Terus

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur H Nurdin mengatakan banyak faktor yang dapat menumbuhkembangkan prestasi yang dimiliki para siswa selama masa pendidikannya. Seperti giat belajar, berbakti kepada guru dan orang tua serta yang paling penting adalah kedisiplinan.

“Yang paling penting adalah peningkatan prestasi itu akan terus tumbuh ketika disiplin yang adik-adik lakukan selama ini tertanam dengan baik,” ujar Nurdin saat bertindak sebagai pembina upacara di SMKN 1 Batam, Senin, 8 April pagi.

Nurdin merasa senang ketika bertindak sebagai pembina upacara melihat para pelajar SMKN 1 Batam semua hadir tepat waktu dan ini merupakan salah satu bukti nyata dalam upaya menghadapi revolusi industri 4.0 generasi miineal.

“SMKN 1 batam adalah salah satu SMK yang berprestasi di kepri dari segala bidang, maka satukan hati, satukan pikiran, satukan tekad kita untuk membagun negeri yang kita cintai ini,” lanjutnya.

Karna menurut Nurdin, para pelajar inilah yang nantinya akan menjadi yang terdepan dalam membangun NKRI kedepan. Apalagi berkaca dari pembangunan manusia di Kepri sendiri dalam skala nasional masuk urutan keempat se Sumatera.

“Kita terus berupaya semaksimal mungkin bahwa pendidikan di kepri dapat maju, dengan sumber daya manusia, infrastruktur dan pembangunan lainnya. Pemerintah pun selalu memikirkan bagaimana kebutuhan guru terpenuhi,” tambahnya.

Presiden Jokowi menggagas pembangunan infrastruktur yang kemudian dilanjutkan dengan membangun sumber daya manusia salah satunya perhatian tertuju pada pendidikan. “Negara kita negara besar dan negara yang subur tidak akan punya arti kalau sumberdaya manusia tidak kita bangun, pemerintah yg bijaksana, negara yg bijak sana pembangunan yg merata dan baik,” ujar Nurdin.

Terakhir Nurdin berpesan agar para siswa dapat menjauhi segala tindakan negatif yang hanya akan merusak masa depan salah satunya adalah Narkoba. Nurdin yakin siapapun pemuda ini apakah anak nelayan, petani yang berasal dari pulau-pulau semua punya potensi yang jika terus dikembangkan kearah yang positif maka prestasi ada dalam genggaman.

“Kami yakin dan percaya bahwa anak-anak kami mempunyai kemampuan yang sangat luar biasa, kunci sukses hormati orang tua jangan kecewakan mereka, hormati guru dan selalu berkomunikasi dengan kawan2 dan sahabat peka terhadap lingkungan,” tutup Nurdin. (humaskepri)

KEPRI

Rabu | 27 Februari 2019 | 0:45

Terus Maju, Teliti dan Kerja Cepat Untuk Masyarakat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun didampingi Wakil Gubernur Kepri H Isdianto memimpin rapat evaluasi rutin bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bertempat di Rupatama Lt.4, Kantor Gubernur Istana Kota Piring, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin 25 februari.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Nurdin mengajak kepada semua Kepala OPD beserta jajarannya untuk tidak memperlambat ritme dalam menjalankan setiap progres pekerjaan, kerja cepat dan teliti sangat dibutuhkan agar pencapaian tujuan dapat tepat sasaran. “Jangan sampai di penghujung tahun kita kalang kabut dan menyebabkan kelalaian dan kesalahan pengerjaan, ini yang harus kita hindari,” ujar Nurdin.

Apalagi pekerjaan strategis yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, yang menurut Nurdin sangat penting untuk segera menampakan hasil terutama pergerakannya harus mulai muncul, selain tentunya kegiatan pokok dan rutin yang harus di selesaikan tiap tahunnya.Kemudian, Wakil Gubernur Isdianto mengajak semua Kepala OPD untuk terus membangun komunikasi yang positiif dilingkungan kerja, dengan semua pegawai diberbagai jenjang serta dilintas OPD, semua diharapkan semakin menguatkan kebersamaan dan kekompakan. “Kalau kita bersatu tentu kita akan kuat, apapun pekerjaan yang kita niatkan dengan sungguh-sungguh pasti selesai, apapun kendala dan halangan kita cari solusi bersama,” kata Isdianto.

Sementara itu, Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah menghimbau kepada pejabat yang langsung berperan dalam meyelesaikan tahapan pekerjaan terutama proyek strategis agar dapat pro aktif. “Agar denyut nasi pekerjaan dapat terlihat, apalagi kegiatan fisik dilihat langsung oleh masyarakat,” ujar Arif. Kepala Biro Administrasi Pembangunan Aries Fhariandi dalam rapat tersebut melaporkan secara umum progres realisasi fisik dan keuangan di masing-masing OPD. Terkait belanja langsung yang telah masuk kedalam SIRUP, baru 85 persen yang telah terimput dari 41 OPD di lingkungan Pemprov Kepri.Sedangkan untuk proses lelang kegiatan, Aries melanjutkan bahwa untuk proyek-proyek strategis yang ada di 11 OPD terdata sebanyak 76 paket untuk tahun 2019. Namun baru sebanyak 5 paket yang telah masuk ke Biro Layanan Pengadaan. “Untuk mencapai 100 persen balance pada SIRUP dan progres percepatan lelang kegiatan strategisi diharapkan OPD dapat segera menyelesaikan proses administrasinya,” ujar Aries.*

Lapor SPT Tahunan Pph Orang Pribadi Tahun 2018 Setelah menggelar rapat evaluasi bersama OPD, acara dilanjutkan dengan Pekan Panutan Pelaporan SPT Tahunan Pph Orang Pribadi Tahun 2018, di Rupatama Lt.4 kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin 25 februari.

Acara sendiri dibuka oleh Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah yang mengatakan bahwa SPT tahunan merupakan agenda yang harus di laporkan secara rutin bagi wajib pajak, untuk itu Arif mengajak kepada semua Kepala OPD dan jajaran agar tidak lupa menunaikan kewajiban tersebut. “Ini menjadi motivasi jangan sampai terlambat melaporkan, kita tentu tidak ingin menjadi masalah dalam proses keuangan kita,” kata Arif.

