Wisatawan

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan dengan berlabuhnya kapal Dream Cruise, Pemerintah Kabupaten dan Kota dituntut untuk memaksimalkan promosi tempat wisata, seperti kuliner khas daerah, tempat-tempat bersejarah juga wisata religius.

“Buat wisatawan mancanegara ini menikmati indahnya wisata Lagoi, dan juga mereka menjadi betah untuk mengunjungi wisata lainnya yang berada di Kepri”, ujar Nurdin saat penyambutan Kapal Pesiar Dream Cruise di BBT (Bandar Bentan Telani), Bintan, Sabtu, 7 Juli 2018.

Menurut Nurdin, meski hanya sehari setiap sabtu. Kunjungan wisata tersebut membuat ratusan wisman dari semua segmen umur yang berasal dari berbagai negara. Mereka diajak keliling destinasi wisata lagoi seperti Treasure bay, Rumah Imaji, Safari Lagoi dan Lagoi Bay dan lainnya. Tidak lupa juga mampir di stand Dekranasda Bintan dan promosi Tanjungpinang.

“Dengan mereka suka wisata kita, beri pelayanan maksimal. Agar mereka ingin tinggal lama lama di daerah kita dan ingin kesini lagi,” lanjut Nurdin.

Dalam ratusan wisman dari ribuan penumpang di kapal Pesiar Dream Cruise tersebut. Gubernur Nurdin menjadi penumpang khusus yang naik dan berlayar dari singapura.

Mulai dari penyambutan labuh jangkar kapal pesiar tersebut, usai acara penyambutan yang banyak mengundang perhatian wisman yang turun dari kapal. Wisman di suguhkan dengan sajian fashion carnival, tari persembahan sekapur sirih dari sangnila utama uban dan pemasangan tanjak.

Hal tersebut, diharapkan Nurdin bisa menjadi tolak ukur atas minat wisman untuk berkunjung ke Kepri. Tidak saja melihat ragam destinasi wisata yang ditawarkan, namun mereka juga menikmati kuliner. Tak lupa melakukan transaksi untuk belanja oleh-oleh khas Kepri.

“Terlihat antusias ini dari semangat mereka yang tak berhenti henti mengabadikan diri berfoto bersama. Bahkan melakukan transaksi (pembelian oleh-oleh dan kuliner) di setiap kunjungan pada destinasi wisata lagoi”, tambah Nurdin lagi.

Dengan program kunjungan dream cruise ini, Pemerintah Provinsi Kepri berharap para wisatawan bisa melihat langsung perkembangan suatu daerah melalui pariwisata maritim yang di promosikan.

“Saya berharap, yang sudah berjalan dengan baik dengan banyaknya wisman yang datang bisa meningkatkan kunjungan lebih lama lagi di Kepri. Tidak hanya singgah, namun mereka juga menginap dan betah berlama-lama disini”, harap Nurdin.

Perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan Indropriyono Soesilo meminta agar Kepri terus meningkatkan destinasi yang ada untuk para cruisers dan untuk kedepan nya labuh jangkar Dream Cruise kalau bisa 2-3 mil agar tidak terlalu lama perjalanan nya ke darat.

“Mereka akan semakin banyak ke Kepri, dengan jarak tempuh turun ke dermaga semakin dekat cruise pun banyak mampir ke Bandar Bentan Telani lagoi”, kata indropriyono.

Indropriyono melanjutkan, Jika ingin daerahnya menjadi destinasi wisata, perhatikan akses yang sudah terjawab dari cruises melalui pelabuhan tinggal, atraksinya apa di daerah yang pas dengan marketnya.

“Ciptakan destinasi untuk mereka, misalnya ada sesuatu kota sejarah yang membuat mereka happy berkeliling di sana”, lanjut indropriyono.

Dalam berlabuhnya Kapal Pesiar ini, bertepatan pula dengan hari lahir Gubernur Nurdin juga Perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan ibu Indropriyono. Diakhir acara disuguhkan 2 buah kue ulangtahun untuk kemudian dirayakan bersama-sama. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Kepri – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan bahwa pembenahan beberapa akses wisata menjadi skala prioritas. Apalagi Kepri yang merupakan wilayah kepulauan yang kaya akan sumber daya alam yang harus dimanfaatkan dengan maksimal.

“Kita harus siap dan sigap soal rencana kedatangan kapal pesiar mewah Dream Cruise”, kata Nurdin saat Rakor dalam rangka kunjungan kapal Dream Cruise ke Bintan di Ruang VIP Area kedatangan Pelabuhan Bandar Bentan Telani, Bintan Resort Lagoi , 4 Juli 2018.

Menurut Nurdin, semua pihak harus segera merealisasikan persiapan yang matang guna mendorong dunia pariwisata dan menyambut dream cruise tersebut. Mereka juga tidak ingin ada permasalahan dengan fasilitas labuh dan dokumen nya.

“Kita pastikan pelabuhan yang kedalaman alami akan menjadi tempat singgah kapal tersebut yang mengangkut wisatawan mancanegara dan menjadikan mereka betah”, lanjut Nurdin.

