Pusat

RILIS

Sabtu | 29 September 2018 | 15:11

Atal Pimpin PWI Pusat Setelah Unggul 3 Suara dari Hendri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Solo – Atal S Depari terpilih menjadi Ketua Umum PWI pusat di Kongres PWI yang digelar di Hotel The Sunan, Solo, Jawa Tengah.

Atal unggul unggul 3 suara dari rivalnya Hendri Ch Bangun.

Atal yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Bidang Organisasi PWI pusat memperoleh 38 suara, sementara mantan Sekum PWI pusat, Hendri Ch Bangun mendapat 35 suara.

Raihan suara sempat “kejar-kejaran” hingga suasana terasa tegang dan masing-masing meneruskan yel-yel dukungan ke calon yang mereka usung.

Total suara yang diperebutkan di Kongres Solo ini da 73.

Ketum terpilih Atal S Depari yang ditapuk menyampaikan sambutan berharap kedepan seluruh pengurus dan anggota PWI menonjolkan kebersamaan.

“Ini awal dari tanggungjawab yang berat. Kita mesti saling mendukung untuk menjalankan program,” kata Atal Depari,
Setelah disahkan menjadi Ketum di rapat Pleno, Atal langsung ditunjuk menjadi pimpinan sidang untuk memilih Ketua Dewan Kehormatan. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Pemkab Karimun mengusulkan formasi-formasi Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) yang dibutuhkan. Namun hingga saat ini masih dalam proses menunggu keputusan dari Kemenpan RB.

Hal ini dikatakan Bupati Karimun, Aunur Rafiq usai pelaksanaan Tabliq Akbar beberapa waktu lalu, bahwa kebutuhan akan pegawai negeri di Karimun mencapai 500 hingga 1.000 orang.

Umumnya yang dibutuhkan adalah tenaga kesehatan dan tenaga pendidik untuk di tempatkan di pulau-pulau.

“Kita baru mengajukan formasi CPNS. Sekarang menunggu keputusan Menpan mengenai kuota yang diberikan, Kita membutuhkan dokter, perawat, bidan, apoteker, guru, sarjana akuntansi dan lain sebagainya.

Untuk jumlah saya tidak pasti, Tapi kebutuhan sekitar 500 hingga 1000 dan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah kita juga,” kata Rafiq belum lama ini.

Rafiq menjelaskan, apabila kuota disetujui oleh Kementerian, maka formasi-formasi tersebut dapat diisi oleh tenaga honorer yang saat ini telah bertugas di jajaran Pemkab Karimun.

“Untuk pengangkatan dengan catatan bisa dari tenaga honorer yang telah memenuhi verifikasi,” katanya.

Sementara Sekda Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah menyebutkan tidak adanya penerimaan CPNS di Karimun sudah sejak tahun 2009.

“Sudah cukup lama tidak ada untuk Karimun. Memang kemarin ada tenaga guru dan kesehatan yang diangkat, tapi itu dari pusat,” katanya.

Firman juga berharap, Kementerian dapat memberikan kuota CPNS secepatnya kepada Kabupaten Karimun. Karena menurutnya kebutuhan akan PNS di Karimun cukup banyak.

“Juga ada yang pensiun dan butuh pengganti,” tambahnya. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Sedikitnya 8.000 benih ikan bawal dan kerapu ditebar Bupati Karimun, H Aunur Rafiq di tambak ikan milik masyarakat Desa Tanjungbaru Kecil, Kecamatan Buru, Karimun, Kepulauan Riau.

Orang nomor satu di Karimun tersebut, telah menetapkan Kecamatan Buru sebagai Pusat Benih dan Budidaya Ikan Kabupaten Karimun.

“Ada 8000 benih ikan yang kita masukkan, 4000 benih ikan bawal dan 4000 lagi benih ikan kerapu,” ungkap Rafiq di sela-sela penebaran benih ikan tersbut, Senin, 23 April 2018 lalu.

Benih ikan tersebut menurut Rafiq merupakan hasil kerja sama antara Pemkab Kabupaten Karimun dengan Balai Benih Ikan, Kota Batam.

“Kita sudah menandatangani MoU, jadi petani tambak kita mendapatkan benih ikan untuk dibudidayakan sekaligi=us mendapat pelatihan dari Balai Banih Ikan Batam, cara-cara pembudidayaan ikan,” ujarnya.