Apalagi dizaman modern saat ini yang mana pelaporan pajak sendiri telah menggunakan sistem berbasis online. “Jadi tidak adalagi kata lupa dan tidak melaporkan karna sekarang sudah serba mudah dengan adanya teknologi,” lanjut Arif.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kakanwil DJP) Kepri Slamet Sutantyo mengatakan bahwa pelaporan SPT sendiri merupakan kegiatan rutin setiap tahun bagi warga negara yang telah memiliki NPWP yang mana pelaporan sendiri menggunakan e-filling yakni secara online dan real time.“Guna meningkatkan kesadaran dan mengajak semua masyarakat Kepri agar melaporkan secara rutin sebegai bentuk pemenuhan bagi wajib pajak,” kata Slamet. (humas kepri)

KEPRI

Sabtu | 16 Februari 2019 | 19:42

Terus Bersinergi Untuk Keberhasilan Pembangunan Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun mengajak semua jajaran di Kepulauan Riau untuk terus menguatkan sinergitas yang telah berjalan dengan baik. Karena pembangunan memiliki banyak sisi yang masing-masing memiliki kapasitas untuk mengisi dan menguatkan sisi tersebut, sehingga keberhasilan pembangunan dapat terwujud.“Kita Ibaratkan Kepri sebuah kapal, maka kita didalamnya bersama-sama mendayung dengan kekuatan dan kapasitas masing-masing untuk mencapai keberhasilan pembangunan tersebut,” ujar Nurdin saat menghadiri acara Serah Terima Jabatan Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Kepri Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat, 15 februari.

Apalagi Kemenkumham, yang menurut Nurdin telah ikut bersumbangsih bagi keberhasilan pembangunan di Kepri. Seperti menciptakan tatanan hukum, pembinaan dan peningkatan kesadaran hukum bagi masyarakat.Dalam Sertijab sendiri juga diserahkan Petikan Surat Keputusan Menkumham RI tentang Penetapan Bandar Udara RHF dan Terminal Khusus Pariwisata Bintan Lagoon Resort sebagai tempat pemeriksaan imigrasi kepada Gubernur Kepri.

Menurut Nurdin hal itu menjadi sebuah gebrakan baru bagaimana untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan yang maksimal. “Terutama menjaga dan meningkatkan jumlah wisatawan di Kepri sehingga potensi pariwisata semakin berkembang berkat peran serta semua pihak,” tambah Nurdin.

Sementara itu, Sekjen Kementerian Hukum dan HAM RI Bambang Lantang Sariwanto menghimbau kepada Pejabat yang baru beserta Jajaran Kanwil di Kepri untuk melanjutkan segala sesuatu yang telah baik berjalan sebelumnya. Karena kesuksesan pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri, perlu sinergitas dan kolaborasi dengan semua pihak.

Apalagi lokasi strategis Kepri yang berada dekat dengan Negara tetangga yang menurut Bambang Peran serta Imigrasi sangat vital. “Lanjutkan komunikasi dan koordinasi yang baik bersama stakeholder  di Kepri sehingga pencapaian kinerja dapat tercapai dan ikut bersumbangsih bagi pembangunan di Kepri ini,” kata Bambang.Bambang melanjutkan,

pelantikan secara serentak dilingkungan Kemenkumham RI pada Jabatan Pimpinan Tinggi pada November 2018 lalu telah dilakukan dalam rangka percepatan kinerja dari Kemenkumham, mengingat 2019 merupakan tahun terakhir dari RPJMN.

Serah terima jabatan sendiri berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI nomor: M.HH-04.KP.03.03 Tahun 2019 tanggal 22 Januari 2019 dilantik Zaeroji, S.Sos.,MH yang sebelumnya menjabat sebagai Dirut Pengawasan dan Penindakan Perindustrian Direktorst Jenderal Imigrasi sebagai Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kepri yang baru menggantikan Drs. Bambang Widodo, MM yang selanjutnya dilantik sebagai Dirut Pengawasan dan Penindakan Perindustrian Direktorat Jenderal Imigrasi.Sertijab ditandai dengan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan oleh Kakanwil Kemenkumham yang lama dan yang baru bersama-sama Gubernur Nurdin, kemudian penyerahan Memori Jabatan dari Pejabat yang lama ke Pejabat yang baru, serta penadatanganan Pakta Integritas oleh Pejabat yang baru.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah, Asisten I dan II Raja Ariza dan Syamsul Bahrum, Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul, Perwakilan FKPD, Sejumlah Kepala OPD, Tokoh Masyarakat beserta tamu undangan lainnya. (humas kepri)

komisioner kpu

HEADLINE

Jumat | 23 November 2018 | 22:37

Tetap Waras, Terus Melindungi Hak Pilih

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang- Belakangan ini ramai kabar atau berita tentang orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang sudah masuk atau akan dimasukkan dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu serentak 2019. KPU sebagai penyelenggara pemilu disudutkan. Seolah-olah mengerjakan sesuatu yang sia-sia bin konyol.

Padahal, KPU hanya menjalankan amanat undang-undang. Yaitu, UU No 7/2017 tentang Pemilihan Umum, UU No 19/2011 tentang Ratifikasi Konvensi PBB mengenai Hak-Hak Penyandang Disabilitas, UU No 8/2016 tentang Penyandang Disabilitas, dan UU No 18/2014 tentang Kesehatan Jiwa.

BACA

Apri Optimis Atlit Bintan Mampu Ukir Prestasi di Porprov Kepri

Klenteng Nguan Tian Xiang Tih Bio Bagian Lokasi Wisata Religi

Komisioner KPU Provinsi Kepri, Priyo Handoko mengatakan, prinsipnya, semua penyandang disabilitas harus diberi akses yang setara untuk berpartisipasi dalam kehidupan politik dan publik. Bahkan, tidak boleh ada pembedaan, diskriminasi atau pengecualian terhadap kelompok disabilitas tertentu. Termasuk, hak bagi penyandang disabilitas mental untuk masuk dalam daftar pemilih.

Apakah ODGJ yang masuk DPT ini nanti otomatis bisa menggunakan hak pilihnya di hari pemungutan suara 17 April, ya kita lihat nanti. Kalau menurut dokter yang menangani, warga bersangkutan dalam kondisi prima dan sehat mentalnya, silakan datang ke TPS dan mencoblos. Bila sebaliknya, mungkin Beliau lebih baik beristirahat dan menenangkan fikiran di rumah saja.

