Warga

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Mahasiswa Lingga meminta aparat kepolisian segera menangkap Direktur Utama PT Sumber Sejahtera Logistik Prima (SSLP), dalam penggelapan 400 persil sertifikat tanah warga Desa Linau, Kecamatan Lingga Utara

“Kami minta aparat kepolisian segera mengungkap kasus ini. Apalagi, yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya dalam kasus yang berbeda,” kata M Yazid Mahasiswa Asal Lingga ini.

BACA JUGA

Tingginya Angka Kemiskinan Lingga Jadi Perhatian Mahasiswanya

Dua Putra Lingga Terpilih Wakili Kepri di Kejurnas Atletik

Dikatakannya, perkembangan saat ini, perkebunan itu tidak ada, pabrik juga tidak ada, tapi sertifikat warga tak dikembalikan.

Sementara itu, Direktur Utama PT SSLP, Bambang Prayitno sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi. Namun, diketahui warga Desa Linau, telah melaporkan Bambang Prayitno ke Polres Lingga dengan tuduhan penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 372 KUHP.

Untuk diketahui, Bambang Prayitno bersama Rianto alias Akwang dan Dwi Ria Abubakar juga telah ditetapkan sebagai tersangka di Polda Metro Jaya, berdasarkan laporan Laurence M. Takke dengan Laporan Polisi Nomor : LP/ 3095/ VI/ 2018/ PMJ/ Ditreskrimum, tanggal 7 Juni 2018.

Polindes Isi Penghujun Tahun untuk Pererat Silaturrahmi

Ketiga nama tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana memasukkan keterangan palsu ke dalam akta otentik dan atau penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 266 KUHP dan atau pasal 372 KUHP. Mereka sudah dicekal bepergian ke luar negeri. (ryan)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Natuna – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika(BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak merilis prakiraan cuaca di wilayah cakupan pelayanannya. Laporan resmi ini berlaku mulai, besok, Kamis, 3 Januari 2019.

Informasi yang disampaikan ini memperingatkan terjadinya badai Tropical Storm. Badai tropis yang diberi nama PABUK 1000 hPa muncul di wilayah Laut Cina Selatan (LCS) . Akibat badai tersebut mengakibatkan angin kencang di LCS dan gelombang tinggi di perairan Natuna dan Anambas.

Berdasarkan tabel data prakiraan cuaca oleh BMKG Maritim Pontianak, di wilayah Laut Natuna Utara, perairan Natuna dan perairan Anambas, kecepatan angin mulai dari 2 hingga 30 knots. Sementara itu, gelombang laut mulai dari ketinggian 0,75 meter hingga 5 meter.

Secara umum kondisi cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan, namun berpotensi hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini cukup kondusif untuk aktivitas transportasi darat dan udara.

Namun, Untuk transportasi laut dan aktivitas kelautan diimbau agar waspada terhadap gelombang tinggi dan angin kencang di wilayah perairan Natuna dan Anambas. (alfian)

MEDIAKEPRI.CO.ID – Dua buah Bus bernomor Polisi AB dan K nampak baru tiba  di pelataran parkir obyek destinasi Desa Wisata Penglipuran,  Kubu, Kecamatan  Bangli, Kabupaten Bangli, Bali. Rombongan wisatawan lokal ini berbondong-bondong turun untuk bergegas mengunjungi Desa Wisata Penglipuran.

Desa Wisata Penglipuran merupakan obyek wisata di Bali yang mulai dikenal oleh masyarakata dunia karena masih menjaga tradisi dan kearifan lokal kebudayaan mereka. Desa Wisata Penglipuran begitu unik karena rumah-rumah didesa ini hampir sama.

Melihat Keindahan Kota Georgetown, Pulau Pinang dari Ketinggian

Menelusuri Negeri Hang Tuah, Melaka sebagai Wisata Sejarah

Selain itu juga Desa Wisata Penglipuran juga ramah lingkungan karena penduduk rata-rata memilih berjalan kaki untuk berkunjung ke tetangga satu ke tetangga lainnya. Seluruh rumah-rumah warga disana memiliki pintu gerbang yang disebu Angkul-Angkul. Bila berkunjung ke Desa Wisata Penglipuran wisatawan akan mendapatkan ketenangan dan kedamaian. Kebisingan suara dan polusi udara tidak akan kita temui disini.

Mengunjungi Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli dapat ditempuh jalur darat selama kurang lebih 50 menit. Suasana asri dan sejuk menyapa pengunjung yang baru tiba disana. Desa Wisata Penglipuran sangat cocok dijadikan pilihan lokasi pengambilan foto Prawedding.

