Tiga

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam- Kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Batam, Kabupaten Karimun dan Kabupaten Bintan telah berakhir. Setelah KNPI Provinsi Kepri melalui surat keputusannya mengangkat Karateker untuk tiga kabupaten/kota tersebut di atas.

“Terhitung hari ini kepengurusan DPD KNPI Batam periode 2014-2017, Karimun dan Bintan telah berakhir, sesuai hasil keputusan DPD KNPI Kepri,” ungkap Ketua KNPI Kepri, Banjar Ahmad didampingi Sekretarisnya Andi Mukhtar dan sejumlah pengurus lainnya, Askarmin dan Abdullah Yusuf ke awak media, Senin, 3 September 2018.

Ditemui di restoran Bambu Hotel Harmoni One, Batam Center, Banjar menguraikan alasan munculnya Karaterker kepengurusan DPD KNPI ditiga kabupaten/kota karena pengurus tak mampu menjalankan amanat organisasi, diantaranya melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) dan melaksanakan konsolidasi ditataran pengurus.

Setidaknya ada dua alasan penunjukan Karateker, lanjut Banjar, sebagai upaya penyelamatan organisasi dan juga regenerasi kepemimpinan pemuda di tiga kabupaten/kota. “Karatekernya sudah ditunjuk, dan dalam dua hari ini kita umumkan ke publik,” terangnya.

Dijelaskan oleh Sekretaris KNPI Kepri, Andi Mukhtar, terkait KNPI Batam bahwa kepemimpinan Kadarisman tidak mampu melaksanakan Musda hingga masa jabatannya 2 Desember 2017 berakhir. Dengan alasan penyematan organisasi diterbitkan surat perpanjangan dari 5 Januari hingga 5 Juli 2018 dengan tugas melaksanakan Musda dan konsolidasi.

“Masa jabatan telah berakhir 2 Desember 2017, kepengurusan diperpanjang hingga 5 Juli 2018 agar bisa melaksanakan Musda, tapi itu pun tak bisa melaksanakan Musda,” jelas Andi.

Tidak sampai disitu, kata Andi, pengurus KNPI Kepri juga masih memberikan kesempatan kepada Kadarisman cs agar bisa melaksanakan Musda pada 1-2 September 2018, dan itupun tidak terlaksana.

“Tiga kali kesempatan sudah kita berikan, tapi ketiga kesempatan tidak dimanfaatkan tanpa alasan yang jelas,” tegas Andi.

Terakhir disampaikan Andi, dengan berakhirnya kepengurusan tiga DPD KNPI kabupaten/kota, maka segala urusan terkait dengan KNPI dimasing-masing tiga wilayah ini diambil alih oleh pengurus KNPI Kepri.

“Dengan Karateker ini diinformasikan kepada seluruh stakeholder, pemerintah dan Okp dapat berkoordinasi dengan KNPI Kepri terkait segala sesuatu menyangkut tiga KNPI kabupaten/kota yang di atas,” pungkas Andi. (r)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Penyidik pengawas lingkungan hidup (PPLH) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam memanggil perusahaan pengembang perumahan yang tutup kolam retensi di Tiban Koperasi.

Akibat penutupan kolam penampungan ini, puluhan rumah terendam banjir beberapa waktu lalu.

“Sudah 23 tahun kami di sini, tidak pernah banjir. Baru ini banjir, sejak kolam ditutup,” kata seorang warga, Kamis, 23 Agustus 2018.

Kepala DLH Batam, Herman Rozie mengatakan ada tiga pihak yang dipanggil PPLH untuk diperiksa penyidik. Yakni Ketua Koperasi Otorita Batam (OB) selaku pemegang alokasi lahan, penyusun dokumen lingkungan hidup, dan Bidang Sarana Prasarana Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“PPLH sudah panggil dan sudah di-BAP (berita acara pemeriksaan). Kita cari keterangan, untuk tindaklanjutnya seperti apa. Karena kita ingin penyelesaiannya komprehensif, bukan separuh-separuh. Walaupun ini kita pahami, butuh tindakan sesegera mungkin,” kata Herman.

Ia mengatakan pada pemanggilan sebelumnya, Ketua Koperasi OB tidak bisa hadir. Oleh karena itu PPLH menjadwal ulang pemeriksaan Ketua Koperasi tersebut. Rencana pemeriksaan akan dilakukan Jumat, 24 Agustus 2018.

“Hari ini kita panggil lagi. Mungkin besok dimintai keterangannya.

Ketua Koperasi OB, Pak Ponco ini penting karena PT Glory Point (pengembang yang menutup kolam retensi) seperti ya bekerja atas nama Koperasi,” tutur mantan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman, dan Pertamanan ini.

