Verifikasi

TANJUNG PINANG

Jumat | 31 Agustus 2018 | 20:52

Giliran Dewan Pers Verifikasi Berkas SMSI Kepri

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang- Setelah melakukan verifikasi Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Timur pekan lalu, dan SMSI Riau pada Kamis, 30 Agustus 2018, giliran Dewan Pers melakukan verifikasi SMSI Kepulauan Riau, Jumat, 31 Agustus 2018.

Tim Dewan Pers yang melakukan verifikasi ke Kantor SMSI Kepri di Tanjungpinang itu adalah Rita Sitorus, Kepala Bidang Pendataan dan Verifikaksi Dewan Pers dan staf Sekretariat Dewan Pers Uci Sri Lestari.

Kedatangan Rita dan Uci di kantor SMSI Kepri yang berada di jalan Engku Putri, Tanjungpinang disambut pengurus SMSI Kepri. Jalannya verifikasi berlangsung sekitar 1 jam. Kedatangan utusan Dewan Pers untuk memastikan kelengkapan dokumen perusahaan milik SMSI.

Istimewa

Dari 30 berkas yang diperiksa secara teliti oleh Rita dan Uci ada 4 di antaranya yang sudah lulus verifiaksi faktual.

“Badan hukumnya harus spesifik, tdiak boleh digabungkan dengan usaha lain. Meski Koperasi atau yayasan, ruang lingkupnya harus spesifik. Umumnya badan hukumnya berupa perseroan terbatas atau PT,” kata Rita.

Selain itu pihak Dewan Pers juga menanyakan program kerja SMSI Kepri serta meminta pada SMSI untuk memverifikasi dulu kelayakan berkas anggotanya sebelum diserahkan ke Dewan Pers.

“SMSI mesti melakukan verifikasi awal berkas perusahaan yang hendak bergabung di organisasi ini agar bisa menjadi leih baik,” pinta Rita.

Selain itu, Rita meminta pengurus SMSI Kepri untuk menyurati setiap perusahaan pers yang berkasnya masih kurang untuk dilengkapi.

“Media siber di Kepri ini, umumnya menggunakan dana daerahnya ya sebagai nama medianya,” kata Rita saat memeriksa berkas anggota SMSI.

Sekretaris SMSI Kepri, Zakmi yang didampingi pengurus dan anggota SMSI menyebutkan, pihaknya akan berupaya untuk lebih ketat lagi memeriksa berkas perusahaan pers yang mendaftar ke SMSI.

“Kita sudah ada standar pemeriksaan sesuai dengan petunjuk dari SMSI pusat. Memang kita akui, ada beberapa perusahaan yang penanggungjawabnya belum mengantongi sertivikasi Utama seperti yang dipersyaratkan Dewan Pers.
Namun, untuk kelengkapan dokumen yang lain suah dipatuhi oleh setiap perusahaan Pers yang menjadi anggota SMSI Kepri,” ungkap Zakmi. (eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – ALHAMDULILLAH… Setelah setahun lebih menggeluti media online, Rabu, 4 April 2018 merupakan hari bersejarah bagi mediakepri.co.id.  Media yang bernaung dibawah bendera PT Media Kepri Siber Sejahtera yang berkantor di rumah toko (ruko) Rexvin Blok A1 nomor 38 kedatangan ‘bapaknya’ para wartawan di Indonesia.

Dialah, Ketua Dewan Pers, Yosef Adi Prasetyo. Berbalut baju berwarna krem, pria berkaca mata ini menyambangi ruang kerja dan melihat dapur redaksi mediakepri.co.id. Menggunakan celana bahan yang berwarna kontras dengan warna bajunya ini, Stenli, sapaan akrabnya ini didampingi oleh tim verifikator lokal yang juga pimpinan redaksi media online yang memberi warna bagi Kepri, Saibansah Dardani.