Pintu Gerbang Pura Penataran Desa Wisata Penglipuran  disana banyak dijadikan titik foto pengambilan gambar pra wedding. Terbukti pada saat berkunjung kesana, Senin, 31 Desember 2018, rombongan wisatawan  asal negeri Tingkok bersama pasangannya mengambil foto pra wedding pwenikahan mereka disana. Harga tiket masuk ke Desa Wisatawan Penglipuran begitu terjangkau. Wisatawan dikenakan Rp 15.000 per orang.

Desa Wisata Penglipuran

Tak lengkap rasanya berkunjung ke Desa Wisata Penglipuran tanpa membawa buah tangan untuk keluarga tercinta di rumah. Karena di Desa Penglipuran belum ada Pusat Oleh-Oleh modern yang dikelola. Maka untuk memanjakan wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung, warga disana secara swadaya membuka lapak oleh-oleh disetiap rumahnya.

Ada yang menjual kain endek, baju adat madya ke Pura, kain pantai, tas seni terbuat dari rotan, topi khas bali, lukisan alam Bali, dan gantungan kunci. Warga di Desa Wisata Penglipuran pun menjual minuman herbal bernama Loloh cemcem. Minuman herbal ini terbuat dari bahan daun loloh cencem yang bermanfaat untuk penderita batuk dan influenza.

Warga masyarakat di Desa Wisata Penglipuran sangat bersahabat, murah senyum dan ramah ke wisatawan. Saat musim hujan di Bulan Desember 2018, saat cuaca tidak bersahabat dan turun hujat lebat, warga menawarkan rumah mereka untuk dijadikan tempat berteduh. Di Dalam rumah warga terdapat gamelan khas Bali yang bisa dimainkan oleh wisatawan.

Desa Wisata Penglipuran

Disekitar Desa Wisata Penglipuran terdapat kumpulan Hutan Bambu yang  bisa diabadikan salah satu titik berswafoto. Hiasan penjor (red : sarana upacara dalam ajaran Agama Hindu) masih terpasang dengan indah disepanjang rumah-rumah warga Desa Wisata Penglipuran. Bila belum pernah berkunjung kesini, aplikasi google maps dari ponsel Android dapat menuntun wisatawan untuk sampai ke lokasi dengan tepat.

Pakaian Adat Bali dapat disewa wisatawan untuk mengabadikan keindahan pemandangan di Desa Wisata Penglipuran. Jadi, tak ada salahnya apabila liburan di Bali untuk mampir berwisata desa yang pada tahun 2016 mendapat penghargaan The Travellers Choice Destinations dari TripAdvsior. (dhani/rilis)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Desa Busung Panjang, Kecamatan Posek, Kabupaten Lingga lakukan doa bersama di Masjid At-Taqwa menyongsong tahun 2019, Senin, 31 Desember 2018.

Sembari menjaga kekompakan warga desa, doa bersama ini dibuat mengingat pergantian tahun akan Segera berganti,

“Kita buat doa bersama supaya tahun depan, desa kita lebih baik,” kata Sarip, Ketua Rukun Tetangga 01, Desa Busung Panjang dalam sambutannya dihadapan masyarakat.

Selain itu, katanya lebih jauh, melalui doa bersama ini, warga desa diberikan rezeki yang berlimpah. Tidak hanya rezeki, tambahnya, lingkungan dan wilayah kita tetap terjaga oleh yang maha kuasa.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Busung Panjang, Baharudin yang menghadiri doa bersama ini berkesempatan menyampaikan sejumlah pesan. Ia mengajak masyarakat dengan semangat gotong royong di tahun depan, dapat bekerja sama untuk mewujudkan desa yang adil dan sejahtera. (ryan)

MEDIAKEPRI.CO.ID. Lingga – Teknologi terus berkembang dengan pesat. Untuk mengikuti setiap perkembangan dunia digital tersebut, jaringan internet jadi syarat utama.

Perkembangan ini jadi hal yang bertolak belakang di Kecamatan Posek. Salah satu kecamatan di Kabupaten Lingga ini, masyarakat kesulitan dalam mengakses internet karena lemahnya jaringan.

PBB Saksikan Belanda Serahkan Kekuasaan ke Indonesia

Menelusuri Negeri Hang Tuah, Melaka sebagai Wisata Sejarah

Padahal, Kecamatan posek wilayah yang potensial secara geografis. Tetapi, masyarakat kecamatan yang terdiri dari tiga desa, yakni Desa Busung Panjang, Desa Posek dan Desa Suak Buaya mempunyai satu suara untuk kesulitan sinyal.