Sementara itu, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad yang meninjau langsung lokasi terdampak banjir mengatakan hasil pemeriksaan dari PPLH ini akan menjadi rekomendasi dan dasar bagi pemerintah untuk pembuatan kebijakan selanjutnya.

“Karena pihak pengembang sebentar-sebentar somasi jadi kita mesti ikuti prosedur regulasi yang ada. Prosedurnya PPLH turun, rekomendasi PPLH yang harus ditindaklanjuti pengembang,” tutur Amsakar di hadapan warga.

Langkah konkrit yang harus dilakukan adalah sesuai komitmen awal pengembang. Yakni membangun kolam retensi untuk menampung debit air di sekitar lokasi. Kondisinya harus sama seperti sebelum ada pembangunan, yaitu seluas 6.000 meter persegi.

“Luas kolam retensi pengganti yang dibuat pengembang sekarang tidak mampu menampung debit air. Mau tidak mau, suka tidak suka, kolam harus diperbesar. Mesti dikembalikan 6.000 meter persegi,” tegasnya.

Sambil menunggu, lanjut Amsakar, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam akan melakukan normalisasi saluran air di sekitar perumahan terdampak. Ini dilakukan guna meminimalisir banjir apabila terjadi hujan lebat kembali di waktu mendatang.

“BMSDA juga akan meminta PL (penetapan lokasi) yang sudah dialokasikan kepada pengembang. Supaya jelas patokan titik koordinatnya. Dinas juga akan normalisasi untuk meminimalisir,” kata dia.

Amsakar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk menyelesaikan masalah banjir yang dialami warga Tiban Koperasi blok E ini. Namun untuk benar-benar menuntaskannya, butuh komitmen dari pihak lain seperti BP Batam, Koperasi OB, dan PT Glory Point selaku pengembang. (***)

sumber: mediacenter.batam.go.id

INSPIRASI

Selasa | 14 Agustus 2018 | 19:09

Suripto Luncurkan Buku Pemikiran Intel Tiga Zaman

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Suripto, mantan intel di era Orde Lama, Orde Baru, dan Orde Reformasi yang kini dikenal sebagai pengamat intelijen akan meluncurkan buku berjudul “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” pada 15 Agustus 2018 di Jakarta.

Ketua Panitia Peluncuran Buku “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” yang juga Ketua Tim Editor buku tersebut, Aat Surya Safaat, Selasa di Jakarta mengemukakan, peluncuran buku pengamat intelijen itu akan dilanjutkan dengan acara bedah buku.

Bedah buku itu sendiri akan menghadirkan tiga narasumber, yakni Ekonom Senior Dr Ichsanuddin Noorsy, Direktur Pasca Sarjana Universitas As-Syafiiyah Jakarta Prof Dr Zainal Arifin Hoesien, dan Direktur Eksekutif Institute for Strategic and Development Studies (ISDS) M Aminuddin.

Aat juga menjelaskan, buku “Gagasan dan Pemikiran Suripto, Intel Tiga Zaman” itu berisi gagasan dan pemikiran Suripto terkait isu-isu aktual dan relevan di bidang politik, ekonomi, sosial-budaya, dan internasional.

Buku dengan isi lebih dari 300 halaman itu juga berisi testimoni tentang figur dan kiprah Suripto dari tokoh nasional, yakni dari mantan Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ustadz Hilmi Aminuddin dan dari pengusaha dan tokoh masyarakat Sumatera Utara, H Anif.

Tokoh lain yang memberikan kesaksian yaitu salah satu tokoh buruh Arif Minardi dan mantan Menteri Kehutanan di era Presiden Abdurrahman Wahid yang juga pernah menjadi Walikota Depok dua periode (2006-2011 dan 2011-2016), Nurmahmudi Ismail.

Salah satu kesan menarik disampaikan oleh Ustadz Hilmi Aminuddin, yakni bahwa Suripto adalah tokoh pemberani dan intel sejati. Betapa tidak, Suripto dengan berani mengantarkan bantuan senjata secara langsung kepada para pejuang Muslim Bosnia yang tengah dikepung tentara Serbia di tahun1990-an.

Mengutip Suripto, Aat juga menjelaskan, pemikiran-pemikiran yang dituangkan dalam buku tersebut dapat mengkristal berkat bimbingan, gemblengan, dan interaksi yang intensif antara Suripto dengan guru, begawan, tokoh, ustadz, dan ayahandanya sendiri.

Oleh karena itu buku tersebut dipersembahkan Suripto untuk orang-orang yang dikagumi dan dihormatinya itu sebagai kenang-kenangan dalam perjalanan hidupnya yang sudah mencapai lebih dari delapan dekade.

