Semangat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Danrem 033/WP, Brigjen TNI Gabriel Lema, S. Sos menyampaikan semangat pahlawan harus terus dijaga, terutama dalam memajukan wilayah Kepri. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya, Rabu, 7 November 2018.

Terkait dengan hal itu, bagaimana upaya untuk lebih memperkenalkan pahlawan nasional terutama 3 pahlawan Nasional dari Kepri kepada generasi muda. Imbauan ini disampaikan Danrem 033/WP di dampingi Pasi Komsos Sterrem Mayor Inf Sugiyarto dialog interaktif Live di RRI Pro 3 Tanjungpinang. Dialog yang di hadiri Plh Kepsta RRI Tanjungpinang Ibu Sri Sulistia ningsih (Kabid siaran) beserta Staf RRI Tanjungpinang tersebut mengambil tema, Semangat Pahlawan Di Dadaku.

Dimana dalam dialog yang di mulai pada pukul 08.00-09.00 WIB tersebut, Brigjen TNI Gabriel Lema, S. Sos menyampaikan melalui pembinaan teritorial yang sudah dilaksanakan selama ini, telah banyak yang dilakukan seperti pendampingan ketahanan pangan, wawasan kebangsaan, Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan lain-lain. Dalam rangka membantu pemerintah daerah mensejahterakan rakyatnya, maka dalam rangka hari pahlawan salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan adalah Kepri Bebas Sampah yang dilakukan serentak di wilayah Kepri,

Melatar belakangi kegiatan Bebas sampah tersebut, Danrem mengimbau agar masyarakat secara sadar melakukan pengendalian pembuangan sampah dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya. Dan dalam setiap kegiatan, harus ditanamkan bahwa kebersamaan dalam menjaga Kepri yang aman tentaram ini harus bersama-sama seperi motto “TNI-Polri Dan Rakyat Bersatu Tak Terkalahkan”,

Dalam dialog interaktif Live tersebut Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Gabriel Lema, mendapat julukan dari para penelpon sebagai satria sejati. Karena dalam lagu ciptannya yang diputarkan, berjudul Satria Sejati, Gabriel Lema mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat wilayah Kepulauan Riau. (penrem 033/WP).

BAKTI TNI

Jumat | 19 Oktober 2018 | 10:30

Semangat Gotong Royong Bangun Karakter Generasi Muda

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dijalankan oleh TNI Angkatan Darat (Kodim 0732/Sleman), merupakan kegiatan yang mampu untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong serta membangun karakter generasi muda. Kamis, 18 Oktober 2018.

Kegiatan TMMD yang dijalankan di Desa Balecatur Kecamatan Gamping,Sleman. mengambil tema “ TNI MANUNGGAL RAKYAT DALAM MEWUJUDKAN DESA YANG MAJU, SEJAHTERA DAN DEMOKRTATIS senantiasa mendapatkan dukungan serta partisipasi dari masyarakat.

“Program TMMD yang dilakukan oleh TNI AD memberikan pelajaran buat kita semua, dengan semangat gotong- royong dan bahu-membahu antara TNI dan Masyarakat, terbukti mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat” katanya.(Her)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Yel-Yel selalu menjadi penyemangat setiap satuan. Demikian pula bagi prajurit Kodim 0732/Sleman. Teriakan yel-yel di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) wilayah Balecatur,Gamping, Kab.Sleman tak hanya mampu membangkitkan semangat prajurit. Semangat warga yang turut serta dalam TMMD pun ikut terbakar.

Yel-yel yang di pimpin Kapten inf Widada di lapangan apel Satgas TMMD lantang bergemuruh memecah di pagi itu Rabu, 17 Oktober 2018.

“Setiap satuan dalam lingkungan TNI wajib mempunyai Yel Yel. Karena yel-yel merupakan cermin semangat setiap satuan di jajaran TNI. Bisa disimpulkan apabila dalam melakukan yel-yel dilaksanakan dengan semangat, menandakan bahwa prajurit itu dalam keadaan moril yang tinggi dan semangat,” ujarnya.

Semua sasaran TMMD yang berupa sasaran fisik di kerjakan dengan hati yang senang dan ikhlas dengan semangat tinggi. Dengan begitu, lanjut Widada, warga yang dibantu juga akan merasa bangga dengan keberadaan TNI di wilayah serta merasa nyaman dan aman.

Serka Suprapta yang mengikuti giat tersebut menyatakan, dengan di dahului yel-yel semangat dalam bekerja makin menggelora. “Karena kami berada di tengah-tengah masyarakat maka harus selalu semangat dalam bekerja. Apalagi sebagai contoh yang dilihat masyarakat lewat kegiatan TMMD,” ungkapnya

BAKTI TNI

Kamis | 18 Oktober 2018 | 8:51

Semangat Lakukan Pengecoran Jalan Dukuh Ngotoko

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Pembangunan adalah suatu usaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, selain itu juga untuk memberikan pelayanan yang memadai dan memberikan bantuan infrastruktur yang nantinya dapat digunakan untuk kepentingan hidup orang banyak.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 TA 2018 Kodim 0720/Rembang, saat ini memasuki hari ke 2 setelah dibukanya program pembangunan, saat ini Satgas TMMD mulai melakukan pengerjaan-pengerjaan fisik baik itu pengecoran jalan, makadam jalan dan lain-lain.

