VIDEO

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika telah memblokir sebanyak 450 URL di media sosial dan situs internet yang menyebarkan tayangan video maupun foto korban kekerasan terhadap suporter usai laga Persib dan Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, minggu lalu.

“450 URL sudah kami blok karena tidak bagus untuk masyarakat kan, jadi seolah-olah mengajak untuk melakukan hal hal seperti itu,” ujar Rudiantara, di Ruang Anantakupa Kantor Kemenkominfo, Jakarta melalui rilis yang diterima MEDIAKEPRI.CO.ID, Rabu, 26 September 2018.

Menteri Kominfo Rudiantara mengungkapkan, upaya memberangus dan menindak penyebaran konten negatif di internet perlu dilakukan dua arah yaitu tindakan nyata pemblokiran dan penegakan hukum oleh pihak kepolisian.

Rudiantara menjelaskan, upaya seperti itu merupakan bagian dari penanganan pada aspek hilir untuk mewujudkan penggunaan akses internet yang sehat. Selain juga ditambah sisi hulu seperti sosialisasi ke masyarakat sehingga dampaknya lebih optimal.

Selain upaya tegas pemblokiran URL media sosial dan situs internet, Rudiantara menuturkan akan menemui Direktur Pemasaran Persib Bandung Bermartabat (PBB) M Farhan guna membahas tindak kekerasan yang terjadi dan meminta supaya para pendukung Persib Bandung yang menggunakan media sosial tak menyebarkan konten video dan foto korban.

“Ada indikasi provokasi oleh oknum suporter klub. Contohnya begini, jika Anda benar suporter klub A, harus berani mukulin pendukung lain terus viralkan di media sosial. Nah contohnya seperti itu, kan tidak benar,” kata Rudiantara.

Rudiantara mengimbau masyarakat agar tidak terlibat sebagai penyebar konten sensitif di media sosial dan situs internet. Terkait dengan take down content, membutuhkan waktu di berbagai platform media sosial dengan melihat karakteristik aturan penggunaan yang dimiliki.

Sebelumnya, Kemenkominfo telah meminta kepada Youtube, Twitter, Instagram dan Facebook untuk menghapus semua video dan foto terkait korban kekerasan. Dikhawatirkan, video dan foto penganiayaan tersebut dapat menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.(***)

Sumber: Humaskemkominfo

MEDIAKEPRI.CO.ID – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bernama Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI) mengajukan permohonan praperadilan atas status tersangka Luna Maya dan Cut Tari.

Status itu terkait kasus video porno Nazril Ilham atau Ariel pada 2010.

Diketahui, dalam kasus tersebut, hubungan intim Ariel dan Luna Maya serta Ariel dan Cut Tari direkam lalu tersebar.

Dilansir Tribun-Video.com dari Kompas.com, Jumat, 3 Agustus 2018 permohonan LP3HI masuk ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 5 Juni 2018.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) sebagai termohon satu, dan Jaksa Agung sebagai termohon dua.

“Video itu, kasus praperadilan. Praperadilan masuk pada hari Selasa, 5 Juni 2018, perkara no 70/pid.prap/2018PN Jaksel. Pemohon dalam praperadilan ini adalah LSM (lembaga swadaya masyarakat) Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Penegakan Hukum Indonesia disingkat LP3HI,” ujar Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Achmad Guntur, ketika ditemui di kantornya, Jumat. 3 Agustus 2018.

LP3HI mengajukan permohonan tersebut bertujuan untuk menghentikan penyidikan secara hukum terhadap Luna Maya dan Cut Tari.

“Kemudian, memerintahkan kepada termohon satu untuk memberitahukan penghentian penyidikan terhadap Cut Tari dan Luna Maya kepada penuntut umum yaitu termohon dua,” lanjut Achmad Guntur.

“Kemudian, pada 5 Juli (2018), para termohon tidak hadir. Maka ditundalah persidangan pada Senin 16 Juli. Itu pihak ternohon enggak hadir juga. Kemudian, 30 Juli 2018, dari situlah berjalan persidangannya,” lanjutnya.

Sidang putusan akan dilangsungkan pada 7 Agustus 2018.

“Karena kan praperadilan itu tujuh hari harus putus. 31 Juli jawaban pembuktian, Rabu 1 Agustus kesimpulan, putusan tanggal 7 Agustus,” ucapnya.

Diketahui, Ariel divonis bersalah menjalani hukuman penjara dalam kasus itu, kemudian bebas. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Rombongan Kementrian Sekretariat Negara RI membuat video menyambut pelaksanaan Asian Games 2018 bersama dengan jajaran pimpinan Pemerintah Kota Batam.

