Silatulrahmi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto Sik melaksanakan silatulrahmi kamtibmas dengan Pengurus Daerah Provinsi Kepri dan Pengurus Cabang Kabupaten/Kota Persatuan Umat Budha Indonesia (Permabudhi) di Gedung Daerah Provinsi Kepri, Senin, 12 November 2018.

Kegiatan dihadiri Dirjen Bimas Budha Kemenag Caliadi SH MH, Gubernur Kepri Drs. H. Nurdin Basirun S.Sos, Staf Ahli Menag IJP (Purn) Budi Setiawan, Ketua Umum Permabudhi Arif Harsono, PJU Polda Kepri, Ketua Permabudhi Prov Kepri Hengki Suryawan, dan Ketua Permabudhi Kabupaten/Kota beserta Pengurus Permabudhi se Prov Kepri.

Pada acara silaturahmi, Kapolda Kepri menyampaikan enam poin penting. Adapun keenam poin tersebut yakni kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi antara Polda Kepri dan jajaran bersama Pengurus Permabudhi Prov Kepri dan Kab/Kota se Prov Kepri. 

Saat ini, tambahnya, kita akan menghadapi Pemilu 2019 dan sudah masuk dalam tahapan kampanye. Untuk kesiapaan dalam menghadapi Pemilu 2019, Polda Kepri sangat membutuhkan kerjasama yang baik kepada semua stake holder.

Dalam Kepolisian modern, katanya, Polda Kepri harus mampu wujudkan 3P (Proaktif, Partnership dan Problem solving). Lalu, ditengah situasi Pemilu, hindari politik identitas (Suku, Agama, Ras dan antar Golongan), bersama-sama wujudkan Pemilu Aman, Damai dan Sejuk, dengan tidak terprovokasi, mudah di adu domba

Selanjutnya, ingat tiga  prinsip sederhana umat Budha, yaitu hindarkan kejahatan, lakukan kebaikan dan sucikan pikiran. Dan terakhir, jaga kondusivitas dan marwah Kepulauan Riau, negeri segantang lada, bunda tanah melayu. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Komando Resor Militer 033/Wira Pratama melakukan silatulrahmi dengan keluarga besar TNI (KBT) se Wilayah Kepulauan Riau di Gedung Serba Guna Makorem 033/WP, Selasa, 20 Maret 2018.

Adapun yang tergabung di KBT yakni Pepabri, LVRI, PIVERI, PERIP, Dharma Pertiwi, GM FKPPI dan PPM. Korem 033/WP dalam melaksanakan tugas pokoknya terutama dalam melaksanakan pembinaan teritorial membutuhkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat terutama keluarga besar TNI.

“Keluarga Besar TNI merupakan kekuatan utama yang diharapkan dapat memberikan dukungan kepada Korem 033/WP dalam melaksanakan tugas sehingga mampu mempersembahkan yang terbaik bagi persatuan, kesatuan, keamanan dan kenyamanan serta kehidupan berbangsa dan bernegara”, Kata Danrem 033/WP, Brigjen TNI Gabriel Lema dalam sambutannya.

Orang nomor satu di Korem 033/WP itu juga memberikan gambaran tentang dinamika di kalangan masyarakat akhir-akhir ini misalnya narkoba, berita bohong, hoak dan penyebaran fitnah serta ujaran kebencian. Dengan gambaran tersebut diharapkan keluarga besar TNI dapat mengantisipasi adanya dinamika tersebut.

Silahturahmi ini, selain untuk meningkatkan peran keluarga besar TNI dalam pembinaan teritorial juga bertujuan untuk memantapkan soliditas dan solidaritas keluarga besar TNI dalam mewujudkan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang aman dan nyaman.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Danrem 033/WP atas pelaksanaan kegiatan Silahturahmi ini. Sangat-sangat baik dan positif, sehingga KBT sebagai potensi yang besar ini dapat diberdayakan berperan aktif dalam mengantisipasi adanya dinamika dikalangan masyarakat”, ucap Ketua DPD LVRI Provinsi Kepri Dr EW Papilaya memberikan aspirasi positif kegiatan silatulrahmi ini.

Dalam kegiatan ini juga dilaksanakan pembacaan dan penandatangan deklarasi Anti Narkoba dan Hoak/berita bohong oleh Keluarga Besar TNI se wilayah Kepri. Deklarasi tersebut dibacakan oleh sekertaris GM FKPPI Provinsi Kepri, Jeff Papilaya, SE. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sekolah Dasar (SD) Juara Batam, binaan Rumah Zakat punya cara sendiri untuk mengisi Hari Gizi Nasional (HGN). Mereka yakni pihak sekolah dan orangtua siswa berbaur dalam kegiatan Perenting School.