Apalagi tiap daerah di Kepri memiliki keunggulan masing-masing. Lingga dengan potensi wisata sejarah, perikanan, dan pertaniannya. Natuna dengan keunggulan perikanan, wisata dan energi.

Anambas juga memiliki potensi wisata alam yang sangat indah. Batam, Karimun dan Tanjungpinang juga memiliki potensi besar bagi kemajuan wisata dan perekonomian.

Diharapkan upaya-upaya tersebut semakin mendorong kemajuan pariwisata di Bintan khususnya dan Kepri pada umumnya. Yang mana setiap hari Wisman berdatangan dan investasi di pariwisata jauh lebih penting untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian.

“Hal tersebut dapat kita optimalkan juga selain kemungkinan membuka pengembangan destinasi-destinasi baru di kawasan tersebut”, tambah Nurdin lagi.

Nurdin juga mengingatkan keadaan cuaca pancaroba angin dengan keselamtaan penumpang agar benar benar diperhatikan. Saat ini sudah angin selatan yang sangat kencang.

“Saya ingat kan tolong diliat juga cuaca, jadikan koordinasi kekompakan kita bersama”, ungkap nurdin lagi.

Dikesempatan ini Nurdin juga meninjau fasilitas yang akan disiapkan dalam penyambutan perdana kedatangan dream cruise ke Bintan dan destinasi-destinasi yang berada di Lagoi Bintan.

Dukungan BUMN seperti PLN dan perbankan juga sangat penting. Datangnya kapal pesiar ini pun bisa menggairahkan ekonomi masyarakat setempat. Kalau PLN tak nyala semua desa macam mana UMKM mau tumbuh. Perbankan juga harus mendukung memberikan kredit yang mudah dan bunga rendah guna kemajuan UMKM.

Sementara itu, Direktur Operasional BBT (Bandar Bentan Telani) Madsun mengatakan lahan yang luas di sini juga bisa menampung ratusan kendaraan yang akan membawa wisatawan menuju destinasi wisata di Lagoi seperti Treasure Bay, Safari Lagoi, Lagoi Bay, Canopy dan lain-lain menjadi destinasi menarik di sekitarnya.

“Kita akan promosikan wisata BBT dan wisata tradisional, agar meningkatkan tarap ekonomi kerakyatan”, kata Madsun.

Kapal pesiar milik Dream Cruises yang memiliki panjang 335 meter dengan lebar 40 meter ini direnca akan akan membawa wisatawan sebanyak 3.700 orang untuk menikmati liburan termewah dengan fasilitas yang megah dan mewah. Pihak operator juga menawarkan pilihan Wisata lokal.

“Setiap hari Sabtu kita akan turun kan wisatawan ke darat, direncana kan kapal pesiar tersebut sampai tanggal 7 Juli ini dan akan labuh selama 52 minggu setiap Sabtu”, kata Masdun lagi.

Rapat koordinasi ini dihadiri pula oleh pihak Bea dan Cukai, Imigrasi, Karantina Kesehatan, BNN, TNI AL, TNI AD, Polisi Kepelabuhanan, Kesyahbandaran, dinas perhubungan dan pihak Pengembang Bandar Bentan Telani. (humas)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Magelang – Adanya tragedi bom di Surabaya dua hari terakhir. Kondisi itu tak berdampak signifikan pada kunjungan ke Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

Jumlah wisatawan yang berkunjung di candi Buddha terbesar di dunia tersebut hari ini terbilang besar. Jumlahnya mencapai angka lebih dari 6 ribu wisatawan.

“Kunjungan wisatawan masih normal seperti biasa, tidak terpengaruh dengan adanya kejadian bom di Surabaya,” jelas General Manager Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB), I Gusti Putu Ngurah Sedana, di Kantor TWCB, Senin 14 mei 2018.

“Berdasarkan data yang ada, per pukul 13.00 WIB tadi, jumlah kunjungan sudah mencapai 6000 orang dengan 314 diantaranya adalah wisatawan mancanegara. Jumlah itu masih terus bertambah sampai nanti sore,” ungkap Putu.

Meski tidak terdampak, ada peningkatan pengamanan di Candi Borobudur. Sedikitnya ada 150 orang personel keamanan yang dikerahkan untuk mengamankan Candi Borobudur.

“Jumlah tersebut kita sebar di berbagai titik di Candi Borobudur. Pengamanan yang dilakukan terbuka maupun tertutup dengan kerjasama instansi samping, seperti polisi dan TNI,” jelasnya.

Selain menambah jumlah personel keamanan, pihak TWCB juga mengintensifkan patroli keamanan. Jika sebelumnya patroli dilakukan setiap beberapa jam sekali, untuk saat ini lebih digiatkan setiap setengah jam sekali.

“Memang ada beberapa titik yang menjadi kewaspadaan bersama, terutama di pagar dekat kandang gajah. Beberapa hari yang lalu kita mendapati pengunjung melompati pagar lewat titik tersebut dan langsung kita proses. Kita mengantisipasi hal serupa dengan menempatkan petugas di sana,” terangnya.