Pengambilan gambar dilakukan di Dataran Engku Putri Batam Centre, Kamis, 2 Agustus 2018.

Pelaksana Tugas Asisten Deputi Humas Kementrian Sekretariat Negara, Sri Prastiwi Utami mengatakan pihaknya juga sudah mengambil rekaman gambar antusiasme masyarakat Batam menyambut Asian Games yang akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang tersebut.

Sebelum membuat video di Pemko Batam, rombongan yang berjumlah 50 orang itu melakukan dialog kehumasan dengan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin.

“Terimakasih karena Bapak beserta jajaran sudah menerima kami. Tujuan kami ke Kota Batam untuk melihat bagaimana pengelolaan dan pelayanan informasi. Melalui kunjungan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan wawasan,” tutur Sri.

Menurut Sri, Batam dipilih karena banyak prestasi yang sudah dicapai dalam pelayanan publik baik melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) maupun Media Center. Selama berada di Batam pihaknya juga menggelar Bimtek Komisi Informasi dengan narasumber dari Kehumasan.

Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin mengucapkan terimakasih atas kunjungan rombongan Kementrian Sekretariat Negara.

Menurutnya ini suatu kehormatan karena memilih Batam sebagai tempat untuk menambah informasi terkait PPID dan Kehumasan.

“Kami tersanjung atas kunjungan bapak dan ibu. Batam mengandalkan jasa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Terimakasih sekali atas kunjungan ini karena ini membawa berkah bagi Batam,” kata dia.

Jefridin menjelaskan saat ini Kota Batam dalam tahap pembangunan infrastruktur jalan. Untuk pelayanan ke masyarakat, Pemko Batam sudah melaksanakan sesuai instruksi Presiden.

“Untuk pelayanan informasi kita sudah membuat layanan melalui Kominfo. Untuk layanan sudah tertata dengan rapi terutama bagi masyarakat yang ingin mengurus perizinan bisa di mal pelayanan publik (MPP) di mana kami sudah mengintegrasikan lebih dari 400 pelayanan,” sebutnya.

Kepala Dinas Kominfo Kota Batam, Salim menjelaskan bahwa PPID Kota Batam sudah terbentuk hingga tingkat kecamatan. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Batam juga sudah memiliki situs jaringan (website) yang menjadi sumber informasi bagi masyarakat. Selain itu, PPID Kota Batam juga sudah terkoneksi dengan Kementrian Kominfo.

“Kami juga memiliki beberapa sumber informasi seperti Media Center dan ada juga layanan Apekesah. Kami juga selalu melakukan evaluasi dan monitoring untuk PPID,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag Humas Pemko Batam, Yudi Admaji menjelaskan tugas humas adalah menyajikan informasi di lingkungan Pemko Batam, terutama agenda pimpinan. Penyajian informasi dilakukan melalui website Humas, media massa cetak, dan elektronik yang ada di Kota Batam.

“Kami di humas ada empat tim dan seluruhnya bertanggungjawab untuk menjalankan tugas kehumasannya mulai dari fotografer, kameramen, dan rilis. Kami juga sudah menjalin kerjasama dengan media di Batam baik cetak, elektronik maupun online. Kerjasama ini kami lakukan dengan media yang sudah terverifikasi oleh Dewan Pers,” papar Yudi. (***)

sumber: mediacentre.batam.go.id

MEDIAKEPRI.CO.ID – Baru-baru ini publik dibuat heboh dengan sebuah video syur yang beredar di apikasi chat yaitu Line.

Wanita dalam video tersebut disebut mirip dengan Aura Kasih.

Video tersebut berdurasi lebih dari satu menit.

Awalnya, salah seorang pemilik akun Line mengunggah foto pose Aura.

Kemudian unggahan tersebut disusul dengan sebuah video syur seorang wanita yang diduga mirip Aura Kasih.

Aura Kasih pun langsung memberi tanggapan terkait berita tersebut.

Ia menuliskan klarifikasi melalui akun Instagram Story miliknya pada Kamis, 21 Juni 2018.

“Eh eh kok heboh pada wa (Whatsapp)! Katanya ada video mirip gw? Sok atuh (silakan) ditonton dicek,” tulis Aura Kasih.

Ia pun juga mengatakan bahwa dirinya santai menanggapi hal tersebut.

“Ada aja hal jahat mau jatohin orang. Gue-nya santai-santai aja. Abis lebaran sama keluarga. Netizen nu HEBOH. Ya Allah, aya-aya wae! Sepasaran itu kah mukaku? Kocakkk bodorrr,” tambahnya.

