Tiga

BATAM

Kamis | 14 Maret 2019 | 17:53

Tiga Tahun Membangun Batam, Kerja Cepat Bermanfaat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Hari ini, Kamis, 14 Maret 2019 genap tiga tahun pasangan Walikota Batam, Muhammad Rudi dan Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad memimpin Batam.

Dengan APBD Kota Batam di tahun 2018 Rp2,574,446,475,071.26, seperdelapannya digunakan untuk belanja publik.

Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan memasang tapping box sebanyak 400 unit di tahun 2018. Jumlah ini akan terus
bertambah hingga target 1.500 tapping box terpasang. Dari pemasangan tapping box tahun 2018 realisasi pajak hotel Rp108,854 miliar meningkat 101,59 persen dari target.

Istimewa

Begitu juga dengan pajak restoran terealisasi 72,613 miliar atau 105,85 persen. Dari pajak restoran setelah dilakukan pemasangan tapping box terdapat kenaikan PAD Rp31,121 miliar dari target PAD Rp29,190 miliar.
Dengan komitmen meningkat PAD, Pemko Batam berupaya terus untuk menata dan membangun Batam sebagai kota wisata.

Sejak dilantik pada 14 Maret 2016, Pemerintah Kota (Pemko) Batam di bawah kepemimpinan Rudi-Amsakar melaju menata Kota Batam menjadi kota yang indah dan menarik. Tentunya untuk mendatangkan
wisatawan baik domestik maupun mancanegara sebanyak-banyaknya sehingga orang yang berkunjung ke Batam terutama masyarakat Batam merasa nyaman.

Istimewa

Pertumbuhan ekonomi Batam yang sempat terpuruk membuat Rudi-Amsakar menjadikan kota ini sebagai kota wisata selain industri, perdagangan dan alih kapal.

Bekerja dengan cepat agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Batam. Merubah wajah Batam dengan menata ruas jalan utama yang dimulai dari kawasan Jodoh-Nagoya.

Pembangunan infrastruktur ini menjadi prioritas dan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batam.

Istimewa

Berkat kerja cepat ini kini lebar right of way (row) jalan di kawasan Batam Centre, Nagoya, Jodoh rata-rata mencapai 50 meter, kondisi jalan disulap menjadi lima hingga enam lajur di satu jalur.

Di tahun 2018 Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam melakukan penataan jalan di 11 titik jalan perkotaan.
Diantaranya pembangunan jalan yang dikerjakan di tahun 2019 penataan jalan Simpang Patung Kuda-Simpang Bengkong Seken
dengan panjang 2,700 meter. Jalan di kawasan itu dibangun menjadi 2 jalur dengan 2 lajur. Selanjutnya penataan jalan Simpang Kabil-Simpang Masjid Daya Batam sepanjang 3,650 meter.

Istimewa

Jalan ini dilebarkan menjadi 2 jalur dengan 4 lajur.

Selanjutnya peningkatan jalan Simpang Baloi Centre-Simpang Kampung Nelayan dengan panjang 600 meter dilebarkan menjadi 2 jalur dengan 3 lajur.

Peningkatan jalan Simpang Polsek Lubuk Baja-Simpang
Baloi Center sepanjang 1,500 meterm menjadi 2 jalur 3 lajur. Dan pembangunan jalur kedua Simpang KDA-Simpang Kantor Camat Batam Kota 543 meter, menjadi 2 jalur dan 2 lajur. Dari pelebaran jalan ini diharapkan dapat mengurai kemacetan sehingga arus lalu
lintas di Kota Batam lancar.

Istimewa

Kawasan yang sudah tertata dilengkapi taman dan pedestrian. Juga didandani dengan tambahan lampu penerangan jalan, dan lampu warna-warni untuk hiasan dengan aneka ragam bentuk bunga seperti teratai, tulip, dan lainnya.

Jalan lingkungan dan drainase lingkungan juga menjadi fokus pasangan ini. Melalui program Pemberdayaan Masyarakat Percepatan Infrastruktur Kelurahan (PM-PIK) jalan dan drainase di pemukiman masyarakat dibenahi.

Sejak tahun 2016 melalui APBD Kota Batam, telah dianggarkan anggaran PM-PIK dan jumlahnya meningkat setiap tahunnya.

Setiap kelurahan memperoleh anggaran PM-PIK Rp1,1 miliar di tahun 2018. Nilai ini meningkat dari tahun sebelumnya hanya Rp1 miliar.

Kerja keras pembangunan infrastruktur ini membuahkan hasil, ini terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) Ke Kota Batam di tahun 2018 mencapai angka 1.887.244 jiwa. Angka ini meningkat 322.527 jiwa dari tahun 2017 yang berjumlah 1.564.717 jiwa.

Infrastruktur memang menjadi faktor utama orang datang berkunjung ke kota berbentuk kalajengking, namun yang tak kalah penting tentunya destinasi wosata.

Destinasi wisata mulai disiapkan mulai dengan mempersiapkan resort, fasilitas hotel bintang 5, menata pantai dan Pulau Putri. Sebagai bumi melayu dan kota madani, juga disiapkan wisata religi.

Salah satu destinasi wisata religi yang tengah disiapkan adalah Masjid Sultan Mahmud Riayatsyah di Kecamatan Batuaji. Pembangunan masjid yang dikerjakan tahun jamak ini dimulai pada tahun 2017 dan berakhir di tahun 2019 ini. Bangunan masjid ini terdiri dari bangunan utama, menara pandang, payung membrane, menara setinggi 99 meter, kubah
kecil dan landscape. Masjid ini akan menjadi masjid terbesar se Sumatera berkapasitas 25 ribu jamaah.

Rudi memilih Batuaji sebagai tempat pembangunan masjid agar pembangunan dan perputaran ekonomi di Kota Batam merata. Pertumbuhan ekonomi Batam yang sempat jatuh diangka 2,01 persen di tahun 2017 merangkak naik di tahun 2018 diangka 4,56 persen.

