Picu

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Jus buah yang dikonsumsi si kecil saat sarapan disebut-sebut bisa memicu kenaikan berat badan. Hal ini dikarenakan kandungan gulanya yang cukup tinggi.

Banyak anak-anak yang menikmati sarapannya bukan dengan susu, melainkan jus buah. Sebuah penelitian baru mengklaim bahwa anak-anak yang konsumsi juga buah dengan sarapan, 50 persen lebih mungkin alami kenaikan berat badan.

Para ilmuan dari Medical University of Vienne mempertanyakan pada sebanyak 652 anak berusia 13 tahun mengenai kebiasaan sarapan mereka. Sementara itu, sebagian besar jenis makanan tidak memiliki korelasi dengan berat badan mereka. Namun, mereka yang minum jus buah lebih dari tiga kali seminggu, 50 persen lebih mungkin kelebihan berat badan atau obesitas.

Sedangkan untuk anak-anak yang minum air putih dapat menurunkan risiko kegemukan hingga 40 persen. Dan mereka yang melewatkan sarapan sama sekali juga lebih mungkin untuk alami kelebihan berat badan karena akan tergoda untuk mengemil sepanjang pagi.

Jus buah mengandung gula fruktosa. Tanpa menghiraukan jenis gula yang digunakan, mengonsumsi jus buah dalam jumlah berlebihan bisa sebabkan kenaikan berat badan.

Jika Anda memilih sepotong buah, mungkin tidak akan bisa makan jeruk atau pun apel dalam jumlah yang banyak sekaligus. Disebut-sebut dapat mencukupi kebutuhan lima porsi buah sekaligus, akan tetapi jus tidak mengandung banyak serat seperti buah utuh.

Cara terbaik untuk meningkatkan konsumsi buah sebaiknya jus hanya dihitung sebagai satu dari lima porsi harian. Jus buah tidak bisa membuat perut kenyang lebih lama.

Hal yang sama berlaku juga untuk smoothie. Si kecil tidak mungkin makan dua pisang, segelas susu dan segenggam kacang serta tambahan buah beri dalam sekali makan. Dan smoothies ini bisa jadi camilan di pagi hari yang praktis.

Itulah sebabnya mengapa para peneliti merekomendasikan untuk memberi anak buah utuh, bukan segelas jus. Dengan begitu, mereka akan mendapatkan semua vitamin dan mineral yang ditawarkan buah yang biasanya juga ditemukan dalam daging maupun kulitnya, serta serat makanan.

Anda tidak perlu menghilangkan jus sepenuhnya dari diet si kecil. Cukup batasi jumlahnya saja. Jika mereka benar-benar ingin jus jeruk untuk sarapan, Anda bisa membuatnya tanpa gula dan pilih jeruk yang memiliki rasa manis. Atau Anda juga bisa memilih jenis buah yang rendah fruktosa seperti semangka hingga melon. (***)

sumber: detik.com

NEWS

Minggu | 05 November 2017 | 12:51

Air Tumpah Picu Bentrok di Penjara Filipina, Dua Tewas

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Perkelahian di sebuah penjara kelebihan kapasitas di Filipina menewaskan dua narapidana dan melukai 10 lainnya. Sipir penjara mengatakan bentrokan ini dipicu persoalan sepele, yakni air yang tumpah dari sebuah ember.

Manajemen penjara di Quezon City mengatakan tumpahan tersebut memicu perkelahian antar dua geng, yang meliputi lemparan batu dan kursi.

Penjara tersebut menampung lebih dari 3.400 narapidana dari kapasitasnya yang hanya 800. Padatnya penjara ini merupakan imbas dari perang melawan narkotika di Filipina.

Seperti dikutip BBC, Minggu 5 November 2017, kekerasan bermula saat beberapa narapidana mengangkut satu temannya yang mengalami kejang-kejang ke klinik. Di tengah perjalanan, salah satu dari mereka tidak sengaja menendang ember berisi air.