“Kita minta para pedagang juga ikut mencermati, jika ada orang atau pengunjung yang mencurigakan agar segera melapor ke pihak keamanan. Termasuk kalau ada pengunjung yang membawa barang mencurigakan, pihak keamanan akan langsung mengawasi,” tandasnya. (***)

sumber: detik.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Sumbar – Sl (24), wisatawan asal Denmark jadi korban pelampiasan seksual Permainan Sababalat (24) di lokasi kawasan Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Selasa, 24 April 2018 lalu.

Kejadian yang memalukan ini merupakan kejadian pertama kejahatan kelamin terjadi di kawasan wisata tersebut.

Informasi kejadian ini terjadi berawal saat korban berinisial Sl (24) berjalan menuju Mentawai Surf Camp di Pulau Nyang-nyang, Desa Pasakiat Taileleu, Kecamatan Siberut Barat Daya.

“Menurut keterangan korban, kejadian itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB saat korban sedang berjalan di pinggir pantai,” ujar Kasat Reskrim Polres Mentawai, Iptu Herit Syah, kepada wartawan di Padang, Agus Embun.

Tersangka yang bernama Parmainan Sababalat (24) menghadang korban dan mengancam dengan sebilah kayu.

“Kemudian, pelaku langsung menarik tangan korban dan memaksanya untuk mengikutinya ke semak-semak,” lanjutnya.

Korban sempat melakukan perlawanan dengan memukul pelaku menggunakan sandal miliknya kemudian melarikan diri.

“Saat korban melarikan diri, dia bersembunyi di sebuah semak-semak yang berjarak cukup jauh dari lokasi tersebut,” sambungnya.

Namun pelaku pun mengejar korban dan mendapatinya di dalam semak tersebut.

Saat itulah pelaku langsung melancarkan aksinya.

Dalam keadaan tak berdaya, korban tetap berusaha berteriak meminta tolong.

Mendengar teriakan korban, masyarakat langsung menuju lokasi dan mengamankan pelaku.

Masyarakat kemudian melaporkan kejadian kepada anggota Polsek Muara Siberut.

Saat ini, jajaran Reskrim Polsek Muara Siberut masih melakukan pemeriksaan pada tersangka pelaku, korban dan saksi.

Tersangka pelaku, tambah Herit Syah, akan dijerat dengan pasal tindak pidana pemerkosaan Pasal 285 KUHPidana, dengan ancaman kurungan 12 tahun penjara. (***)

sumber: tribunnews.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Karimun – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar mengatakan Pemprov Kepri mendukung penuh kegiatan kegiatan internasional yang telah dilaksanakan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan di Kepri.

Hal tersebut dikatakannya saat diwawancarai wartawan di sela-sela dirinya mendampingi Gubernur Kepri, Nurdin Basirun menghadiri Festival Barongsai di Karimun.

“Yang jelas kegiatan seperti ini akan kita dukung. Kita harapkan festival barongsai ini ke depannya lebih banyak pesertanya,” kata Buralimar, Sabtu, 17 Maret 2018 lalu.

Menurutnya, kunjungan wisatawan asing khususnya ke Karimun dalam tiga tahun ke belakang terjadi penurunan, sehingga dianggap perlu menggelar event event besar untuk dapat menarik wisatawan berkunjung.

“Seperti kegiatan ini kita menargetkan 300 kunjungan wisatawan asing, perlu event- event besar untuk dapat meningkatkan kunjungan,” katanya.

Untuk di Kabupaten Karimun, Buralimar menargetkan kunjungan wisatawan di 2018 dapat mencapai target yang telah ditentukan yakni 100,000 wisatawan.

“Sekarang Karimun diangka 60 ribu, semoga tahun ini dapat mencapai target 100 ribu jiwa. Karena sebelumnya sudah pernah mencapai 90 ribu,” ucap Buralimar. (kmg/ian)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Martapura – DESA Biih, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalsel, belakangan ini ramai dikunjungi pelancong.

Magnetnya, di tempat tersebut ada agrowisata kebun durian dan dua jenis tumbuhan unik, yakni Pisang Seribu dan Pisang Raksasa.

Keberadaan Pisang Seribu dan Pisang Raksasa ini mendadak terkenal setelah para pelancong berfoto dan kemudian meng-upload-nya di media sosial.

Muslihah, seorang warga Biih, mengatakan Pisang Seribu disebut unik lantaran satu tundunnya memiliki buah yang sangat banyak.

“Ukuran buah kecil-kecil. Tapi karena jumlahnya yang cukup banyak itulah sehingga tanaman ini dianggap unik,” ujarnya, Jumat 5 Januari 2018.

Selain itu, panjang tundun Pisang Seribu nyaris mencapai dua meter. “Sekarang sudah menyentuh permukaan tanah. Diperkirakan masih bisa panjang lagi,” ujarnya.

Imus, sapaannya, menambahkan saat ini Pisang Seribu ini masih belum matang. Sekitar dua bulan lagi Pisang Seribu itu sudah bisa dikonsumsi.

“Untuk tundun sepanjang ini biasanya perlu berbulan-bulan baru matang,” jelasnya.

Pemilik Pisang Seribu, M Zen Effendi, mengaku Pisang Seribu itu ditanam oleh orang yang tidak dikenal di depan rumahnya.