Desember 2018, Rudi telah meresmikan Kebun Raya Batam (KRB) yang terletak di Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa. Lokasi KRB mempunyai luas 86 hektar. Lokasi ini merupakan kawasan pariwisata dan pintu masuk jalur internasional. Kebun raya itu berada di tengah-tengah kawasan resort dan wisata alam Nongsa antara lain Tering Bay Golf, Palm Springs Golf, Beach Resort dan masih banyak lainnya.


Arsitektur KRB mengkombinasikan budaya Melayu dan arsitektur modern. Kebun ini memiliki tema koleksi “Tumbuhan Pulau-pulau Kecil dan Pesisir Indonesia” yang akan disusun berdasarkan biogeographic region yang meliputi koleksi dari kepulauan dengan Jumlah tumbuhan koleksi kebun raya Batam dari hasil eksplorasi sudah mencapai 119 famili, 428
marga, 666 jenis dan 9.480 spesime.

Disamping fokus pada pembangunan infrastruktur, Rudi-Amsakar juga berkomitmen memberikan kemudahan dan kepastian hukum dalam pengurusan perizinan bagi pelaku

usaha yang berinvestasi di Batam. Membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kota Batam. Mempercepat pengurusan izin sudah diterapkan Online Single Submission (OSS).

Sebagai pilot project yang telah ditetapkan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) MPP Batam sering menerima kunjungan dari Kabupaten/Kota se Indonesia.

Selama tahun 2018 MPP Batam menjadi rujukan 450 instansi publik.

MPP Batam juga berhasil menorehkan prestasi dengan diberikannya
penghargaan kepada MPP Kota Batam sebagai Wujud Nyata Pelayanan Publik Kelas Dunia.

Mal ini sebagai bentuk pemotongan birokrasi karena di satu gedung bisa melayani seluruh pelayanan publik. Di Mal Pelayanan Publik di Gedung Sumatra Promotion Center Batam melayani sebanyak 430 perizinan non perizinan dari 30 instansi vertikal dan 5
perbankan.

Secara resmi Menpan-RB, Syafrudin telah meresmikan MPP Kota Batam pada September 2018 lalu.

Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam, Pemerintah Kota Batam bekerjasama dengan Bank Riau Kepri mentargetkan pemasangan 500 tapping box pada tahun 2018.

Taping box dipasang di empat jenis pajak, yakni restoran, hotel, tempat
hiburan dan parkir untuk mencatat dan merekam semua transaksi yang terhubung dengan sistem perpajakan Pemko Batam. Upaya ini sebagai instrument meningkatkan pendapatan asli daerah guna membiaya belanja infrastrukur dan pembangunan lainnya, serta menghindari kebocoran pajak dan retribusi daerah.

Setiap transaksi pajak daerah akan diterima secara real time di sistem, langsung terekam dan transparan. Launching implementasi system monitoring penerimaan pajak online ini langsung dilakukan oleh
Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Basaria Panjaitan November lalu.

Dalam tata kelola pemerintahan dalam system penganggaran Pemko Batam sudah menerapkan system e planning dan e budgeting.

Sistem transaksi non tunai pun sudah diberlakukan di Pemko Batam sejak tahun 2017 dimulai di enam instansi. Di tahun 2018
seluruh bagian dan OPD di Pemko Batam sudah menggunakan transaksi non tunai.

Dibidang sosial kemasyarakatan, duo pasangan ini menganggarkan insentif setiap tahunnya melalui APBD Kota Batam. Melalui Kementrian Agama (Kemenag), Rudi- Amsakar menghibahkan anggaran untuk insentif guru agama yang mengajar dibawah naungan Kemenag. Selanjutnya insentif untuk RT/RW se Kota Batam diberikan.

Guru swasta mulai di tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/MTS juga diberi insentif. Pun dengan guru TPQ, Imam Masjid dan Mubaligh menerima bantuan dari Pemko Batam.

Satu lagi permasalahan yang perlahan mulai terselesaikan yakni soal sampah. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai dibenahi system pengangkutan sampah di kawasan pemukiman hingga pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telagapunggur.

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelola Sampah TPA Telagapunggur yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, sudah mulai beroperasi di bulan Januari.

Kementerian PUPR RI telah membangun titik sanitary landfill baru di TPA
Telagapunggur.

Kini pada titik penumpukan sampah yang baru ini, tanah dilapisi membrane sehingga tak merusak lingkungan karena sampah tidak langsung bercampur dengan tanah.

Selain itu di TPA Telagapunggur sudah tersedia pipa untuk mengumpulkan gas metan dari sampah.

Gas ini dapat juga dimanfaatkan untuk kegiatan rumah tangga
warga sekitar seperti untuk masak. TPA ini memiliki luas lokasi sanitary landfill baru ini sekitar 2,4 hektare dengan ketinggian 30 meter. Dengan jumlah sampah rumah tangga yang ada, titik baru ini diperkirakan dapat bertahan hingga 7-10 tahun.

Bak lindi di sel baru ini terdiri dari lima bak. Mulai dari ekualisasi, bak ABR, fakultatif, maturasi, dan wetland. Setelah itu air dari sampah dialirkan ke laut melalui pipa yang dipasang di bagian bawah TPA.

Kerja Keras Berbuah Penghargaan Kerja Keras Rudi dan Amsakar sejak memimpin Kota Batam sudah dirasakan oleh Masyarakat Kota Batam, tidak hanya itu berbagai lembaga dan Kementerian mengakui
keberhasilan rudi di berbagai bidang dengan menjadikan Batam memperoleh penghargaan dan Batam dijadikan referensi berbagai program dan kebijakan public diantaranya Program Tapping Box, Mall Pelayanan Publik, hingga Pelaporan LHKPN terbaik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Atas kerja keras dan komitmen dalam membangun pariwisata Batam, Rudi menerima penghargaan dari Yokatta Wonderful Indonesia Tourism Awards 2018.