Kerja sama ini menurut Rafiq sangat bermanfaat dan menguntungkan masyarakat Karimun, khususnya warga Kecamatan Buru, karena dari hasil budidaya ini nantinya akan dijual untuk kebutuhan masyarakat Kepri dan Riau.

“Kalau lokasi atau kolam budidaya sudah tersedia dan mampu menampung hingga 300 benih ikan, begitu juga untuk tenaga budidayanya yang merupakan masyarakat Kecamatan Buru,” tutup Rafiq. (kmg/gan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) pusat, KH DR Tengku Zulkarnaen, MA, berharap para jemaah di Karimun dapat mempertahankan ikon bumi berazam yang merupakan julukan bagi Kabupaten Karimun.

Hal tersebut disampaikannya saat mengisi ceramah di Masjid Al Hikmah Komplek Timah Kecamatan Tebing, dirinya berharap para jamaah di Kabupaten Karimun dapat menjalani kehidupan sesuai dengan syariat islam yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Kehadiran KH. DR. Tengku Zulkarnaen ini untuk memberikan ceramah tentang Hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad yang digelar oleh Komunitas Gerakan Cinta Masjid (GCM) Kabupaten Karimun, Ahad, 15 April 2018 malam.

Dalam ceramahnya, ia menyampaikan beberapa pesan- pesan kepada umat islam khususnya di Kabupaten Karimun untuk dapat menjalani kehidupan sesuai dengan syariat islam yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

“Saya terkejut dan takjub melihat Karimun, walaupun hanya sebentar. Alhamdulillah antusias masyarakat Karimun untuk menuntut ilmu agama sangat tinggi, mudah-mudahan kedepan Karimun dapat menjadi negeri yang sesuai dengan namanya Bumi Berazam,” ujar KH. DR. Tengku Zulkarnaen, MA

Oleh karena itu, dirinya juga berharap agar Komunitas Gerakan Cinta Masjid tetap berjuang untuk syiar dan dakwah, dan semoga istoqomah, dan mampu memberikan manfaat pada lingkungan sekitar dan umat.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada GCM yang telah mengundang saya untuk dapat mengisi ceramah Tabligh Akbar di Karimun.

Dengan ini, semoga dapat terus berkembang. Banyak pemuda- pemuda muslim yang ingin bersama terus berjuang dengan ikhlas niat dan amal, sesuai prinsip komunitas ini,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komunitas Gerakan Cinta Masjid, Tasrim Almunaf mengatakan, tabligh akbar yang digelar tersebut bertujuan meningkatkan kecintaan dan keimanan kepada Baginda Rasulullah, dengan harapan meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta meningkatkan ukhuwah islamiyah antar sesama umat hingga mampu menerapkan sunnah dan hadits serta pengamalan agama dalam kehidupan sehari hari.

“Harapan kita, nantinya mampu menciptakan kerukunan antar umat, kasih dan sayang sesuai dengan tuntunan dan ajaran agama islam yang sama- sama kita ketahui bahwa Islam adalah agama rahmatan lil’alamin,” katanya.

Dikesempatan tersebut, dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Karimun yang telah memberikan respon positif serta mendukung penuh dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar, saya ucapkan terimakasih khususnya kepada masyarakat Karimun yang telah memberikan respon positif dan mendukung penuh kegiatan ini. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Kabupaten Karimun,” ujarnya. (kmg/Riandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq meresmikan gedung baru puskesmas Tebing yang terletak tepat di belakang Kantor Kecamatan Tebing, Senin, 12 Maret 2018 siang.

Aunur Rafiq mengatakan, gedung Puskesmas tersebut anggaran tahun 2017 melalui dana Anfirmasi atau dana Pusat yang telah diberikan kepada daerah perbatasan yakni Kabupaten Karimun.

“Hari ini kita melakukan peresmian pemakaian gedung puskesmas baru anggaran tahun 2017 melalui dana Anfirmasi atau dana Pusat yang telah diberikan kepada kita,” katanya.

Rafiq menjelaskan, untuk dana pembangunan Puskesmas Tebing ini sebesar 3,2 Miliar. Sedangkan untuk dua Puskesmas lainnya yang dalam tahap pembangunan yaitu, Puskesmas Meral Barat dan Puskesmas Ungar masing-masing nya adalah sebesar 10,9 Miliar.

“Anggaran puskesmas ini mencapai 3,2 Miliar, sedangkan untuk Puskesmas Meral Barat dan Ungar yang sedang dibangun dengan kisi sekitar 6-7 Miliar,” jelasnya.