Pandangan ‘Kalam’ Sutardji Tahun Lalu Tentang Daik Lingga

Dikatakan Priyo, merujuk UU No 8/2016 tentang Penyandang Disabilitas, terdapat 4 pengelompokan disabilitas. Ada disabilitas fisik, disabilitas intelektual, disabilitas mental, dan disabilitas sensorik. Tapi, kali ini saya mau fokus dulu dengan kelompok disabilitas intelektual dan mental.

“Yang dimaksud disabilitas intelektual adalah terganggunya fungsi fikir karena kecerdasan di bawah rata-rata. Contohnya, lambat belajar, tuna grahita, dan down syndrom,” terang Priyo, Jumat, 23 November 2018.

Andap Ajak Personil Polda Maknai Keteladanan Nabi Muhammad SAW dengan 3M

Dia mengatakan, adapun disabilitas mental adalah terganggunya fungsi fikir, emosi, dan perilaku. Variannya cukup beragam. Ada skizofrenia, bipolar, depresi, anxientas (kecemasan ekstrem), dan gangguan kepribadian. Lima kondisi ini masuk kategori psikososial.

“Mereka inilah yang kerap disebut orang dengan gangguan jiwa. Istilah gangguan jiwa atau hilang ingatan ini juga sudah muncul dalam Peraturan KPU No 11/2018,” pungkasnya.

Selain kategori psikososial, tambah dia,  ada juga kategori disabilitas perkembangan yang berpengaruh pada kemampuan interaksi sosial. Ini masih masuk jenis disabilitas mental. Contohnya, autis dan hiperaktif.

9 Tersangka Ini Akibatkan Kerugian Negara Rp4 Miliar di Pasar Modern Natun

Dikatakan Priyo, masuknya ODGJ ke dalam DPT bukan barang baru. Bukan wacana atau isu yang baru muncul jelang pemilu 2019. Sejak 2014 mereka sudah diakomodir. Dalam putusan MK No 135/PUU-XIII/2015 terkait dengan uji materi UU Pilkada No 8/2015 disebutkan beberapa contohnya. Semua terjadi menjelang pemilu 2014. Misalnya, ada 62 orang yang didaftar masuk DPT di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Marzuki Mandi Kota Bogor dan 41 orang di RSJ Banyuwangi.

Ia mengatakan, pendataan juga dilakukan di RSJ Bangli, Bali. Bahkan, keluar SE 395/KPU/2014 tanggal 6 Mei 2014 yang menginstruksikan KPU/KIP Kabupaten/Kota untuk membentuk TPS di RSJ dan panti sosial.

“Kami senang persoalan ini sekarang mencuat lagi. Heboh di seantero jagat. Artinya, semakin banyak orang yang peduli dengan daftar pemilih. Semoga partisipasi pemilih pada 2019 nanti ikut naik. Melampaui target nasional 77,5 persen,” ungkapnya.

Karena itu, bila dalam beberapa hari ke depan pihaknya menemukan ada ODGJ yang belum masuk DPT, maka akan mendaftarkannya. Sesuai mekanisme. Yakni, memiliki nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga (NKK). Yang jelas, kami tidak mungkin mendata ODGJ yang sedang ”berpetualang” di jalan dan emperan. Targetnya adalah RSJ, panti sosial, dan rumah.

Untuk diketahui, Kepri saat ini belum punya RSJ. Yang bisa dilakukan, rekan-rekan KPU Kabupaten/Kota kembali berkoordinasi dengan dinas sosial dan dinas kesehatan. Sekadar memastikan. Siapa tahu ada yang terlewatkan. (*)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mengajak para petani untuk terus semangat mengembangkan potensi pertanian yang ada di daerah. Apalagi keberadaan lahan dengan kontur tanah yang tepat, sarana dan fasilitas yang memadai maka akan menghasilkan produk terbaik.

“Tinggal bagaimana kemampuan kita untuk mengelola hasilnya menjadi berdaya guna dari semua sisi, apalagi dengan teknologi akan semakin memudahkan, yang nantinya upaya ini kembali akan mempertajam perekonomian Kepri,” ujar Nurdin di sela-sela perbincangannya bersama kelompok Tani dalam kunjungan kerjanya ke Tanjung Batu, Kundur, Kabupaten Karimun, Senin, 22 Oktober 2018.

Pemerintah Daerah, dikatakan Nurdin juga selalu mendukung dan berusaha untuk melakukan upaya-upaya untuk ikut meningkatkan kemajuan hasil produksi yang di kerjakan oleh para petani.

“Kita juga akan mencoba ke Kementrian untuk membantu dalam upaya perluasan lahan yang masih belum terbuka. Pemprov bersama Pemkab juga akan terus berkoordinasi melalui pihak terkait untuk kelancaran proses kegiatan bertani,” lanjut Nurdin.

Nurdin juga berujar, dirinya berkeinginan untuk melakukan semenisasi pada jalan masuk menuju lahan pertanian. Karena sepanjang 5 Km saat Nurdin masuk kedalam lokasi, jalanan tanah merah yang dilalui dalam keadaan yang tidak rata dan banyak lobang serta genangan air.

“InsyaAllah kedepan akan kita upayakan pengembangan jalan masuk agar mobilitas keluar masuk menjadi lebih lancar,” tambah Nurdin lagi.

Setibanya di Kundur, Gubernur beserta rombongan merapat di Pelabuhan Urung, Tanjung Berlian untuk kemudian menuju ke Masjid Besar Al Furqan, Kundur Utara untuk menunaikan shalat dzuhur.

Selanjutnya Gubernur menuju ke Desa Teluk Radang, Kecamatan Kundur Utara untuk melakukan penyerahan Alat dan Mesin Pertanian kepada Kelompok Tani Kabupaten Karimun yang dipusatkan di Kawasan Bioindustri padi di wilayah perbatasan, Gudang Rice Milling Unit (RMU), Gapoktan Mega Buana.

