Terus

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun mengajak para petani untuk terus semangat mengembangkan potensi pertanian yang ada di daerah. Apalagi keberadaan lahan dengan kontur tanah yang tepat, sarana dan fasilitas yang memadai maka akan menghasilkan produk terbaik.

“Tinggal bagaimana kemampuan kita untuk mengelola hasilnya menjadi berdaya guna dari semua sisi, apalagi dengan teknologi akan semakin memudahkan, yang nantinya upaya ini kembali akan mempertajam perekonomian Kepri,” ujar Nurdin di sela-sela perbincangannya bersama kelompok Tani dalam kunjungan kerjanya ke Tanjung Batu, Kundur, Kabupaten Karimun, Senin, 22 Oktober 2018.

Pemerintah Daerah, dikatakan Nurdin juga selalu mendukung dan berusaha untuk melakukan upaya-upaya untuk ikut meningkatkan kemajuan hasil produksi yang di kerjakan oleh para petani.

“Kita juga akan mencoba ke Kementrian untuk membantu dalam upaya perluasan lahan yang masih belum terbuka. Pemprov bersama Pemkab juga akan terus berkoordinasi melalui pihak terkait untuk kelancaran proses kegiatan bertani,” lanjut Nurdin.

Nurdin juga berujar, dirinya berkeinginan untuk melakukan semenisasi pada jalan masuk menuju lahan pertanian. Karena sepanjang 5 Km saat Nurdin masuk kedalam lokasi, jalanan tanah merah yang dilalui dalam keadaan yang tidak rata dan banyak lobang serta genangan air.

“InsyaAllah kedepan akan kita upayakan pengembangan jalan masuk agar mobilitas keluar masuk menjadi lebih lancar,” tambah Nurdin lagi.

Setibanya di Kundur, Gubernur beserta rombongan merapat di Pelabuhan Urung, Tanjung Berlian untuk kemudian menuju ke Masjid Besar Al Furqan, Kundur Utara untuk menunaikan shalat dzuhur.

Selanjutnya Gubernur menuju ke Desa Teluk Radang, Kecamatan Kundur Utara untuk melakukan penyerahan Alat dan Mesin Pertanian kepada Kelompok Tani Kabupaten Karimun yang dipusatkan di Kawasan Bioindustri padi di wilayah perbatasan, Gudang Rice Milling Unit (RMU), Gapoktan Mega Buana.

Secara simbolis Nurdin menyerahkan sebanyak 21 unit alat dan mesin tani kepada 16 Kelompok Tani/ Gapoktan yang tersebar di Kundur. Adapun rincian bantuan antara lain 10 unit Handtraktor, 9 unit Cultivator dan 11 unit Minitraktor. Selain itu Nurdin juga berkesempatan untuk berbincang bersama kelompok Tani juga meninjau Gudang Rice Milling Unit (RMU), Gapoktan Mega Buana.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Karimun Muhammad Aftan menyampaikan, bahwa kawasan pertanian sendiri seluas 278 Hektar yang mana saat ini sudah dibuka lahan seluas 100 Hektar dan dalam proses penanaman padi. Direncanakan untuk tahun kedepan akan dilakukan pembukaan lahan lagi seluas 128 Hektar untuk cetak sawah baru.

“Kita meminta arahan juga bantuan dari Pemerintah Provinsi agar rencana kami tahun depan terealisasi ,” kata Aftan.

Kemudian mewakili Kelompok Tani setempat Nasir menyampaikan ucapan terimakasih atas penyerahan alat tani yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kepri.

“Alhamdulillah dengan diberikan nya sejumlah bantuan alat dan mesin tani ini semakin memudahkan dan mempercepat pekerjaan kami,” kata Nasir.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian Ahmad Izhar, Kepala Dinas Kelautan Eddy Sofyan, Kepala Dinas Kepemudaan Maifrizon dan Kepala Biro Humprohub Nilwan. (***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun senang perkembangan sepak bola di Kepri terus menggeliat. Rutinnya diselenggarakan berbagai pertandingan diharapkan mampu mengeluarkan kemampuan anak-anak daerah untuk tampil maksimal sembari terus mempererat jalinan silaturahmi.

“Kemampuan anak-anak daerah kita, harus didorong agar mereka dapat menunjukan kualitas mereka hingga ke taraf nasional ,” ujar Nurdin saat penutupan turnamen sepak bola Jurnalis Cup II 2018 di Lapangan Sepak Bola Hang Lekir, Km.10, Tanjungpinang, Sabtu, 15 September 2018 sore.

Gubernur juga menyampaikan terimakasih kepada Perkumpulan Sepak Bola Jurnalis yang ikut andil dalam pelaksanaan turnamen ini. Karena semua dapat ikut berperan aktif salah satunya bagi pengembangan pesepak bolaan di Kepri ini.

Sebanyak 32 tim mengikuti turnamen yang dibuka pada Rabu,8 Agustus 2018 lalu, dengan sistem poin dibagi kedalam 8 grup, tidak hanya dari Kota Tanjungpinang dan Bintan, kompetisi ini juga diikuti oleh sejumlah tim dari Kota Batam, Lingga, dan Karimun. peringkat 1 dan 2 berhak lolos ke babak 16 besar hingga mencapai partai puncak, tim Mitra Singkep dan Harkam bertahan dan memainkan laga finalnya hari ini.

Sementara itu, mewakili jajaran panita pelaksana Maturnas menyampaikan terimakasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu mensukseskan turnamen ini.