Rafiq juga berharap hadirnya Puskesmas di Kecamatan Tebing dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekitar di bidang kesehatan.

Peresmian pemakaian gedung Puskesmas baru Tebing ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Bupati Karimun. (kmg/riandi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan ke depan tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui pusat tes.

“Selama ini, SBMPTN selalu melalui tes tertulis dan sangat tinggi risiko kebocoran soalnya. Begitu juga yang diujikan belum tentu pas. Padahal yang kita lihat adalah potensi dan kemampuan anak itu melalui pusat tes,” ujar Menristekdikti, Jumat, 12 Januari 2018 kemarin.

Penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) nantinya dilakukan melalui tiga cara, yakni; SNMPTN, Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) serta ujian mandiri yang diselenggarakan pihak kampus.

Pada tahun sebelumnya, UTBC dan UTBK mempunyai nama Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Nasir ingin, pada pelaksanaan SBMPTN nanti yang akan dilihat adalah potensi dari para calon mahasiswa.

“Kadang pada saat anak di sekolah kurang rajin, karena terbatas fasilitas sekolahnya. Kemudian ada anak SMA lain fasilitasnya lengkap tersedia semuanya. Ini kan nanti hasil SBMPTN-nya akan beda,” ujar Nasir.

Padahal, kemampuan akademiknya sangat mungkin sama. Karena itu, melalui pusat tes itu, pihaknya mencoba sistem tes seleksinya tidak seperti itu lagi.

“Contoh dulu ada tes potensi kemampuan akademik, kemampuan logikanya seperti apa, kami maunya seperti itu. Kalau sekarang kan SBMPTN tes Matematika, Biologi, dan lain-lain. Ke depannya melalui pusat tes, bisa dimanfaatkan untuk seleksi lain juga,” ujarnya lagi.

Ke depan, lanjut dia, akan ada tes sesuai minat dan dibuka sepanjang tahun. Hal itu memungkinkan penyelenggaraan SBMPTN lebih dari satu kali dalam satu tahun.

Ketua Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN/SBMPTN) Ravik Karsidi mengatakan melalui pusat tes tersebut dapat menjangkau lebih banyak siswa. “Kami targetkan bisa menjangkau 200.000 siswa,” kata Ravik.

Melalui mekanisme itu, katanya pula, siswa dapat menggunakan perangkat gawainya sendiri, kemudian diverifikasi oleh pihak panitia. Pelaksanaannya pun bisa dimulai ketika anak berada di semester lima kelas XII SMA.

“Kami baru akan memulainya pada 2019. Jadi prinsipnya beri kemudahan semudahnya kepada masyarakat untuk mengikuti tes seleksi mahasiswa baru,” ujar Ravik. (***)

sumber: metrotv.com

NEWS

Selasa | 09 Januari 2018 | 10:27

Pilgub Jateng Menunggu Hasil Rapat Pimpinan Pusat

MEDIAKEPRI.CO.ID Semarang – Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) belum menentukan arah politik di Pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018. Pengurus tingkat provinsi masih menunggu keputusan dari pimpinan pusat.

Ketua Partai Golkar Jateng Wisnu Suhardjono mengatakan masih belum dapat menjelaskan arah politik. Ia belum mendapat rekomendasi dari pusat.

Begitu pula dengan Wakil Ketua PKB Jateng Muh Zein. Ia mengaku masih menunggu hasil rapat Pimpinan Pusat PKB tentang arah politik di Jawa Tengah.

“Kami belum memutuskan. Ini masih digodok oleh para petinggi DPP. Mungkin satu atau dua hari ini bisa diumumkan,” ujar Zein di Semarang, Senin, 9 Januari 2018.

Bila berkoalisi, kemungkinan dua partai dapat mengusung calon sendiri. Sebab Golkar mengantongi 10 kursi dan PKB memiliki 13 kursi di DPRD Jateng.

“Bisa saja itu terjadi. Segala kemungkinan bisa terjadi,” ungkap Zein.

Sementara itu Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, dan Partai Keadilan Sejahtera berkoalisi mengusung Sudirman Said sebagai calon gubernur Jateng.

Sedangkan PDI Perjuangan resmi mengusung calon gubernur petahana Ganjar Pranowo. Ganjar berpasangan dengan Taj Yasin Maemoen dalam Pilgub Jateng 2018.