“Saya senang Pisang Seribu itu kini menjadi perhatian warga. Tapi sayang, sekarang ini buahnya masih belum matang,” ujar Zen.

Tidak hanya Pisang Seribu milik M Zen Effendi, pisang berukuran besar milik Erna juga tak kalah ramai disambangi parah pengunjung agrowisata durian Biih guna berswafoto.

Lantaran bentuk buahnya yang dianggap tidak lazim tersebut para pelancong berlomba-lomba mencari dan membeli bibit Pisang Raksasa itu. (***)

sumber: tribunnews.com

 

 

MEDIAKEPRI.CO.ID, – Seorang wisatawan asal Jakarta, Hugo (30), warga Jalan Depsos V No 5, Rt/Rw 003/002, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesangrahan, Jakarta, tewas saat menyelam atau diving di kedalaman 20 meter perairan Pulau Kambing, Tanjung Bira, Desa Bira, Kecamatan Bontobahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani dalam keterangan tertulisnya, Kamis 4 Januari 2018 mengatakan, korban melakukan penyelaman bersama tiga rekannya termasuk pemandu Selam Bira Dive Sentre, Dedi di perairan Pulau Kambing, Rabu 3 Januari 2018 siang.

Pada saat di kedalaman 20 meter, tiba-tiba arus bawah laut sangat deras sehingga memisahkan korban dengan tiga rekannya itu.

“Di situlah korban dinyatakan hilang, sedangkan ketiga rekannya berhasil selamat.

Dari laporan itu, tim gabungan dari Polair Mabes Polri KP Puyu 5014 , Pos TNI AL Bira, KP3 Bira Polsek Bontobahari lalu melakukan pencarian. Akhirnya, korban berhasil ditemukan dalam kondisi tak bernyawa mengapung di laut sekitar 100 meter dari tempat penyelaman di Pulau Kambing,” jelasnya.

Dicky menambahkan, jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Pantai Pasir Putih Tanjung Bira, Bulukumba dan dibawa ke Makassar untuk diterbangkan ke kampung halamannya di Jakarta. Namun sebelum diberangkatkan, jenazah korban terlebih dahulu divisum. (***)

sumber: ayobay.me

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Party ala Timur Tengah yang diselenggarakan oleh Turi Beach Resort, untuk menyambut pergantian tahun 2017 ke 2018 membuat semua tamu-tamu resort yang terletak di Nongsa, Batam, Kepulauan Riau tersebut, larut dalam kegembiraan.

Gala dinner “Arabian Nights, A Tale Of 1001 Nights” memang memberikan kenangan indah untuk dibawa pulang bersama mereka setelah acara tersebut berlangsung.

Acara yang berlangsung di lobi Turi Beach Resort mulai pukul 06:30 petang hingga tengah malam pergantian tahun tersebut, menampilkan dinner ala prasmanan dengan menghadirkan beraneka ragam masakan, seperti masakan Arab yang dilengkapi dengan beberapa live cooking station yang menampilkan berbagai gaya masakan ala negara Arab.

Para tamu dan tim Turi Beach berpakaian kostum Arab seperti Ali Baba, Aladdin, Genie atau Belly Dancers. Tidak hanya itu, pada saat acara bagi para tamu yang menggunakan Costume sesuai tema “arabian night” berhak mengikuti kompetisi untuk pemilihan Best Costume berlangsung sepanjang malam di antara semua tamu yang menghadiri acara makan malam gala.

Selama berlangsungnya acara tersebut, sejumlah hadiah undian menarik dihadirkan kepada peserta senilai lebih dari Rp 20.000.000.
Pada malam itu juga memamerkan sejumlah pertunjukan tari-tarian Arab seperti Harem Dance, Fire Dance, Belly Dance dan peragaan busana model kostum Arab serta permainan interaktif yang disambung dengan live band.

Melengkapi suasana dramatis para tamu juga disuguhkan segelas minuman Wine secara gratis untuk menyambut tahun baru bersama orang-orang tercinta mereka di tengah malam, dengan suasana menghadap ke laut dan pertunjukan kembang api yang spektakuler.

Selamat Tahun Baru 2018!

Untuk reservasi atau update tentang promosi kami silahkan hubungi [email protected] atau hubungi (+62) 778-761-080 atau kunjungi situs web kami di www.turibeach.com. LIKE facebook https://www.facebook.com/TuriBeachResort/ dan FOLLOW Twitter / Instagram @turibeach kami

Rilis dari:
Mia Oktarini ( Okta)
Marketing, Communications & Public Relations Executive
Jl. Hang Lekiu, Nongsa, Batam – 29465 – Indonesia
Phone +62 (778) 761 080 ext. 7707 | Fax +62 (778) 761 279| Mobile +62 811 777 1008
Email [email protected] | www.turibeach.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Gunungkidul – Polres Gunungkidul, DI Yogyakarta, menangkap dua orang dan menetapkannya sebagai tersangka perampokkan. Perampokan terjadi di kawasan Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul pada Minggu, 31 Desember 2017.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengungkap dua tersangka tersebut berinisial Fd, 17 dan Rh, 18. Keduanya merupakan warga Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman.

