Tes

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Korem033/WP, Kamis, 6 September 2018, Tes Kesegaran Jasmani merupakan salah satu syarat utama untuk menjadi Prajurit TNI AD.

Disamping kesiapan mental, maka kesiapan secara fisik juga harus disiapkan agar dapat menjadi Prajurit TNI AD yang tangguh yang dapat mendukung tugas pokok TNI pada umumnya dan TNI AD pada khususnya.

Subpanda Korem 033/WP mengadakan Test Kesegaran Jasmani Bagi para Calon Prajurit Bintara PK. bertempat di Lapangan Makorem 033/WP jalan Sei Timun km 14 Senggarang TPI.

Dari 179 orang yang mengikuti test administrasi, kesehatan dan postur tinggal 56 orang, mengikuti Test Kesegaran Jasmani.

Adapun yang dilaksanakan dalam Tes Kesegaran Jasmani di subpanda korem 033/WP adalah Lari dengan waktu selama 12 menit, Pull Up selama 1 menit dan renang 50 meter secepat-cepatnya.

Seleksi ini sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan oleh TNI AD.

Dalam pelaksanaan tes kesamaptaan bagi calon Bintara TNI AD thn 2018 tersebut juga mendapat pengawasan langsung dari Kasi Pers Kolonel Inf Budhi Utomo, S.I.P. serta menyaksikan kesamaptaan hingga selesai dengan aman dan lancar. (Penrem 033/wp)

TANJUNG PINANG

Rabu | 29 Agustus 2018 | 13:17

179 Calon Prajurit Secaba PK TNI AD 2018 Menjalani Tes Administrasi

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang- Sebanyak 179 orang peserta perekrutan prajurit (PK) baru, bagi pemuda-pemuda terbaik di seluruh Kepulauan Riau terdaftar sebagai calon Bintara TNI AD tahun 2018 menjalani tes administrasi.

Kegiatan tersebut diawali rapat yang dipimpin langsung Danrem 033/Wira Pratama, Brigadir Jenderal TNI Gabriel Lema, S. Sos yang digelar di Aula Makorem 033/Wira Pratama Jalan Sei Timun Senggarang Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu, 29 Agustus 2018.

Istimewa

Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, S.Sos mengatakan, dalam menghadapi tuntutan dan tantangan, tugas TNI AD ke depan yang semakin berat dan kompleks. Tentu diperlukan sumberdaya prajurit yang berkualitas termasuk dari golongan Bintara, sehingga mampu menjawab berbagai persoalan dan dinamika tuntutan tugas.

Istimewa

Brigjen TNI Gabriel menegaskan, penerimaan anggota prajurit TNI AD diawali dari proses seleksi yang harus dilakukan dengan baik dan benar, sehingga untuk mendapatkan postur calon prajurit yang berkualitas dan memenuhi persyaratan dari aspek administrasi, fisik, akademik, psikologi, kesehatan maupun mental kepribadian.

“Mental seorang prajurit TNI-AD harus sangat bagus dan nilainya harus diatas rata-rata. Karena prajurit itu memegang senjata. Kalau mentalnya jelek maka akan membahayakan diri sendiri, kesatuan bahkan keselamatan orang lain,” ungkap Brigjen TNI Gabriel.

Dalam pelaksanaan tes administrasi saat berlangsung, Danrem 033/ WP itu mendapat pengawasan dari Kasi Pers Kolonel Inf Budhi Utomo, S.I.P, Kepala Ajen Korem serta panitia penerimaan calon Bintara TNI AD tahun 2018.(*)

Sumber: Penrem 033/WP

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Satlantas Polres Karimun melaksanakan kegiatan pengecekan kendaraan dan cek urine kepada para pengemudi angkutan umum di terminal Bukit Tembak Kecamatan Meral, Kabupaten karimun, Sabtu, 9 Juni 2018.

Dalam kegiatan tersebut, Kasat Lantas Polres Karimun beserta anggota berjumlah 5 personel, Kadishub Kabupaten Karimun 7, BNN Kabupaten Karimun 1 orang dan dari Urkes sebanyak 2 orang tampak melakukan pengecekan kepada para pengemudi.

Kasat Lantas Polres Karimun AKP Tengku Fazrial Kenedy mengatakan, terlaksananya kegiatan pengecekan kondisi kendaraan bermotor angkutan umum dan pengecekan kesehatan dan tes urine di wilayah kabupaten Karimun guna mengantisipasi terjadinya laka lantas.