Secara simbolis Nurdin menyerahkan sebanyak 21 unit alat dan mesin tani kepada 16 Kelompok Tani/ Gapoktan yang tersebar di Kundur. Adapun rincian bantuan antara lain 10 unit Handtraktor, 9 unit Cultivator dan 11 unit Minitraktor. Selain itu Nurdin juga berkesempatan untuk berbincang bersama kelompok Tani juga meninjau Gudang Rice Milling Unit (RMU), Gapoktan Mega Buana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Karimun Muhammad Aftan menyampaikan, bahwa kawasan pertanian sendiri seluas 278 Hektar yang mana saat ini sudah dibuka lahan seluas 100 Hektar dan dalam proses penanaman padi. Direncanakan untuk tahun kedepan akan dilakukan pembukaan lahan lagi seluas 128 Hektar untuk cetak sawah baru.

“Kita meminta arahan juga bantuan dari Pemerintah Provinsi agar rencana kami tahun depan terealisasi ,” kata Aftan.

Kemudian mewakili Kelompok Tani setempat Nasir menyampaikan ucapan terimakasih atas penyerahan alat tani yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kepri.

“Alhamdulillah dengan diberikan nya sejumlah bantuan alat dan mesin tani ini semakin memudahkan dan mempercepat pekerjaan kami,” kata Nasir.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Ahmad Izhar, Kepala Dinas Kelautan Eddy Sofyan, Kepala Dinas Kepemudaan Maifrizon dan Kepala Biro Humprohub Nilwan. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun senang perkembangan sepak bola di Kepri terus menggeliat. Rutinnya diselenggarakan berbagai pertandingan diharapkan mampu mengeluarkan kemampuan anak-anak daerah untuk tampil maksimal sembari terus mempererat jalinan silaturahmi.

“Kemampuan anak-anak daerah kita, harus didorong agar mereka dapat menunjukan kualitas mereka hingga ke taraf nasional ,” ujar Nurdin saat penutupan turnamen sepak bola Jurnalis Cup II 2018 di Lapangan Sepak Bola Hang Lekir, Km.10, Tanjungpinang, Sabtu, 15 September 2018 sore.

Gubernur juga menyampaikan terimakasih kepada Perkumpulan Sepak Bola Jurnalis yang ikut andil dalam pelaksanaan turnamen ini. Karena semua dapat ikut berperan aktif salah satunya bagi pengembangan pesepak bolaan di Kepri ini.

Sebanyak 32 tim mengikuti turnamen yang dibuka pada Rabu,8 Agustus 2018 lalu, dengan sistem poin dibagi kedalam 8 grup, tidak hanya dari Kota Tanjungpinang dan Bintan, kompetisi ini juga diikuti oleh sejumlah tim dari Kota Batam, Lingga, dan Karimun. peringkat 1 dan 2 berhak lolos ke babak 16 besar hingga mencapai partai puncak, tim Mitra Singkep dan Harkam bertahan dan memainkan laga finalnya hari ini.

Sementara itu, mewakili jajaran panita pelaksana Maturnas menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu mensukseskan turnamen ini.

“Kita berharap dari turnamen-turnamen inilah lahir pesepak bola handal yang akan mengharumkan nama Kepri dimasa depan,” kata Martunas.

Pertandingan sendiri berjalan dengan sengit. Peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim saling melancarkan serangan. Tim Harkam membuka keunggulan di menit-menit awal, namun menutup babak pertama Tim Mitra Singkep menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, kedua tim kembali sama-sama bermain menyerang, Tim Harkam kembali unggul menjadi 2-1 dan hingga peluit panjang dibunyikan skor tidak berubah. Tim Harkam berhak menjadi juara mendapatkan hadiah uang pembinaan dan piala yang diserahkan langsung oleh Gubernur.

Total hadiah sendiri disediakan oleh panitia sebesar Rp 70 juta, selain uang tunai, pemenang dalam turnamen ini juga mendapatkan tropi, medali, dan piagam penghargaan. Kemudian panitia juga menyediakan hadiah untuk kategori pemain terbaik serta pencetak gol terbanyak.(***)

sumber: humaskepri.id

Nurdin Gesa Pengesahan RUU Daerah Kepulauan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Upaya-upaya percepatan pengesahan RUU Daerah Kepulauan terus dilakukan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. Sebagai Ketua Badan Kerja Sama Provinsi Kepulauan, Nurdin terus mengawal agar tahun ini RUU itu disahkan menjadi UU Daerah Kepulauan.

“Niat kita ingin membangun bangsa ini dengan memanfaatkan potensi besar kemaritiman. UU ini akan mempercepat kejayaan itu,” kata Gubernur Nurdin sesaat setelah bertemu Ketua DPD RI H Oesman Sapta Odang, di Kantor DPD RI, Jakarta, Rabu, 5 September 2018 petang.

Nurdin ke Jakarta menemui OSO setelah serangkaian acara di Kepri. Nurdin memulai pagi dengan bersafari subuh di Masjid Abbas Thalib Batu 9 Tanjungpinang. Setelah itu Nurdin menghadiri pelantikan dewan pengurus Ikatan Pengusaha Industri Kapal Indonesia Cabang Kepri di Hotel Swiss Bell Harbourbay Batam.

Dalam pertemuan sekitar dua jam itu, OSO didampingi Sekjen DPD RI. Sementara Nurdin didampingi Asisten Pemerintahan yang juga Sekretaris BKS Provinsi Kepulauan Raja Ariza dan Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum.

Masuknya RUU Daerah Kepulauan merupakan inisaisi DPD RI. Tahun ini RUU itu sudah masuk dalam
prolegnas DPR RI. Karena itu desakan dari BKS Provinsi Kepulauan semakin menguat.

Menurut Nurdin, keinginan BKS agar RUU ini segera disahkan adalah untuk penguatan pembangunan di daerah kepulauan. Apalagi semangat Presiden Joko Widodo yang mencanangkan dalam Nawacitanya membangun dari pinggiran, sangat sejalan dengan mempercepat membangunnya daerah-daerah kepulauan.

“Laut adalah masa depan kita. Kita harus memanfaatkan laut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Nurdin.

Nurdin mengatakan, OSO dan DPD RI berkomitmen untuk menggesa percepatan pengesahn RUU itu.

Berbagai langkah terus dilakukan BKS Provinsi Kepulauan. Agustus lalu, perwakilan delapan Gubernur yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Provinsi Kepulauan mendesak agar Rancangan Undang-undang melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI, Fahri Hamzah di ruang rapat Komisi II, Jakarta. Ke delapan provinsi itu adaah Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Barat, Maluku Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara.

Saat itu, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan pihaknya juga berharap RUU ini disahkan paling cepat tahun ini dan paling lama sebelum periode anggota DPR RI yang sekarang berakhir.