“Sinyal disini sangat susah. Kalau mau cari sinyal, kite nak naek ke pokok kelape atau diujung pelabuhan,” kata Ryan, seorang warga Posek dengan logat melayunya yang kental.

Dikatakannya, komunikasi merupakan hal yang penting. Mengingat zaman Sekarang, tambahnya, sudah semakin maju dan berkembang dengan luas. Tetapi, lanjutnya, di Posek masih dipersulit dengan masalah jaringan internet yang susah.

Pembebasan Lahan Asrama Mahasiswa Lingga di Pinang

“Kami harap pemkab dapat memperhatikan hal ini. Karena akses Informasi yang susah, masyarakat jadi susah berkomunikasi,” katanya mengakhiri. (bran)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Gubernur H. Isdianto mengajak anak-anak Kepulauan Riau untuk terus mengembangkan kreativitasnya yang berbasis teknologi masa kini. Hal ini mengingat bahwa kreativitas tidak pernah habis, dan tidak pernah dibatasi bagi siapapun yang ingin berkreasi.

Hal ini dikatakan Wakil Gubernur saat membuka sosialisasi Teknologi Tepat Guna (TTG), Selasa (11/12/2018) di kantor Perpustakaan dan arsip daerah Kepulauan Riau di jalan Basuki Rahmat, Tanjungpinang yang diselenggarakan oleh Kwarda Pramuka Kepri.

“Teruslah berkreasi dalan hal-hal yang positif yang berbasis teknologi. Berkreasi tidak pernah dibatasi bagi siapapun, termasuk bagi adik-adik Pramuka sekalian,” kata Isdianto dihadapan para peserta sosialisasi yang notabene para anggota Pramuka.

Menurut Isdianto,  apapun hasil kreasi yang berbasis teknologi adalah sebuah temuan yang patut dihargai, selama hal tersebut tidak menjiplak dan sebagainya. Dan temuan tersebut perlu disosialisasikan yang ditinjau dari segi manfaat dan keefesienannya.

“Beberapa waktu yang lalu kita baru mengutus anak-anak muda kreatif dari Kepri ke Bali untuk mengikuti lomba TTG tingkat Nasional tahun 2018. Dan dari sosialisasi ini semoga kedepannya akan lebih banyak lagi anak puda Kepri yang ikut TTG Nasional mewakili Kepri dengan berbagai inovasi temuannya,” kata Isdianto lagi.

Hadir beberapa pejabat Kepri pada kesempatan ini diantaranya anggota DPRD Kepri Hanafi Ekra, Kepala Dinas BPMD Sardison, Kepala Kesbangpol Kepri Lamidi, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Amit Husein serta jajaran pengurus Kwarda Pramuka Kepri  (bsr)

alat fitnes

ADVETORIAL

Senin | 10 Desember 2018 | 10:07

Alat Fitnes Dispora Center Dimanfaatkan Warga

MEDIAKEPRI.CO.ID, Tanjungpinang – Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj Rahma merasa senang mengetahui banyak masyarakat menggunakan alat-alat fitnes di Dispora Center (DC) yang terletak di Pinlang Mas, Batu 9 Tanjungpinang.

walikota pinang syahrul

Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul

Meski pun kondisinya masih seadanya karena keterbatasan anggaran, namun banyak masyarakat, mulai dari pelajar, pekerja dan terkhusus atlet yang menggunakan. Bahkan, seskali anggota TNI AD juga menggunakan. Ini membuktikan bahwa DC sangat bermanfaat.

Terkait hal ini, Hj Rahma pun berkomitmen berupaya membuat kondisi DC yang dikelola Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Tanjungpinang bisa lebih baik kedepannya.

“Kami sampaikan ke masyarakat, mungkin belum bisa dibenahi di APBD Murni 2019 ini, namun akan diusahakan di APBD Perubahannya,” ujarnya saat mengunjungi DC yang didampingi Kadispora Tanjungpinang, Djasman beserta rekannya Kadis PUPR Tanjungpinang, Hendri, belum lama ini.

Di sana tersedia alat fitnes seperti pembentukan sayap punggung yang biasa digunakan para atlet perenang, sepeda untuk kardio atau pemanasan, meja tenis dan treadmill serta stik bagi atlet angkat beban. Selain itu, ada dua meja biliar yang khusus digunakan atlet profesional dibidangnya.