“Terciptanya kelengkapan kendaraan angkutan umum dan dalam keadaan sehat saat mengemudi kendaraan terhadap pengemudi angkutan umum,” kata Kennedy Senin, 11 Juni 2018

Kennedy menambahkan, selain melakukan kegiatan pengecekan kondisi kendaraan bermotor angkutan umum dan tes urine bersama instansi terkait.

Pihaknya juga melakukan pemasangan sticker dan pembagian brosur keselamatan berlalulintas.

“Selain itu, kita jugaelakukan kegiatan pemasangan sticker dan pembagian brosur keselamatan dalam berlalu lintas terhadap pengemudi angkutan umum,” tambahnya. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Setelah menjalani tes tertulis, sebanyak 30 calon anggota KPU Batam akan mengikuti tes psikotes, Selasa, 27 Maret 2018.

“Bagi peserta yang lolos seleksi tertulis akan mengikuti tes psikotes besok,” kata Razaki, Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota KPU Kabupaten/Kota Provinsi Kepri Razaki Persada.

Disebutkannya, dalam tes tertulis ada 39 peserta yang mengikuti. Dari hasil nilai tes tertulis tersebut, katanya, dipilih 30 terbaik.

30 Peserta yang akan mengikuti tes psikotes yakni Nofrizal, Bosar Hsibuan, Lagat Parroha Patar Siadari, Mawardi, Yudi Cornelis, Zaki Setiawan, Mangihut Rajagukguk, Shabirun Husnum, Jernih Mullyati Siregar dan Minarita. Kemudian, SUkadamai Gea, Herrigen Agusti, Sastra Tamami, Hendri, Syailendra Reza Irwansyah Rezeki, Muhammad Sidik, Sahruddin, Abdul Rahman, Agus Setiawan dan Martius. Selanjutnya, William Seipattiratu, Helmy Rachmayani, Muliadi Evendi, Syaifullah, Askarim Harun, Latifah, Said Abdullah Dahlawi, Ronni, Sudarmadi dan Syahrul Huda.

Beberapa peserta yang lolos seleksi merupakan wajah lama, yang kini masih menjabat sebagai anggota KPU Batam, yaitu Yudi Cornelis, Mangihut Rajagukguk, Jernih Mullyati Siregar dan Agus Setiawan. (bayu wasono)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan ke depan tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) melalui pusat tes.

“Selama ini, SBMPTN selalu melalui tes tertulis dan sangat tinggi risiko kebocoran soalnya. Begitu juga yang diujikan belum tentu pas. Padahal yang kita lihat adalah potensi dan kemampuan anak itu melalui pusat tes,” ujar Menristekdikti, Jumat, 12 Januari 2018 kemarin.

Penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) nantinya dilakukan melalui tiga cara, yakni; SNMPTN, Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) serta ujian mandiri yang diselenggarakan pihak kampus.

Pada tahun sebelumnya, UTBC dan UTBK mempunyai nama Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Nasir ingin, pada pelaksanaan SBMPTN nanti yang akan dilihat adalah potensi dari para calon mahasiswa.

“Kadang pada saat anak di sekolah kurang rajin, karena terbatas fasilitas sekolahnya. Kemudian ada anak SMA lain fasilitasnya lengkap tersedia semuanya. Ini kan nanti hasil SBMPTN-nya akan beda,” ujar Nasir.

Padahal, kemampuan akademiknya sangat mungkin sama. Karena itu, melalui pusat tes itu, pihaknya mencoba sistem tes seleksinya tidak seperti itu lagi.

“Contoh dulu ada tes potensi kemampuan akademik, kemampuan logikanya seperti apa, kami maunya seperti itu. Kalau sekarang kan SBMPTN tes Matematika, Biologi, dan lain-lain. Ke depannya melalui pusat tes, bisa dimanfaatkan untuk seleksi lain juga,” ujarnya lagi.

Ke depan, lanjut dia, akan ada tes sesuai minat dan dibuka sepanjang tahun. Hal itu memungkinkan penyelenggaraan SBMPTN lebih dari satu kali dalam satu tahun.

Ketua Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN/SBMPTN) Ravik Karsidi mengatakan melalui pusat tes tersebut dapat menjangkau lebih banyak siswa. “Kami targetkan bisa menjangkau 200.000 siswa,” kata Ravik.

Melalui mekanisme itu, katanya pula, siswa dapat menggunakan perangkat gawainya sendiri, kemudian diverifikasi oleh pihak panitia. Pelaksanaannya pun bisa dimulai ketika anak berada di semester lima kelas XII SMA.