Penghargaan ini diterima Pemko Batam atas prestasi dalam performansi, inovasi dan komitmen dalam membangun pariwisata Batam.

Pemko Batam juga menerima penghargaan dari Menteri
Keuangan RI atas capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian untuk laporan keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2013/2017. Belum lama ini KPK juga memberikan penghargaan instansi dengan penerapan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) Terbaik tahun 2018 kepada Pemko Batam.

Selanjutnya Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memberikan penghargaan kepada Pemko Batam sebagai kota terbaik yang mendukung pencapaian standar keselamatan dan keamanan dalam pemanfaatan tenaga nuklir. Pemko Batam menerima penganugerahan
Predikat Kepatuhan Tinggi 2018 terhadap standar pelayanan publik dari Ombudsman RI.

Pemko Batam masuk 3 besar dengan capaian nilai 93,82 setelah Ambon dan Sawahlunto.

Selanjutnya Pemko Batam juga berhasil meraih penghargaan Smart Sanitasi Award (SSA) atas prestasinya sebagai peringkat pertama kategori National Water and Sanitation Information Services (Nawasis) terbaik dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Walikota Batam juga menerima penghargaan Enterpreneur
Award 2018 Kategori Kemiskinan dan Kesehatan.(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Batam, Kabupaten Karimun dan Kabupaten Bintan telah berakhir. Setelah KNPI Provinsi Kepri melalui surat keputusannya mengangkat Karateker untuk tiga kabupaten/kota tersebut di atas.

“Terhitung hari ini kepengurusan DPD KNPI Batam periode 2014-2017, Karimun dan Bintan telah berakhir, sesuai hasil keputusan DPD KNPI Kepri,” ungkap Ketua KNPI Kepri, Banjar Ahmad didampingi Sekretarisnya Andi Mukhtar dan sejumlah pengurus lainnya, Askarmin dan Abdullah Yusuf ke awak media, Senin, 3 September 2018.

Ditemui di restoran Bambu Hotel Harmoni One, Batam Center, Banjar menguraikan alasan munculnya Karaterker kepengurusan DPD KNPI ditiga kabupaten/kota karena pengurus tak mampu menjalankan amanat organisasi, diantaranya melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) dan melaksanakan konsolidasi ditataran pengurus.

Setidaknya ada dua alasan penunjukan Karateker, lanjut Banjar, sebagai upaya penyelamatan organisasi dan juga regenerasi kepemimpinan pemuda di tiga kabupaten/kota. “Karatekernya sudah ditunjuk, dan dalam dua hari ini kita umumkan ke publik,” terangnya.

Dijelaskan oleh Sekretaris KNPI Kepri, Andi Mukhtar, terkait KNPI Batam bahwa kepemimpinan Kadarisman tidak mampu melaksanakan Musda hingga masa jabatannya 2 Desember 2017 berakhir. Dengan alasan penyematan organisasi diterbitkan surat perpanjangan dari 5 Januari hingga 5 Juli 2018 dengan tugas melaksanakan Musda dan konsolidasi.

“Masa jabatan telah berakhir 2 Desember 2017, kepengurusan diperpanjang hingga 5 Juli 2018 agar bisa melaksanakan Musda, tapi itu pun tak bisa melaksanakan Musda,” jelas Andi.

Tidak sampai disitu, kata Andi, pengurus KNPI Kepri juga masih memberikan kesempatan kepada Kadarisman cs agar bisa melaksanakan Musda pada 1-2 September 2018, dan itupun tidak terlaksana.

“Tiga kali kesempatan sudah kita berikan, tapi ketiga kesempatan tidak dimanfaatkan tanpa alasan yang jelas,” tegas Andi.

Terakhir disampaikan Andi, dengan berakhirnya kepengurusan tiga DPD KNPI kabupaten/kota, maka segala urusan terkait dengan KNPI dimasing-masing tiga wilayah ini diambil alih oleh pengurus KNPI Kepri.

“Dengan Karateker ini diinformasikan kepada seluruh stakeholder, pemerintah dan Okp dapat berkoordinasi dengan KNPI Kepri terkait segala sesuatu menyangkut tiga KNPI kabupaten/kota yang di atas,” pungkas Andi. (r)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Penyidik pengawas lingkungan hidup (PPLH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam memanggil perusahaan pengembang perumahan yang tutup kolam retensi di Tiban Koperasi.

Akibat penutupan kolam penampungan ini, puluhan rumah terendam banjir beberapa waktu lalu.

“Sudah 23 tahun kami di sini, tidak pernah banjir. Baru ini banjir, sejak kolam ditutup,” kata seorang warga, Kamis, 23 Agustus 2018.

Kepala DLH Batam, Herman Rozie mengatakan ada tiga pihak yang dipanggil PPLH untuk diperiksa penyidik. Yakni Ketua Koperasi Otorita Batam (OB) selaku pemegang alokasi lahan, penyusun dokumen lingkungan hidup, dan Bidang Sarana Prasarana Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“PPLH sudah panggil dan sudah di-BAP (berita acara pemeriksaan). Kita cari keterangan, untuk tindaklanjutnya seperti apa. Karena kita ingin penyelesaiannya komprehensif, bukan separuh-separuh. Walaupun ini kita pahami, butuh tindakan sesegera mungkin,” kata Herman.

Ia mengatakan pada pemanggilan sebelumnya, Ketua Koperasi OB tidak bisa hadir. Oleh karena itu PPLH menjadwal ulang pemeriksaan Ketua Koperasi tersebut. Rencana pemeriksaan akan dilakukan Jumat, 24 Agustus 2018.

“Hari ini kita panggil lagi. Mungkin besok dimintai keterangannya.

Ketua Koperasi OB, Pak Ponco ini penting karena PT Glory Point (pengembang yang menutup kolam retensi) seperti ya bekerja atas nama Koperasi,” tutur mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan ini.