Dalam buku tersebut juga ada kata pengantar dari Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Anies berkenalan dengan Suripto di tahun 1992 saat ia kuliah dan aktif di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Anies baru tahu belakangan bahwa Suripto adalah seorang intel. Keduanya sering berdiskusi selama berjam-jam, dan mereka mempunyai kesamaan dalam pemikiran, termasuk dalam melihat bagaimana Indonesia ke depan.
Kesan Anies, Suripto adalah figur pemberani yang penuh dengan pengalaman dalam pergerakan. Bila ditengok perjalanan hidupnya, Suripto sudah memimpin gerakan mahasiswa sejak awal 1960-an, jauh sebelum Anies lahir.*

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjung Jabung Timur – Viral, video personel Satlantas Polres Tanjung Jabung Timur yang menghentikan pengendara sepeda motor yang membonceng jenazah.

Video ini telah viral di sosial media dan berawal dari unggahan di akun instagram milik kepolisian dengan nama akun #satlantas_tanjabtimur.

Kejadian ini berawal saat petugas Satlantas Polres Tanjung Jabung Timur hendak menindak pengendara bermotor yang melakukan pelanggaran, berboncengan tiga orang di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Ketika petugas Satlantas memberhentikan pengendara yang berboncengan tiga, mereka terkejut karena seorang penumpang yang diapit di tengah telah meninggal dunia.

Dalam unggahan video tersebut, admin akun ini menjelaskan bahwa menurut keterangan pengendaraan korban hendak dibawa ke puskesmas utuk berobat. Namun, belum sampai di tujuan meninggal dunia saat di perjalanan.

Melihat hal tersebut, tim patroli dari Satlantas Polres Tanjung Jabung Timur langsung membawa jenazah ke rumah duka dengan menggunakan mobil patrol.

Warga yang telah menonton video ini mengapresiasi kepolisian yang telah sigap untuk langsung membawa jenazah dengan kendaraan dinas dan dibawa ke rumah duka.

Video yang telah diunggah sejak Selasa, 24 Juli 2018 siang, banyak dibagikan para netizen ke sejumlah akun sosial media lainnya. Video tersebut juga banyak mendapat komentar dan apresiasi terhadap tindakan personel kepolisian yang sigap. (***)

sumber: sindonews.com

SEPAK BOLA

Senin | 23 Juli 2018 | 20:02

Perkuat Lini Pertahanan, Tiga Bek Ini Masuk Incaran MU

MEDIAKEPRI.CO.ID, Manchester – Manchester United santer dikabarkan ingin merekrut bek tengah baru di bursa transfer musim panas ini. Ada tiga nama yang disebut-sebut masuk radar The Red Devils.

Harry Maguire dilaporkan menjadi target utama MU. Maguire tampil konsisten pada musim pertamanya bersama Leicester City setelah dibeli dari Hull City pada tahun lalu.

Maguire juga bersinar di Piala Dunia 2018. Pemain yang kini berusia 25 tahun itu mencetak satu gol dan ikut mengantarkan timnas Inggris ke babak semifinal.

Saat bergabung dengan Leicester, Maguire cuma berharga 17 juta pound sterling. Namun, jika MU ingin membelinya sekarang, mereka dilaporkan harus membayar sedikitnya 50 juta pound sterling.

Selain Maguire, target MU lainnya adalah Toby Alderweireld (Tottenham Hotspur) dan Leonardo Bonucci (AC Milan). Posisi Alderweireld di tim inti Spurs mulai terancam setelah kedatangan Davinson Sanchez, sedangkan Bonucci dikabarkan mungkin saja berganti klub meski baru semusim membela Milan.

Akan tetapi, sebelum mendatangkan pemain incarannya, MU harus lebih dulu melepas salah satu bek tengah mereka. Di posisi tersebut, MU saat ini sudah punya Marcos Rojo, Eric Bailly, Chris Smalling, Phil Jones, dan Victor Lindelof.

MU sejauh ini telah memboyong Fred (gelandang), Diogo Dalot (full-back), dan Lee Grant (kiper) di bursa transfer musim panas. Mereka tadinya ingin merekrut bek kiri baru. Tapi, karena Dalot mampu beroperasi di kedua sisi sayap, mereka merasa stok pemain yang ada sekarang sudah cukup.(***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Padang – Pemutakhiran data oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok menyebutkan, sebanyak 70 rumah rusak akibat gempa bumi dengan magnitudo 5,4 Skala Richter (SR) pada Sabtu, 21 Juli 2018 sore.