Aura pun juga menscreenshot berita dari Wartakotalive.com yang berjudul ‘Video Porno Diduga Mirip Aura Kasih, Pakar Telematika: Ada Kemiiripan tapi Berbeda’. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Grace Natalie, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menantang akun Twitter yang dinilai memfitnah dirinya berselingkuh dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok.

Melalui akun Twitter-nya, @grace_nat, ia mengunggah video berdurasi satu menit, Jumat, 8 Juni 2018.

“Tantangan buat @Hulk_idn . Tolong bantu RT ya bro n sis teman2 netizen. Supaya sampai ke tangan Hulk. Terima kasih,” tulis @grace_nat.

Grace menantang akun Twitter @Hulk_idn untuk merilis video panas yang pernah dibicarakan akun tersebut sebelumnya.

“Beberapa hari terakhir, akun Hulk gencar menyebarkan isu bahwa saya memiliki hubungan asmara dengan pak Ahok. Bahkan dia (akun @hulk_idn) mengklaim memiliki video panas hubungan asusila saya dan pak ahok,” kata Grace dalam video unggahannya.

Ia juga menambahkan daripada masyarakat terus berpolemik mengenai keberadaan video tersebut, lebih baik @hulk_idn merilis video tersebut.

“Saya ingin menantang hulk untuk merilis video (panas) tersebut, dalam waktu 1X24 jam, terhitung sekarang,” tambah Grace.

Pasalnya, dua akun media sosial itu dinilai melakukan fitnah terhadap dirinya.

Disebutkan di dua akun media sosial itu, Grace berselingkuh dengan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Bahkan, perselingkuhan itu berakhir di lokasi tidur.

“Hari ini, kami melaporkan dua akun yang ada di Twitter dan juga di Instagram karena postingan-postingannya yang tidak berdasarkan kebenaran atau hoax,” ujar Grace di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 7 Juni 2018.

Grace didampingi kuasa hukumnya, Muannas Alaidid.

Ia juga merasa difitnah, karena cuitan itu menyebutkan, ada hubungan suami-istri agar bisa kenal dengan sembilan taipan.

“Jadi kami melaporkan agar polisi mengusut karena sudah ada UU yang melindungi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik,” kata Grace. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Beredar video detik-detik seorang pemuda terjatuh dari motornya menyerempet pengendara motor lain.

Dalam video tersebut tampak pemuda bangkit usai terjatuh dan memarahi orang tua yang ia serempet.

Saat marah-marah di tengah jalan, ia malah dimarahi oleh warga sekitar.

Menurut informasi dalam caption yang diunggah oleh akun Pekalongan INFO, pemuda tersebut diketahui tengah setting motornya.

Ia tampak tak mengenakan helm dan mondar-mandir ngebut di jalan raya yang terlihat tengah ramai kendaraan berlalu lalang.

Video lanjutan memperlihatkan pemuda tersebut di kerumuni oleh warga.

Terdengar warga geram dengan tingkahnya, dan menanyainya perihal kelengkapan surat mengemudi.

Ternyata pemuda tersebut tak bisa menunjukkan STNK motor dan SIMnya dan akhirnya ia mengaku salah kepada warga.

Kejadian tersebut berlokasi di Jl. Jendral Sudirman Pekalongan, pada Jumat, 25 Mei 2018.

Video ini awalnya diunggah oleh grub Facebook Pekalongan INFO pada Jumat, 25 Mei 2018, hingga viral tersebar di berbagai media sosial.

Sejak diunggah telah di tonton sebanyak 29 ribu kali oleh warganet. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Gua tembak kepalanya, gua pasung, ini kacung gua ternyata, gua pasung kepalanya, lihat mukanya, Jokowi g*l*, gua bkar rumahnya, Presiden gua tantang lu cari gua 24 jam, lu ga temuin gua, gua yang mana, salam Royson Jordhany,”

Kalimat itu dilontarkan oleh remaja di sebuah video yang belakangan menjadi viral di media sosial.

Pria berambut pendek yang tampil bertelanjang dada sembari menunjuk-nunjuk foto Presiden Joko Widodo.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono seperti dilansir dari Kompas.com, mengatakan bahwa sudah mengamankan remaja pria yang ada di video.

“Tadi anggota sudah di depan rumahnya di Kembangan, Jakarta Barat. Kami bawa, tapi beda kendaraan, datang ke sini (Polda Metro Jaya),” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 23 Mei 2018.

Argo mengatakan, pria yang kemudian diketahui berinisial S dan masih berumur 16 tahun ini tiba di Mapolda Metro Jaya sekitar pukul 17.00 WIB.

1. Video 3 bulan Lalu

S (16), remaja yang menghina dan mengancam Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sebuah rekaman video mengatakan kepada polisi bahwa video itu, yang kini menjadi viral di media sosial, dibuat sekitar tiga bulan lalu.