Sementara itu, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad yang meninjau langsung lokasi terdampak banjir mengatakan hasil pemeriksaan dari PPLH ini akan menjadi rekomendasi dan dasar bagi pemerintah untuk pembuatan kebijakan selanjutnya.

“Karena pihak pengembang sebentar-sebentar somasi jadi kita mesti ikuti prosedur regulasi yang ada. Prosedurnya PPLH turun, rekomendasi PPLH yang harus ditindaklanjuti pengembang,” tutur Amsakar di hadapan warga.

Langkah konkrit yang harus dilakukan adalah sesuai komitmen awal pengembang. Yakni membangun kolam retensi untuk menampung debit air di sekitar lokasi. Kondisinya harus sama seperti sebelum ada pembangunan, yaitu seluas 6.000 meter persegi.

“Luas kolam retensi pengganti yang dibuat pengembang sekarang tidak mampu menampung debit air. Mau tidak mau, suka tidak suka, kolam harus diperbesar. Mesti dikembalikan 6.000 meter persegi,” tegasnya.

Sambil menunggu, lanjut Amsakar, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam akan melakukan normalisasi saluran air di sekitar perumahan terdampak. Ini dilakukan guna meminimalisir banjir apabila terjadi hujan lebat kembali di waktu mendatang.

“BMSDA juga akan meminta PL (penetapan lokasi) yang sudah dialokasikan kepada pengembang. Supaya jelas patokan titik koordinatnya. Dinas juga akan normalisasi untuk meminimalisir,” kata dia.

Amsakar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk menyelesaikan masalah banjir yang dialami warga Tiban Koperasi blok E ini. Namun untuk benar-benar menuntaskannya, butuh komitmen dari pihak lain seperti BP Batam, Koperasi OB, dan PT Glory Point selaku pengembang. (***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

INSPIRASI

Selasa | 14 Agustus 2018 | 19:09

Suripto Luncurkan Buku Pemikiran Intel Tiga Zaman

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Suripto, mantan intel di era Orde Lama, Orde Baru, dan Orde Reformasi yang kini dikenal sebagai pengamat intelijen akan meluncurkan buku berjudul “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” pada 15 Agustus 2018 di Jakarta.

Ketua Panitia Peluncuran Buku “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” yang juga Ketua Tim Editor buku tersebut, Aat Surya Safaat, Selasa di Jakarta mengemukakan, peluncuran buku pengamat intelijen itu akan dilanjutkan dengan acara bedah buku.

Bedah buku itu sendiri akan menghadirkan tiga narasumber, yakni Ekonom Senior Dr Ichsanuddin Noorsy, Direktur Pasca Sarjana Universitas As-Syafiiyah Jakarta Prof Dr Zainal Arifin Hoesien, dan Direktur Eksekutif Institute for Strategic and Development Studies (ISDS) M Aminuddin.

Aat juga menjelaskan, buku “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” itu berisi gagasan dan pemikiran Suripto terkait isu-isu aktual dan relevan di bidang politik, ekonomi, sosial-budaya, dan internasional.

Buku dengan isi lebih dari 300 halaman itu juga berisi testimoni tentang figur dan kiprah Suripto dari tokoh nasional, yakni dari mantan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ustadz Hilmi Aminuddin dan dari pengusaha dan tokoh masyarakat Sumatera Utara, H Anif.

Tokoh lain yang memberikan kesaksian yaitu salah satu tokoh buruh Arif Minardi dan mantan Menteri Kehutanan di era Presiden Abdurrahman Wahid yang juga pernah menjadi Walikota Depok dua periode (2006-2011 dan 2011-2016), Nurmahmudi Ismail.

Salah satu kesan menarik disampaikan oleh Ustadz Hilmi Aminuddin, yakni bahwa Suripto adalah tokoh pemberani dan intel sejati. Betapa tidak, Suripto dengan berani mengantarkan bantuan senjata secara langsung kepada para pejuang Muslim Bosnia yang tengah dikepung tentara Serbia di tahun1990-an.

Mengutip Suripto, Aat juga menjelaskan, pemikiran-pemikiran yang dituangkan dalam buku tersebut dapat mengkristal berkat bimbingan, gemblengan, dan interaksi yang intensif antara Suripto dengan guru, begawan, tokoh, ustadz, dan ayahandanya sendiri.

Oleh karena itu buku tersebut dipersembahkan Suripto untuk orang-orang yang dikagumi dan dihormatinya itu sebagai kenang-kenangan dalam perjalanan hidupnya yang sudah mencapai lebih dari delapan dekade.

Dalam buku tersebut juga ada kata pengantar dari Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Anies berkenalan dengan Suripto di tahun 1992 saat ia kuliah dan aktif di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Anies baru tahu belakangan bahwa Suripto adalah seorang intel. Keduanya sering berdiskusi selama berjam-jam, dan mereka mempunyai kesamaan dalam pemikiran, termasuk dalam melihat bagaimana Indonesia ke depan.
Kesan Anies, Suripto adalah figur pemberani yang penuh dengan pengalaman dalam pergerakan. Bila ditengok perjalanan hidupnya, Suripto sudah memimpin gerakan mahasiswa sejak awal 1960-an, jauh sebelum Anies lahir.*

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjung Jabung Timur – Viral, video personel Satlantas Polres Tanjung Jabung Timur yang menghentikan pengendara sepeda motor yang membonceng jenazah.

Video ini telah viral di sosial media dan berawal dari unggahan di akun instagram milik kepolisian dengan nama akun #satlantas_tanjabtimur.

Kejadian ini berawal saat petugas Satlantas Polres Tanjung Jabung Timur hendak menindak pengendara bermotor yang melakukan pelanggaran, berboncengan tiga orang di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Ketika petugas Satlantas memberhentikan pengendara yang berboncengan tiga, mereka terkejut karena seorang penumpang yang diapit di tengah telah meninggal dunia.