Pihak Dispora Tanjungpinang juga menyediakan satu instruktur yang membantu menjelaskan penggunaan alat fitnes dengan benar kepada pengguna.

Wawako pinang rahma

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma

Rahma menilai, masih perlu pembenahan dan penambahan alat. Bila perlu harus dibuat nyaman dengan berbagai penunjang lain yang disediakan. Tentu ini akan dilakukan bertahap namun ia berjanji akan memperhatikan.

“Nantinya menjadi wadah bagi masyarakat membudayakan hidup berolaharga, meskipun ada banyak cara lain yang bisa dilakukan,” ucapnya.

Djasman menuturkan, sudah dua tahun terkahir dimanfaatkan dan sudah banyak masyarakat berolahraga secara gratis. Menurutnya, masyarakat banyak yang datang, khususnya sore hari. Meski pun dengan keterbatasan alat yang ada, peserta tertib mengikuti aturan.

Djasman menuturkan, dibukanya DC dalam upaya menyediakan wadah bagi siswa, pemuda dan atlet yang ingin latihan kebugaran tanpa ada biaya. Djasman menilai tempat yang tersedia saat ini memang belum memadai. Kurang luas dan masih banyak alat yang perlu dilengkapi. Terkait penyediaan, menurutnya sesuai dengan kemampuan anggaran nantinya.

Ia berharap pemuda di Tanjungpinang bisa memanfaatkan berbagai fasilitas yang disediakan pemerintah, menunjang kemampuan lebih baik khususnya bidang olahraga. Djasmana berharap, melalui DC ini bisa mempersiapkan para atlet untuk rutin berolahraga menjaga kesehatan. Di luar latihan-latihan yang biasa dilakukan bersama pelatih dari berbagai cabor yang ada.

Bagi masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas bisa datang, namun harus mengikuti beberapa ketentuan. Pertama wajib mengisi biodata untuk peserta peratama kali. Selain itu, perlu diingat bersama datang menggunakan pakaian olaharga lengkap dengan sepatu. Khusus wanita catatan khusus, tidak boleh seksi.

“Kita kan mau berolaharaga jadi menggunakan pakaian sesuai dengan kegiatannya. Ini penting agar semua merasa nyaman,” paparnya.

SARANA FITNES

Masyarakat yang menggunakan fasilitas di DC

Salah satu pengguna fasilitas di DC, Hendra Gurning merasa senang dengan adanya alat-alat fitnes yang disediakan pemerintah melalaui Dispora Tanjungpinang tersebut. Ia bersama rekan-rekannya bisa olahraga gratis dengan berbagai alat tersedia yang berdampak kepada kesehatan.

“Saya cukup sering ke sana, lumayan membantu. Jika tidak ada DC maka minimal sekali sebulan harus mengeluarkan Rp 180 ribu untuk berolahrga di tempat lain,” paparnya.

Ia menilai, masih banyak alat-alat yang perlu disediakan, agar mampu menampung banyak masyarakat yang hadir.
Hal senada disampaikan Muhammad Teddy yang merasa terbantu dengan adanya DC.  Ia bersama teman-teman bisa menikmati berbagai alat yang ada secara gratis.

“Kalau bisa memang terus adan alat-alat terus ditingkatkan,” tuturnya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Pemerintah Cina melalui Konsulat Jenderal (Konjen) Cina mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam untuk mempertanyakan vonis mati terhadap warga negaranya, Jumat, 7 Desember 2018 siang lalu.

Perwakilan Cina yang datang untuk mempertanyakan empat warganya yang divonis mati yakni Chen Hui (42), Chen Yi (32), Chen Meisheng (68) dan Yao Yin Fa (63) adalah Sung Ang selaku Konjen, Wang Wenqing menjabat sebagai Konsul dan Rika penerjemah bahasa ( translator). Kedatangan mereka ini disambut oleh Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Batam, Filpan F. D Laia.

Natal Sederhana yang Sangat Menyentuh di SLBN Batam

“Mereka ingin tahu kronologis perkaranya. Mengapa warga negaranya divonis mati. Kami jelaskan seluruh kronologis perkara, hingga fakta persidangan yang ada,” kata Filpan.

Kehadiran Konjen Cina ini sempat dipertanyakan. Kenapa selama 5 bulan proses penanganan kasus ini pihak Pemerintah Cina tak pernah datang atau berkunjung ke Batam hingga proses peradilan selesai.