Bersama warga setempat Satgas TMMD siap melaksanakan tugas yang telah dibebankan kepadanya, sehingga mereka selalu bertanggung jawab atas tugas tersebut.

Masing-masing sasaran fisik telah dibagikan pada tiap-tiap kelompok kerja, pada kelompok pengecoran jalan telah mulai dikerjakan sesuai draft yang telah ditentukan.

Bagian pengecoran dihari ini semangat gotong royong dilakukan membuat pekerjaan terasa ringan dan sudah mencapai 20%. Sebagai koordinator tenaga kerja, Serma Selamet selalu memonitor dan mengecek setiap pos pekerjaan.

“Kami sebagai Satgas TMMD sangat berterima kasih kepada warga yang telah membantu pekerjaan kami, sehingga pekerjaan ini bisa berjalan dengan sesuai harapan”, Ujar Serma Selamet. (0720)

BAKTI TNI

Rabu | 17 Oktober 2018 | 13:00

Semangat Pagi Awali Pekerjaan Mulia Ini

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Sesuai jadwal memasuki hari ini memasuki ke – 2 TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler ke – 103 Kodim 0720/Rembang. Untuk tahap ini , dua sasaran pekerjaan mulai disentuh oleh Anggota Satgas TNI dan Warga Masyarakat, yaitu memecahkan batu untuk bahan perbaikan jalan makadam dan pengecoran jalan, pekerjaan tersebut berada di Dukuh Ngotoko Pasedan Selasa 16 Oktober 2018.

Sebanyak 100 orang yang merupakan gabungan dari TNI bagian dari 150 anggota Satgas TMMD dan warga Ngotoko tampak berbaur memulai dua pekerjaan fisik tersebut.

Sesuai kesepakatan dan koordinasi dengan Kadus Ngotoko Ibu Ngami untuk pengerahan warganya setiap harinya sudah di jadwalkan,supaya warga masih bisa bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya secara ekonomi.selain itu pengerjaan proyek juga di mulai agak pagi pukul 07.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) dan sampai dengan selesai pukul 16.00 WIB, supaya mendapatkan hasil yang maksimal.

Pasiter Kodim 0720 / Rembang Kapten Inf Wardiyana menjelaskan, jam kerja di pengerjaan TMMD tersebut dimaksudkan untuk mengejar target yang di mana Satgas TMMD hanya punya waktu 30 hari ‘’Namun demikian di hari pertama hanya setengah hari.

Untuk selanjutnya jam kerja seperti layaknya proyek umum,’’ jelasnya.jelas Pasiter.
Warga masyarakat Ngotoko sangat antusias membantu mengerjakan perbaikan jalan.apalagi kalau memasuki musim penghujan kondisi jalan berlumpur dan sangat mengkhawatirkan, sehingga warga Dukuh Ngotoko berharap agar segera di garap dan bisa segera di gunakan oleh warga.(0720)

TANJUNG PINANG

Minggu | 30 September 2018 | 20:13

Tekad dan Semangat Pemprov Jadikan Kepri Gerbang Wisata Indonesia

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Sekdaprov H. TS. Arif Fadillah mengatakan melalui penyelenggaraan Tour De Kepri Tahun 2018, Pemprov bertekad dan semangat untuk menjadikan Kepulauan Riau sebagai Gerbang Wisata Indonesia. Kepri juga siap menjadi destinasi baru unggulan Sport Tourism di Wilayah Barat Indonesia.

“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan Nusantara serta membantu pencapaian target pariwisata nasional Tahun 2018 sebanyak 17 juta wisman,” kata Arif saat Flag Off Tour de Kepri Tahun 2018 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jum’at, 28 September 2018.

Arif mengatakan pelaksanaan kegiatan Tour de Kepri ini tentunya akan memberikan dampak yang sangat baik bagi Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau. Dampak langsungnya berupa kedatangan para wisman sebagai peserta dan dampak yang tidak langsung berupa pemberitaan yang luas ke mancanegara. Tentunya ini akan semakin memperkuat posisi Kepulauan Riau sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

Tidak lupa pada kesempatan ini Arif mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak atau instansi yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan Tour de Kepri Tahun 2018.

“Terimakasih setingi-tingginya atas kerjasama semua pihak, semoga kerjasama yang baik ini menjadi dasar kita bersama dalam mendukung dan mensukseskan pelaksanaan event-event pariwisata di Kabupaten /Kota dan Provinsi Kepulauan Riau yang akan dilaksanakn pada tahun-tahun mendatang,” harap Arif.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri Buralimar dalam laporannya mengatakan kegiatan Tour de Kepri Tahun 2018 merupakan kejuaraan balap sepeda resmi yang bekerjasama dengan Cycosport Singapore dengan peserta sebanyak kurang lebih 500 orang yang berasal dari beberapa Negara.

Waktu pelaksanaan kegiatan ini, berlangsung dari tanggal 28-30 September 2018 bertempat di Kota Tanjungpinang (lokasi Dompak Tanjungpinang – Double Criterium) – Kabupaten Bintan (Track Lomba sepanjang pulau Bintan, 120 km) – Kota Batam (track lomba sepanjang Barelang – Barelang Classic).