Dalam unggahan video tersebut, admin akun ini menjelaskan bahwa menurut keterangan pengendaraan korban hendak dibawa ke puskesmas utuk berobat. Namun, belum sampai di tujuan meninggal dunia saat di perjalanan.

Melihat hal tersebut, tim patroli dari Satlantas Polres Tanjung Jabung Timur langsung membawa jenazah ke rumah duka dengan menggunakan mobil patrol.

Warga yang telah menonton video ini mengapresiasi kepolisian yang telah sigap untuk langsung membawa jenazah dengan kendaraan dinas dan dibawa ke rumah duka.

Video yang telah diunggah sejak Selasa, 24 Juli 2018 siang, banyak dibagikan para netizen ke sejumlah akun sosial media lainnya. Video tersebut juga banyak mendapat komentar dan apresiasi terhadap tindakan personel kepolisian yang sigap. (***)

sumber: sindonews.com

SEPAK BOLA

Senin | 23 Juli 2018 | 20:02

Perkuat Lini Pertahanan, Tiga Bek Ini Masuk Incaran MU

MEDIAKEPRI.CO.ID, Manchester – Manchester United santer dikabarkan ingin merekrut bek tengah baru di bursa transfer musim panas ini. Ada tiga nama yang disebut-sebut masuk radar The Red Devils.

Harry Maguire dilaporkan menjadi target utama MU. Maguire tampil konsisten pada musim pertamanya bersama Leicester City setelah dibeli dari Hull City pada tahun lalu.

Maguire juga bersinar di Piala Dunia 2018. Pemain yang kini berusia 25 tahun itu mencetak satu gol dan ikut mengantarkan timnas Inggris ke babak semifinal.

Saat bergabung dengan Leicester, Maguire cuma berharga 17 juta pound sterling. Namun, jika MU ingin membelinya sekarang, mereka dilaporkan harus membayar sedikitnya 50 juta pound sterling.

Selain Maguire, target MU lainnya adalah Toby Alderweireld (Tottenham Hotspur) dan Leonardo Bonucci (AC Milan). Posisi Alderweireld di tim inti Spurs mulai terancam setelah kedatangan Davinson Sanchez, sedangkan Bonucci dikabarkan mungkin saja berganti klub meski baru semusim membela Milan.

Akan tetapi, sebelum mendatangkan pemain incarannya, MU harus lebih dulu melepas salah satu bek tengah mereka. Di posisi tersebut, MU saat ini sudah punya Marcos Rojo, Eric Bailly, Chris Smalling, Phil Jones, dan Victor Lindelof.

MU sejauh ini telah memboyong Fred (gelandang), Diogo Dalot (full-back), dan Lee Grant (kiper) di bursa transfer musim panas. Mereka tadinya ingin merekrut bek kiri baru. Tapi, karena Dalot mampu beroperasi di kedua sisi sayap, mereka merasa stok pemain yang ada sekarang sudah cukup.(***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Padang – Pemutakhiran data oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok menyebutkan, sebanyak 70 rumah rusak akibat gempa bumi dengan magnitudo 5,4 Skala Richter (SR) pada Sabtu, 21 Juli 2018 sore.

Selain itu, tercatat satu orang korban meninggal dunia dan delapan orang korban luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno (IP) merinci, terdapat 25 unit rumah rusak di Nagari Simpang Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok akibat gempa kemarin.

Sebanyak enam unit rumah di antaranya mengalami rusak berat dan 19 rumah lainnya rusak ringan. Sementara itu, di Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok terdapat satu unit rumah yang dindingnya ambruk menimpa pemiliknya, Bustami Buyuang (63 tahun) hingga meninggal dunia.

BPBD Kabupaten Solok, lanjut IP, juga mendata ada 44 unit rumah yang mengalami kerusakan di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

Dari angka tersebut, sebanyak empat rumah di antaranya rusak berat, dua rusak sedang, dan 38 rumah lainnya rusak ringan.

“Ini data sementara dan akan terus bergerak karena petugas masih melakukan pendataan,” jelas IP usai mengunjungi korban gempa bumi di Kabupaten Solok, Ahad 22 Juli 2018.

Sementara untuk korban luka-luka, IP menyebutkan terdapat tiga warga yang mengalami luka ringan di Kecamatan Gunung Talang.

Tiga korban luka lainnya beralamat di Kecamatan Danau Kembar, yakni Diah 16 (tahun), Bobi (7), dan Risa Amelia (25). Sedangkan di Kecamatan Lembah Gumanti, tercatat ada dua orang korban luka, yakni Yulniarti yang mengalami patah kaki dan Desrial dengan luka ringan.

“Para korban sudah mendapatkan perawatan medis dan semuanya sudah kembali ke rumah,” kata Irwan.

IP juga menyerahkan bantuan dari Pemprov Sumbar kepada korban gempa sebesar Rp 28,8 juta. Bantuan yang diberikan terdiri dari paket pakaian dan makanan serta sejumlah kebutuhan sehari-hari bagi korban gempa.

IP juga mengutip penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau bahwa dalam sepekan terakhir ada tiga gempa kuat yang dirasakan warga Sumbar. Ketiganya mengguncang dengan magnitudo antara 3 Skala Richter (SR) hingga 5 SR, dengan pusat gempa di Kepulauan Mentawai, Bukittinggi, dan terakhir Solok yang menimbulkan seorang korban jiwa.

“Ketiganya beda sebab dan lokasi. Tapi, gempa yang di Kabupaten Solok ini terjadi beruntun. Bahkan ada gempa susulan. Kita mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan,” jelas IP. (***)

sumber: republika.co.id

Garis kemiskinan tercatat pada angka 593.108 per kapita per bulan pada Maret 2018.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Meski telah menurun, garis kemiskinan di Provinsi DKI Jakarta masih tergolong tinggi. Garis kemiskinan tercatat pada angka 593.108 per kapita per bulan pada Maret 2018.