Keduanya terbukti melakukan pencurian disertai kekerasan. Namun, petugas hanya menahan Rh. “Fh tidak kami tahan karena masih di bawah umur,” katanya di Gunungkidul pada Selasa, 2 Desember 2017.

Fh dan Rh merampok dua wisatawan asal Kemalang, Jawa Tengah. Mereka merampok tas berisi uang Rp600 ribu serta dua helm miliki wisatawan tersebut.

Saat kejadian, kedua wisatawan berteriak minta tolong kepada warga sekitar. Kedua pelaku kemudian diamankan warga di Desa Girisuko, Kecamatan Panggang, dan diserahkan ke polisi.

Dari keduanya, polisi menemukan barang bukti sebuah tas berisi uang serta helm korban. Selain itu, polisi menjerat keduanya dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman pidana penjara sembilan tahun.

Polisi mengambil tindakan tegas meski pelaku masih pelajar. Ia berharap tindakan tegas itu menjadi efek jera dan pembelajaran bagi pelajar yang lain.

Fuady berharap guru maupun orang tua bisa ikut peduli pada anak-anak sekolah agar terhindak dari tindakan negatif. Kepolisian, lanjutnya, juga akan terus menyosialisasikan pencegahan tidak kejahatan kepada para pelajar. (***)

sumber: metrotv.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Medan – Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara sudah sejak 2010 meletus. Sejak tujuh tahun lalu, gunung ini terus menyemburkan debu vulkanik, hingga menelan korban jiwa dari masyarakat yang bermukim di sekitarnya.

Pada Rabu 27 Desember 2017 sore kemarin, aktivitas Sinabung kembali meningkat. Gunung meletus menyemburkan debu panas hingga merusak perladangan warga.

“Fenomena Gunung Sinabung ini jadi ketertarikan tersendiri dan menjadi objek wisata bagi wisatawan. Karena sejak kemarin debu sangat tebal, kami dari BPBD Tanah Karo mengimbau agar wisatawan yang hendak berkunjung mengenakan masker,” kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Tanah Karo, Natanel Perangin-angin, Kamis 28 Desember 2017.

Natanel menjelaskan, meski debu cukup tebal, namun wisatawan tak perlu khawatir berkunjung ke Kota Berastagi. Namun, jika ingin melihat Sinabung, kata dia, harus mematuhi aturan, dan mengetahui zona-zona yang telah dilarang pemerintah.

“Kondisi wilayah yang debunya cukup pekat itu terjadi di Kecamatan Namanteran dan Simpang Empat. Di beberapa lokasi lainnya ada, tapi tidak begitu tebal seperti dua wilayah ini,” katanya.

Terpisah, M Yusuf Tarigan, petani tomat, kentang dan cabai mengaku merugi akibat debu Sinabung ini. Ia terancam gagal panen karena tanaman rusak.

“Kondisi di tempat tinggal kami cuacanya cukup panas. Kemudian, debunya cukup tebal,” kata Yusuf yang tinggal di Desa Naman.

Ia mengatakan, debu vulkanik membuat mata perih. Kemudian, debu juga membuat nafas sedikit agak sesak.

“Kalau keluar rumah, kami harus pakai masker. Karena debunya tebal pak. Kemarin sore itu, debunya hitam pekat,” ungkap Yusuf pada Tribun lewat selular. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan, – Menyambut natal dan tahun baru, Agro Hotel sudah penuh dikunjungi wisatawan. Wisatawan mancan negara yang datang untuk menghabiskan waktu berlibur menjelang akhir tahun.

Hotel yang menyediakan kamar sebanyak 155 sudah dipesan sejak jauh hari. Para tamu sudah memesan kamar mulai tanggal 25 Desember hingga 1 Januari 2018.

Demikian diungkapkan, Renaldi, Manager Humas Agro Hotel, Rabu, 20 Desember 2017.

“Untuk kamar hotel sudah penuh semua. Tamu sudah pesan kamar untuk tanggal 25 Desember sampai 1 Januari 2018,” kata Renaldi kepada mediakepri.co.id.

Lebih jauh Renaldi mengatakan, sekitar 75% tamu yang datang ke Agro merupakan wiasatan asing. Dari wisatawan yang datang, tambahnya, sebagian besar berasal dari RRC (China). Jadi dari jumlah tamu yang ada, katanya, hampir 50 persen merupakan tamu dari China.

“Dan selebihnya dari tamu yang sudah memesan kamar hotel dari beberapa negara lain,” kata Renaldi.

Disebutkannya, kondisi kamar penuh menjelang tahun baru dan natal merupakan hal biasa. Dan selama ini, katanya, setiap hari libur memang sudah ada. Tidak hanya tamu luar negeri, katranya, tamu lokal juga sering memesan kamar untuk menikmati liburan.

“Untuk tamu lokal, kita kasih harga 650 ribu untuk setiap kamarnya,” ungkap Renaldi.

Meskipun harga untuk tamu asing dan lokal berbeda, katanya, managemen tidak pernah membedakan untuk pelayanan. Walau harga kamar 650, tambahnya, kami tetap memberikan pelayanan terbaik bagi tamu yang memberikan kepercayaan kepada Agro Hotel untuk menikmati liburan.