“Kami baru akan memulainya pada 2019. Jadi prinsipnya beri kemudahan semudahnya kepada masyarakat untuk mengikuti tes seleksi mahasiswa baru,” ujar Ravik. (***)

sumber: metrotv.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Tim pabrikan MotoGP asal Italia, Ducati, siap menghadapi “negoisasi sulit” demi mempertahankan Andrea Dovizioso untuk musim 2019. Kontrak kerja di antara mereka disebut bakal berakhir pada 2018.

Kekhawatiran itu diutarakan oleh Sporting Director Ducati Team Paolo Ciabatti, yang menyebut kalau Dovizioso kemungkinan bakal meminta kenaikan gaji yang sama dengan pebalap papan atas MotoGP, untuk tetap berada di skuad yang sudah dibelanya sejak 2013.

Bagaimana tidak, Dovizioso sedang berada di atas awan, pasalnya dia berhasil menerobos persaingan papan atas kompetisi balap roda dua bergengsi tersebut musim 2017. Pebalap 31 tahun tersebut memenangkan tidak kurang dari enam balapan, dan menjadi penantang kuat Marc Marquez hingga balapan terakhir.

Ciabatti menggarisbawahi, kalau preferensi Ducati adalah mempertahankan kedua pebalapnya Dovizioso dan juara tiga kali Jorge Lorenzo, yang diambil dari Yamaha dengan biaya besar, tapi tak tanpa kemenangan di 2017.

“Tentunya kami ingin mempertahankan kedua pebalap, tapi anggaran kami terbatas dan kami tidak bisa membelanjakan semuanya pada satu titik saja, karena harus juga memikirkan untuk sektor pengembangan,” ujar Ciabatti mengutip Motorsport.com, Minggu 7 Januari 2017.

“Kami sadar Dovizioso mengharapkan penghargaan (gaji) yang sesuai, dengan hasil terakhirnya yang didapat. Tentu saja harus dikatakan, itu semua juga berkat pengembangan pribadi yang hebat dan usaha yang luar biasa, dan berkat Ducati juga. Enam balapan dimenangkan bukan secara tidak sengaja,” tutur Ciabatti.

Ciabatti menambahkan, dirinya mau memulai pembicaraan dengan Andrea segera mungkin, tentang masalah finansial dan teknis. Dovizioso mengharapkan gaji sesuai dengan pembalap top lainnya, dan ini disebut akan menjadi negoisasi yang sulit.

“Kami akan mulai berbicara setelah tes Sepang di akhir bulan ini,” ucap Ciabatti.

Tahun lalu, Dovizioso sempat mengungkapkan bahwa dirinya telah didekati oleh tim pabrikan Honda untuk bergabung, menggantikan Pedrosa yang rumornya juga akan ke Yamaha. Namun, Honda dan Yamaha sama-sama menyangkal rumor tersebut. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Semarang – Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Triatmaja mengatakan oknum polisi berinisial GT yang mengamuk dan menembakkan senjata api di Karaoke Java Inn, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat, 5 Januari 2018 malam menjalani pemeriksaan di Propam Polres Semarang.

“Benar, yang bersangkutan saat ini ditangani Propam Polres Semarang,” kata Agus Triatmaja saat dihubungi, Sabtu, 6 Januari 2018.

Dia menerangkan terkait kronologis kejadian dan sebab musababnya masih terus diselidiki. Sejauh ini, katanya, kejadian ini terjadi karena ada kesalahpahaman. “Namun demikian masih akan didalami lagi motifnya,” imbuhnya.

Kasi Propam Polres Semarang, Iptu Agus oknum berpangkat Aiptu itu bertugas di Reskrim Polres Semarang.

“Masih dalam pemeriksaan. Setelah kejadian kemarin malam, pimpinan langsung menginstruksikan kami segera melakukan pemeriksaan,” kata Agus melalui telepon.

GT mengamuk di sebuah Karaoke Java Inn Bandungan, Kabupaten Semarang.

Dia mengimbuhkan pihaknya sudah menyita senjata berupa pistol yang sempat ditembakkan GT saat kejadian.

“GT sudah kami tindak. Dia sempat menjalani tes urine, serta senjata sudah kami gudangkan. Tinggal menunggu sidang disiplin saja,” ujarnya.

Agus menuturkan alasan GW mengamuk karena ada masalah dengan orang lain.

“Masalahnya dipastikan di luar internal Polri,” katanya.

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Maraknya norkoba di Provinsi Kepri menjadi menjadi momok bagi bangsa ini, apa lagi di lingkungan pemerintah. Langkah mencegah peredaran narkoba di kalangan pemerintahan, Sekretariat Dewan (Sekwan) Provinsi Kepri melakukan tes urin, Senin 11 Desember 2017.