“Pengakuannya video itu dibuat sekitar tiga bulan yang lalu bersama teman-temannya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kamis, 24 Mei 2018.

2. Ngetes Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, saat dimintai keterangan oleh polisi, remaja tersebut mengaku tak benar-benar berniat menghina Presiden.

“Jadi yang bersangkutan hanya bercanda ya. Jadi intinya dia hanya lucu-lucuan dengan teman-temannya untuk berlomba itu. Artinya bahwa dia ingin mengetes apakah polisi mampu menangkap,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu, 23 Mei 2018.

Menurut Argo, S telah menyesali perbuatannya dan tak menyangka perbuatannya tersebut benar-benar membuatnya terjerat masalah hukum.

3. Bikin videonya di sekolah

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, video menghina Jokowi bocah berinisal S (16) yang viral di berbagai media sosial dibuat di sekolahnya.

“Video itu dibuat di sekolahnya. Tentu saya tidak perlu sebut di mana sekolahnya,” ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis, 24 Mei 2018.

“Kami periksa lima teman S di sekolah. Kami akan datang nanti. Ini menunggu jam pulang sekolah,” sebut Argo.

Kepada polisi S mengaku membuat video tersebut sekitar tiga bulan lalu.

4. Anak Dokter

Melansir Warta Kota, RUMAH ABG yang viral melalui rekaman video berisi ancaman akan menembak dan menghina Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), S (16), di Perumahan Puri Kencana, di Jalan Kencana Utama Blok K2 no 2, RT 2, Kembangan Selatan, Kembangan, Jakarta Barat, terlihat sepi, Kamis, 24 Mei 2018.

ABG yang dibekuk polisi pada Rabu, 23 Mei 2018 malam itu, saat ini hanya dihunikan para pekerja rumah tangga (PRT).

Diketahui, ayah ABG itu seorang dokter umum dan membuka praktik di rumah.

Terlihat plang putih di depan rumah itu tertulis Dr A Hary SC.

Saat itu, pria tersebut coba memanggil para penghuni rumah ABG itu, dengan menekan sebuah bel dekat tembok pagar tersebut.

“Cari Royson Jordany (S), iya benar ini sebelah rumahnya. Sebentar ya,” ujar seorang pria yang kulit wajahnya sudah keriput.

Tak lama, seorang wanita yang mengenakam daster merah muda dan mengaku PRT di kediaman ABG itu, sedikit bingung dan takut menjawab berbagai pertanyaan awak media di depan pagar.

“Yah, emang benar pak rumahnya ini. Dia (S) di sini tinggalnya. Sebentar dulu ya pak ya, aduh,” ujar wanita berambut keriting ikat tersebut. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Surabaya – Video seorang anak kecil bangkit pasca ledakan di Polrestabes Surabaya beredar di media sosial.

Melansir Kompas.com, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengungkapkan bahwa ledakan bom terjadi setelah sebuah motor memaksa masuk di gerbang Mapolrestabes Surabaya.

Berdasarkan rekaman CCTV, polisi mengatakan bahwa sepeda motor itu berisi paling tidak dua penumpang.

“Kalau dilihat dari CCTV, yang bersangkutan membonceng seorang wanita,” tutur Barung dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Timur.

Menurut Barung, ledakan terjadi setelah sepeda motor mendekati plang gerbang masuk Mapolrestabes berdasarkan rekaman CCTV di kawasan itu.

“Jadi sebelumnya masuk, ada mobil dulu, kemudian ada motor di belakang kemudian terjadi ledakan, sebelum masuk ke areal lapangan Polrestabes,” tuturnya di Markas Polda Jatim, Senin.
Barung juga mengatakan, ada anggota yang terluka, begitu juga warga.

Namun, polisi belum bisa menyampaikan keterangan secara detail.

“Kami mohon maaf belum bisa kami transparansikan korbannya berapa, alamat dan data, berapa yang terkapar karena masih dilakukan pengolahan TKP dan identifikasi lokasi,” tuturnya.

Akun Instagram @wgfront mengunggah video pasca ledakan terjadi.

Video ini seperti direkam dari arah dalam Polrestabes Surabaya.

Tampak sebuah mobil hitam dengan kepulan asap hitam.

Dari samping mobil tersebut, terlihat seorang anak kecil mengenakan kerudung kuning dan penutup wajah mencoba berdiri.

Kemudian, ia mencoba untuk berjalan meski terlihat sempoyongan.

Ada seorang lelaki yang kemudian menjemputnya dan menggendong.

Video CCTV tersebut sangat jelas merekam saat bom bunuh diri meledak dan melukai beberapa anggota polisi yang berjaga.