“Sempat kami tanyakan juga, kenapa selama 5 bulan proses penanganan perkara sudah selesai, kok baru datang. Jika mereka hadir akan tau dan melihat langsung proses persidangan. Itu kami sampaikan bahwa putusan mati dijatuhkan karena selain jumlah barang bukti yang banyak dan tidak ada hal lain yang bisa meringankan para terdakwa tersebut,” kata Filpan.

Pembunuh John Lennon Baca Buku sambil Nunggu Polisi

Setelah mendapat penjelasan, Konjen Cina tersebut mengerti dan mengaku sepakat untuk memberantas narkoba setelah terima penjelasan, dan kerjasama informasi setuju dengan vonis mati tersebut. Kedatangan Konjen Cina itu bukan mengintervensi penegakan hukum di Indonesia namun hanya untuk mendapat informasi lengkap terkait warganya.

“Mereka menyatakan sangat menghormati putusan hakim. Diakhir pertemuan kami menitip pesan kepada Pemerintah Cina agar segera menangkap DPO yang didapat dari hasil persidangan,” pinta Filpan.

Filpan menyampaikan kepada Konjen Cina, bahwa perkara Chen Hui (42), Chen Yi (32), Chen Meisheng (68) dan Yao Yin Fa (63) belum memiliki kekuatan hukum tetap sehingga masih ada upaya hukum yang bisa dilakukan.

Pemerintah Manfaatkan Berbagai Aplikasi untuk Membantu Tugas Kepemrintahan

“Kami sampaikan bahwa para terdakwa banding sehingga proses upaya hukum yang dilakukan kami serahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Cina, apakah ikut membantu atau tidak. Makanya, informasi yang didapat ini nantinya akan disampaikan kepada Pemerintah Cina,” kata Filpan.

Anak Hilang’ Itu Lepas dari Pangkuan Pertiwi

Setelah pertemuan selesai, Konjen Cina tersebut bertolak ke Rutan untuk melihat para terdakwa. Mereka akan mendengar keterangan langsung dari para terdakwa untuk selanjutnya disampaikan kepada Pemerintah Cina. Pungkas Filpan. (eddy)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Lingga – Tumpah ruah masyarakat Ibu Kota Daik Lingga padati lapangan Sultan Mahmud Riayat Syah, Minggu, 25 Oktober 2018 malam. Mereka ingin menyaksikan langsung penampilan artis legendaris negeri jiran Malaysia, Izam EYE.

BACA JUGA

MT Desa Mepar Juara Shalawat Bersempenaan Maulid Nabi Muhammad SAW

Pandangan ‘Kalam’ Sutardji Tahun Lalu Tentang Daik Lingga

Kedatangan Izam EYE, artis papan atas era 80-an, jadi dambaan masyarakat Lingga, Khususnya yang berada di Daik. Bagaimana tidak, penyanyi yang lagunya cukup akrab di masyarakat selama ini, hanya bisa didengarkan di VCD. Namun di hari jadi Kabupaten Lingga, warga  dapat dilihat secara langsung.

lurah

Lurah Daik Lingga Aryanto

Panitia penyelenggara, Aryanto, Lurah Daik kepada mediakepri.co.id mengatakan, ide mendatangkan Izam ini melihat dari beberapa waktu lalu, ketika posting Malaysia datang ke Lingga, masyarakat begitu antusias, karna ini berkenaan dengan hari jadi kabupaten, jadi pas momentum untuk menghibur masyarakat.

BACA

Gedung DPRD Disulap di Hari Jadi Kabupaten Lingga Ke-15

‘Angin Surga’ Pemerintah Lingga untuk Mahasiswanya di Tanjungpinang

“Alhamdulillah tidak ada kendala yang begitu mengahambat mendatangkan artis Izam, hanya saja menyesuaikan jadwal waktu nampil, melalui dr Iskandar pakar tanjak melayu. Kami Kelurahan selalu berkoordinasi, apalagi secara hubungan emosional Daik Lingga dan Malaysia sudah terjalin sejak dahulu ,” ucapnya, Senin 26 November 2018.

Dikatakan Aryanto walaupun Lurah karna sebelumnya dirinya lebih sering terlibat di bidang entertainment, jadi untuk teknis tidak begitu sulit. tentu dengan semangat gotong royong, dibicarakan kepada kekerabatan RT/RW, ini semata hanya untuk menghibur, agar Daerah ini tidak sepi, lebih dikenal.

Sementara itu, tidak luput perhatian dari Pemerintah Daerah, yakni Dinas Kebudayaan, yang juga turut berpartisipasi kepada Kelurahan memberikan bantuan dari sesi Fasilitas maupun yang lain. (bran)

pelanggaran pemilu

KARIMUN

Selasa | 20 November 2018 | 10:36

Warga Karimun Jangan Sungkan Laporkan Pelanggaran

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karimun membuka memberikan peluang besar kepada masyarakat untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi.