Selain PDIP, pasangan tersebut mendapat dukungan dari Partai NasDem, PPP, dan Partai Demokrat. (***)

sumber: metrotvnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Puluhan ruko yang berjejer di Pasar Kampung Cina, Daik Lingga memang telah menjadi urat nadi perekonomian bagi masyarakat. Di wilayah ini berbagai macam aktivitas yang terjadi. mulai tempat tukang ojek mencari rezeki hingga tempat persinggahan orang dari sejumlah pulau kecil.

Pasar Kampung Cina ini merupakan wilayah yang menyajikan berbagai macam kebutuhan pokok. Dimulai dari pendistribusian barang kelontong kecil hingga terbesar ada di sana. Satu diantaranya toko baru, yang merupakan toko besar yang memiliki ketersediaan barang tidak luput dari ganasnya si jago merah.

BACA: Dibalik Duka, Ribuan Rasa Belasungkawa Warga Mulai Banjiri Korban Kebakaran di Kampung Cina

Begitu banyak kekhawatiran dan kegelisahan masyarakat dengan musibah ini. Tidak luput juga, sejumlah tokoh masyarakat memanfaatkan kecanggihan media sosial (medsos) untuk memberikan sumbahsih keprihatinan dengan kejadian ini.

Satu diantara sekian banyak tokoh masyarakat, akun facebook atas nama Aziz Martindas turut menaruh prihatin yang mendalam. Sebagai tokoh masyarakat yang sudah teruji dan terukur dalam mengabdi di kalangan masyarakat memberikan ucapan berduka cita.

Tidak hanya memberikan ucapan berbelasungkawa, Sekretaris Golkar Lingga ini juga memberikan pandangan ke depan. Cukup menohok hati kalimat yang dituangkannya dalam akunnya tersebut. Soalnya, sebagai sesepuh di Daik Lingga, Aziz ini memberikan dampak negatif ke depan jika tidak diindahkan. Pesan kedepan itu adalah menjadi tugas bagi pemerintah daerah menyikapi paska peristiwa duka ini.

Berikut ungkapan Aziz Martindas:

Ungkapan berduka cita dengan mengucapkan innalillahiwainnailaihirajiun Bahwa seluruh Pusat Perbelanjaan satu satunya Pasar yg terbesar di ibu kota Kabupaten Lingga tepatnya Daik lingga mengalami kebakaran hebat pada jam 01.00 WIB. Api belum dapat dipadamkan sampai pada pagi hari ini. Sehingga akibat dari itu dimungkinkan tempat sarama dan prasarana kebutuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Lingga lumpuh Total.
Dalam kebakaran tersebut tdk ada korban jiwa dan kerugian diperkirakanyang ratusan milyard rupiah.

Semoga korban sabar dan tabah menerimanya. Dan Pemerintah daerah cepat dan tanggap menghadapi kelumpuhan perekonomian pusat perbelanjaan masarakat Daik Lingga.

Status ini semoga menjadi asupan energi positif bagi pemerintah, agar tidak terjadi kelumpuhan perekonomian di Daik Lingga dengan musibah ini. (bran)

ADVETORIAL

Senin | 18 September 2017 | 20:46

Bupati Bintan Sambut Tim Verifikasi Kabupaten Sehat Tingkat Pusat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Kabupaten Bintan kembali terpilih untuk dilakukan verifikasi lapangan Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2017. Untuk itu, Senin, 18 September 2017 siang, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos yang juga sebagai Pembina Kabupaten Sehat Kabupaten Bintan menyambut kedatangan Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Pusat di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan.

Dalam sambutannya, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos merasa bangga karena Kabupaten Bintan telah masuk dalam 78 Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia yang dinyatakan lolos verifikasi ke Tingkat Nasional. Menurutnya, hal ini merupakan suatu prestasi tersendiri dimana hal ini menjadi gerakan moral bagi masyarakat Kabupaten Bintan untuk bersama-sama melakukan pembangunan yang berorientasi pada kesehatan, apalagi letak posisi strategis Kabupaten Bintan yang berbatasan dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia.

“ Hari ini kita merasa gembira menyambut kunjungan Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat dari Tingkat Pusat, karena tidak mudah untuk lolos dalam 78 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia ” Ujarnya .