“Kita berharap dari turnamen-turnamen inilah lahir pesepak bola handal yang akan mengharumkan nama Kepri dimasa depan,” kata Martunas.

Pertandingan sendiri berjalan dengan sengit. Peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim saling melancarkan serangan. Tim Harkam membuka keunggulan di menit-menit awal, namun menutup babak pertama Tim Mitra Singkep menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Memasuki babak kedua, kedua tim kembali sama-sama bermain menyerang, Tim Harkam kembali unggul menjadi 2-1 dan hingga peluit panjang dibunyikan skor tidak berubah. Tim Harkam berhak menjadi juara mendapatkan hadiah uang pembinaan dan piala yang diserahkan langsung oleh Gubernur.

Total hadiah sendiri disediakan oleh panitia sebesar Rp 70 juta, selain uang tunai, pemenang dalam turnamen ini juga mendapatkan tropi, medali, dan piagam penghargaan. Kemudian panitia juga menyediakan hadiah untuk kategori pemain terbaik serta pencetak gol terbanyak.(***)

sumber: humaskepri.id

Nurdin Gesa Pengesahan RUU Daerah Kepulauan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Upaya-upaya percepatan pengesahan RUU Daerah Kepulauan terus dilakukan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. Sebagai Ketua Badan Kerja Sama Provinsi Kepulauan, Nurdin terus mengawal agar tahun ini RUU itu disahkan menjadi UU Daerah Kepulauan.

“Niat kita ingin membangun bangsa ini dengan memanfaatkan potensi besar kemaritiman. UU ini akan mempercepat kejayaan itu,” kata Gubernur Nurdin sesaat setelah bertemu Ketua DPD RI H Oesman Sapta Odang, di Kantor DPD RI, Jakarta, Rabu, 5 September 2018 petang.

Nurdin ke Jakarta menemui OSO setelah serangkaian acara di Kepri. Nurdin memulai pagi dengan bersafari subuh di Masjid Abbas Thalib Batu 9 Tanjungpinang. Setelah itu Nurdin menghadiri pelantikan dewan pengurus Ikatan Pengusaha Industri Kapal Indonesia Cabang Kepri di Hotel Swiss Bell Harbourbay Batam.

Dalam pertemuan sekitar dua jam itu, OSO didampingi Sekjen DPD RI. Sementara Nurdin didampingi Asisten Pemerintahan yang juga Sekretaris BKS Provinsi Kepulauan Raja Ariza dan Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum.

Masuknya RUU Daerah Kepulauan merupakan inisaisi DPD RI. Tahun ini RUU itu sudah masuk dalam
prolegnas DPR RI. Karena itu desakan dari BKS Provinsi Kepulauan semakin menguat.

Menurut Nurdin, keinginan BKS agar RUU ini segera disahkan adalah untuk penguatan pembangunan di daerah kepulauan. Apalagi semangat Presiden Joko Widodo yang mencanangkan dalam Nawacitanya membangun dari pinggiran, sangat sejalan dengan mempercepat membangunnya daerah-daerah kepulauan.

“Laut adalah masa depan kita. Kita harus memanfaatkan laut untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Nurdin.

Nurdin mengatakan, OSO dan DPD RI berkomitmen untuk menggesa percepatan pengesahn RUU itu.

Berbagai langkah terus dilakukan BKS Provinsi Kepulauan. Agustus lalu, perwakilan delapan Gubernur yang tergabung dalam Badan Kerja Sama Provinsi Kepulauan mendesak agar Rancangan Undang-undang melakukan audiensi dengan pimpinan DPR RI, Fahri Hamzah di ruang rapat Komisi II, Jakarta. Ke delapan provinsi itu adaah Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Barat, Maluku Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara.

Saat itu, Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan pihaknya juga berharap RUU ini disahkan paling cepat tahun ini dan paling lama sebelum periode anggota DPR RI yang sekarang berakhir.

“Saya harap DPR RI lebih fokus membahas RUU ini. Aturan di UU tersebut merupakan dasar penting untuk pengembangan konsep maritim bagi Republik Indonesia,” kata Fahri.(***)

sumber: humaskepri.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, BATAM – Walikota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad menerima kunjungan kerja, Mr Chee Hong Tat, Senior Minister of State Ministry of Trade and Industry Singapura, Rabu, 29 Agustus 2018.

Turut mendampingi , Chee Hong Tat, Konsulat Jenderal Singapura, Mark Low. Sebelum bertemu dengan Rudi, Chee Hong Tat berkesempatan berkunjung ke Kawasan Industri Batamindo dan Nongsa Digital Park (NDP).

Dalam kunjungannya, Chee Hong Tat mengatakan bahwa kerjasama antara Pemerintah Singapura dengan Batam cukup baik selama ini. Investor Singapura pun cukup banyak yang menanamkan investasinya di Kota Batam, Salah satu investasi terbesarnya adalah kerjasama NDP. Kerjasama NDP ini menciptakan lapangan kerja baru bagi tenaga kerja Indonesia, terutama dibidang digital.

Rudi menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Chee Hong Tat. Rudi juga berharap agar hubungan baik antara Batam dengan Singapura tetap terjaga dengan baik, termasuk investasi Singapura yang ada di Batam. Pemko Batam akan menjaga hubungan kerjasama terus berjalan dengan baik.

“Ibarat sebuah lingkaran, Batam itu berada di lingkaran utama yang terletak di Singapura. Air yang penuh tuangnya kemana, tentulah ke Kota Batam. Atas nama Pemko Batam dan atas kerjasama selama ini, saya rasa cukup baik dan kami sangat menjaga itu. Kami paham investasi terbesar di Batam ini adalah Singapura,” kata Rudi.