Selain itu, tercatat satu orang korban meninggal dunia dan delapan orang korban luka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno (IP) merinci, terdapat 25 unit rumah rusak di Nagari Simpang Nan Ampek, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok akibat gempa kemarin.

Sebanyak enam unit rumah di antaranya mengalami rusak berat dan 19 rumah lainnya rusak ringan. Sementara itu, di Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok terdapat satu unit rumah yang dindingnya ambruk menimpa pemiliknya, Bustami Buyuang (63 tahun) hingga meninggal dunia.

BPBD Kabupaten Solok, lanjut IP, juga mendata ada 44 unit rumah yang mengalami kerusakan di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok.

Dari angka tersebut, sebanyak empat rumah di antaranya rusak berat, dua rusak sedang, dan 38 rumah lainnya rusak ringan.

“Ini data sementara dan akan terus bergerak karena petugas masih melakukan pendataan,” jelas IP usai mengunjungi korban gempa bumi di Kabupaten Solok, Ahad 22 Juli 2018.

Sementara untuk korban luka-luka, IP menyebutkan terdapat tiga warga yang mengalami luka ringan di Kecamatan Gunung Talang.

Tiga korban luka lainnya beralamat di Kecamatan Danau Kembar, yakni Diah 16 (tahun), Bobi (7), dan Risa Amelia (25). Sedangkan di Kecamatan Lembah Gumanti, tercatat ada dua orang korban luka, yakni Yulniarti yang mengalami patah kaki dan Desrial dengan luka ringan.

“Para korban sudah mendapatkan perawatan medis dan semuanya sudah kembali ke rumah,” kata Irwan.

IP juga menyerahkan bantuan dari Pemprov Sumbar kepada korban gempa sebesar Rp 28,8 juta. Bantuan yang diberikan terdiri dari paket pakaian dan makanan serta sejumlah kebutuhan sehari-hari bagi korban gempa.

IP juga mengutip penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau bahwa dalam sepekan terakhir ada tiga gempa kuat yang dirasakan warga Sumbar. Ketiganya mengguncang dengan magnitudo antara 3 Skala Richter (SR) hingga 5 SR, dengan pusat gempa di Kepulauan Mentawai, Bukittinggi, dan terakhir Solok yang menimbulkan seorang korban jiwa.

“Ketiganya beda sebab dan lokasi. Tapi, gempa yang di Kabupaten Solok ini terjadi beruntun. Bahkan ada gempa susulan. Kita mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap gempa susulan,” jelas IP. (***)

sumber: republika.co.id

Garis kemiskinan tercatat pada angka 593.108 per kapita per bulan pada Maret 2018.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Meski telah menurun, garis kemiskinan di Provinsi DKI Jakarta masih tergolong tinggi. Garis kemiskinan tercatat pada angka 593.108 per kapita per bulan pada Maret 2018.

Garis kemiskinan makanan berperan sebagai penyumbang terbesar garis kemiskinan DKI Jakarta, yaitu 66,46 persen. Komoditas bukan lapangan yang juga berperan antara lain perumahan (35,48 persen), listrik (17,60 persen) dan bensin (11,68 persen).

Tiga komoditas yang berperan sebagai penyumbang terbesar garis kemiskinan makanan yaitu beras, rokok kretek filter, dan daging ayam ras.

Pada bulan Maret 2018, sumbangan pengeluaran beras terhadap garis kemiskinan makanan Jakarta sebesar 23,72 persen.

Kebutuhan pokok lain yang berpengaruh cukup besar terhadap garis kemiskinan makanan adalah rokok kretek filter (15,89 persen), daging ayam ras (7,63 persen), telur ayam ras (6,49 persen), mie instan (3,99 persen), kembung (2,91 persen), kopi bubuk dan kopi instan (saset) (2,81 persen), daging sapi (2,47 persen), kental manis (2,31 persen), dan kue kering atau biskuit (2,29 persen).

Untuk menekan angka tersebut, Pemprov DKI Jakarta akan menggalakkan program-program pengendalian harga.

“Terutama harga pangan murah komoditas-komoditas penyumbang garis kemiskinan di antaranya melalui tim pengendalian inflasi daerah (TPID) dan BUMD Pangan yang saya sering sebut sebagai klaster pangan,” ujar Sandiaga di Balaikota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin, 16 Juli 2018. (***)

sumber: republika.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Yogyakarta – Tiga terduga teroris tewas dalam baku tembak dengan polisi di Jalan Kaliurang KM 9,5, Sleman, Yogyakarta pada Sabtu, 14 Juli 2018.