Sementara itu, Ketua Umum Kabupaten Sehat Kabupaten Bintan Hj Deby Apri Sujadi mengatakan bahwa Tim Verifikasi Pusat akan menyebar melakukan penilaian selama 2 hari di beberapa lokasi sesuai dengan tatanan yang diajukan. Untuk Tahun ini, ada 9 Kecamatan , 14 Kelurahan dan 29 Desa yang diikutsertakan dalam penilaian verifikasi. Belum lagi, Lokasi Perkantoran, Kawasan Sarana dan Prasarana Umum, Kawasan Industri dan Pariwisata , Sekolah-sekolah serta Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) yang menjadi fokus objek penilaian.

” lokasi yang menjadi penilaian, akan disesuaikan dengan pengajuan Tatanan yang diajukan, 4 Tatanan penilaian antara lain Kawasan Permukiman , Sarana dan Prasarana Umum , Kehidupan Masyarakat Sehat Dan Mandiri ,
Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat serta Kawasan Pariwisata Sehat. Kita juga optimis Kabupaten Bintan akan kembali meraih Penghargaan Swastisaba Kategori Wiwerda tahun ini ” Ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Tingkat Nasional, Deky Virandola mengucapkan selamat kepada Kabupaten Bintan yang kembali terpilih dalam penilaian Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat TK Nasional untuk Kategori Wiwerda. Dirinya juga mengapresiasi karena Kabupaten Bintan yang telah berhasil meraih penghargaan Kabupaten Sehat TK Nasional Tahun 2015 dengan Kategori Padapa , pada Tahun 2017 ini meningkatkan sasaran penilaian ke Kategori Wiwerda.

Ditambahkannya juga, bahwa program Kabupaten/Kota Sehat seyogyanya bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan saja, namun menjadi tanggung jawab lintas sektoral dari pemerintah maupun masyarakat itu sendiri.

” Kita apresiasi atas apa yang telah dilakukan Kabupaten Bintan , dimana tahun ini meningkatkan sasaran Kategori dari Padapa ke Kategori Wiwerda ” tutupnya. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Anambas – ‎Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas akan mengusulkan pembangunan Jalan Nasional sepanjang 100 Kilometer ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia.

“Rencana akan diusulkan ke Kementerian PU melalui Provinsi Kepri. Volumenya sudah disarankan 100 KM, cuma titiknya untuk 3 pulau besar (Pulau Siantan, Palmatak dan Jemaja) akan disurvei oleh Dinas PU,” ujar Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, seperti dilansir Batamtoday.com, Selasa (21/3/2017).

Ketika disinggung mengenai regulasi pembangunan Jalan Nasional, Haris mengatakan, Pemda harus menyediakan lahan dan rumah warga dengan ruas jalan harus berjarak 25 meter.

“Syarat dari Kementerian PU, jarak rumah minimal 25 meter dari badan jalan. Tetapi melihat kondisi kita seperti ini, kita akan upayakan pembangunan Jalan Nasional terealisasi,” tegasnya.

Haris menyinggung, pihaknya masih menunggu keputusan Kementerian PU untuk pembangunan Jalan Soekarno-Hatta sepanjang 6,3 KM. “Saat ini kami menunggu keputusan Kementerian untuk kepastian pembangunan Jalan Nasional sepanjang 6,3 KM,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional di Kepri, Junaidi mengakui pihaknya menunggu sinergitas antara Pemerintah Daerah dengan Kementerian PU. Menurutnya, sinergitas tersebut, Pemda harus menyediakan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan Jalan Nasional di Anambas.

“Sinergitas maksudnya, kami akan membangun jalan, apabila sinergitas terbentuk. Kalau Pemda menyediakan lahan dan melakukan pematangan lahan, kami siap membangun Jalan Nasional,” terangnya belum lama ini.

“Kami akan mengusulkan ke pusat pembangunan Jalan Nasional di Anambas, agar terealisasi pada tahun 2018. Tetapi Pemda harus ‎menyediakan dan melakukan pematangan lahan. Target kami tahun depan 5 KM untuk pembangunan Jalan Nasional,” singgungnya.

Dia menguraikan, untuk biaya perawatan Jalan Nasional sepanjang 30 KM di Anambas dialokasikan berkisar Rp 1,4 Miliar. Namun hal tersebut diakuinya masih dalam proses lelang. “Mungkin hanya ini lah yang bisa kami berikan. Tapi jangan berkecil hati, tahun depan (2018) kita perjuangan untuk pembangunan Jalan Nasional,” terangnya.(***)