Terkait belum selesainya regulasi antara Free Trade Zone (FTZ) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam, Rudi mengatakan itu tidak menjadi penghalang karena kerjasama kita tetap terus berjalan.

“Singapura melihat NDP salah satu sentral investasi dan kita Pemko tidak hanya mempersiapkan peluang investasi di NDP tapi juga sektor lain, salah satunya sektor pariwisata,” papar Rudi, menambahkan.

Terkait regulasi, Rudi mengatakan bahwa Pemko Batam kini tengah melakukan pembenahan sehingga orang tertarik untuk berinvestasi di Batam. Memberi kepastian hukum dalam pengurusan perizinan kepada investor, Pemko Batam memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP) dan sudah menerapkan sistem Online Single Submission (OSS).

Ia mengatakan, pemerintah Singapura tidak perlu khawatir terkait regulasi, karena selaku kepala daerah ia akan menegakkan aturan dan Pemko Batam menjamin untuk melindungi investor.

“Terima kasih karena sudah mempercayakan Batam sebagai tujuan investasi. Kami sudah membuka ruang untuk kerjasama dan kami akan menjaga ruang itu. Artinya jika dari investor Singapura ada masalah bisa langsung ke kami, saya atau Pak Wakil. Itu jaminan kami kepada investor Singapura,” sebut Wako.

Rudi mengatakan terjalin baiknya hubungan kerjasama antara Kota Batam dan Singapura tidak hanya di bidang industri melainkan pendidikan, kesehatan dan pariwisata. Di bidang pariwisata, Pemko Batam saat ini melakukan penataan untuk kenyamanan turis yang berkunjung ke Batam. Pemko Batam menurutnya juga telah memberikan izin kepada pegusaha untuk mengelola beberapa pulau dan akan dibangun resort.

“Ke depan turis transit di Singapura dan berkunjung ke Batam. Batam butuh kunjungan turis karena ini akan menghidupkan semua sektor, termasuk membuka peluang tenaga kerja lokal. Saya jamin bahwa regulasi akan betul-betul ditegakkan,” tegasnya.

Amsakar yang mendampingi Rudi menambahkan, cukup banyak peluang kerjasama yang bisa dilakukan antara Singapura dengan Kota Batam. “Salah satu kerjasama yang menjadi andalan kita adalah NDP. Karena akan ada banyak tenaga kerja Indonesia yang akan diserap di sana. Itu salah satu peluang untuk sama-sama kita tarik manfaatnya,” tutur Amsakar. (hpb)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Nilai dolar Amerika Serikat (AS) hari ini mengalami penguatan terhadap rupiah dan terus menuju level Rp 14.300. Mengutip data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) dolar AS tercatat Rp 14.271, kemudian dari Reuters tercatat Rp 14.277.

Ekonom PermataBank Josua Pardede menjelaskan penguatan dolar AS terjadi karena sentimen global. Sentimen tersebut mulai dari ekspektasi kenaikan bunga acuan Bank Sentral AS The Federal Reserve hingga sentimen perang dagang antara AS dan China.

Menurut dia, penguatan mata uang Paman Sam terus terjadi meskipun sentimen sempat mereda akibat pernyataan yang dikeluarkan Gedung Putih.

“Sentimen memang mereda tapi dolar AS juga masih kuat. Tak hanya di Indonesia ini juga terjadi di kawasan Asia, Yuan China jadi mata uang yang memimpin pelemahan ini,” kata Josua saat dihubungi detikFinance, Kamis, 28 Juni 2018.

Dia menjelaskan, selain itu dalam satu pekan terakhir juga terjadi peningkatan imbal hasil pada surat utang negara (SUN) ini juga menyebabkan pelemahan terhadap rupiah.

Josua menambahkan, jika dilihat memang dolar AS masih kuat jika dibandingkan dengan mata uang negara berkembang. Hingga pekan ini dolar diprediksi masih akan bertengger di sekitar Rp 14.200.

Menurut dia, penguatan dolar AS hari ini Kamis, 28 Juni 2018 menyebabkan pelemahan yang paling dalam terhadap rupiah. Josua menyebut ini harus menjadi perhatian Bank Indonesia (BI) untuk menstabilkan nilai tukar rupiah.

“Jika dilihat BI sudah mengeluarkan statement akan melakukan langkah pre emptive, untuk menjaga kestabilan rupiah dengan memanfaatkan kenaikan bunga,” ujar dia.

Dia menjelaskan, pergerakan nilai tukar ini harus terus dipantau karena jika nilai tukar sudah tidak sesuai dengan fundamentalnya maka akan mengganggu stabilitas perekonomian dalam negeri. (***)

sumber: detik.com

LINGGA

Senin | 14 Mei 2018 | 15:52

Buaya Terus Telan Korban, Pemda tak punya Solusi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Beberapa tahun belakangan peristiwa penyerangan buaya di Kabupaten Lingga terus memakan korban. Sayangnya belum juga ada solusi terhadap penanganan hewan predator maupun korban.

Sejauh sudah beberapa kali terjadi insiden penyerangan buaya terhadap manusia. Seperti yang terjadi di Desa Sungai Besar, Desa Sungai Pinang, Desa Kerandin, Kelurahan Daik, Desa Kelumu dan Desa Mepar.