Awalnya, terlihat sebuah mobil hitam sedang melaju di depan pintu penjagaan.

Ada sekitar 4 polisi yang tengh berjaga, lalu ada 2 orang pria lainnya di dekat lokasi.

Mobil tersebut diberhentikan polisi yang berjaga.

Tiba-tiba, ada 2 sepeda motor yang datang dan langsung dihadang 2 petugas polisi.

Sepeda motor yang depan berboncengan, sementara motor yang di belakangnya dikendarai seorang pria yang membonceng seorang diduga anak kecil dan seorang wanita.

Saat diberhentikan, tiba-tiba terjadi ledakan besar.

Awalnya, ledakan diduga berasal dari sepeda motor yang didepan.

Tak berselang lama ledakan kembali muncul dari motor yang berada di belakang.

Semua orang yang berada di sekitar lokasi ledakan langsung terkapar. (***)

sumber: tribunnnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Sebuah rekaman kamera CCTV merekam bagaimana pelaku pencurian besi penghalang air milik pemerintah dilakukan.

Dua orang pelaku yang sudah diketahui identitasnya terlihat mengamati keadaan sekitar sebelum melancarkan aksinya.

Menggunakan sepeda motor yang sudah dimodifikasi untuk bisa mengangkut barang besar, keduanya tampak santai dan profesional.

Begitu keadaan sepi, satu pelaku segera turun dari motor dan melancarkan aksinya. Tiga buah besi penghalang air yang masing-masing panjangnya sekitar kurang lebih lima meter, dengan sigap pindah ke motor.

Tak sampai hitungan menit, keduanya sudah berhasil melakukan aksi pencurian dan pergi menghilang.

Video yang diunggah akun Instagram @kabarutama ini, menjadi perhatian netizen hingga 160 ribu kali dilihat.

Petugas kepolisian sendiri langsung memburu pelaku yang ciri-ciri dan identitasnya sudah dikantongi berkat rekaman CCTV ini. (***)

sumber: inilah.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Warga Balikpapan dihebohkan dengan beredarnya video mesum berdurasi 4 menit 29 detik di saluran aplikasi Whatsapp. Video tak senonoh tersebut meluas di saluran Whatsapp awak media Balikpapan.

Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra mengatakan pihaknya telah mendapat informasi terkait video mesum tersebut. Pelaku video tak senonoh tersebut diduga melibatkan salah seorang warga Balikpapan, Kalimantan Timur.

Kasat Reskrim AKP Ruslaeni sudah memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan terhadap video terkait.

“Saya perintahkan anggota untuk lakukan penyelidikan,” ungkap AKP Ruslaeni, Sabtu, 12 Mei 2018 seperti dikutip Tribun Kaltim.

Hingga kini, pihak kepolisian mengaku masih belum mengantongi identitas pemeran pada video yang beredar. Pihak kepolisian masih melakukan pengusutan, apakah benar video tersebut melibatkan warga Balikpapan. Termasuk informasi bahwa video tersebut direkam di salah satu hotel Balikpapan.

AKP Ruslaeni mengatakan jika pihaknya tidak bisa berandai-andai mengenai kasus ini.

“Masih kita selidiki dulu. Kami tak bisa berandai-andai,” tegasnya.

Sementara pada video mesum yang beredar, tampak seorang pria bertubuh kekar bersama seorang wanita.

Wanita tersebut diduga adalah seorang mahasiswi universitas setempat.

Pada video itu, sang wanita tampak tak melakukan perlawanan ketika adegan panasnya bersama pria bertato tersebut diabadikan dalam kamera ponsel.

Sang wanita tampak sedang berada dalam pengaruh minuman keras atau alkohol. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bandung – Sebuah video keributan antara dua wanita yang usianya terpaut jauh di sebuah ATM yang berada di supermarket di Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung viral di media sosial (medsos).

Postingan di Instagram @adalahkabbandung, Minggu, 6 Mei 2018 yang menampilkan tiga foto dan tiga video cekcok antar sesama pengguna ATM, sudah disukai oleh lebih dari 900 orang pengguna Instagram dan dikomentari oleh lebih dari 200 orang pengguna.

Video tersebut diketahui milik ibu korban dengan akun @rinazainabiyah dan korban berinisial MN (16) warga Kecamatan Banjaran. Terlihat keributan itu disaksikan oleh anak balita, yang diduga anak sang ibu. Balita itu digendong oleh laki-laki yang diduga kuat suami si ibu.