Bagi masyarakat yang mengetahui adanya pelanggaran dalam pelaksanaan pemilu, laporkan ke Bawaslu. Hanya saja, masyarakat yang menegakkan aturan main tersebut, harus dilengkapi dengan identitas.

BERITA TERKAIT

Bawaslu Ajak Mengawasi Kontestan dan Penyelenggara Pemilu

Bawaslu Kepri Berharap Terujudkan Pilkada Damai

Bawaslu Ungkap Ada 12 Provinsi Terindikasi Rawan

Untuk memenuhi kebutuhan ini, Bawaslu membuka posko pengaduan pelanggaran pemilu. Bahkan Posko ini dibuka hingga ke tingkat kelurahan dan desa.

Ketua Bawaslu Kabupaten Karimun, Nurhidayat mengatakan posko pengaduan ini untuk masyarakat yang menemukan adanya dugaan pelanggaran. “Jadi masyarakat yang berada di luar pulau Karimun besar bisa langsung mengadukan ke posko yang kita sediakan, tidak mesti datang ke kantor Bawaslu,” kata Nurhidayat.

BACA: I Gusti Ngurah Rai Meninggal Dunia Usia 29 Tahun

Nurhidayat menyebut, untuk posko pengaduan ini tersedia di seluruh Kecamatan yang ada di Kabupaten Karimun. Namun dijelaskan Nurhidayat, laporan yang masuk ke posko tingkat kelurahan atau desa tidak akan ditindak lanjuti secara langsung oleh petugas.

“Panwas kelurahan dan desa tidak menindaklanjuti langsung. Tapi Panwaslu kelurahan akan ke bawaslu kecamatan membawa pelapor dan bukti- bukti. Sedangkan yang melapor ke Bawaslu Kabupaten akan langsung diterima divisi hukum dan pelanggaran pemilu,” jelasnya.

BERITA LAINNYA

Kakak Tua Putih Itu Diselamatkan Polisi di Pelabuhan Tikus Botania

Lantaran Masih Keluarga, Dua Pencuri Tangkapan Warga Tak Dihukum

Syahrul Bangga Prestasi Kontingen Tanjungpinang di Pesta Siaga Kwartir

Baladewa Kuburkan Mimpi 24 TKI Ilegal yang Ingin Bergaji Ringgit

Rendahnya Kelulusan CPNS, BKPSDM Karimun Tunggu Kebijakan BKN

Polisi SP3 Dugaan Gratifikasi Komisioner Bawaslu Kepri

Disampaikan Nurhidayat untuk pelanggaran pemilu dapat berupa pelanggaran pidana, administrasi serta kode etik. Sementara masyarakat yang ingin melaporkan pelanggaran harus memenuhi syarat formil dan materil.

Di mana si pelapor harus jelas identitasnya, dapat menguraikan peristiwa pelanggaran serta memiliki saksi dan barang bukti. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Pria berinisial Si (42) dan Zu (28) warga Teluk Lekup, desa Pongkar diamankan warga setempat lantaran aksi mereka diketahui warga saat mencuri besi bekas, Sabtu, 17 November 2018 malam.

BACA: Syahrul Bangga Prestasi Kontingen Tanjungpinang di Pesta Siaga Kwartir

Kedua pria tersebut diamankan warga sekira pukul 23.00 WIB, adapun besi bekas yang dicuri milik warga desa Pongkar, Al yang ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan pelaku.

BACA: Baladewa Kuburkan Mimpi 24 TKI Ilegal yang Ingin Bergaji Ringgit

Setelah diamankan, warga menyerahkan keduanya ke Unit Reskrim Polsek Tebing untuk ditindak lanjuti. “Keduanya diamankan warga dan diserahkan ke anggota kita,” kata Kapolsek Tebing, AKP Budi Hartono, Senin, 19 November 2018.

BACA: Polisi SP3 Dugaan Gratifikasi Komisioner Bawaslu Kepri

Namun dalam prosesnya, jelas Budi, korban tidak membuat laporan polisi. Pasalnya pelaku masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

BACA: Columbus, Penjelajah Dunia Pertama Injak Kaki di Puerto Rico

Kedua pihak pihak berdamai setelah pelaku meminta maaf kepada korban dengan disaksikan polisi. Pelaku juga menandatangani surat perjanjian dan mengembalikan barang yang telah mereka ambil.

