Tabrakan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Tabrakan beruntun terjadi di jalan Sudirman dekat simpang Cendana, lima unit mobil yang mengalami tabrakan beruntun hanya satu orang di larikan ke Elizabet Batam Center, Jum’at, 26 Oktober 2018.

Informasi sementara didapat laka beruntun terjadi pada pukul 16.30 WIB, pada saat orang-orang pulang kerja.

Warga yang berada sekitar lokasi kejadian tidak ingin namanya disebutkan mengatakan, laka beruntun terjadi karena akibat rem mendadak mini bus.

“sebelumnya ada satu unit mobil sedan Civic yang patah as di ruas kanan jalan,”sebutnya.

Dibeberkannya, tiba-tiba aja mobil sedan tersebut patah as, tidak lama berselang mobil bus melakukan rem mendadak.

Sementara ini pantauan pewarta dilapangan, ada empat mobil masih ditempat kejadian, Mobil minibus toyota Hiace berpenumpang plat nomor BP 7307 DD bonyok dibagian belakang. Satu unit Avanza BP 1711 DA bonyok dibagian depan dan belakang. Serta sayu unit Xenia BP 106r MO pecah kaca bagian belakang. Serta satu unit mobil pick-up yang tidak diketahui plat nomornya diderek petugas.

Sopir minibus yang tidak menyebutkan nama, mengatakan ia rem mendadak. Namun penumpangnya selamat semua.

“Ia saya supirnya. Penumpang nggak apa apa. Selamat semua,”ujarnya.

Kanit Laka Polresta Barelang, Iptu Effendi Marpaung mengatakan dengan cepat dan sigap mendatangi TKP.

“Saat ini kemacetan sudah terurai. Lalu lintas kembali lancar,”ujarnya.

Penyebab pasti kejadian laka beruntun ini belum diketahui secara pasti.(kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sebatik – Lima orang WNI tewas akibat kecelakaan tabrakan speedboat di perbatasan Pulau Sebatik, Nunukan, Kalimantan Utara dan Kota Tawau, Malaysia. Satu jenazah belum teridentifikasi.

“Ada 5 orang yang meninggal, 13 orang selamat,” kata Kepala Kantor SAR Balikpapan Gusti Anwar Mulyadi saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu, 30 Juni 2018.

Dari lima orang korban tewas, empat orang sudah diketahui identitasnya. Sementara satu orang lagi belum teridentifikasi. Berikut identitas para korban tewas dan selamat:

Korban tewas

1. Nama: Agustina Jawakelen, Umur: 32 tahun (perempuan), Pekerjaan: Ibu rumah tangga, Alamat: Kampung Timur, Kelurahan Nunukan.

2. Nama: Anis Platin, Umur: 54 tahun (laki-laki), Pekerjaan: Swasta, Alamat: Kampung Jawa RT 06. Kelurahan Nunukan.

3. Nama: Barek Beguir, Umur: 32 tahun (perempuan), Pekerjaan: Ibu rumah tangga, Pekerjaan: Kampung Timur, RT 31, Kelurahan Nunukan.

4. Nama: Viani Nuktin, Umur: 13 tahun (perempuan), Alamat: Kampung Timur RT 31 Kelurahan Nunukan.

5. Belum teridentifikasi. Jenazahnya berada di RSUD Nunukan.

Korban selamat

1.Marwah Binti Marzuki (33)
2. Suwarman Bin Mustaqim (36)
3. Aris Bin Muh Rasid (16)
4. Sultan Bin Said (19)
5. Asmar Ismail Bin Muh Rasyid (21)
6. Roslan Bin Nabulutuang (33)
7. Asmin Bin Amir, Bulukumba (24)
8. Rikardus Uma (17)
9. Rahul Bin Kaimuddin (18)
10. Paulus Yosep bin Yosep (25)
11. Muh Faizul Bin Hasan (18)
12. Muhammad Rasyid Bin Husen (46)
13. Muh Amran Bin Muh Rasid (12)

Seluruh korban yang selamat menurut Gusti dibawa ke puskesmas di wilayah Pulau Sebatik. Beberapa di antaranya menurut dia kondisinya cukup mengkhawatirkan.