“Saya harap DPR RI lebih fokus membahas RUU ini. Aturan di UU tersebut merupakan dasar penting untuk pengembangan konsep maritim bagi Republik Indonesia,” kata Fahri.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, BATAM – Walikota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menerima kunjungan kerja, Mr Chee Hong Tat, Senior Minister of State Ministry of Trade and Industry Singapura, Rabu, 29 Agustus 2018.

Turut mendampingi , Chee Hong Tat, Konsulat Jenderal Singapura, Mark Low. Sebelum bertemu dengan Rudi, Chee Hong Tat berkesempatan berkunjung ke Kawasan Industri Batamindo dan Nongsa Digital Park (NDP).

Dalam kunjungannya, Chee Hong Tat mengatakan bahwa kerjasama antara Pemerintah Singapura dengan Batam cukup baik selama ini. Investor Singapura pun cukup banyak yang menanamkan investasinya di Kota Batam, Salah satu investasi terbesarnya adalah kerjasama NDP. Kerjasama NDP ini menciptakan lapangan kerja baru bagi tenaga kerja Indonesia, terutama dibidang digital.

Rudi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Chee Hong Tat. Rudi juga berharap agar hubungan baik antara Batam dengan Singapura tetap terjaga dengan baik, termasuk investasi Singapura yang ada di Batam. Pemko Batam akan menjaga hubungan kerjasama terus berjalan dengan baik.

“Ibarat sebuah lingkaran, Batam itu berada di lingkaran utama yang terletak di Singapura. Air yang penuh tuangnya kemana, tentulah ke Kota Batam. Atas nama Pemko Batam dan atas kerjasama selama ini, saya rasa cukup baik dan kami sangat menjaga itu. Kami paham investasi terbesar di Batam ini adalah Singapura,” kata Rudi.

Terkait belum selesainya regulasi antara Free Trade Zone (FTZ) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam, Rudi mengatakan itu tidak menjadi penghalang karena kerjasama kita tetap terus berjalan.

“Singapura melihat NDP salah satu sentral investasi dan kita Pemko tidak hanya mempersiapkan peluang investasi di NDP tapi juga sektor lain, salah satunya sektor pariwisata,” papar Rudi, menambahkan.

Terkait regulasi, Rudi mengatakan bahwa Pemko Batam kini tengah melakukan pembenahan sehingga orang tertarik untuk berinvestasi di Batam. Memberi kepastian hukum dalam pengurusan perizinan kepada investor, Pemko Batam memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) dan sudah menerapkan sistem Online Single Submission (OSS).

Ia mengatakan, pemerintah Singapura tidak perlu khawatir terkait regulasi, karena selaku kepala daerah ia akan menegakkan aturan dan Pemko Batam menjamin untuk melindungi investor.

“Terima kasih karena sudah mempercayakan Batam sebagai tujuan investasi. Kami sudah membuka ruang untuk kerjasama dan kami akan menjaga ruang itu. Artinya jika dari investor Singapura ada masalah bisa langsung ke kami, saya atau Pak Wakil. Itu jaminan kami kepada investor Singapura,” sebut Wako.

Rudi mengatakan terjalin baiknya hubungan kerjasama antara Kota Batam dan Singapura tidak hanya di bidang industri melainkan pendidikan, kesehatan dan pariwisata. Di bidang pariwisata, Pemko Batam saat ini melakukan penataan untuk kenyamanan turis yang berkunjung ke Batam. Pemko Batam menurutnya juga telah memberikan izin kepada pegusaha untuk mengelola beberapa pulau dan akan dibangun resort.

“Ke depan turis transit di Singapura dan berkunjung ke Batam. Batam butuh kunjungan turis karena ini akan menghidupkan semua sektor, termasuk membuka peluang tenaga kerja lokal. Saya jamin bahwa regulasi akan betul-betul ditegakkan,” tegasnya.

Amsakar yang mendampingi Rudi menambahkan, cukup banyak peluang kerjasama yang bisa dilakukan antara Singapura dengan Kota Batam. “Salah satu kerjasama yang menjadi andalan kita adalah NDP. Karena akan ada banyak tenaga kerja Indonesia yang akan diserap di sana. Itu salah satu peluang untuk sama-sama kita tarik manfaatnya,” tutur Amsakar. (hpb)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Nilai dolar Amerika Serikat (AS) hari ini mengalami penguatan terhadap rupiah dan terus menuju level Rp 14.300. Mengutip data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) dolar AS tercatat Rp 14.271, kemudian dari Reuters tercatat Rp 14.277.

Ekonom PermataBank Josua Pardede menjelaskan penguatan dolar AS terjadi karena sentimen global. Sentimen tersebut mulai dari ekspektasi kenaikan bunga acuan Bank Sentral AS The Federal Reserve hingga sentimen perang dagang antara AS dan China.

Menurut dia, penguatan mata uang Paman Sam terus terjadi meskipun sentimen sempat mereda akibat pernyataan yang dikeluarkan Gedung Putih.

“Sentimen memang mereda tapi dolar AS juga masih kuat. Tak hanya di Indonesia ini juga terjadi di kawasan Asia, Yuan China jadi mata uang yang memimpin pelemahan ini,” kata Josua saat dihubungi detikFinance, Kamis, 28 Juni 2018.

Dia menjelaskan, selain itu dalam satu pekan terakhir juga terjadi peningkatan imbal hasil pada surat utang negara (SUN) ini juga menyebabkan pelemahan terhadap rupiah.

Josua menambahkan, jika dilihat memang dolar AS masih kuat jika dibandingkan dengan mata uang negara berkembang. Hingga pekan ini dolar diprediksi masih akan bertengger di sekitar Rp 14.200.

Menurut dia, penguatan dolar AS hari ini Kamis, 28 Juni 2018 menyebabkan pelemahan yang paling dalam terhadap rupiah. Josua menyebut ini harus menjadi perhatian Bank Indonesia (BI) untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

“Jika dilihat BI sudah mengeluarkan statement akan melakukan langkah pre emptive, untuk menjaga kestabilan rupiah dengan memanfaatkan kenaikan bunga,” ujar dia.

