Politikus

MEDIAKEPRI.CO.ID – Direktur Operasi Basarnas, Brigjen Bambang Suryo Aji menyatakan akan memastikan pencarian korban dan bangkai KM Sinar Bangun akan ditutup hari Selasa, 3 Juli 2018.

Hal tersebut dilakukan setelah banyaknya pertimbangan dan kendala yang dihadapi tim pencarian di lapangan.

Terkait dihentikannya pencarian KM Sinar Bangun, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memberikan tanggapannya melalui Twitter, @MardaniAliSera.

Mardani membandingkan pencarian KM Sinar Bangun dengan pencarian pesawat MH370 yang hilang di Laut Hindia sejak 2014.

“Pemerintah Malaysia 4 thn terus melakukan pencarian pesawat MH370 sejak 2014 di laut Hindia, memberikan kepedulian besar terhadap korban & keluarganya Alhamdulillah titik tenggelamnya kapal Sinar Bangun danau Toba di temukan dlm 14 hari, Semoga Pencarian tidak di hentikan,” tulis Mardani.

Ia juga mentautkan beberapa headline berita yang memuat KM Sinar Bangun dan Pesawat MH370.

Sementara itu, dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pada Rabu, 30 Mei 2018 mengatakan, pencarian pesawat maskapai Malaysia Airlines nomor penerbangan MH370 bisa dilanjutkan jika ditemukan bukti baru.

Pencarian bawah laut yang didanai swasta untuk mencari pesawat yang hilang itu berakhir pada Selasa, 29 Mei 2018.

Namun, pemerintah akan mempertimbangkan penyelidikan kembali apabila seseorang memperoleh petunjuk.

“Kami belum menemukan bukti apa pun, jadi kami masuk dalam tahap di mana kami tidak bisa terus mencari sesuatu yang tidak bisa ditemukan,” kata Mahathir.

“Kami sangat menyesal, dan kami mengerti perasaan kerabat korban, tapi kami tidak bisa selamanya mencari MH370,” ucapnya.

Penerbangan MH370 yang mengangkut 239 orang, menghilang dalam perjalanan dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada 8 Maret 2014 dan menjadi salah satu misteri penerbangan terbesar di dunia.

Dengan didukung pemerintah Malaysia, perusahaan swasta Ocean Infinity of Houston telah menjelajahi dasar laut seluas 112.000 km persegi.

Tapi, pencarian itu tidak membuahkan hasil untuk menemukan bukti keberadaan pesawat. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Musisi kenamaan Giring Ganesha atau biasa dikenal Giring Nidji dinyatakan lulus tanpa syarat dalam seleksi interview bakal calon legislatif (bacaleg) dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Sabtu (16/12). Karenanya, dia pun semakin mantap terjun di dunia perpolitikan.

“Bersyukur pasti. Tapi gak bisa santai-santai karena masih banyak PR-PR ke depan, kelas yang harus diikuti,” kata Giring di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Sabtu, 16 Desember 2017.

Pascalolos, Giring juga mengaku masih akan tetap menekuni kariernya di industri musik. Namun, jika dia terpilih menjadi anggota legislatif, karirnya di dunia musik tidak akan lagi menjadi prioritas.

“Bikin lagu masih, tapi yang menyita waktu itu manggungnya itu,” jelas dia.

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) secara resmi mengumumkan bacaleg yang lulus tahapan wawancara pendaftaran gelombang I. Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni menyebutkan, ada 57 bacaleg yang lulus tanpa syarat, 58 lulus bersyarat dan 37 yang dinyatakan belum lulus.