“Assalammualaikum… malam semua nya, maaf sedikit berbagi cerita… sebagai se org ibu hati saya sakit sekali atas kejadian yg telah terjadi pada anak saya…. dimana anak saya ditonjok dan dibentur kepalanya ke mesin atm oleh seorang sesama ibu2 juga…. hanya karena ibu ini ingin didahulukan menggunakan mesin atm (Padahal atm sebelah kosong, anak saya pun sdh blg atam sebelah kosong… tp si ibu tdk mau karena katanya atm dia BRI sedangkan atm sebelah CIMB, dia mungkin tdk tau atau baru menggunakan atm… toh saya jg jika sdg urgent dan mesin yg sama dgn ATM saya sdg digunakan org pst saya gunakan atm sebelahnya… toh terpotong pun paling hanya 5000, tapi sebagai bentuk kesadaran bhw mesin ATM adalah FASILITAS UMUM… Tdk memandang dia siapa/umurnya Brp… saya sebagai ibu2 malu sekali bagaimana bisa seorang Ibu seperti dia melakukan hal seperti ini kpd Anak saya yg notabene sama2 wanita seperti diaa… 😢😢😢 kronologisnya sy bagikan setelah postingan ini. Mohon maaf mengganggu,, hny untuk sharing pengalaman saja dan semoga kita sbg ibu2 bisa berbesar hati dan berlaku sopan pada semua kalangan tanpa memandang umur,” jelas akun @rinazainabiyah.

Kapolsek Banjaran Kompol Mulyadi membenarkan kejadian tersebut. Mulyadi mengatakan kejadian itu terjadi saat korban melakukan transaksi di Mesin ATM yang berada di Griya Banjaran.

“Ketika korban sedang melakukan penarikan uang di mesin ATM BRI Griya Banjaran tiba-tiba ada salah seorang perempuan (pelaku) yang marah-marah di luar ruangan mesin ATM dikarenakan merasa lama melakukan antreian,” kata Mulyadi via pesan singkat.

Mulyadi mengungkapkan saat korban melakukan transaksi di ATM tersebut kemudian pelaku masuk ke dalam ruangan ATM dan menyerobot serta mengcancel transaksi yang sedang dilakukan oleh korban. Kemudian oleh korban ditegur, akan tetapi pelaku tidak terima sehingga terjadi cekcok mulut diantara keduanya.

“Pelaku kesal dan mendorong tubuh korban hingga terbentur ke mesin ATM dan dinding kaca ruangan ATM dan korban pun tidak tinggal diam dan membalasnya dengan menendang ke arah tubuh pelaku, kemudian pelaku pun menyerang kembali,” ungkapnya.

Korban mendapatkan dorongan serta pukulan sebanyak beberapa kali dengan menggunakan kepalan tangan kosong ke arah muka sehingga korban tersudut ke mesin ATM dan menjambak rambut korban. “Kejadian tersebut dapat di lerai oleh warga sekitar dan security Griya,” paparnya.

“Korban, mengalami luka memar di bagian pipi sebelah kanan akan tetapi korban masih bisa melakukan aktivitas sehari-hari secara kasat mata korban tidak mengalami luka yang serius,” tambahnya.

Menurutnya, korban sudah melakukan pelaporan dan memberikan hasil visum kepada pihak kepolisian. Sementara itu, saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi. “Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap saksi, identitas pelaku belum diketahui,” pungkasnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID – Tingkah manja Syahrini kali ini kembali membuat heboh warganet.

Penyanyi cantik satu ini memang dikenal dengan gaya manja dan centilnya.

Nah, kali ini beredar video Syahrini bergaya manja di depan Ariel Noah.

Syahrini mengaku nggak puas dan berkata seperti itu sambil menggoyangkan badannya dengan manjanya.

Tak lama, datang Ariel dari belakang lalu bertanya “Mau puas?” sembari memegang kancing bajunya, seakan ingin membuka bajunya itu.

Video itu hanya berdurasi sekian detik.

Video itu diposting oleh akun gosip Lambe Turah, Dan tak dijelaskan juga di situ video apakah itu, apakah sejenis iklan atau bukan.

Dari pantauan Banjarmasinpost.co.id, video ini tak ada di akun Instagram Syahrini dan Ariel Noah.

Sontak saja warganet ramai mengomentari video ini.

Mereka heboh apakah Ariel akan mampu “memuaskan” Syahrini.

Bahkan ada yang membandingkannya dengan Cut Tari yang beberapa tahun silam pernah menghebohkan Indonesia karena kasus video mesumnya dengan Ariel yang katanya Cut Tari sampai menjerit dipuaskan Ariel.

sasajunajani : @aroel_sahab cut tar tar juga sampe menjerit loh

dingsu_indonesia : Wkwkwk….. Incess masih lom puasssshhhh tuh

nonon.ibin89 : Aduhhhhhhhhh Inces

damianus.dalita : D beri Ariel biar puas

manggaaas : Aduh. Gue udah mikir yg lain nih wkwkwkwkkwwkkw. (***)

sumber: tribunnews.com

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, Makasar – Kasus pencurian uang di ATM yang melibatkan dua bocah viral di media sosial.