BACA: Ada Teriakan Minta Tolong dan Percikan Air Di Laut, Warga Mepar Hilang diterkam Buaya

“Seharusnya Pemerintah dalam hal ini , sudah mengambil suatu tindakan, ini mengancam nyawa manusia, dan kenyamanan nelayan beraktifitas mencari rezeki. Sudah beberapa kali kejadian serupa terjadi di Lingga,” Ungkap Hasbi pemuda Daik Lingga kepada mediakepri.co.id Senin, 14 Mei 2018.

Menurutnya, Dinas terkait terkesan lalai untuk mengantisipasi persoalan ini agar tidak terulang lagi.
Sementara itu habitat buaya terus berkembang biak, hampir merata disetiap sungai yang ada di Pulau Lingga.

Buaya memang termasuk hewan langka dan dilindungi UU, tetapi keberadaannya sangat meresahkan.

“Atau harus ada korban lagi baru pemerintah bertindak?,” Ujarnya.

Dia menghimbau agar Masyarakat nelayan tetap berhati-hati dalam beraktifitas.(wawan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Penguatan mata uang dolar Amerika Serikat (AS) semakin menjadi-jadi. Bahkan, kemarin dolar AS sudah tembus Rp 14.000.

Kondisi ini cukup menghebohkan. Berita tentang tembusnya dolar AS hingga Rp 14.000 menarik banyak perhatian masyarakat.

Bagaimana tidak, mata uang garuda, rupiah, terbilang cukup lama terombang-ambing yang disebabkan amukan dolar AS. Apa yang menjadi kekhawatiran pun terjadi, dolar AS tembus Rp 14.000, meskipun masih jauh dari batas stress test Rp 20.000 seperti yang dibocorkan OJK.

Meski begitu, pemerintah masih menanggapi santai pelemahan lanjutan Rupiah. Kondisi sebaliknya juga terjadi di pasar modal, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru menguat setelah sebelumnya dalam tren pelemahan cukup panjang. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Ditengah kabar gugatan cerai oleh sang istri, Rahandini Destia Astrinatri, saat ini Daus Mini memilih untuk beribadah umrah.

Dari akun Instagramnya, Daus mengabarkan berangkat umrah pada Minggu, 22 April 2018. Tidak sendiri, Daus Mini melakukan umrah bersama sejumlah rekannya.

Di tengah ibadah umrahnya itu, Daus rupanya bertemu dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab. Sebagaimana diketahui, sejak terbelit kasus, Rizieq Shihab memilih tinggal di Mekkah. Momen pertemuan Daus Mini dengan Rizieq Shihab itu diunggah Daus di akun Instagramnya, @dausminiasli, Sabtu (29/4/2018) kemarin.

Dalam foto yang diunggah, Daus dan Rizieq terlihat berpegangan tangan.

“Sebuah keberkahan dimekah bisa bertemu langsung & foto bareng dengan habib riziq…takbir,” tulis Daus memberi keterangan fotonya.

Daus tidak menjelaskan lebih lanjut apakah ia sengaja bertemu Rizieq Shihab atau secara kebetulan bertemu.

Kabar terbaru datang dari Daus Mini. Ia digugat cerai sang istri, Rahadini Destia Astrianti. Padahal keduanya baru menikah siri pada 22 Maret 2018 lalu. Gugatan cerai tersebut dikabarkan berasal dari adanya isu orang ketiga.

Dilansir dari Insert, istri Daus sempat angkat bicara soal wanita lain bernama Ryana Dewi dalam hidup suaminya.

Rahadini sudah pernah mengucapkan kata cerai meskipun tidak ditanggapi oleh Daus.

Drama belum selesai, Daus Mini juga angkat bicara dalam program Brownis Tonight, Rabu, 18 April 2018.

Daus mengatakan kepada para host bahwa gugatan cerai itu disebabkan karena istrinya risih dengan pemberitaan media.

Tak lama, Rahadini kembali jadi bahan pembicaraan karena ia melepas hijabnya usai menggugat cerai Daus.

Ia kini juga tampil wara-wiri di berbagai stasiun televisi.

Belum reda masalah tersebut, kini muncul undangan pernikahan atas nama Rahadini Destia dengan seorang pria bernama Ari Oktaviadi.

Undangan dan fotonya bersama lelaki diduga bernama Ari itu viral di akun gosip Lambe Turah pada Jumat, 27 April 2018 malam.

Namun siapa sangka jika tanggal pernikahan yang tertulis adalah Jumat, 16 Februari 2018.

Padahal Rahadini baru saja menikah dengan Daus Mini pada Maret 2018 silam.

Netizen menyebut Rahadini hanya mencari sensasi belaka dan itu hanyalah gimmick atau bahkan settingan.

mrs._memey Setting terus

ambarsary_71 Setingan

ayuwardanii94 Mau nikah sm bang daus cuma pingin masuk tipi kalee min.udah keliatan bget . Aneh syekalee, nikah mah cari berkah dr Allah ini malah nyari job di tv

veronica_septiana93 Cari sensasi banget tergila2 pengen jadi artis

gsulthonah Masa nikah sama ari nya thn 2018 kok udh punya anak

widya_pooja Kasihan keluarganya uda nggung malu ga jd nikahan , malah skrg dia cr sensasi beginii .. ya kann?. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Angka kecelakaan kerja yang terjadi di Kota Batam dalam tiga tahun terakhir terus mengalami penurunan.

Turunnya angka kecelakaan kerja ini sesuai dengan data yang dikeluarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

Untuk angka kecelakaan kerja pada tahun 2015 mencapai 6.232 kasus. Sedangkan angka kecelakaan pada 2016 menurun menjadi 4.691 kasus. Kemudian data terakhir yang diterima pada tahun 2017, kecelakaan kerja yang terjadi tercatat hanya 4.410 kasus.