Dengan mengusung tema “Ciptakan Jiwa yang Sehat dan Kuat dengan Rajin Berolah Raga & Gizi yang Cukup”, melakukan senam sehat di Komplek Pesantren Mizanul Ulum Kavling Bukit Layang Blok C RT 17/ RW 06, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, Kepri, Sabtu, 20 Januari 2018.

Senam sehat yang dilaksanakan pada pukul 07.00 WIB ini, dipandu Suhermanto Amd selaku Instruktur Senam Nusantara. Gerakan yang menyajikan ragam gerakan khas tarian dan lagu nusantara, mulai dari gerakan pemanasan, peregangan hingga gerakan inti. Senam yang menyenangkan ini, sekaligus memperkenalkan budaya nusantara.

Kegiatan sederhana yang penuh kemeriahan ini disambut antusias seluruh Wali Murid SD Juara Batam. Para orangtua siswa mengaku merasakan manfaat secara langsung. Bahkan, setiap gerakan dapat dirasakan ke tubuh.

“Kalau bisa senam seperti ini rutin kita adakan, paling tidak per tiga bulan. Dengan kegiatan ini biar bisa melemaskan sendi-sendi kami yang sudah mulai tua ini,” papar Mahmud Habu Zauhari, wali siswa Ziyad Ramadhan Jauhari yang kesehariannya menjadi buruh serabutan ini.

Aksi siswa dan orangtua siswa mengikuti senam sehat di SD Juara Batam dalam rangka mengisi Hari Gizi Nasional. (istimewa)

Parenting School yang merupakan salah satu program pertemuan bulaan Wali Murid SD Juara Batam. Adapun kegiatan ini diisi dengan Senam Sehat adalah kali pertama diadakan, selama 2 tahun SD Juara hadir di Propinsi Kepulauan Riau.

“Parenting School adalah sarana menyambung silaturrahmi & Komunikasi pihak sekolah dan Wali murid, dengan harapan semua orang tua terus terlibat dan hadir disetiap bulannya untuk terus menjalin komunikasi dengan pihak sekolah. Sehingga kami terus berinovasi dan mengemas program silaturrahmi dengan konsep yang berbeda-beda, salah satunya dengan Senam Sehat bersama,” pungkas Shofar Fitrotul Al Amin S.Pd.I selaku Kepala SD Juara Batam.

Istimewa

Usai Senam bersama para orang tua menikmati bubur Kacang Hijau rasa Jahe Susu, rasa hangat dibadan usai olah raga saling bercengkrama, dan beberapa wali murid terlihat serius berdiskusi dengan Wali Kelas anaknya masing-masing, senyum saling sapa, dan mendiskusikan banyak hal hingga Matahari mulai meninggi dan beberapa wali siswa satu persatu undur diri dan saling berpamitan. (rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Seusai pertandingan Sepakbola PS Bintan versus PS Bentan Malaysia FC beberapa waktu lalu. Kali ini PSTI (Bintan) Indonesia menggelar pertandingan persahabatan Sepak Takraw antara PSTI Bintan versus PS Bentan Malaysia di Gedung Olahraga (GOR) Demang Lebar Daun, Senin, 6 November 2017 malam.

Utusan Tim Sepak Takraw Malaysia Dato’ Nazri Megat Sri Rama mengatakan bahwa pertandingan digelar sebagai bagian dalam upaya untuk terus mempererat persaudaraan dan menjalin silaturahmi antara Malaysia dan Indonesia khususnya Kabupaten Bintan.

” Bintan (Indonesia) dan Malaysia mempunyai sejarah panjang, pertandingan digelar dalam upaya untuk terus mempererat tali silaturahmi melalui olahraga ” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengapresiasi adanya pertandingan tersebut. Dirinya yang ikut menyaksikan pertandingan Sepak Takraw antara PSTI Bintan versus PS Bentan Malaysia merasa terhibur, dimana pertandingan berlangsung sengit.

” Ini bagian dari persahabatan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya Kabupaten Bintan yang memiliki historis dengan sejarah panjang Kerajaan Melayu Bentan ” ujarnya.