Pantauan mediakepri.co.id di lapangan, tamu yang datang di Agro tersebut kebanyakan dari luar negri seperti Korea, Thailand, Singapura, Tiongkok. (bobi)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Bintan – Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan mengharapkan agar masyarakat, dapat ikut serta mendukung Pemerintah Daerah dalam usaha menjaga keamanan dan kenyamanan wisatawan selama libur perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan Luki Zaiman Prawira menuturkan bahwa diperkirakan pada libur Natal dan Tahun Baru 2018 yang dimulai pada tanggal 25 Desember hingga 1 Januari 2018, Kawasan Pariwisata di Kabupaten Bintan khususnya Kawasan Pariwisata Lagoi diperkirakan akan dipadati ribuan wisatawan.

“ apalagi tanggal 25 dan 26 itu kan cuti bersama, sehingga besar kemungkinan pada hari itu akan banyak pengunjung Wisatawan Dalam dan Luar Negeri ke Kawasan Pariwisata Bintan khususnya Kawasan Pariwisata Lagoi, Pantai Trikora, Gurun Pasir Busung dan sekitarnya ,” ujarnya saat dihubungi, Selasa 19 Desember 2017 pagi .

Ditambahkannya juga bahwa berdasarkan hasil rapat koordinasi dalam Rapat Forum Komunikasi Daerah dalam hal pengamanan Natal dan Tahun Baru 2018 di Kabupaten Bintan beberapa waktu lalu. Dirinya menyambut gembira ketika mengetahui bahwa rencananya Pihak Kepolisian Resort Bintan akan menurunkan setidaknya 2/3 kekuatan yang dimiliki Pihak Polres Bintan.

” Pemerintah Daerah dan Aparat Keamanan akan bersinergi dalam usaha menciptakan kenyamanan wisatawan selama libur panjang Natal dan Tahun Baru 2018, dan kita mengharapkan agar masyarakat juga mendukung penuh ” ujarnya.

Dirinya juga menyatakan bahwa hingga Desember 2017 ini, Wisman asal Singapura masih mendominasi sebagai wisman terbanyak ke Kabupaten Bintan. Lalu, disusul dengan Tiongkok, India, Malaysia, Korea Selatan, Philipina, Jepang, Inggris, Australia, dan Amerika.

” Banyaknya Wisman akan berdampak kepada naiknya PAD Bintan dari sektor Pajak. Untuk itu kenyamanan Wisman harus menjadi prioritas bersama ” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos menuturkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan juga mengharapkan agar masyarakat yang menghabiskan waktu libur selama Perayaan Natal dan Tahun Baru 2018 diharapkan untuk ikut serta berpartisipasi dan peduli dalam usaha menjaga kebersihan pantai dan lokasi wisata lainnya.

“Kami mengimbau kepada pengunjung agar membuang sampah pada tempat yang telah disediakan ” harapnya.

Dirinya mencontohkan saat tahun-tahun sebelumnya, Kawasan Pantai Trikora acapkali dipenuhi sampah yang berserakan seusai pengunjung menikmati suasana pantai saat Liburan Natal dan Tahun Baru. Imbasnya, pemadangan terganggu karena dirasa kurang elok bagi kenyamanan dan kebersihan pantai.

“Mari bersama-sama menjaga fasilitas wisata yang ada. Kalau bukan kita yang menjaga , siapa lagi ” pintanya. (***)

MEDIAKEPRI.CO.ID, Jakarta – Digitalisasi pada industri pariwisata Indonesia telah membuat jumlah kunjungan wisatawan tumbuh hingga 24% dibandingkan negara lainnya seperti Thailand yang hanya tumbuh 6,69%, Singapura 3,83% serta Malaysia 0,87% sepanjang tahun 2017.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengemukan kunci untuk mendorong para wisatawan asing agar banyak berkunjung ke Indonesia adalah dengan mendigitalisasi seluruh tempat pariwisata. Menurutnya, setelah berhasil melakukan digitalisasi, kini destinasi wisata Indonesia mendapatkan pengakuan dunia.

“Tahun ini, jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia itu tumbuh cukup besar. Bahkan kita mengalahkan negara lain di Asia seperti Malaysia, Singapura dan Thailand. Ini akan kita jaga terus,” tuturnya, Jumat 15 Desember 2017.

Dia menjelaskan dewasa ini era digitalisasi sudah dimulai di Indonesia. Arief mengemukakan jika sektor pariwisata tidak ikut arus digitalisasi maka industri itu akan mati perlahan, karena itu dia akan terus mendorong pariwisata untuk terdigitalisasi.

“Jadi kalau kita mau buat branding pariwisata, harus bisa menciptakan trending dulu. Saya yakin keindahan objek wisata Indonesia yang telah dibagikan ke media sosial dapat menjadi viral,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga mengatakan pihaknya akan terus mendukung program dari Kementerian Pariwisata dengan cara membangun infrastruktur telekomunikasi ‎di sejumlah destinasi wisata, sehingga dapat menjamin ketersediaan akses Internet yang cepat.