Sebanyak 134 pegawai di lingkungan Setwan DPRD Kepri turut menjalani tes ini. Adapun rinciannya yakni 94 aparatur sipil negara (ASN) dan 40 pegawai tidak tetap (PTT).

Dalam tes urin tersebut, Sekretaris Dewan Hamidi, mengatakan bahwa tes urin itu sesuai instruksi dari Gubernur.

“ Kami komitmen dalam pencegahan peredaran narkoba, untuk itu kami lakukan di internal kami sendiri di DPRD Kepri, seperti instruksi Gubernur,” kata Hamidi

Lajut Hamidi mengatakan, dirinya meminta kepada seluruh pegawai DPRD Kepri  agar tidak terindikasi narkoba.

“ Kami berharap, pegawai DPRD meningkatkan disiplin dan kinerjanya, supaya masyarakat percaya kepada kami,” harap Hamidi.

Nora Fitri , Kabid Pengadaan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) yang turut hadir dalam kegiatan tes urin ini mengatakan bahwa tes urin tersebut merupakan agenda rutin.

Bukan di DPRD Kepri saja, Nora Fitri menegaskan, dirinya melakukan tes urin kepada enam organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri.

“Kita juga sudah melakukan tes kepada Disperindag, Satpol PP, Badan Pendapatan, Dinas Pendidikan, Dishub dan sekarang di Sekretaris DPRD Kepri,” ungkap Nora. (bobi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, TRIBUNNEWS.COM – Tanya Luchishin yang berusia 12 tahun merupakan seorang gadis belia yang telah melahirkan seorang bayi.

Setelah mencari-cari identitas sang ayah dari bayi tersebut, ia menyatakan ayah bayi yang dilahirkannya adalah Andriy.

Tanya pernah disetubuhi oleh Andriy yang saat itu berusia 17 tahun dan diketahui merupakan tetangganya sendiri.

Melalui program TV Primetime yang membantu mengungkap fakta mengenai kejadian yang memilukan ini.

Pertama tes DNA dilakukan dengan ayah tiri Tanya, Ivan Eremin yang menunjukkan hasil yang negatif.

Ivan juga mengaku tidak pernah meniduri putrinya, ia mengaku tidak akan datang ke acara tersebut jika bukan karena putri kesayangannya.

Program TV tersebut lantas berencana untuk melanjutkan melakukan tes DNA kepada saudara laki-lakinya Volodya (15) dan Viktor (17).

“Saya siap untuk melakukan tes DNA dan untuk membuktikan bahwa saya bukan ayah dari anak ini,” ujar sang ayah, Ivan dalam acara tersebut.

Jadi siapakah ayah dari bayi tak berdosa itu? Sementara program masih berlansung dengan menghadirkan beberapa pakar.

Kejadian ini merupakan kejadian yang cukup parah, sebab gadis belia yang masih berusia 12 tahun hrus terlibat oleh hal semacam ini.

sumber: tribunnews

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan- Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos secara resmi melantik Pejabat Definitif Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara, MM. Pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut dilangsungkan di Aula Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Selasa, 10 Oktober 2017.

Dalam sambutannya, ia berharap dengan dilantiknya Drs Adi Prihantara MM sebagai Sekda Definitif Kabupaten Bintan diharapkan mampu mempertahankan prestasi dan capaian yang telah diraih Kabupaten Bintan di berbagai tingkatan baik Tingkat Provinsi maupun Tingkat Nasional .

Selain itu, dirinya juga berharap agar dengan terpilihnya Sekda Definitif Kabupaten Bintan ini akan mampu memberikan pengaruh yang signifikan terhadap Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di Kabupaten Bintan dalam mensukseskan program-program yang telah ia cetuskan.

” Tentunya kita berharap agar hal ini mampu memberikan pengaruh yang positif terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bintan untuk bersinergi dalam mensukseskan program Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan ” ujarnya.

Dirinya juga mengucapkan selamat bertugas dan berdoa semoga jabatan tersebut dapat menjadi ladang amal ibadah serta pengabdian terhadap daerah dan masyarakat Kabupaten Bintan .

” Jadikan ini sebagai amanah dan ladang amal dalam pengabdian kepada daerah dan masyarakat Kabupaten Bintan ” tutupnya. (bobi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengungkapkan peserta tes dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) computer assisted test (CAT) CPNS di Kementerian Hukum dan HAM dan Mahkamah Agung (MA) ada yang mendapat nilai nol.

“Menyayangkan adanya nilai 0 yang diraih peserta SKD. Artinya ada peserta yang tidak menjawab soal sama sekali,” ujar Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan kepada Tribunnews.com, Senin 2 September 2017.