Densus 88 Antiteror terpaksa melepaskan tembakan karena, terduga teroris melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan parang dan senjata.

Karena membahayakan, Densus 88 terpaksa melakukan tindakan tegas terukur.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Mohammad Iqbal mengatakan, akibat insiden itu, 2 petugas Densus juga mengalami luka-luka di bagian tangan.

Kini, jenazah ketiga terduga teroris telah dibawa ke RS Bhayangkara, Yogyakarta.

Dilaporkan sebelumnya, telah terjadi baku tembak di Jalan Kaliurang KM 9,5 hingga menyebabkan jalan ditutup.

Kepala Desa Sardonoharjo Herjuno Wiwoho mengatakan, dia melihat cukup banyak polisi yang berjaga di lokasi kejadian.

“Polisi yang di lokasi saya lihat membawa laras panjang. Tapi saya tidak tahu ada kasus perampokan atau teroris,” katanya

Dia menuturkan, sebelum akses jalan ditutup, dua juga mendengar suara tembakan dan ada dua orang tergeletak di tengah jalan. (***)

sumber: kompas.com

MEDIAKERI.CO.ID, Batam –  Bersama masyarakat, TNI kuat. Bersama TNI Negara aman.  Ungkapan ini sepertinya tak pernah lekang dari hati sanubari masyarakat maupun para prajurit TNI itu sendiri.

Semangat tak kenal lelah, tim Satgas Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Ke-102  Tahun 2018 bercucuran keringat, saling bahu membahu membangun jalan lebih baik dari sebelumnya untuk masyarakat Desa Sabang Mawang dan Desa Tanjung Batang, KC Pulau Tiga, Natuna.

Dengan semangat kegotongroyongan masyarakat, TNI Polri berharap dapat menyelesaikan semua program yang di rencanakan dapat tuntas dan tepat waktu.

Tampak anggota Satgas bekerja ekstra keras untuk melansir material menggunakan pompong dan angkong agar dapat digunakan sebagai bahan utama untuk membangun atau membuat jalan lebih baik dari sebelumnya.

Semenisasi jalan yang dilaksanakan tanpa mengenal lelah oleh TNI Polri dan masyarakat Pulau Tiga tersebut, juga diharapkan dapat dilalui oleh masyarakat pada saatnya nati. Sehingga anak-anak yang bersekolah juga dapat dengan cepat menuju sekolahnya.

Kegiatan TMMD ke 102 yang dilaksanakan di wilayah Natuna tersebut, merupakan kegiatan lintas sektoral yang dilaksanakan secara sinergis oleh semua komponen bangsa serta bergotong royong membangun desa sangat baik dan dapat terus berlanjut. (penrem 033/wp)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Lima, pelaku penggembos ban mobil akhirnya nyerah. Gerombolan yang biasa beraksi di Kawasan Duta Mas ini ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Barelang dari tiga tempat berbeda yakni di Batam, Palembang dan Jawa Tengah.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Hengki menjelaskan kelima pelaku ini juga merupakan residivis kasus yang sama di berbagai daerah di Indonesia.

Dikatakannya, pelaku ini tinggal terpisah. Mereka ada yang tinggal di Batam, namun ada juga yang memang datang khusus untuk melakukan kejahatan (gembos ban) ini.

“Berbagai barang hasil pencucian uang kejahatan ini diantaranya ada motor CBR, Mobil Carry, perhiasan, dan peralatan elektronik seperti HP dan televisi,” kata Hengki, Senin, 25 Juni 2018.

Hasil kejahatan ini, lanjutnya, sebagian ada yang telah dibelanjakan, uang tersebut juga terlacak dikirim ke beberapa rekening yang diketahui melalui bukti transfer yang didapat dari keliam pelaku. (ihsan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Jhonson Sitorus dan Lisda Purba, pasangan suami istri (pasutri) yang diduga korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas) dimakamkan dalam satu liang lahat.

Pasutri yang meninggalkan tiga anaknya yang masih kecil ini dimakamkan di di kampung halamannya di Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin, 30 April 2018 lalu.

Keluarga besar dan rekan-rekan beramai-ramai mengantarkan keduanya ke peristirahatan terakhirnya, sekaligus mendampingi ketiga anak dari Jhonson dan Lisda.

Pasangan suami istri tersebut ditemukan tewas tergeletak di pinggir Jalan Letjend Suprapto, tepatnya di tanjakan Bukit Daeng, Tambesi, Batam, Jumat, 27 April 2018 lalu sekitar pukul 06.00 WIB.