Dia menjelaskan, pergerakan nilai tukar ini harus terus dipantau karena jika nilai tukar sudah tidak sesuai dengan fundamentalnya maka akan mengganggu stabilitas perekonomian dalam negeri. (***)

sumber: detik.com

LINGGA

Senin | 14 Mei 2018 | 15:52

Buaya Terus Telan Korban, Pemda tak punya Solusi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Beberapa tahun belakangan peristiwa penyerangan buaya di Kabupaten Lingga terus memakan korban. Sayangnya belum juga ada solusi terhadap penanganan hewan predator maupun korban.

Sejauh sudah beberapa kali terjadi insiden penyerangan buaya terhadap manusia. Seperti yang terjadi di Desa Sungai Besar, Desa Sungai Pinang, Desa Kerandin, Kelurahan Daik, Desa Kelumu dan Desa Mepar.

BACA: Ada Teriakan Minta Tolong dan Percikan Air Di Laut, Warga Mepar Hilang diterkam Buaya

“Seharusnya Pemerintah dalam hal ini , sudah mengambil suatu tindakan, ini mengancam nyawa manusia, dan kenyamanan nelayan beraktifitas mencari rezeki. Sudah beberapa kali kejadian serupa terjadi di Lingga,” Ungkap Hasbi pemuda Daik Lingga kepada mediakepri.co.id Senin, 14 Mei 2018.

Menurutnya, Dinas terkait terkesan lalai untuk mengantisipasi persoalan ini agar tidak terulang lagi.
Sementara itu habitat buaya terus berkembang biak, hampir merata disetiap sungai yang ada di Pulau Lingga.

Buaya memang termasuk hewan langka dan dilindungi UU, tetapi keberadaannya sangat meresahkan.

“Atau harus ada korban lagi baru pemerintah bertindak?,” Ujarnya.

Dia menghimbau agar Masyarakat nelayan tetap berhati-hati dalam beraktifitas.(wawan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Penguatan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) semakin menjadi-jadi. Bahkan, kemarin dolar AS sudah tembus Rp 14.000.

Kondisi ini cukup menghebohkan. Berita tentang tembusnya dolar AS hingga Rp 14.000 menarik banyak perhatian masyarakat.

Bagaimana tidak, mata uang garuda, rupiah, terbilang cukup lama terombang-ambing yang disebabkan amukan dolar AS. Apa yang menjadi kekhawatiran pun terjadi, dolar AS tembus Rp 14.000, meskipun masih jauh dari batas stress test Rp 20.000 seperti yang dibocorkan OJK.

Meski begitu, pemerintah masih menanggapi santai pelemahan lanjutan Rupiah. Kondisi sebaliknya juga terjadi di pasar modal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru menguat setelah sebelumnya dalam tren pelemahan cukup panjang. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Ditengah kabar gugatan cerai oleh sang istri, Rahandini Destia Astrinatri, saat ini Daus Mini memilih untuk beribadah umrah.

Dari akun Instagramnya, Daus mengabarkan berangkat umrah pada Minggu, 22 April 2018. Tidak sendiri, Daus Mini melakukan umrah bersama sejumlah rekannya.

Di tengah ibadah umrahnya itu, Daus rupanya bertemu dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab. Sebagaimana diketahui, sejak terbelit kasus, Rizieq Shihab memilih tinggal di Mekkah. Momen pertemuan Daus Mini dengan Rizieq Shihab itu diunggah Daus di akun Instagramnya, @dausminiasli, Sabtu (29/4/2018) kemarin.

Dalam foto yang diunggah, Daus dan Rizieq terlihat berpegangan tangan.

“Sebuah keberkahan dimekah bisa bertemu langsung & foto bareng dengan habib riziq…takbir,” tulis Daus memberi keterangan fotonya.

Daus tidak menjelaskan lebih lanjut apakah ia sengaja bertemu Rizieq Shihab atau secara kebetulan bertemu.

Kabar terbaru datang dari Daus Mini. Ia digugat cerai sang istri, Rahadini Destia Astrianti. Padahal keduanya baru menikah siri pada 22 Maret 2018 lalu. Gugatan cerai tersebut dikabarkan berasal dari adanya isu orang ketiga.

Dilansir dari Insert, istri Daus sempat angkat bicara soal wanita lain bernama Ryana Dewi dalam hidup suaminya.

Rahadini sudah pernah mengucapkan kata cerai meskipun tidak ditanggapi oleh Daus.

Drama belum selesai, Daus Mini juga angkat bicara dalam program Brownis Tonight, Rabu, 18 April 2018.

Daus mengatakan kepada para host bahwa gugatan cerai itu disebabkan karena istrinya risih dengan pemberitaan media.

Tak lama, Rahadini kembali jadi bahan pembicaraan karena ia melepas hijabnya usai menggugat cerai Daus.

Ia kini juga tampil wara-wiri di berbagai stasiun televisi.

Belum reda masalah tersebut, kini muncul undangan pernikahan atas nama Rahadini Destia dengan seorang pria bernama Ari Oktaviadi.

Undangan dan fotonya bersama lelaki diduga bernama Ari itu viral di akun gosip Lambe Turah pada Jumat, 27 April 2018 malam.

Namun siapa sangka jika tanggal pernikahan yang tertulis adalah Jumat, 16 Februari 2018.

Padahal Rahadini baru saja menikah dengan Daus Mini pada Maret 2018 silam.

Netizen menyebut Rahadini hanya mencari sensasi belaka dan itu hanyalah gimmick atau bahkan settingan.

mrs._memey Setting terus

ambarsary_71 Setingan

ayuwardanii94 Mau nikah sm bang daus cuma pingin masuk tipi kalee min.udah keliatan bget . Aneh syekalee, nikah mah cari berkah dr Allah ini malah nyari job di tv

veronica_septiana93 Cari sensasi banget tergila2 pengen jadi artis

gsulthonah Masa nikah sama ari nya thn 2018 kok udh punya anak

widya_pooja Kasihan keluarganya uda nggung malu ga jd nikahan , malah skrg dia cr sensasi beginii .. ya kann?. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Angka kecelakaan kerja yang terjadi di Kota Batam dalam tiga tahun terakhir terus mengalami penurunan.

Turunnya angka kecelakaan kerja ini sesuai dengan data yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Untuk angka kecelakaan kerja pada tahun 2015 mencapai 6.232 kasus. Sedangkan angka kecelakaan pada 2016 menurun menjadi 4.691 kasus. Kemudian data terakhir yang diterima pada tahun 2017, kecelakaan kerja yang terjadi tercatat hanya 4.410 kasus.