BPJS secara nasional, seperti yang dipaparkan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dakiri, angka kecelakaan kerja yang ditangani lembaga itu mencapai 110.282 kasus. Angka ini kemudian menurun secara beruntun, pada 2016 dan 2017.

“Perlu upaya nyata untuk mengurangi angka kecelakaan ini,” ujar Hanif saat kunjungan ke Batam beberapa waktu lalu.

Sementara itu, klaim JKK BPJS Ketenagakerjaan Batam meningkat dari tahun ke tahun.

Pada 2015 total pembayaran klaim sebesar Rp 16,996 miliar. Sedangkan 2016 total klaim Rp 22,287 miliar, dan 2017 sebesar Rp 23,780 miliar. (***)

sumber: utusankepri.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Pasangan Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon melangkah ke final ganda putra All England 2018, setelah menyingkirkan pemain Denmark dua set langsung, di Birmingham, hari Sabtu, 17 Maret 2018.

Kevin/Marcus menang atas Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding 21-11 21-19 dalam waktu 38 menit.

Pasangan Indonesia menang mudah di set pertama, tapi permainan di set kedua terganggu, setelah Kevin dinyatakan fault karena oleh wasit raketnya dinyatakan menyentuh kok, padahal Kevin merasa sama sekali tak menyentuh kok tersebut.

Ia protes keras dan pertandingan sempat berhenti beberapa saat namun wasit tak menerima penjelasannya.

“Itu keputusan yang sangat aneh … itu membuat (konsentrasi) kami terpengaruh,” kata Kevin usai pertandingan kepada wartawan BBC Indonesia Mohamad Susilo di arena kejuaraan di Birmingham.

Insiden ini, tambah Marcus, diakui mempengaruhi konsentrasi dan fokus.

“(Membuat kami) goyah, bingung … tapi (bagusnya kami) bisa kembali (fokus) lagi,” kata Marcus.

Conrad-Petersen mengatakan Kevin/Marcus bermain jauh lebih baik terutama di set pertama.

“Kami terlalu banyak melakukan kesalahan di set pertama. Di set kedua, permainan kami jauh meningkat tapi pada akhirnya lawan lebih cerdas dan kami kalah,” kata Conrad-Petersen.

Dalam pertandingan ini Kevin/Marcus menunjukkan trade mark mereka selama ini, bermain sangat cepat dipadu dengan smash-smash keras oleh Kevin.

Di set kedua, pasangan Indonesia banyak melakukan kesalahan sendiri, terutama setelah insiden Kevin dinyatakan fault oleh wasit, seperti mati langkah dan bola yang menyangkut di net.

Sempat saling mengejar poin, tapi Kevin/Marcus akhirnya mengunci duo Denmark di poin 19.

Prestasi yang terus meroket

Di partai puncak, Kevin/Marcus akan berhadapan dengan pemenang pertandingan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dan Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Kevin mengatakan dirinya tak memilih siapa akan akan dihadapi di final.

“Tak ada lagi yang bisa dipilih. Kalau masuk final, pasti mereka adalah pemain yang terbaik,” katanya.

Bagi Kevin dan Marcus, keberhasilan masuk final ganda putra turnamen bergengsi All England mengukuhkan performa konsisten mereka dalam setahun terakhir.

Nomor satu dunia dan juara All England, apa sasaran Kevin/Marcus selanjutnya?
All England: Datang sebagai juara bertahan, Kevin/Marcus tak mau pikirkan beban psikologis. Sejak juara di All England tahun lalu, Kevin/Marcus terus meroket dan menjuarai beberapa seri turnamen bulutangkis.

Kemenangan atas Conrad-Petersen/Kolding adalah yang kemenangan ke-18 kali berturut-turut, yang antara lain membuat mereka menjadi ganda putra terbaik di dunia dan menempati unggulan nomor satu di All England.

Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, mengatakan semua pemain sekarang ingin mengalahkan Kevin/Marcus.

“Saya berpesan ke Kevin/Marcus untuk tidak meremehkan lawan, jangan terlalu percaya diri. Semua orang kini mengincar mereka, ingin mengalahkan mereka,” kata Herry.

Herry mengatakan semua lawan mempelajari permainan Kevin/Marcus.

“Mereka mencari tahu apa kelemahan mereka. Makanya, Kevin/Marcus harus fokus sejak awal pertandingan dan harus konsisten,” kata Herry. (***)

sumber: bbc.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Washington – Musium Peringatan Holokus Amerika Serikat (AS) akhirnya menarik penghargaan tertinggi Hak Asasi Manusia (HAM) dari tokoh demokrasi asal Myanmar, Aung San Suu Kyi. Penarikan ini berkaitan dengan sikap Suu Kyi yang dianggap diam saat pelanggaran HAM di Rohingya.

Seperti diketahui, Aung San Suu Kyi adalah peraih nobel perdamaian pada 1991 atas perjuangannya melawan Junta Militer dan memerdekaan rakyat Myanmar. Dan enam tahun lalu, pemimpin partai Liga Demokrasi Nasional ini meraih pernghargaan Elie Wiesel dari Musium Holokus AS atas usaha yang sama.

Dikutip dari Kantor Berita AFP, Jumat, 9 Maret 2018, Musium Holokus AS menemukan bukti bahwa Suu Kyi tidak berbuat apapun saat operasi militer negaranya menyasar kawasan Rohingya. Bahkan mengeluarkan pernyataan retorik dengan menentang usaha PBB yang ingin mengambil tindakan penyelamatan etnis rohingya.