“Mereka yang lulus, ataupun lulus bersyarat kami beritahukan juga untuk mempersiapkan dirinya mengikuti seleksi tahapan selanjutnya,” kata Toni di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Jakarta Pusat, Sabtu (16/12). (***)

sumber: republika.co.id

KRIMINALITAS

Minggu | 08 Oktober 2017 | 1:00

OTT KPK, Politikus Golkar Suap Hakim untuk Selamatkan Ibunda

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Motif dugaan suap yang dilakukan anggota DPR Fraksi Golkar Aditya Moha ke Ketua Pengadilan Tinggi Manado Sudiwardono terungkap. Aditya ingin menyelamatkan ibunya dari vonis 5 tahun yang sudah diketok Pengadilan Negeri (PN) Manado.

“Jumat 6 Oktober kami menerima informasi dugaan suap terhadap hakim tinggi Sulut terhadap putusan banding perkara Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa kabupaten Bolaang Mongondow,” kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (7/10/2017).

Baca juga: OTT Politikus Golkar dan Hakim Terkait Kasus Korupsi di Manado

Ibu Aditya, Marlina Moha, telah divonis 5 tahun di PN Manado bulan Juli 2017 lalu. Suap yang diberikan oleh Aditya ke Sudiwardono dimaksudkan untuk mengamankan putusan banding atas vonis tersebut.

“Diduga untuk mengamankan putusan,” ujar Laode.

Aditya dan Sudiwardono ditangkap KPK di Jakarta, Jumat (6/10) kemarin malam. Keduanya ditangkap di sebuah hotel di daerah Pecenongan, Jakpus.

sumber : detik

MEDIAKEPRI.CO.ID,Jakarta – Politikus PDIP Andreas Hugo Pereira menganggap pihak yang melihat melihat bantuan pemerintah Indonesia untuk Rohingya sebagai pencitraan tidak paham persoalan Rohingya.

“Itu mereka yang tidak memahami persoalan Rohingya,” kata Andreas Hugo Pereira, kepada Tribunnews.com, Senin 18 September 2017.

 Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut mengatakan bantuan yang dikirimkan Presiden Joko Widodo atas nama bangsa Indonesia untuk Rohingya merupakan komitmen Indonesia untuk kemanusiaan.Ditambah lagi Pemerintah Indonesia telah maksimal menjalankan misi diplomasi untuk berdialog dengan pemerintahan Myanmar dan Bangladesh pada level elite untuk menekan terjadinya kekerasan terhadap etnis Rohingya.

Namun, pada level masyarakat Rohingya, tegas dia, bantuan material yang bisa menolong mengatasi problem kehidupan sehari-hari merupakan kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunggu.

“Karena itu, jalan diplomasi dan jalan bantuan kemanusiaan dari pemerintah mewakili aspirasi rakyat Indonesia ini sudah tepat untuk ikut membantu warga Rohingya yang sedang dalam kesulitan,” katanya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto, meminta masyarakat memperkuat diri agar dapat membantu etnis Rohingya yang mengalami penindasan oleh pemerintah Myanmar.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam orasinya pada aksi Bela Rohingya 169 yang digelar di Kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, Sabtu 16 September 2017.

Dirinya mengatakan bahwa saat ini pemerintah Indonesia sudah memiliki banyak hutang sehingga tidak mempunyai kekuatan.

Mantan Danjen Koppasus ini percaya kalau Indonesia kuat, maka dapat membantu etnis Rohingya.

Prabowo bahkan mengkritik bantuan pemerintah hanya untuk pencitraan.

“Percaya sama saya, kalau kita kuat kaum Rohingya kita bantu. Kalau pun kita sekarang kirim bantuan menurut saya itu pencitraan. Kirim bantuan pun tak sampai kadang-kadang,” kata Prabowo.

Prabowo meminta kepada umat Islam untuk menebar kedamaian Islam.

Dengan begitu Islam akan dihormati dan disegani seluruh dunia.

“Kalau mereka menindas kaum muslim, kita tunjukkan kita beri keamanan. Kita harus kuat untuk bantu orang lemah, tidak bisa lemah bantu lemah, miskin bantu miskin. Sejuk tidak berarti jadi kambing, sejuk tidak berarti dibohongin terus menerus,” kata Prabowo.

Sumber : Tribunnews