“Selama berlangsungnya kegiatan ini, kami perkirakan akan terjadi peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanjungpinang, Bintan dan Batam. kami berharap target kunjungan wisatawan ke Kepri dapat tercapai jika kita berkolaborasi dengan melibatkan seluruh stakeholder baik pemerintah dan swasta,” ujarnya. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – MOMENTUM peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73, menjadi moment penting bagi Bangsa Indonesia, karena pada tahun ini juga Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 18 yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang. Demikian juga di Kota Batam, Peringatan HUT RI menjadi tonggak untuk pembagunan Infrastruktur Batam yang di gagas Walikota Batam H Muhammad Rudi dan Walikota Batam Amsakar Achmad menuju Kota Destinasi Wisata di Indonesia.

Walikota Batam memberikan Bendera Merah Putih Kepada Petugas Paskibra KOta Batam pada HUT RI ke 73 Tingkat Kota Batam di Dataran Engku Puteri

Namun tidak hanya itu semangat kebersamaan dan persatuan juga di tunjukan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam untuk menciptakan Batam yang aman dan nyaman sebagai jaminan berinvestasi dan berkunjung ke Batam.

Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad memberikan Surat Keputusan Remisi kepada anak binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Batam sempena HUT RI ke 71 Tahun 2018

Pada Peringatan HUT RI ke 73 Tingkat Kota Batam di Peringati di Dataran Engku Puteri, bertindak sebagai Ispektur Upacara Walikota Batam dan Naskah Prolamasi dibacakan oleh H Nuryanto Ketua DPRD Kota Batam dilanjutkan Pengibaran Bendera oleh Paskibra Kota Batam berjalan sukses.

Dandim 0316 Batam Letkol Inf. Romel Jangga Wardhana memimpin Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Bulang Gebang Batuaji

Bertepatan HUT RI ini Wawako Batam Amsakar Achmad juga berkesempatan memberikan SK Remisi kepada anak anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusu Anak (LPKA) Kelas II Batam di Baloi. Dan Sore harinya Upacara Penurunan Bendera berlangsung semarak di hadiri masyarakat Batam.

Walikota Batam bersama FKPD Kota Batam melepas Pawai Obor dalam rangka HUT RI ke 73 Tahun 2018

Sebelumnya juga dilaksanakan Upacara Tabtu dan Pawai Obor di Pacifik Hotel dan finish di Vihara Winsor, yang di pimpin oleh Komandan Lanal Batam Kolonel Laut.Iwan Setiawan . Selanjutnya tepat Pukul 00.00 di lakukan Upacara Renungan suci di Taman Makam Pahlawan Bulang Gebang Batu Aji, dqan bertindak selaku inspektur upacara adalah Komandan Kodim 0316 Batam Letkol Inf. Romel Jangga Wardhana.

 

Walikota Batam H Muhammad Rudi memberikan Bingkisan Kepada Legium Veteran Indonesia Pada acara Malam Respsi Kenegaraan HUT RI ke 73 Tahun 2018

Walikota Batam berpesan agar perjuangan saat ini harus diisi sehingga ada perbaikan yang lebih baik, termasuk pembagunan infrastruktur yang saat ini dilaksanakan Pemerintah Kota Batam.

Anggota Marching Band Bahana Barelang Foto bersama FKPD Kota Batam pada malam Resepsi Kenegaraan HUT RI ke 73 Tahun 2018

“Mari kita kita berubah kerja yang santai berpacu lebih cepat mengejar ketertinggalan,” pesannya.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Betun – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengajak seluruh masyarakat Malaka untuk semakin meningkatkan semangat gotong royong yang sudah diletakkan Bapak Bangsa Indonesia.

Semangat itulah yang mesti dibawa dalam kehidupan dan rutinitas, baik sebagai anggota keluarga maupun sebagai anggota lingkungan dan masyarakat.

Pernyataan itu disampaikan Bupati Malaka saat kegiatan Puncak Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-15, yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK ke- 46, Hari Keluarga Nasional ke-25 tingkat Kabupaten Malaka dan Gelar Tekhnologi Tepat Guna ke-4 yang dilaksanakan di Desa Raiulun, Kecamatan Malaka Timur, Jumat, 10 Agustus 2018.

Bupati Stef mengatakan, gotong royong harus dijadikan kata kunci dalam rangka mensukseskan program-program pembangunan. Tanpa semangat gotong royong maka program pembangunan tidak berjalan efektif dan efisien.

“Betapapun besarnya anggaran yang disediakan bila tanpa didukung semangat kebersamaan yang disebut gotong royong dalam membangun dan memelihara hasil pembangunan, semua program itu tidak berjalan efektif dan efesien,” katanya.

Bupati Stef melanjutkan, BBGRM yang dilaksanakan selama 11 bulan yang kegiatannya dimulai saat pencanangan ini merupakan akumulasi kegiatan gotong royong dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan lembaga kemasyarakatan seperti Tim Penggerak PKK, Karang Taruna dan lembaga pemberdayaan masyarakat lainnya.

Sementara terkait Hari Kesatuan Gerak PKK, mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT ini menegaskan, tujuannya adalah untuk mengingatkan kita semua mengenai peran keluarga terlebih peran para ibu dalam membangun keluarga yang sehat dan sejahtera, membangun masyarakat dan bangsa yang maju dan kokoh.