BPJS secara nasional, seperti yang dipaparkan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dakiri, angka kecelakaan kerja yang ditangani lembaga itu mencapai 110.282 kasus. Angka ini kemudian menurun secara beruntun, pada 2016 dan 2017.

“Perlu upaya nyata untuk mengurangi angka kecelakaan ini,” ujar Hanif saat kunjungan ke Batam beberapa waktu lalu.

Sementara itu, klaim JKK BPJS Ketenagakerjaan Batam meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2015 total pembayaran klaim sebesar Rp 16,996 miliar. Sedangkan 2016 total klaim Rp 22,287 miliar, dan 2017 sebesar Rp 23,780 miliar. (***)

sumber: utusankepri.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Pasangan Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon melangkah ke final ganda putra All England 2018, setelah menyingkirkan pemain Denmark dua set langsung, di Birmingham, hari Sabtu, 17 Maret 2018.

Kevin/Marcus menang atas Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding 21-11 21-19 dalam waktu 38 menit.

Pasangan Indonesia menang mudah di set pertama, tapi permainan di set kedua terganggu, setelah Kevin dinyatakan fault karena oleh wasit raketnya dinyatakan menyentuh kok, padahal Kevin merasa sama sekali tak menyentuh kok tersebut.

Ia protes keras dan pertandingan sempat berhenti beberapa saat namun wasit tak menerima penjelasannya.

“Itu keputusan yang sangat aneh … itu membuat (konsentrasi) kami terpengaruh,” kata Kevin usai pertandingan kepada wartawan BBC Indonesia Mohamad Susilo di arena kejuaraan di Birmingham.

Insiden ini, tambah Marcus, diakui mempengaruhi konsentrasi dan fokus.

“(Membuat kami) goyah, bingung … tapi (bagusnya kami) bisa kembali (fokus) lagi,” kata Marcus.

Conrad-Petersen mengatakan Kevin/Marcus bermain jauh lebih baik terutama di set pertama.

“Kami terlalu banyak melakukan kesalahan di set pertama. Di set kedua, permainan kami jauh meningkat tapi pada akhirnya lawan lebih cerdas dan kami kalah,” kata Conrad-Petersen.

Dalam pertandingan ini Kevin/Marcus menunjukkan trade mark mereka selama ini, bermain sangat cepat dipadu dengan smash-smash keras oleh Kevin.

Di set kedua, pasangan Indonesia banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama setelah insiden Kevin dinyatakan fault oleh wasit, seperti mati langkah dan bola yang menyangkut di net.

Sempat saling mengejar poin, tapi Kevin/Marcus akhirnya mengunci duo Denmark di poin 19.

Prestasi yang terus meroket

Di partai puncak, Kevin/Marcus akan berhadapan dengan pemenang pertandingan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dan Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Kevin mengatakan dirinya tak memilih siapa akan akan dihadapi di final.

“Tak ada lagi yang bisa dipilih. Kalau masuk final, pasti mereka adalah pemain yang terbaik,” katanya.

Bagi Kevin dan Marcus, keberhasilan masuk final ganda putra turnamen bergengsi All England mengukuhkan performa konsisten mereka dalam setahun terakhir.

Nomor satu dunia dan juara All England, apa sasaran Kevin/Marcus selanjutnya?
All England: Datang sebagai juara bertahan, Kevin/Marcus tak mau pikirkan beban psikologis. Sejak juara di All England tahun lalu, Kevin/Marcus terus meroket dan menjuarai beberapa seri turnamen bulutangkis.

Kemenangan atas Conrad-Petersen/Kolding adalah yang kemenangan ke-18 kali berturut-turut, yang antara lain membuat mereka menjadi ganda putra terbaik di dunia dan menempati unggulan nomor satu di All England.

Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, mengatakan semua pemain sekarang ingin mengalahkan Kevin/Marcus.

“Saya berpesan ke Kevin/Marcus untuk tidak meremehkan lawan, jangan terlalu percaya diri. Semua orang kini mengincar mereka, ingin mengalahkan mereka,” kata Herry.

Herry mengatakan semua lawan mempelajari permainan Kevin/Marcus.

“Mereka mencari tahu apa kelemahan mereka. Makanya, Kevin/Marcus harus fokus sejak awal pertandingan dan harus konsisten,” kata Herry. (***)

sumber: bbc.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Washington – Musium Peringatan Holokus Amerika Serikat (AS) akhirnya menarik penghargaan tertinggi Hak Asasi Manusia (HAM) dari tokoh demokrasi asal Myanmar, Aung San Suu Kyi. Penarikan ini berkaitan dengan sikap Suu Kyi yang dianggap diam saat pelanggaran HAM di Rohingya.

Seperti diketahui, Aung San Suu Kyi adalah peraih nobel perdamaian pada 1991 atas perjuangannya melawan Junta Militer dan memerdekaan rakyat Myanmar. Dan enam tahun lalu, pemimpin partai Liga Demokrasi Nasional ini meraih pernghargaan Elie Wiesel dari Musium Holokus AS atas usaha yang sama.

Dikutip dari Kantor Berita AFP, Jumat, 9 Maret 2018, Musium Holokus AS menemukan bukti bahwa Suu Kyi tidak berbuat apapun saat operasi militer negaranya menyasar kawasan Rohingya. Bahkan mengeluarkan pernyataan retorik dengan menentang usaha PBB yang ingin mengambil tindakan penyelamatan etnis rohingya.

“Setelah serangan tentara atas masyarakat Rohingya dilancarkan pada tahun 2016 dan 2017, kami berharap anda sebagai seorang individu yang selama ini berjuang untuk kemerdekaan rakyat Myanmar melalukan sesuatu bagi membantu etnis itu, atau sekurang-kurangnya menyuarakan pendapat dengan mengutuk tindakan keji tersebut,” kata juru bicara Musium dalam surat resmi yang ditujukan kepada Suu Kyi.

Parti yang dipimpin Suu Kyi juga melarang media melaporkan kejadian pembunuhan besar-besaran ke atas etnik itu. Pembungkaman media ini menjadi catatan bagi Museum Holokus untuk mengambil tindakan.

