PT Karimun

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun melepas launcing proyek pengeboran lepas pantai PT Karimun Sembawang Shipyard, Rabu, 29 Agustus 2018.

Total proyek senilai 3,9 Triliun ini merupakan pesanan dari Trans Ocean Internasional yang pengerjaannya akan berakhir hingga September 2019.

Pada kesempatan ini Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan bahwa dengan adanya proyek baru di PT KSS menandakan bahwa perusahaan-perusahaan galangan yang ada di Kepri khususnya di Karimun mampu bersaing dengan mancanegara.

“Owner proyek yang memesan satu kontruksi pengeboran minyak lepas pantai tadi menyampaikan bahwa ada beberapa negara yang mereka lihat dan mereka memilih KKS, karena alasan kualitasnya bagus, selesai tepat waktu dan keselamatan kerjanya sangat bagus.

Itu artinya kita sudah mampu bersaing untuk persaingan mancanegara,” kata Nurdin Basirun saat diwawancarai usai melauncing proyek senilai 3,9 Truliun tersebut.

Nurdin Basirun juga menyampaikan, pertumbuhan ekonomi di Kepri sudah mulai membaik. Itu dibuktikan dengan adanya beberapa galangan kapal di Batam yang sudah mulai menerima pesanan proyek. Di mana dirinya ikut melakukan pelepasan launcing pesanan proyek tersebut.

“Karena kita sudah sepakat semua, termasuk teman-teman pengusaha agar pertumbuhan ekonomi Kepri yang terpuruk sekali, sekarang untuk triwulan kedua ini sudah mulai membaik,” ucap Nurdin Basirun.

Sementara itu, Present Manager PT KSS, Trisno Susilo mengatakan, untuk proyek baru ini ditargetkan rampung pada September 2019. Untuk penyerapan tenaga kerja ditargerkan sebanyak 920 orang.

“Sampai saat ini baru 620 orang pekerja karena masih permulaan dan alhamdulillah tenaga kerja yang ada di Karimun yang kerja di PT lain sudah kembali bekerja di sini. Kita targetkan sekitar 920 tenaga kerja,” ujar Trisno Susilo. (kmg/Parulian Tunip)