“Lantaran masih ada hubungan keluarga, korban pencurian memaafkan kedua pelaku dan tidak menuntut secara hukum,” terang Budi. (kmg)

BACA JUGA:

Rendahnya Kelulusan CPNS, BKPSDM Karimun Tunggu Kebijakan BKN

Derita Anak Nelayan di Karimun Itu Jadi Perhatian Wakapolda Kepri

KPU Karimun Tetapkan 168.790 Pemilih Tetap

Pelangi Budaya Studio Karimun Ukir Prestasi di Jakarta

Pelajar di Karimun Lancarkan Aksi Penjambretan

Deklarasi Karimun Bersih untuk Kepri Bebas Sampah

air bersih

KARIMUN

Jumat | 09 November 2018 | 12:00

Aunur Rafiq Jamin Air Bersih Ratusan Warga Parit Benut

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Ratusan warga RT 01 dan RT 2, RW 2, Kelurahan Parit Benut, Kecamanatan Meral berbahagia, Kamis, 8 November 2018. Soalnya, mereka mendapat sumber air bersih berupa sumur serta instalasi penyalurannya.

Bantuan yang diresmikan Bupati Karimun, Aunur Rafiq ini merupakan Program Nasional Pengembangan Infrastuktur Sosial Ekonomi Wilayah (Pisew) tahun anggaran 2018 Dirjen Cipta Karya Kemeterian PUPR RI.

Rafiq mengatakan, sumur yang memiliki kedalaman 10 meter itu nantinya akan mengalir melalui pipa sepanjang 2.600 meter dan dapat disalurkan kepada 280 Kepala Kelurga (KK) yang ada di wilayah tersebut.

“Sumber air baku ini dapat disalurkan ke warga RT 01, RT 2 dan RW 2, Kelurahan Parit benut, Kecamanatan Meral,” katanya.

Rafiq menjelaskan, program tersebut ditujukan untuk lima Kecamatan yang ada di Karimun yaitu, Meral, Tebing, Kundur, Kundur Utara dan Kundur Barat. Total anggarannya sebesar Rp 6 miliar. Hanya saja, untuk pembangunannya tergantung kepada kebutuhan di masing-masing kecamatan.

“Untuk pembangunan ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 300 juta di atas tanah yang dihibahkan masyarakat setempat. Kita berterimakasih kepada Kemeterian PUPR yang telah memprogramkan ini. Dengan ini akan dapat mengurangi beban masyarakat untuk biaya air,” jelasnya.

Rafiq juga berpesan kepada masyarakat untuk dapat menjaga keberadaan sumber air tersebut. Ini agar sumber air tetap berada di titik yang bagus sehingga dapat memenuhi kebutuhan warga walaupun pada musim kemarau.

“Saya pesan, Kelurahan membuat KSM yang mengelolanya. Dirembukan oleh warga dengan difasilitasi oleh kelurahan. Untuk biaya listriknya bagaimana, juga dibicarakan. Saya juga minta kelurahan untuk memagarnya,” tambahnya. (kmg)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Seperti terbiasa dengan isu penculikan anak, warga mendapati seorang wanita paruh baya mencurigakan. Warga berpikir, keberadaan perempuan yang berpenampilan tomboy ini mengincar anak-anak di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 009, Sabtu, 3 November 2018, siang.

Istimewa

Tidak ingin jatuh korban, perempuan paruh baya dibekuk warga, karena diduga hendak menculik siswa siswi SDN 009 Botania, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Kepri.

“Bagi orang tua agar lebih waspada lagi dengan anak-anaknya. Karena barusan terjadi penangkapan pelaku yang diduga akan menculik anak SDN009,” tulis pengirim pesan di Group WA yang diterima mediakepri.co.id.

Perempuan yang diduga hendak melakukan penculikan tersebut dengan ciri-ciri mengenakan baju kaus warna merah, celana warna merah, rambut lurus pendek, umur paruh baya. Tampak warga mengelilingi pelaku yang diduga penculik tersebut. (ali)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Babinsa selaku prajurit TNI yang berada di tengah masyarakat, kerap menjadi tumpuan warga dalam menghadapi permasalahan yang terjadi. Seperti halnya yang terjadi di RW 06 Sepedas Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Meral, Karimun, Selasa, 30 Oktober 2018

Hujan deras yang disertai angin di wilayah Pasir Panjang, menumbangkan pohon besar yang berada di sisi jalan. Dahan pohon menmpa Posyandu Nusa Indah serta ranting-rantingnya mengenai kabel listrik, Tentu saja hal ini membuat warga khawatir takut tersengat listrik, Pohon tumbang ini juga menganggu arus lalulitas, akrena sebagian badan jalan dipenuhi pohon yang berukuran sedepa orang dewasa itu.