Mereka meninggalkan dua putri dan satu anak lelaki. Putri sulungnya yang bernama Endang Nadya Rismawati Sitorus masih duduk di kelas 6 SD. Adiknya, Alwina Ester Sitorus, masih kelas 4 SD, sedangkan si bungsu bernama Rikardo Juaris Saputra Sitorus masih TK.

Isak tangis Endang (11) pecah hingga membuat haru para pelayat.

“Selamat jalan, Pak, selamat jalan Mak, tenanglah di surga ya. Kami sayang Bapak dan Mamak,” ucap Endang sambil tersedu.

“Doakan aku ya, Mak, sebentar lagi aku ujian,” katanya lagi.

Para pelayat pun ikut menangis mendengar ucapan selamat jalan dari sang putri.

Sambil memegang foto di tangannya, tiga anak dari pasangan suami istri ini berdiri sambil melihat terakhir kalinya jenazah kedua orangtuanya.

Seorang ibu juga terlihat tak henti menangis di samping kedua jenazah. Dia adalah ibu dari Jhonson Sitorus.

“Sakit kali ini anakku, sedih kali, oh Tuhan,” teriak ibu tersebut.

Sebelum kedua jenazah diberangkatkan ke pemakaman, ketiga anak yang ditinggalkan itu pun menyanyikan lagu perpisahan pada kedua orang tuanya.

Sebelumnya diberitakan, pasangan suami istri ditemukan petugas kepolisian tergeletak di pinggir jalan. Sepeda motor Yamaha Vixion milik korban ditemukan dalam keadaan rusak. Kue-kue jualan korban berserakan di jalan.

Keduanya sempat dibawa ke RS Chamantha Sahidiya Mukakuning sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Embung Fatimah di Batuaji.

Pasangan suami istri ini disebutkan hendak mengantar kue jualannya ke sebuah kantin di Muka Kuning, Batam.

Namun, penyebab kematian pasangan suami istri yang merupakan warga Perumuhan Buana Impian Tambesi Batam itu masih misterius.

Pihak keluarga yang datang di kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah melihat banyak kejanggalan.

Polisi untuk sementara menyebutkan kecelakaan lalu lintas sebagai penyebab, tetapi keluarga tak menemukan luka serius yang berpotensi menyebabkan kematian.

Keluarga menyebutkan, dompet yang berisikan identitas kedua korban tak ditemukan sampai saat ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “”Selamat Jalan, Pak, Mak, Tenanglah di Surga, Doakan Aku Akan Ujian…””, (kmg)

sumber: batampro.id

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Polsek Batam Kota menangkap empat orang pencopet yang kerap beraksi di Hypermart Nagoya Hill, Nagoya dan Hypermart Mega Mall, Batamcentre, Batam Kepulauan Riau.

Penangkapan itu dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Batam Kota, Iptu Tigor Dabariba SH, Jumat, 27 April 2018 sore di Hypermart, Nagoya Hill.

Keempat tersangaka yakni Hermansyah (39) laki-laki, Santi Lia Apilaya (34) perempuan, Evy Susilowati (48) perempuan, dan Ary Yuana (44) perempuan.

Selain mengamankan keempat pelaku ini, polisi juga mengamankan barang bukti berupa hape Oppo yang diduga milik korban, mobil Kijang Unser yang kerap dipakai untuk menuju lokasi penjambretan, dan baju kemeja yang diduga untuk ganti saat beraksi.

Kapolsek Batam Kota, Kompol Firdaus kepada Batampro.id mengatakan, keempat pelaku ditangkap berdasarkan laporan dari korban yang dicopet di Hypermart Mega Mall, Kamis, 26 April 2018 lalu.

“Suami istri warga Perumahan Seruni yang menjadi korban, dan membuat laporan kepada kami,” ungkap pucuk pimpinan di Polsek Batam Kota ini.

Dijelaskannya, saat itu korban yang merupakan suami istri dan kedua anaknya sedang berbelanja di Hypermart Mega Mall.

“Suaminya pakai tas sandang yang berisi hape Oppo dan kalung emas,” sebutnya.

Saat sedang asyik berbelanja, korban tiba-tiba didatangi oleh kawanan pencopet ini yang berpura-pura bertanya tentang produk makanan.

“Dua orang yang pura-pura bertanya, satu orang yang beraksi mencopet hape Oppo dan kalung emas di dalam tas sandang korban, dan satunya lagi mengawasi situasi,” jelas perwira menengah melati satu ini.

Korban sama sekali tak mengira kalau barang-barangnya telah dicopet. Setelah berbelanja, mereka pun mengajak anak-anak mereka bermain di arena permainan Time Zone.