“Setelah serangan tentara atas masyarakat Rohingya dilancarkan pada tahun 2016 dan 2017, kami berharap anda sebagai seorang individu yang selama ini berjuang untuk kemerdekaan rakyat Myanmar melalukan sesuatu bagi membantu etnis itu, atau sekurang-kurangnya menyuarakan pendapat dengan mengutuk tindakan keji tersebut,” kata juru bicara Musium dalam surat resmi yang ditujukan kepada Suu Kyi.

Parti yang dipimpin Suu Kyi juga melarang media melaporkan kejadian pembunuhan besar-besaran ke atas etnik itu. Pembungkaman media ini menjadi catatan bagi Museum Holokus untuk mengambil tindakan.

“Tindakan zalim pihak tentera khususnya sejak beberapa bulan kebelakangan ini menuntut anda melakukan sesuatu yang boleh membantu tetapi anda memilih untuk berdiam diri,” kata surat itu lagi.

Sebelumnya di internet tahun lalu juga marak desakan pencabutan nobel bagi Suu Kyi. Namun kala itu, Komite Nobel mengatakan bahwa mereka tidak akan membatalkan penghargaan tersebut, dengan mengatakan bahwa hanya pekerjaan yang membuat hadiah itu diperhitungkan. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Bupati Karimun, Aunur Rafiq berharap nilai Adipura Kabupaten Karimun untuk Tahun 2018 ini lebih meningkat lagi. Harap itu disampaikannya saat memimpin rapat Persiapan Penilaian Adipura di rumah dinasnya beberapa waktu lalu.

“Penilaian sudah dilakukan sejak November lalu dengan nilai 75,60 Alhamdulillah masih di atas nilai standar. Kita harapkan bisa mencapai 76 atau 77, walaupun menaikan angka 0,5 itu bukan pekerjaan yang gampang, dengan itu harus dibantu dengan komponen masyarakat lainnya,” kata Rafiq beberapa waktu lalu.

Rafiq menjelaskan, dari hasil pantau satu dan pantauan dari Badan lingkungan hidup Kabupaten Karimun, bahwa perlu ada perbaikan-perbaikan khususnya sampah, mulai dari TPA bahwa adanya gloma dan drainase yang tersumbat.

Selain itu, Rafiq juga menuturkan bahwa dirinya telah membentuk zona-zona penanggung jawab di 54 titik pantau yang ada di Kabupaten Karimun.

“Kita juga ada zona-zona penanggung jawab seperti di pasar, perumahan, saluran terbuka dan taman kota. Ada 54 titik pantau, memang itu semua sudah bagus namun perlu ditingkatkan lagi,” tuturnya.

Dia menambahkan, kegiatan sapu bersih tidak akan berhenti karena itu adalah motivasi dan inovasi Pemerintah Daerah menggerakkan partisipasi masyarakat untuk berperilaku hidup bersih.(kmg/viar)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengatakan pihaknya terus melakukan upaya percepatan Pulau Asam, Kabupaten Karimun sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), bahkan tak jarang dirinya menunggu di Kantor Kementerian Kehutanan RI. Itu diungkapkannya beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Kabupaten Karimun.

“Kita terus lakukan percepatan agar KEK ini dapat terwujud, bahkan saya sering kali menunggu di Kementerian Kehutanan,” kata Nurdin Basirun saat ditanya wartawan terkait proses KEK Pulau Asam beberapa waktu lalu disela-sela peresmian SMAN 5 Karimun di Kampung Harapan.

Nurdin menyebutkan pihak Kementerian menyampaikan proses dari KEK hanya tinggal membentuk tim untuk melakukan pemeriksaan ke lapangan. Untuk status lahan di Pulau Asam sendiri, jelas Nurdin bukanlah hutan lindung tapi hutan produksi terbatas.

“Seluruh syarat-syarat untuk menjadikan kawasan KEK itu sudah. Rekom dari Bupati dan Gubernur sudah. Hanya tinggal pengalihan status hutan, PHPL belum dapat diproses. Beberapa kali saya ke Kementerian katanya tinggal membentuk tim untuk periksa ke lapangan,” jelasnya.

Nurdin mengkhawatirkan, lambatnya proses KEK ini akan membuat ragu para investor yang ingin menanamkan modalnya di Pulau Asam. Kekhawatiran itu juga ditambah dikarenakan negara tetangga, Malaysia juga sedang menggalakkan sektor investasi.

“Presiden juga betul-betul mendorong investasi. Bahkan beliau kurang menerima jika ada yang menghalangi. Kita khawatirkan investor ini menunggu,” ucapnya.

Sementara itu perkiraan awal, seharusnya KEK di Pulau Asam sudah diresmikan pada tahun 2017. Pembentukan Pulau Asam sebagai KEK juga telah disetujui oleh Presiden RI, Joko Widodo. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Aceh – Lega (17), warga Desa Rema, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara, ditemukan tewas di kebun jagung, Jumat 19 Januari 2018 sekitar pukul 13.30 WIB.

Misteri kematian wanita muda satu anak ini mulai terkuak.

Polisi menduga, ia adalah korban pembunuhan.

Pihak kepolisian menduga, sebelum dibunuh, Lega yang sedang memetik jagung kering di kebun itu diperkosa oleh pelaku.

Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi didampingi Kapolsek Bukit Tusam, Ipda A Razali kepada Serambinews.com.