Babinsa Pasir Panjang, Sertu Sarmo yang menerima laporan warga, langsung menuju ke lokasi. Bersama warga Babinsa melakukan gotong-royong mendadak untuk memotong dahan pohon.

“Setelah gotong royong dengan warga, kami juga menghubungi Kantor PLN. ALhamdulillah, petugas PLN langsung datang untuk memperbaiki arus listrik yang terganggu,” kata Sertu Sarmo.

Menurut Sarmo, akibat pohon tumbang itu bagian depan Posyandu rusak. “Kaca jendelanya juga pecah. Setelah gotong royong dahan dan ranting pohon akhirnya bsia dibersihkan dan selesai menjelang magrib,” sebutnya.(***)

BAKTI TNI

Jumat | 19 Oktober 2018 | 10:00

Satgas Lakukan Pembagian Tugas Kerja Bersama Warga.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Rembang – Komunikasi adalah sistem aliran berita yang menghubungkan kinerja antar bagian dalam organisasi sehingga menghasilkan suatu sinergi. Dalam melaksanakan proses pekerjaan yang menyangkut orang banyak diperlukan komunikasi aktif sehingga terjadi keselarasan dan keterpaduan dalam pekerjaan.

Pagi ini Satgas (Satuan Tugas) TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang bersama warga yang membantu pekerjaan, memulai pekerjaannya diawali dengan rembugan untuk berkoordinasi agar pekerjaannya dapat tepat sesuai sasaran. Rabu, 17 Oktober 2018.

Mereka berkumpul terlebih dahulu, yang dipimpin oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Pasedan Kecamatan Bulu (Serda Umar Said) menyampaikan beberapa poin yang berhubungan dengan pekerjaan yang akan dilaksanakan dihari ini.

“Kami kumpulkan semua yang bekerja dipagi ini, dengan tujuan untuk membagikan informasi mengenai apa-apa yang harus kami kerjakan dan sasaran yang sudah diplot menjadi tujuan dalam mengutamakan pekerjaan”. Tutur Umar Said.(0720)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Program Tentara Mamunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 di wilayah Kodim 0732/Sleman semangat dari personil satgas dengan masyarakat Desa Balecatur semakin hari semakin kompak, semangat jiwa korsa itulah kira-kira bahasa yang cocok untuk kerjasama kekompakan tersebut. Talud jalan yang sedang dikerjakan oleh para anggota satgas TMMD bersama warga Desa setempat hari ini melaksanakan penimbunan badan jalan.

Warga dan anggota Satgas saling bahu membahu dan bergantian untuk meratakan badan jalan yang sebelumnya sudah diratakan dengan alat berat. Hal ini juga dilakukan untuk merapikan dan meratakan seluruh permukaan badan jalan yang menjadi sasaran TMMD kali ini.

Bukan lelah melainkan keceriaan yang didapat oleh warga desa dengan anggota Satgas dikarenakan selama proses pengerjaan diiringi dengan canda tawa oleh warga, sehingga pekerjaan tidak terasa berjalan dengan cepat, tepat waktu yang di harapkan pada akhirnya.

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sleman – Pelaksanaan TMMD Ke-103 Tahun 2018 Kodim 0732/Sleman, di Desa Balecatur, Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman, selain terwujudnya kerja sama antara pemerintah dengan TNI-Polri dan masyarakat, juga dalam rangka membangun infrastruktur dan sarana prasarana masyarakat Desa. Rabu, 17 Oktober 2018.

Pantauan Danramil 17/Gamping Mayor Arh Sugeng dilokasi, terlihat anggota Satgas TMMD dan Masyarakat bahu membahu dengan warga untuk membantu melaksanakan pembangunan Talud yang merupakan program fisik TMMD. Untuk pelaksanaan TMMD ke-103 ini, memiliki target sasaran Fisik maupun non fisik yang harus dicapai selama waktu 30 hari, serta melibatkan berbagai instansi lintas sektoral baik TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat.

Saat ini, Kodim 0732/Sleman tengah bersama seluruh unsur yang terkait baik Pemda, Polri dan Rakyat bahu-membahu melaksanakan percepatan pembangunan di Kabupaten Sleman, tepatnya di Desa Balecatur, Kecamatan Gamping. (Her)