Tumpahan air itu mengenai seorang narapidana dari geng rival yang sedang tidur pulas.

Bentrokan pun terjadi, dan menewaskan seorang narapidana dan satu pria yang mengalami kejang-kejang itu.

Sejumlah kritik menyebut para narapidana di penjara Quezon City berhimpitan bak sardin. Mereka harus mengantre giliran untuk sekadar tidur di tempat kosong, baik itu anak tangga atau lapangan basket.

Human Right Watch mengecam kondisi penjara tersebut, dan mendeskripsikannya seperti neraka dunia.

Pemerintah Filipina bertekad membangun fasilitas baru di penjara tersebut, namun mengingatkan bahwa hal itu tidak bisa dilakukan dalam semalam.

Sebelum Rodrigo Duterte menjadi presiden tahun lalu, penjara di Filipina sudah masuk rangking ketiga terpadat di dunia. (***)

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kerusakan organ ginjal ternyata tak hanya dipicu oleh gaya hidup yang buruk dan kurang minum air putih, tetapi juga karena kebiasaan menahan buang air kecil. Dilansir dari The List, hal tersebut terjadi karena sebab ini.

1. Kandung kemih menyerap terlalu banyak air

Kandung kemih hanya mampu menahan sekitar dua cangkir air untuk membuatnya tetap nyaman. Kandung kemih sebagian besar terdiri dari otot, dan bila bekerja terlalu keras, kandung kemih akan memengaruhi kerja dasar panggul, yang bertugas mengontrol kapan Anda dapat menyimpan urine atau melepaskannya.

2. Memicu infeksi saluran kemih

Kebanyakan wanita mengalami infeksi saluran kemih setidaknya satu kali dalam kehidupan mereka. Infeksi ini terjadi karena bakteri berhasil masuk ke saluran kemih yang membuat gejala seperti rasa terbakar, keinginan buang air kecil terus menerus dan nyeri pada pelvis.

3. Bakteri dapat menimbulkan masalah lain

Infeksi saluran kemih bukan satu-satunya hal yang terjadi jika bakteri masuk ke saluran kemih Anda. Efek samping yang berbeda dapat mencakup infeksi lebih lanjut, demam, nyeri, dan kram yang menyakitkan.

4. Merusak organ tubuh lain

Kandung kemih Anda terhubung ke sistem saluran kemih Anda yang meliputi ginjal. Ginjal membuat urine dari kelebihan air dalam aliran darah dengan menyaring limbah. Jika air kencing bergerak masuk ke tabung yang menghubungkan kandung kemih Anda ke ginjal Anda, ini bisa menyebabkan infeksi dan kerusakan ginjal.

5. Otot terjepit

Anda tidak hanya akan menyebabkan rasa tidak nyaman ketika menahan urine, tapi otot yang melakukan semua pekerjaan itu dapat terjepit. Kondisi ini dapat membuat perut bagian bawah sakit dan tidak nyaman untuk beraktivitas.

Apabila Anda akan melakukan perjalanan jauh atau tidak sempat buang air kecil, sebaiknya hindari minuman alkohol dan kafein. Karena dua jenis minuman ini mengandung diuretik, artinya bisa meningkatkan produksi urine. (***)

KESEHATAN

Senin | 02 Oktober 2017 | 15:11

Pemakaian Minyak Goreng Berulang kali Picu Penyakit Jantung

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Mungkin tak sedikit orang yang menggunakan kembali minyak yang sudah digunakan untuk menggoreng makanan. Namun kebiasaan ini ternyata bisa meningkatkan lemak trans yang menjadi sumber utama penyebab penyakit jantung.

Menurut para dokter termasuk dari AIIMS, yang dilansir dari laman Indian Express, lemak dalam makanan terdiri dari empat jenis yaitu lemak jenuh, lemak tidak jenuh, mono dan trans. Minyak trans merupakan minyak yang paling berbahaya, apalagi jika dimasak dalam durasi lama.