Nah, saat berada di Timzone, korban baru sadar kalau hapenya dan kalung emasnya sudah tidak ada lagi di dalam tas. Korban pun langsung lapor ke Polsek Batam Kota dan mencerita secara rinci tempat-tempat yang disinggahinya saat berada di Mega Mall.

“Atas keterangan korban, akhirnya kita telusuri satu persatu tempat itu dan kita juga meminta rekaman CCTV di lokasi-lokasi itu,” terang Firdaus.

Dari hasil rekaman CCTV terlihat jelas kalau korban dan kelurganya telah diikuti oleh keempat kawanan copet ini saat masuk ke Hypermart, hingga akhirnya pencopetan itu terjadi.

“Sudah dapat wajah-wajah pelaku, kita langsung sebar anggota di Mega Mall dan Nagoya Hill, karena kami yakin sindikat seperti ini pasti berpindah-pindah mainnya,” lanjut Firdaus.

Ternyata benar, begitu anggota Polsek Batam Kota berbaur di keramaian pengunjung di Hypermart Nagoya Hill, ketemu dengan keempat copet ini yang sedang mengikuti calon korbannya.

Tak ingin buruannya kabur, Iptu Tagor pun berkoordinasi dengan sekuriti Nagoya Hill untuk menangkap kawanan copet tersebut.

“Berhasil kita tangkap, keempatnya warga Kavling Sagulung Mandiri, dan memang selalu beraksi di Mega Mall dan Nagoya Hill. Saat ini masih kita dalami, kemungkinan bukan hanya di dua lokasi itu saja tempat mereka beraksi, tapi masih ada lokasi-lokasi lainnya,” jelas mantan Kasat Bimas Polresta Barelang ini. (kmg)

sumber: batampro.id

MEDIAKEPRI.CO.ID – Badan Narkotika Nasional kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jaringan Malaysia-Indonesia.

Dalam pengungkapan ini, BNN menyita 20 kilogram narkotika jenis sabu bersama tiga orang tersangka yang menjadi kurir.

Pengungkapan diawali dengan menangkap dua tersangka di SPBU Jalan Lintas Timur, Kecamatan Ukui, Kabupaten Palalawan, Riau.

Dari tangan kedua tersangka, petugas menyita sabu seberat 10 kilogram yang disembunyikan di rangka mobil. Lalu, polisi menangkap satu tersangka lain di rumah kawasan Dumai, Pekanbaru dan menemukan 10 kilogram sabu.

Menurut rencana, narkoba akan diedarkan ke Lampung dan Jawa, dan diketahui dikendalikan peredarannya oleh Warga Negara Indonesia di Malaysia. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Riau mengaku lega, pasalnya Biaya penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) untuk tahun 2018 sudah ditetapkan presiden Jokowi. Berdasarkan Keputusan Presiden (Kepres) nomor 7 tahun 2018, BPIH untuk embarkasi Batam ditetapkan sebesar Rp 32,4 juta.

Kepada Utusan Kepri, Minggu, 15 April 2018, Ka Kanwil Kemenag Kepri, Marwin Jamal mengungkapkan, dari Kepres yang sudah ditetapkan Presiden Jokowi tersebur, biaya penyelenggaraan haji hanya naik 0,9 persen.

“Alhamdulilah, kita bersyukur BPIH sudah ditetapkan, tinggal menunggu petunjuk dari Menteri Agama tentang jadwal pelunaasan bagi calon jemaah haji yang masuk porsi tahun ini,” ujarnya.

Dijelaskan Marwin Jamal, biaya sesuai yang ditetapkan untuk embarkasi Batam yakni Rp 32.456.450 atau mengalami kenaikan 0,9 persen dari biaya tahun lalu. Kenaikan itu sendiri dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

“Selain itu, kenaikan juga dilatarbelakangi kenaikan beberapa item di Arab Saudi, diantarany bahan bakar minyak (avtur) pesawat, dan Tarif Dasar Listrik (TDL),” jelasnya.

Berikut ini daftar BPIH jemaah haji reguler per embarkasi:

1. Embarkasi Aceh : Rp 31.090.010

2. Embarkasi Medan : Rp 31.840.375

3. Embarkasi Batam : Rp 32.456.450

4. Embarkasi Padang : Rp 33.068.245

5. Embarkasi Palembang : Rp 33.529.675

6. Embarkasi Jakarta (Pondok Gede) : Rp 34.532.190

7. Embarkasi Jakarta (Bekasi) : Rp 34.532.190

8. Embarkasi Solo : Rp 35.933.275

9. Embarkasi Surabaya : Rp 36.091.845

10. Embarkasi Banjarmasin : Rp 38.157.084

11. Embarkasi Balikpapan : Rp 38.525.445

12. Embarkasi Makassar : Rp 39.507.741

13. Embarkasi Lombok : Rp 38.798.305

sumber: utusankepri.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Januari sampai Maret 2018, Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Karimun mencatat ada sebanyak 10 orang warga Karimun dinyatakan meninggal dunia karena penyakit Tuberkulosis (TB).