“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten, Kecamatan dan Desa atas capaiannya selama ini. Saya ingin lagi melihat gerakan PKK lebih berperan dan menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan program pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan dan program kesejahteraan rakyat lain di tingkat masyarakat,” katanya. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Menghadirkan motivator Nanang Qosim Yusuf, bright PLN Batam melalui program Program CSR nya mengundang sekitar 50 kepala sekolah se Kota Batam mengikuti Training The 7Awareness For Great Teacher yang diselenggarakan di Hotel Harmonie One, Batam, Sabtu, 4 Agustus 2018.

Kehadiran motivator, Nanang Qosim Yusuf diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat seluruh kepala sekolah untuk memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan Batam. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diisi dengan beragam materi untuk memotivasi para kepala sekolah se-Kota Batam.

Nanang Qosim Yusuf, atau akrab disapa Nagoy tampil sebagai pembicara sekaligus motivator bagi para kepala sekolah agar mampu lebih peka dan siap menghadapi berbagai tantangan dunia pendidikan yang kian kompleks saat ini.

” Saya sangat terkesan mengikuti kegiatan ini. Kami jadi termotivasi lagi. Bahwa apa yang dialami oleh pembicara yang hadir, hampir sama seperti yang saya alami bahwa hidup itu adalah perjuangan dan penuh tantangan. Dan kita harus punya prinsip, bahwa kita harus bisa melakukan perubahan di mana pun kita bertugas,” ujar Kepala SDN 007 Nongsa, Suminem.

Suminem mengaku sering mengikuti kegiatan yang sama, namun kegiatan yang diselenggarakan oleh bright PLN Batam melalui program CSR-nya ini luar biasa.

“Saya katakan demikian karena kegiatan ini mampu menggugah hati kita untuk berbuat lebih bagus lagi,” ujarnya.

Dia berharap agar kegiatan Coorporate Social Responsibility (CSR) PLN Batam ini akan mengagendakan lagi kegiatan yang sama di waktu-waktu mendatang.

“Hal ini penting untuk me-review lagi apa yang telah kita dapatkan dari kegiatan ini. Semangatnya bahwa harus ada perubahan yang dapat kita rasakan, terutama dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Manager of Public Relation bright PLN Batam, Bukti Panggabean mengatakan, kegiatan yang dilakukan melalui program CSR bright PLN Batam ini sebagai wujud kepedulian PLN Batam bagi dunia pendidikan di Batam. CSR PLN Batam memiliki tujuh kepedulian, di antaranya sosial, lingkungan, agama, kesehatan, dan pendidikan.

“Kita memberikan motivasi kepada para kepala sekolah agar lebih bersemangt lagi mendidik generasi kita ke depan. Target peserta kita untuk tahap pertama adalah kepada sekolah. Sasarannya ke atas dulu (kepala sekolah) dan nanti turun ke guru dan siswanya. Jadi ini bertahap,” ungkapnya.

Kegiatan diselenggarakan selama dua hari. Hari pertama diikuti 50 kepala sekolah tingkat SD dan hari kedua, Ahad, 5 Agustus 2018 diikuti 50 kepala sekolah tingkat SMP. “Totalnya sebanyak 100 peserta,” tambah Bukti.

Dalam kesempatan sama, Nanang Qosim Yusuf atau Nagoy, mengatakan, kegiatan bertajuk Training The 7Awareness For Great Teacher ini sangat direspon dan disambut antusias oleh puluhan kepala sekolah yang hadir.

Kegiatan atau training ini, kata Nagoy, dibutuhkan para peserta untuk menghadapi berbagai tantangan di era millenial yang semakin kompleks, baik di sekolah, lingkungan, dan masyarakat.

“Tadi kami memberikan sesi bernama one minute awarness. Saya ambil qoute dalam seminar tadi, bahwa orang gagal itu punya ribuan alasan dan orang sukses hanya punya satu alasan yakni tidak ada alasan,” ujarnya.

“Nah kita ingin, kepala sekolah jangan banyak alasan, menunda-nunda pekerjaan yang harus segera dikerja. Seakan niat baik itu dibuat banyak alasan. Nah, tadi kita sepakat bahwa kita hanya punya satu alasan untuk membangun dunia pendidikan, yakni tidak ada alasan,” paparnya.

Berbagai pemaparan dan motivasi yang diberikan Nagoy diharapkan bisa mendorong para kepala sekolah menjadi guru di atas rata-rata.

“Masih ada sesi lainnya yang kita berikan untuk membangun motivasi mereka agar termotivasi dan memajukan dunia pendidikan di Batam,” pungkasnya.(kmg)

sumber: wartakepri.co.id

MEDIAKERI.CO.ID, Batam –  Bersama masyarakat, TNI kuat. Bersama TNI Negara aman.  Ungkapan ini sepertinya tak pernah lekang dari hati sanubari masyarakat maupun para prajurit TNI itu sendiri.

Semangat tak kenal lelah, tim Satgas Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke-102  Tahun 2018 bercucuran keringat, saling bahu membahu membangun jalan lebih baik dari sebelumnya untuk masyarakat Desa Sabang Mawang dan Desa Tanjung Batang, KC Pulau Tiga, Natuna.

Dengan semangat kegotongroyongan masyarakat, TNI Polri berharap dapat menyelesaikan semua program yang di rencanakan dapat tuntas dan tepat waktu.

Tampak anggota Satgas bekerja ekstra keras untuk melansir material menggunakan pompong dan angkong agar dapat digunakan sebagai bahan utama untuk membangun atau membuat jalan lebih baik dari sebelumnya.