Di tubuh korban ditemukan adanya bekas kekerasan seperti luka memar di wajah, dan luka bekas cekikan di leher.

Menurut Kapolres Agara, AKBP Gugun Hardi Gunawan, korban pertama kali ditemukan oleh suaminya, Bustami.

Mayat Lega ditemukan dalam kondisi telentang.

Saat itu, suami korban sedang berada di rumah.

Karena anak yang berumur sekitar satu tahun terus-terusan menangis, lalu ia pergi ke kebun untuk menjemput istrinya.

Polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut. (***)

sumber: tribunnews.com

Beragam Kegiatan Terlaksana di 2017

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Winner Group merupakan perusahaan developer ternama yang bergerak dibidang property. Salah satunya, hasil karya terbaik adalah membangun kawasan niaga yang diberi nama Winner Bugis Junction.

Sebagai pengelola kawasan niaga, yang terletak di Simpang Base Camp, Batuaji, Kota Batam, Winner Bugis Junction dikenal luas oleh masyarakat. Bagi sebahagian masyarakat sangat mengenal bahwa kawasan niaga ini menyajikan wisata kuliner nusantara yang memiliki aneka rasa yang lezat dan mantap.

Selain menyajikan sesuatu yang dibutuhkan masyarakat itu, pengelola kawasan niaga ini juga sering melakukan sejumlah kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kegiatan rutin yang dilakukan mulai dari aksi sosial (charity) hingga kreatifitas anak daerah.

“Kami sebagai pengelola Winner Bugis Junction udah beberapa kali melaksanakan kegiatan, baik yang sifatnya hiburan dan Sosial, mulai dari 2th Anniversary Motor Bike Batam, Bless For Charity, 10th Anniversary Wiiner Group Batam, dan sekarang kami sedang melaksanakan kegiatan 5th Anniversary Wajah Batam,” jelas Rommie selaku Oprasional, Promo dan Event di ruang kerjanya, Selasa, 19 Desember 2017.

 

Lebih jauh Rommie mengatakan kegiatan sosial sangat jarang dilakukan oleh perusahaan property, seperti yang dilakukan Winner Bugis Junction. Dan kegiatan yang dilakukan Winner Bugis Junction selalu mendapat dukung penuh dari Wiinner group yang merupakan induk perusahaan property ini.

“Untuk tahun 2017 ini, tepatnya pada hari jadi Winner Group Batam, kami telah memberi sumbangan kepada 10 panti asuhan seluruh Batam, mulai dari Batuaji sampai ke Batubesar, berupa sembako dan dibarengi dengan aksi Sosial penggalangan dana untuk Gunung Agung dan Rohingya,” ujar pria berambut gondrong itu.

Rommie menambahkan, untuk aksi sosial penggalangan dana berikutnya akan dilakukan bersama Kepri Media Group pada 2018 mendatang. (bayu)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Gubernur H Nurdin Basirun menyampaikan rasa bangganya jika banyak generasi muda semakin aktif dan menunjukkan eksistensinya dari rumah ibadah. Upaya mewujudkan generasi yang Qurani sudah mulai berjalan dan harus semakin cepat terealisasi.

“Untuk generasi muda muslim, teruslah memakmurkan masjid. Banyak kejayaan Islam dimulai dari masjid-masjid,” kata Nurdin saat Safari Subuh di Masjid Mukhtarul Arifin, Perumahan Cipta Asri, Tembesi Batam, Ahad 10 Desember 2017.

Muktarul Arifin merupakan masjid kelima yang dikunjungi Nurdin dalam rangkaian Safari Subuh dan Maulid Nabi pada Sabtu dan Ahad ini. Pada Sabtu 9 Desember 2017 subuh, Nurdin memulai aktivitas di Masjid At Thoyyibah Sei Lakam, Karimun.

Nurdin juga menghadiri Maulid di Masjid Pulau Kasu, Batam. Di Pulau Batam, Sabtu malam, Nurdin menghadiri peringatan Maulid Nabi di Masjid Al Mi’raj Kampung Belimbing Bengkong. Sebelumnya, pada Jumat malam, Nurdin bersama Sekdaprov H TS Arif Fadillah memghadiri peringatan Maulid di Pulau Kundur.

Nurdin bersyukur tradisi masyarakat Melayu masih terus dilaksanakan dan turunkan kepada generasi muda seperti Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada Ahad 17 Desember 2017 pekan depan, Nurdin pun mengajak semua pihak untuk hadir pada peringatan Maulid Nabi di Gedung Daerah Tanjungpinang yang menghadirkan Ustad Arifin Ilham.

“Peringatan Maulid Nabi kita jadikan momentum untuk mencontoh dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari segala suri tauladan serta sifat-sifat Nabi Muhammad SAW sehingga ketentraman kehidupan tercapai,” kata Nurdin.

Gubernur kembali mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga Kepri selalu aman dan nyaman. Semangat gorong royong dan sikap toleransi yang menjadi jati diri orang Kepri harus terus ditingkatkan.

Dalam zaman yang kabar hoax begitu cepat menyebar, Nurdin mengingatkan masyarakat untuk selalu selektif tiap menerima informasi dan tidak cepat emosi. Situasi keamanan dan ketertiban provinsi Kepri semakin terjaga dengan mengindari sifat hasut, fitnah dan iri.

“Mari kita tingkatkan silaturahmi dan bermusyawarah secara kekeluargaan untuk menyelesaikan setiap permasalahan,” kata Nurdin.