Diketahui pertandingan berlangsung seru dan seimbang sejak game pertama. Skor pertandingan juga saling kejar-kejaran. Akan tetapi, pemain Sepak Takraw Malaysia tampil lebih tenang. Akhir pertandingan Tim PSTI Bintan menyerah dari PS Bentan Malaysia dua game langsung.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bintan Mahkfur Zurachman, Sekwan DPRD Kabupaten Bintan Edi Yusri, Anggota DPRD Kabupaten Bintan Haji Amran, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan Luki Zaiman Prawira, Ketua KONI Kabupaten Bintan Cangku, Kepala BPKAD Mohd. Setioso, Kepala BP2RD Kabupaten Bintan Yuzed, Kepala Satpol PP Kabupaten Bintan Insan Amin, Kepala Inspektorat Kabupaten Bintan Akib Rachim, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan Khairul, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Bintan Herry Wahyu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Bintan Ronny Kartika, Camat Bintan Timur Rusli, Lurah dan masyarakat sekitar. (boby/humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Partisipasi Tim Futsal Kepri Media Group ( MediaKepri.co.id, WartaKepri.co.id, BatamClick.com, KepriNews.co.id, dan SitusKepri.co.id) diajang Turnamen Futsal Media bright PLN Batam 2017 untuk menjalin silatulrahmi antar sesama insan pers.

Kepri Media Group mengakui ketangguhan tim tim lawan yang tergabung di Group B. Sebagai tim pendatang baru, Kepri Media pada turnamen ini merupakan turnamen perdana.

Turnamen Futsal Media bright PLN Batam dibuka oleh Bukti Pangabean, Manajer Humas PLN Batam dan menjelaskan turnamen ini merupakan turnamen untuk saling silaturahmi antara media dan jalin keakraban dengan pihak PLN Batam.

” Jaga sportifitas dan fairplay,” pinta Bukti.

Total tim yang ikut bertanding ada 12 Tim media seperti Batam Pos Group, Tribun, Sindo, Haluan, dan gabungan media Online,” papar Bukti, saat pembukaan, Jumat, 27 Oktober 2017.

Laga Pertandingan

Laga awal, Tim Kepri Media Group bertanding laga melawan Tim Tribun Batam. Pada laga ini, ‎Dedi Suwadha, Manager sekaligus Kiper Tim Futsal Kepri Media Group mengaku sengaja memberikan laluan kepada Tribun Batam FC, dalam laga perdana Turnamen Futsal Bright PLN Batam, Jumat, 27 Oktober 2017 sore di Lapangan Ikan Daun, Batamcentre, Batam.

Laluan berupa kemenangan itu dikatakan Dedi sebagai wujud hormatnya kepada Tribun Batam, yang telah banyak memberikannya tunjuk ajar di dunia jurnalistik.

Dalam laga itu, Kepri Media Group memilih lebih banyak bertahan. Sebagai club pendatang baru, membaca permainan lawan lebih diutamakan dari pada menyerang jorjoran.

“Kita pelajari setiap permainan lawan kemarin, bahkan kita rekam semua pertandingan dan kita bahas bersama-sama, kita cari kelemahannya dimana,” tutur Bos Anto, Pelatih Tim Futsal Kepri Media Group.

Ia mengatakan, karena baru pertama kali main di turnamen ini, targer Kepri Media Group tidak muluk-muluk.

Pada laga kedua, Sabtu, 28 Oktober 2017, Tim Kepri Media juga memberi laluan ke Tim PLN Batam, skor 3-0.

Dengan sistem group, maka pertandingan terakhir, Tim Kepri Media akan menghadapi Tim Koran Sindo Batam.

Bagi Kepri Media Group, turnamen ini akan menjadi pengalaman yang akan bermanfaat pada even tahun 2019 mendatang.‎

Turnamen yang berlangsung tiga hari, Jumat-Sabtu dan Minggu ini dibuka dengan pertandingan antara Tim Futsal Jupe (Jurnalis Perempuan) melawan Tim Cantik yang merupakan karyawati Bright PLN Batam.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Senin, 23 Oktober 2017, tonggak untuk wadah berkumpulnya pemuda Bone di Kepulauan Riau (Kepri) sudah ditegakkan.

Hal ini ditandai dengan pembentukan organisasi kerukunan keluarga pemuda Bone (KKP-Bone) untuk wilayah Kepri. Dimana pembentukan ini setelah mandataris KKP-Bone melakukan pertemuan untuk yang pertama kalinya di Martabak Har, Nagoya.

Dengan suasana penuh kekeluargaan, dengan santai dan kebersamaan, maka dibangun kesepakatan untuk membangun wadah bagi pemuda Bone di Kepri. Organisasi ini bertujuan sebagai wadah para pemuda Bone yang ada di Kepri untuk mempererat silaturahmi antar pemuda bone di kepri.