Ketika ditanya apakah para WNI dalam speedboat ini merupakan TKI ilegal seperti kabar yang beredar, Gusti tidak bisa memastikan. Dia hanya menyatakan seluruh korban merupakan WNI.

Gusti menyatakan saat ini pihaknya bersama unsur SAR lainnya termasuk dari Polri-TNI masih mencari 2 orang lain yang dinyatakan hilang.

“Tingal 2 orang saja yang masih dicari. Tim masih melakukan pencarian,” ujarnya.

Speedboat yang mengangkut belasan WNI ini tabrakan dengan speedboat lainnya yang diduga dari negara Filipina. Kantor SAR Balikpapan menerima informasinya sekitar pukul 22.00 Wita. Speedboat bertabrakan di tengah-tengah perbatasan antara sungai Malaysia dan Indonesia. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Suka makmue – Faozanolo Tafonao (31), warga Nias, Sumatera Utara, bersama istrinya Demisiria Hulu (30) dan anak mereka, Nofriani Tafonao (4), meninggal akibat tergilas dump truck Toyota Hino BL 8592 EC di jalan Meulaboh-Jeuram, kawasan Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, Minggu 10 Desember 2017 sekitar pukul 09.30 WIB.

Dalam musibah itu, Faozanolo mengendarai sepeda motor jenis Honda Revo BL 3953 VD dengan membonceng istri dan dua anaknya, masing-masing Nofriani Tafonao dan Faduhusa Tafonao (2,5 tahun).

Hanya Faduhusa Tafonao yang selamat dalam insiden itu, meski jari kaki kanannya luka lecet.

Insiden yang menimpa satu keluarga itu terjadi saat korban berusaha memotong ke arah kiri dan sepeda motornya menyenggol bagian depan dump truck.

Mereka terjatuh ke badan jalan, lalu terlindas ban kiri depan dan ban belakang dump truck.

Tiga orang tewas seketika, kecuali anak bungsu pasangan suami istri (pasutri) itu, Faduhusa.

Berdasarkan data yang diperoleh Serambi, seluruh korban merupakan warga Desa Towaya, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.

Sedangkan sopir truk bernama Mawardi (41) tercatat sebagai warga Desa Babah Krueng, Kecamatan Beutong, Nagan Raya.

Kemarin ia langsung diamankan polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Giyarto SH SIK melalui Kasatlantas Iptu Magdinal Frans yang ditanyai Serambi, Minggu siang, di lokasi kejadian mengatakan, dari hasil penyelidikan sementara pihaknya menduga sebelum kecelakaan terjadi, mobil barang jenis dump truck Toyota Hino yang disopiri Mawardi dan sepeda motor yang dikendarai Faozanolo Tafonao melaju dari arah Tapaktuan ke Meulaboh, Aceh Barat, dengan posisi truk barang di depannya.

Setiba di lokasi kejadian, kawasan Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, sepeda motor yang ditumpangi pasutri bersama dua anaknya itu, diduga berupaya mendahului truk barang dari arah kanan.

Pada saat bersamaan, kata Iptu M Frans, dari arah berlawanan datang sepeda motor lainnya yang tak diketahui nomor polisinya, melaju dengan kecepatan tinggi.

Diduga, korban berusaha menghindar dan coba memotong ke arah kiri dan ternyata setang sepeda motornya mengenai bagian depan dump truck.

Sehingga pengendara yang berboncengan itu jatuh ke jalan, lalu dilindas ban kiri depan dan belakang dump truck.

“Akibat musibah ini, tiga penumpang sepeda motor meninggal dunia. Mereka semua satu keluarga, berasal dari Nias, Sumatera Utara,” kata Iptu Magdinal Frans.

Sejumlah warga yang kebetulan berada di lokasi kejadian langsung berhamburan ke luar rumah untuk memastikan siapa saja korban dalam kecelakaan yang terjadi tak jauh dari Masjid Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya itu.

Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Nagan Raya juga datang ke lokasi untuk mengamankan sejumlah barang bukti. (***)

KRIMINALITAS

Jumat | 01 Desember 2017 | 16:13

Tragis Tabrakan Itu Menewaskan Satu Keluarga, Sopir di Tahan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Aceh – Suhari (29), warga Juli, Kabupaten Bireuen, sopir truk Colt Diesel BL 8695 ZY yang bertabrakan di Bireuen dan menyebabkan satu keluarga meninggal, ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan di sel Mapolres Bireuen.

Informasi itu disampaikan Kasat Lantas Polres Bireuen AKP Yasnil Akbar Nasution SIK kepada Serambinews.com, Jumat 1 november 2017.

Seperti diberitakan, truk yang dikemudikan Suhari bertabrakan dengan sepeda motor yang ditumpangi pasangan suami istri dan seorang anak, di dekat Jembatan Teupok, Kecamatan Jeumpa, Bireuen, Rabu 29 november 2017.

Pasangan suami istri dan anaknya tersebut meninggal dunia.

Pasangan suami istri tersebut adalah Suwardi (50), istrinya Safriati (34), dan anaknya Irna Safitri (5).

Mereka mengendarai sepeda motor Honda Beat BL 3637 ZAI dari arah Peudada ke Bireuen bertabrakan dengan truk Colt Diesel BL 8695 ZY. (***)

 

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI .CO.ID, Nongsa – Pengemudi sepeda motor Supra BP 2796 DW ini tidak layak untuk ditiru. Soalnya, akibat kelalaiannya, harus terjadi kecelakaan lalu lintas di depak Kantor BNNP Kepri, Sabtu, 28 Oktober 2017 sekitar pukul 09.00 WIB.

Kecelakaan ini terjadi akibat pengemudi sepeda motor Supra BP 2796 DW ini masuk secara tiba-tiba ke lintasan jalan. Sehingga, dari arah belakang, sepeda motor vixion BP 4434 IC yang dikendarai oleh rusman, warga Kavling Nongsa tidak mampu mengendalikan sepeda motornya.

Akui akibat kelaliannya dalam mengemudi, pengemudi sepeda motor supra yang tidak mau menyebutkan namanya ini bersedia mengganti kerugian akibat kecelakaan ini. Dan kedua belah pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kecelakaan lalu lintas ini ke ranah hukum. (bayu wasono)

KRIMINALITAS

Jumat | 25 Agustus 2017 | 21:13

Tabrakan Beruntun Terjadi di Cianjur Sebanyak 10 Kendaraan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kecelakaan beruntun terjadi di jalur Puncak, tepatnya di Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jumat sekitar pukul 04.15 WIB. Truk bermuatan minuman botol menabrak 10 kendaraan yang ada di depannya.

Meski tidak ada korban jiwa, pengemudi truk mengalami luka dalam kejadian tersebut.

Seperti yang dilansir oleh liputan 6, Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Erik Bangun Prakarsa Tabrakan menyatakan, tabrakan berawal saat truk boks bermuatan minuman botol melaju dari arah Bogor menuju Bandung.

Saat melintasi jalan menurun dan menikung, truk yang dikemudikan Suherman itu diduga mengalami rem blong.

“Truk itu menabrak tujuh kendaraan di depannya,” kata Erik, saat dikonfirmasi, Jumat (25/8/2017).

Ketujuh kendaraan tersebut adalah 2 Toyota Avanza, 1 Toyota Fortuner, 1 Toyota Rush, 2 Mitshubisi Pikup, dan 1 truk engkel.

Truk tersebut baru berhenti setelah menabrak tiga mobil dari arah berlawanan, yaitu mobil Daihatsu Grand Max, angkot, dan truk boks.

“Ketiga mobil itu ditabrak saat berhenti karena ada pengaturan jalan. Ada dua orang terluka, sedang kami data,” ujar Erik.

“Masih diselidiki, hasil sementara remnya tidak berfungsi,” ia menjelaskan.***