Pimpinan Perusahaan mediakepri.co.id, Syabran Malisi bersama Ketua Dewan Pers, Yosef Adi Prasetyo. (adinarof)

Melangkah dengan pasti, ‘bapak’ wartawan ini disambut dengan mesra Pimpinan Perusahaan mediakepri.co.id, Syabran Malisi dan Pimpinan Redaksi mediakepri, Eddy Supriatna. Agenda formal Stenli untuk melakukan tupoksinya dalam melakukan verifikasi faktual mediakepri.co.id.

Di ruang rapat redaksi, Stenli meminta dan mempertanyakan legalitas mediakepri.co.id untuk menjalankan badan usahanya ini. Usai melakukan klarifikasi terhadap berkas, Stenli dan Cak Iban, sapaan akrab Sekretaris PWI Kepri menandatangani berkas.

Ketua Dewan Pers ini mengatakan dalam melakukan verifikasi faktual ini Dewan Pers menargetkan sampai akhir tahun 2018 perusahaan pers. “mediakepri.co.id sudah mengirimkan filenya ke Dewan Pers,”ujarnya.

Lalu, pertemuan mencair dan membahas mengenai sejumlah perkembangan mengenai media secara nasional. Pada kesempatan tersebut Yosef mengatakan ditengah ramainya media sosial hari ini, rawan terhadap berbagai informasi apalagi kalau isu sara, dan hoaxs.

Untuk itu, share berita di media sosial face book disarankannya berpedoman pada berita siber yang ada Line up-nya.

“Kita menyarankan Media Online sharenya ke facebook sifatnya promosi. Intinya share di facebook berita positif,” ujarnya. (adinarof)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan 14 partai politik sebagai peserta Pemilihan Umum 2019. Keempat belas partai itu dianggap memenuhi syarat administrasi dan verifikasi faktual secara nasional.

Aspek yang dinilai dalam administrasi dan verifikasi faktual mencakup keberadaan pengurus inti parpol di tingkat pusat, keterwakilan perempuan minimal 30 persen dan domisili kantor tetap di tingkat DPP.

Kemudian, di tingkat Provinsi, ada tambahan syarat, yakni memenuhi keanggotaan di 75 persen Kabupaten/Kota di 34 provinsi.

Syarat terakhir, yakni status sebaran pengurus sekurang-kurangnya 50 persen kecamatan pada 75 persen Kabupaten/Kota di 34 provinsi.

Dari 16 partai yang mendaftar, dua di antaranya tidak lolos verifikasi faktual. Dua partai tersebut adalah Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

PBB dianggap tidak memenuhi syarat karena sebaran anggotanya di Papua Barat kurang dari 75 persen.

“Kesimpulan status PBB secara nasional dinyatakan tidak memenuhi syarat disebabkan Provinsi Papua Barat di Kabupaten Manokwari Selatan tidak memenuhi syarat,” kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Sementara PKPI dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam kepengurusan dan keanggotaan di mana sekurang-kurangnya di 75 persen di Kabupaten/Kota.

Selain itu, PKPI juga tidak memenuhi syarat sebaran kepengurusan PKPI sekurang-kurangnya 50 persen dari jumlah kecamatan pada 75 persen jumlah Kabupaten/Kota di 34 provinsi.

Berikut Partai politik yang lolos jadi peserta Pemilu 2019 adalah:

1. Partai Amanat Nasional
2. Partai Berkarya
3. PDI Perjuangan
4. Partai Demokrat
5. Partai Gerindra
6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia
7. Partai Golkar
8. Partai Hanura
9. Partai Keadilan Sejahtera
10. Partai Kebangkitan Bangsa
11. Partai Nasional Demokrat
12. Partai Persatuan Indonesia
13. Partai Persatuan Pembangunan
14. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)(***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang atau yang akrab disapa OSO, terlihat masih memimpin rapat harian DPP Hanura di Hotel Manhattan, Jakarta, Senin, 15 Januari 2018.

Dirinya datang ditemani sejumlah pengurus Hanura lainnya untuk menggelar rapat kesiapan verifikasi faktual oleh KPU sebagai syarat peserta pemilu 2019.

Meski dikabarkan akan dipecat pengurus partai lainnya, OSO enggan berbicara lebih lanjut mengenai hal tersebut.