Semenisasi jalan yang dilaksanakan tanpa mengenal lelah oleh TNI Polri dan masyarakat Pulau Tiga tersebut, juga diharapkan dapat dilalui oleh masyarakat pada saatnya nati. Sehingga anak-anak yang bersekolah juga dapat dengan cepat menuju sekolahnya.

Kegiatan TMMD ke 102 yang dilaksanakan di wilayah Natuna tersebut, merupakan kegiatan lintas sektoral yang dilaksanakan secara sinergis oleh semua komponen bangsa serta bergotong royong membangun desa sangat baik dan dapat terus berlanjut. (penrem 033/wp)

MEDIAKEPRI.CO.I, Tanjungpinang – Wakil Gubernur H Isdianto mengatakan semangat yang tertuang dalam Pancasila merupakan semangat kesatuan sebagai pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita harus terus bersatu memperkokoh semangat bhineka tunggal ika, dalam upaya untuk menjadi bangsa yang kuat, besar dan berjiwa pemimpin,” ujar Isdianto saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) Hari Lahir Pancasila di halaman kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jumat, 1 Juni 2018.

Semangat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan bersama juga merupakan sebuah keharusan. Menurut Isdianto hal itu dilakukan harus berbagi cara yakni dengan perkuat etos kepedulian, welas asih dan saling menghargai serta penuh empati.

“Bulan ramadan yang penuh berkah ini harus kita manfaatkan sebagai momentum untuk memperkuat etos peduli dan berbagi. Semangat gotong royong yang merupakan budaya luhur bangsa harus terus kita pupuk sebagai sumber energi besar indonesia,” lanjut Isdianto.

Membacakan pidato dari Presiden Jokowi tersebut Isdianto melanjutkan bahwa modal semangat energi kebersamaan tersebut akan mampu memberikan prestasi untuk memenang kan kompetisi, tentu dengan percaya diri dan berani bersaing dalam kehidupan dunia yang semakin terbuka dan kompetitif.

“Kita harus memperkokoh kekuatan kolektif bangsa dan tidak boleh menghambur-hamburkan energi dalam perselisihan dan perpecahan, kita harus meningkatan kualitas sdm yang unggul dan tangguh,” tambah Isdianto lagi.

Terkait peningkatan kualitas SDM yang unggul dan tangguh tersebut dalam pesan pidato yang dibacakan Isdianto bahwa Presiden ingin semangat prestasi itu tertanam kuat di dada para atlet untuk dapat mengibarkan bendera merah putih di ajang asian game.

“Saya yakin semangat prestasi ini juga membara diseluruh lapisan masyarakat dan seluruh jenis profesi untuk menjadi kan Indonesia sebagai negara maju, negara yang baldatun, toibatun, warrobun gafur,” kata Isdianto.

Terakhir, pada peringatan hari lahir pancasila di tahun 2018 ini Isdianto mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk meneguhkan semangat untuk bersatu, berbagi dan berprestasi.

“Tuangkan pancasila sebagai semangat untuk berprestasi dalam kehidupan ini,” tutup Isdianto.

Setelah melaksanakan upacara bendera, Isdianto menuju ke Taman Makam Pahlawan, Tanjungpinang untuk melakukan tabur bunga ke makam-makam para pahlawan salah satunya ke makam Almarhum H Muhammad Sani. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan. Bersatu, menurutnya merupakan kata kunci ketika ingin menggapai cita-cita yang mulia meskipun di saat yang sama tantangan yang kuat menghadang di depan mata.

Boedi Oetomo telah memberi contoh bagaimana dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal-muasal primordial.

“Mari kita tiru semangat persatuan yang diserukan oleh Boedi Utomo. Karena dengan semangat persatuan akan bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalisme yang menjadi bahan bakar utama dalam mengisi kemerdekaan,” ujar Nurdin saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-110 Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2018 di halaman kantor Gubernur, Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin, 21 Mei 2018.

Nurdin melanjutkan bahwa Boedi Oetomo menjadi salah satu penanda utama bahwa Indonesia untuk pertama kali menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan.

Ditambah lagi Presiden Pertama RI yang sekaligus Proklamator Kemerdekaan RI Ir. Soekarno, pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 1952 mengatakan bahwa, pada hari itu Indonesia mulai memasuki satu cara baru untuk melaksanakan satu ‘ide’, satu naluri pokok dari pada bangsa Indonesia.

Naluri pokok ingin merdeka, naluri pokok ingin hidup berharkat sebagai manusia dan sebagai bangsa.

Para pendahulu yang berkumpul dalam organisasi-organisasi seperti Boedi Oetomo itu memberikan yang terbaik bagi terbentuknya bangsa melalui organisasi. Bukan semata-mata dengan memberikan harta atau senjata, melainkan dengan komitmen sepenuh jiwa raga.

“Dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana saat itu, mereka tetap semangat dan terus menghidupkan api nasionalisme dalam diri masing-masing. Dan semangat itu harus senantiasa kita kobarkan di jiwa kita,” tegas Nurdin.

Gubernur yang dalam kesempatan itu membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika ini menambahkan bahwa ketika rakyat berinisiatif untuk berjuang demi meraih kemerdekaan dengan membentuk berbagai perkumpulan lebih dari seabad lalu, bangsa Indonesia nyaris tidak punya apa-apa. Melainkan hanya memiliki semangat dalam jiwa dan kesiapan mempertaruhkan nyawa.