Garis kemiskinan makanan berperan sebagai penyumbang terbesar garis kemiskinan DKI Jakarta, yaitu 66,46 persen. Komoditas bukan lapangan yang juga berperan antara lain perumahan (35,48 persen), listrik (17,60 persen) dan bensin (11,68 persen).

Tiga komoditas yang berperan sebagai penyumbang terbesar garis kemiskinan makanan yaitu beras, rokok kretek filter, dan daging ayam ras.

Pada bulan Maret 2018, sumbangan pengeluaran beras terhadap garis kemiskinan makanan Jakarta sebesar 23,72 persen.

Kebutuhan pokok lain yang berpengaruh cukup besar terhadap garis kemiskinan makanan adalah rokok kretek filter (15,89 persen), daging ayam ras (7,63 persen), telur ayam ras (6,49 persen), mie instan (3,99 persen), kembung (2,91 persen), kopi bubuk dan kopi instan (saset) (2,81 persen), daging sapi (2,47 persen), kental manis (2,31 persen), dan kue kering atau biskuit (2,29 persen).

Untuk menekan angka tersebut, Pemprov DKI Jakarta akan menggalakkan program-program pengendalian harga.

“Terutama harga pangan murah komoditas-komoditas penyumbang garis kemiskinan di antaranya melalui tim pengendalian inflasi daerah (TPID) dan BUMD Pangan yang saya sering sebut sebagai klaster pangan,” ujar Sandiaga di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 16 Juli 2018. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Yogyakarta – Tiga terduga teroris tewas dalam baku tembak dengan polisi di Jalan Kaliurang KM 9,5, Sleman, Yogyakarta pada Sabtu, 14 Juli 2018.

Densus 88 Antiteror terpaksa melepaskan tembakan karena, terduga teroris melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan parang dan senjata.

Karena membahayakan, Densus 88 terpaksa melakukan tindakan tegas terukur.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Mohammad Iqbal mengatakan, akibat insiden itu, 2 petugas Densus juga mengalami luka-luka di bagian tangan.

Kini, jenazah ketiga terduga teroris telah dibawa ke RS Bhayangkara, Yogyakarta.

Dilaporkan sebelumnya, telah terjadi baku tembak di Jalan Kaliurang KM 9,5 hingga menyebabkan jalan ditutup.

Kepala Desa Sardonoharjo Herjuno Wiwoho mengatakan, dia melihat cukup banyak polisi yang berjaga di lokasi kejadian.

“Polisi yang di lokasi saya lihat membawa laras panjang. Tapi saya tidak tahu ada kasus perampokan atau teroris,” katanya

Dia menuturkan, sebelum akses jalan ditutup, dua juga mendengar suara tembakan dan ada dua orang tergeletak di tengah jalan. (***)

sumber: kompas.com

MEDIAKERI.CO.ID, Batam –  Bersama masyarakat, TNI kuat. Bersama TNI Negara aman.  Ungkapan ini sepertinya tak pernah lekang dari hati sanubari masyarakat maupun para prajurit TNI itu sendiri.

Semangat tak kenal lelah, tim Satgas Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke-102  Tahun 2018 bercucuran keringat, saling bahu membahu membangun jalan lebih baik dari sebelumnya untuk masyarakat Desa Sabang Mawang dan Desa Tanjung Batang, KC Pulau Tiga, Natuna.

Dengan semangat kegotongroyongan masyarakat, TNI Polri berharap dapat menyelesaikan semua program yang di rencanakan dapat tuntas dan tepat waktu.

Tampak anggota Satgas bekerja ekstra keras untuk melansir material menggunakan pompong dan angkong agar dapat digunakan sebagai bahan utama untuk membangun atau membuat jalan lebih baik dari sebelumnya.

Semenisasi jalan yang dilaksanakan tanpa mengenal lelah oleh TNI Polri dan masyarakat Pulau Tiga tersebut, juga diharapkan dapat dilalui oleh masyarakat pada saatnya nati. Sehingga anak-anak yang bersekolah juga dapat dengan cepat menuju sekolahnya.

Kegiatan TMMD ke 102 yang dilaksanakan di wilayah Natuna tersebut, merupakan kegiatan lintas sektoral yang dilaksanakan secara sinergis oleh semua komponen bangsa serta bergotong royong membangun desa sangat baik dan dapat terus berlanjut. (penrem 033/wp)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Lima, pelaku penggembos ban mobil akhirnya nyerah. Gerombolan yang biasa beraksi di Kawasan Duta Mas ini ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang dari tiga tempat berbeda yakni di Batam, Palembang dan Jawa Tengah.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki menjelaskan kelima pelaku ini juga merupakan residivis kasus yang sama di berbagai daerah di Indonesia.

Dikatakannya, pelaku ini tinggal terpisah. Mereka ada yang tinggal di Batam, namun ada juga yang memang datang khusus untuk melakukan kejahatan (gembos ban) ini.

“Berbagai barang hasil pencucian uang kejahatan ini diantaranya ada motor CBR, Mobil Carry, perhiasan, dan peralatan elektronik seperti HP dan televisi,” kata Hengki, Senin, 25 Juni 2018.

Hasil kejahatan ini, lanjutnya, sebagian ada yang telah dibelanjakan, uang tersebut juga terlacak dikirim ke beberapa rekening yang diketahui melalui bukti transfer yang didapat dari keliam pelaku. (ihsan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Jhonson Sitorus dan Lisda Purba, pasangan suami istri (pasutri) yang diduga korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dimakamkan dalam satu liang lahat.

Pasutri yang meninggalkan tiga anaknya yang masih kecil ini dimakamkan di di kampung halamannya di Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin, 30 April 2018 lalu.

Keluarga besar dan rekan-rekan beramai-ramai mengantarkan keduanya ke peristirahatan terakhirnya, sekaligus mendampingi ketiga anak dari Jhonson dan Lisda.