Dalam pertemuan ini dihadiri oleh para tokoh masyarakat Kepri, yakni Drs. Surya Bone, Daeng Indra Tokoh Pemuda Bone, dan para tokoh pemuda yang ada di Kota Batam, seperti pengurus IABRB Kota Batam beserta para tokoh pemuda lainya juga turut hadir untuk mengisi kekosongan pengurus di KKP-Bone Kepri.

Untuk selanjutnya, Besok, Rabu, 25 Oktober 2017 akan diadakan rapat untuk merampungkan kepengurusan KKP-Bone di tingkat Kepri. Lalu, sekaligus menjelaskan visi dan misinya kepada seluruh tokoh pemuda yang hadir dan juga menjelaskan program kerja setiap divisi KKP-Bone Kepri.

Selain itu juga akan dilakukan pembahasan mengenai jadwal dan kegiatan pelantikan atau peresmian KKP-Bone kepri dan membentuk Kepengurusan KKP-Bone di Kabupaten dan Kota yang ada di Kepri ini. (bayu wasono)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Wakil Bupati Lingga, M Nizar menyambut baik kedatangan tim dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Riau dalam melakukan kunjungan kerja untuk melakukan diskusi dan silatulrahmi ke Kabupaten Lingga, Rabu, 20 September 2017 siang.

M Nizar yang ikut hadir dalam diskusi dan silahturahmi ini menyampaikan rasa terima kasih nya kepada BPKP Provinsi Kepri yang datang ke Lingga. Dia mengharapkan silahturahmi ini dapat memberikan suatu pembelajaran yang didalamnya menyangkut tentang tata kelola pemerintahan yang baik.

“Saya ucapkan terimakasih. Saya minta seluruh Kepala OPD dan Kepala Desa agar mengikuti diskusi ini dengan cermat. Jika ada yang perlu ditanyakan mengenai penyusunan anggaran dan yang lainnya, tanyakan saja,” ungkap Nizar.

Adapun kunjungan itu dilakukan BPKP Kepri ini sebagai bentuk silaturahmi sekaligus menggelar Forum diskusi bersama dengan seluruh Kepala OPD dan Kepala Desa se-Kabupaten Lingga di Aula Junjungan Negri Kantor Bupati Lingga.

Kepala BPKP Provinsi Kepri, Panijo AK. MM. CA mengatakan maksud dan tujuan kunjungan mereka tidak lain ialah untuk lebih mempererat komunikasi dan kerjasama dengan Pemkab Lingga.

“Kita disini cuma silaturahmi sekaligus berdiskusi sama rekan-rekan OPD dan kades di Lingga nanti,” kata Panijo

Sebagai badan pengawas, dikatakan Panijo, BPKP sangat mendukung keinginan Lingga yang menginginkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih bebas dari praktik KKN.

“Kami mendukung. Cuma ada beberapa yang perlu saya sampaikan diantaranya adalah peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) serta kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah menuju opini Wajar Tanpa Pengecuajalian (WTP). perlu diperhatikan,” kata Panijo

Ia menjelaskan fungsi BPKP sebagai (quality assurance) guna memastikan secara memadai bahwa kegiatan dapat berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku guna mencapai tujuan organisasi.

Untuk itu diharapkan APIP Kabupaten Lingga pun dapat mengawal serta mendampingi pemerintah daerahnya.

Kemudian saat ini ia juga melihat masih banyak hal yang harus dibenahi oleh Pemerintah Kabupaten Lingga, terutamanya terhadap laporan keuangan yang saat ini beropini Wajar Dalam Pengecualian (WDP).

“Saya sarankan beberapa hal untuk menuju Kabupaten Lingga yang lebih baik diantaranya yakni adalah peningkatan kualitas laporan keuangan yang saat ini masih beropini WDP. Dalam hal ini, BPKP melihat ada beberapa permasalahan yakni masalah aset dan juga terkait dengan pengelolaan keuangan desa,” sebut Panijo

Ia menambahkan untuk mencapai opini WTP atas laporan keuangan Pemkab Lingga, maka koordinasi antar OPD dengan pengelolaan aset tetap perlu ditingkatkan karena nilai aset tetap merupakan dominasi dari seluruh laporan keuangan.

Oleh karena itu, Panijo menegaskan persoalan Laporan Keuangan bukan semata tanggung jawab dari BPKAD saja, tetapi merupakan tugas dan tanggung jawab seluruh OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga.

“Jika aset ini belum beres, mustahil bisa mendapat opini WTP. Dan aset ini tersebar diseluruh OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga ini”, tegasnya. (bran/kmg)