“Sejarah kemudian membuktikan bahwa semangat dan komitmen itu saja telah cukup, asalkan kita bersatu dalam cita-cita yang sama. Yaitu kemerdekaan bangsa. Dan akhirnya kita meraihnya,” tambah Nurdin lagi.

Adapun perkembangan dunia yang saat ini terus bergerak cepat mengharuskan sumber daya manusia yang ada untuk mampu menghadapi setiap tantangan. Untuk itu upaya penyadaran tiap masyarakat terus dilakukan untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang.

“Kita jangan lagi membuang-buang waktu. Sekaranglah saatnya untuk bangkit, ciptakan SDM yang unggul disegala bidang,” kata Nurdin.

Adapun apa yang disampaikan Gubernur ini merujuk pada tema Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia Dalam Era Digital. Hal itu harus dimaknai juga dengan Pengembangan kapasitas sumber daya manusia, juga harus diletakkan dalam konteks pemerataan dalam pengertian kewilayahan, agar bangsa ini bangkit secara bersama-sama dalam kerangka kebangsaan Indonesia.

“Saat ini bangsa ini punya hampir segala yang dibutuhkan, seharusnya kita terinspirasi bahwa dengan kondisi embrio bangsa seabad lalu yang berada dalam rundungan sekarang kita telah mampu menghasilkan energi yang dahsyat untuk membawa kepada kejayaan,” tutup Nurdin.

Hadir pada kesempatan tersebut Danlanud RHF Kolonel Pnb. M Dadan Gunawan, Kabinda Kepri Brigjen Pol Suharyono, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Perwakilan FKPD, Kepala OPD beserta peserta upacara yang terdiri dari ASN, TNI-Polri dan Organisasi Masyarakat. (humas)

Kau Telah Pergi Sahabatku, Guruku dan Bagian dari Keluargaku
Kau Telah Meninggalkan Kenangan Manis Berluka

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – SEDIH. Ituhlah rasa yang muncul ketika mendengar kabar kepergianmu. Albert Ginting, yang kukenal sejak pertama sekali kumenggeluti dunia sebagai kuli tinta. Setidaknya, sudah belasan tahun aku melihat rambut ikalmu yang selalu dibiarkan tumbuh mempercantik penampilanmu sebagai seorang wartawan.

Tentunya, tidak hanya pengurus Aliansi Jurnalis Online (AJO) Indonesia Kota Batam yang berduka cita. Bagi siapapun yang telah berjumpa dan bersapa, sosok Albert Ginting ini tentu tidak mudah untuk dilupakan begitu saja. Saat berdua, saat bertiga ataupun berkumpul bersama, ia selalu memanfaatkan fungsi telinganya untuk selalu jadi pendengar dan sabar untuk menyimak dari setiap obrolan.

“Aku sadar, aku ini sudah berumur. Tapi aku tak malu untuk belajar, belajar dan terus belajar,” ucapannya yang sangat kukenang ketika kita duduk santai di kantin DPRD Kota Batam beberapa bulan yang lalu. Ucapan sederhana ini adalah sebuah ucapan yang mensinyalirkan bahwa kita sebagai wartawan ini tidak pernah ada kata berhenti dan cukup untuk belajar dan belajar.

Sebagai seorang wartawan, ia sangat menyadari butuh sebuah pengakuan dalam balutan legalitas yang namanya ‘wartawan kompeten’. Begitu juga ketika ia menempatkan posisi sebagai pemilik media online ‘expossidik.com’ pun, ia selalu berpikir tentang legalitas dari media yang dibangunnya.

Sungguh tak kuat untuk mengungkapkan satu persatu kenangan manis bersamamu. Tak kuasa saat mengenang kenangan indah menerima ilmu dan pengetahuan tentang hidup dan kehidupan itu. Tetapi yang pasti, dirimu sebagai seorang wartawan dan pengusaha media memberikan ilmu dan pengetahuan yang tidak bisa disepelekan begitu saja.

Kami managemen redaksi mediakepri.co.id turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Selamat Jalan, doa kami menyertaimu. (eddy supriatna)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Pekanbaru – Aura untuk memberikan harapan baru muncul dari para advokad muda usai pengangkatan advokat oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dan pengambilan sumpah oleh Pengadilan Tinggi Pekanbaru, Kamis, 22 Februari 2018.

Berikut harapan advokat anggota DPC Peradi Batam Beni Ari Feriadi, Muhammad Rio, Sopandi, dan Simson Sigiro di acara pengangkatan dan sumpah Advokat di Hotel Pangeran.

Beni Ari Feriadi alias Aripati
“(Pengangkatan dan sumpah) Ini adalah proses perjalanan hidup yang mesti harus dilanjutkan, setelah apa yang kita lakukan kemarin. Hari ini dan ke depan kita melangkah dengan profesi baru, menjadi advokat yang tentunya punya tanggung jawab moral lebih tinggi lagi untuk melakukan pengabdian terhadap masyarakat banyak. Profesi ini adalah profesi terhormat “Officium Nobile”.”

Muhammad Rio alias Rioto Batam
“Kita advokat muda menaruh harapan penegakan hukum lebih baik dan semakin terbukanya mengabdi kepada masyarakat.”