Berdasarkan Pusat data CAT BKN menunjukkan bahwa tingkat kelulusan pelamar CPNS tahun 2017 periode I dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) tergolong rendah.

Secara terperinci, Mohammad Ridwan menunjukkan bahwa tingkat kelulusan SKD peserta Mahkamah Agung (MA) berkisar pada angka 14 persen dari total peserta ujian sebanyak 19.278 orang.

“Dari total peserta tersebut hanya 2.545 peserta yang memenuhi passing grade,” jelas Ridwan.

Sementara hasil SKD formasi D3/SMA Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum dan HAM) hanya mencapai 7,16 persen.

“Dari total peserta yang mengikuti SKD sebanyak 267.692 hanya 19.166 peserta saja yang memenuhi passing grade,” ucapnya.

Menurut Ridwan hal ini harusnya menjadi perhatian bagi calon peserta SKD periode kedua yang direncanakan akan berlangsung pada Oktober 2017 ini.

Sementara itu untuk seleksi CPNS periode kedua, sebanyak 30 (tiga puluh) Kementerian/Lembaga sudah mengumumkan hasil seleksi administrasi.

Rincian informasi kelulusan seleksi administrasi ketiga puluh instansi tersebut dapat diakses pada link website masing-masing instansi.

Sumber : Tribunnews.

KRIMINALITAS

Selasa | 19 September 2017 | 15:00

Tes Keperawanan Sebelum Menikah Langgar HAM

MEDIAKEPRI.CO.ID , Medan – Perlunya tes keperawanan terhadap calon pengantin perempuan, serta juga meminta adanya tes keperjakaan pada calon pengantin pria dalam buku karya seorang hakim Binsar Gultom berjudul ‘Pandangan Kritis Seorang Hakim’ dianggap tidak manusiawi dan melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Hal ini disampaikan Hj Kemalawati Eteng SH, Ketua BKOW Sumut kepada SIB, Sabtu 16 September.2017.

“Negara tidak memiliki hak untuk mengatur urusan pribadi seseorang, sebab pernikahan adalah hal yang sakral di antara dua insan dan itu kewenangan individu. Sehingga wacana tersebut sangatlah tidak manusiawi,” tegasnya.

Menurutnya, angka perceraian itu tinggi bukan karena masalah perawan atau tidak, melainkan banyak faktor seperti faktor ekonomi. Tes keperawanan justru akan dapat melukai kaum wanita, sebab tidak semua anak perempuan yang tidak perawan itu tidak baik.

“Tes keperawanan itu sungguh sangat tidak adil untuk kaum perempuan, bagaimana dengan nasib anak-anak perempuan yang hampir rata-rata mengalami tindakan kekerasan seksual, serta yang mengalami kecelakaan sehingga membuatnya harus tidak perawan lagi? Jadi sesungguhnya, banyak hal yang lebih penting dilakukan pemerintah, jika memang benar-benar ingin menurunkan angka perceraian, salah satunya memberikan hukuman yang berat untuk pelaku kejahatan seksual. Agar tidak ada lagi predator-predator yang merajalela untuk melukai kaum perempuan,”tegas Kemalawati.

Lanjutnya, banyak solusi yang lebih baik dalam menekan angka perceraian, di antaranya memberikan pendidikan seks di usia dini kepada anak, penyuluhan dan melakukan kegiatan-kegiatan rohani untuk menumbuhkan iman generasi muda.

“Persepsi masyarakat mengenai pendidikan seks yang masih tabu untuk dibicarakan bersama anak menjadi sebab yang harus dibenahi bersama untuk membekali anak melawan arus globalisasi yang semakin transparan dalam berbagai hal termasuk seksualitas. Sehingga anak akan terus mewaspadai diri dari berbagai tantangan yang sedang dihadapi. Budaya kita adalah budaya yang sopan, santun dan beretika. Jangan biarkan anak terpengaruh budaya barat yang memiliki banyak hak kebebasan. Anak adalah tanggung-jawab semua,” katanya.

Lanjutnya, hal yang utama dan baik untuk kedua insan yang harus dilakukan sebelum menikah agar bahtera rumah tangga berlangsung dengan baik, sebenarnya bukanlah mengetes keperawanan namun lebih baik memeriksakan kesehatan keduanya serta mengetes urine untuk mengetahui apakah calon pengantin terbebas dari penyalahgunaan Narkoba atau tidak, sebab pernikahan yang sehat adalah yang terhindar dari segala sakit penyakit, sehingga umur pernikahan akan terus langgeng.

Sumber : SIB