Generasi muda menjadi perhatian khusus Nurdin dalam setiap aktivitasnya di masjid-masjid dan pulau-pulau. Dia berharap para guru agama maupun pendidik TPQ untuk selalu dengan ikhlas memberikan ilmu pengetahuan agamanya sehingga menjadi benteng dalam menghadapi modernisasi/kecanggihan pengaruh budaya yang tidak baik sari perkembangan teknologi.

Satu hal yang selalu ditekankan Nurdin adalah pengaruh narkoba yang berupaya merusak dengan berbagai cara. Anak-anak Kepri, harus menjauhi zat perusak generasi ini. Dia berterima kasih aparat keamanan dan elemen masyarakat lainnya terus memerangi narkoba.

Selain aktivitas keagamaan, olah raga menjadi salah satu kegiatan yang menjauhkan anak-anak dari narkoba. Apalagi Kepri sebagai daerah kepulauan juga dimanfaatkan orang-orang yang tak bertanggung jawab dengan merusak generasi mudanya.

“Pak Polisi dan Pak TNi, titip pembinaan generasi muda di pulau-pulau ini. Mereka tidak kalah dalam banyak hal cuma laluan dan peluang belum begitu besar,” kata Nurdin.

Karena itu, Nurdin menegaskan pihaknya akan berupaya memberi laluan kepada anak-anak pulau agar bisa aktif pada banyak aktivitas positif. Tiap ada penerimaan baik di TNI atau Polri, kata Nurdin, dia selalu meminta agar anak-anak pulau diprioritaskan.

“Secara fisik mereka kuat. Paham kondisi daerah yang berpulau-pulau. Biar bersama-sama menjaga NKRI,” kata Nurdin.

Soal laluan dan kesempatan, Nurdin menyampaikan bahwa anak-anak Kepri sudah bisa beraktivitas pada perkembangan teknologi penerbangan. Saat berkunjung ke GMF AeroAsia, di Bandara Cengkareng Jakarta beberapa waktu lalu, Nurdin mengunjungi 65 anak-anak Kepri yang sudah bekerja di sana.

Dalam kunjungan ke pulau-pulau, Nurdin menyampaikan, setiap mendapat laluan, anak-anak Kepri pasti bisa dan mengabdi dengan dedikasi tinggi. Jika dulu hanya paham dengan sampan dan tali-talinya, kini ada anak Kepri yang bisa membongkar pesawat dan merakitnya kembali untuk kembali terbang.

“Tiap ada kesempatan dan laluan, kita pasti bisa. Anak-anak akan berjaya, apalagi selalu memulai aktivitas sejak shalat subuh,” ingat Nurdin lagi. (***)

sumber: kepriprov.go.id

KRIMINALITAS

Minggu | 10 Desember 2017 | 16:57

KontraS Catat Pelanggaran HAM Terus Meningkat di Pemerintahan Jokowi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menyampaikan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) pada masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Berdasarkan data yang disampaikan, data menunjukkan setiap tahun kasus bertambah. Selama kurun waktu Januari-Oktober 2017, pelaku penyiksaan dari kalangan polisi paling dominan, yaitu 84 kasus, TNI 29 kasus, dan warga sipil 19 kasus.

“Pelaku penyiksaan lebih beragam, selain polisi dan TNI ada petugas Lapas. Pemantauan sepanjang 2017, warga yang paling rentan menjadi korban penyiksaan berusia 15-25 tahun,” tutur Koordinator Kontras Yati Andriyani dalam diskusi ‎peringatan Hari HAM Internasional, Minggu, 10 Desember 2017.

Penyiksaan yang pelakunya aparat kepolisian maupun TNI pada 2010 tercatat 28 kasus, meningkat menjadi 163 kasus pada 2016-2017. Kontras menyayangkan jumlah oknum yang ditindak tegas tak sebanding dengan jumlah kasus.

Selama 2017, hanya ada satu pelaku yang diproses hingga pengadilan. Yaitu, kasus penyiksaan terhadap warga Meranti hingga tewas. Namun, Pengadilan Negeri Bengkalis, Riau, hanya menjatuhkan vonis satu sampai empat tahun penjara.

Menurut dia, minimnya vonis itu mengecewakan karena tidak sebanding dengan perbuatan yang dilakukan aparat Polres Meranti hingga menyebabkan dua korban tewas.

Selain itu, Kontras menemukan kasus penyik‎saan yang dilakukan hingga korban La Gode, warga Taliabu, Maluku Utara, tewas.

Keluarga korban diiming-imingi untuk berdamai asalkan jangan melapor ke kantor kepolisian. Insiden penyiksaan itu terjadi pada 24 Oktober. Dia menderita luka di sekujur tubuh, delapan buah gigi serta kuku Ibu jari dicabut, hanya karena dianggap mencuri singkong parut gepe milik tetangga. Kontras menyebut cara itu dilakukan oknum untuk menghindari proses hukum.

Pada 2016, oknum yang terbukti pernah memberi uang sebesar Rp100 juta kepada keluarga Siyono, terduga terorisme yang menjadi korban penyiksaan hingga tewas oleh Densus 88 Anti Teror serta meminta mengikhlaskan kematian, lalu tidak menuntut secara hukum.

Selain itu, dia menambahkan, pola lainnya adalah kerap terjadi tekanan psikologis terhadap keluarga korban yang dilakukan oleh institusi pelaku penyiksaan, seperti kepolisian dan TNI.

“Tindakan ini agar pihak keluarga tidak melakukan proses pelaporan atau penuntutan terkait kematian korban akibat praktik-praktik penyiksaan,” katanya.

sumber: tribunnews.com