“Nanti saja, saya rapat dulu,” kata dia.

Sementara itu, Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah kader senior Hanura akan menggelar pertemuan di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Senin, 15 Januari 2018.

Pertemuan itu rencananya akan dihadiri Jenderal (Purn) Wiranto, Jenderal (Purn) Subagyo HS, Jenderal (Purn) Fachrul Razi dan kawan-kawan.

“Kami menggelar jumpa pers untuk mengadakan Munaslub dan penunjukan PLT,” ujar seorang kader Partai Hanura yang enggan disebutkan namanya ditemui di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Senin, 15 Januari 2018. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Tidak boleh tidak, proses verifikasi yang dilakukan oleh Dewan Pers menjadi sebuah keharusan. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari pemberitaan yang tidak benar dari media yang bukan arus utama atau mainstream.

Proses verifikasi yang didorong oleh Dewan Pers ini dilakukan untuk menciptakan media yang mampu memberikan sebuah informasi yang benar untuk masyarakat tanpa ada intervensi dari pihak manapun.

Untuk itu, Kepri Media Group, terdiri dari mediakepri.co.id, wartakepri.co.id dan batamclick menyatakan untuk patuh dan taat terhadap aturan main Dewan Pers. Oleh karena itu, Kepri media group siap untuk menjalani proses verifikasi administrasi dan verifikasi faktual.

“Kita memang harus menjalani verifikasi ini. Dan kami (Kepri Media Group) siap untuk menjalaninya. Berkas administrasi sesuai yang diatur Dewan Pers sudah dipersiapkan,” ujar Dedy Suwadha, penanggungjawab wartakepri.co.id.

Menurut Wakil Sekretaris SPS Kepri, Novianto mengatakan setelah empat media diatas, akan segera dilakukan verifikasi sejumlah media lainnya. Dan saat ini, tambahnya, ada sejumlah media yang menyatakan siap untuk diverifikasi diantaranya yakni, mediakepri.co.id, wartakepri.co.id, dan batamclick.

“Setelah empat media cetak, akan menyusul media online di Batam. Saat ini proses terdata di Dewan Pers, dan juga ada yang telah terdata di Serikat Media Siber Indonesia (SMSI),” papar Novianto yang juga merupakan penanggungjawab batamclick.com.

Sementara itu, tim Verifikasi Media SPS (Serikat Perusahaan Pers) Kepri menggelar rapat pleno membahas kelengkapan administrasi dan faktual empat media di Kepri. Yaitu, Koran Sindo Batam, Haluan Kepri, Tanjungpinang Pos, dan Posmetro Batam, Senin, 20 November 2017.

“Mereka ini sudah kami verifikasi secara administrasi dan faktual dengan mendatangi kantor medianya masing-masing pekan lalu,” ujar Ketua Tim Verifikasi Media SPS Kepri, Candra Ibrahim seusai menggelar pleno bersama dengan dua orang anggota tim, Saibansah Dardani dan Deden Rosanda.

Nantinya, lanjut Candra Ibrahim, hasil pleno ini akan kami kirim ke Dewan Pers melalui SPS Kepri. Selanjutnya, Dewan Pers akan melakukan pleno di tingkat pusat. “Hari ini kami membawa dan membongkar dokumen yang jumlahnya empat bundel. Beratnya kira-kira 8 sampai 10 kilogram,” ujar Deden Rosanda, menambahkan.

Sementara itu, Saibansah Dardani mengingatkan kepada para pimpinan media yang belum mengirimkan atau belum melengkapi berkas untuk diverifikasi administrasi, diimbau agar segera melengkapi dan menghubungi tim.

“Karena banyaknya media yang ada di Kepri, prioritas utama kami adalah memverifikasi media-media yang tergabung ke dalam SPS Kepri yang dilengkapi oleh bukti bahwa mereka sudah bergabung di bawah Serikat Perusahaan Pers (SPS) Cabang Kepri,” tegas Saibansah Dardani.