“Jadi sebanyak 73% pelancong di dunia sangat a‎ktif bermain di media sosial dan 87% pelancong memasukkan smartphone sebagai perangkat yang wajib dibawa saat liburan. Jadi memang tepat kalau hari ini kita harus mendigitalisasi industri pariwisata,” ujarnya. (***)

sumber: bisnis.com

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun meyakini dunia pariwisata mendatangkan pendapatan daerah yang menjanjikan. Namun keyakinan orang nomor satu di Kepulauan Riau ini belum didukung oleh bagian yang menjadi penguat dunia pariwisata itu sendiri.

Bayangkan. Lima orang wisatawan domestik asal Surabaya jadi ketakutan akibat belum adanya penegasan mengenai transportasi online dan konvensional.

Seorang warga berinisial Dy, membawa lima temannya asal Surabaya untuk berbelanja di BCS Mall, Senin, 11 Desember 2017 sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Kelima rekannya ini ketakutan saat dibentak oleh sejumlah orang karena mereka disangka naik angkutan online. Sebagai wisatawan domestik, mereka merasa keberadaan di Batam tidak aman.

Peristiwa pahit ini berawal ketika selesai berbelanja di BCS Mall. Lantaran berenam dan membawa belanjaan yang cukup banyak, Dy pun berinisiatif mengorder taksi online.

“Ya kalau pake mobil sedankan nggak muat berenam, apalagi barang belanjaan banyak,” ungkap Dy masih dalam nada trauma

Namun driver taksi online tak ada yang mau menjemputnya, dengan alasan, daerah BCS Mall termasuk daerah yang berbahaya, dan baru-baru ini ada mobil taksi online yang dipecahkan kacanya di daerah tersebut.

“Diangkat sama sopir taksi online tapi mereka juga tak berani, katanya banyak preman di BCS Mall,” sambung Dy.

Alhasil, Dy pun menghubungi sopir taksi resmi langganannya, bukan online, melainkan taksi resmi namun mobil avanza, agar muat.

“Sopirnya suruh kami keluar dari halaman mall, karena dia tak boleh memgambil penumpang di halaman BCS Mall,” jelas Dy.

Dengan menjinjing belanjaan dan menggemdong bayi yang belum setahun, Dy dan teman-temannya pun keluar dari BCS Mall dan menyebrangi jalan raya.

“Pas kami nyebrang itu, ada dua laki-laki yang ngikuti kami, sampai kami nunggu di samping warung bebek bakar juga, mereka masih nungguin kami, saya sudah curiga,” sebut Dy.

Nah, selang lima menit, taksi resmi yang diorder pun datang, mereka pun naik, tapi baru saja jalan beberapa meter, mobil mereka sudah diberhentikan sejumlah orang.

“Dua laki-laki yang ngikuti kami tadi yang pertamanya nyetop mobil kami, terus datang ramai lagi, ada juga sopir taksi lain, ikut marah-marah dan suruh kami keluar,” kata Dy.

Dalam ketakutan Dy dan teman-temannya pun turun dari mobil itu, merekablalu dimaki-maki dan digoblok-goblokin.

“Bodoh kamu, tolol kamu, kamu tak tahu ya taksi online itu illegal, goblok,” kata Dy menirukan kata-kata orang-orang tersebut.

Dy sebenarnya hendak membantah, namun melihat tamu-tamunya sudah ketakutan dan sampai ada yang mau terkencing, akhirnya dia lebih memilih menenangkan tamu-tamunya.

“Kawan-kawan saya itu ada yang sampai pucat mukanya, ada yang menggigil ketakutan sampai mau terkencing, ada yang nangis, pokoknya traumalah mereka,” ujar Dy.

Akhirnya Dy pun mengajak teman-temannya itu istirahat dan menenangkan diri di warung bebek bakar. Sedangkan sopir taksi plat kuning yang menjemput mereka, disuruh pergi setelah dimaki-maki oleh orang-orang tersebut.

“Serem mas, mereka maki-maki kayak mau makan orang, ih, malu aku sama teman-teman aku,” tutup Dy.(kmg)

Berita ini sudah terbit di batamclick.com dengan judul ‘Keluar dari BCS Mall, Lima Wisatawan Menggigil dan Hampir Terkencing-kencing Dibentak’

PARIWISATA

Jumat | 29 September 2017 | 13:39

Kunjungan Wisatawan ke Taman Nasional Komodo Terus Meningkat

MEDIAKEPRI.CO.ID, Labuan Bajo – Balai Taman Nasional (TN) Komodo mengklaim tingkat kunjungan wisatawan di pulau tempat hidup habitat reptil raksasa Komodo (varanus komodoensis) terus saja meningkat.

“Bahkan dari tingkat kunjungan itulah bisa memberi dampak pemasukan keuangan yang cukup signifikan melampaui target yang ditetapkan balai taman nasional. Karena itulah kami belum bisa pastikan pengaruh sampah untuk tingkat kunjungan wisatawan di taman nasional itu,” kata Kepala Balai Taman Nasional Komodo Sudiyono, kepada Antara di Labuan Bajo, Jumat 29 Septembern2017.