“Ada 10 orang yang meninggal dunia menderita TB ini, dan ada sebagian orang yang tidak menuntaskan pengobatan terdeteksi baik MDR dan XDR, dan nantinya hal-hal yang seperti inilah bisa mengakibatkan kematian,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karimun, Rachmadi belum lama ini

Untuk tahun 2017, Rachmadi menyampaikan, kasus penyakit Tuberculosis (TB) di Karimun telah mencapai 410. Sementara di tahun 2018 dari Januari sampai saat ini baru terdapat empat kasus.

“Tahun 2017 kasus penyakit TB ini sangat banyak mencapai 410 kasus. Untuk tahun ini baru ada empat kasus,” ucap Rqchmadi.

Saat ini keempat orang yang terdeteksi penyakit TB telah menjalani pengobatan lanjutan. Rachmadi berharap masyarakat dapat mendeteksi secara dini jika mengalami tanda-tanda terindikasi penyakit TB.

“Sehingga mereka segera mendapatkan pengobatan, karena pentakit TB ini sangat berbahaya dan bisa menyebabkan kematian,” ujarnya. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kini, apapun yang dilakukan Rich Brian tampaknya selalu memperoleh perhatian. Baru 3 hari diunggah, video klip dari single terbarunya telah ditonton jutaan pasang mata.

Diunggah pada 4 April 2018, single terbarunya yang berjudul ‘watch out!’ telah dilihat oleh 1.455.599 penonton.

Sebelumnya, Rich Brian baru saja merilis album ‘Amen’ pada Februari 2018. Single ‘Glow Like That’ dan ‘Cold’ termasuk di dalamnya.

Lagu ‘watch out!’ yang baru diunggahnya tersebut bukan merupakan lagu dari album ‘Amen’.

Di awal video, warna merah menyala dan nuansa gelap tampak mendominasi. Lalu kemudian kamera berpindah ke ruang kelas, pemakaman, lapangan tennis, hingga ruang rias.

Ada pula adegan yang memperlihatkan Rich Brian mengenakan kemeja pantai dan celana pendek di depan mobil sedan berwarna merah muda atau ketika ia menunggang kuda dengan kemeja berwarna oranye dan kuning. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Muhammad Asyura resmi mundur dari jabatan ketua DPRD Kabupaten Karimun. Itu setelah Dewan Perwakilan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Karimun menggelar Rapat Pleno pergantian Pimpinan DPRD dari Partai Golkar, Jumat, 30 Maret 2018 malam di Sekretariat Partai Golkar Kelurahan Kapling Kecamatan Tebing.

Dalam hasil rapat pleno tersebut, tercapai kesepakatan musyawarah mufakat untuk menganti Muhammad Asyura sebagai ketua DPRD Kabupaten Karimun. Tiga sosok pengganti telah dipersiapkan Partai Golkar untuk menduduki jabatan nomor satu di DPRD itu yang nanti selanjutnya akan diajukan kepada DPP Golkar melalui DPD II.

“Sudah dicapai kesepakatan musyawarah mufakat untuk menganti bapak Muhammad Asyura sebagai Ketua DPRD dengan mengusulkan tiga nama penganti ke DPP melalui DPD II Partai Golkar,” ujar Ketua Umum Partai Golkar Aunur Rafiq, Minggu, 1 April 2018.

Tiga sosok penganti Muhammad Asyura telah diputuskan dalam rapat pleno itu. M Yusuf Sirat, Hj Rosmeri dan Hj Rohani telah dipersiapkan Partai Golkar untuk mengantikan Asyura

“Itu hasil kesepakatan dari proses pleno yang kita lakukan kemarin. Nama- nama itu telah kita serahkan ke DPD I dan besok (Senin) akan dibawa ke DPP,” kata Rafiq.

Rafiq mengatakan, perihal hasil keputusan dari rapat pleno telah diterima dengan baik oleh Muhammad Asyura. Ia (Asyura) sudah menyampaikan bersedia untuk melepaskan dan mundur dari jabatan ketua DPRD.

“Saudara Asyura telah berlapang dada menerima keputusan itu. Dan apabila beliau ingin menempuh jalur hukum, kami persilahkan karena pergantian pengurus baik ketua DPRD, Fraksi dan Komisi adalah hak partai,” katanya. (kmg/ian)