“Orang-orang kami sama sekali tidak tahu apa yang mereka makan. Lemak trans yang paling berbahaya dan penyebab utama penyakit jantung masuk ke dalam tubuh manusia dengan berbagai cara. Seseorang harus memilih minyak goreng yang seimbang dan memiliki kurang dari 4 gram lemak jenuh,” kata Sundeep Mishra, Guru Besar Kardiologi di AIIMS.

Mishra, yang memiliki beberapa penelitian mengenai masalah ini mengatakan bahwa minyak mendidih berjam-jam dan penggunaan kembali minyak sulingan menyebabkan peningkatan kandungan berbahaya lemak trans.

Meskipun minyak sawo dan minyak zaitun termasuk minyak ‘baik’ yang sebagian besar digunakan untuk memasak, namun para dokter menyarankan agar minyak mustard dicampur dengan ghee (minyak samin) untuk menyeimbangkan lemaknya. Sementara minyak zaitun hanya boleh ditaburkan pada makanan yang dimasak dan tidak digunakan untuk menggoreng karena menyebabkan peningkatan lemak trans.

Nikhil Tandon, profesor Endokrinologi di AIIMS menyatakan bahwa satu orang seharusnya hanya memiliki 0,5 liter lemak setiap bulannya.

“Kebiasaan makan kita sedemikian rupa sehingga penyakit jantung menjadi umum. Bahkan di pasar, biskuit dimasak dalam minyak bekas sehingga bisa diawetkan lama. Ini lagi-lagi menyebabkan asupan lemak trans, pembunuh terkemuka,” ucapnya.

WHO mengatakan Penyakit kardiovaskular adalah penyebab utama kematian di seluruh dunia. Mereka disebabkan oleh gangguan jantung dan pembuluh darah, dan termasuk penyakit jantung koroner (serangan jantung), penyakit serebrovaskular (stroke), tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit arteri perifer, penyakit jantung rematik, penyakit jantung kongenital dan gagal jantung.

Dokter juga mengatakan bahwa sebuah studi menarik oleh AIIMS menunjukkan bahwa hanya 13 persen orang berpendidikan memperhatikan apa yang mereka konsumsi, dan jumlah operasi bypass jantung di kalangan kaum muda pun meningkat. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID Jakarta – Harga emas mendapatkan dorongan baru dari pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump yang akan menghancurkan Korea Utara. Pelaku pasar kembali memburu aset safe haven.

Pada perdagangan Rabu 20 September 2017 pukul 11.27 WIB, harga emas spot naik 0,96 poin atau 0,07% menuju US$1.312,11 per troy ounce. Adapun emas Comex kontrak Desember 2017 naik 5 poin atau 0,38% menjadi US$1.315 per troy ounce.

Trump mengatakan akan menghancurkan Korut secara total bila negara itu terus melakukan aksi provokasi. Kondisi ini meningkatkan kembali permintaan aset lindung nilai seperti emas. Tercatat harga emas kembali menguat pada sesi perdagangan semalam.

Di lain sisi pelaku pasar juga sedang menanti hasil rapat FOMC Rabu 20 Septembe 2017 atau Kamis 21 September 2017 dini hari WIB. Pelaku pasar berharap The Fed melakukan pemangkasan aset sebesar $4.5 triliun.

Sementara itu, positifnya data Building Permits AS diabaikan oleh pelaku pasar. Kemarin, tercatat emas ditutup menguat 0,27% di level US$1.310,88 per troy ounce.

Berikut rekomendasi harga emas spot (XAU/USD) pada hari ini:
Support : US$1.300,24; US$1.302,62; US$1.306,75
Pivot : US$1.309,13
Resistan : US$1.313,26; US$1.315,64; US$1.319,77

Sumber : Bisnis