Menurut Sudiyono, hingga Agustus 2017, tingkat kunjungan wisatawan ke Taman Nasional Komodo mencapai angka 60.000-70.000 wisatawan.

Dari jumlah itu, pemasukan uang untuk mengisi pundi-pundi balai yang diberikan kewenangan mengurus pulau komodo itu berjumlah Rp19 miliar lebih. Jumlah ini sangat fantastis dan telah melampaui target tahunan yang ditetapkan oleh balai, sebesar Rp15 miliar setiap tahunnya.

Jumlah ini lanjut dia, akan terus meningkat seiring dengan makin tingginya informasi dan geliat penataan di Pulau Komodo dan kawasan sekitarnya oleh banyak pihak.

Untuk 2016 silam, lanjut dia, capaian pemasukan dari wisatawan ke Pulau Komodo yang masuk dalam kawasan TNK berjumlah Rp 22 miliar. “Jumlah itu dari total jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 90 ribu wisatawan,” katanya.

Memang lanjutnya, meskipun belum ada pengeluhan bahkan belum terjadi dampak langsung buangan sampah di Labuan Bajo terhadap kunjungan wisatawan, namun yang pasti aksi prefentif terus dilakukan.

Kerja sama dengan pemerintah dan WWF Indonesia di Labuan Bajo untuk menggaggas terbitnya peraturan daerah pengelolaan sampah sudah dilakukan. “Kami sedang menanti pelaksanaan peraturan daerah itu yang tentunya harus didahului oleh pengesahannya oleh pak bupati,” katanya.

Dari catatan Balai TNK, produksi sampah yang dihasilkan warga dan rumah tangga masyarakat di Labuan Bajo setiap harinya mencapai 12 meter kubik.

Tentunya sampah dengan segala jenisnya itu harus bisa dikelola untuk kepentingan pemanfaatn sekaligus membangun kepedulian masyarakat untuk menjaga kelestarian ekosistem dan sumber daya pesisir dan laut serta biota di bawah air.

Ia mengaku, secara internal, Balai TNK terus melakukan pengelolaan sampah kiriman yang diproduksi warga dan rumah tangga di Labuan Bajo yang mampir ke Pulau Komodo dan perairan sekitarnya. “Kami pungut sampahnya di kawasan pulau komodo, lalu kami pisahkan. Kemudian kami kelola khususnya untuk sampah jenis plastik,” katanya dikutip Antara.

Sumber : Galamedia

MEDIAKEPRI.CO.ID, Batam – Walikota Batam, Muhammad Rudi berpesan kepada generasi muda untuk tidak ikut dalam kegiatan yang memecah belah bangsa. Hal ini disampaikan Rudi dalam acara Pengenalan Perkuliahan dan Kampus Universitas Putera Batam di Tembesi, Jumat (8/9/2017).

“Tidak boleh ada yang demikian. Pancasila sudah jelas. Kita harus jaga persatuan. Pulang dari sini, sampaikan juga pada orang-orang di lingkungan sekitar adik-adik,” kata Rudi di hadapan para mahasiswa baru.

Pada kesempatan tersebut ia memaparkan tentang Batam sejak awal pembangunannya di tahun 1973. Saat itu, ia menjelaskan, Batam dikembangkan menjadi kota industri.

Namun sayangnya, hari ini industri Batam mulai hilang. Tidak lagi menjadi kebanggaan kota. Oleh karena itu pemerintah butuh alternatif dalam upaya mengembalikan kondisi ekonomi Batam.

“Supaya yang dulu kerja di industri tidak menganggur, pemerintah coba menambah. Batam dibangun jadi kota pariwisata,” ujarnya.

Tahun 2018 Pemerintah Kota Batam menargetkan seluruh infrastruktur pendukung pariwisata telah rampung. Sehingga diharapkan kunjungan wisatawan bisa meningkat dua kali lipat dari tahun ini.

Dengan perputaran uang dari kunjungan wisatawan ini, diharapkan perekonomian Batam bisa kembali pulih. Dari angka pertumbuhan ekonomi 2 persen saat ini, menjadi seperti semula 6,7-7 persen.

” Kalau pariwisata sudah dihidupkan, kalian jaga Batam ini dari sisi budaya dan tingkah laku. Momentum ini diambil. Jangan habis kuliah tidur, main, wakuncar (pacaran). Kalian saya beri tugas layani wisatawan yang datang. Tapi pelayan yang terhormat, bukan yang negatif,” kata dia.

Mahasiswa juga Rudi ajak ikut aktif berpartisipasi di dunia pariwisata dengan kreativitas yang ada. Buat hal yang menarik bagi wisatawan, sesuai dengan hobi masing-masing.

“Apa yang bisa kalian lakukan sesuai hobi, lakukan, tak perlu gengsi. Laksanakan sesuai hobi, kalau tidak, tidak jalan. Jangan kita berfokus mau bekerja di industri saja, di Mukakuning. Pakai kemampuan kalian. Contoh Bali, Jawa Barat, Surabaya. Pariwisata mereka bisa hidup. Mahasiswanya Kreatif,” pesan Rudi.(mcb)