis dari Kapolres Boyolali ya,” tutur Kabid Humas Polda Jateng, AKBP Agus Triatmaja, Kamis 2 november 2017 melalui pesan singkat.
Peristiwa itu terjadi Sabtu 28 oktober 2017 lalu, pukul 04.30 WIB.

Warga setempat menemukan jenazah Siti tengkurap berlumuran darah di depan warung.

Siti merupakan karyawan warung makan Dapoer Kalimi.

Almarhumah warga Dusun Sambo, RT 2 RW 10, Desa Podosoko, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Kapolres Boyolali, Aries Andi menuturkan kematian Siti murni disebabkan perampokan.

“Kerugian berupa kehilangan uang tunai Rp 2.488.000 dan dua ponsel,” katanya, beberapa waktu lalu. (***)

BATAM

Selasa | 29 Agustus 2017 | 14:23

Penjahat Antar Provinsi Ini Keok di Tangan Jatanras

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Setelah sekian lama masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), pelarian penjahat yang meresahkan masyarakat berakhir. Tim kejahatan dan kekerasan (jatanras) Polda Kepri menciduk dua penjahat yang beroperasi antar provinsi.

Penjahat yang merupakan spesialis pembobol ATM ini ada Rampudo Toga Torop dan Zaliani alias Metal. Keduanya ditangkap tanpa perlawan di rumah warga di Blok E Tanjungsekuang No 63, Kelurahan Tanjungsengkuang, Kecamatan Batuampar, Jumat (25/8/2017) dinihari.

“Tersangka merupakan penjahat antar provinsi. Mereka merupakan DPO dalam beberapa tindak kejahatan,” ujar Kasubdit Jatanras Polda Kepri, AKBP Aris Rusdiyanto di Polda Kepri, Jumat (25/8/2017).

Polisi terus melakukan pengembangan. Dan dalam waktu dekat, kedua tersangka ini akan dibawa ke Polda Sumut untuk menjalani proses pemeriksaan. ***