“Tindakan zalim pihak tentera khususnya sejak beberapa bulan kebelakangan ini menuntut anda melakukan sesuatu yang boleh membantu tetapi anda memilih untuk berdiam diri,” kata surat itu lagi.

Sebelumnya di internet tahun lalu juga marak desakan pencabutan nobel bagi Suu Kyi. Namun kala itu, Komite Nobel mengatakan bahwa mereka tidak akan membatalkan penghargaan tersebut, dengan mengatakan bahwa hanya pekerjaan yang membuat hadiah itu diperhitungkan. (***)

KEPRI

Minggu | 04 Maret 2018 | 22:14

Buat Al-Qur’an Terus Menggema di Bumi Melayu

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran  (MTQ) di berbagai tingkatan di Kepri merupakan cerminan baik yang harus konsisten. Hal ini agar lantunan Al-Qur’an dapat terus menggema di bumi melayu.

“Apalagi kita tahu sejarah panjang dari Karimun terkait MTQ ini, kita ingin tren keagamaan ini dapat terus terjaga,” kata Nurdin saat membuka MTQ Tingkat Kecamatan Tebing di Pantai Pongkar, Desa Pongkar, Tanjungbalai, Kabupaten Karimun, Jum’at, 2 Maret malam.

Kedatangan Gubernur sendiri disambut antusias oleh ribuan masyarakat Kecamatan Tebing. Tepat di depan  pintu masuk acara Gubernur sudah ditunggu ratusan anak-anak. Nurdin turun dari mobilnya kemudian langsung menyalami mereka satu-persatu sebelum menunju ke lokasi pembukaan.

Nurdin yakin keberkahan akan terus menyelimuti daerah yang memiliki kekuatan keagamaan yang kokoh. Selain melahirkan bibit-bibit qur’ani, segala pembangunan dan pengembangan daerah terasa akan mudah dikerjakan dan diselesaikan jika pondasi keagamaan di daerah terbentuk dengan baik.

“Benteng agama yang kuat dan kokoh harus dimilliki generasi muda di Kepri, dengan MTQ ini diharapakan kemampuan yang dimiliki dapat dijadikan bekal dalam menjalani kehidupan dimasa depan,” lanjut Nurdin.

Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim juga mengatakan bahwa pelaksanaan MTQ tingkat kecamatan ini sebagai bentuk menanamkan semangat mencintai al-qur’an kepada para generasi muda di Karimun.

Anwar melanjutkan bahwa kedatangan Gubernur Nurdin juga menjadikan angin segar tersendiri karna keberhasilan karimun dibidang MTQ sebelumnya merupakan hasil dari tangan dingin Nurdin yang merupakan mantan Bupati Karimun 2 periode tersebut.

“Menjadi kan pelecut semangat bagi para peserta yang akan mengikuti MTQ di Kecamatan Tebing,” kata Anwar.

Pergelaran MTQ sendiri berlangsung pada 2-5 Maret 2018 yang diikuti oleh 4 Kelurahan dan 1 Desa se Kecamatan Buru dengan total peserta sebanyak 109 orang.

“Adapun tujuan dari pelaksanaan MTQ ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dalam membaca Al-Qur’an dilingkup Kecamatan Tebing,” ujar Khaidir yang merupakan Ketua Panitia Pelaksana dalam laporannya.

Kepala Desa Pongkar Daher selaku tuan rumah penyelenggaraan MTQ ini mengaku terkejut dengan ramainya masyarakat yang hadir. Sebanyak 1.000 lebih kursi yang disediakan nyatanya tidak mampu mencukupi masyarakat yang datang, masih banyak masyarakat yang tetap menonton meski harus berdiri.

“Agar masyarakat dapat menikmati pembukaan ini kami akan segera mengerahkan masyarakat setempat untuk mengambil kursi lainnya yg tersedia,” ujar Daher dengan penuh semangat.

Sementara itu Darwis, salah satu masyarakat yang hadir juga tidak menyangka MTQ kali ini dihadiri langsung oleh Gubernur Kepri.

“Kami terkejut ketika tahu bahwa ada bapak Gubernur datang hadir, tentu kami senang beliau menyempatkan diri datang ke desa kami ini,” ujar Darwis Senang.

Kemudian Camat Tebing Herisa Anugerah tak lupa menyampaikan rasa terimakasih atas kedatangan Gubernur Kepri berserta jajarannya.

“Kami senang dengan hadirnya bapak Gubernur malam ini ditengah kesibukannya sebagai kepala daerah namun malam ini menyempatkan diri untuk bersilaturahmi bersama masyarakat tebing,” kata Herisa.

Dengan tema wujudkan masyarakat gemar membaca, memahami dan memedomani isi kandungan dari Al-Qu’an tersebut diharapkan Herisa bukan hanya sebagai bentuk seremonial namun juga dapat di buktikan dalam kehidupan sehari-hari. (humaskepri)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq berharap nilai Adipura Kabupaten Karimun untuk Tahun 2018 ini lebih meningkat lagi. Harap itu disampaikannya saat memimpin rapat Persiapan Penilaian Adipura di rumah dinasnya beberapa waktu lalu.

“Penilaian sudah dilakukan sejak November lalu dengan nilai 75,60 Alhamdulillah masih di atas nilai standar. Kita harapkan bisa mencapai 76 atau 77, walaupun menaikan angka 0,5 itu bukan pekerjaan yang gampang, dengan itu harus dibantu dengan komponen masyarakat lainnya,” kata Rafiq beberapa waktu lalu.

Rafiq menjelaskan, dari hasil pantau satu dan pantauan dari Badan lingkungan hidup Kabupaten Karimun, bahwa perlu ada perbaikan-perbaikan khususnya sampah, mulai dari TPA bahwa adanya gloma dan drainase yang tersumbat.

Selain itu, Rafiq juga menuturkan bahwa dirinya telah membentuk zona-zona penanggung jawab di 54 titik pantau yang ada di Kabupaten Karimun.

“Kita juga ada zona-zona penanggung jawab seperti di pasar, perumahan, saluran terbuka dan taman kota. Ada 54 titik pantau, memang itu semua sudah bagus namun perlu ditingkatkan lagi,” tuturnya.

Dia menambahkan, kegiatan sapu bersih tidak akan berhenti karena itu adalah motivasi dan inovasi Pemerintah Daerah menggerakkan partisipasi masyarakat untuk berperilaku hidup bersih.(kmg/viar)