Dua bocah tersebut kini telah diamankan oleh Polsek Tamalanrea, Makassar.

Aksi kedua bocah perempuan yang berinisial WE (11) dan RS (9) terbongkar setelah video mereka saat memperdaya korban viral di media sosial.

Saat itu keduanya tengah beraksi di Jalan Perintis Kemerdekaan IV, kelurahan Tamalanrea, Makassar.

Saat diintegorasi terungkap ternyata bocah tersebut telah melakukan aksinya tiga kali dalam bulan ini.

Video pengakuan anak tersebut diunggah oleh akun Instagram @makassar_iinfo.

Dalam video itu, terlihat beberapa orang bertanya pada anak itu, bagaimana cara dia melakukan aksinya dan siapa yang mengajarinya.

menurut Kepala Polsekta Tamalanrea Kompol Syamsul Bachtiar, modus kedua bocah tersebut mencuri uang di ATM adalah pura-pura menawarkan barang.

Saat nasabah tidak fokus, kedua bocah tersebut lalu menjalankan aksinya.

Ketika nasabah sudah menarik uang dari ATM, kedua bocah tersebut menekan transaksi lanjutan.

Setelah korban meninggalkan ATM, kedua bocah tersebut mengambil uang yang telah keluar dari mesin ATM.

Syamsul mengatakan, dari hasil interogasi, kedua bocah itu telah melakukan pencurian tiga kali dalam bulan ini.

Awalnya di ATM BRI di kampus Universitas Hasanuddin (Unhas), mereka mencuri Rp 3,7 juta dari nasabah.

Lalu, pada pertengahan April di ATM BRI Jalan Perintis Kemerdekaan, mereka mengambil Rp 800 ribu.

“Aksi Kedua bocah ini kembali dilakukan di tempat aksi kedua dan berhasil menggasak uang nasabah sebesar RP 500 ribu,” katanya. (***)

sumber: kompas.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Ketapang – Entah apa yang ada dibenak, Al (23) ini. Warga Dusun Sempadian, Desa Terusan, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, Senin, 23 April 2018.

Ia gantung diri sambil video call mantan pacarnya, PS (22).

“Korban merupakan mahasiswa semester enam di salah satu fakultas di Universitas Tanjungpura Pontianak,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ketapang, AKP Rully Robinson Polii, Rabu, 25 April 2018.

Rully mengatakan, korban pertama kali ditemukan di sebuah losmen di Desa Nanga Tayap, Kecamatan Nanga Tayap oleh saudaranya yang tak tak lain pemilik losmen.

Ia gantung diri menggunakan sprei kasur warna kecoklatan. Saat ditemukan, di depan korban terdapat telepon seluler yang menghadap kepada korban.

Ponsel tersebut yang digunakan korban untuk video call melalui aplikasi WhatsApp untuk menghubungi mantan pacarnya.

“Petugas bergerak cepat mencari informasi keberadaan perempuan yang menjadi teman chat terakhir korban sebelum gantung diri dan berhasil kita temukan,” ungkap Rully.

Polisi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti dan membawa korban ke Puskesmas untuk divisum.

Bagi anda yang memiliki masalah jangan bertindak diluar kendali. Silahkan kontak bantuan bagi Anda yang memiliki persoalan atau sedang dalam kondisi murung atau depresi.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Berikut daftar layanan konseling yang bisa Anda kontak jika Anda memiliki masalah dan depresi.

Gerakan “Into The Light”

Facebook: IntoTheLightID

Twitter: @IntoTheLightID

Email: [email protected]

Web: intothelightid.wordpress.com

sumber: surya.co.id

MEDIAKEPRI.CO.ID – Sebuah rekaman video di sebuah dapur roti menghebohkan media sosial.

Seorang pengguna media sosial merekam sebuah kejadian menjijikan yang terjadi di dalam dapur toko roti terkenal di Indonesia.

Dalam rekaman video terlihat seekor tikus berkeliaran di dapur roti tersebut.

Tikus tersebut tampak berada diatas loyang pemanggang roti yang berada di dalam dapur.

Video tersebut di ungga oleh akun Instagram Infocegatansolo pada Rabu, 25 April 2018.

Menurut akun tersebut, video itu direkam pada Selasa, 24 april 2018 Sore.

Kejadian tikus di dapur tersebut terjadi di dapur roti toko Breadtalk yang berada di Mall Solo Square, Surakarta.