Pasangan suami istri tersebut ditemukan tewas tergeletak di pinggir Jalan Letjend Suprapto, tepatnya di tanjakan Bukit Daeng, Tambesi, Batam, Jumat, 27 April 2018 lalu sekitar pukul 06.00 WIB.

Mereka meninggalkan dua putri dan satu anak lelaki. Putri sulungnya yang bernama Endang Nadya Rismawati Sitorus masih duduk di kelas 6 SD. Adiknya, Alwina Ester Sitorus, masih kelas 4 SD, sedangkan si bungsu bernama Rikardo Juaris Saputra Sitorus masih TK.

Isak tangis Endang (11) pecah hingga membuat haru para pelayat.

“Selamat jalan, Pak, selamat jalan Mak, tenanglah di surga ya. Kami sayang Bapak dan Mamak,” ucap Endang sambil tersedu.

“Doakan aku ya, Mak, sebentar lagi aku ujian,” katanya lagi.

Para pelayat pun ikut menangis mendengar ucapan selamat jalan dari sang putri.

Sambil memegang foto di tangannya, tiga anak dari pasangan suami istri ini berdiri sambil melihat terakhir kalinya jenazah kedua orangtuanya.

Seorang ibu juga terlihat tak henti menangis di samping kedua jenazah. Dia adalah ibu dari Jhonson Sitorus.

“Sakit kali ini anakku, sedih kali, oh Tuhan,” teriak ibu tersebut.

Sebelum kedua jenazah diberangkatkan ke pemakaman, ketiga anak yang ditinggalkan itu pun menyanyikan lagu perpisahan pada kedua orang tuanya.

Sebelumnya diberitakan, pasangan suami istri ditemukan petugas kepolisian tergeletak di pinggir jalan. Sepeda motor Yamaha Vixion milik korban ditemukan dalam keadaan rusak. Kue-kue jualan korban berserakan di jalan.

Keduanya sempat dibawa ke RS Chamantha Sahidiya Mukakuning sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Embung Fatimah di Batuaji.

Pasangan suami istri ini disebutkan hendak mengantar kue jualannya ke sebuah kantin di Muka Kuning, Batam.

Namun, penyebab kematian pasangan suami istri yang merupakan warga Perumuhan Buana Impian Tambesi Batam itu masih misterius.

Pihak keluarga yang datang di kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah melihat banyak kejanggalan.

Polisi untuk sementara menyebutkan kecelakaan lalu lintas sebagai penyebab, tetapi keluarga tak menemukan luka serius yang berpotensi menyebabkan kematian.

Keluarga menyebutkan, dompet yang berisikan identitas kedua korban tak ditemukan sampai saat ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “”Selamat Jalan, Pak, Mak, Tenanglah di Surga, Doakan Aku Akan Ujian…””, (kmg)

sumber: batampro.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Polsek Batam Kota menangkap empat orang pencopet yang kerap beraksi di Hypermart Nagoya Hill, Nagoya dan Hypermart Mega Mall, Batamcentre, Batam Kepulauan Riau.

Penangkapan itu dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Tigor Dabariba SH, Jumat, 27 April 2018 sore di Hypermart, Nagoya Hill.

Keempat tersangaka yakni Hermansyah (39) laki-laki, Santi Lia Apilaya (34) perempuan, Evy Susilowati (48) perempuan, dan Ary Yuana (44) perempuan.

Selain mengamankan keempat pelaku ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa hape Oppo yang diduga milik korban, mobil Kijang Unser yang kerap dipakai untuk menuju lokasi penjambretan, dan baju kemeja yang diduga untuk ganti saat beraksi.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus kepada Batampro.id mengatakan, keempat pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari korban yang dicopet di Hypermart Mega Mall, Kamis, 26 April 2018 lalu.

“Suami istri warga Perumahan Seruni yang menjadi korban, dan membuat laporan kepada kami,” ungkap pucuk pimpinan di Polsek Batam Kota ini.

Dijelaskannya, saat itu korban yang merupakan suami istri dan kedua anaknya sedang berbelanja di Hypermart Mega Mall.

“Suaminya pakai tas sandang yang berisi hape Oppo dan kalung emas,” sebutnya.

Saat sedang asyik berbelanja, korban tiba-tiba didatangi oleh kawanan pencopet ini yang berpura-pura bertanya tentang produk makanan.

“Dua orang yang pura-pura bertanya, satu orang yang beraksi mencopet hape Oppo dan kalung emas di dalam tas sandang korban, dan satunya lagi mengawasi situasi,” jelas perwira menengah melati satu ini.

Korban sama sekali tak mengira kalau barang-barangnya telah dicopet. Setelah berbelanja, mereka pun mengajak anak-anak mereka bermain di arena permainan Time Zone.

Nah, saat berada di Timzone, korban baru sadar kalau hapenya dan kalung emasnya sudah tidak ada lagi di dalam tas. Korban pun langsung lapor ke Polsek Batam Kota dan mencerita secara rinci tempat-tempat yang disinggahinya saat berada di Mega Mall.

“Atas keterangan korban, akhirnya kita telusuri satu persatu tempat itu dan kita juga meminta rekaman CCTV di lokasi-lokasi itu,” terang Firdaus.

Dari hasil rekaman CCTV terlihat jelas kalau korban dan kelurganya telah diikuti oleh keempat kawanan copet ini saat masuk ke Hypermart, hingga akhirnya pencopetan itu terjadi.

“Sudah dapat wajah-wajah pelaku, kita langsung sebar anggota di Mega Mall dan Nagoya Hill, karena kami yakin sindikat seperti ini pasti berpindah-pindah mainnya,” lanjut Firdaus.

Ternyata benar, begitu anggota Polsek Batam Kota berbaur di keramaian pengunjung di Hypermart Nagoya Hill, ketemu dengan keempat copet ini yang sedang mengikuti calon korbannya.