Sopandi
“Advokat adalah sebuah profesi terhormat yang harus di jaga oleh advokat itu sendiri. Semoga dengan semangat baru para advokat muda bisa menjadi semangat positif untuk Peradi dan penegakan hukum di indonesia.”

Simson Sigiro
“Peradi menjadi satu kembali seperti yel-yel Ketua Umum, Fauzi Hasibuan, ” Peradi!!!” “Satu!!!”. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Ketat dan menegangkan. Atmosferitu kemungkinan bakal mewarnai pertandingan final Persija Jakarta versus Bali United di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, malam ini.

Pertandingan yang rencananya di saksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo tersebut diperkirakan akan dipadati oleh puluhan ribu suporter dari kedua kesebelasan. Baik Persija maupun Bali United akan memanfaatkan final ini sebagai pembuktian siapa yang terbaik. Khususnya Persija Jakarta yang sudah belasan tahun belum meraih gelar.

“Mumpung sudah sampai di final, jangan sampai gagal. Apalagi pertandingan akan digelar di Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta,” ujar pelatih Persija, Stefano Cuggurra.

Teco sapaan akrabnya, ingin para pemain Macan Kamayoran memiliki riwayat juara lantaran hampir semua be­lum pernah merasakan meraih trofi.

“Ada beberapa pemain belum pernah juara, ya ini berarti jadi kesempatan. Jangan terlalu lama menunggu, harus maksimal, final harus juara,” kata Teco, dalam jumpa pers di media center Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta.

Menurut Teko di sepak bola juga tidak boleh hanya bicara kemenangan. Semua komponen tim harus tahu bahwa di sepak bola juga ada kekalahan. “Tapi semua yang ada di stadion harus menyadari kalau sepak bola itu ada kalah dan menang. Apapun hasil harus diterima,” ujar Teco.

Teco mengaku sudah tahu kekuatan dan kelemahan calon lawannya. “Bali United adalah tim bagus dan komplit mereka punya pemain -pemain bintang,” jelasnya.

Hal senada dikatakan kapten tim Maman Abdurahman. “Bali United ada­lah tim bagus.Mereka lolos ke final bukan karena beruntung tapi karena memiliki modal untuk lolos.Selain diperkuat pemain- pemain bagus mereka juga memi­liki pelatih yg berkualitas,” paparnya.

Menurut Maman ada beberapa pemain yang harus diwaspadai yakni Spasojevic, Lilipali dan Yabes Roni. “Tapi saya sudah kenal karakter mereka mudah- mudahan tidak ada masalah,” sebut Maman.

Sebaliknya kubu Bali United tidak gentar dengan Persija Jakarta sekalipun mereka seperti tuan rumah. Intimidasi dari The Jakmania (suporter Persija) bakal jadi ancaman tersendiri untuk Bali United. The Jakmania diprediksi bakal mendominasi stadion GBK pada partai final, namun tak ada kecemasan berlebih dari Hans-Peter Schaller, pelatih Bali United.

“Selalu ada tekanan di dalam sepakbola, dan besok adalah hari yang spesial. Kami sudah pernah menghadapi tekanan tuan rumah di Palembang, dan tekanan bukan masalah untuk kami sebagai tim,” ucap pelatih asal Austria itu.

Kedua tim sudah pernah berjumpa pada fase grup di Gianyar. Pada pertandingan tersebut, Bali United yang bertindak sebagai tuan rumah mampu membungkam Persija dengan skor akhir 3-2, di Stadion Kapten I Wayan Dipta. Akankah hasil itu terulang? (***)

rmol.co

BATAM

Selasa | 30 Januari 2018 | 21:13

PWI Kepri: Semangat Tol Laut, Indonesia Ngebut

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pers Kepri menyambut Hari Pers Nasional (HPN) tahun ini dengan semangat yang tidak biasa. Ada cinta dan tanggung jawab berlebih. Begitu alu-aluan Ketua PWI Kepri, Ramon Damora, Senin, 29 Januari 2018.

Didampingi pengurus lainnya dan pimred beberapa media, Ramon dalam suasana kongkow sore bersama pewarta di Batam Center mengatakan, HPN bukan sekadar kenduri hari raya wartawan Indonesia. HPN, sejatinya, juga adalah sebuah sikap.

“HPN itu ruang berbagi, medan sinergi, gelanggang pertemuan yang seharusnya produktif. Ada juga sementara kalangan yang menjadikannya ajang rekreasi. Tapi dapat dipastikan kami di PWI tidak akan pernah mau satu bis dengan mereka,” tegasnya.

Ramon menambahkan, dalam setiap penyelenggaraan HPN, Pers Kepri selalu mencoba mengusung tagline lokal yang digulirkan secara dialektik ke ranah nasional.

Tahun 2015, misalnya, saat Kepri didaulat menjadi tuan rumah perhelatan puncak HPN secara nasional, masyarakat Pers Kepri medentumkan tema “Mengembalikan Jurnalisme kepada Keanggunan Bahasa” serta, untuk pertama kalinya dalam sejarah pers tanah air, mencetuskan dan merumuskan apa yang disebut dengan “Jurnalisme Maritim”.

Pada HPN 2018 yang akan berpusat di Sumatera Barat, jurnalis senior yang juga dikenal sebagai sastrawan nasional ini memapar, kontingen Kepri akan menggemakan kampanye “Dengan Semangat Tol Laut, Indonesia Ngebut”.