Sebab, lanjut pria yang juga Sekretaris PWI Kepri itu, kami bekerja berdasarkan Rekomendasi SPS Kepri yang kemudian di-SK-kan oleh SPS Pusat setelah berkoordinasi dengan Dewan Pers.

Sebelumnya, Tim Verifikasi Media SPS Kepri telah mengantarkan empat media lolos dan mendapat sertifikat dati Dewan Pers. Keempat media itu adalah Batam Pos, Tribun Batam, media online batamtoday.com dan batamnews.co.id. (rilis/eddy supriatna)

ADVETORIAL

Senin | 18 September 2017 | 20:46

Bupati Bintan Sambut Tim Verifikasi Kabupaten Sehat Tingkat Pusat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Kabupaten Bintan kembali terpilih untuk dilakukan verifikasi lapangan Kabupaten/Kota Sehat Tahun 2017. Untuk itu, Senin, 18 September 2017 siang, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos yang juga sebagai Pembina Kabupaten Sehat Kabupaten Bintan menyambut kedatangan Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Pusat di Ruang Rapat 2 Kantor Bupati Bintan.

Dalam sambutannya, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos merasa bangga karena Kabupaten Bintan telah masuk dalam 78 Kabupaten/Kota diseluruh Indonesia yang dinyatakan lolos verifikasi ke Tingkat Nasional. Menurutnya, hal ini merupakan suatu prestasi tersendiri dimana hal ini menjadi gerakan moral bagi masyarakat Kabupaten Bintan untuk bersama-sama melakukan pembangunan yang berorientasi pada kesehatan, apalagi letak posisi strategis Kabupaten Bintan yang berbatasan dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia.

“ Hari ini kita merasa gembira menyambut kunjungan Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Sehat dari Tingkat Pusat, karena tidak mudah untuk lolos dalam 78 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia ” Ujarnya .

Sementara itu, Ketua Umum Kabupaten Sehat Kabupaten Bintan Hj Deby Apri Sujadi mengatakan bahwa Tim Verifikasi Pusat akan menyebar melakukan penilaian selama 2 hari di beberapa lokasi sesuai dengan tatanan yang diajukan. Untuk Tahun ini, ada 9 Kecamatan , 14 Kelurahan dan 29 Desa yang diikutsertakan dalam penilaian verifikasi. Belum lagi, Lokasi Perkantoran, Kawasan Sarana dan Prasarana Umum, Kawasan Industri dan Pariwisata , Sekolah-sekolah serta Tempat Pembuangan Akhir ( TPA ) yang menjadi fokus objek penilaian.

” lokasi yang menjadi penilaian, akan disesuaikan dengan pengajuan Tatanan yang diajukan, 4 Tatanan penilaian antara lain Kawasan Permukiman , Sarana dan Prasarana Umum , Kehidupan Masyarakat Sehat Dan Mandiri ,
Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat serta Kawasan Pariwisata Sehat. Kita juga optimis Kabupaten Bintan akan kembali meraih Penghargaan Swastisaba Kategori Wiwerda tahun ini ” Ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Verifikasi Kabupaten/Kota Tingkat Nasional, Deky Virandola mengucapkan selamat kepada Kabupaten Bintan yang kembali terpilih dalam penilaian Penghargaan Kabupaten/Kota Sehat TK Nasional untuk Kategori Wiwerda. Dirinya juga mengapresiasi karena Kabupaten Bintan yang telah berhasil meraih penghargaan Kabupaten Sehat TK Nasional Tahun 2015 dengan Kategori Padapa , pada Tahun 2017 ini meningkatkan sasaran penilaian ke Kategori Wiwerda.

Ditambahkannya juga, bahwa program Kabupaten/Kota Sehat seyogyanya bukan hanya tanggung jawab sektor kesehatan saja, namun menjadi tanggung jawab lintas sektoral dari pemerintah maupun masyarakat itu sendiri.

” Kita apresiasi atas apa yang telah dilakukan Kabupaten Bintan , dimana tahun ini meningkatkan sasaran Kategori dari Padapa ke Kategori Wiwerda ” tutupnya. (humas)