Tak ingin buruannya kabur, Iptu Tagor pun berkoordinasi dengan sekuriti Nagoya Hill untuk menangkap kawanan copet tersebut.

“Berhasil kita tangkap, keempatnya warga Kavling Sagulung Mandiri, dan memang selalu beraksi di Mega Mall dan Nagoya Hill. Saat ini masih kita dalami, kemungkinan bukan hanya di dua lokasi itu saja tempat mereka beraksi, tapi masih ada lokasi-lokasi lainnya,” jelas mantan Kasat Bimas Polresta Barelang ini. (kmg)

sumber: batampro.id

MEDIAKEPRI.CO.ID – Badan Narkotika Nasional kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jaringan Malaysia-Indonesia.

Dalam pengungkapan ini, BNN menyita 20 kilogram narkotika jenis sabu bersama tiga orang tersangka yang menjadi kurir.

Pengungkapan diawali dengan menangkap dua tersangka di SPBU Jalan Lintas Timur, Kecamatan Ukui, Kabupaten Palalawan, Riau.

Dari tangan kedua tersangka, petugas menyita sabu seberat 10 kilogram yang disembunyikan di rangka mobil. Lalu, polisi menangkap satu tersangka lain di rumah kawasan Dumai, Pekanbaru dan menemukan 10 kilogram sabu.

Menurut rencana, narkoba akan diedarkan ke Lampung dan Jawa, dan diketahui dikendalikan peredarannya oleh Warga Negara Indonesia di Malaysia. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau mengaku lega, pasalnya Biaya penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk tahun 2018 sudah ditetapkan presiden Jokowi. Berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) nomor 7 tahun 2018, BPIH untuk embarkasi Batam ditetapkan sebesar Rp 32,4 juta.

Kepada Utusan Kepri, Minggu, 15 April 2018, Ka Kanwil Kemenag Kepri, Marwin Jamal mengungkapkan, dari Kepres yang sudah ditetapkan Presiden Jokowi tersebur, biaya penyelenggaraan haji hanya naik 0,9 persen.

“Alhamdulilah, kita bersyukur BPIH sudah ditetapkan, tinggal menunggu petunjuk dari Menteri Agama tentang jadwal pelunaasan bagi calon jemaah haji yang masuk porsi tahun ini,” ujarnya.

Dijelaskan Marwin Jamal, biaya sesuai yang ditetapkan untuk embarkasi Batam yakni Rp 32.456.450 atau mengalami kenaikan 0,9 persen dari biaya tahun lalu. Kenaikan itu sendiri dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

“Selain itu, kenaikan juga dilatarbelakangi kenaikan beberapa item di Arab Saudi, diantarany bahan bakar minyak (avtur) pesawat, dan Tarif Dasar Listrik (TDL),” jelasnya.

Berikut ini daftar BPIH jemaah haji reguler per embarkasi:

1. Embarkasi Aceh : Rp 31.090.010

2. Embarkasi Medan : Rp 31.840.375

3. Embarkasi Batam : Rp 32.456.450

4. Embarkasi Padang : Rp 33.068.245

5. Embarkasi Palembang : Rp 33.529.675

6. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede) : Rp 34.532.190

7. Embarkasi Jakarta (Bekasi) : Rp 34.532.190

8. Embarkasi Solo : Rp 35.933.275

9. Embarkasi Surabaya : Rp 36.091.845

10. Embarkasi Banjarmasin : Rp 38.157.084

11. Embarkasi Balikpapan : Rp 38.525.445

12. Embarkasi Makassar : Rp 39.507.741

13. Embarkasi Lombok : Rp 38.798.305

sumber: utusankepri.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Januari sampai Maret 2018, Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Karimun mencatat ada sebanyak 10 orang warga Karimun dinyatakan meninggal dunia karena penyakit Tuberkulosis (TB).

“Ada 10 orang yang meninggal dunia menderita TB ini, dan ada sebagian orang yang tidak menuntaskan pengobatan terdeteksi baik MDR dan XDR, dan nantinya hal-hal yang seperti inilah bisa mengakibatkan kematian,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi belum lama ini

Untuk tahun 2017, Rachmadi menyampaikan, kasus penyakit Tuberculosis (TB) di Karimun telah mencapai 410. Sementara di tahun 2018 dari Januari sampai saat ini baru terdapat empat kasus.

“Tahun 2017 kasus penyakit TB ini sangat banyak mencapai 410 kasus. Untuk tahun ini baru ada empat kasus,” ucap Rqchmadi.

Saat ini keempat orang yang terdeteksi penyakit TB telah menjalani pengobatan lanjutan. Rachmadi berharap masyarakat dapat mendeteksi secara dini jika mengalami tanda-tanda terindikasi penyakit TB.

“Sehingga mereka segera mendapatkan pengobatan, karena pentakit TB ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian,” ujarnya. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kini, apapun yang dilakukan Rich Brian tampaknya selalu memperoleh perhatian. Baru 3 hari diunggah, video klip dari single terbarunya telah ditonton jutaan pasang mata.

Diunggah pada 4 April 2018, single terbarunya yang berjudul ‘watch out!’ telah dilihat oleh 1.455.599 penonton.

Sebelumnya, Rich Brian baru saja merilis album ‘Amen’ pada Februari 2018. Single ‘Glow Like That’ dan ‘Cold’ termasuk di dalamnya.

Lagu ‘watch out!’ yang baru diunggahnya tersebut bukan merupakan lagu dari album ‘Amen’.

Di awal video, warna merah menyala dan nuansa gelap tampak mendominasi. Lalu kemudian kamera berpindah ke ruang kelas, pemakaman, lapangan tennis, hingga ruang rias.

Ada pula adegan yang memperlihatkan Rich Brian mengenakan kemeja pantai dan celana pendek di depan mobil sedan berwarna merah muda atau ketika ia menunggang kuda dengan kemeja berwarna oranye dan kuning. (***)

sumber: detik.com