Jangan Tulis Kepri dengan Pena Jakarta

Menurut Ramon, tagline tersebut lahir dari riuh rendah pergunjingan nasional belakangan ini mengenai eksodus para taipan reklamasi ke Kepri.

“Wartawan cukup menggunakan formula sapu jagat ‘5W 1H’ untuk memverifikasi isu ini. Tak lebih. Tapi masalahnya kau wartawan Kepri. Kau punya cinta dan tanggung jawab berlebih terhadap negerimu. Maka gosip taipan hantu beliau itu mesti kau tulis dengan pena ke-Kepri-an, bukan dengan pulpen Jakarta,” urai Ramon menghangatkan tensi diskusi.

Melihat kemaritiman Kepri dengan kebutuhan newsroom Jakarta hari ini, sudah pasti merupakan daftar urut nilai berita laik headline. Serpihan-serpihan faktanya pun, sambung Ramon, bahkan bisa dibikin serial yang dijamin viral.

Ada Gubernur Jakarta yang protagonis, karena dianggap tak bisa ditunggangi para taipan untuk mengeruk pasir laut Jakarta. Ada Gubernur Kepri yang, sialnya, seolah jadi antagonis, sebab ditengarai tak kuasa membendung migrasi kelompok taipan yang memilih laut Kepri sebagai pelampiasan.

Ironisnya, buru-buru Ramon menambahkan, aktivitas pendalaman alur di laut Kepri yang berjalan cukup lama, tiba-tiba dituduh tipu muslihat berkedok Perpres No. 16 Tahun 2017, demi menyamarkan syahwat hitam para tycoon reklamasi yang mengeruk pasir laut Kepri untuk dilego ke pulau reklamasi Singapura.

“Dan tiba-tiba kalian wahai wartawan Kepri ikut-ikutan pula tepuk jidat, hantam meja, sambil teriak kampret semua pejabat Kepri…hei, jadi dulu kita meliput ke tengah laut, menyaksikan sendiri bahwa pendalaman alur itu di antaranya bersih-bersih sampah, sedimentasi, BMKT, pokoknya alur pelayaran lama yang mengarah ke Selatan didalami kembali sebagai lintasan alternatif, supaya kapal-kapal tanker itu tak perlu parkir lagi di Selat Malaka yang sesak, tapi mampir cantik di Selat Durian, Karimun, supaya mulus cita-cita mulia tol laut republik ini, itu semua mendadak jadi hoax, hanya gegara kalian mengidap syndrom rendah diri akut di hadapan ghibah-ghibah super-canggih ibukota?” berapi-api Ramon beretorika, tanpa jeda, ciri khas mantan aktivis mahasiswa itu.

Bagi Ramon, biarlah gosip para taipan dan kisah usang ekspor pasir laut ke Negeri Singa itu menemui takdir kebenaran fungsionalnya sendiri. Ketimbang latah jadi pengekor rumor, Pers Kepri lebih baik berjihad mengingatkan Indonesia tentang mimpi tol laut yang, diakui atau tidak, seperti lesu darah.

Ramon mengemukakan, kampanye “Tol Laut, Indonesia Ngebut” akan dibawa oleh kontingen Kepri yang terdiri dari 28 pengurus PWI, Pimpinan Media Masa, dan para tokoh pers.

Dijelaskan, tugas berbeda akan diperankan sejumlah wartawan untuk mengkampanyekan semangat tol laut di HPN Sumbar nanti. Ada yang tebar spanduk, pamflet, membagi-bagikan baju kaos dan stiker dengan desain tagline tol laut yang kreatif. Ada pula relawan yang akan melakukan survei wartawan Indonesia menyoal tol laut, sebagai bahan kajian FGD PWI Kepri yang rutin digelar dwi bulanan.

Lalu, apa tugas Ketua PWI Kepri sendiri?

“Tugasku tetap tak henti-hentinya menjadi Wak Labu yang pandir dan nyinyir mengingatkan kalian, sampai kalian benar-benar muak sama aku, untuk menulis Kepri dengan jati diri sendiri. Mau setinggi apapun Pers Indonesia memuji aksi Menteri Susi membakar kapal ikan Thailand di Natuna, misalnya, tetap dalam kamera jurnalistik kita itu tak ada apa-apanya, karena rakyat perbatasan Natuna sampai sekarang masih lebih mudah makan beras Thailand daripada beras raskin,” demikian Ramon. ***

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Atraksi terjun payung pasukan Marinir 2 Jakarta memukau ratusan warga Karimun di Coastal Area, Minggu 28 Januari 2018.

Rangkaian terjun payung ini merupakan latihan pendaratan Pasukan Marinir 2 Jakarta di Kabupaten Karimun.

Terlihat para penerjun payung yang diterjunkan dari pesawat beraksi. Atraksi ini dilakukan di cuaca terik matahari.

Pantauan Lendoot.com, warga terlihat sangat antusias menyaksikan atraksi para penerjun payung. Bahkan terik panasnya matahari tidak menyurutkan semangat para warga untuk menyaksikan pasukan Marinir yang melakukan terjun payung.

Selain atraksi terjun payung, rangkaian kegiatan lainnya juga ditampilkan diantaranya, tarian new zapin, demontrasi kolone senapan (olah gerak senjata) dan bela diri. (kmg/viar)