Video tersebut langsung dibanjiri berbagai komentar dari pengguna media sosial.

Wajar saya, karena seperti diketahui, Toko Breadtalk cukup terkenal di Indonesia.

Breadtalk memiliki banyak gerai di seluruh Indonesia, dan hampir ada di setiap kota besar di Indonesia.

Sebelumnyya kejadian serupa juga pernah terjadi di dapur roti Breadtalk.

Dalam insiden sebelumnya bahkan terlihat 2 ekor tikus yang berkeliaran di dapur roti.

Diduga insiden tersebut terjadi di gerai Breadtalk Jogja City Mall Yogyakarta.

Namun saat insiden tersebut viral, pihak breadtalk langsung memberi konfirmasi dan meminta maaf kepada publik.

Hingga berita ini dibuat, belum ada konfirmasi resmi terkait insiden tersebut. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jember – Abdul Gofur (33), warga Jember telah melaporkan perzinaan dan penyebaran video porno yang dilakukan istrinya dengan pria lain.

Kuat dugaan perzinaan yang sengaja direkam dalam format video itu dilakukan di hotel.

“Lokasi pastinya kita belum tahu. Tapi kemungkinan besar itu di hotel,” kata pengacara Gofur, Muhammad Zainudin, Minggu, 22 April 2018.

Menurut Zainudin, ada dua video yang diketahui sudah menyebar. Namun belum diketahui apakah video tersebut direkam pada saat bersamaan atau berbeda-beda.

“Ada dua video dan sudah menyebar di masyarakat, khususnya di warga (kecamatan) Gumuk Mas,” kata Gofur.

Video tersebut, lanjut warga Desa Purwoasri, Kecamatan Gumuk Mas, ini menyebar lewat media sosial WhatsApp (WA) dan Share It.

“Yang kita ketahui (disebar) lewat WA dan Share It,” tandas Zainudin.

Sementara Kasatreskrim Polres Jember AKP Erick Pradana menyampaikan, selain dikenai pasal perzinaan, pelaku video porno itu bisa dikenai pasal tentang UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan UU tentang Pornografi.

Saat ini, polisi masih fokus ke pelanggaran UU ITE dan UU tentang Pornografi.

“Jadi nanti kita bisa jerat dua UU, yakni merekam adegan porno yang melanggar UU Pornografi, dan menyebarkan video porno yang melanggar UU ITE,” tegas Erick. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Probolinggo – SK, janda muda berusia 22 tahun ini mendatangi Polres Probolinggo Kota. Kedatangan warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo itu untuk melaporkan penyebaran video pribadinya yang disebar ke media sosial oleh mantan kekasihnya.

Kadatangan perempuan cantik itu ke Polres Probolinggo Kota didampingi tetangganya, FK. Sementara mantan kekasih yang dilaporkannya adalah Saiful Anwar (30), warga Desa Dandang, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

SK mengatakan dirinya sangat dirugikan atas penyebaran video pribadi berupa hubungan intim yang dilakukannya bersama mantan kekasihnya tersebut.

“Ini kan aib saya jadi saya sangat malu dan dirugikan atas pencemaran nama baik di medsos,” ujar SK kepada wartawan saat ditemui di SPKT Polres Probolinggo Kota, Selasa, 17 April 2018.

SK mengaku mengenal dan berpacaran dengan Saiful sekitar lima bulan lalu. Bahkan dia juga sempat bekerja bersama di Bali. “Selama lima bulan saya tidak diperbolehkan pulang ke rumah,” kata SK.

Namun, SK tak mengindahkan larangan itu dan tetap pulang ke Probolinggo karena orang tuanya sakit. Dari situ mereka pun bertengkar. Berawal dari pertengkaran itu akhirnya SK meminta putus.

“Namun dia mengancam kalau diputus maka akan menyebarkan semua video hubungan intim kami,” kata SK.

Ternyata ancaman itu dilakukkan juga oleh Saiful. Saiful mengunggah video itu ke media sosial. SK sendiri mengetahui kalau video intimnya disebar di medsos pada Jumat, 13 April 2018 lalu.

“Saya malu dengan tersebarnya video itu. Akhirnya saya putuskan melapor ke polisi,” lanjut SK.

Sementara itu, Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal membenarkan adanya laporan penyebaran video pribadi. “Kami sudah melakukan pemeriksaan dan memintai keterangan kepada korban untuk kasus ini,” terangnya.

Alfian mengatakan pelaku dinilai melanggar undang undang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE ) pasal 45 dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. “Kami sudah memberitahukan kepada anggota kepolisian untuk melakukan pengeblokan atas konten video pribadi tersebut ,” jelasnya. (***)

sumber: detik.com